LAPORAN PRAKTIKUM KE-2
KOMPUTER DAN PEMROGAMAN (CODING)
Disusun Oleh :
Nama : Anadia Azizah
Npm : C0C023035
Kelas : 1C D3 AKUNTANSI
Asisten Dosen:
Nama :
Npm : x
Dosen Pembimbing:
PROGRAM STUDI D3 AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS BENGKULU
2023
LANDASAN TEORI
HTML atau Hypertext Markup Language adalah bahasa markup yang digunakan untuk
membuat struktur halaman website agar dapat ditampilkan pada web browser. Jadi,
HTML dapat dianalogikan sebagai pondasi awal dalam menyusun kerangka halaman web
secara terstruktur sebelum membahas terkait tampilan desain dan sisi fungsionalitas.
Sejarah HTML pertama kali dibuat oleh Tim Berners-Lee yang merupakan fisikawan di
lembaga penelitian CERN, Swiss. Berners-Lee mempunyai ide atau pemikiran mengenai
sistem hypertext berbasis internet. Sekitar tahun 1991, Tim merilis versi HTML pertama
yang di dalamnya terdalam sekitar 18 tag.
Untuk sekarang, HTML mengalami beberapa pengembangan dari sisi fitur serta
informasi yang disajikan hingga versi terbaru, yaitu HTML5. Setiap tahunnya, bahasa ini
mempunyai tingkat popularitas yang cukup tinggi sehingga dijadikan sebagai web
standard resmi di dunia pemrograman.
Selanjutnya, HTML juga mengalami tahap perbaikan (maintain) dan dikembangkan oleh
World Wide Web Consortium (W3C). Pada tahun 2014, merupakan waktu dimana HTML
mengalami upgrade yang cukup signifikan dan terdapat fitur semantic untuk
memudahkan pengembang website dalam menyusun kode dan memberitahukan makna
dari konten tersebut, sebagai contoh <article>, <footer>, dan <header>.
Fungsi HTML
Setelah mengenal sejarah singkat dari bahasa markup HTML, selanjutnya kita juga harus
mengetahui kegunaannya. Berikut ini beberapa fungsi dan tujuan dari penerapan HTML
untuk pembuatan situs atau web app.
Fungsi utama penggunaan HTML sendiri adalah membangun tampilan website yang
telah menerapkan metode semantik untuk memudahkan setiap pengembang dalam
proses development dan maintenance. Kemudian, HTML juga dapat dikolaborasikan
dengan penggunaan bahasa CSS (Cascade Style Sheet) serta JavaScript.
Dimana, peran dari HTML5 berfungsi untuk menyusun kerangka dan struktur halaman
website. Kemudian, CSS membantu dalam memberikan tampilan desain meliputi warna,
font, outline, dan lain sebagainya. Dan Tugas dari bahasa pemrograman JavaScript
adalah memberikan sentuhan interaksi untuk memberikan pengalaman yang berbeda
kepada user.
Kerangka Inti dan Cara Kerja HTML
Lantas, bagaimana cara membuat kode program HTML yang baik dan benar? Untuk
dapat mempelajari bahasa markup ini, anda dapat belajar dari media mana saja. Anda
dapat memanfaatkan internet untuk mencari berbagai forum atau jurnal yang
membahas terkait tutorial HTML. Berikut ini merupakan beberapa macam kerangka inti
yang membentuk struktur bahasa markup mulai tag, elemen, dan atribut.
x 1 x
Tag, merupakan perintah atau awalan instruksi yang nantinya akan dibaca pada web
browser. Misalnya adalah penggunaan tag <strong>, yang berfungsi untuk memberikan
ketebalan pada teks paragraf.
Element, merupakan proses keseluruhan kode yang dimulai dari tag pembuka (< >) dan
diakhiri dengan tag penutup (</>), sebagai contoh element <p>Ini adalah website
saya</p>.
Attribute, merupakan informasi atau perintah tambahan yang dimasukkan ke dalam
sebuah elemen. Misalnya saja <img class=”gambar” src=”[Link]”
alt=”komputer1” />, sehingga atributnya adalah class, src dan alt image.
Setelah mengetahui informasi terkait struktur awal dari HTML, selanjutnya kita akan
mengenal kerangka intinya.
1. <!DOCTYPE html>
Berfungsi untuk mendeklarasikan kepada komputer bahwa anda menuliskan sebuah
perintah di dalam kode HTML.
2. <html></html>
Berfungsi untuk tag yang menandakan proses mulai menuliskan kode program pada
dokumen HTML.
3. <head></head>
Tag ini digunakan untuk menambahkan metadata ke dalam dokumen html yang berisi
judul, deskripsi, library dan lain sebagainya.
