0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan38 halaman

Program Supervisi Akademik SMP 2023/2024

Program Supervisi Akademik SMP Nurul Hidayah tahun 2023/2024 meliputi rencana pelaksanaan supervisi untuk memantau, mengevaluasi, dan meningkatkan proses pembelajaran agar tujuan pendidikan tercapai. Supervisi dilaksanakan secara teratur dan berkelanjutan oleh kepala sekolah dengan melibatkan guru dan mengacu pada prinsip-prinsip supervisi yang konstruktif dan demokratis.

Diunggah oleh

Nurzaini
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan38 halaman

Program Supervisi Akademik SMP 2023/2024

Program Supervisi Akademik SMP Nurul Hidayah tahun 2023/2024 meliputi rencana pelaksanaan supervisi untuk memantau, mengevaluasi, dan meningkatkan proses pembelajaran agar tujuan pendidikan tercapai. Supervisi dilaksanakan secara teratur dan berkelanjutan oleh kepala sekolah dengan melibatkan guru dan mengacu pada prinsip-prinsip supervisi yang konstruktif dan demokratis.

Diunggah oleh

Nurzaini
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM SUPERVISI PEMBELAJARAN

( SUPERVISI AKADEMIS )
TAHUN PELAJARAN 2023/2024

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NURUL HIDAYAH


JL. TERUSAN CIBIUK NO. 166 CANGKUANG WETAN
DAYEUHKOLOT
KATA PENGANTAR

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses
pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan
spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang
diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan
kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka
mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi
manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu,
cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk
mewujudkan tujuan pendidikan nasional, ujung tombaknya adalah satuan pendidikan (sekolah).
Setiap sekolah punya kewajiban untuk mengimplementasikan Standar Nasional Pendidikan
(SNP) agar tujuan pendidikan nasional tercapai. Standar nasional pada dasarnya dapat dikelompokkan
menjadi 2 jenis. Pertama, standar nasional kelompok akademik, meliputi:
(1) Standar Kompetensi Kelulusan; (2) Standar Isi; (3) Standar Proses; dan (4) Standar Penilian.
Kedua, standar nasional kelompok manajerial, yang meliputi: (1) Standar Pendidik dan Tenaga
Kependidikan; (2) Standar Sarana dan Prasarana; (3) Standar Pengelolaan; dan (4) Standar
Pembiayaan.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan
mengamanatkan agar setiap satuan pendidikan menyusun program pengawasan secara obyektif,
bertanggung jawab dan berkelanjutan. Berdasar pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses menyatakan bahwa Pengawasan proses pembelajaran
dilakukan melalui kegiatan pemantauan, supervisi, evaluasi, pelaporan, serta tindak lanjut secara
berkala dan berkelanjutan. Pengawasan proses pembelajaran dilakukan oleh kepala satuan
pendidikan dan pengawas.
Pemantauan proses pembelajaran dilakukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan
penilaian hasil pembelajaran. Pemantauan dilakukan melalui antara lain, diskusi kelompok terfokus,
pengamatan, pencatatan, perekaman, wawancara, dan dokumentasi. Supervisi proses pembelajaran
dilakukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajaran yang dilakukan
melalui antara lain, pemberian contoh pembelajaran di kelas, diskusi, konsultasi, atau pelatihan.
Dalam hal ini Pengawasan Proses Pembelajaran selanjutnya disebut Supervisi Akademik.
Terkait dengan hal di atas, maka SMP Nurul Hidayah menyusun program supervisi akademik.
Penyusun berharap Program Supervisi Akademis ini dapat menjadi acuan berbagai pihak dalam
menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing untuk melakukan pengawasan proses pembelajaran di
SMP Nurul Hidayah.

