Etika dan Tata Cara Pelaksanaan Seminar
1. Etika dalam Seminar
Seminar ilmiah merupakan forum akademik yang mempertemukan para pakar,
peneliti, dan peminat untuk bertukar gagasan dan hasil penelitian dalam suatu bidang
ilmu tertentu. Keberhasilan seminar ilmiah tidak hanya diukur dari kualitas materi
yang dipresentasikan, tetapi juga dari terjaganya etika oleh semua pihak yang terlibat.
Berikut etika dalam seminar:
a. Etika Peserta:
1. Menjaga Ketepatan Waktu: Datang tepat waktu saat registrasi, pembukaan,
sesi presentasi, dan sesi tanya jawab.
2. Menghormati Pembicara: Mendengarkan dengan seksama saat presentasi
berlangsung, tidak memotong pembicaraan, dan tidak menggunakan perangkat
elektronik yang mengganggu.
3. Mengajukan Pertanyaan yang Relevan: Pertanyaan yang diajukan harus
berkaitan dengan materi presentasi dan tidak bersifat menyerang pribadi.
4. Menjaga Keaslian Gagasan: Menghormati hak cipta dan tidak menjiplak karya
orang lain dalam sesi tanya jawab maupun diskusi.
b. Etika Pembicara:
1. Menyampaikan Materi yang Jelas dan Akurat: Materi presentasi harus
terstruktur dengan baik, mudah dipahami, dan didukung oleh data dan fakta
yang akurat.
2. Menghormati Waktu Presentasi: Mematuhi batas waktu yang ditentukan dan
tidak melebihi alokasi waktu yang diberikan.
3. Menjawab Pertanyaan dengan Sopan: Menjawab pertanyaan dari peserta
dengan sopan dan profesional, meskipun pertanyaan tersebut kritis atau tidak
terduga.
4. Menjaga Objektivitas: Hindari bias dan opini pribadi dalam penyampaian
materi, serta terbuka untuk menerima kritik dan saran dari peserta.
c. Etika Moderator:
1. Memimpin Seminar dengan Teratur: Memastikan jalannya seminar sesuai
agenda, mengatur waktu presentasi dan sesi tanya jawab dengan efektif.
2. Menjaga Ketertiban dan Kesopanan: Menegur dengan sopan peserta yang
melanggar etika, seperti berbicara saat presentasi berlangsung atau
menggunakan perangkat elektronik yang mengganggu.
3. Menyampaikan Pertanyaan dengan Netral: Menghindari pertanyaan yang
bersifat provokatif atau mengarahkan jawaban pembicara.
4. Menjaga Objektivitas: Memberikan kesempatan yang sama kepada semua
peserta untuk bertanya dan tidak memihak kepada pembicara tertentu.
d. Etika Panitia
1. Mempersiapkan Seminar dengan Matang: Menyusun agenda seminar yang
terstruktur, menyediakan fasilitas yang memadai, dan memastikan kelancaran
acara.
2. Menjaga Kejujuran dan Transparansi: Menerima dan memproses abstrak dan
makalah dengan objektif, serta mengumumkan hasil seleksi dengan
transparan.
3. Menyediakan Akses yang Adil: Memberikan kesempatan yang sama kepada
semua peserta untuk mempresentasikan hasil penelitiannya.
4. Menjaga Kerahasiaan: Menghormati privasi peserta dan tidak menyebarkan
informasi pribadi tanpa persetujuan
2. Tata Cara Pelaksanaan Seminar
a. Bahan Untuk Seminar
Bahan untuk seminar berupa:
1. Topik Seminar (sesuai penugasan kelompok)
2. Bahan tayang berupa power point , dan narasi topik seminar yang akan
menjadi bahan untuk diskusi
3. Foto copy bahan tayang untuk dibagikan kepada peserta seminar
b. Pembagian Kelompok
Peserta dibagi dalam kelompok-kelompok sesuai dengan kelompok pelaksanaan
dengan susunan:
1. Moderator
2. Penyaji
3. Notulis
4. Narasumber
5. Editor
Tugas masing-masing adalah:
1. Moderator adalah yang memimpin jalannya pelaksanaan kegiatan seminar
dari awal sampai akhir diskusi setiap kelompok. Moderator berasal dari
kelompok lainnya.
2. Penyaji materi adalah yang bertugas untuk menyampaikan materi yang
akan disampaikan.
3. Notulis adalah yang bertugas untuk mencatat semua proses diskusi selama
presentasi kelompok dalam seminar, kemudian membantu pimpinan
sidang untuk menyimpulkan hasil seminar.
4. Narasumber kelompok adalah orang yang memberikan masukan masukan
selama proses seminar, terutama terkait dengan data dan informasi yang
telah diperoleh pada saat kunjungan lapangan.
5. Editor adalah orang yang melakukan tugas teknis berupa perbaikan dan
pemeriksaan laporan sesuai kaidah yang berlaku. Pekerjaan editing ini juga
meliputi kesalahan penulisan (data/fakta), kesalahan bahasa (ejaan, tanda
baca, penawaran, dsb), dan konsistensi dalam penulisan
3. Pelaksanaan Seminar
Seminar dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh
Penyelenggara, pada ruang yang ditentukan lengkap dengan peralatan yang
diperlukan oleh peserta, penyaji dan lainnya.
Adapun tata cara melaksanakan seminar proposal yang dilakukan mahasiswa adalah
sebagai berikut:
1. Peserta seminar akan dipanggil untuk mempersentasikan proposal penelitiannya
sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan
2. Pelaksanaan seminar akan dipandu oleh moderaot yang mengatur jalannya
pelaksanaan seminar tersebut.
3. Moderator akan mempersilahkan kepada peserta seminar untuk mempersentasikan
proposal penelitiannya selama kurang lebih 10 menit.
4. Setelah peserta seminar mempersentasikan proposal penelitiannya maka
moderator akan memberikan kesempatan kepada audience untuk bertanya.
5. Untuk satu sesi audience hanya diperkenankan untuk mengajukan maksimal 3
pertanyaan yang dibagi dalam tiga sesi.
6. Sesi Tanya jawab diberikan waktu kurang lebih 15 menit.
7. Setelah sesi tanya jawab dengan audience selesai maka moderator memberikan
kesempatan kepada Dosen Penguji untuk memberikan pertanyaan, masukan, kritik
dan saran kepada calon peneliti.
8. Untuk sesi berikutnya moderator akan memberikan kesempatan kepada penguji II
untuk memberikan tanggapan masukan.
9. Moderator memberikan kesempatan kepada mahasiswa bimbingannya untuk
melakukan pembimbingan kembali untuk memperbaiki proposal penelitiannya
sesuai dengan tanggapan atau masukan baik dari audience maupun dari Dosen
Penguji.
10. Setelah itu moderator mengembalikan kepada penyaji memberikan tanggapan atas
masukan dari penguji I, penguji II, dan dosen pembimbing.
11. Kemudian medorator menutup kegiatan smeinar
DAFTAR RUJUKAN
Helsa, Y., & Arlis, S. (2020). Seminar ke SDAN (DALAM PENDIDIKAN TINGGI UNTUK
PENULISAN SKRIPSI DAN TESIS). Sleman: DEEPUBLISH.
Yuzal, I., & dkk. (2013). Panduan Praktis Seminar. Jakarta: Rajawali Press.