0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
34 tayangan10 halaman

Analisis Perilaku Pengunjung Café Surabaya

Kajian ini membahas tentang behavioral setting pada Antler Cabin Cafe di Surabaya. Studi menganalisis aktivitas, penghuni, ruang, dan pola perilaku pengunjung berdasarkan waktu sibuk atau sepi. Hasilnya menunjukkan pergeseran pola perilaku pengunjung dari definisi cafe konvensional karena pengaruh desain interior, pencahayaan, dan tata letak perabotan."

Diunggah oleh

Ambrosius Adhiatma
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
34 tayangan10 halaman

Analisis Perilaku Pengunjung Café Surabaya

Kajian ini membahas tentang behavioral setting pada Antler Cabin Cafe di Surabaya. Studi menganalisis aktivitas, penghuni, ruang, dan pola perilaku pengunjung berdasarkan waktu sibuk atau sepi. Hasilnya menunjukkan pergeseran pola perilaku pengunjung dari definisi cafe konvensional karena pengaruh desain interior, pencahayaan, dan tata letak perabotan."

Diunggah oleh

Ambrosius Adhiatma
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Kajian Behavioral Setting pada Interior Café di Surabaya Review Jurnal

Lokasi Behavior Setting menurut ahli


Nama : Antler Cabin Cafe Barker dan Wright dalam Laurens (2005) mengungkapkan tentang kriteria yang harus dipenuhi oleh sebuah
Alamat : alan Raya Darmo Permai entitas, agar dapat dikatakan sebagai sebuah behaviour setting yang merupakan suatu kombinasi yang
2 Blok D No.16, Dukuh Pakis, stabil antara aktivitas & tempat, sebagai berikut :
Tanjungsari, Surabaya, Jawa -Terdapat suatu aktifitas berulang, berupa suatu pola perilaku (standing patern of behavior), bisa terdiri atas
Timur 60226 satu ataupun lebih pola prilaku ekstra individual.
Waktu Buka : 08.00-21.00 WIB -Dengan tata lingkungan tertentu (Circumfacent milieu), mileu ini berkaitan dengan pola perilaku.
Tarif : 12.000-60.000/Orang -Membentuk suatu hubungan yang sama antar keduanya (synomorphy).
-Dilakukan pada periode waktu tertentu.
Behavior Setting menurut ahli Behavior Setting menurut ahli
Haryadi dan Setiawan (1995) Behavior Setting dijabarkan dalam 2 istilah oleh Barker dalam Laurens (2005) yakni system of
mengacu pada Rapoport (1977), menjelaskan setting dan system of activity, dimana keterkaitan antara keduanya membentuk satu behavior
bahwa behavior setting adalah hubungan setting tertentu.
antara aktivitas manusia dengan tempat System of setting atau sistem tempat atau ruang diartikan sebagai rangkaian unsur-unsur fisik
tertentu dimana aktivitas tersebut dan spasial yang mempunyai hubungan tertentu dan terkait, sehingga dapat digunakan untuk
berlangsung. Menurut Haryadi dan Setiawan, suatu kegiatan tertentu.
istilah 'setting' memiliki makna lebih luas System of activity atau sistem kegiatan merupakan suatu rangkaian perilaku yang secara
daripada ' ruang ` yang bersifat spasial. Setting sengaja dilakukan.
mencakup lingkungan fisik dan sosial, terdiri dari Beberapa aspek yang harus dipenuhi oleh sebuah entitas untuk menjadi sebuah behaviour setting
ruang, lingkungan sekitar dan isinya, manusia, adalah :
dan aktivitasnya. -Aktivitas
Barker (1968) melahirkan konsep setting -Penghuni
perilaku (behavior seting), dengan menelusuri -Kepemimpinan, Untuk mengetahui posisi fungsional penghuni, untuk mengetahui peran sosialnya
pola perilaku manusia berkaitan dengan tatanan yang ada di dalam komunitas tersebut.
lingkungan fisiknya. -Objek
-Mekanisme pelaku Ambrosius Adhiatma
Arsitektur dan Perilaku
Kajian Behavioral Setting pada Interior Café di Surabaya Review Jurnal
Bagan Penilitian Foto

