Custom Template untuk AutoCad
1. Kelengkapan File
File terkirim berupa: 1. Acad_STD.dwt, 2. Layer_STD.dwg, 3. Shortcut [Link], 4.
STD_Default.ctb, 5. STD_Layer.ctb, 6. STD_Monoch, 7. STD_Sol, 8. Work_Exercise.dwg, 9.
Y_Standard_Layer.pdf, 10. Y_Tes_CTB.pdf, 11. Z_How To [Link], 12. Support_Add (folder)
2. Cara Setting File
a) Setting File DWT
DWT adalah ekstensi untuk template di AutoCad. Disini kita akan gunakan Acad_STD.dwt
sebagai template kerja kita kedepannya.
1) Pertama buka AutoCad, lalu buat file baru dan akan muncul seperti ini
2) Pahami di bagian mana file template lainnya tersimpan, contohnya seperti ini
“Local Disk (C:) > Users > AppData > Local > AutoDesk > AutoCAD 2018 > R22.0 >
enu > Template”. Text yang dibirukan artinya bisa berbeda untuk pengguna lain,
tergantung dari versi CAD yang digunakan.
3) Copy file “Acad_STD.dwt” ke dalam folder yang ditunjukkan di langkah
sebelumnya.
4) Buka file baru dan pilih Acad_STD sebagai template yang akan digunakan.
b) Setting File LSP
LSP adalah ekstensi dari file Autolisp, dimana autolisp sendiri adalah implementasi
bahasa pemrograman LISP (List Programming) di AutoCad. Disini kita punya 2 file LSP
(STD_Layer.lsp dan Shortcut [Link])
1) Type “Appload” (tanpa tanda petik), maka akan muncul seperti ini.
2) Cari file STD_Layer.lsp dan Shortcut [Link] di folder, lalu klik “Load” >
“Always Load”
3) Klik “Contents”.. kemudian “Add” file STD_Layer.lsp dan Shortcut [Link]
4) Close > Close
5) Link youtube sebagai referensi:
[Link]
c) Setting File CTB
CTB adalah ekstensi untuk file plot style di AutoCad. Fungsi file ctb untuk mengatur
pemetaan warna, ketebalan garis, tipe garis yang berbeda untuk setiap object ketika di
print-out. Kita memiliki file CTB yaitu STD_Default, STD_Monoch, dan STD_Sol.
1) Link referensi untuk setting file CTB
[Link]
3. Panduan Penggunaan
a) Standard Layer
Buka file Layer_STD.dwg di dalamnya tersedia template default layer beserta command
nya. Ada 2 cara dalam Penggunaannya: (1.) ketik Command seperti yang tertera pada
kolom “Nama Layer” untuk penggunaan di kolom “Fungsi”. Misal: ketik “fin” lalu select
object yang akan dipindahkan ke layer FIN. (2.) select object yang akan dijadikan layer FIN
kemudian ketik “fin”. (Command dengan Capslock tidak menjadi masalah)
1) Layer Kerja
Layer kerja yang dimaksud adalah Shortcut Command untuk mengganti setting
layer kerja. Commandnya adalah dengan menambahkan simbol minus (-) di
command kolom nama layer. Contoh setting default layer kerja adalah layer 0,
(artinya setiap object yang dibuat akan default ke layer 0) untuk menjadikan
layer tertentu (seperti fin,pin,txt,pat,dll) menjadi layer kerja ketik “-fin” atau “-
pin” atau “-kol” atau “-hid”. Untuk menjadikan layer kerja menjadi 0 kembali
cukup ketik “-0”
2) Layer Tam (05,09,10,13,15,18)
Layer Tam dimaksudkan sebagai layer untuk garis tampak yang sudah disetting
dalam file CTB. Ada 6 layer tampak:
tam05(untuk ketebalan garis 0.05), command “tam05”
tam09(untuk ketebalan garis 0.09), command “tam09”
tam10(untuk ketebalan garis 0.10), command “tam10”
tam13(untuk ketebalan garis 0.13), command “tam13”
tam15(untuk ketebalan garis 0.15), command “tam15”
tam18(untuk ketebalan garis 0.18), command “tam18”
3) Layer Sol (Solid)
Layer Sol dimaksudkan sebagai layer berbentuk hatch solid, biasanya untuk
zonasi di gambar konsep. Berfungsi seperti menunjukkan tipe ruang maupun
zonasi ruang, bisa juga untuk pembeda tipe unit hotel atau unit retail. Bisa juga
digunakan untuk menghitung luas area. Cara penggunaannya sama seperti
sebelumnya, yaitu dengan command nama layer yang dimaksud.
