0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
101 tayangan1 halaman

Rumus Polinomial Kelas 11

Dokumen tersebut membahas rumus-rumus matematika terkait polinomial dan akar-akar persamaan. Di antaranya adalah rumus hasil bagi dan sisa pembagian polinomial, hubungan antara derajat polinomial hasil bagi dan sisa dengan pembagi, rumus untuk menentukan jumlah dan kali akar-akar persamaan kuadrat dan kubik, serta rumus untuk menentukan hasil kali akar-akar persamaan kuadrat dan kubik.

Diunggah oleh

Daturudin Daturudin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
101 tayangan1 halaman

Rumus Polinomial Kelas 11

Dokumen tersebut membahas rumus-rumus matematika terkait polinomial dan akar-akar persamaan. Di antaranya adalah rumus hasil bagi dan sisa pembagian polinomial, hubungan antara derajat polinomial hasil bagi dan sisa dengan pembagi, rumus untuk menentukan jumlah dan kali akar-akar persamaan kuadrat dan kubik, serta rumus untuk menentukan hasil kali akar-akar persamaan kuadrat dan kubik.

Diunggah oleh

Daturudin Daturudin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RUMUS MATEMATIKA

Polinomial

F ( x)  P( x)  H ( x)  S ( x)
F (x)  yang dibagi
P(x)  pembagi
H (x)  hasil bagi
S (x)  sisa
Jika P(x) adalah faktor, maka S ( x)  0
Derajat F (x)  pangkat tertinggi F (x)
Derajat H (x)  derajat F (x)  derajat P(x)
Derajat S (x)  derajat P( x)  1

* Sebuah polinomial dibagi dengan polinomial berderajat 2(ax 2  bx  c)


Contoh=
Tentukan hasil bagi dan sisa pada pembagian x 4  3x 2  x  4 oleh ( x 2  2 x  3)
cara I
P( X )  x 2  2 x  3  ( x  3)( x  1).
3 1 0 -3 1 -4
3 9 18 57
-1 1 3 6 19 53
-1 -2 -4
1 2 4 15

Hasil bagi H ( X )  x 2  2 x  4
sisa S ( X )  P1  S 2 ( x)  Si ( x)

S ( X )  ( x  3)  15  53
 15 x  45  53
 15 x  8

cara II
P( X )  x 2  2 x  3(a  1, b  2, c  3)
c 1 0 -3 1 -4
3
a
3 6 12
b
2
a 2 4 8
1 2 4 15 8

Hasil bagi  x 2  2 x  4
sisa S ( X )  15x  8
catatan: cara ini hanya bisa digunakan jika P(X ) bisa difaktorkan.

* Jika ax 2  bx  c  0 mempunyai akar akar x1 dan x2 , maka


x1  x2  b
a

x1 x 2  c
a

* Jika ax 2  bx 2  cx  d  0 mempunyai akar akar x1 , x2 dan x3 , maka


x1  x2  x3   ba
x1  x2  x1  x3  x2  x3  c
a

x1  x2  x3   da

* Jika ax 4  bx 3  cx 2  dx  e  0 mempunyai akar akar x1 , x2 , x3 dan x4 , maka =


x1 + x2 + x3 + x4 =  ba
x1 . x2 + x1 . x3 + x1 . x4 + x2 . x3 + x2 . x4 + x3 . x4 = ac
x1 . x2 x3 + x1 . x2 . x4 + x1 . x3 x4 + x2 . x3 . x4 = ad
e
x1 . x2 x3 . x4 = a
Inti Edukasi Pratama

Anda mungkin juga menyukai