MODUL AJAR METODE SENI RUPA FROTTAGE
KURIKULUM MERDEKA FASE B
JENJANG SD / MI KELAS IV
INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun Instansi 1. Zainul Umam
2. Adinda Putri S.N
Tahun Penyusunan 2023
Jenjang Sekolah SDN Pangpong
Mata Pelajaran Pendidikan Seni
Fase / Kelas B/2
Bab 1
Topik Metode Seni rupa frottage
AlokasiWaktu 3 JP (3× 35menit)
B. KOMPETENSI AWAL
1. Peserta didik dapat memahami pengertian dan jenis-jenis tekstur
2. Peserta didik mengetahui bahan-bahan alami untuk membuat tekstur
3. Peserta didik dapat mengetahui teknik pembuatan tekstur
4. Peserta didik dapat merancang sebuah tekstur berdasarkan ide,
pengetahuan, bahan dan teknik yang dipelajari .
5. Peserta didik dapat membuat tekstur sesuai rancangan yang dibuat.
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
Bergotong royong dan Berkebinekaan global
Peserta didik berdo’a sebelum dan sesudah pembelajaran serta
penanaman Akhlak mulia sebelum pembelajaran dimulai
Bergotong royong dan Berkebinekaan global
dengan cara melatih peserta didik tidak membeda-bedakan teman ketika
pembentukan kelompok diskusi
Mandiri
Peserta didik dapat berinisiatif mengumpulkan materi refrensi, dan
mencoba mengembangkan teknik secara belajar individu atau pribadi.
Kreatif
Peserta didik dapat menggabungkan warna , tekstur, garis, dan bentuk
yang menghasilkan karya yang menggambarkan kekayaan ide dan
ekspresi mereka.
Bernalar Kritis
Peserta didik mampu mendesain dan mengambil keputusan yang cerdas
dalam proses menciptakan karya seni fottage mereka.
D. SARANA & PRASARANA
Media Ajar :
1. LCD Projector
2. Laptop
3. Jaringan Internet/Wifi
4. Buku Guru dan Buku Siswa SENI RUPA kelas IV serta sumber
referensi lain.
5. Ruang Kelas
Alat dan Bahan :
1. Alat Tulis
2. Bahan-Bahan untuk membuat tekstur.
E. TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik kelas IV
Peserta didik regular : umum
20 jumlah peserta didik
F. METODE PEMBELAJARAN YANG DIGUNAKAN
Model pembelajaran langsung, Inquiry Learning
KOMPONEN INTI
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu menciptakan karya 2 dimensi dengan
mengeksplorasi dan menggunakan elemen seni rupa berupa garis, bentuk,
tekstur, dan warna.
B. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Peserta didik dapat memahami pengertian dan jenis-jenis tekstur.
2. Peserta didik dapat mengetahui bahan-bahan alami untuk membuat
tekstur.
3. Peserta didik dapat mengetahui teknik pembuatan tekstur.
4. Peserta didik dapat merancang sebuah karya tekstur berdasarkan ide,
pengetahuan, bahan dan teknik yang dipelajari.
5. Peserta didik dapat membuat karya tekstur sesuai rancangan yang
dibuat.
C. PEMAHAMAN BERMAKNA
Dengan melakukan berbagai kegiatan pada pembelajaran ini, peserta
didik mampu memahami dengan baik Tekstur membuat kita
bereksperimen dengan berbagai bahan alami di sekitar kita dan
mengubahnya menjadi karya seni.
Dengan melakukan berbagai kegiatan pada pembelajaran ini, peserta
didik mampu memahami dengan baik Membuat tekstur melatih
indera peraba dan penglihatan kita secara lebih seksama.
D. PERTANYAAN PEMANTIK
1. Apa yang kamu tahu tentang tekstur?
2. Coba sebutkan beberapa objeck di sekitarmu yang mempunyai
tekstur?
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Pendahuluan (15 menit)
1. Guru memberi salam, menyapa peserta didik (menanyakan kabar,
mengecek kehadiran dan kesiapan peserta didik, dan lain-lain), serta
menyemangati peserta didik dengan tepukan, atau bernyanyi.
