0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
37 tayangan10 halaman

Rehabilitasi Irigasi D.I. Tonipa 2024

Dokumen ini berisi uraian singkat tentang pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi D.I. Tonipa di Kabupaten Maluku Tengah pada tahun 2024, mencakup waktu pelaksanaan 180 hari, mobilisasi dan demobilisasi tenaga kerja serta peralatan, pengukuran trase saluran, penyediaan fasilitas kantor lapangan, serta penyelenggaraan keselamatan dan kesehatan kerja.

Diunggah oleh

feky de Fretes
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
37 tayangan10 halaman

Rehabilitasi Irigasi D.I. Tonipa 2024

Dokumen ini berisi uraian singkat tentang pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi D.I. Tonipa di Kabupaten Maluku Tengah pada tahun 2024, mencakup waktu pelaksanaan 180 hari, mobilisasi dan demobilisasi tenaga kerja serta peralatan, pengukuran trase saluran, penyediaan fasilitas kantor lapangan, serta penyelenggaraan keselamatan dan kesehatan kerja.

Diunggah oleh

feky de Fretes
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama Pekerjaan : REHABILITASI JARINGAN IRIGASI D.I.

TONIPA

Lokasi : KAB. MALUKU TENGAH

Tahun Anggaran : 2024


Penawar : CV. PASCHA MANDIRI

TIDAK BER-KSO

Sesuai Permen PU No. 14 Tahun 2020 Metode Pelaksanaan tidak dikompetisikan


tetapi wajib dibuat dan ditetapkan oleh PPK untuk nantinya diikuti (diharuskan)
bagi penyedia bekerja sesuai Metode dan Spesifikasi Teknik tersebut terkecuali
untuk Kualifikasi Usaha Besar dan atau untuk Pekerjaan yang bersifat Kompleks.
Oleh Karena itu pada Paket Pekerjaan REHABILITASI JARINGAN IRIGASI D.I.
TONIPA kami Mengikuti Spek Metode yang telah diuraikan oleh PPK dalam
Spesifikasi Teknik /SPEK METODE yang diuraikan pada Dokumen RKS
(Rencana Kerja dan Syarat - Syarat).

#REF!
#REF!

#REF!
#REF!
Nama Pekerjaan : REHABILITASI JARINGAN IRIGASI D.I. TONIPA
Lokasi : KAB. MALUKU TENGAH

Tahun Anggaran : 2024


Penawar : CV. PASCHA MANDIRI

BAGIAN PEKERJAAN YANG DISUBKONTRAKAN

Sesuai Ketentuan Pergub Papua dan Permen PU No. 14 Taun 2020 yang juknisnya dapat kita lihat pada BAB III
(IKP) Klausal 3.16 , Maka setiap Pelaku Usaha Non Papua (Direkturnya Bukan Asli Papua) Wajib mensubkontrakan
sebagian pekerjaan kepada Pelaku Usaha Papua

Jenis Pekerjaan Yang


No. Nama Sub Penyedia Alamat Sub Penyedia
Disubkontrakan

A. Pekerjaan Utama
1. Penyiapan Badan Jalan CV. Mekar Sari Papua Jl. Gereja Petrus Amban

(TIDAK ADA)
B. Galian
1. Pekerjaan Plesetran CV. Arfak Narwastu Jl. Merapi Fanindi, RT/RW 001/004,
campuranPembuatan Papan Manokwari
Nama Proyek
2. Pekerjaan Siar Mata Sapi CV. Arfak Narwastu Jl. Merapi Fanindi, RT/RW 001/004,
camp 1:2 Manokwari
3. Pekerjaan Pasang Pipa PVC CV. Arfak Narwastu Jl. Merapi Fanindi, RT/RW 001/004,
dai. 2" Manokwari

catatan :Jenis Pekerjaan yang disubkontrakan diatas dapat berubah Ambon, 04 Maret 2024
sesuai ketentuan PPK. CV. PASCHA MANDIRI

Catatan : TIDAK DITETAPKAN DALAM LEMBAR DATA PEMILIHAN


(LDP) SEHINGGA ITEM PEK. YANG KAMI SAMPIKAN DI ATAS
ADALAH USULAN DAN AKAN DISESUIKAN DENGAN KETENTUAN
DARI PPK PADA SAAT BERKONTRAK. Mares Oktovianus Taribuka
Direktur
Nama Pekerjaan : REHABILITASI JARINGAN IRIGASI D.I. TONIPA
Lokasi : KAB. MALUKU TENGAH
Tahun Anggaran : 2024
Penawar : CV. PASCHA MANDIRI

SPESIFIKASI TEKNIK

Dalam melaksanakan REHABILITASI JARINGAN IRIGASI D.I. TONIPA


kami akan Menyampaikan program mutu terkait RK3 dan sistem pengaturan lalu-
lintas proyek, spesifikasi dan identitas serta gambar - gambar yang telah
ditetapkan dalam dokumen lelang dan peraturan dibawahnya ( terlampir) serta
menurut ketentuan undang - undang yang berlaku.