Alur
Pengunjung Berpasangan Saat Sepi : Waktu Ramai Pengunjung Perilaku Penunjung
Datang-Berfoto-Melihat ruang-Memilih tempat- Pada hari biasa 08.00-09.00, 19.00-20.00 WIB Pengunjung cafe tersebut
Pada hari libur 08.00-09.00, 13.00-15.00, 19.00-21.00 WIB memiliki kecenderungan
Mendatangi staff-Pesan-Menunggu pesanan-
Waktu Relatif Sepi Pengunjung melakukan pelayanan secara
Menyantap pesanan-Foto-Pulang. mandiri baik saat melakukan
Pada hari biasa 10.00-18.00, 20.00-21.00 WIB
Pengunjung Berpasangan Saat Ramai: Pada hari libur 10.00-12.00, 16.00-18.00 WIB transaksi pembelian dan
Datang-Mendatangi staff-Menanyakan meja-Foto- sejumlah aktivitas makan seperti
Aktifitas Pengunjung
mengambil saus serta jika
Pulang. Berpasangan -> makan, minum, bersantai
memerlukan peralatan makan
Berkelompok -> makan, minum, bersantai
Pengunjung Berkelompok Saat Sepi: berupa sendok termasuk garpu
Datang-Melihat ruang-Memilih tempat-Pesan- Zonasi tambahan.
Cafe ini memberikan zonasi bagi pengunjung yang datang
Menyantap pesanan-Foto-Pulang.
berpasangan maupun berkelompok. Sehingga terletak meja
Penunjung Berkelompok Saat Ramai: yang memiliki kapasitas 4-8 orang dan memiliki kapasitas 2-4
Datang-Melihat ruang-Menanyakan meja-Menunggu orang. Ambrosius Adhiatma
meja-Foto-Pesan-Menyantap pesanan-Pulang. Arsitektur dan Perilaku
Kajian Behavioral Setting pada Interior Café di Surabaya Review Jurnal
Hasil Penelitian
Berdasarkan hasil yang telah didapatkan dari
penelitian yang dilakukan maka didapati sistem
pengelolaan cafe di wilayah Surabaya telah
mengalami pergeseran pola perilaku dari definisi
cafe yang ditulis pada pustaka yang ada. Adapun
faktor yang memengaruhi pergeseran pola
perilaku tersebut, jika dianalisis dari tiga
komponen behavior setting sebagai berikut,
Physical properties dan Ruang
Faktor dari physical properties yang
Perabot dan Penataan Pencahayaan
memengaruhi pergeseran pola perilaku
Pada cafe wilayah Surabaya Barat posisi bar pencahayaan yang lebih
pengunjung di cafe wilayah Surabaya terdiri
berada di area belakang untuk Antler Cabin Cafe, redup dan menimbulkan
atas faktor ruang (rooms) sebagai berikut.
demikian membuat pengunjung akan menuju perasaan santai berada di
Faktor Ruang (Rooms) Warna Ruang Pada
tempat duduk lebih dahulu dibandingkan Antler Cabin Cafe.
Antler Cabin Cafe yang mengalami
memesan makanan.
pergeseran pola perilaku pengunjung
Pusat penataan yang memposisikan bar sebagai
dipengaruhi oleh desain interior yang
satu-satunya pusat perhatian karena samping
cenderung menggunakan pencahayaan
kanan merupakan tembok pembatas, membuat
berwarna saturation kuning yang redup dan
pengunjung langsung mendatangi bar untuk
warna coklat dan hitam pada ruang
memesan.
interiornya. Ambrosius Adhiatma
Arsitektur dan Perilaku
Warung Makan Reneo Rabu, 20 Maret 2024
Waktu Observasi Catatan Tambahan
Observasi dilakukan pada tanggal Pada jam 22.30 WIB pengunjung Berpasangan -> Makan dan Perseorangan -> banyak
20 Maret 2024 - 21 Maret 2024 semakin banyak berdatangan : minum di tempat menghabiskan waktu dengan
Rabu, 20 Maret 2024 perseorangan, berpasangan, bermain gadget dengan memesan
22.00-00.00 WIB berkelompok. Berkelompok -> Makan dan minum 1-2 gelas dan makan
Kamis, 21 Maret 2024 minum di tempat beberapa gorengan.
16.00-18.00 WIB Perseorangan -> dibungkus,
minum ditempat
Batasan Fisik
Permanen
Letak Batasan Fisik

