0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan8 halaman

Perjanjian Kerja PKWT Masyhuri 2024

Perjanjian kerja waktu tertentu antara PT. Putri Nauli Mandiri dengan Mashuri untuk posisi Channel Support di OKI, TAP Kayuagung. Perjanjian berlaku dari 9 Januari 2024 sampai 20 Januari 2025 dengan gaji pokok Rp. 3.004.177 dan tunjangan Rp. 400.000. Karyawan berhak dan kewajiban sesuai peraturan perusahaan.

Diunggah oleh

Abel Wibuu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan8 halaman

Perjanjian Kerja PKWT Masyhuri 2024

Perjanjian kerja waktu tertentu antara PT. Putri Nauli Mandiri dengan Mashuri untuk posisi Channel Support di OKI, TAP Kayuagung. Perjanjian berlaku dari 9 Januari 2024 sampai 20 Januari 2025 dengan gaji pokok Rp. 3.004.177 dan tunjangan Rp. 400.000. Karyawan berhak dan kewajiban sesuai peraturan perusahaan.

Diunggah oleh

Abel Wibuu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERJANJIAN KERJA WAKTU TERTENTU PKWT

No : 1166/PNM/l/2024

Pada hari ini Rabu, 17 Januari 2024 kami yang bertanda tangan di bawah ini :

1. Nama : Faisal Fadillah


Jabatan : HRD
Alamat : Ruko Bona Indah Plaza A2/B10 Lantai III Jalan Karang Tengah Raya
Lebak Bulus Jakarta Selatan 12440.

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama PT. Putri Nauli Mandiri suatu perseroan terbatas yang
didirikan berdasarkan hukum Republik Indonesia yang dalam perjanjian kerja ini disebut PIHAK PERTAMA

2. Nama : MASHURI
No. KTP : 1671041208860006
Tempat/tanggal lahir : SANTAPAN / 12 AGUSTUS 1986
Jenis Kelamin :L
Alamat sesuai KTP : JL. KOL. H. BURLIAN KM.5 LR. KOTA BARU RT 005 RW 002 KEL. SRI
JAYA KEC. ALANG ALANG LEBAR KAB. PALEMBANG PROV. SUMSEL

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama pribadi adalah sebagai penerima kerja (Karyawan) yang
dalam perjanjian kerja ini disebut sebagai PIHAK KEDUA Kedua belah pihak telah sepakat mengadakan
hubungan kerja untuk waktu tertentu dengan ketentuan dan syarat-syarat sebagai berikut :

PASAL 1

KEPEGAWAIAN

1. Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Karyawan Setuju dan sanggup untuk
melaksanakan dengan seluruh kemampuan terbaiknya.
2. Karyawan bersedia untuk di tempatkan oleh perusahaan dilingkungan kerja manapun yang masih
dibawah koordinasi dan pengawasan Perusahaan atau Group Perusahaan dan tidak akan mengajukan
tuntutan atau syarat-syarat lain yang menyimpang dari ketentuan-ketentuan kerja yang berlaku di
Perusahaan.
3. Jika diperlukan, sesuai kebutuhan Perusahaan berhak melakukan mutasi, rotasi, promosi dan demosi
kepada Karyawan dengan memperhatikan dan mempertimbangkan kebutuhan Perusahaan serta
berdasarkan penilaian kompetensi, kinerja dan kemampuan karyawan yang dilakukan oleh atasan
langsung.
4. Karyawan dengan ini menyatakan setuju terhadap perubahan remunerasi dan kompensasi
berdasarkan penilaian kompetensi dan kinerja karyawan selama bekerja di Perusahaan yang
waktunya ditentukan oleh Perusahaan.