Mengetahui
Ambon, 04 Maret 2024
CV. PASCHA MANDIRI

Mares Oktovianus Taribuka


Direktur
PEMERINTAH PROVINSI MALUKU
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG

BIDANG SUMBER DAYA AIR

URAIAN SINGKAT PEKERJAAN

PAKET :
Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Tonipa

TAHUN 2024
1. Petunjuk Dan Uraian Umum
a. Peserta Lelang Pengadaan Jasa Konstruksi pada Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang Provinsi Maluku Kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi
Permukaan Gugus Pulau 3 Sumber Dana DAK (Dana Alokasi Khusus) Provinsi
Maluku Tahun Anggaran 2024, harus membaca dan mempelajari seluruh
gambar kerja, rencana kerja dan syarat ini dengan seksama untuk memahami
benar- benar maksud dan isi dokumen tersebut secara keseluruhan maupun
setiap bagian. Tidak ada gugatan yang akan dipertimbangkan jika gugatan itu
disebabkan karena peserta tidak membaca, tidak memahami, tidak
memenuhi petunjuk, ketentuan dalam gambar, atau pernyataan kesalah
pahaman apapun mengenai arti dari isi dokumen ini.
b. Pemborong harus melaksanakan dan menyelesaikan sesuai dengan syarat-
syarat yang tercantum pada bestek ini. Penjelasan yang tidak tercantum
dalam syarat-syarat ini akan ditentukan kemudian oleh Direksi Teknis yang
ditugaskan oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) serta diketahui
oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi
Permukaan Gugus Pulau 3 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi
Maluku.

2. Lokasi Pekerjaan.
Lokasi pekerjaan yang direncanakan menjadi sasaran pekerjaan ini adalah di:
D.I Tonipa, Kab. Maluku Tengah

3. Waktu Pelaksanaan Pekerjaan


Waktu pelaksanaan pekerjaan pada paket Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I
Tonipa adalah 180 (seratus delapan puluh) hari kalender.

4. Mobilisasi Dan Demobilisasi


 Mobilisasi dilakukan untuk mendatangkan tenaga kerja, peralatan dan
material/bahan ke lokasi pekerjaan. Tenaga kerja yang digunakan
diutamakan tenaga kerja lokal, namun apabila tidak ada yang sesuai
persyaratan untuk memenuhi spesifikasi maka akan didatangkan dari luar.
 Mobilisasi dilaksanakan pada minggu awal jadwal pekerjaan selama 1
minggu dan Demobilisasi dilaksanakan pada minggu akhir selama 1 minggu.
 Mobilisasi personil
Tenaga kerja harus dipersiapkan lebih awal sebelum pekerjaan dimulai.
Personil yang akan digunakan dalam proyek ini antara lain:

KEBUTUHAN PERSONIL
No Pengalaman Profesi / Keahlian
Posisi/Jabatan Jumlah Tenaga

1. Pelaksana S1 Teknik 1 Orang 2 Tahun SKK Pelaksana


Sipil Bangunan Irigasi

2. Petugas K3 SMA/SMK 1 Orang - SKK Petugas K3


(Sederajat) Konstruksi

Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi yang diwajibkan untuk pembantu


pelaksana adalah :
1. Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jaringan Irigasi.

 Mobilisasi alat
Peralatan yang akan digunakan di lapangan harus dipersiapkan paling lambat 3
hari sebelum pekerjaan dimulai. Peralatan yang akan digunakan dalam proyek
ini antara lain :

KEBUTUHAN PERALATAN
No.
Nama Alat Kapasitas Jumlah Alat

1. Excavator PC-200 2 Unit


2. Bulldozer D-85 1 Unit
3. Dump Truck 4 Ton 3 Unit
4. Vibrator Roller 7,5 ton 1 Unit
5. Beton Molen 50 Kg 3 Unit
6. Theodolith 200 Meter 1 Unit

