0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
154 tayangan18 halaman

Lembar Kerja Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Lembar kerja peserta didik (LKPD) ini membahas tentang kesehatan dan keselamatan kerja, mencakup: 1. Kompetensi dasar dan indikator pencapaian tentang mendeteksi bahaya dan merancang prosedur keselamatan kerja 2. Tujuan pembelajaran untuk mengidentifikasi prinsip K3 dan mendeteksi potensi kecelakaan 3. Informasi pencegahan kecelakaan dengan memperhatikan faktor manusia, alat, dan lingkungan kerja
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
154 tayangan18 halaman

Lembar Kerja Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Lembar kerja peserta didik (LKPD) ini membahas tentang kesehatan dan keselamatan kerja, mencakup: 1. Kompetensi dasar dan indikator pencapaian tentang mendeteksi bahaya dan merancang prosedur keselamatan kerja 2. Tujuan pembelajaran untuk mengidentifikasi prinsip K3 dan mendeteksi potensi kecelakaan 3. Informasi pencegahan kecelakaan dengan memperhatikan faktor manusia, alat, dan lingkungan kerja
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

(LKPD)
Nama Sekolah : …………………
Nama/Kelompok : …………………
Mata Pelajaran : …………………
Materi Pokok : Kesehatan Dan Keselamatan Kerja
Kelas/ Semester : ………………….
Alokasi Waktu : ( 2 x 45 menit )

A. Kompetensi Dasar

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


Mendeteksi resiko kecelakaan kerja. Menganalisis bahaya pada lingkungan kerja
(C4) apabila menggunakan alat pelindung diri
atau tanpa menggunakan alat pelindung diri.
(C4)
Mengidentifikasi prinsip – prinsip Merancang prosedur keselamatan, kesehatan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kerja dan lingkungan tempat kerja. (C6)
(C4)
Mendiagnosa tindakan pencegahan dan Menyiapkan alat pertolongan pertama pada
pertolongan pertama pada kecelakaan kecelakaan sebelum melakukan aktifitas atau
kerja. (C4) praktikum. (C6)

B. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu mengidentifikasi prinsip-prinsip Keselamatan dan Kesehatan
Kerja (K3) sesuai informasi dengan tepat,
2. Siswa mampu mendeteksi potensi dan resiko kecelakaan kerja di tempat kerja
sesuai SOP secara teliti Berdasarkan IndikatorPencapaianKompetensi
Keterampilan,
3. Siswa mampu mengilustrasikan prinsip-prinsip Keselamatan dan Kesehatan
Kerja (K3) sesuai SOP dengan tepat,
4. Siswa mampu menegaskan penggunaan prinsip-prinsip Keselamatan dan
Kesehatan Kerja (K3) secara berkala sesuai SOP.
C. Informasi Pendukung
Upaya pencegahan kecelakaan sebagai jaminan kesehatan dan keselamatan
kerja untuk menghindari segala kemungkinan kecelakaan kerja, pihak perusahaan
harus melakukan beragam upaya pencegahan, seperti pemeriksaan rutin kesehatan
mental fisik setiap pekerja dan calon pekerja, penyelenggaraan penyuluhan atau
pelatihan tentang pengetahuan terkait kesehatan dan keselamatan kerja selain itu
perlu memperhatikan faktor-faktor dari penyebab kecelakaan kerja, seperti : faktor
manusia, faktor alat-alat kerja, faktor lingkungan kerja. Hal ini guna menghindari
terjadinya kemungkinan-kemungkinan potensi resiko kerja.
D. Langkah-langkah Kerja
I. Keselamatan kerja
a) Perhatikan perintah-perintah instruktur
b) Mengutamakan keselamatan alat dan keselamatan diri
c) Menggunakan wearpack ketika praktik
d) Melakukan praktik sesuai dengan SOP dan K3
e) Melakukan pengecekan standart alat sesuai dengan SOP
f) Melakukan pemeriksaan dengan cermat, teliti dan hati-hati
g) Menanyakan kepada instruktur jika ada yang kurang jelas
II. Alat dan Bahan
a) Perlengkapan K3 (Alat Pelindung Diri)
b) Peralatan kerja
III. Soal latihan
 Soal latihan kognitif
Soal Essay
1. Jelaskan pengertian K3 !
2. Jelaskan tujuan K3 !
3. Sebutkan sasaran K3!
4. Sebutkan norma K3, dasar hukum K3 dan jenis bahaya dalam K3!
5. Uraikan keselamatan kerja dan alat pelindung diri (APD)...?

