BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar belakang
SMK Bina Profesi Kota Bogor adalah suatu Lembaga Pendidikan
Kejuruan yang mempunyai tugas untuk dapat menghasilkan siswa-siswi
yang terampil dalam bidang bisnis dan manajemen, terutama dalam
bidang administrasi perkantoran, tangguh, berdedikasi tinggi serta mampu
berinteraksi dalam dunia [Link] mencapai tujuan yang mulia
tersebut, maka setiap siswa/siswi kami harus menguasai berbagai
kemampuan dan keterampilan dasar, serta harus memiliki wawasan ilmu
pengetahuan yang luas dalam Ilmu Bisnis dan Manajemen. Agar dapat
mencapai tujuan tersebut, maka salah satu cara adalah dengan
menerjunkan siswa/siswi kami langsung pada dunia kerja yang
sebenarnya. Praktik Kerja Industri (Prakerin) ini dilaksanakan untuk
menambah keterampilan dan pengetahuan siswa/siswi kami dalam setiap
Praktik dan menerapkan teori-teori yang telah penulis dapat pada objek
secara langsung.
Pengaturan pelaksanaan Praktik Kerja Industri (Prakerin) dilakukan
oleh sekolah dengan mempertimbangkan kesediaan lembaga atau dunia
kerja untuk dapat menerima siswa/siswi kami yang akan melaksanakan
Praktik Kerja Industri (Prakerin). Struktur Program Kurikulum, Kalender
Pendidikan pada Tahun Pelajaran tersebut akan disesuaikan dengan
situasi dan kondisi keadaan setempat.
Dengan diadakannya Praktik Kerja Industri (Prakerin) saat ini
sangatlah baik dan berguna bagi setiap siswa/siswi SMK Bina Profesi Kota
Bogor untuk mendapatkan suatu gambaran yang nyata di dalam menjajaki
dunia kerja dan menerapkan apa-apa yang telah didapatkan dari akademi
pada pekerjaan yang akan digeluti, sehingga bila mereka terjun ke dunia
kerja tidak mendapatkan kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan
lingkungan kerja dapat menerapkan keahlian profesi yang dimiliki.
Pada saat ini sekolah kami dituntut untuk dapat lebih memahami
teori yang didapat selama KBM di sekolah dengan mengenal dunia luar
atau dunia [Link] karena itu, dengan kurikulum yang diterapkan di
sekolah-sekolah pada umumnya dan terutama di SMK Bina Profesi Kota
Bogor pada [Link] akhir semester dua ini siswa SMK Bina
PERAN SEORANG PRAMUNIAGA DALAM MELAYANI CUSTOMER DI 1
NEW BOINK OUTLET FACTORY STORE BOGOR
Profesi Kota Bogor diwajibkan untuk mengikuti Prakerin (Praktik Kerja
Industri), dimana dengan adanya Praktik Kerja Industri (Prakerin), siswa
dapat memperoleh pengalaman kerja secara langsung. Pada akhir
kegiatan Prakerin, siswa harus mampumenuangkan keseluruhan kegiatan
selama Prakerin kedalam sebuah tulisan akhir yang tersusun rapi dalam
sebuah catatan yang disebut sebagai Laporan Prakerin.
Kegiatan Praktik Kerja Industri (Prakerin) ini juga merupakan salah
satu persyaratan di setiap Sekolah Menengah Kejuruan yang harus
dilakukan, seperti yang dilakukan oleh SMK Bina Profesi Kota Bogor, agar
semua siswa dapat membandingkan antara materi di sekolah dengan
dunia kerja.
1.2. Maksud, Tujuan dan Manfaat Prakerin
1.2.1. Maksud Pelaksanaan Prakerin
Praktik kerja industri atau di singkat prakerin adalah tugas yang
harus diselesaikan bagi setiap siswa/ siswi SMK agar siswa dapat
mengembangkan keterampilan yang sudah diberikan oleh sekolah dan bisa
di praktikan di tempat prakerin dan tujuannya adalah untuk:
1.2.2. Tujuan Prakerin
Tujuan prakerin atau PKL yang paling utama adalah meningkatkan
kompetensi siswa dalam melatih kemampuan dalam dunia kerja. Selain
itu, tujuan lainnya adalah wadah untuk meningkatkan kualitas siswa SMK
menurut jurusan masing-masing. Kegiatan ini ditujukan untuk
memantapkan kegiatan di dunia kerja sebelum memasuki dunia kerja yang
sesungguhnya. Berikut merupakan tujuan prakerin:
1. Tujuan prakerin bagi siswa yang pertama adalah diharapkan dapat
mengimplementasikan materi yang selama ini didapatkan di sekolah
sehingga dapat diterapkan dengan baik.
