TUGAS PRAKTIKUM PEMROGRAMAN III
Nama : M. Abie Rafdi Fauzy
NPM : 20221310098
Kelas : A2
Prodi : Teknik Informatika
Android Studio adalah sebuah Integrated Development Environment (IDE) resmi
yang khusus dirancang untuk pengembangan aplikasi Android. Tools ini merupakan hasil
kolaborasi Google dan Jetbrains yang kemudian dikembangkan dari IntelliJ IDEA, sebuah
IDE buatan Jetbrains yang juga menghasilkan aplikasi seperti PHPStorm dan PyCharm.
Di tengah kompleksitas pengembangan aplikasi yang terus berkembang, Android
Studio mampu menjawab kebutuhan para pengembang. Mendukung penuh bahasa Kotlin,
dilengkapi emulator bawaan, dan berbagai alat pengembangan canggih, Android Studio
memberikan lingkungan yang optimal untuk menciptakan aplikasi Android yang inovatif dan
responsive.
Struktur Project Android Studio
1. Manifest (app/manifest/[Link] )
Folder pertama manifest yang berisikan file [Link], file ini berisikan
komponen dari aplikasi seperti activity, services, user permission, content provider, dan lain-
lain.
Jika kita membuat sebuah activity baru, pastikan nama activity tersebut sudah berada
didalam bagian xml ini. serta jika aplikasi kalian membutuhkan koneksi Internet , kalian
harus mengisi User Permission di file ini. Mengganti judul ,icon ,gaya theme ,serta membuat
Splashcreen dll.
manifest
Manifest berisi nama package di Activity class [Link] merupakan element root di
file [Link].
application
Application merupakan sub element dari manifest. Disini berisi tempat pendeklarasian
tentang Aplikasi kalian ,seperti icon ,judul aplikasi ,gaya theme.
1. android:allowBackup : untuk mengizinkan aplikasi untuk merestore infrastructure
2. android:icon : pendeklarasian icon launcher semua komponen Aplikasi.
3. android:label : pendeklarasian nama judul semua komponen Aplikasi.
4. android:theme : pendeklarasian tema semua komponen Aplikasi.
activity
Activity disini merupakan sub element dari application , yang berisi tempat meregistrasi
Activity-Activity baru.
android:name : mendeklarasikan nama dari class Activity.a
2. Java (app/packagename/[Link])
folder kedua yaitu java yang berisikan file-file yang yang berisi perintah-perintah yang
berektensikan java, dan didalamnya juga ada file class activity java yang ada dalam aplikasi.
3. res
Folder ini berisi drawable, layout, mipmap dan values. Drawable berisikan kumpulan
gambara yang akan kita gunakan dalam aplikasi. Layout merupakan tempat dimana file
desain layout aplikasi ini berada. Mipmap berisikan icon yang akan kita gunakan pada
aplikasi, dan values yaitu tempat untuk menyimpan file seperti colors(deklarasi warna yang
akan kita gunakan), string (berisi deklarasi data berupa teks yang akan kita gunakan untuk
komponen aplikasi), dan styles (berisi resource tentang tema seperti nama toolbar).
4. Gradle
Merupakan build tool yang digunakan untuk menjalankan aplikasi android studio. Pada
file [Link] digunakan untuk identifikasi versi OS, SDK, dan library yang akan kita
gunakan dalam membangun aplikasi,
Kelebihan dan Kekurangan Android Studio
Kelebihan
Android Studio memiliki beberapa kelebihan di antaranya seperti proses pengkodean dan
emulator yang cepat, menyediakan dukungan firebase, dan masih banyak lagi.
Pengkodean yang lebih cepat:
Memungkinkan pengembang membuat kode lebih cepat dengan fitur seperti rendering
langsung.
Emulator cepat:
Emulator baru di Android Studio 3.0 sangat cepat, mampu memuat aplikasi dalam
waktu kurang dari 6 detik.
Dukungan penuh untuk pengujian:
Android Studio menyediakan dukungan penuh untuk pengujian aplikasi pada berbagai
perangkat, sehingga meningkatkan efisiensi pengujian
Dukungan firebase dan cloud:
Terintegrasi dengan Firebase dan cloud messaging, memudahkan tambahan
pemberitahuan push dan fitur lainnya.
Kaya akan fitur:
Menyediakan fitur lengkap termasuk analisis keamanan, penganalisis APK, Vector
Asset Studio, dan editor terjemahan.
Kolaboratif:
Memfasilitasi kolaborasi tim dengan tools berbagi dan mengakses cuplikan kode yang
mudah.
Dukungan penuh aplikasi Android:
Dirancang khusus untuk mengembangkan aplikasi Android, sehingga menyediakan
semua alat yang diperlukan.
Tersedia template proyek:
Memberikan opsi templat proyek yang membantu menghemat waktu dan memandu
pengembang melalui tahap awal proyek.
Kekurangan
Meski menawarkan sejumlah kelebihan, Android Studio juga memiliki beberapa kekurangan
seperti persyaratan hardware yang cukup tinggi, memakan banyak RAM, dan beberapa
kekurangan lain.
Persyaratan hardware yang tinggi:
Android Studio membutuhkan banyak RAM dan daya CPU untuk berjalan dengan
baik, hal ini menjadi tantangan bagi pengembang dengan anggaran terbatas atau
komputer dengan spesifikasi yang kurang mumpuni.
Keterlambatan sistem:
Beberapa pengembang mengeluhkan kelambatan sistem di Android Studio, yang
dapat menyebabkan kejadian dan memperlambat proses pengembangan.
Menggunakan banyak RAM:
Android Studio menggunakan banyak RAM, sehingga menjadi kendala bagi
pengembang yang memiliki jumlah RAM terbatas.
Instalasi lambat:
Proses instalasi Android Studio tidak terlalu cepat, hal ini sedikit menyulitkan
pengembang yang ingin memulai dengan cepat.