4. <body></body>
Dan yang terakhir, tag body digunakan sebagai tempat untuk menuliskan setiap elemen
atau lebih tepatnya disebut juga dengan konten pada HTML itu sendiri.
Jenis – Jenis Tag HTML dan Kode Warna
Untuk saat ini, terdapat dua jenis tag yang sering digunakan, yaitu sebagai berikut:
1. Block Level
Untuk elemen yang menggunakan block level menggunakan ruang (space) tersedia dan
membuat line atau baris baru untuk mendeklarasikan elemen berikutnya. Contoh dari
penggunaan block level adalah struktur heading dan paragraf.
2. Inline Tags
Inline tags berarti menggunakan ruang yang lebih sedikit dan sempit. Sehingga
kebutuhannya lebih ke arah memformat isi konten pada block level.
x 2 x
Selain itu, di dalam struktur HTML juga dapat mengolah dan memberikan beberapa
macam warna untuk memperbaiki tampilan pada halaman situs agar lebih menarik.
Kesimpulan HTML adalah bahasa markup yang membentuk struktur halaman website
agar dapat diproses dan dikenali oleh web browser.
Jenis tag terbagi menjadi dua, yaitu inline tags dan block level dengan kerangka inti yang
meliputi struktur elemen head, body, dan footer.
Dalam penerapannya, bahasa markup ini termasuk ke dalam komponen penting
penyusun sisi front-end atau klien untuk membuat halaman website semaksimal
mungkin
SOAL DAN PEMBAHASAN
1. Rangkum praktikum pertemuan sebelumnya minimal 1 halaman
2. buatlah biodata diri minimal 10 data, minimal 5 warna, 5 jenis font, 5 ukuran
font (ex: Sosmed, Wa,nama, prodi) *jangan masukkan data yang bersifat rahasia
3. Buatlah pola berikut: (perhatikan spasi)
** ** **
*** ***
* **** *
4. Jelaskan minimal 5 tag yang sudah dibahasa pada praktikum (ex : <H1> untuk
buat title header)
x 3 x
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Operator adalah simbol atau karakter khusus yang digunakan untuk melakukan
operasi pada satu atau lebih operand. Operator aritmatika digunakan untuk
melakukan operasi matematika pada operand, seperti penjumlahan (+),
pengurangan (-), perkalian (*), pembagian (/), dan modulus (%). Operator
perbandingan digunakan untuk membandingkan dua nilai, seperti sama dengan
(==), tidak sama dengan (!=), lebih besar dari (>), lebih kecil dari (<), lebih besar
sama dengan (>=), dan lebih kecil sama dengan (<=). Operator logika digunakan
untuk mengkombinasikan beberapa kondisi, seperti dan (&&), atau (||), dan tidak
(!). Operator penugasan digunakan untuk memberikan nilai pada variabel, seperti
sama dengan (=), ditambah sama dengan (+=), dikurangi sama dengan (-=), dan
sebagainya.
Pemahaman mengenai operator sangat penting dalam pemrograman C++,
karena operator sangat sering digunakan dalam pengembangan program dan
memudahkan programmer untuk melakukan operasi pada data. Oleh karena itu,
penting untuk memahami fungsinya dan bagaimana cara penggunaannya.
Saran
x 4 x
Saran untuk saya serta teman-teman yang lain agar Gunakan teknologi
pendukung, seperti video tutorial, forum online, dan aplikasi pembelajaran
interaktif, untuk meningkatkan efektivitas praktikum. Evaluasi secara teratur
kemajuan mahasiswa dan efektivitas praktikum, dan lakukan perbaikan dan
perubahan jika diperlukan. Dan Libatkan mahasiswa dalam proyek-proyek
praktikum yang menantang dan bermanfaat, seperti pembuatan program
sederhana, aplikasi desktop, atau game sederhana.
DAFTAR PUSTAKA
Azhari, A. (2018). Belajar Pemrograman C++ dengan Visual Studio: Operator dan
Array. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Fajri, A. (2016). Pemrograman C++ untuk Siswa SMA: Operator dan Fungsi.
Bandung: Penerbit PT. Remaja Rosdakarya.
Subekti, R. (2017). C++ untuk Pemula: Operator dan String. Surabaya: Penerbit
PT. Elex Media Komputindo.
x 5 x
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN
KEBUDAYAAN
UNIVERSITAS BENGKULU
FAKULTAS TEKNIK
PROGRAM STUDI INFORMATIKA
Jl. Wr Supratman Kandang Limun, Bengkulu
Bengkulu 38371 A Telp: (0736) 344087, 22105 -
227
LEMBAR ASISTENSI MKU KOMPUTER DAN PEMROGAMAN
(CODING)
Nama Mahasiswa : x
NPM : x
Dosen :
1. x
Asisten Dosen : 1. x
Laporan Praktikum Catatan dan Tanda Tangan
Laporan Praktikum ke-2