0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
196 tayangan5 halaman

Frasa untuk Menyatakan Ketertarikan

Dokumen tersebut membahas tentang berbagai frase yang digunakan untuk menyatakan minat atau ketertarikan terhadap sesuatu dalam bahasa Inggris beserta contoh-contoh penggunaannya. Dokumen tersebut membedakan frase yang digunakan untuk menyatakan minat terhadap topik/objek tertentu dan frase yang digunakan untuk merespon ucapan orang lain dengan antusias. Diberikan pula delapan contoh dialog penggunaan fra

Diunggah oleh

Miftah1127
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
196 tayangan5 halaman

Frasa untuk Menyatakan Ketertarikan

Dokumen tersebut membahas tentang berbagai frase yang digunakan untuk menyatakan minat atau ketertarikan terhadap sesuatu dalam bahasa Inggris beserta contoh-contoh penggunaannya. Dokumen tersebut membedakan frase yang digunakan untuk menyatakan minat terhadap topik/objek tertentu dan frase yang digunakan untuk merespon ucapan orang lain dengan antusias. Diberikan pula delapan contoh dialog penggunaan fra

Diunggah oleh

Miftah1127
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

EXPRESSING INTEREST

Expressing Interest adalah pernyataan ketertarikan terhadap sesuatu, seseorang, sebuah


pembicaraan, dan lain sebagainya. Untuk membantu menyampaikan Expressing Interest dengan baik,
terdapat frasa-frasa yang biasa digunakan. Pada pembahasan kali ini, kita akan mengulas mengenai
frasa yang digunakan untuk Expressing Interest beserta contohnya.

Frasa Untuk Expressing Interest

Secara garis besar, Expressing Interest memiliki dua konteks penggunaan. Yang pertama adalah
konteks untuk menyatakan ketertarikan terhadap sesuatu. Dan yang kedua adalah konteks saat kita
merespon ucapan orang lain dengan tertarik. Untuk masing-masing konteks tersebut terdapat frasa-
frasa yang biasa digunakan, yaitu:

Menyatakan Ketertarikan Terhadap Sesuatu

Saat menyatakan ketertarikan terhadap sesuatu, frasa yang biasa digunakan berbentuk kata kerja
(verb). Biasanya juga ekspresi ketertarikan ini diucapkan oleh orang pertama, atau subjek saya
sebagai yang memiliki ketertarikan. Namun tidak jarang juga digunakan untuk subjek orang ketiga.

Berikut beberapa frasa yang biasa digunakan:

Like (menyukai)

Enjoy (menikmati)

Love (mencintai, sangat menyukai)

Really into (sangat menyukai)

Fan of (menggemari, menyukai)

Keen on (suka akan)

Crazy/mad about (sangat menyukai)

Prefer… than (lebih memilih/menyukai… dibanding)

Fond of (sangat menyukai)

Dig (menyukai, menggemari)

Merespon Ucapan Orang Lain dengan Tertarik

Berbeda dengan bagian sebelumnya, pada bagian ini kita lebih sering menggunakan rangkaian kata
tertentu. Biasanya dalam konteks ini, kita menggunakan rangkaian kata yang bernada excited atau
bersemangat. Tak jarang juga digunakan tanda seru di ujung kalimat ini untuk lebih menunjukkan
ketertarikan.

Berikut beberapa frasa yang biasa digunakan:

That’s interesting! (Itu menarik!)

It’s amazing! (Itu keren banget!)

Really? (Benarkah?)

That’s incredible! (Itu luar biasa!)


No way! (Nggak mungkin!)

You’re kidding! (Kamu pasti bercanda!)

Expressions of interest in English

It is a good idea!

It is a great idea!

That is really interesting!

What a great idea!

I'm really interested in that!

Wow, that sounds amazing!

That is really wonderful!

What a wonderful idea!

Contoh Expressing Interest

Contoh 1

Dio: Woah, you’re watching that series again, Dinda? How many times it’s already? (Wah, kamu
nonton drama itu lagi, Dinda? Udah berapa kali sekarang?)

Dinda: Well, about five times? I really like this series, it really hook me up and I can’t stop watching it,
Dio (Hmm, sekitar lima kali? Aku suka banget sama drama ini, seru banget dan aku nggak bisa
berhenti nontonnya)

Dio: Is it that good, Dinda? (Apa seseru itu, Dinda?)