2. Tujuan prakerin bagi siswa yang kedua adalah dapat membentuk pola
pikir yang konstruktif pola pikir bagi siswa-siswi prakerin. Sehingga
dapat melihat peluang di masa depan.
3. Tujuan prakerin bagi siswa yang ketiga adalah Bisa melatih siswa
untuk berkomunikasi atau berinteraksi secara profesional di dunia kerja
yang sebenarnya. Sehingga tidak merasa takut atau canggung lagi
berkomunikasi secara profssional.
4. Tujuan prakerin bagi siswa yang keempat adalah dapat membentuk
etos kerja yang baik bagi siswa-siswi prakerin. Sehingga kedepannya
siswa dapat menjadi sosok lulusan dan berkualitas.
5. Tujuan prakerin bagi siswa yang kelima adalah bisa menambah dan
mengembangkan ilmu pengetahuan dasar yang dimiliki oleh siswa-
siswi prakerin sesuai bidang masing-masing;
PERAN SEORANG PRAMUNIAGA DALAM MELAYANI CUSTOMER DI 2
NEW BOINK OUTLET FACTORY STORE BOGOR
6. Tujuan prakerin bagi siswa yang keenam adalah dapat menambah
jenis keterampilan yang dimiliki oleh siswa agar dapat dikembangkan
dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
7. Tujuan prakerin bagi siswa yang ketujuh adalah bisa menjalin
kerjasama yang baik antara sekolah dengan dunia industri maupun
dunia usaha.
8. Memperkokoh Link and Match antara dunia pendidikan dengan dunia
kerja.
9. Meningkatakan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan-pelatihan
tenaga kerja yang berkualitas profesional.
10. Memberikan pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja
sebagai bagian proses pendidikan.
11. Membekali siswa dengan pengalaman-pengalaman yang sebenarnya
didalam dunia kerja, sebagai persiapan guna menyesuaikan diri
dengan dunia kerja dan masyarakat.
12. Siswa dapat meningkatkan rasa percaya dirinya, dalam memecahkan
berbagai masalah atau kesulitan yang ditemuinya.
13. Untuk merealisasikan pengetahuan yang didapat dari sekolah dengan
pekerjaan yang sebenarnya di perusahaan.
14. Memperluas pandangan dan wawasan siswa terhadap jenis-jenis
pekerjaan yang ada dibidang bersangkutan dan di tempat praktik
dengan segala persyaratan.
1.2.3. Manfaat Prakerin
Berikut ini merupakan beberapa manfaat prakerin
1. Menghasilkan tenaga kerja yang mempunyai keahlian professional,
diantaranya mempunyai pengetahuan, keterampilan dan semangat
kerja sesuai dengan tuntutan kerja.
2. Memperkuat hubungan sekolah dengan dunia atau dunia usaha.
3. Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja
yang berkualitas.
4. Memberi pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja
sebagai bagian dari proses pendidikan.
5. Menyiapkan sumberdaya manusia yang berkualitas sesuai tuntutan
zaman di era teknologi informasi dan komunikasi.
1.3. Tujuan Pembuatan Laporan
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Mendapatkan Sertifikat
Praktik Kerja Industri (Prakerin) dan Mengikuti Uji Kompetensi Keahlian
(UKK) SMK Bina Profesi Kota Bogor Tahun Pelajaran. 2023/2024.
1.4. Waktu Pelaksanaan Prakerin
Pelaksanaan Praktik Kerja Industri (Prakerin) ini dilaksanakan
selama 3 (tiga) bulan, terhitung dari:
Tanggal : 20 Agustus s.d. 20 November 2023
Bertempat di : New Boink Outlet Bogor
Jl. Ahmad Yani Blok Pr 1 No.96, RT.05/RW.02,
PERAN SEORANG PRAMUNIAGA DALAM MELAYANI CUSTOMER DI 3
NEW BOINK OUTLET FACTORY STORE BOGOR
Kel. Cibuluh, Kec. Bogor Utara, 16151
Kota Bogor, Jawa Barat, Indonesia
0812-9402-0677
Jam Kerja
Senin – Minggu : 10.00 – 22.00 WIB
Jum’at : 13.00 – 22.00 WIB
Libur Nasional : Tutup
Hotline
Instagram : @outletboink
Facebook : Boink Outlet
SMS/WA : 0813 9812 9969, 0812 9390 4358,
0812 9062 1439
Email Kritik/saran: boink@[Link]
Online Shop
Tokopedia : Boink Outlet Bogor
Shopee : Boink Outlet Bogor
1.5. Batasan Masalah
Dikarenakan penulis merupakan siswa dengan latarbelakang
pendidikan SMK dengan Kompetensi Keahlian Bisnis Daring dan
Pemasaran (BDP) dan baru beberapa bulan mengikuti pembelajaran di
Kelas XI, maka penulis ditempatkan hanya pada bagian pekerjaan yang
berkaitan dengan Penataan Barang, Pelayanan Konsumen dan
Melanjutkan Komplen Ke atasan. Berdasarkan hal tersebut diatas, penulis
bersyukur telah mendapatkan tempat prakerin di New Bo’ink Outlet
Fashion Store Bogor, hal tersebut dikarenakan penulis mendapatkan
wawasan baru berkaitan dengan seluk beluk dan proses dasar tentang
kinerja dibawah naungan New Bo’ink Outlet Fashion Store Bogor walau
hanya sekedar mengamati selama penulis praktik disana.
