1)Menjunjungtinggikejujuran,ketekunandankepatuhan
2)Mengedepankankeadilandankebijaksanaan
3)Mengutamakankepentinganmasyarakat
4)Dengansadarmempromosikanpengetahuan,ideprofesionaldanpelayananpublik
5)Dengansadarmempromosikanpengetahuan,ideprofesionaldanpelayananpublik
6)Bekerjadenganstandaroperasionalyangjelas
7)Mentaatikodeetikyangberlaku
Insinyur menjunjung tinggi dan memajukan integritas, kehormatan dan martabat profesi engineering
dengan:
(a)Menggunakanpengetahuandanketerampilanengineer untukpenyempurnaankesejahteraan.
(b)Jujur, tidakmemihak, danmelayanidengankesetiaanpublic, atasandanklien.
(c)Berjuanguntukmeningkatkankompetensiprofesiengineer.
(d)Mendukungprofesionaldanteknismasyarakatdaridisiplinilmuengineer.
PII
[Link]
[Link]
[Link] sungguhuntukkepentinganmasyarakat,sesuaidengantugasdantanggungjawabnya
[Link]
CONTOH
Beberapapengamatmenyebutkanbahwakejadianinimutlakmerupakankesalahandariperusahaan.
Akibatnya, semburanlumpurinimembawadampaknegative yang
luarbiasabagimasyarakatsekitarmaupunbagiaktivitasperekonomiandi JawaTimur. Ada yang
mengatakanbahwalumpurLapindomeluapkarenakegiatanPT Lapindodi dekatlokasiitu.
LapindoBrantasmelakukanpengeboransumurBanjar Panji-1 padaawalMaret2006
denganmenggunakanperusahaankontraktorpengeboranPT Medici Citra Nusantara.
DiperkirakanbahwaLapindo, sejakawalmerencanakankegiatanpemboraninidenganmembuatprognosis
pengeboranyang salah. Merekamembuatprognosis denganmengasumsikanzona pemboranmerekadi zona
Rembangdengantarget pemborannyaadalahformasiKujung. Padahalmerekamembordi zona Kendengyang
tidakadaformasiKujung-nya. Alhasil, merekamerencanakanmemasangcasing setelahmenyentuhtarget
yaitubatugampingformasiKujungyang sebenarnyatidakada.
Standar Profesi Engineer
January 17, 2020 by adipurnomo
Pengertian Profesi Engineer
Konsep Engineering
Engineering adalah ilmu di bidang teknik atau keteknikan yang dipraktekkan untuk mempermudah kehidupan atau mempermudah manusia dalam
melakukan sesuatu.
Engineering bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang ada di sekitar kehidupan sehari-hari dari hal yang terkecil hingga besar.
Orang yang melakukan pekerjaan di bidang engineering disebut engineer, pada zaman dahulu di indonesia disebut insinyur.
Contoh hasil karya engineer yang bisa dinikmati : mobil, komputer, gedung, jalan, jembatan, dan lainnya.
Engineering sebagai profesi
Profesi engineering secara bahasa adalah seseorang yang memenuhi standar keilmuan spesifik, pengakuan secara profesional diberikan pada yang
sudah menempuh jalur pendidikan atau pelatihan resmi di lembaga yang resmi dan kompeten.
Engineering sebagai bagian dari perusahaan
Engineering sering dijadikan nama pada salah satu bagian aau departemen pada perusahaan seperti manufaktur, dimana bertugas untuk mengelola
fasilitas pendukung perusahaan.
Engineer sebagai gelar pendidikan
Supaya tidak rancu, maka untuk profesi ini kita sebut sebagai Engineer saja, bukan engineering walaupun secara bahasa artinya hampir sama.
Pada masa lalu di dunia pendidikan Indonesia periode sebelum 90 an , para lulusan perkuliahan di bidang teknik disebut Insinyur.
Gelar tersebut equivalent atau setara dengan gelar Engineer dari kampus-kampus luar negeri, jadi Engineer disebut juga dengan Insinyur.
