0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan10 halaman

Analisis Gizi Balita Jawa Barat 2022

Dokumen tersebut merupakan laporan analisis deskriptif data jumlah balita kurang gizi di 10 kabupaten Jawa Barat pada tahun 2022. Laporan tersebut menguraikan statistik deskriptif seperti rata-rata, median, kuartil, serta ukuran penyebaran data seperti simpangan baku dan koefisien kemiringan untuk menggambarkan pola distribusi data. Kesimpulannya, didapatkan distribusi data yang bersifat positif dan leptokurtik.

Diunggah oleh

ara23001
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan10 halaman

Analisis Gizi Balita Jawa Barat 2022

Dokumen tersebut merupakan laporan analisis deskriptif data jumlah balita kurang gizi di 10 kabupaten Jawa Barat pada tahun 2022. Laporan tersebut menguraikan statistik deskriptif seperti rata-rata, median, kuartil, serta ukuran penyebaran data seperti simpangan baku dan koefisien kemiringan untuk menggambarkan pola distribusi data. Kesimpulannya, didapatkan distribusi data yang bersifat positif dan leptokurtik.

Diunggah oleh

ara23001
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS ANALISIS DATA EKSPLORASI

Dosen Pengampu : Dra. Anna Chadidjah, MT.

Disusun oleh :

Ara Figura Bilbina (140610230004)


Syafirafadela Irandi (140610230012)
Fatih Zahrani (140610230014)
Annisa Nur Rahmi (140610230023)
Wa Ode Syaidatul Auliah (140610239517)
Siti Nafisah Fardaniyah (140610239506)

Kelas : A

PROGRAM STUDI S-1 STATISTIKA


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS PADJADJARAN
JATINANGOR
2024

ANALISIS DESKRIPTIF JUMLAH BALITA KURANG GIZI DI 10 KABUPATEN


JAWA BARAT PADA TAHUN 2022
Kota / Kabupaten Jumlah Balita (Orang)

Sukabumi 5594

Bandung 8605

Garut 8411

Tasikmalaya 4032

Cirebon 8438

Indramayu 5692

Bekasi 3035

Bandung Barat 4596

Kota Bandung 3979

Kota Bekasi 4112

Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat


[Link]
[Link]

Tabel Bantu
1. Ukuran Pemusatan
a. Mean
𝚺x
x̅ =
n
diketahui:
𝚺x =56494
n=10
𝚺x 56494
x̅ = n
=
10
=5649 , 4

b. Modus
Data ini tidak memiliki modus tunggal karena setiap angka hanya
muncul sekali.

c. Median
¿x
Letak Median ( n +12 )
¿x
( 10+1
2 )

¿ x 11
2

10190
¿ x 5+6 = =5095
2
2

2. Ukuran Letak
a. Kuartil
=x [(10+2 )] =x 3=4032
K1 = x [(n +2)]
4 4

x n + x n+ 1 x 10 + x 10+1
K2 = 2 2
= 2 2
2 2
x5 + x 6 4596+5594
¿ =¿ =5095
2 2
x [ 3(n+2 )] =x [ 3(10+2)] =x 9=8438
K3 = 4 4

b. Desil
[1(n+1)]
● D1 =
10
[1(10+1)]
D1 =
10
11
D1 = 10 = 1.1
D1 = data ke-1 + (0.1)(data ke-2-data ke-1)
D1= 3129.4

[2(n+1)]
● D2 =
10
[2(10+1)]
D2 =
10
22
D2 = 10 = 2.2
D2 = data ke-2 + (0.2)(data ke ke-3-data ke 2)
D2 = 3989.6

[3(n+1)]
● D3 =
10
[3(10+1)]
D3 =
10
33
D3 = 10 = 3.3
D3 = data ke-3 + (0.3)(data ke ke-4-data ke 3)
D3 = 4056

[4 (n+1)]
● D4 =
10
[4 (10+1)]
D4 =
10
44
D4 = 10 = 4.4
D4 = data ke-4 + (0.4)(data ke ke-5-data ke 4)
D4 = 4305.6