1.6. Identifikasi Masalah
Dalam uraian latar belakang diatas penulis mengidentifikasi
masalah pada penulisan laporan prakerin ini, terdiri dari:
1) Mengetahui standar operasional prosedur, alur tugas, peran dan
tanggung jawab dari Seorang Pramuniaga di New Bo’ink Outlet
Fashion Store Bogor
PERAN SEORANG PRAMUNIAGA DALAM MELAYANI CUSTOMER DI 4
NEW BOINK OUTLET FACTORY STORE BOGOR
2) Mengetahui tugas Pelayanan Terhadap Masyarakat di New Bo’ink
Outlet Fashion Store Bogor
3) Mengetahui fasilitas-fasilitas yang dimiliki oleh New Bo’ink Outlet
Fashion Store Bogor
1.7. Sistematika Penulisan
BAB I. Pendahuluan
1.1. Latarbelakang
Mengemukakan hal-hal yang menjadi latarbelakang pemilihan topik
prakerin, termasuk signifikansi pemilihan topik Prakerin
Memgemukakan dan meletakan alasan-alasan diadakannya Prakerin yang
akan dilakukan dalam peta keilmuan yang menjadi perhatian penulis
1.2. Maksud dan Tujuan
Mengemukakan tujuan Prakerin yang telah dilakukan
Mengemukakan tujuan laporan prakerin sebagai bahan penilaian formal
bidang pendidikan
Mengemukakan tujuan laporan prakerin sebagai bahan penilaian dalam
proses pengamatan secara operasional
1.3. Waktu Pelaksanaan Prakerin
Mengemukakan waktu dan tempat pengamatan penulis selama menjalani
prakerin
1.4. Batasan Masalah
Mengemukan beberapa masalah yang dihadapi penulis sebatas
pengamatan yang dilakukan agar penulis lebih fokus dan terarah dalam
penyusunan laporan ini
1.5. Identifikasi Masalah
Merumuskan beberapa masalah yang didapat dari pengamatan penulis
dan mengemukakan pernyataan masalah selama prakerin
1.6. Sistematika Penulisan
Mengemukakan urutan penulisan laporan prakerin, secara sistematis agar
penulis dapat memilah-milah materi yang dituang dalam laporan dan
menyusun laporan ini hingga tersusun rapi dan enak dibaca oleh setiap
orang dari semua kalangan
BAB II. Tinjauan Pustaka
2.1. Sejarah/ Profil
Mengemukakan tentang sejarah keberadaan dari New Bo’ink Outlet
Fashion Store Bogor, Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor
2.2. Visi dan Misi
Mengemukakan visi dan misi dari New Bo’ink Outlet Fashion Store Bogor,
Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor dalam menjalankan tugas, peran
dan tanggung jawabnya sebagai
2.3. Struktur Organisasi
Mengemukakan dan menjelaskan peran dan tugas masing-masing bagian
agar tersusun dengan baik dan lancar
2.4. Tugas dan Fungsi
PERAN SEORANG PRAMUNIAGA DALAM MELAYANI CUSTOMER DI 5
NEW BOINK OUTLET FACTORY STORE BOGOR
Menjelaskan tugas-tugas dan fungsi dari New Bo’ink Outlet Fashion Store
Bogor, Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor
2.5. Fasilitas-Fasilitas/ Sarana dan Prasarana
Mengemukakan dan menerangkan sarana dan prasarana yang dimiliki
dan digunakan oleh New Bo’ink Outlet Fashion Store Bogor, Kecamatan
Bogor Tengah Kota Bogor
BAB III. Pembahasan
3.1. Ruang Lingkup Pelaksanaan Prakerin
Membahas uraian lengkap proses pekerjaan mulai dari jenis pekerjaan,
proses pekerjaan hingga implementasi terhadap kegiatan yang berjalan
dengan lancar ataupun mengalami hambatan dan proses penyelesaian
masalahnya.