Pilihan Ganda :
1. Pengertian Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara keilmuan
ialah :
a) Upaya untuk menjamin agar sumber produksi dapat
digunakan secara efisien.
b) Upaya untuk mencegah dan mengurangi timbulnya
kecelakaan dan penyakit akibat kerja
c) Pemikiran dan upaya penerapannya untuk menjamin
keutuhan dan kesempurnaan khususnya tenaga kerja baik
jasmani maupun rohani, hasil karya dan budaya menuju
masyarakat adil makmur dan sejahtera.
d) K3 adalah usaha mencegah kemungkinan terjadinya
kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, kebakaran,
peledakan dan pencemaran lingkungan
2. manfaat Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara umum ialah :
a) Suatu upaya perlindungan kerja
b) Ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam upaya
mencegah dan mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat
kerja
c) Suatu upaya agar tenaga kerja bekerja sehat dan selamat
d) Upaya agar produksi tidak terganggu
3. Batasan pengertian kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang
berakibat :
a) Adanya korban yang cidera luka-luka atau meninggal dunia
b) Adanya kerusakan peralatan dan nyaris terjadi korban
manusia
c) Terganggunya proses pekerjaan walaupun tidak terjadi
korban yang cidera maupun kerusakan peralatan
d) Jawaban a, b dan c benar
4. Faktor penyebab kecelakaan kerja :
a) Perbuatan manusia yang tidak aman
b) Kondisi yang berbahaya
c) Kombinasi a dan b
d) Jawaban a, b dan c benar
5. Kejadian kecelakaan yang disebabkan perbuatan tidak aman dari
pekerja merupakan :
a) Sebab dasar
b) Sebab tidak langsung
c) Sebab langsung
d) Sebab tidak dasar
6. Ruang lingkup obyek pengawasan keselamatan kerja menurut
undang-undang keselamatan kerja
ialah :
a) Perusahaan Swasta
b) Tempat kerja
c) Perusahaan Negara
d) Tempat usaha
7. Sikap perbuatan manusia dalam bekerja antara lain dilatar belakangi
oleh :
a) Usia
b) Sifat seseorang
c) Pendidikan dan pengalaman
d) Kondisi fisik
8. Kondisi tempat kerja yang berbahaya bertalian dengan :
a) Mesin, pesawat, alat
b) Proses produksi
c) Cara kerja
d) Jawaban a, b dan c benar
9. Usaha pencegahan kecelakaan kerja antara lain melalui :
a) Inspeksi
b) Riset
c) Asuransi
d) Jawaban a, b dan c benar
[Link] undang tentang k3 :
a) UU No.1 Tahun 1970
b) UU No. 01/Men/1988
c) UU No. 04/Men/1987
d) UU No. 04/Men/1983
E. Instrumen Penilaian
I. Istrumen Penilaian Sikap
a) Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku
peserta didik sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran
maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru.
Berikut contoh instrumen penilaian sikap
Sikap
Sikap Sosial
Spiritual
Nama Jumlah
No Mensyukur Harga
Siswa Jujur Kerja Sama Skor
i Diri
1-4 1-4
1-4 1-4
1
2
3
4
Keterangan :
a) Sikap Spiritual
Indikator sikap spiritual “mensyukuri”:
i. Berdoa sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran
ii. Memberi salam pada saat awal dan akhir presentasi
sesuai agama yang dianut
iii. Saling menghormati, toleransi
iv. Memelihara hubungan baik dengan sesama teman
sekelas.
Rubrik pemberian skor:
i. 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan
tersebut
ii. 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan
tersebut
iii. 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan
tersebut
iv. 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan
tersebut.
b) Sikap Sosial
i. Sikap jujur
Indikator sikap sosial “jujur”
 Tidak berbohong
 Mengembalikan kepada yang berhak bila
menemukan sesuatu
 Tidak nyontek, tidak plagiarism
 Terus terang.
Rubrik pemberian skor
 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan
tersebut
 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan
tersebut
 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan
tersebut
 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan
tersebut.
ii. Sikap kerja sama
 Indikator sikap sosial “kerja sama”
 Peduli kepada sesama
 Saling membantu dalam hal kebaikan
 Saling menghargai/ toleran
 Ramah dengan sesama.
Rubrik pemberian skor
 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan
tersebut
 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan
tersebut
 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan
tersebut
 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan
tersebut.
iii. Sikap Harga diri
Indikator sikap sosial “harga diri”
 Tidak suka dengan dominasi asing
 Bersikap sopan untuk menegur bagi mereka yang
mengejek
 Cinta produk negeri sendiri
 Menghargai dan menjaga karya-karya sekolah dan
masyarakat sendiri.
Rubrik pemberian skor
 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan
tersebut
 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan
tersebut
 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan
tersebut
 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan
tersebut.
II. Instrumen Penilaian Kognitif

