Perencanaan Program BPN 2025
Perencanaan Program BPN 2025
01/4432-100/XII/2023 22
-4-
DAFTAR LAMPIRAN
ekonomi …
-6-
Pajak …
-9-
PROVINSI
Input Data
b. Satuan …
-10-
1.1.2 Realisasi fisik dan keuangan penerimaan 2 (dua) tahun terakhir (2022 dan
2023) serta perkiraan realisasi penerimaan tahun 2024
Berikut format matriks isian dalam dalam link sebagaimana surat ini:
Input Data
1.2 Penerimaan Umum
Penerimaan umum, yaitu PNBP yang bersifat umum pada seluruh
Kementerian/Lembaga (K/L) yang tidak terkait dengan pelayanan sesuai dengan
tugas dan fungsi K/L dimaksud. PNBP ini tidak diberikan izin untuk digunakan
sebagai sumber dana belanja. Termasuk jenis PNBP Umum antara lain:
1.2.1 Pendapatan Jasa Lembaga Keuangan/Jasa Giro;
1.2.2 Pendapatan Penjualan Aset Lainnya yang berlebihan/rusak/
dihapuskan;
1.2.3 Pendapatan Sewa Benda-benda Tak Bergerak;
1.2.4 Penerimaan Kembali Pegawai Pusat (TAYL);
1.2.5 Pendapatan sewa rumah dinas/rumah negeri;
1.2.6 Pendapatan pelunasan ganti rugi atas kerugian yang diderita negara
(masuk TP/TGR) bendahara;
1.2.7. Peneriman Kembali Belanja Lainnya (RMTYAL);
1.2.6 Pendapatan Anggaran Lain-lain;
1.2.7 Pendapatan Jasa Lainnya.
Penyusunan jenis penerimaan umum memperhatikan potensi kemungkinan
adanya jenis penerimaan di masing-masing satuan kerja sesuai dengan jenis-
jenis penerimaan umum sebagaimana peraturan yang berlaku, disamping juga
karakteristik realisasi dalam 2 (dua) tahun terakhir dan prakiraan realisasi
hingga akhir tahun 2023 serta outlook realisasi tahun 2024.
Berikut …
-11-
1 2 3 4 5
PROVINSI DKI JAKARTA
01 429630 KANWIL BPN DKI JAKARTA
01 429646 KANTAH JAKARTA UTARA
01 429652 KANTAH JAKARTA TIMUR
01 429661 KANTAH JAKARTA SELATAN
01 429677 KANTAH JAKARTA BARAT
01 429683 KANTAH JAKARTA PUSAT
TOTAL PROVINSI DKI JAKARTA -
Input Data
NO Kode Satker Provinsi/Satuan Kerja Mata Anggaran Penerimaan (MAP) Penerimaan Umum
1 2 3 4 5
352410 Ditjen Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang
352411 Ditjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah
352412 Ditjen Penataan Agraria
352413 Ditjen Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan
429621 Kantor Pusat Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia (Sekretariat
Jenderal)
524465 Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional
TOTAL ATR/BPN PUSAT -
Input Data
2. Penyusunan …
-12-
Berikut format matriks isian dalam dalam link sebagaimana surat ini:
OPERASIONAL LAYANAN
Belanja Non Operasional
Penerimaan Belanja = 85,54% x Ditjen Pengadaan
No Lokasi Kode Satker Satker Penerimaan Umum Ditjen Survei dan Layanan = 85,54 % -
Fungsional Penerimaan Ditjen Penetapan Hak Ditjen Penataan Tanah dan Total Operasional
Pemetaan Pertanahan Operasional Layanan
dan Pendaftaran Tanah Agraria Pengembangan Layanan
dan Ruang
Pertanahan
1 2 3 4 5 6 = (85,54% x kolom 3) 7 8 9 10 11 = (7+8+9+10) 12 = (6 - 11)
PROVINSI
PROPINSI DKI JAKARTA
01 429630 KANWIL BPN DKI JAKARTA
01 429646 KANTAH JAKARTA UTARA
01 429652 KANTAH JAKARTA TIMUR
01 429661 KANTAH JAKARTA SELATAN
01 429677 KANTAH JAKARTA BARAT
01 429683 KANTAH JAKARTA PUSAT
TOTAL PROVINSI DKI JAKARTA
backlog …
-13-
Berikut …
-14-
Berikut format matriks usulan kegiatan (daerah) dalam link sebagaimana surat
ini:
[Link].U26
Input Data
Berikut format matriks usulan kegiatan (satuan kerja pusat) dalam link
sebagaimana surat ini :
Indikator Kinerja Sasaran Strategis (IKSS)/ Output KRO dan RO
Sasaran Strategis (SS)/ Sasaran Program (SP)/ Anggaran per Kegiatan
No. Indikator Kinerja Program (IKP)/ Indikator KRO RO PN/PB/KL Keterangan
Sasaran Kegiatan (SK) Nomenklatur Volume (Rp)
Kinerja Kegiatan (IKK) Nomenklatur Satuan Nomenklatur Satuan
1 2 3 9 9 10 11 12 13 14 15 16
A Sasaran Strategis 1: IKSS 1.1 Penurunan Indeks Gini Ketimpangan
Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan dan Pemilikan Tanah
Pemanfaatan Tanah yang Berkepastian
Hukum dan Produktif
1,1 SP 1 : IKP Indeks Pengurangan Tuna Lahan dan
Terwujudnya Ketersediaan Lahan dalam Produktivitas
Peningkatan Produktifitas P4T P4T
Rangka Pengurangan Tuna Lahan dan
Meningkatnya Produktivitas Pemilikian,
Produktifitas Pemilikan,
Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah (P4T)
1.1.1 Sasaran Kegiatan : IKK-1 Rasio Pengurangan Tuna Lahan Hasil Rancangan NSPK Bidang Penertiban Norma, Standard, Prosedur, dan Rancangan NSPK Bidang
Terwujudnya Tertib Penguasaan, Pemilikan, Penertiban Penguasaan, Pemilikan, Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan dan Kriteria Penertiban Penguasaan,
1
Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah Penggunan dan Pemanfaatan Tanah Pemanfaatan Tanah Pemilikan, Penggunaan
dan Pemanfaatan Tanah
Data Indikasi Pelanggaran P4T Pengawasan dan Pengendalian Data Indikasi Pelanggaran
2 Produk P4T
manajemen …
-15-
Contoh …
-16-
RM RM RM RM RM RM
1 2 3 4 5 6 7 8
PROVINSI DKI JAKARTA
429630 KANTOR WILAYAH BADAN PERTANAHAN NASIONAL DKI JAKARTA
429646 KANTOR PERTANAHAN JAKARTA UTARA
429652 KANTOR PERTANAHAN JAKARTA TIMUR
429661 KANTOR PERTANAHAN JAKARTA SELATAN
429677 KANTOR PERTANAHAN JAKARTA BARAT
429683 KANTOR PERTANAHAN JAKARTA PUSAT
- - - - - -
Input Data
3.1.1 Sasaran Kegiatan: IKK-1 Terselenggaranya Perencanaan, Layanan Perencanaan Layanan Perencanaan dan Layanan Perencanaan Layanan
Terselenggaranya Perencanaan, Pemantauan Pemantauan dan Evaluasi Program dan Penganggaran Internal
dan Evaluasi Program dan Anggaran serta Anggaran serta Administrasi Kerjasama
Administrasi Kerjasama
IKK-2 Persentase revisi pada output kegiatan Layanan Perkantoran Layanan Perkantoran Layanan Perkantoran Layanan
IKK-5 Nilai capaian pada SMART DJA Layanan Kerjasama Layanan Kerjasama Layanan Kerjasama Layanan
IKK-6 Persentase Satker yang mendapatkan Layanan Monitoring dan Evaluasi Layanan Pemantauan dan Layanan
nilai LKJ Kategori A Layanan Pemantauan dan Evaluasi Internal Evaluasi
Penyusunan kegiatan harus menampakan output yang jelas dan terukur serta
dipastikan menunjang keberhasilan indikator kinerja secara berjenjang, yaitu
indikator kinerja kegiatan (level kegiatan/unit eselon II), indikator kinerja
program (level program/unit eselon I) dan indikator kinerja sasaran strategis
(level kementerian).
Anggaran yang digunakan untuk pembiayaan kegiatan meliputi
anggaran:
1. Belanja operasional (belanja mengikat) merupakan anggaran belanja yang
digunakan untuk pembiayaan kebutuhan rutin kantor, terdiri dari belanja
pegawai (gaji, tunjangan, lembur) dan belanja barang operasional (kebutuhan
perkantoran, termasuk honorarium PPNPN). Belanja operasional terdapat
pada program Dukungan Manajemen baik pada satuan kerja pusat maupun
daerah.
Penyusunan belanja operasional untuk belanja pegawai didasarkan pada data
pada Aplikasi Gaji Pokok Pegawai (GPP). Sedangkan untuk belanja barang
didasarkan pada Data Pokok terupdate. Belanja pegawai didanai hanya dari
sumber dana Rupiah Murni (RM), sedangkan Belanja barang operasional
dapat diutamakan pembiayaannya dari sumber dana Rupiah Murni (RM).
2. Belanja …
-17-
Input Data
2. Data …
-19-
GOLONGAN
JML
NO SATUAN KERJA
PEGAWAI
I II III IV Jumlah
1 2 3 4 5 6 7 8
PROVINSI DKI JAKARTA
429630 KANWIL BPN DKI JAKARTA
429646 KANTAH JAKARTA UTARA
429652 KANTAH JAKARTA TIMUR
429661 KANTAH JAKARTA SELATAN
429677 KANTAH JAKARTA BARAT
429683 KANTAH JAKARTA PUSAT
TOTAL PROVINSI DKI JAKARTA - - - - - -
Input Data
Input Data
1 DKI JAKARTA
2 JAWA BARAT
3 JAWA TENGAH
4 DI. YOGYAKARTA
5 JAWA TIMUR
Input Data
-20-
PETUNJUK ...
-21-
PETUNJUK …
2. Format ...
-22-
PETUNJUK ...
-23-
Kolom 5 ...
-24-
-25-