3.2. Laporan Kegiatan harian
Membahas uraian lengkap proses pekerjaan selama penulis menjalankan
prakerin
BAB IV. Penutup
Berisi kesimpulan dan saran-saran atau masukan-masukan yang
berkaitan dengan Prakerin maupun penyusunan laporan prakerin ini.
Daftar Pustaka
Berisi referensi literatur yang digunakan atau dijadikan dasar studi
pengamatan penulis, baik dari lembaga berupa literatur-literatur petunjuk,
buku-buku hasil perkuliahan. (catatan atau buku-buku paket) dan buku-
buku lainnya yang mendukung untuk kegiatan kerja Praktik dan
penyusunan risalahnya serta website-website yang menerangkan
keberadaan lembaga terkait.
Lampiran
Lembaran-lembaran yang dapat menerangkan dan menjelaskan lebih detil suatu
keberadaan lembaga dan kelengkapannya yang berfungsi sebagai penunjang isi
laporan dalam bentuk arsip foto-foto, grafik, tabel, brosur dan lain-lain
PERAN SEORANG PRAMUNIAGA DALAM MELAYANI CUSTOMER DI 6
NEW BOINK OUTLET FACTORY STORE BOGOR
BAB II
TINJAUAN UMUM
2.1. Sejarah
New Boink Outlet Bogor merupakan usaha ritel yang menyediakan
berbagai jenis barang, mulai barang jenis elektronik, peralatan olah raga,
peralatan rumah tangga, asesoris, pakaian, hingga makanan dan
minuman. Secara umum, produk yang terdapat di New Boink Outlet Bogor
digolongkan kedalam dua kelompok, yaitu supermarket (elektronik,
makanan, minuman, kebutuhan pokok, toiletries, dan stasionery), fashion
(pakaian anak, sepatu, asesoris, perlengkapan olahraga, tas, pakaian
remaja dan dewasa). Pengelompokkan ini dilakukan untuk memudahkan
dalam mengelola produk dan untuk memudahkan konsumen dalam
mencari dan memilih produk yang akan dibeli.
Boink Outlet adalah sebuah Usaha yang bergerak di bidang Toko
Ritel Fashion, Shoes, Bag di Kota Bogor berseberangan dengan Plaza
Jambu Dua. Saat ini persaingan antar distro hampir meredup dengan
kehadiran penjualan online yang sedang marak saat ini.
Menyikapi hal tersebut, Boink Outlet masih dapat bertahan seperti
took outlet-outlet yang lain, akibat strategi penjualan yang di kemas oleh
pasangan Khairul Fadly dan Iis Irmayanti yang merupakan suami istri.
Boink menerapkan penataan produk yang menarik dengan toko dengan
pintu dan jendela kaca yang besar, sehingga Nampak dari jalan raya
dimana jalur tersebut merupakan jalur padat.
Penerapan In-store promotion merupakan kegiatan promosi yang
dilakukan di dalam toko dan bertujuan untuk menimbulkan keinginan
konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan. Berdasarkan bauran
promosi ritel, yang termasuk ke dalam in-store promotion diantaranya
adalah sales promotion (promosi penjualan), store display (displai toko),
dan personal selling (penjualan perorangan). In-store promotion dapat
menjadi stimulus bagi konsumen yang dapat merangsang niat bahkan
tindakan untuk membeli suatu produk walaupun tidak direncanakan
sebelumnya.
2.2. Visi dan Misi
2.2.1. Visi
Menjadi Distro tujuan Wisata Belanja Bagi Remaja dan Dewasa, Muda
dan Tua di Kota Bogor dan sekitarnya Tahun 2016
PERAN SEORANG PRAMUNIAGA DALAM MELAYANI CUSTOMER DI 7
NEW BOINK OUTLET FACTORY STORE BOGOR
2.2.2. Misi
Menjadi Ikon Menjadi Passion Anak Muda Di Kota Bogor Pada Khususnya
Dan Diluar Bogor Pada Umumnya Yang Menyediakan Produk Fashion Up To
Date Dengan Harga Terjangkau
2.3. Struktur Organisasi
Khoirul Fadly
Owner
Vicky
Manager
Vera Oktavia
Administrasi
Dede
Gudang Fashion Baju
Ilham & Enur Rafly & Oji
Kasir Gudang Sepatu Ine, Hasan, Jack & Bobby
Fashion Wanita & Celana
Aksesoris: Jam, Tas,
Sepatu, Kaca Mata, Sabuk
Acuy & Feby
dan Kaos Kaki
Fashion Laki-Laki & Anak
PERAN SEORANG PRAMUNIAGA DALAM MELAYANI CUSTOMER DI 8
NEW BOINK OUTLET FACTORY STORE BOGOR
BAB III
PEMBAHASAN
3.1. Strategi Pemasaran
New Boink Outlet Bogor sebagai salah satu ritel berjenis
department store juga melakukan kegiatan in-store promotion dengan
tujuan utama menjaga gross profit yang telah dicapai dan bahkan
meningkatkannya. In-store promotion yang dilakukan oleh New Boink
Outlet Bogor hampir 80% merupakan atas permintaan perusahaan pemilik
produk, 20% sisanya merupakan promosi yang dilakukan oleh New Boink
Outlet Bogor yang diatur secara sentralisasi.
