KELOMPOK TANI
“ NEGLASARI”
Kp. Negla, Desa Banyuresmi, Kecamatan Banyuresi, Kabupaten Garut
Nomor : 02/KTN/XI/2024 Kepada
Lampiran : 1 (satu) Berkas Proposal Yth
Perihal : Permohonan Bantuan Program Menteri Pertanian RI
Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier Cq Dirjen Prasarana dan Sarana
( RJIT ) Pertanian ( PSP )
Di
Tempat
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera kami sampaikaan, Semoga Allah SWT senantiasa memberikan Rahmat dan
Karunia-Nya Kepada kita sekalian dalam menjalankan rutinitas keseharian.
Sehubungan dengan adanya Program Pemerintah berupa Program Rehabilitasi Jaringan
Irigasi Tersier (RJIT), maka kami atas nama Kelompok Tani “NEGLASARI” bermaksud untuk
mendukung program tersebut dalam bentuk pembuatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier di
sekitar Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Rencana Anggaran Biaya terlampir.
Demikian permohonann ini kami sampaikan, besar harapan dari Kami agar Bapak dapat
mengabulkan permohonan Kami,. Atas perhatian dan kerjasamanya kai haturkan terima kasih.
Garut, 28 September 2023
Hormat Kami
Ketua Kelompok Sekretaris Kelompok
[Link] Kamsur Wawan Ridwan, [Link]
Tembusan disampaikan Kepada :
1. Yth. Bupati Kab. Garut
2. Yth. Kepala BAPEDA [Link]
[Link] Distrik Militer Garut
3. Arsip
LEMBAR PENGESAHAN
MENGETAHUI:
KEPALA DESA BANYURESMI KOMANDAN KODIM GARUT
( ) ( )
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Usaha di bidang pertanian (tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan)
merupakan kegiatan yang prospektif untuk dikembangkan mengingat potensi sumber daya alam,
sumber daya manusia, ketersediaan teknologi serta potensi serapan pasar di dalam negeri dan
pasar internasional yang terus meningkat.
Usaha di bidang pertanian tersebut masih mempunyai berbagai kendala antara lain yaitu
keterbatasan penggunaan sarana produksi, alat dan mesin pertanian, dimana antara lain
disebabkan kurang memadainya sarana Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier. Disamping itu
Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier mutlak diperlukan dalam pengangkutan hasil pertanian yang
mempunyai sifat mudah rusak yang harus ditangani secara baik dan benar sehingga penurunan
mutu dan kehilangan hasil dapat dihindari. Oleh karena itu perlu adanya penyediaan prasarana
Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier yang memadai.
Menurunnya daya dukung lingkungan akibat bencana alam banjir, terbatasnya peran
serta masyarakat dalam operasional dan pemeliharaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier,
memaksa kita lebih arif dan bijak dalam mengembangkan mendayagunakan dan menjaga fungsi
sumber daya termasuk Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier baik dari aspek pengelolaan, supplay
maupun kepatuhan hukum tanpa mengesampingkan sasaran produktivitas dan output.
Keberhasilan pencapaian swasembada beras di Indonesia pada tahun 1984 yang juga
tidak terlepas dari peran pembangunan dan pengembangan sarana prasarana Rehabilitasi
Jaringan Irigasi Tersier baik secara ektensif maupun intensif yang telah dilakukan pembangunan
Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier melalui berbagai macam kegiatan (proyek).
Pada umumnya jaringan irigasi masih belum memadai sehingga belum dapat
dimanfaatkan secara optimal. Demikian pula kondisi Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier di
wilayah Kelompok Tani “Neglasari” Desa Banyuresmi Kecamatan Banyuresmi Kabupaten
Garut. Oleh karena itu perlu pengembangan dengan pengertian sebagai pembangunan baru,
peningkatan kapasitas atau juga diperlukan pemeliharaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier
agar memenuhi standar teknis sehingga dapat dilalui kendaraan untuk mengangkut hasil
pertanian dan alat mesin pertanian yang diperlukan.
Namun mengingat keterbatasan dana yang dimiliki, sehingga diperlukan dukungan dari
Pemerintah Kabupaten Garut dalam pengembangan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT)
yang ada khususnya di wilayah kelompok tani “Neglasari” Desa Banyuresmi Kecamatan
Banyuresmi Kabupaten Garut.
B. Tujuan, Sasaran dan Manfaat
1. Tujuan
1) Meningkatkan kinerja fungsi layanan pengangkutan produksi.
2) Meningkatkan tingkat efisiensi dan efektifitas dalam pengangkutan produksi usaha
tani.
3) Membangun mentalitas pengguna Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier untuk ikut
merasa memiliki.
2. Sasaran
1) Mengembangkan/memperbaiki infrastruktur Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier
untuk mendukung program pertanian pada lahan usaha tani.
2) Mengembangkan/memperbaiki fasilitas Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier.
3) Melakukan pembinaan pelaksanaan kegiatan pengembangan Rehabilitasi Jaringan
Irigasi Tersier.
3. Manfaat
1) Meningkatkan produktivitas, pendapatan petani dan buruh tani, yang selama ini telah
menurun pendapatannya dari sektor pertanian.
2) Berjalannya kembali pembangunan sektor pertanian, sehingga petani dan atau
masyarakat bangkit semangat untuk membangun ekonominya lewat berusahatani atau
bidang pertanian.
3) Terlaksananya pengembangan teknologi budidaya tanaman/usahatani.
