0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan15 halaman

Fungsi Labu Alas Datar dalam Laboratorium

Alat-alat laboratorium kimia meliputi tabung reaksi, labu erlenmeyer, pipet, buret, dan gelas ukur untuk mereaksi dan mengukur zat kimia. Peralatan lain seperti autoklaf dan inkubator digunakan untuk sterilisasi dan mengatur suhu. Semua peralatan ini memiliki fungsi penting dalam eksperimen kimia untuk mendapatkan hasil yang akurat.

Diunggah oleh

Vandy12
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan15 halaman

Fungsi Labu Alas Datar dalam Laboratorium

Alat-alat laboratorium kimia meliputi tabung reaksi, labu erlenmeyer, pipet, buret, dan gelas ukur untuk mereaksi dan mengukur zat kimia. Peralatan lain seperti autoklaf dan inkubator digunakan untuk sterilisasi dan mengatur suhu. Semua peralatan ini memiliki fungsi penting dalam eksperimen kimia untuk mendapatkan hasil yang akurat.

Diunggah oleh

Vandy12
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Tugas Kliping

“Alat-Alat Laboratorium Kimia, Fungsi dan Gambar”

Nama : Halima Tussadian


Kelas : X-MIA
Alat-alat Laboratorium Kimia, Fungsi dan Gambar
Peralatan yang ada di laboratorium memiliki fungsinya masing-masing. Demi
keselamatan kerja, eksperimen harus dilakukan dengan peralatan yang tepat. Berikut
penjelasan mengenai peralatan laboratorium beserta gambarnya.
Tabung Reaksi :

Terbuat dari gelas atau kayu dan dapat dipanaskan untuk mereaksikan zat.
Penjepit Tabung Reaksi :

Digunakan untuk menjepit tabung reaksi ketika suatu bahan dipanaskan.


Rak Tabung Reaksi :
Digunakan untuk menahan posisi tabung reaksi dan terbuat dari kayu maupun plastic

Labu Alas Bulat :

Wadah gelas yang berbentuk bulat di bagian dasar dan leher silinder untuk
memanaskan cairan.
Labu Alas Datar :

Wadah gelas yang berbentuk bulat dengan alas datar dan leher silinder untuk
mencampur dan menyimpan bahan kimia berbentuk cairan
Labu Erlenmeyer :
Sebagai wadah untuk mencampur atau menyimpan bahan kimia berbentuk cairan, juga
untuk memanaskan larutan.

Gelas Piala :

Digunakan sebagai wadah larutan untuk memanaskan larutan


Pipa Gelas :

Sebuah tabung dengan diameter 3 mm yang terbuka pada kedua sisi, pada umumnya
digunakan untuk membuat sambungan.
Corong :
Untuk menuangkan cairan dari satu tempat ke yang lain tanpa tumpah
Cawan Porselen :

Terbuat dari porselen untuk menguapkan larutan dengan pemanasan.

Pinterest Pipet :

Digunakan untuk mengukur dan memindahkan cairan yang terukur ke wadah lainnya.
Buret :

Tabung panjang dengan stopcock atau keran di bagian bawah dan berfungsi untuk
menuangkan cairan dengan jumlah tertentu.
Gelas Ukur :
Sebagai pengukur cairan dengan jumlah tertentu yang akan dituangkan ke wadah
lainnya.
Statif :

Digunakan untuk menahan alat gelas berupa labu alas bulat atau tabung reaksi pada
posisi tertentu.
Kaki Tiga :

Sebuah penyangga dengan 3 kaki untuk menyokong alat gelas ketika dipanaskan.
Kawat Kasa :
Jaring kawat besi dengan kasa tipis untuk mendistribusikan panas sehingga merata dan
mencegah terjadinya retakan karena pemanasan langsung pada alat gelas.
Alu dan Mortar :

Padatan ditaruh pada mortar dan ditumbuk pelan menggunakan alu sampai halus dan
menjadi bubuk.

Pembakar Bunsen :

Sebagai pengganti lampu spirtus untuk melakukan pemanasan.


Lampu Spirtus :
Wadah silinder beralas datar dengan sumbu di tengah sampai ke atasnya yang berisi
campuran etanol dan methanol. Digunakan untuk memanaskan bahan kimia

Autoklaf :

Untuk proses sterilisasi alat dan bahan


Neraca Digital :

Untuk menimbang bahan.


Kompor Listrik :

Sebagai alat pemanas.


Mikroskop :
Untuk mengamati benda yang berukuran sangat kecil.
Kaca Preparat :

Untuk meletakkan benda atau preparat yang akan diamati dengan menggunakan
mikroskop
Kaca Penutup:

Untuk menutup objek yang telah diletakkan di atas kaca preparat.


Lemari Asam:

Sebagai tempat menggunakan atau melakukan reaksi kimia yang menghasilkan gas,
uap, atau kabut.
Petri dish:

Sebagai wadah untuk media dalam menumbuhkan mikroba.


Kaca Arloji:

Sebagai wadah untuk bahan kimia berbentuk serbuk atau kristal ketika akan ditimbang.
Batang Pengaduk Kaca:

Untuk mengaduk bahan kimia atau larutan yang direaksikan.


Pipet Tetes:

Untuk mengambil larutan dalam volume sedikit.


Termometer:

Untuk mengukur suhu.


Respirometer:

Untuk mengukur laju respirasi.


Plat Tetes:

Untuk mereaksikan bahan kimia dalam jumlah yang sangat sedikit.


Pinset:

Untuk memindahkan objek pengamatan ke tempat yang lain.


Spatula:

Untuk mengambil bahan kimia berbentuk serbuk.


Jarum Ose:

Untuk memindahkan koloni mikroba ke media yang baru.


Botol Aquades:

Untuk menyimpan dan menuangkan aquades dengan cara memencet.


Scalpel:

Untuk memotong objek pengamatan.


Kancing Genetika:

Untuk menyelidiki kemungkinan kombinasi gen dan prinsip genetik.

Lemari Asam Insektarium:


Untuk memelihara koleksi insecta.
Lup:

Untuk memperbesar dan memperjelas objek yang diamati.


Batang L:

Berbentuk seperti huruf L dan sering disebut sebagai spreader, digunakan pada teknik
isolasi Mikroba yang Spread late atau Cawan sebar.
Inkubator:

Alat laboratorium berbentuk kubus yang dapat mengkondisikan/mengatur kelembabab


dan suhu secara tepat dan konsisten.
Desikator:
Wadah yang terbuat dari bahan gelas yang kedap udara dan mengandung desikan yang
berguna untuk menghilangkan kadar air dari suatu bahan.
Laminar Air Flow:

Untuk tempat bekerja secara aseptis karena mempunyai pola pengaturan dan
penyaringan aliran udara steril.
Kawat Nikrom:

Untuk mengidentifikasi zat dengan cara uji nyala.


Academia Vortex:
Untuk mencampur cairan atau larutan dalam tabung reaksi.
Melting Point:

Alat untuk menguji titik leleh, dimana uji titik leleh digunakan sebagai suatu parameter
untuk menentukan kemurnian suatu senyawa.

Itulah beberapa daftar alat laboratorium beserta fungsi dan gambarnya.

Anda mungkin juga menyukai