Dinda: Yes, of course! Just try to watch it first and I’m sure you’ll like it too, Dio (Ya, tentu aja! Coba
aja tonton dulu dan aku yakin kamu pasti akan suka juga)

Contoh 2

Karin: You went fishing last week, Radit? I saw the tools in first floor before coming up here (Kamu
pergi mancing lagi pekan lalu, Radit? Aku lihat peralatannya di lantai satu sebelum naik kesini)

Radit: Yeah, Dimas invited me to follow him along and I agreed to it. I think I’m pretty enjoyed
fishing, Karin (Ya, Dimas ngajak aku buat ikut dia dan aku setuju. Aku rasa aku cukup menikmati
mancing, Karin)

Karin: Oh, really? Is it that fun, Radit? (Oh, benarkah? Apa itu menyenangkan, Radit?)

Radit: In a way and another, yes. Maybe it’s not that exciting, but it’s fun when you don’t want to
think anything (Bisa dibilang begitu. Mungkin nggak terlalu bikin asyik, tapi menyenangkan ketika
kamu nggak mau berpikir apapun)

Karin: Well, maybe I will tag along next time (Hmm, kayaknya aku mau ikut lain kali)

Contoh 3
Ken: Mara, I saw you spent long hours in library these days. Did you read something fun? (Mara, aku
lihat kamu menghabiskan berjam-jam di perpustakaan akhir-akhir ini. Apa kamu baca sesuatu yang
seru?)

Mara: Yeah, Ken. I became a big fan of classical literature after read some of them in library (Ya, Ken.
Aku jadi menggemari sastra klasik setelah baca beberapa di perpustakaan)

Ken: Does the library has many classical literature books, Mara? It’s been a long time since the last
time I went there (Apa perpustakaan punya banyak buku-buku sastra klasik, Mara? Udah lama
banget aku nggak kesana)

Mara: They has some, not too many but not too little either (Mereka punya beberapa, nggak terlalu
banyak tapi nggak terlalu sedikit juga)

Contoh 4

Riva: Why are you alone, Dalle? I’m sure it’s the time for you and Ramdan usually play badminton
together (Kenapa kamu sendiri, Dalle? Aku yakin ini waktunya kamu dan dan Ramdan biasanya main
bulu tangkis bareng)

Dalle: Don’t get me started, Riva. Ramdan is crazy about British series these days, and he won’t
budge an inch from his laptop (Duh, nggak usah nanya deh, Riva. Ramdan sekarang lagi tergila-gila
sama drama Inggris, dan dia nggak bergerak sedikit pun dari laptopnya)

Riva: You’re kidding, Dalle! He teased me so much when I was binge watching a British series last
month, and now he’s watching it? (Kamu bercanda, Dalle! Dia ngeledek aku habis-habisan waktu aku
lagi nontonin drama Inggris bulan lalu, dan sekarang dia nonton itu?)

Dalle: Yeah, I think it was the start, Riva. He got curious about the ones that you were watching, and
then it hooked him up (Yah, kayaknya itu awal mulanya, Riva. Dia penasaran sama yang kamu tonton
waktu itu, terus dia malah ketagihan)

Contoh 5

Fajar: Jayanti, I saw you are always bringing the knitting tools everywhere you go these days. Is it you
new hobby? (Jayanti, aku lihat kamu selalu bawa peralatan merajut kemanapun kamu pergi akhir-
akhir ini. Apa itu hobi baru kamu?)

Jayanti: Well, you can say so, Fajar. I’m really into knitting these days, and I always want to make
another after finished one (Yah, kamu bisa bilang begitu, Fajar. Aku benar-benar suka merajut akhir-
akhir ini, dan aku selalu ingin buat yang baru begitu selesai merajut satu benda)

Fajar: Do you always know what you want to make, Jayanti? (Apa kamu selalu tahu apa yang mau
kamu buat, Jayanti?)

Jayanti: Yes. The inspiration is coming to me wherever, whenever, Fajar. When I saw a bird, I think of
making a knitting with the bird design on it. When I saw the sky, I think of making a sky-like blue color
knitting (Ya. Inspirasi itu datang padaku dimanapun, kapanpun, Fajar. Pas aku lihat burung, aku
berpikir untuk buat rajutan dengan desain burung. Ketika aku lihat langit, aku berpikir untuk buat
rajutan berwarna biru seperti langit)

Fajar: Wow, it’s really interesting, Jayanti! Maybe I want to try to learn knitting too. Can you teach
me, Jayanti? (Wah, itu sangat menarik, Jayanti! Mungkin aku mau coba belajar merajut juga. Kamu
bisa ajarin aku nggak, Jayanti?)
Jayanti: Of course, Fajar. Just tell me when is the right time for you (Tentu aja, Fajar. Kasih tahu aja
kamu bisanya kapan)

Contoh 6

Muthia: Ihsan, I want to order Americano. You want it too, right? Double shot? (Ihsan, aku mau
pesan Americano. Kamu mau itu juga, kan? Double shot?)

