0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan11 halaman

Panduan Praktikum Penggunaan Mikroskop

Praktikum ini membahas penggunaan mikroskop untuk mengamati preparat huruf yang terbuat dari potongan kertas koran. Terdapat penjelasan tentang bagian-bagian mikroskop, prosedur pengamatan, dan peranan aquades dalam mempersiapkan preparat."

Diunggah oleh

Fadilla Krishnadya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan11 halaman

Panduan Praktikum Penggunaan Mikroskop

Praktikum ini membahas penggunaan mikroskop untuk mengamati preparat huruf yang terbuat dari potongan kertas koran. Terdapat penjelasan tentang bagian-bagian mikroskop, prosedur pengamatan, dan peranan aquades dalam mempersiapkan preparat."

Diunggah oleh

Fadilla Krishnadya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

LEMBAR KERJA PRAKTIKUM

BIOLOGI
PENGGUNAAN MIKROSKOP

NAMA : Fadilla Putri Krishnadya Nur Haqqi


NIM : 225100901111020
DEPARTEMEN: Teknik Biosistem
KELAS :Y
KELOMPOK : Y3
ASISTEN : Ilis Mahbubah

DEPARTEMEN TEKNIK BIOSISTEM


FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2022
Nama Fadilla Putri K. N. H.
NIM 225100901111020
Prodi Teknik Lingkungan
Kelas Y
Kelompok Y3

1 PENGGUNAAN MIKROSKOP

PRE-LAB
1. Jelaskan pengertian dan peranan mikroskop!
Mikroskop adalah alat yang digunakan untuk melihat obyek dalam ukuran
kecil. Mikroskop memiliki berbagai macam jenis, yaitu bright-field microscope,
dark-field microsope, phase-contrast microscope, fluorescence microscope,
interference microscope, dan polarized light microscope. Meskipun memiliki
berbagai macam jenis, fungsi utama mikroskop adalah sebagai alat bantu pengamatan
obyek berukuran kecil seperti bakteri atau mikroba (Ehtisham, et al., 2016).
Komponen dalam mikroskop meliputi lensa okuler, tabung, sekrup pengarah
dasar, sekrup pengarah halus, pegangan, pegangan sedia, sendi inklinasi, kondensor,
diafragma, cermin, dan kaki mikroskop. Lensa okuler terletak pada ujung atas tabung.
Guna lensa okuler ini untuk memperbesar bayangan yang dihasilkan oleh lensa
obyektif (Hukama, 2015).

2. Jelaskan prinsip dasar penggunaan mikroskop!


Prinsip dasar penggunaan mikroskop terletak pada lensanya. Obyek yang akan
diamati ditelakkan pada meja prepat dengan dijepit menggunakan penjepit.
Kemudian lensa obyektif akan membentuk bayangan pertama. Dilanjutkan oleh lensa
okuler yang berfungsi untuk memperbesar bayangan yang dihasilkan oleh lensa
obyektif (Hukama, 2015).

3. Jelaskan pengertian obyek mikroskopis serta sebutkan contohnya!


Mikroskop adalah alat yang digunakan untuk mengamati obyek yang
berukuran kecil. Obyek yang diamati inilah yang dinamakan obyek mikroskopis.
Obyek mikroskopis meliputi segala sesuatu yang memiliki ukuran kecil dan sulit
diukur dengan mata manusia. Contohnya seperti organisme berukuran kecil, bakteri,
mikroba, dan sejenisnya (Abdulah, dan Marvirah, 2014).