Tujuan New Boink Outlet Bogor melakukan kegiatan promosi
adalah untuk: 1) Meningkatkan penjualan, 2) Meningkatkan pembelian
secara impulse (impulse buying), 3) Mempercepat pergerakan barang
khususnya barang tipe slow moving (yaitu barang yang pergerakan atau
penjualannya lambat), 4) Mempercepat penjualan barang yang telah lama
berada digudang dan hampir habis masa kadaluarsanya, 5) Menjaga
tingkat keuntungan yang telah dicapai.
Penerapan in-store promotion yang dilakukan oleh New Boink
Outlet Bogor adalah sebagai berikut:
1. Promosi Penjualan (Sales Promotion)
Promosi penjualan pada ritel disebut juga sales incentive (insentif
penjualan) yaitu rangsangan, baik secara langsung atau pun tidak
langsung yang menawarkan nilai tambah bagi konsumen.
Terdapat banyak jenis promosi penjualan yang dilakukan oleh New
Boink Outlet Bogor, baik yang dilakukan oleh Ramayana ataupun
atas permintaan perusahaan pemilik produk.
2. Displai Toko (Store Display)
Displai toko merupakan penataan toko dalam memamerkan produk
disertai dengan informasi yang relevan dengan produk tersebut
agar konsumen merasa nyaman dalam berbelanja. Selain untuk
kenyamanan dan hiasan, displai juga dapat berfungsi sebagai
stimulus yang dapat menarik keinginan konsumen untuk
mengetahui lebih jauh mengenai suatu produk dan bahkan
membeli produk tersebut.
Displai toko untuk sebuah usaha ritel dengan konsep swalayan
dapat mempengaruhi kenyamanan dan keinginan konsumen untuk
kembali datang ke suatu gerai. New Boink Outlet Bogor membuat
displai yang tertata rapi dan menarik dengan menggunakan
warnawarna yang menarik dan penggunaan tanda-tanda tertentu
yang berfungsi untuk memberikan petunjuk kepada konsumen.
Displai yang menarik juga bertujuan untuk menarik minat
konsumen agar membeli produk yang tersedia di dalam toko.
Penataaan toko yang menarik merupakan elemen yang penting,
karena dengan penataan yang menarik, konsumen akan merasa
nyaman berbelanja di New Boink Outlet Bogor. Displai atau
penataan produk yang diterapkan oleh New Boink Outlet Bogor
PERAN SEORANG PRAMUNIAGA DALAM MELAYANI CUSTOMER DI 9
NEW BOINK OUTLET FACTORY STORE BOGOR
menggunakan gondola-gondola besar seperti department store
pada umumnya. Sistem yang digunakan adalah sistem FIFO atau
First in First out. Sistem ini diterapkan berkaitan dengan masa
kadaluarsa produk khususnya produk-produk makanan dan
minuman.
Semakin strategis penempatan produk, maka semakin mahal
harga untuk jenis displai tersebut. Displai produk biasanya disertai
dengan point of purchase, yaitu suatu keterangan mengenai
barang, ukuran, harga, dan keterangan lain yang ditempatkan
dekat dengan produk dan mudah dilihat oleh konsumen.
Penggunaan point of purchase ini merupakan petunjuk bagi
konsumen terhadap informasi mengenai suatu produk.
3. Penjualan Perorangan (Personal Selling)
Penjualan perorangan merupakan komunikasi dua arah antara
karyawan jasa dengan pelanggan yang dirancang untuk langsung
mempengaruhi proses pembelian. Melalui penjualan perorangan
diharapkan informasi mengenai produk akan sampai ke konsumen
dengan baik. Selain menempatkan pramuniaga di dalam toko,
penjualan perorangan dari New Boink Outlet Bogor juga dilakukan
secara tidak langsung yaitu melalui word of mouth yang dilakukan
oleh karyawan New Boink Outlet Bogor atau pun konsumen yang
merasa puas dan menginformasikan kepada kerabat dan
temannya.
Penjualan perorangan atau personal selling merupakan salah satu
media yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi
tentang produk. Selain itu, dengan penjualan perorangan
diharapkan dapat meningkatkan penjualan. Dalam industri ritel,
khususnya department store, personal selling adalah elemen
terpenting dalam pembentukan image ritel. Pada New Boink Outlet
Bogor penjualan perorangan dilakukan oleh karyawan Ramayana
dan Sales Promotion Girl (pramuniaga).