WC WC Sudut Pengamatan
PANTRY PANTRY Sudut pengamatan dilakukan pada
Perforated Atap Baja Dinding Bata area sudut ruangan agar dapat
Semi Permanen melihat sirkulasi manusia dengan
baik.

Observator

Arah Pandang

Pot Meja Tanaman


Hias TERAS TERAS

Elemen Pengisi Ruang


JALAN JALAN

Etalase
Display
Meja Kursi Lampu Ambrosius Adhiatma
Arsitektur dan Perilaku
Warung Makan Reneo Rabu, 20 Maret 2024
Sirkulasi Manusia
WC WC WC
PANTRY PANTRY PANTRY Keterangan:
Sirkulasi Perseorangan

Sirkulasi Berpasangan

Sirkulasi Berkelompok

TERAS TERAS TERAS


Catatan:
JALAN JALAN JALAN 1. WC jarang digunakan
oleh pengunjung.
2. Yang mempengaruhi
Perseorangan Berpasangan Berkelompok ramai atau tidaknya
Sirkulasi perseorangan didominasi Sirkulasi berpasangan didominasi Sirkulasi berkelompok di dominasi tempat ini adalah
oleh pengunjung laki-laki pada saat dengan laki-laki dan perempuan dengan laki-laki pada saat jam
jam 22.00-selesai pengamatan. pada saat jam pengamatan. pengamatan. hari-hari tertentu
seperti hari puasa &
Memiliki tampilan rumahan dengan Memiliki tampilan casual dengan Memiliki tampilan rumahan,
barang bawaan yang sedikit seperti barang bawaan banyak seperti tas, beberapa ada yang menggunakan libur hari raya.
hp, charger, dan rokok. jaket, laptop, dan hp sarung, celana pendek, dan celana
training.
Kebanyakan memesan minum dan Memesan makan dan minum.
gorengan. Pesanan : Minum 7/10, Makan 3/10.
Rata-rata waktu duduk yaitu 40-60
Rata-rata waktu duduk yaitu 1-2 menit. Rata-rata waktu duduk yaitu 30-1
jam jam.
Datang-Pesan-Duduk di meja
Datang-Pesan-Duduk di meja tengah-Pulang Datang-Duduk di meja tengah-
samping kiri/kanan-Pulang Pesan-Pulang.
Warung Makan Reneo Rabu, 20 Maret 2024
Klasifikasi Pengguna

Berpasangan

Perseorangan

Staff

Berkelompok
Warung Makan Reneo Kamis, 21 Maret 2024
Waktu Observasi Catatan Tambahan
Observasi dilakukan pada tanggal Pengunjung cenderung sangat Parkiran sepi. Perseorangan -> banyak
20 Maret 2024 - 21 Maret 2024 sepi di sore hari karena hari Rata-rata pengunjung menghabiskan waktu dengan
Rabu, 20 Maret 2024 puasa. rata-rata pengunjung yang perseorangan berjalan kaki. merokok dan melihat
22.00-00.00 WIB datang di sore hari adalah pemandangan rel kereta ataupun
Kamis, 21 Maret 2024 perseorangan. jalan dengan kurun waktu 50-90
16.00-18.00 WIB menit.

WC Sudut Pengamatan Sirkulasi Pengunjung


PANTRY Sudut pengamatan dilakukan pada
area sudut ruangan agar dapat WC
melihat sirkulasi manusia dengan PANTRY
baik.