4. Sebutkan dan jelaskan empat jenis mikroskop yang Anda ketahui!


Jenis mikroskop optic memiliki cara kerja mulanya cahaya lampu dibiaskan
oleh lensa kondensor kemudian akan mengenai spesimen dan diteruskan oleh lensa
obyektif. Kemudian sinar tersebut ditangkap oleh lensa okuler dan diteruskan ke
mata. Mikroskop ini memiliki batasan dalam perbesaran hingga 1000× (Hernatha,
2013).
Jenis mikroskop electron memiliki cara kerja hampir sama dengan mikroskop
optic. Namun bedanya sebelum cahaya lampu masuk di lensa kondensor, ada
pengatur dari pancaran sinar electron yang ditembakkan. Spesimen pun diatur secara

Praktikum Biologi 2021-2022


Nama Fadilla Putri K. N. H.
NIM 225100901111020
Prodi Teknik Lingkungan
Kelas Y
Kelompok Y3

miring pada pencekamnya hingga akhirnya disinari oleh x-ray hingga menghasilkan
gambar yang nantinya diteruskan pada monitor. Mikroskop electron ini memiliki dua
jenis yaitu scanning electron microsope dan transmission electron microsope (Lubis,
2015).
Jenis mikroskop stereo adalah mikroskop yang hanya digunakan untuk
mengamati benda berukuran besar. Pembesaran yang dimiliki mikroskop ini sebesar
7 sampai 30×. Komponen utama yang dimiliki mikroskop ini adalah lensa kondensor,
lensa obyektif, dan lensa okuler (Hernatha, 2013).
Jenis mikroskop monokuler adalah jenis mikroskop yang memiliki satu lensa
okuler. Sumber cahaya yang digunakan mikroskop ini adalah lampu. Fungsi
mikroskop ini adlaah untuk mengamati pertumbuhan sel (Louk, dkk., 2017).

5. Sebutkan dan jelaskan perbedaan mikroskop cahaya dengan mikroskop elektron?


Mikroskop cahaya dan mikroskop electron dibedakan dari kemampuam
mikroskop memperbesar bayangan mikroskopis. Mikroskop cahaya mampu
memperbesar bayangan yang dihasilkan lensa obyektif hingga 1000kali. Sedangkan
mikroskop electron hanya mampu memperbesar bayangan yang dihasilkan oleh lensa
obyektif hingga 100kali (Hernatha, 2013).

Tanggal Nilai Paraf


Asisten

Praktikum Biologi 2021-2022


Nama Fadilla Putri K. N. H.
NIM 225100901111020
Prodi Teknik Lingkungan
Kelas Y
Kelompok Y3

LAPORAN PRAKTIKUM
Praktikum 1. Penggunaan Mikroskop

1. Buatlah diagram alir prosedur kerja penggunaan mikroskop!


a. Pembuatan preparat
1 potongan huruf kertas koran

Diletakkan di atas gelas objek

Ditetesi 1 tetes aquades

Ditutup dengan gelas penutup

Preparat huruf

b. Pengamatan Obyek dengan Mikroskop


Preparat huruf

Amati serta gambar objek yang terlihat pada mikroskop

Diatur fokus mikroskop dan tentukan pebesaran lensa yang digunakan (40x, 100x,
400x)

Preparat huruf diatur berada tepat di lingkaran cahaya

Diletakkan di atas gelas objek

Preparat huruf

Praktikum Biologi 2021-2022


Nama Fadilla Putri K. N. H.
NIM 225100901111020
Prodi Teknik Lingkungan
Kelas Y
Kelompok Y3

2. Jelaskan peran kertas koran (huruf) pada praktikum penggunaan mikroskop yang
dilakukan!
Dalam praktikum kali ini, diperlukan koran yang memiliki tulisan kecil. Koran
ini nantinya akan digunting dan potongan hurufnya berfungsi sebagai preparat.
Preparat adalah benda yang diamati dengan mikroskop dan diletakkan di meja
preparat. Preparat ini dikatakan sebagai preparat basah atau preparat segar (Mertha
dkk, 2019).