3.2. Penataan Produk/ Display Produk
Jenis-jenis displai yang terdapat pada New Boink Outlet Bogor, adalah:
1) Vertikal Display
Vertikal display adalah cara penataan produk dengan posisi susunan
barang tegak dalam rak.
2) Floor Display
Floor display adalah suatu cara pemajangan produk dengan
menggunakan lantai sebagai dasarnya tanpa terikat suatu rak tertentu.
3) Merchandising Mix Display
Merchandising Mix Display yaitu pemajangan untuk menawarkan
produk lain kepada pelanggan yang berhubungan dengan produk yang
dibelinya, cara pemajangan ini menggabungkan dua atau lebih produk
yang saling berhubungan.
4) Impulse Buying Product Display
PERAN SEORANG PRAMUNIAGA DALAM MELAYANI CUSTOMER DI 10
NEW BOINK OUTLET FACTORY STORE BOGOR
Impulse Buying Product Display merupakan displai produk pada
tempat strategis yang mudah dijangkau pembeli, biasanya berada di
daerah dekat dengan kasir.
5) Ends Display
End display adalah pameran atau pemajangan barang di ujung lorong
atau gondola. Tempat ini sangat cocok untuk produk-produk yang high
impulse atau produk yang memiliki margin cukup besar.
6) Special Display Special display atau displai produk secara khusus
biasanya digunakan untuk produk-produk musiman atau produk yang
dijual secara obral
7) Audiovisual Display Audiovisual Display dengan menggunakan
karyawan Ramayana untuk menginformasikan produk-produk baru
atau produk-produk dengan harga promosi menggunakan pengeras
suara.
8) Multy Product Multy Product yaitu displai barang yang diberi harga
promosi (bukan obral) dan ditempatkan bersama-sama dengan barang
lain yang juga promosi.
3.3. Jabatan, Fungsi Dan Tanggung Jawab, Wewenang dan Larangan bagi
Seorang Pramuniaga
Pramuniaga/ Pelayan adalah profesi seseorang yang bertugas
untuk melayani dan membantu pelanggan untuk mendapatkan sesutu
yang ingin dibeli. Istilah pramuniaga biasanya digunakan untuk menyebut
para petugas disebuah pertokoan atau minimarket.
3.3.1. Jabatan Pramuniaga
Beberapa Jabatan yang termasuk kedalam sebutan seorang
Pramuniaga, adalah:
1. Sales Promotion Girl (SPG)
2. Sales Promotion Boy (SPB)
3. Promotor
4. Sales Force
5. Pelayan Toko
3.3.2. Fungsi Seorang Pramuniaga
Fungsi seorang Pramuniaga/ SPG/ SA/ Pelayan Toko, secara umum
adalah, sebagai berikut:
1. Membantu koordinator dan supervisor dalam mengelola
merchandise/ barang dagangan di counter (area penjualan) toko
atau minimarket ditempat bekerja.
2. Menawarkan produk, membantu mencarikan produk yang
diinginkan/ dicari oleh customer
Fungsi seorang Pramuniaga/ SPG/ SA/ Pelayan Toko, secara khusus
adalah, sebagai berikut:
1. Membentuk kepercayaan pelanggan terhadap performance
perusahaan (toko) dan kualitas barang yang dijual.
2. Menebak kebutuhan pelanggan dan membantu memilihkan barang
yang sesuai dengan apa yg di inginkan konsumen
PERAN SEORANG PRAMUNIAGA DALAM MELAYANI CUSTOMER DI 11
NEW BOINK OUTLET FACTORY STORE BOGOR
3. Menjawab pertanyaan pelanggan dan melayani complain dari
pelanggan dengan baik.
4. Menginformasikan kualitas barang s/d cara perawatannya kepada
pelanggan
5. Melaksanakan Standar layanan pramuniaga dengan baik
3.3.3. Tanggung Jawab Seorang Pramuniaga/ Pelayan Toko
Tanggung Jawab dari seorang Pramuniaga/ SPG/ SA/ Pelayan
Toko, secara umum adalah, sebagai berikut:
1. Mencapai produktivitas kerja yang maksimal
2. Mencapai Target Sales (Penjualan)
3. Menjaga Tingkat Shrinkage (angka kehilangan barang)
4. Melakukan upaya preventif untuk menanggulangi bahaya kebakaran
5. Memberi informasi yang benar kepada pelanggan secara bijak
6. Menjaga kebersihan Area Penjualan dan Merchandise
3.3.4. Wewenang Pramuniaga
Wewenang dari seorang Pramuniaga/ SPG/ SA/ Pelayan Toko adalah,
sebagai berikut:
1. Mengusulkan pembaharuan sistem kerja, penataan dan pemajangan
barang yang siap dijual
2. Meminta nasehat, petunjuk dan bimbingan dari atasan dan atau rekan
kerja
3. Meminta fasilitas yang dapat memperlancar pekerjaan dalam
melaksanakan tugas dan tanggung jawab.