Nama Sekolah : …………………..


Nama/Kelompok : …………………..
Bidang Keahlian : …………………..
Program Keahlian : …………………..
Kompetensi Keahlian : …………………..
Mata Pelajaran : …………………..
Kelas / Semester : …………………..

Bahan/
Level
Kompetensi Kelas/ Indikator Bentuk No
Kd Materi Kogni
Dasar Semest Soal Soal Soal
tif
er
2.2 Mengidentifi ……… Pengertian K3 C4 Menguraikan Uraian 1
kasi prinsip– pengertian
prinsip K3
Keselamatan Tujuan K3 C4 Memprioritas Uraian 2
dan kan tujuan
Kesehatan K3
Kerja (K3) Sasaran K3 C5 Memperjelas Uraian 3
sasaran K3
 Norma K3 C4 Menegaskan Uraian 4
 Dasar Hukum norma K3,
K3 dasar hukum
K3 Serta
jenis bahaya
dalam K3.
 Jenis Bahaya C4 Mengoptimal Uraian 5
Dalam K3 kan standar
 Istilah Bahaya keselamatan
dalam kerja dan
Lingkungan penggunaan
Kerja alat
 Standar pelindung
Keselamatan diri (APD)
Kerja
 Alat Pelindung
Diri (APD

Kunci Jawaban Soal Latihan Essay Kognitif dan pedoman penskoran


No
Kunci Jawaban Skor
Soal
1 Jawab :
Pengertian K3 secara Filosofis, Keilmuan dan secara OHSAS
18001:2007
 K3 merupakan suatu pemikiran atau upaya untuk menjamin
keutuhan dan kesempurnaan baik jasmani maupun rohani, tenaga
kerja pada khususnya dan masyarakat pada umumnya terhadap
hasil karya dan budaya menuju masyarakat adil dan makmur.
 Dalam ilmu pengetahuan dan penerapannya, K3 adalah usaha
mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja, penyakit
akibat kerja, kebakaran, peledakan dan pencemaran lingkungan.
 K3 adalah semua kondisi dan faktor yang dapat berdampak pada
keselamatan dan kesehatan kerja dari tenaga kerja maupun orang
lain (kontraktor, pemasok, pengunjung dan tamu) di tempat
Skor Maksimum 10
2 Jawab :
Tujuan K3
K3 bertujuan untuk menciptakan tempat kerja yang aman, sehat dan
bebas dari pencemaran lingkungan dengan memelihara dan melindungi
kesehatan, keamanan dan keselamatan tenaga kerja sehingga dapat
mencegah atau mengurangi terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat
kerja, dan pada akhirnya dapat meningkatkan system efisiensi dan
produktivitas kerja.
Skor Maksimum 10
3 Jawab:
Sasaran K3
 Menjamin keselamatan pekerja dan orang lain
 Menjamin keamanan peralatan yang digunakan
 Menjamin proses produksi yang aman dan lancar
Skor Maksimum 10
4 Jawab:
Norma yang harus dipahami dalam K3:
 Aturan berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan kerja
 Diterapkan untuk melindungi tenaga kerja
 Resiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja
K3 ditentukan berdasarkan Undang-Undang
UU No.1 tahun 1970
Jenis Bahaya Dalam K3
Bahaya Jenis Proyek/Pekerjaan
 Bahaya akibat pencahayaan atau penerangan yang kurang
menyebabkan krusakan penglihatan.
 Bahaya dari pengangkutan barang serta penggunaan peralatan
yang kurang lengkap dan aman yang mengakibatkan cedera pada
pekerja dan orang lain.
Skor Maksimum 20
5 Jawab :
Standar Keselamatan Kerja