PASAL 2

MASA KERJA DAN HUBUNGAN KERJA

1. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal 09 Januari 2024 sampai dengan tanggal 20 Januari 2025 dan
selama masa kerja tersebut Perusahaan berhak melakukan penilaian atau evaluasi atas pekerjaan
yang telahdi lakukan.
2. Apabila berdasarkan penilaian dan evaluasi tersebut, Karyawan tidak menunjukan hasil kerja yang
baik dan/atau tidak memenuhi target yang diberikan oleh Perusahaan maka PIHAK PERTAMA berhak
untuk melakukan pemutusan kerja secara sepihak.
3. Apabila perjanjian kerja ini berakhir baik karena masa kontrak maupun karena evaluasi penilaian
ataupun target kerja yang tidak tercapai, maka dengan sendirinya hubungan kerja ini putus demi
hukum dan Karyawan tidak berhak mendapatkan ganti rugi dalam bentuk apapun.
4. Apabila berdasarkan pertimbangan Perusahaan, Karyawan masih dibutuhkan maka Perjanjian ini akan
diperbaharui dengan Amandemen sesuai peraturan Perusahaan dan Peraturan Ketenagakerjaan yang
berlaku.
5. Selama berada dalam hubungan kerja dengan Perusahaan Karyawan tidak akan melibatkan diri
dengan hubungan kerja yang lainnya, pekerjaan lepas, perkerjaan konsultasi, baik yang dibayar
maupun sukarela tanpa persetujuan dari Perusahaan.

PASAL 3

HARI DAN JAM KERJA

1. Karyawan bersedia mematuhi ketentuan hari dan jam kerja yang di tetapkan oleh Perusahaan
sebagaimana di bawah ini :
OPERASIONAL
Senin – Jum’at : 08:00 – 17:00
Sabtu : 08:00 – 14:00
Istirahat : 12:00 – 13:00
Dan/atau pada jam kerja lain yang telah ditentukan oleh cabang masing-masing sesuai kebutuhan.
2. Perusahaan berhak untuk mengatur dan merubah hari kerja dan jam kerja sesuai dengan kebutuhan
dan kondisi Perusahaan dan wajib ditaati oleh karyawan, sepanjang jumlah jam kerja tidak melebihi
ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
3. Apabila karyawan terlambat datang maka wajib memberitahu kepada masing-masing atasannya baik
secara lisan maupun tertulis dan dilaporkan kepada atasan lebih tinggi ( minimal level Manager) dan
memberi laporan/tembusan secara tertulis kepada Divisi Human Resources yang terkait dan wajib
mengganti dengan jam kerja diluar jam kerja pada point 1 diatas seusai dengan standar/ketentuan
yang berlaku di Perusahaan
4. Apabila karyawan tidak masuk kerja maka wajib memberitahukan kepada masing-masing atasannya
baik secara lisan maupun tertulis dan dilaporkan kepada atasan lebih tinggi ( minimal level Manager)
dan memberi laporan/tembusan secara tertulis kepada Divisi Human Resources yang terkait : dan
sekembalinya bekerja, Karyawan wajib menyampaikan Surat Keterangan Sakit dari Dokter, tanpa
memberikan Surat Keterangan Sakit dari Dokter maka karyawan dianggap mangkir dan
mempengaruhi Penilaian Kinerja Karyawan. Atas ketidakhadiran Karyawan, maka akan memotong
hak cuti Karyawan dan/atau memotong gaji Karyawan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang
berlaku
5. Apabila Karyawan melakukan perjalanan dinas keluar kota/daerah wajib mengajukan Surat Tugas
Pejalanan Dinas dengan budget yang sudah ditetapkan Perusahaan (akan diatur dalam kebijakan
perusahaan secara tersendiri), apabila tidak dijalankan maka selama ketidakhadiranya dikantor akan
dianggap Alpha/Absen
6. Karyawan berhak atas cuti tahunan setelah melewati masa kerja satu tahun berturut-turut yaitu 12
(dua belas) hari kerja pertahunnya. Karyawan berhak atas ijin khusus seperti karyawan menikah atau
keluarga (saudara Karyawan) menikah/khitan/baptis dan lain-lain; Karyawan tersebut (Setelah
formulir ijinnya disetujui atasan) akan diberikan dispensasi ijin tidak masuk kerja. Ketentuan lebih
detail mengenai hak cuti dan izin diatur sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku di
Perusahaan.
PASAL 4