5. Uitzen Trase Saluran


Dilakukan pengukuran atau uitzet di lokasi pekerjaan pengukuran yang
dilakukan meliputi pengukuran dimensi panjang, lebar dan tinggi saluran
irigasi, pengukuran ini dilakukan dengan menggunakan alat meteran,
theodolite, dan waterpass sehingga didapat hasil maksimal pengukuran
dilakukan mengacu terhadap gambar kerja.
6. Direksi Keet, Dan Gudang Material
Kontraktor harus membuat Direksi Keet sebagai pelayanan Kantor dari
Kontraktor, Barak Kerja untuk para pekerja dan gudang penyimpanan barang-
barang yang dapat dikunci dan tempatnya akan ditentukan kemudian oleh
Konsultan Pengawas, dimana pembongkaran bangunan Direksi Keet, Barak
Kerja dan Gudang menjadi tanggung jawab Kontraktor.

7. Penyelenggaraan Keamanan Dan Kesehatan Kerja Serta Keselamatan


Kontruksi
 Sosialisasi Dan Promosi K3
 Sosialisasi dan Promosi K3
Pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja agar para pekerja
terhindar dari rentang kecelakaan lewat himbauan/ Sosialisasi dan
juga leawat spaduk/baliho K3.
1. Spanduk
2. Poster
3. Papan Informasi K3

 Alat Pelindung Diri


 Penyedia Jasa harus mengadakan tindakan pencegahan atas risiko
kehilangan dan keselamatan pekerja selama dalam pelaksanaan
dengan melengkapi pekerja dan pihak proyek serta tamu yang
berkunjung ke lapangan dengan, antara lain :
1. Topi Pelindung
2. Sepatu Keselamatan
3. Rompi Keselamatan
4. Jas Hujan
5. Peralatan P3K
6. Rambu-rambu.
Pada tempat-tempat yang diperlukan Penyedia Jasa, harus memasang
penerangan, tanda dan penjaga atau alat pengamanan lainnya.

8. Pekerjaan Konstruksi
 Pembersihan
 Membersihkan lokasi / lapangan kerja bangunan dan bangunan yang akan
dikerjakan dari kotoran-kotoran, rerumputan, semak belukar,
pepohonan, tonggak-tonggak (sampai dengan kedalaman 0.50 m dari
permukaan tanah), dan semua rintangan permukaan kecuali bangunan-
bangunan sampai permukaan tanahnya kelihatan. Hasil-hasil dari
pembersihan (rerumputan, semak belukar, pepohonan, tonggak-tonggak
dan sampah lainnya) akan dibakar sampai habis pada lokasi yang aman,
dijaga dan tidak membahayakan/merugikan lingkungan sekitarnya. Sisa
pembakaran yang dipastikan tidak ada lagi api yang menyala/membara
ditanam dan diurug kembali secara rapi.

9. Pasangan Profil Melintang Untuk Trase Saluran


 Pengukuran situasi
Pengukuran situasi dilakukan dengan menggunakan electronic total station
(ets) atau dengan alat ukur theodolit dengan ketelitian bacaan ≤ 20”. Data
yang diukur mencakup semua obyek bentukan alam dan buatan manusia
yang ada disekitar bangunan rencana.
Pada pengukuran situasi tersebut, pengambilan titik ukur detail / rapat.
 Profil Memanjang
Pengukuran penampang memanjang dalam pelaksanaanya di lakukan
bersamaan dengan pengukuran sifat datar atau pengukuran penampang
melintang.
Pengambilan data penampang memanjang dilakukan dengan setiap
perubahan muka tanah dan sesuai dengan kerapatan detail yang ada
sepanjang trase. Pembacaan rambu harus di lakukan pada pada tiga
benang yaitu : benang atas, benang bawah, benang tengah.
 Penampang Melintang
Pengukuran penampang melintang saluran di lakukan alat sipat datar pada
daerah datar dan terbuka, tetapi pada daerah dengan topografi
bergelombang dilakukan dengan menggunakan theodolit kompas dengan
ketelitian bacaan 20”.
Pengukuran penampang melintang saluran dilakukan tegak lurus dengan
ruas trase saluran irigasi. Pengambilan data dilakukan pada tiap
perubahan muka tanah dan sesuai dengan kerapatan detail yang ada
dengan mempertimbangkan faktor skala peta yang dihasilkan dan tingkat
kepentingan data yang akan ditonjolkan.
Sketsa penampang melintang tidak boleh terbalik antara sisi kanan dengan
sisi kiri. Untuk mempermudah pengecekan, pada masing masing sisi
koridor di beri notasi yang berbeda, misalnya koridor sebelah kiri dari
center line jalan diberi notasi alphabetic dan untuk koridor sebelah kanan
di beri notasi number.
Pengukuran penampang melintang dilakukan dengan persyaratan : Kondisi
datar, landai dan lurus dilakukan pada interval tiap 50 m dengan lebar
koridor 25 m ke kiri dan 25 m ke kanan as trase saluran irigasi.
10. Wiremash untuk Lining Saluran
Secara prinsip, pemasangan wiremesh ini tidak jauh berbeda dengan
pemasangan besi beton yang dipakai untuk tulangan plate. Namun wiremesh
memiliki kelebihan yaitu penggunaannya lebih praktis karena bentuknya
sudah teranyam. Dalam pemasangan wiremesh, harus benar-benar
memperhatikan diameter wiremesh yang akan dipasang dengan
kebutuhannya. Jangan sampai ukuran diameter tersebut tidak tepat walaupun
hanya berselisih 1 mm saja.