Sejarah Engineering
Contoh hasil karya engineering sepanjang sejarah manusia :
Bahtera nabi Nuh
Bangunan Stonehenge yang dibuat pada tahun 2500-2000 SM
Pyramida Gizaoleh bangsa Mesir kuno sekitar tahun 2560 SM yang berlangsung selama 20 tahun
Candi Borobudur pada Abad 9
Komputer generasi pertama pada tahun 1941
Peluncuran wahana antariksa Galileo yang mampu menjelajah atmosfer Jupiter
Penemuan Mesin uap oleh James Watt tahun 1764 dan menjadi pendorong terjadinya Revolusi Industri pada Abad 18, sejak inilah Engineering
menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam perkembangan industri manufaktur dunia.
Perbandingan Engineer (Insinyur) dengan Researcher (iImuan)
Persamaannya, Insinyur dan ilmuan adalah sama-sama memiliki pengetahuan yang baik mengenai suatu bidang ilmu.
Namun ilmuan bertujuan untuk memperoleh pengetahuan yang baru, sedangkan insinyur untuk merancang dan menghasilkan perangkat-
perangkat,struktur-struktur dan proses-proses yang dapat digunakan.
Dengan kata lain, aktivitas seorang ilmuan adalah untuk mengetahui, sedangkan insinyur adalah untuk melakukan atau eksekusi.
Tim Engineering
Seorang Engineering didalam perusahaan atau organisasi tidak bekerja sendiri, mereka juga membutuhkan sebuah tim yang disebut Tim Engineering.
Profesi lain yang mendukung aktivitas Engineer, adalah seperti : Designer, Teknisi, Drafter, Tukang atau teknisi. Berikut penjelasan tugas dari
berbagai profesi tersebut :
Tugas Insinyur :
Merancang konsep penelitian atau riset
Perancangan proyek
Inovasi produk
Pengembangan sistem
Memimpin atau mensupervisi pekerjaan dari teknolog, teknisi dan pekerja.
Tugas Teknolog :
Pengembangan produk yang sudah dibuat secara rutin
Memimpin atau mensupervisi pekerjaan teknisi dan tukang
Merancang dan mengembangkan pekerjaan teknis
Mengkoordinir pekerja, mengelola bahan-bahan dan peralatan kerja
Tugas Teknisi :
Pembuatan pekerjaan teknis seperti menggambar teknik
Melakukan estimasi proyek
Inspeksi lapangan
Pengumpulan data
Survei
Penulisan dibidang teknis
Tugas Tukang :
Menggunakan peralatan tangan dan mekanik untuk merawat, meperbaiki dan mengoperasikan mesin-mesin atau produk-produk yang
bermanfaat bagi tim Engineering.
Aktivitas Engineering
Riset atau penelitian atau research adalah aktivitas untuk mencari pengetahuan baru atau pemahaman baru yang lebih baik mengenai fakta-
fakta yang sudah diketahui.
Pengembangan atau development adalah aktivitas untuk mengubah hasil dan penemuan dari riset kedalam bentuk : produk,metode atau
proses.
Desain atau perencanaan atau design adalah proses untuk mengubah konsep dan informasi menjadi rencana dan spesifikasi yang terperinci,
untuk menghasilkan produk jadi atau fasilitas tertentu.
Produksi atau production adalah aktivitas industri untuk menghasilkan produk jadi dari bahan baku melalui proses manufaktur.
Konstruksi atau construction atau pembangunan adalah proses merubah desain dan material menjadi bangunan atau fasilitas, contohnya :
gedung, jalan raya, fasilitas telekomunikasi dan daya listrik.
Operasi didalam engineering adalah penerapan berbagai prinsip engineering atau pelaksanaan kerja lapangan. Didalam manufaktur, operasi
melibatkan kegiatan seperti pembelian bahan mentah, pemeliharaan pabrik dan pengarahan serta pengawasan buruh. Para insinyur berperan
penting dalam menjalankan aktivitas operasi di perusahaan terkait fasilitas pabrik (listrik dan sebagainya), perkeretan api, telekomunikasi, dan
dalam menangani sistem-sistem pengendalian lalu lintas dikota-kota besar.