3.3.5. Larangan Bagi Pramuniaga
Wewenang dari seorang Pramuniaga/ SPG/ SA/ Pelayan Toko adalah,
sebagai berikut:
1. Menilai dan menghakimi pelanggan;
2. Berdebat dengan pelanggan;
3. Acuh tak acuh kepada pelanggan;
4. Bergerombol dan ngobrol berlama lama di area kerja;
5. Membiarkan pelanggan menunggu terlalu lama;
6. Berjalan beramai-ramai di area penjualan saat jam buka toko;
7. Meletakkan tangan di saku atau di belakang punggung saat melayani;
8. Menjanjikan “sesuatu” kepada pelanggan;
9. Meninggalkan counter tanpa ijin;
10. Makan-minum, terima telp lewat HP di counter
11. Melakukan transaksi di luar kassa
12. Bersandar, Jongkok dengan tidak sopan, bertopang dagu, dan
menguap di area penjualan saat melayani pelanggan
3.5. Kegiatan Pramuniaga
Kegiatan dari seorang Pramuniaga/ SPG/ SA/ Pelayan Toko adalah,
sebagai berikut:
1) Sebelum Buka Toko
1. Membersihkan area penjualan
PERAN SEORANG PRAMUNIAGA DALAM MELAYANI CUSTOMER DI 12
NEW BOINK OUTLET FACTORY STORE BOGOR
2. Merapihkan, menyusun, dan memajang barang
3. Memeriksa kebersihan Fixture dan area penjualan laninnya
4. Memeriksa kelengkapan label harga
5. Memeriksa persediaan barang / stock barang
6. Memperhatikan pengumuman dan acara promosi
7. Mengikuti meeting atau pengarahan
8. Mengenakan semua perlengkapan kerja
2) Selama Operational Toko
1. Menyambut pelanggan dengan senyuman dan sapaan yang ramah
2. Menjaga dan merapihkan barang yang di jual
3. Mengisi kembali barang yang telah di jual
4. Mengambil alih tugas teman yang sedang cuti /off / sakit
5. Mengucapkan terima kasih kepada pelanggan
6. Menjaga keamanan barang yang di jual
7. Menjaga kebersihan area penjualan
3) Menjelang Tutup Toko
1. Mengucapkan sapaan selamat malam dan terima kasih, Silahkan
datang kembali kepada pelanggan.
2. Menutup barang barang jualan dengan kain penutup
3. Memastikan area penjualan tetap bersih
4. Memastikan area penjualan aman dari bahaya kebakaran
5. Mengikuti pengarahan dari atasan
PERAN SEORANG PRAMUNIAGA DALAM MELAYANI CUSTOMER DI 13
NEW BOINK OUTLET FACTORY STORE BOGOR
BAB IV
PENUTUP
4.1. Kesimpulan
Kegiatan Praktik Kerja Industri merupakan kegiatan yang sangat
bermanfaat bagi siswa dan siswi, dan dapat mengenal lebih jauh bagaimana cara
bekerja dilapangan sesuai keahlian masing-masing siswa. Sehingga siswa dapat
melihat gambaran mengenai kegiatan bidang usaha dimasa yang akan datang,
serta siswa-siswi mengetahui standar kompetensi yang akan dijadikan peluang
kerja dan kesempatan kerja. Dalam dunia usaha dibutuhkan kedisiplinan yang
cukup baik, instansi-instansi biasanya memerlukan karyawan yang disiplin,
terampil, rajin dan cerdas.
Pada Praktik Kerja Industri ini diperlukan keahlian yang cukup. Selama
penulis melaksanakan Prakerin (Praktik Kerja Industri) di New Boink Outlet Bogor
Jl. Ahmad Yani Cibuluh Bogor, penulis merasa bangga bisa mendapatkan Ilmu
yang belum pernah penulis dapatkan sebelumnya serta memperoleh banyak
pengalaman. Tujuan lain Prakerin (Praktik Kerja Industri) adalah menambah
wawasan yang luas bagi siswa dan siswi, terutama dalam bidang yang di
tempatinya.