Standar keselamatan kerja merupakan pengamanan sebagai tindakan
keselamatan kerja seperti:
 Perlindungan badan yang meliputi seluruh badan
 Perlindungan mesin
 Pengamanan listrik yang harus dicek secara berkala
 Pengamanan ruangan, meliputi sistem alarm, alat pemadam
kebakaran, penerangan yang cukup, ventilasi yang baik dan jalur
evakuasi khusus yang memadai.
Alat Pelindung Diri (APD)
APD merupakan perlengkapan wajib yang digunakan saat bekerja sesuai
bahaya dan resiko kerja untuk menjaga keselamatan pekerja dan orang
disekitarnya. Alat pelindung diri meliputi:
 Alat Pelindung Kepala
 Safety Helmet atau helm pelindung untuk melindungi kepala
dari benda-benda yang dapat melukai kepala.
 Safety Goggles atau kacamata pengamanan untuk melindungi
mata dari paparan partikel yang melayang di udara, percikan
benda kecil, benda panas ataupun uap panas.
 Hearing Protection atau penutup telinga untuk melindungi
dari kebisingan ataupun tekanan.
 Safety Mask atau masker yang berfungsi sebagai alat
pelindung pernafasan saat berada di area yang kualitas
udaranya tidak baik.
 Face Shield atau pelindung wajah untuk melindungi wajah
dari paparan bahan kimia, percikan benda kecil, benda panas
ataupun uap panas, benturan atau pukulan benda keras dan
tajam.
 Alat Pelindung Tubuh
 Apron atau celemek untuk melindungi tubuh dari percikan
bahan kimia dan suhu panas.
 Safety Vest atau rompi keselamatan kerja yang bertujuan
untuk mencegah terjadinya kontak atau kecelakaan.
 Safety Clothing atau alat pelindung tubuh untuk melindungi
dari hal-hal yang membahayakan saat bekerja, mengurangi
resiko terluka dan juga digunakan sebagai identitas pekerja.
 Alat Pelindung Anggota Tubuh
 Safety Gloves atau sarung tangan yang berfungsi melindungi
jari-jari dan tangan dari api, suhu panas, suhu dingin, radiasi,
bahan kimia, arus Listrik, bahan kimia, benturan, pukulan,
dan goresan benda tajam.
 Safety Belt atau sabuk pengaman yang dipakai saat
menggunakan alat transportasi serta untuk membatasi ruang
gerak pekerja agar tidak terjatuh.
 Safety Boot/Shoes adalah sepatu boot atau sepatu pelindung
untuk melindungi kaki dari benturan, tertimpa benda berat,
tertusuk benda tajam, terkena cairan panas atau dingin, uap
panas, bahan kimia berbahaya ataupun permukaan tubuh.
Skor Maksimum 50
Kunci Jawaban Soal Latihan Essay Kognitif dan pedoman penskoran
No Skor
Soa Kunci Jawaban
Benar Salah
l
1 Jawaban : C 1 0
2 Jawaban : B 1 0
3 Jawaban : C 1 0
4 Jawaban : D 1 0
5 Jawaban : A 1 0
6 Jawaban : B 1 0
7 Jawaban : C 1 0
8 Jawaban : D 1 0
9 Jawaban : D 1 0
10 Jawaban : A 1 0
Total Skor Maksimum 10 0
III. Instrument Penilaian Keterampilan

Nama Sekolah : …………………..


Bidang Keahlian : …………………..
Program Keahlian : …………………..
Kompetensi Keahlian : …………………..
Mata Pelajaran : …………………..
Kelas / Semester : …………………..