2. Salah satu peserta didik memimpin pembacaan doa dilanjutkan dengan
penegasan oleh guru tentang pentingnya berdoa sebelum memulai
suatu kegiatan dalam rangka menanamkan keyakinan yang kuat
terhadap kuasa Tuhan Yang Maha Esa dalam memahami ilmu yang
dipelajari.
3. Guru bertanya kepada peserta didik tentang kondisi siswa pada pagi
hari ini.
4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal.
5. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan
menjelaskan kegiatan apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal apa
saja yang akan dinilai dari peserta didik selama proses pembelajaran.
Kegiatan Inti (85 menit)
1. Guru memperkenalkan bahan-bahan alami di sekitar sekolah yang
dapat digunakan untuk membuat tekstur
2. Guru memberikan contoh tekstur yang mudah dikenali dan dipahami
dan mengaitkannya dengan penjelasan dalam pokok-pokok materi a.
Tekstrur dan jenisnya b. Teknik dan bahan pembuatan tekstur c.
Manfaat membuat tekstur
3. Siswa melihat, mengamati, menentukan, membandingkan contoh
tekstur bahan yang digunakan serta teknik pembuatannya
4. Siswa diberi kesempatan untuk menentukan ide dan racangan membuat
tekstur
5. Guru mengamati ide dan racangan pembuatan tekstur oleh para siswa
6. Guru memberi stimulus untuk memperkaya ide dan rancangan siswa
serta memberi motivasi dalam bereksperimen dengan tekstur
7. Siswa mengerjakan rancangan menjadi karya seni rupa tekstur
8. Guru mengajak siswa untuk menunjukkan karya tekstur yang dibuat
oleh siswa
9. Guru membuka ruang apresiasi terhadap karya siswa dengan meminta
siswa menjelaskan karya dan pengalaman mereka dalam berkarya
10. Guru melakukan evaluasi karya siswa berdasarkan pokok-pokok materi
tentang tekstur.
Kegiatan Penutup (5 menit)
1. Guru dan siswa menyimpulkan isi pembelajaran yang telah
dilaksanakan.
2. Guru melaksanakan evaluasi proses pembelajaran.
3. Mengagendakan pekerjaan rumah
4. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan menyanyikan lagu,
Nasional/Daerah dilanjutkan dengan doa, mengucapkan salam.
F. REFLEKSI
NO Pertanyaan Jawaban
Sudahkan siswa memahami
1. penjelasan anda tentang
tekstur?
2. Bagaimana pemahaman
siswa tentang tekstur ketika
diwujudkan menjadi sebuah
karya?
Bagaimana karya siswa
ketika dikaitkan dengan
3. pokok-pokok materi
pembelajaran yang anda
jelaskan?
Pengalaman apa saja yang
ditemukan dalam
4.
bereksperimen dengan
tekstur?
Apa saja yang perlu
diperbaiki dalam
5.
pembelajaran agar hasilnya
semakin baik?
G. ASESMEN / PENILAIAN
Skor Jumlah bobot X
Indikator Bobot
1 2 3 4 Skor
Pemahaman terhadap
20
pokok-pokok materi
Pengembangan
terhadap pokok- 30
pokok materi
Karya eksperimen 30
Kepribadian Seni 20
Total Bobot 100
H. KEGIATAN PENGAYAAN & REMEDIAL
1. Kegiatan remedial
Peserta didik yang hasil belajarnya belum mencapai target guru
melakukan pengulangan materi dengan pendekatan yang lebih
individual dan memberikan tugas individual tambahan untuk
memperbaiki hasil belajar peserta didik yang bersangkutan.
2. Kegiatan pengayaan
Peserta didik yang daya tangkap dan daya kerjanya lebih dari peserta
didik lain, guru memberikan kegiatan pengayaan yang lebih
menantang dan memperkuat daya serapnya terhadap materi yang telah
dipelajari.