Ihsan: No, Muthia. Now I prefer Espresso than Americano (Nggak, Muthia. Sekarang aku lebih suka
Espreso daripada Americano)

Muthia: No way! Since when your taste changed, Ihsan? I remember that you dig Americano, though
(Nggak mungkin! Sejak kapan selera kamu berubah, Ihsan? Seingat aku, kamu suka Americano deh)

Ihsan: Well, since I tasted Espresso last month, I think? Anyway, can you order a cup of Espresso for
me, Muthia? (Hmm, sejak aku nyobain Espreso bulan lalu, kayaknya? Pokoknya, tolong pesankan
Espreso buat aku ya, Muthia)

Muthia: Well, okay. If you say so (Yah, oke. Kalau kamu mau begitu)

Contoh 7

Ema: Did you already decided what club that you want to join, Sugi? I have a hard time to decide,
actually (Apa kamu udah memutuskan mau ikut klub apa, Sugi? Aku masih bingung mau ikut klub
mana, sebenarnya)

Sugi: I joined Photography club yesterday, Ema. Do you want to join too? (Aku masuk klub Fotografi
kemarin, Ema. Kamu mau masuk juga?)

Ema: I’m not sure. Is the Photography club fun, Sugi? (Aku nggak tahu nih. Klub Fotografi seru nggak
sih, Sugi?)

Sugi: Well, I also don’t know about that, Ema. But as for me, I’m fond of photography since I was little
so I want to learn it (Yah, aku juga nggak tahu soal itu, Ema. Tapi kalau aku sih, aku tertarik dengan
fotografi sejak kecil jadi aku mau mempelajarinya)

Ema: Wow, I didn’t know about it, Sugi. That’s incredible! Then congratulation, you’re a step closer to
your dream (Wah, aku nggak tahu soal itu, Sugi. Itu luar biasa! Kalau begitu selamat, kamu selangkah
lebih dekat dengan mimpi kamu)

Sugi: Thank you, Ema. I hope you find your interest too (Terima kasih, Ema. Aku harap kamu juga
menemukan hal yang kamu sukai juga)

Ema: Yeah, I hope so (Yah, aku juga berharap begitu)

Contoh 8

Rizki: Dessy, don’t you think you put too much chili sauce to your meatball? Is your stomach will be
okay? (Dessy, kayaknya kamu terlalu banyak kasih saos ke bakso kamu, deh? Apa perut kamu akan
baik-baik aja?)

Dessy: It’s okay, Rizki. I love spicy food, and this much is really no problem for me (Nggak apa-apa,
Rizki. Aku sangat suka makanan pedas, dan segini sih nggaka kan masalah buat aku)
Rizki: Is it really okay, Dessy? Your meatball now is really red, to the point it scares me (Beneran
nggak apa-apa, Dessy? Bakso kamu merah banget sekarang, aku sampai ngeri lihatnya)

Dessy: It’s really okay Rizki, don’t worry. I really can handle spicy food well (Beneran nggak apa-apa
Rizki, jangan khawatir. Aku benar-benar bisa makan makanan pedas dengan baik)

Contoh 9

Nita: Where are you going, Abhi? (Kamu mau kemana, Abhi?)

Abhi: I’m going to basketball court, Nita (Aku mau pergi ke lapangan basket, Nita)

Nita: This early? (Sepagi ini?)

Abhi: Well, I need to practice my dribble and throw. You know, I’m keen on basketball and I want to
join the next tournament (Yah, aku harus melatih dribble dan lemparan bolaku. Kamu tahu, aku suka
basket dan aku mau ikut perlombaan selanjutnya)

Nita: Wow, that’s amazing! Then keep your spirit up, Abhi! I’m rooting for you (Wah, itu keren
banget! Kalau begitu, semangat terus, Abhi! Aku dukung kamu)

Abhi: Thank you, Nita. Then I’m going now (Terima kasih, Nita. Kalau begitu aku pergi sekarang)

Anda mungkin juga menyukai