Bahan/
Kompetensi Level Indikator Bentuk No
KD Kelas/ Materi
Dasar Kognitif Soal Soal Soal
Semester
2.1 Mengidentifik …….. Potensi dan (Artikulasi Siswa Praktek 1
asi potensi resiko ) (P4) diminta
dan resiko kecelakaan menjeniskan
kecelakaan kerja potensi
kerja dan resiko
kecelakaan
kerja

Komponen/Sub Komponen
No Indikator Skor
Penilaian
1. Persiapan Kerja
a) Penggunaan alat dan bahan Penggunaan alat dan bahan sesuai prosedur 91-100
Penggunaan alat dan bahan kurang sesuai
80-90
prosedur
Penggunaan alat dan bahan tidak sesuai
70-79
prosedur
Ketersediaan alat dan bahan lengkap 91-100
Ketersediaan alat dan bahan cukup lengkap 80-90
b) Ketersediaan alat dan bahan
Ketersediaan alat dan bahan kurang
70-79
lengkap
2. Proses dan hasil kerja
a) Mengidentifikasi prinsip– Mengidentifikasi prinsip – prinsip
prinsip Keselamatan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 91-100
Kesehatan Kerja (K3) Tinggi
Mengidentifikasi prinsip – prinsip
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 80-90
Cukup
Mengidentifikasi prinsip – prinsip
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 70-79
Rendah
b) Kemampuan Kemampuan mengidentifikasi potensi dan 91-100
mengidentifikasi potensi resiko kecelakaan kerja tinggi
dan resiko kecelakaan kerja Kemampuan mengidentifikasi potensi dan
80-90
resiko kecelakaan kerja cukup
Kemampuan mengidentifikasi potensi dan
70-79
resiko kecelakaan kerja kurang
c) Kemampuan mendapatkan Kemampuan mendapatkan informasi
91-100
informasi lengkap
Kemampuan mendapatkan informasi
80-90
cukup lengkap
Kemampuan mendapatkan informasi
70-79
kurang lengkap
d) Kemampuan dalam bekerja Kemampuan dalam bekerja tepat 91-100
Kemampuan dalam bekerja cukup tepat 80-90
Kemampuan dalam bekerja kurang tepat 70-79
e) Laporan Hasil laporan disusun rapih 91-100
Hasil laporan disusun cukup rapih 80-90
Hasil laporan disusun kurang rapih 70-79
3. Sikap Kerja
a) Keterampilan dalam Bekerja dengan terampil 91-100
bekerja Bekerja dengan cukup terampil 80-90
Bekerja dengan kurang terampil 70-79
b) Kedisiplinan dalam bekerja Bekerja dengan disiplin 91-100
Bekerja dengan cukup disiplin 80-90
Bekerja dengan kurang disiplin 70-79
c) Tanggung jawab dalam Bertanggung jawab 91-100
bekerja Cukup bertanggung jawab 80-90
Kurang Bertanggung jawab 70-79
d) Konsentrasi dalam bekerja Bekerja dengan konsentrasi 91-100
Bekerja dengan cukup konsentrasi 80-90
Bekerja dengan kurang konsentrasi 70-79
4. Waktu
a) Penyelesaian pekerjaan Selesai sebelum waktu berakhir 91-100
Selesai tepat waktu 80-90
Selesai setelah waktu berakhir 70-79

Nilai Praktik (NP)


Proses dan Sikap
Persiapan Waktu ∑NK
Hasil Kerja Kerja
1 2 3 4 5
Skor Perolehan
Skor Maksimal
Bobot 10% 60% 20% 10%
NK
Keterangan :
a) Skor perolehan merupakan penjumlahan skor perkomponen penilaian
b) Skor maksimal merupakan skor maksimal perkomponen penilaian
c) Bobot diisi dengan persentase setiap komponen. Besarnya persentase dari
setiap komponen ditetapkan secara propposional sesuai karakteristik
kompetensi keahlian. Total bobot untuk komponen penilaian adalah 100
d) NK = Nilai Komponen meruapakan perkalian dari skor perolehan dengan
bobot dibagi skor maksimal
e) NK =
∑ Skor Perolehan x Bobot
Skor Maksimal
f) NP = Nilai Praktik merupakan penjumlahan dari NK

Makassar …. Maret 2024

Mengetahui

Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran


………….