Observator

Arah Pandang

TERAS Pada pukul 16.00 pengunjung perseorangan


datang dengan pakaian rumahan memesan
minum dan makan kemudian makan di TERAS
JALAN
tempat. seperti observasi yang sebelumnya,
pengunjung perseorangan menempatkan diri JALAN
dibagian samping kiri atau kanan.
Pengunjung itu mengalami perubahan
Sirkulasi jalan cukup ramai dan tempat duduk karena sudut pandang yang
beberapa melihat kearah warung diterima.
reneo. Ambrosius Adhiatma
Arsitektur dan Perilaku
Warung Makan Reneo Kamis, 21 Maret 2024
Waktu Observasi Catatan Tambahan
Observasi dilakukan pada tanggal Pengunjung datang berpasangan Pengunjung yang membungkus
20 Maret 2024 - 21 Maret 2024 dengan sedikit tergesa-gesa makanannya cenderung parkir di
Rabu, 20 Maret 2024 kemudian memesan makanan. depan warung reneo bukan di
22.00-00.00 WIB Parkir di depan warung. tempat parkinya.
Kamis, 21 Maret 2024 yang menyetir menggunakan helm
16.00-18.00 WIB sedangakan yang membonceng
tidak menggunakan.
Sirkulasi Pengunjung
16.36 WIB 16.30 WIB
Terdapat perpindahan WC
tempat duduk saat
PANTRY
pengunjung perseorangan
lainnya pergi meninggalkan
warung reneo.

Pengunjung berpasangan perempuan-


Pengunjung perseorangan laki-laki datang menggunakan
perempuan datang dan membungkus
motor tanpa memakai helm parkir di tempat parkir TERAS makanan.
kemudian memesan makanan dimakan ditempat
setelah memesan lalu berpisah, duduk di
kemudian menempatkan area tengah dan samping kiri.
JALAN
diri di sisi samping kanan
yang tersedia meja untuk 1- Dapat dilihat pengunjung ini
2 orang. fokus dengan gadget
Sirkulasi Perseorangan
Pengunjung mengenali sehingga membelakangi
tempat dengan pengalaman pemandangan saat
karena dapat dilihat dari perpindahan posisi.
Sirkulasi Berpasangan Ambrosius Adhiatma
keakraban dengan staff. Arsitektur dan Perilaku
Warung Makan Reneo Kamis, 21 Maret 2024
Waktu Observasi Catatan Tambahan
Observasi dilakukan pada tanggal Rata-rata pengunjung Pengunjung yang membungkus Pengunjung tidak bertambah
20 Maret 2024 - 21 Maret 2024 perseorangan mengenali warung makanannya cenderung parkir di sampai pukul 17.55
Rabu, 20 Maret 2024 ini dengan pengalamannya depan warung reneo bukan di tetapi saat sudah berada di
22.00-00.00 WIB karena setiap datang pasti tempat parkinya kendaraan, pengujung
Kamis, 21 Maret 2024 berbincang dengan staffnya berkelompok dan berpasangan
16.00-18.00 WIB secara akrab. berdatangan.

Sirkulasi Pengunjung Sirkulasi Pengunjung


16.47 WIB 16.54 WIB
Pengunjung perseorangan bertambah dengan WC Pengunjung perseorangan bertambah dengan
mengendarai motor dan parkir di tempat parkir warung mengendarai motor dan parkir di depan warung reneo
PANTRY
reneo. Datang kemudian memesan sambil berbincang dengan tergesa-gesa. kemudian memesan gorengan
dengan staff. setelah itu langsung pulang.

TERAS

JALAN
Pengunjung kemudian menempatkan diri pada sisi
samping kiri warung dengan membawa pesanannya kopi
dan gorengan. Sirkulasi Perseorangan
Pengunjung fokus dengan gadgetnya tetapi menghadap ke
arah jalan. Ambrosius Adhiatma
Arsitektur dan Perilaku
Terima
kasih.

Anda mungkin juga menyukai