0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan1 halaman

Kaidah dan Jenis Explanation Text

Diunggah oleh

salmawidiarti02
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan1 halaman

Kaidah dan Jenis Explanation Text

Diunggah oleh

salmawidiarti02
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

EXPLANATION

Pengertian Explanation Text


What is explanation text? Explanation text is a text which explains how and why a phenomenon happens. It includes both natural and social phenomena. Hmm,
artinya apa ya? Jadi, explanation text adalah sebuah teks yang menjelaskan bagaimana dan mengapa sesuatu bisa terjadi, baik berupa fenomena alam maupun
sosial. Dari pengertian tadi, bisa kita simpulkan bahwa explanation text berfungsi untuk memberikan informasi melalui penjelasan yang rinci dari sebuah fenomena
yang terjadi. That’s why, tulisan yang ada dalam explanation text harus dibuat dengan rinci dan menjawab pertanyaan pembaca.

Jenis-Jenis Explanation Text


1. Sequential Explanation Text
Teks ini menjelaskan tentang suatu proses berdasarkan urutan dan waktu.
Contoh: How seawater becomes salty. (Bagaimana air laut bisa asin.)
2. Cause and Effect Explanation Text
Teks ini menjelaskan sebab akibat terjadinya fenomena.
Contoh: Why people feel sleepy after a meal. (Mengapa seseorang merasa ngantuk setelah makan.)

Struktur Explanation Text


Explanation text terdiri dari empat bagian, yaitu title, general statement, explanation, dan conclusion. Kita bahas satu per satu ya.
1. Title
Struktur yang pertama adalah title atau judul. Judul teks memberika gambaran tentang dari isi teks.
2. General Statement
Pada bagian kedua, yaitu general statement, akan dijelaskan tentang gambaran umum mengenai hal yang dijelaskan pada teks.
3. Explanation
Selanjutnya, ada bagian explanation. Bagian ini memberikan rangkaian proses tentang bagaimana dan mengapa sesuatu terjadi atau sebab akibat yang dijelaskan
melalui urutan kejadian. FYI, bagian explanation ini bisa terdiri lebih dari satu paragraf, loh.
4. Conclusion
Terakhir, ada bagian conclusion, yang berisi kesimpulan dari seluruh proses yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Kaidah Kebahasaan Explanation Text


Lanjut, sekarang kita bahas language features atau kaidah kebahasaan dari explanation text ya. Ada empat kaidah kebahasaan explanation text, yaitu simple
present tense, passive voice, connective words, dan technical terms.
1. Simple Present Tense
Kenapa sih explanation text menggunakan simple present tense? Jawabannya berkaitan sama tujuan dari teks ini, guys, yaitu untuk menjelaskan bagaimana dan
mengapa sesuatu bisa terjadi. Nah, yang namanya proses, pasti kejadiannya berupa fakta. Maka dari itu, tenses yang digunakan harus menunjukkan fakta, yaitu
simple present tense.
2. Passive Voice
Passive voice digunakan untuk menekankan bahwa seseorang atau suatu objek mengalami sesuatu. Kaidah kebahasaan ini juga digunakan saat pelaku tidak
diketahui dan saat pelaku tidak penting untuk diketahui.
3. Connective Words
Sesuai namanya, connective words adalah kata-kata penghubung antar ide. Dalam explanation text, connective words dibagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut.
A. Sequential Connective Words
Sequential Connective Words adalah kata penghubung berdasarkan urutan atau waktu. Contohnya seperti:
Then (Kemudian)
After that (Setelah itu)
However (Akan tetapi)
Although (Meskipun)
In addition (Selain itu)
Moreover (Selain itu)
B. Cause and Effect Connective Words
Cause and Effect Connective Words adalah kata penghubung yang menunjukkan sebab akibat. Contohnya seperti:
Because (Karena)
Since (Karena)
As (Karena)
Because of (Oleh sebab)
So (Jadi)
Therefore (Oleh karena itu)
Caused by (Disebabkan oleh)
Due to (Disebabkan oleh)
4. Technical Terms
Technical terms artinya adalah istilah-istilah teknis yang berkaitan dengan fenomena yang dibahas.
Contoh Explanation Text

Title:
How Seawater Becomes Salty
General Statement:
Two-thirds of the Earth’s surface is covered in water, and 97% of that is salty seawater. Only 3% of our planet’s water is fresh such as water in rivers, lake, and
streams. This fresh water plays a big role in explaining how the sea becomes salty. Water moves around our planet in a cycle powered by the sun: from the sea, to
the sky, to the land and then back to the sea.
Explanation:
When the sun heats the water in the sea, it changes into gas called water vapour and rises into the air, through a process called evaporation. After that, the water
vapour turns back into liquid water while floating in the air, forming clouds through a process called condensation. Then this water eventually falls from the clouds in
the sky as rain, sleet, hail or snow in which the process is also called precipitation. When these flows into streams and rivers, and eventually makes its way back to
the sea.
Furthermore, the rain that falls from the sky contains small amounts of chemicals called carbon dioxide and sulphur dioxide which makes the rain slightly acidic. This
acid can absorb small amounts of mineral salts, including sodium and chloride. These mineral salts are dissolved from the rocks which then enter the water.

Conclusion:
Thus, the main salt in seawater is sodium chloride. The rain water flows off the land and into the rivers and streams that lead all the way to the sea, carrying the
dissolved salts along with it that makes the seawater salty.

Anda mungkin juga menyukai