3. Sebutkan bagian-bagian dari mikroskop dan jelaskan pula masing-masing peranannya!


Bagian-bagian mikroskop adalah lensa okuler sebagai kaca pembesar yang
menghasilkan bayangan maya, tegak, diperbesar. Lensa obyektif yang membentuk
cahaya. Diafragma untuk mengatur cahaya. Reflektor untuk memantulkan cahaya.
Meja preparat untuk meletakkan preparat. Pemutar kasar dan halus untuk
menggerakkan tabung. Revolver digunakan untuk tempat lensa obyektif. Penjepit
preparat digunakan untuk menjepit preparat agar preparat tidak bergeser. Kaki
mikroskop sebagai dasar mikroskop (Haryanti, 2019).

4. Apakah gelas obyek dan penutupnya dapat dibersihkan dengan bahan selain alkohol?
Jelaskan!
Pembersihan gelas obyek dan penutupnya dilakukan dengan tujuan membunuh
kuman yang ada. Selain dengan alkohol, gelas obyek dan penutupnya dapat
dibersihkan dengan cairan lainnya. Cairan yang dimaksud adalah aquades. Aquades
adalah air murni. Aquades berbeda dengan air biasa karena aquades terbebas dari
kotoran atau bakteri yang kemungkinan ada di dalam air biasa. Maka dari itu aquades
cocok sebagai cairan pembersih alat-alat laboratorium (Candra, 2016).

5. Jelaskan alasan permukaan gelas obyek yang telah dibersihkan tidak boleh disentuh
dengan tangan!
Gelas obyek dibersihkan dengan menggunakan alkohol 70% atau aquades.
Setelah dibersihkan, permukaan gelas objek tidak boleh disentuh dengan tangan agar
tidak ada kotoran seperti bekas sidik jari yang tertinggal. Hal ini dikhawatirkan akan
mempengaruhi pengamatan. Maka dari itu cara memegang gelas obyek yang telah
dibersihkan adalah dengan cara memegang pinggiran gelas obyek (Harijati, 2017).
6. Pada persiapan kertas koran sebagai preparat huruf, ditambahkan aquades. Jelaskan
fungsi perlakuan tersebut!
Potongan koran yang digunakan sebagai preparat selanjutnya akan ditetesi oleh
aquades sebanyak 1 tetes. Hal ini bertujuan agar potongan kertas koran dapat
menempel dengan sempurna Ketika ditutup dengan gelas penutup sehingga tidak
bergeser ketika dilakukan pengamatan. Selain itu, penambahan aquades juga
bertujuan agar tidak ada udara yang bisa masuk ke dalam preparat (Khotimah, 2017).

Praktikum Biologi 2021-2022


Nama Fadilla Putri K. N. H.
NIM 225100901111020
Prodi Teknik Lingkungan
Kelas Y
Kelompok Y3

7. Jelaskan kelebihan serta kekurangan dari mikroskop cahaya apabila dibandingkan


dengan mikroskop elektron!
Mikroskop cahaya dan mikroskop electron pada umumnya memiliki fungsi
yang sama yaitu sebagai alat bantu pengamatan obyek berukuran mikro. Namun yang
berbeda adalah mikroskop cahaya menggunakan cahaya matahari sebagai sumber
sinar yang dipakai yang mana lebih simpel daripada mikroskop elektron yang
menggunakan sinar elektron sebagai pengganti sinar cahaya. Namun perbesaran
mikroskop cahaya masih kurang jika dibandingkan dengan perbesaran mikroskop
electron. Mikroskop cahaya hanya mampu melakukan perbesaran hingga 1000kali
sedangkan mikroskop electron mampu melakukan perbesaran hingga 14juta kali
(Widyastuti, 2016).

8. Apakah peranan dari minyak imersi pada praktikum ini? Jelaskan pula waktu
penggunaan minyak tersebut!
Dalam perbesaran 1000kali mikroskop cahaya, diperlukanlah minyak. Minyak
yang umumnya digunakan adalah minyak imersi atau immersion oil. Minyak imersi
ini diteteskan pada preparat untuk meningkatkan resolusi. Fungsi minyak imersi
disini adalah untuk mengurangi jumlah refleksi dan pantulan cahaya di obyek yang
diamati sehingga ketika cahaya masuk ke dalam obyek cahaya tidak akan mengalami
pembiasan. Sehingga bayangan yang dihasilkan akan lebih jelas (Maharani dkk.,
2020).