4.1.1. Manfaat Yang Didapat
Manfaat yang didapat selama prakerin di New Boink Fashion Outlet Bogor
Jl. Ahmad Yani Cibuluh Bogor yaitu:
1. Mendapatkan tambahan ilmu tentang dunia kerja yang belum kami dapatkan
disekolah
2. Dapat mempraktikan apa yang kami pelajari disekolah
3. Mendapatkan pengalaman bagaimana bekerja disebuah perusahaan
4. Dapat merasakan pentingnya kedisiplinan,baik disiplin waktu maupun disiplin
kerja
4.1.2. Hambatan Yang Dihadapi
Hambatan yang dihadapi selama prakerin di Boink Outlet Bogor, yaitu:
1. Pembekalan kepada peserta PSG kurang maksimal
2. Keterbatasan pengetahuan peserta dalam proses Prakerin di DU/DI
3. Kondisi mendukung dan tidak stabil dalam kelangsungan PSG
4.2. Saran
Saran penulis ditujukan kepada pihak sekolah dan pihak instansi yang
telah membantu penulis menyelesaikan Praktik Kerja Lapangan (Prakerin) ini
dengan baik dan lancar.
4.2.1. Sekolah
Penulis mengharapkan agar pihak sekolah lebih memperhatikan kesiapan
siswa/ siswinya serta memberikan kesempatan kepada guru-guru untuk
menyediakan waktunya untuk memonitoring yang bertujuan untuk memotivasi,
memberikan arahan-arahan serta perhatian kepada siswa-siswinya yang sedang
melakukan Praktik Kerja Lapangan (Prakerin) hingga masa prakerin berakhir.
PERAN SEORANG PRAMUNIAGA DALAM MELAYANI CUSTOMER DI 14
NEW BOINK OUTLET FACTORY STORE BOGOR
4.2.2. Instansi
Semoga hubungan antar pegawai dengan siswa prakerin tetap terjaga dan
bersedia membimbing para siswa prakerin agar mendapatkan wawasan lebih luas
berkaitan dengan pekerjaan, disamping itu instansi bersedia memberikan
kesempatan lebih banyak kepada siswa prakerin untuk menerapkan ilmunya yang
didapatkan dari sekolah ditempat prakerin dan memberikan informasi-informasi
baru kepada siswa prakerin yang belum dan atau tidak didapatkan siswa prakerin
didunia kerja.
PERAN SEORANG PRAMUNIAGA DALAM MELAYANI CUSTOMER DI 15
NEW BOINK OUTLET FACTORY STORE BOGOR
DAFTAR PUSTAKA
Sumber Internet:
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
sk=about&locale=id_ID
[Link]
[Link]
[Link]
PERAN SEORANG PRAMUNIAGA DALAM MELAYANI CUSTOMER DI 16
NEW BOINK OUTLET FACTORY STORE BOGOR
LAMPIRAN
PERAN SEORANG PRAMUNIAGA DALAM MELAYANI CUSTOMER DI 17
NEW BOINK OUTLET FACTORY STORE BOGOR
Gambar 1. Tampilan New Boink Outlet Fashion Store Bogor
Gambar 2. Denah Lokasi New Bo’ink Outlet Bogor yang dapat diakses dari
berbagai arah di Wilayah Kota Bogor
PERAN SEORANG PRAMUNIAGA DALAM MELAYANI CUSTOMER DI 18
NEW BOINK OUTLET FACTORY STORE BOGOR
Gambar 3. Salah satu strategi untuk menguasai pasar melalui media social face
Book dan online shop
PERAN SEORANG PRAMUNIAGA DALAM MELAYANI CUSTOMER DI 19
NEW BOINK OUTLET FACTORY STORE BOGOR
Gambar 4. Penataan Produk yang Rapih dan Tertata menjadi salah satu strategi
penjualan agar konsumen menjadi tertarik
Gambar 5. Tata Cahaya pun menjadi strategi pemasaran agar display terlihat
rapih dan elegan
PERAN SEORANG PRAMUNIAGA DALAM MELAYANI CUSTOMER DI 20
NEW BOINK OUTLET FACTORY STORE BOGOR
Gambar 6. Mendisplay produk dengan baik dan benar dapat membuat ruang
sempit menjadi tampak luas dan nyaman
Gambar 7. Penataan Barang yang disusun berdasarkan jenis, warna dan ukuran
mempermudah konsumen, sehingga konsumen merasa nyaman
PERAN SEORANG PRAMUNIAGA DALAM MELAYANI CUSTOMER DI 21
NEW BOINK OUTLET FACTORY STORE BOGOR
Gambar 8. Penataan Produk yang Rapih, Ruang yang Nyaman dan Pelayanan
yang ramah akan membuat konsumen akan kembali datang
PERAN SEORANG PRAMUNIAGA DALAM MELAYANI CUSTOMER DI 22
NEW BOINK OUTLET FACTORY STORE BOGOR