Bidang penjualan didalam industri berbasis teknologi sering kali melibatkan jasa para insinyur terlatih untuk merekomendasikan mesin-mesin
peralatan, suku cadang, atau layanan-layanan terbaik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
Manajemen dibanyak perusahaan di berbagai industri dipegang dan dikendalikan oleh para insinyur. Secara umum, para insinyur ini
bertanggung jawab memecahkan masalah-masalah kebijakan,keuangan, orrganisasi dan SDM, humas, dan pemesanan serta penjualan.
Engineer atau insinyur merupakan salah satu pihak terpenting dalam suatu proyek konstruksi skala besar. Secara
definisi, engineer adalah seorang ahli sekaligus wakil dari pemilik proyek yang diminta untuk dapat bertindak independen, adil dan
tidak memihak pada pihak manapun. Seorang engineer mempunyai peranan yang penting karena tugas dan wewenangnya
menyangkut urusan proyek yang sedang dijalankan.
Terdapat ketentuan yang berlaku sebagai pedoman atau standar bagi para pihak dalam melaksanaan proyek konstruksi yaitu
standar Federation Internationale Des Ingenieurs-Conseils (International Federation of Consulting Engineers, “FIDIC”), yang di
dalamnya terdapat beberapa kode etik yang harus menjadi pedoman bagi para engineer, diantaranya:
1. Tanggung Jawab kepada Masyarakat dan Profesi
Terkait dengan kode etik ini, seorang engineer harus:
Memikul tanggung jawab profesi kepada masyarakat.
Mencari solusi yang sejalan dengan prinsip prinsip pembangunan yang berkelanjutan.
Selalu mempertahankan martabat, kedudukan dan reputasi dari profesinya.
2. Kompetensi
Terkait dengan kode etik ini, seorang engineer harus:
Mempertahankan konsistensi pengetahuan dan keterampilan seiring dengan perkembangan di bidang teknologi, peraturan dan
manajemen, serta menerapkan keterampilan, perhatian dan ketelitian atas jasa yang diberikan kepada kliennya.
Hanya memberikan jasa sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya.
3. Integritas
Selalu bertindak sesuai dengan kepentingan yang sah dari klien, serta memberikan jasa dengan penuh integritas dan terpercaya.
4. Tidak Memihak
Terkait dengan kode etik ini, seorang engineer harus:
Tidak memihak dalam memberikan nasihat profesional, penilaian dan keputusan.
Memberitahukan kliennya atas segala potensi benturan kepentingan yang akan timbul dalam hal pemberian jasa kepada klien.
Commisioning (pengujian operasional pekerjaan sesungguhnya untuk memastikan pekerjaan telah dilaksanakan dengan
memenuhi semua peraturan berlaku).
Tidak menerima pembayaran yang dapat mempengaruhi independensi keputusannya
5. Adil kepada Pihak Lain
Terkait dengan kode etik ini, seorang engineer harus:
Mempromosikan konsep “Quality–Based Selection”.
Tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan bisnis dan reputasi dari pihak lain, baik dengan sengaja ataupun karena
kekurang hati-hatian.
Secara langsung ataupun tidak langsung tidak berusaha untuk mengambil tempat dari engineer lain yang telah ditunjuk untuk
pekerjaan tertentu.
Tidak mengambil alih pekerjaan engineer yang lain sebelum memberitahukannya kepada engineer bersangkutan dan sebelum
ada pemberitahuan tertulis dari klien bahwa penunjukan yang sebelumnya telah diputus.
Bersikap secara layak dan sopan ketika dimintakan untuk melakukan review pekerjaan dari pihak lain,.
6. Corruption atau Kecurangan
Terkait dengan kode etik ini, seorang engineer harus:
Tidak akan menawarkan atau menerima imbalan dalam bentuk apapun yang mempengaruhi proses pemilihan dirinya untuk
menjadi engineer yang terpilih, atau mempengaruhi engineer lain untuk memberikan penilaian yang memihak.
Bekerjasama sepenuhnya dengan badan investigasi resmi dalam hal terdapat penyelidikan yang terkait dengan suatu kontrak
jasa atau konstruksi.