b) Standard Notasi
Standard notasi adalah objek gambar berupa block yang dikumpulkan dalam satu folder
(Support_Add) dan diinsert ke worksheet AutoCad dengan command “insert”. Cara
penggunaanya ketik “i” (untuk “insert”) lalu ketik nama block yang akan diinsert (seperti
yang tertera di file Layer_STD. Misal untuk insert notasi ruang “i” > “nrg” > [pick
Basepoint], atau untuk insert dinding “i” > “din” > [pick Basepoint]
c) Shortcut Command
Shortcut command adalah kumpulan beberapa command yang disingkat dengan custom
untuk mempercepat produktivitas dalam menggambar object
SHORTCUT COMMAND FUNGSI
t0 (nol) tilemode 0 (nol) Beralih ke sheet Layout, ltscale = 10 (meter)
t1 tilemode 1 Beralih ke sheet Model, ltscale = 1000 (milimeter)
xlv xline v Extend line vertikal
xlh xline h extend line horizontal
xla xline a Extend line angle
lk layiso Untuk menyalakan hanya layer yang terpilih
lh layuniso untuk menghidupkan kembali semua layer
rf refedit Untuk merubah xref di tempat
rc refclose Untuk close xref setelah diedit
r rotate Untuk memutar object
dli dimlinear Untuk membuat object dimensi linear
dla dimaligned Untuk membuat object dimensi aligned
dmc dimscale Untuk mengatur ulang skala dimensi
ss select similar Untuk menyeleksi object yang similar
wi wipeout Untuk menyamarkan sebuah object
c copy single Untuk menyalin object secara single
ci circle Untuk membuat lingkaran
ze zoom extend Untuk zoom seluruh object secara extend
za zoom all Untuk zoom seluruh object
k (kolom) Untuk membuat kolom
ps (pintu single) Untuk membuat pintu single
pd (pintu dobel) Untuk membuat pintu dobel
nu (numbers) Untuk mengurutkan angka di mtext
d) Plot Style CTB
Ada tiga file CTB yang digunakan dalam standard layer ini, yaitu: STD_Monoch,
STD_Default, STD_Sol.
STD_Monoch digunakan apabila output yang diinginkan hanya berupa hitam
putih
STD_Default digunakan apabila di dalam gambar kerja terdapat object berupa
layer Sol (solid), mulai dari “sjal” sampai “swat” dan “solA” sampai “solD”.
STD_Sol digunakan apabila di dalam gambar kerja terdapat object berupa layer
Sol (solid), mulai dari “sjal” sampai “swat” dan “solA” sampai “solD” dan “s11”
sampai “s245”.
4. Contoh Penggunaan
Setelah memahami instruksi-instruksi di atas, silahkan tes apakah template standard layer ini
sudah siap digunakan. Dengan cara printout gambar yang ada di dalam file
Work_Examples.dwg
1) Tes dengan menggunakan plot style STD_Monoch
1) Buka file Work_Examples.dwg lalu printout gambar potongan parsial dengan
skala 1:100 di ukuran kertas A3 menggunakan file CTB STD_Monoch
2) Buka file Y_Tes_CTB.pdf, lalu cocokan dengan gambar pada halaman pertama,
apabila sudah cocok, berarti settingan sudah betul
2) Tes dengan menggunakan plot style STD_Default
1) Buka file Work_Examples.dwg lalu printout gambar denah dengan skala 1:100 di
ukuran kertas A3 menggunakan file CTB STD_Default
2) Buka file Y_Tes_CTB.pdf, lalu cocokan dengan gambar pada halaman kedua,
apabila sudah cocok, berarti settingan sudah betul
3) Tes dengan menggunakan plot style STD_Sol
1) Buka file Layer_STD.dwg lalu printout tabel standard layer dengan skala [fit to
paper] di ukuran kertas A3 menggunakan file CTB STD_Sol
2) Buka file Y_Tes_CTB.pdf, lalu cocokan dengan gambar pada halaman ketiga,
apabila sudah cocok, berarti settingan sudah betul.