9. Mengapa pengamatan obyek yang dilakukan dimulai dari perbesaran terkecil dahulu
kemudian baru dilanjutkan ke perbesaran yang lebih besar?
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan mikroskop adalah jika
ingin melakukan pengamatan diperlukan perlakuan perbesaran terkecil terlebih
dahulu kemudian dilanjutkan perbesaran terbesar. Hal ini dilakukan dengan tujuan
agar lensa mendapat titik fokus dengan cepat. Karena jika langsung dilakukan
perbesaran terbesar, maka lensa akan kesulitan menemukan fokus karena kita tidak
tahu apakah posisi preparate sudah sesuai dengan lensa atau belum. Dengan
perlakuan ini kita juga akan mendapat hasil yang lebih sesuai (Subali, dkk., 2018).

Praktikum Biologi 2021-2022


Nama Fadilla Putri K. N. H.
NIM 225100901111020
Prodi Teknik Lingkungan
Kelas Y
Kelompok Y3

10. Gambarkan hasil pengamatan preparat huruf Anda pada mikroskop di tiap perbesaran!

Gambar awal Perbesaran 40x

Perbesaran 100x Perbesaran 400x

Praktikum Biologi 2021-2022


Nama Fadilla Putri K. N. H.
NIM 225100901111020
Prodi Teknik Lingkungan
Kelas Y
Kelompok Y3

11. Jelaskan sifat bayangan yang terbentuk pada pengamatan preparat huruf! Mengapa
demikian?
Dalam percobaan kali ini dilakukan pengamatan mikroskop dengan obyek
huruf “h” dan perbesaran 40x, 100x, dan 400x. Sebelum diamati dengan mikroskop,
bayangan obyek adalah nyata dan tegak. Ketika diamati dengan mikroskop, bayangan
obyek berubah menjadi maya, terbalik, diperbesar. Hal ini sesuai dengan sifat
bayangan yang terbentuk di mikroskop yaitu sifat bayangan yang dibentuk lensa
obyektif adalah nyata, terbalik, diperbesar sedangkan sifat bayangan yang dibentuk
lensa okuler adalah maya, tegak, diperbesar sehingga menghasilkan bayangan
bersifat maya, terbalik, diperbesar (Alim, 2014).

Praktikum Biologi 2021-2022


Nama Fadilla Putri K. N. H.
NIM 225100901111020
Prodi Teknik Lingkungan
Kelas Y
Kelompok Y3

Kesimpulan
Pratikum kali ini dilakukan dengan tujuan memahami prinsip dasar mikroskop.
Mikroskop adalah suatu alat bantu dalam mengamati obyek yang berukuran mikro.
Mikroskop sendiri mempunyai berbagai macam jenis. Berdasarkan lensanya mikroskop
terbagi menjadi mikroskop monokuler, mikroskop binokuler, dan mikroskop trikuler.
Sedangkan menurut sumber cahayanya terdapat mikroskop cahaya dan mikroskop elektron.
Prinsip kerja mikroskop cahaya terletak pada lensa okuler dan lensa obyektif. Dimana lensa
obyektif akan membentuk cahaya dan lensa okuler akan mengubah cahaya tersebut menjadi
bayangan.
Sifat bayangan yang dihasilkan oleh lensa obyektif berbeda dengan bayangan yang
dihasilkan lensa okuler. Pada lensa obyektif, bayangan yang dihasilkan berbentuk nyata,
terbalik, diperbesar sedangkan sifat bayangan yang dibentuk lensa okuler adalah maya, tegak,
diperbesar. Bayangan akhir yang dibentuk oleh mikroskop menghasilkan bayangan bersifat
maya, terbalik, diperbesar.