11. Beton Mutu K-175


Pengecoran beton K-175 dilakukan dengan menggunakan peralatan berupa
molen dan sebelum campuran beton dituangkan, beton tersebut perlu dibuat
slamp test atau kubus beton sebagai job mix tujuannya agar beton atau
material yang digunakan sesuai gradasi yang dimintakan, setelah selesai
pengecoran dewatering tetap dilaksanakan dan tetap dijaga agar senantiasa
kering dan beton yang baru dicor tetap dalam kondisi baik dan terjamin
kualitasnya. Untuk item pekerjaan beton K-175 ini biasanya ditujukan pada
pembuatan pelat jembatan tani, jembatan hewan, bangunan terjun, bagi,
sadap ataupun bangunan irigasi lainnya sesuai dengan arahan direksi dan
disetujui oleh PPTK.

12. Pekerjaan Bekesting


Pada saluran atau bangunan irigasi yang telah rusak dan perlu direhab, beton
lama pada saluran atau bangunan irigasi tersebut harus dihancurkan dan hasil
bongkaran diangkut dengan dump truk dan dibuang di tempat yang telah
ditentukan, kemudian lokasi bongkaran dibersihkan untuk menunggu pekerjaan
lanjutan sesuai arahan Direksi Pekerjaan.

13. Pembuatan Pintu Air disertai Pemasangan


Pemasangan pintu harus mengikuti prosedur yang ditentukan dan 'Disetujui'
"Petunjuk Pemasangan, Operasi dan Pemeliharaan" yang diberikan oleh
Pembuat Pintu. Kontraktor harus bertanggung jawab menyediakan tenaga
kerja, alat angkat antara lain kran, shear-legs, turfors, dan lain-lain, agar
pintu dan perlengkapannya dan bahan dapat dipindahkan sampai di tempat
dan pintu dapat dipasang.
Pembuat Pintu harus bertanggung jawab menyediakan perlengkapan khusus
dan peralatan untuk pemasangan pintu dan pengawasan terhadap tenaga kerja
kontraktor. Pintu harus dapat dibawa ke tempat pemasangan dengan
memenuhi ketentuan. Pintu yang ukurannya memungkinkan harus dipra-rakit
di tempat keija pembuat pintu dan siap dipasang langsung pada struktur.
Apabila hal ini tidak mungkin, pintu dirakit di lapangan dan cat seperlunya
sebelum pemasangan.

Untuk menjamin bahwa bagian rangka benar-benar tegak lurus satu dengan
yang lain, maka pada pra-rakit dan perakitan di lapangan diperlukan
penggunaan ganjal penegak sementara. Ganjal-ganjal ini disekrupkan ke suku
bagian rangka, berujud baut mampu lepas, untuk memegang rangka pada
keadaan tegak lurus selama pelaksanaan pemasangan. Setelah pemasangan
selesai maka ganjal penegak sementara dapat diambil.

Pintu harus dipasangkan pada coakan yang telah dipersiapkan pada struktur
dengan alat angkat, yang disediakan oleh Kontraktor. Pintu harus dilindungi
secukupnya dari kerusakan akibat pengangkutan. Pintu harus disiku dan
waterpas untuk menjamin pada posisinya yang benar pada coakan dalam
struktur. Pintu harus dioperasikan dalam satu daur operasi penuh, dan
tertutup rapat ke terbuka penuh kembali ketertutup rapat. Pintu harus selalu
dipasang pada posisi tertutupnya. Apabila Direksi telah puas bahwa pintu baik,
kemudian pintu dapat dicor beton pada posisinya.

Anda mungkin juga menyukai