GAJI DAN FASILITAS

1. Perusahaan menerima dan memberi pekerjaan kepada karyawan yang bertanggung jawab penuh atas
tugasnya sebagai :
Jabatan : CHANNEL SUPPORT
Lokasi : OKI, TAP KAYUAGUNG

2. PIHAK KEDUA setuju bahwa untuk pekerjaan/jabatanya tersebut akan mendapatkan imbalan gaji dan
tunjangan-tunjangan dari PIHAK PERTAMA sebagai berikut :

Gaji Pokok 3.004.177


Tunjangan Transport 300.000
Tunjangan Pulsa 100.000

PASAL 5
HAK DAN KEWAJIBAN KARYAWAN
1. Hak Karyawan :
a. Mendapat surat perjanjian kerja
b. Setiap karyawan diikutkan dalam BPJS sesuai ketentuan yang berlaku.
c. Tunjangan Hari Raya (THR) maksimum 1 (satu) bulan gaji pokok menjelang lebaran, sesuai
ketentuan yang berlaku
2. Kewajiban Karyawan :
a. Menandatangani surat pernyataan kuasa jual atas kendaraan sebagaimana huruf a diatas apabila
karyawan melakukan kelalaian yang menyebabkan kerugian perusahaan (misal tidak
menyetorkan hasil penjualan, setoran hilang, barang expired/rusak dan sebagainya)
b. Menjaga kerahasiaan perihal gaji yang diterimanya kepada sesama teman kerja.
c. Melakukan absensi kehadiran yang telah disediakan oleh Perusahaan saat masuk kantor maupun
pulang kantor baik melalu finger print atau dengan cara lain yang ditentukan sesuai keadaan dan
kebutuhan.
d. Tidak akan membuka atau membocorkan rahasia perusahaan yang menjadi tanggung jawabnya
kepada siapapun baik perorangan atau perusahaan kecuali dengan seijin pimpinan yang
berwewenang
e. Memberikan keterangan yang sebenarnya baik mengenai diri sendiri maupun pekerjaan apabila
ada perubahan atas status dirinya, susunan keluarganya dan sebagainya yang berkaitan dengan
Perusahaan dan statusnya sebagai Karyawan.
f. Hadir dan memenuhi panggilan kerja sesuai dengan waktu yang telah ditentukan oleh Perusahaan
sesuai dengan kebutuhan.
g. Melakukan semua pekerjaan yang diberikan kepadanya dengan baik, disiplin dan penuh tanggung
jawab
h. Melaksanakan dan mematuhi semua peraturan, tata tertib, petunjuk dan intruksi, serta larangan
larangan yang berlaku di Perusahaan.
i. Menjaga hubungan dan kerja sama yang baik dengan sesama Karyawan dalam lingkungan
perusahaan dan memelihara suasana kerja yang harmonis
j. Menjaga dan memelihara kebersihan serta kerapihan diri dan juga tempat/lingkungan
pekerjaanya.
k. Memelihara dan menjaga segala milik Perusahaan yang diserahkan langsung atau yang
dipercayakan kepada Pekerja untuk menunjang kelangsungan kerjanya setiap hari baik secara
langsung maupun tidak langsung
l. Mengembalikan semua inventaris milik perusahaan pada saat hubungan kerja berakhir
m. Tidak akan melibatkan diri dalam perkara Hukum, baik perdata maupun pidana yang dapat
mengganggu pelaksanaan pekerjaan Karyawan.