Praktikum Biologi 2021-2022


Daftar Pustaka
Abdullah, dan Marvira, R. 2014. Analisis Ketrampilan Psikomotorik dalam Menggunakan
Mikroskop pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 8 Banda Aceh. JESBIO. 3(5): 25-27.
Lubis, K. 2015. Metoda-metoda Karakterisasi Nanopartikel Perak. Jurnal Pengabdian
Kepada Masyarakat. 21(79): 50-55.
Ehtisham, M., Khan, R., Gupta, S., et al. 2016. Microscope. Heal Talk. 8(6): 47-49.
Hernata, T. 2013. Identifikasi Butir-Butir Lemak dan Bakteri Patogen pada Susu dengan
Menggunakan Mikroskop Binokular XSZ-107BN. Tugas akhir. Semarang: Universitas
Diponegoro.
Hukama, A. 2015. Pengendali Penempatan Posisi Preparat pada Mikroskop Digital untuk
Pengambilan Citra Panorama. Tugas akhir. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh
Nopember.
Louk, A. C., Suparta, G. B., dan Sutaji, H. I. 2017. Pemutakhiran Mikroskop Cahaya
Monokuler Menjadi Mikroskop Digital untuk Pembelajaran Siswa SMA/MA Sederajat.
Jurnal Fisika Sains dan Aplikasinya. 2(2): 101-104.

Daftar Pustaka Tambahan


Alim, F. 2014. Pembelajaran Model Arias dengan Tim Ahli pada Materi Alat-Alat Optik
untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SMA N 2 Kebumen. Skripsi. Semarang:
Universitas Negeri Semarang.
Chandra, C. 2016. Pengolahan Air Sumur di Diploma Teknik Universitas Diponegoro
menjadi Air Aquades dengan Menggunakan Teknologi Sand Filter dan Reverse Osmosis.
Skripsi. Semarang: Universitas Diponegoro.
Harijati, N., Setijono, S., Serafina, I., dkk. 2017. Mikroteknik Dasar. Malang: Universitas
Brawijaya Press.
Haryanti, S. 2019. Pengembangan Almari Penyimpanan Terstandar untuk Perawatan
Mikroskop di Laboratorium Jurusan Kesehatan Lingkungan. Skripsi. Yogyakarta:
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
Khotimah, H., Anggraeni, E. W., dan Setianingsih, A. 2017. Karakteristik Hasil Pengolahan
Air Menggunakan Alat Destilasi. Jurnal Chemurgy. 1(2)
Maharani, R. I., Mustikaningtyas, D., dan Widyaningrum, K. 2020. Vegetable Oil Sebagai
Alternatif Pengganti Immersion Oil. Jurnal Biology Education Science & Tecnolgy. 3(2):
37-43.
Mertha, I. G., Al Idrus, A., Bahri, S., Sedijani, P., & Rasmi, D. A. C. (2019). Pelatihan
Pembuatan Preparat Squash jung Akar Untuk Pengamatan Kromosom Pada Guru-Guru
Biologi Di Kota Mataram. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 2(4)
Subali, B., Ian, Y., Susilo, dkk. 2018. Implementasi Model Pelatihan Pembelajaran IPA
Berbasis Digital Image Creator for Optical Microscope (DIGICOM) pada Guru Fisika
Kabupaten Demak. Unnes Physics Education Journal. 7(3): 91-96
Widiastuti, D. A. 2016. Pengamatan Scanning Electron Microscope (SEM) pada Struktur
dan Mineral Batuan dari Sungai Aranio Kabupaten Banjar. Jurnal Sains dan Terapan
Politeknik Hasnur. 4(2): 16-21.
Tanggal Nilai Paraf
Asisten

Praktikum Biologi 2021-2022

Anda mungkin juga menyukai