BAB II
IDENTIFIKASI KELOMPOK PELAKSANA KEGIATAN
1. Nama Kelompok Tani : NEGLASARI
2. Alamat Kelompok Tani
a. Desa : Banyuresmi
b. Kecamatan : Banyuresmi
c. Kabupaten : Garut
d. Provinsi : Jawa Barat
3. Susunana Pengurus
a. Pelindung : Kepala Desa Banyuresmi
b. Ketua : Sumardin
c. Sekertaris : Indra Mulyawan
d. Bendahara : Pidirman
4. Bidang Usaha : Usaha tani padi sawah, palawija, hortikultura, peternakan, perikanan.
BAB III
PELAKSANAAN
1. Kegiatan Pelaksanaan Pengembangan RJIT yaitu Desa Banyuresmi Kecamatan Banyuresmi
Kabupaten Garut
2. Waktu pelaksanaan pengembangan RJIT direncanakan pada bulan April 2024 sampai dengan
bulan Juni 2024.
3. Pembiayaan untuk pelaksanaan kegiatan pengembangan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier
TA. 2024 Kelompok Tani “Neglasari” Desa Banyuresmi Kecamatan Banyuresmi Kabupaten
Garut selain swadaya masyarakat tani / kelompok tani/ desa, dimohonkan pada bantuan
APBN Melalui Kementrian Pertanian RI.
BAB IV
PENUTUP
Jalan merupakan sarana yang dapat menentukan proses produksi. Demikian pula dalam
usaha tani, dengan berfungsinya Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier dapat menurunkan biaya
produksi pertanian. Dengan adanya pengembangan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT)
diharapkan dapat mempelancar usaha di bidang pertanian yang selanRJITnya diharapkan
produksi pertanian di kelompok tani “Neglasari” khususnya Desa Banyuresmi Kecamatan
Banyuresmi.
Oleh karenanya untuk mewujudkannya perlu adanya bantuan dari berbagai pihak
terutama Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pertanian Kabupaten Garut dengan adanya
pengembangan RJIT di wilayah Kelompok Tani “Neglasari” Desa Banyuresmi Kecamatan
Banyuresmi Kabupaten Garut.
Garut 28 September 2023
Ketua Kelompok
( )
BAB V
KELOMPOK TANI
“NEGLASARI”
[Link] Ds. Banyuresmi Kec. Banyuresmi Kab. Garut
SUSUNAN PENGURUS
Ketua : [Link] Kamsur
Wakil ketua : Imas Juariah
Sekretaris : Atin
Bendahara : Sahidin
Anggota : 1. Bahru
2. Muhtar
3. [Link]
4. Zaenal Mutaqin
5. Ridwan Asyikin
6. Jejen
7. Syaripudin
8. Ate Juhang
9. Ipin
10. Unan
BAB VI
RENCANA ANGGARAN BIAYA
N URAIAN SATUA VOL SUMBER JUMLAH BIAYA
O N DANA (Rp)
APBN
Harga
Satuan
1 2 3 4 5
1 Pembelian bahan material
Pasir beton M3 60 375.000 22.500.000
Split 2/3 M3 60 400.000 24.000.000
Batu M3 80 375.000 30.000.000
Semen PC 50 kg Zak 200 70.000 14.000.000
Paku Kg 8 25.000 200.000
Cangkul Buah 4 70.000 280.000
Ember cor kecil Buah 20 15.000 300.000
Ember cor besar Buah 20 20.000 400.000
Benang Buah 5 10.000 50.000
Besi 12 Btg 200 130.000 26.000.000
Besi 8 btg 150 80.000 12.000.000
Kawat cor kg 50 30.000 1.500.000
Sub Total I 131.230.000
II Administrasi dan pelaporan
ATK Paket 1,0 200.000 200.000
Papan nama kegiatan Paket 1,0 200.000 200.000
Laporan Paket 1,0 400.000 400.000
Foto/dokumentasi Paket 1,0 200.000 200.000
Sub Total II 1.000.000
III Hok
Tukang Hari 240 75.000 18.000.000
Kenek Hari 480 45.000 21.600.000
Mandor Hari 120 90.000 10.800.00
Sub total III 50.400.000
TOTAL 182.630.000
BAB VII
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SEKITAR HUTAN LAHAN KRITIS MELALUI
PROGRAM REHABILITASI JARINGAN IRIGASI TERSIER (RJIT) 2010
KELOMPOK TANI HUTAN “NEGLASARI”
NAMA LEMBAGA Kelompok “NEGLASARI”
VISI 1. Mewujudkan Kesadaran masyarakat untuk menjaga
dan mengelola kelestarian lingkungan
2. Menigkatkan kualitas sumber daya manusia dan
memperbaiki pola – pola pengelolaaan lahan yang
ktitis
PROGRAM Menciptakan pertumbuhan Ekonomo kerakyatan dan
Perdesaan
METODE Kelompok
SASARAN Anggota Kelompok dan masyarakat sekitar wilayah
Kecamtan Banyuresmi
TARGET 1. Terwujudnya kesadaran masyarakat untuk menjaga
dan mengelola lingkungan.
2. Meningkatnya kualitas sumber Daya Manusia di
daerah Banyuresmi
TOTAL ANGGARAN Rp. 182.630.000.- (Seratus delapan puluh dua RJITa enam
ratus tiga puluh ribu Rupiah)
SUMBER DANA APBN DIRTJEN PSP Kementan RI 2024
OBJEK PROGRAM Modal Stimulan
BAB VIII
Lampiran 2. Susunan Kepengurusan
SUSUNAN KEPENGURUSAN
KELOMPOK TANI NEGLASARI
E. MOCH. KAMSUR
KETUA
IMAS SDFAS
SEKRETARIS BENDAHARA
SUB KELOMPOK SUB KELOMPOK SUB KELOMPOK
ANGGOTA KELOMPOK