[5(n+1)]
● D5 =
10
[5(10+1)]
D5 =
10
55
D5 = 10 = 5.5
D5 = data ke-5 + (0.5)(data ke ke-6-data ke-5)
D5 = 5095
[6( n+1)]
● D6 =
10
[6(10+ 1)]
D6 =
10
66
D6 = 10 = 6.6
D6 = data ke-6 + (0.6)(data ke ke-7-data ke-6)
D6 = 5652.8

[7( n+ 1)]
● D7 =
10
[7(10+1)]
D7 =
10
77
D7 = 10 = 7.7
D7 = data ke-7 + (0.7)(data ke ke-8-data ke 7)
D7 = 7595.3

[8( n+ 1)]
● D8 =
10
[8(10+1)]
D8 =
10
88
D8 = 10 = 8.8
D8 = data ke-8 + (0.8)(data ke ke-9-data ke 8)
D8 = 8432.6

[9( n+1)]
● D9 =
10
[9(10+ 1)]
D9 =
10
99
D9 = 10 = 9.9
D9 = data ke-9 + (0.9)(data ke ke-10-data ke-9)
D9 = 8588.3

c. Persentil
i(n+1)
Persentil = data ke -( 100 )
10(10+1)
Persentil ke-10 = data ke- ( 100 ) = 1.1

= x1 + 0.1 (x2-x1)

= 3035 + 0.1 (3979-3035)

= 3035 + 94,4

= 3044,44

Persentil ke-25 = kuartil bawah =


P−25=¿ [25 (10+ 1)] ¿
=2 ,75
100

= x2 + 0,75 (x3-x2)
= 3979 + 0,75(4032-3979)
= 4018,75

Persentil ke-50 = s
P−50=¿ [50 (10+ 1)] ¿
=5 ,5
100

= x5 + 0,5 (x6-x5)
= 4596+ 0,5(5594-4596)
= 5095

Persentil ke-75 = kuartil atas =


P−75=¿ [75 (10+1 )] ¿
=8 ,25
100

= x8 + 0,25 (x9-x8)
= 8411+ 0,75(8438-8411)
= 8431,25

90(10+1)
Persentil ke-90 = data ke- ( 100 ) = 9.9

= x9 + 0.9 (x10-x9)

= 8438 + 0.9 (8605-8438)

= 8438 + 150.3

= 8588,3
3. Ukuran Penyebaran

a. Range
R=xmax −x min
R=8605−5594=5570

b. Deviasi Rata-Rata
MD=Σ∨x−x∨ ¿ =¿ ¿ 17097 = 1899.66
n−1 9

c. Varians
𝚺 ( xi−x )² 39857736.4
s² = = 9
= 4428637,38
n−1

d. Deviasi standar
s = √❑

e. Range Antar Kuartil


Rentang antar kuartil (RAK) = K₃ - K₁
= 8438 - 4032
= 4406

f. Deviasi Kuartil/Simpangan Kuartil


1
SK= 2 (K₃ - K₁)
1
SK = 2 (4406)
= 2203
g. Skewness
Diketahui:
Mean = 5649 , 4
Median = 5095
Modus = -

Koefisien kemiringan :
Q3−2 Q2+Q 1
KK = Q 3−Q 1
8438−2(5095)+ 4032
=
8438−4032
= 0,517

h. Kurtosis
1
(Q 3−Q 1)
Koefisien kurtosis = 2
P 90−P10
1
(8438−4032)
= 2
8588 ,3−3044 , 44
1
(4406)
= 2
5543 , 86
= 0,397

i. Histogram

j. Diagram batang daun


Stem-and-leaf of Jumlah Balita (Orang) N = 10

Leaf Unit = 100

2 3 09

5 4 015

5 5 56

3 6

3 7

3 8 446

k. boxplot

Kesimpulan analisis data deskriptif:


1. Didapatkan hasil Mean > Median > Modus, maka Kurva menceng ke
kanan
2. Karena koefisien kurtosis lebih dari 0,263 maka distribusinya adalah
leptokurtik. Model distribusinya ialah sebagai berikut:

3. Selain itu di dapatkan juga koefisien kemiringan > nol, maka bentuk
distribusinya positif (ekor bagian kanan lebih panjang)

Anda mungkin juga menyukai