………………. ……………….
NIP :…………. NIP :………….
BAHAN AJAR
KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3)

D
I

S
U
S
U
N
Aprikus Agin

I. Pengertian K3

Dalam Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia nomor 50 tahun


2012 mengenai penerapan SMK3, dijelaskan tentang pengertian dari K3.
Yaitu segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan serta
kesehatan tenaga kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja
maupun penyakit akibat kerja.
Sedangkan berdasarkan Standar Internasional OHSAS 18001, K3
adalah segala kegiatan yang dilakukan untuk menjamin serta melindungi
keselamatan dan kesehatan tenaga kerja. Melalui berbagai upaya
pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.
Jadi, dapat disimpulkan bawa K3 merupakan segala bentuk kegiatan
yang dipraktikan perusahaan atau pabrik agar dapat menjamin keselamatan
tenaga kerja. Sehingga pegawai terhindar dari risiko kecelakaan saat
bekerja atau sakit yang diakibatkan aktivitas kerja.
a) Pengertian secara Keilmuan
Dalam ilmu pengetahuan dan penerapannya, K3 adalah usaha
mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja, penyakit akibat
kerja, kebakaran, peledakan dan pencemaran lingkungan.
II. Tujuan K3
Berdasarkan PP nomor 50 tahun 2012 tentang SMK3, tujuan dari
diterapkannya standar keselamatan dan kesehatan kerja adalah:

a) Meningkatkan efektivitas perlindungan keselamatan dan kesehatan


kerja yang terencana, terukur, terstruktur dan terintegrasi;
b) Mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja
dengan melibatkan unsur manajemen, pekerja/buruh, dan/atau serikat
pekerja/serikat buruh;
c) Menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman, dan efisien untuk
mendorong produktivitas.

K3 bertujuan untuk menciptakan tempat kerja yang aman, sehat dan


bebas dari pencemaran lingkungan dengan memelihara dan melindungi
kesehatan, keamanan dan keselamatan tenaga kerja sehingga dapat
mencegah atau mengurangi terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat
kerja, dan pada akhirnya dapat meningkatkan sistem efisiensi dan
produktivitas kerja.
III. Ruang Lingkup K3
Ruang lingkup dari keselamatan dan kesehatan kerja di lokasi
perusahaan/pabrik untuk semua jenis sektor bisnis meliputi:
a) Lingkungan Kerja, Yaitu lokasi para pekerja melakukan aktivitas
pekerjaan. Dalam menerapkan ketentuan keselamatan dan kesehatan
kerja, perusahaan harus memastikan lingkungan kerja yang aman serta
nyaman. Yakni dengan memperhatikan fasilitas memadai,
memperhatikan pengaturan suhu, ventilasi, dan penerangan. Serta
menyediakan sarana keamanan lainnya sesuai ketentuan K3 yang dapat
meminimalisir terjadinya kecelakaan. Atau pemicu penyakit para para
pekerja serta orang-orang yang sedang berada di lingkungan kerja.
b) Bahan dan Alat Kerja, Yaitu meliputi segala macam bahan dan alat
kerja untuk kebutuhan perusahaan melakukan proses produksi barang
atau jasa. Bahan perlu dipastikan keamanannya. Begitu pula dengan
alat-alat kerja yang dipakai harus dalam kondisi baik. Bahan dan alat
kerja ini bahkan harus memenuhi standar keamanan dan keselamatan
yang berlaku. Sehingga hasil akhir dari produksi adalah barang atau
jasa yang berkualitas. Aturan K3 juga memperhatikan keamanan para
pengguna produk atau jasa.
c) Metode Kerja, Metode ini berkaitan dengan standar dari cara kerja
yang mesti dilakukan oleh para pegawai. Dengan tujuan agar dapat
bekerja secara efektif dan juga efisien. Serta berguna untuk menjaga
keselamatan dan kesehatan para karyawan. Metode kerja mencakup
pengetahuan dasar K3. Tentang bagaimana cara mengoperasikan
mesin. Apa saja pakaian dan alat pelindung diri yang harus dikenakan
selama bekerja. Serta pengetahuan tentang apa yang harus dilakukan
saat terjadi kondisi darurat. Semuanya harus dilaksanakan sesuai
standar.
Setiap perusahaan di berbagai jenis sektor yang
mempekerjakan pegawai sedikitnya 100 orang, wajib menerapkan K3.
Semua ketentuan, persyaratan dan cara penerapan sudah diatur oleh
undang-undang. Setiap jenis industri memiliki Norma, Standar,
Pedoman, dan Kriteria (NPSK) yang sudah disesuaikan. Proses
penerapan K3 di tempat kerja bisa menghabiskan waktu yang cukup
panjang. Namun perusahaan Anda tidak harus melakukannya sendiri.
Anda dapat menggunakan jasa dari lembaga sertifikasi untuk
melakukan audit dan pembinaan.
IV. Sasaran K3
a) Menjamin keselamatan pekerja dan orang lain
b) Menjamin keamanan peralatan yang digunakan
c) Menjamin proses produksi yang aman dan lancar
IV. Norma K3
Norma yang harus dipahami dalam K3:
a) Aturan berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan kerja
b) Diterapkan untuk melindungi tenaga kerja
c) Resiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja
V. Dasar Hukum K3
K3 ditentukan berdasarkan Undang-Undang dan Peraturan Menteri Tenaga
Kerja:
a) UU No.1 tahun 1970
VI. Jenis Bahaya Dalam K3
a) Bahaya Jenis Proyek/Pekerjaan
i. Bahaya akibat pencahayaan atau penerangan yang kurang
menyebabkan kerusakan penglihatan.
ii. Bahaya dari pengangkutan barang serta penggunaan peralatan
yang kurang lengkap dan aman yang mengakibatkan cedera
pada pekerja dan orang lain.
VII. Istilah Bahaya dalam Lingkungan Kerja
a) Incident adalah munculnya kejadian bahaya yang dapat atau telah
mengadakan kontak dengan sumber energi yang melebihi ambang
batas normal.
b) Accident adalah kejadian bahaya yang disertai adanya korban dan/atau
kerugian baik manusia maupun benda.
VIII. Standar Keselamatan Kerja
Standar keselamatan kerja merupakan pengamanan sebagai tindakan
keselamatan kerja seperti:
a) Perlindungan badan yang meliputi seluruh badan
b) Perlindungan mesin
c) Pengamanan listrik yang harus dicek secara berkala
d) Pengamanan ruangan, meliputi sistem alarm, alat pemadam kebakaran,
penerangan yang cukup, ventilasi yang baik dan jalur evakuasi khusus
yang memadai
IX. Alat Pelindung Diri (APD)
APD merupakan perlengkapan wajib yang digunakan saat bekerja sesuai
bahaya dan resiko kerja untuk menjaga keselamatan pekerja dan orang
disekitarnya. Alat pelindung diri meliputi:

a) Alat Pelindung Kepala,


i. helm pelindung untuk melindungi kepala dari benda-benda
yang dapat melukai kepala.
ii. kacamata pengamanan untuk melindungi mata dari paparan
partikel yang melayang di udara, percikan benda kecil, benda
panas ataupun uap panas.
iii. Penutup telinga untuk melindungi dari kebisingan ataupun
tekanan.
iv. Masker yang berfungsi sebagai alat pelindung pernafasan saat
berada di area yang kualitas udaranya tidak baik.
v. Pelindung wajah untuk melindungi wajah dari paparan bahan
kimia, percikan benda kecil, benda panas ataupun uap panas,
benturan atau pukulan benda keras dan tajam.
b) Alat Pelindung Tubuh
i. Apron atau celemek untuk melindungi tubuh dari percikan
bahan kimia dan suhu panas.
ii. Rompi keselamatan kerja yang bertujuan untuk mencegah
terjadinya kontak atau kecelakaan.
iii. Alat pelindung tubuh untuk melindungi dari hal-hal yang
membahayakan saat bekerja, mengurangi resiko terluka dan
juga digunakan sebagai identitas pekerja.
c) Alat Pelindung Anggota Tubuh
i. Safety Gloves atau sarung tangan yang berfungsi melindungi
jari-jari dan tangan dari api, suhu panas, suhu dingin, radiasi,
bahan kimia, arus listrik, bahan kimia, benturan, pukulan, dan
goresan benda tajam.
ii. Safety Belt atau sabuk pengaman yang dipakai saat
menggunakan alat transportasi serta untuk membatasi ruang
gerak pekerja agar tidak terjatuh.
iii. Safety Boot/Shoes adalah sepatu boot atau sepatu pelindung
untuk melindungi kaki dari benturan, tertimpa benda berat,
tertusuk benda tajam, terkena cairan panas atau dingin, uap
panas, bahan kimia berbahaya ataupun permukaan licin.

Makassar …. Maret 2024

Mengetahui

Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran


………….

………………. ……………….
NIP :…………. NIP :………….

Anda mungkin juga menyukai