PASAL 6

KERJA LEMBUR DAN UPAH LEMBUR

1. Apabila sewaktu-waktu diperlukan oleh perusahaan, maka Karyawan wajib dan bersedia bekerja
lembur baik pada hari kerja biasa, hari lembur mingguan dan hari besar nasional sesuai dengan
kebutuhan Perusahaan
2. Perusahaan akan membayar upah lembur Karyawan. Ketentuan mengenai upah lembur ini akan di
atur secara tersendiri, dan Karyawan akan mendapat upah lembur hanya berlaku bagi Karyawan level
staff kebawah dan yang berhubungan dengan Operasional, level Manager up tidak termasuk.
3. Karyawan yang menolak kerja lembur yang diperintahkan oleh Perusahaan akan dikenakan sanksi
sesuai dengan ketentuan yang di atur dalam Peraturan Perusahaan.
PASAL 7

MASA BERAKHIRNYA HUBUNGAN KERJA

1. Apabila PKWT ini telah berakhir maka dengan sendirinya hubungan kerja antara pihak Perusahaan
dengan pihak Karyawan terputus demi hukum.
2. Dengan terputusnya/berakhirnya PKWT (Perjanjian Pertama, Amandemen maupun Perjanjian
Pembaharuan jika ada) maka pihak karyawan tidak berhak mendapatkan ganti rugi dalam bentuk
apapun, kecuali hak cuti yang telah terbit yang belum di ambil
3. Kecuali disepakati lain oleh Para Pihak, masing-masing Pihak berhak untuk sewaktu-waktu mengakhiri
Perjanjian ini dengan menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada Pihak lain sebelum tanggal
pengakhiran Perjanjian yang diinginkan
4. Apabila Perusahaan mengakhiri hubungan kerja dengan PT. Solusindo Kreasi Jayatech (baik karena
berakhirnya kontrak dengan Operator, Reclustering, Take over, maupun sebab lain), maka dengan
sendirinya Perjanjian ini berakhir secara hukum dan Karyawan tidak berhak mendapatkan ganti rugi
dalam bentuk apapun
5. Perusahaan berhak untuk mengakhiri hubungan kerja jika ada permintaan dari PT. Solusindo Kreasi
Jayatech Kita dengan pemberitahuan sebelum berakhirnya jangka waktu yang ditetapkan dalam
perjanjian ini.
6. Perusahaan berhak untuk, dengan pemberitahuan sebelumnya, secara seketika mengakhiri hubungan
kerja sebelum berakhirnya jangka waktu yang di tetapkan dalam Perjanjian ini dan tanpa harus
membayar biaya ganti rugi atau biaya lain atau kewajiban lain yang diatur dalam Perjanjian ini kecuali
gaji yang akan diperhitungkan secara prorate apabila Pekerja melakukan salah satu atau lebih
tindakan di bawah ini :
a. Menipu, mencuri dan menggelapkan barang atau uang milik perusahaan, teman sekerja dan
pelanggan.
b. Menjual barang dagangan milik Perusahaan tidak sesuai dengan kebijakan harga dan atau term
of payment (TOP) yang telah ditetapkan, baik lebih rendah dan atau lebih tinggi maupun tidak
sesuai dengan TOP yang telah ditetapkan oleh manajemen Perusahaan sehingga menyebabkan
kerugian Perusahaan baik langsung dan tidak langsung .
c. Tidak menyetorkan hasil penjualan barang dagangan milik Perusahaan dengan sengaja dan atau
memutar hasil penjualan (lapping) dan menggunakan uang Perusahaan sehingga menguntungkan
diri sendiri atau orang lain sehingga menyebabkan kerugian Perusahaan baik langsung maupun
tidak langsung
d. Tenaga penjualan (sales) tidak mencapai target penjualan yang telah ditetapkan manajemen
Perusahaan karena kesalahan yang sama dalam kurun waktu 3 (tiga) bulan.
e. Terbukti baik dengan sengaja maupun tidak sengaja memindahtangankan pakaian seragam atau
kartu tanda pengenal kepada pihak lain, sehingga ada potensi untuk dapat atau telah
disalahgunakan oleh pihak lain
f. Tidak melaporkan dan/atau membiarkan adanya penyimpangan atau pelanggaran prosedur yang
diketahuinya dan mengakibatkan kerugian Perusahaan.
g. Melaksanakan tindakan atas nama Perusahaan diluar kewenangan
h. Dengan sengaja melakukan aktivitas pada jam kerja yang membahayakan dirinya sehingga tidak
dapat melakukan pekerjaan yang diberikan kepadanya.
i. Memberikan keterangan palsu atau yang di palsukan sehingga merugikan Perusahaan atau
kepentingan Negara.
j. Mabuk, minum-minuman yang memabukkan, madat, memakai obat bius, menyalah gunakan
obat-obatan perangsang lainya di tempat kerja, yang dilarang oleh peratuaran perundang-
undangan.
k. Melakukan perbuatan asusila atau melakukan perjudian ditempat kerja
l. Melakukan tindakan kejahatan misalnya menyerang, mengintimidasi, menipu pengusaha, teman
sekerja dan atau pelanggan serta memperdagangkan barang terlarang, baik didalam maupun
diluar lingkungan Perusahaan.
m. Dengan ceroboh merusak, merugikan atau membiarkan milik pengusaha dalam keadaan bahaya
n. Membongkar atau membocorkan rahasia Perusahaan atau mencemarkan nama baik perusahaan
dan keluarga pengusaha atau pelanggan yang seharusnya dirahasiakan kecuali untuk kepentingan
Negara.
o. Penilaian kinerja tidak memenuhi standarisasi kinerja perusahaan yang diinginkan dan sudah
mendapatkan surat peringatan pertama, kedua, ketiga.
p. Melakukan perbuatan kriminal secara langsung maupun tidak langsung degan mengakibatkan
penahanan oleh yang berwajib
q. Pihak Kedua masih tetap melakukan pelanggaran/kesalahan.
r. Dalam waktu 5 (lima) hari berturut-turut tidak masuk kerja tanpa adanya alasan yang jelas
s. Melakukan tindakan lain yang setara dengan tindakan-tindakan tersebut diatas berdasarkan
keputusan Pimpinan Perusahaan.

Pelanggaran diatas tidak menghentikan upaya pengaduan kepada pihak yang berwajib dan atau
pembayaran ganti kerugian oleh PIHAK KEDUA oleh PIHAK PERTAMA apabila ditemukan adanya kerugian
pada PIHAK PERTAMA (baik material maupun non material), meskipun pemutusan hubungan kerja sudah
terjadi.
PASAL 8

PENYELESAIAN PERSELISIHAN

1. Dalam hal timbulnya perselisihan antara Perusahaan dan Karyawan, maka Para Pihak sepakat untuk
menyelesaikan setiap perselisihan yang mungkin timbul dari Perjanjian Kerja ini dengan jalan
musyawarah untuk mufakat
2. Apabila perselisihan tersebut tidak dapat diselesaikan dengan jalan musyawarah untuk mufakat, maka
Para Pihak sepakat untuk menyelesaikan melalui prosedur penyelesaian perselisihan hubungan
industrial sesuai dengan ketentuan-ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.

PASAL 9

PENUTUP

1. Segala sesuatu yang belum/tidak tercantum dalam Perjanjian Kerja ini, akan dilaksanakan dan diatur
lebih lanjut sesuai dengan Peraturan Perusahaan, kebijakan perusahaan, dan/atau sesuai dengan
Peraturan Ketenagakerjaan yang berlaku.
2. Perjanjian ini dibuat dan ditanda tangani dalam 2 (dua) rangkap dengan isi yang sama, bermaterai
cukup, dan mempunyai kekuatan hukum yang sama setelah ditandatangani oleh Para Pihak
3. Perjanjian kerja ini dibuat dengan persetujuan oleh Perusahaan dan Karyawan dalam keadaan sehat
jasmani dan rohani dengan keadaan sadar, tanpa adanya paksaan dari pihak manapun, dan berlaku
sejak ditanda tangani oleh Para Pihak yang dapat di jadikan pegangan.

PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA


PT. Putri Nauli Mandiri

(MASHURI) (FAISAL FADILLAH)

Anda mungkin juga menyukai