Bandung, November 2023

Nurzaini, [Link]
DAFTAR ISI

Halaman Judul i
Kata Pengantar ii

Daftar Isi iii

Bab I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang 1

B. Dasar/Landasan 1

C. Tujuan 2

D. Prinsip-Prinsip Supervisi Akademik 2

E. Ruang Lingkup Supervisi Akademik 3

Bab II RENCANA PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK


A. Rencana Kegiatan Supervisi Akademik 5

B. Jadwal Kegiatan Supervisi Akademik 19

Bab III PENUTUP 20

Lampiran-Lampiran
1. Dokumentasi Foto supervisi pelaksanaan pembelajaran 21
2. Instrumen Supervisi Pelaksanaan Pembelajaran 22
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 Tahun 2007 tentang Standar Kepala
Sekolah/Madrasah mendeskripsikan bahwa seseorang yang diangkat menjadi kepala sekolah harus
memenuhi kualifikasi dan kompetensi. Kompetensi yang dimaksud terdiri dari 5 (lima)
kompetensi, yaitu: 1) kepribadian; 2) manajerial; 3) kewirausahaan; 4) supervisi; dan 5) sosial.
Kompetensi Supervisi sendiri meliputi 3 (tiga) hal, yaitu: 1) merencanakan supervisi akademik; 2)
melaksanakan supervisi akademik; dan 3) menindaklanjuti hasil supervisi akademik.
Supervisi akademik adalah serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan
kemampuannya mengelola proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran (Daresh,
1989, Glickman, et al; 2007 dalam Kemendikbud, 2014). Supervisi akademik menempati posisi
strategis di suatu lembaga pendidikan. Mengingat, lembaga pendidikan adalah lembaga yang
menfokuskan kegiatannya memberikan layanan pembelajaran. Kualitas layanan pendidikan di
suatu sekolah tergantung pada kualitas proses pembelajaran di kelas. Kualitas proses pembelajaran
di kelas tergantung pada kemampuan guru mengelola proses pembelajaran. Kepala sekolah,
sebagai penanggung jawab lembaga, berkewajiban menjamin dan menfasilitasi agar semua guru
mampu mengelola proses pembelajaran seoptimal mungkin. Untuk itu, kepala sekolah harus
melaksanakan supervisi akademik semaksimal mungkin. Dengan supervisi akademik yang
maksimal akan mendorong peningkatan kemampuan guru mengeola proses pembelajaran yang
optimal.
Dalam melaksanakan supervisi akademik, kepala sekolah memulainya dengan menyusun
program. Kepala Sekolah menyusun program supervisi untuk menjamin agar pelaksanaan
supervisi berjalan sesuai harapan. Karena, perencanaan supervisi yang baik akan memperlancar
jalannya kegiatan supervisi.

B. Dasar/Landasan.
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional;

2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan


(Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4496)
sebagaimana telah beberapa kali terakhir diubah dengan Peraturan Pemerintah

3. Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19
Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 45, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5670)

4. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No.
16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya;

5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala
Sekolah/Madrasah;
1
6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar
Pengelolaan pada Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah;
7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 20 Tahun 2016 tentang Standar
Kompetensi Lulusan;
8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi;
9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar
Proses;
10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2016 tentang Standar
Penilaian.
11. Program Kerja SMP Nurul Hidayah Tahun Pelajaran 2023-2024.

C. Tujuan
Sekolah menyusun program supervisi akademik adalah untuk menjadi pedoman
pelaksanaan kegiatan supervisi akademik di SMP Nurul Hidayah.

D. Prinsip-Prinsip Supervisi Akademik


Supervisi akaemik di SMP Nurul Hidayah berdasarkan pada prinsip-prinsip sebagai
berikut:

1. Praktis, artinya mudah dikerjakan sesuai kondisi sekolah.

2. Sistematis, artinya dikembangkan sesuai perencanaan program supervisi yang matang dan
tujuan pembelajaran.

3. Objektif, artinya masukan sesuai aspek-aspek instrumen.

4. Realistis, artinya berdasarkan kenyataan sebenarnya.


5. Antisipatif, artinya mampu menghadapi masalah-masalah yang mungkin akan terjadi.
6. Konstruktif, artinya mengembangkan kreativitas dan inovasi guru dalam
mengembangkan proses pembelajaran.
7. Kooperatif, artinya ada kerja sama yang baik antara supervisor dan gurudalam
mengembangkan pembelajaran.
8. Kekeluargaan, artinya mempertimbangkan saling asah, asih, dan asuh dalam
mengembangkan pembelajaran.
9. Demokratis, artinya supervisor tidak boleh mendominasi pelaksanaan supervisi
akademik.
10. Aktif, artinya guru dan supervisor harus aktif berpartisipasi.
11. Humanis, artinya mampu menciptakan hubungan kemanusiaan yang
harmonis, terbuka, jujur, ajeg, sabar, antusias, dan penuh humor
12. Berkesinambungan (supervisi akademik dilakukan secara teratur dan berkelanjutan oleh
Kepala sekolah).
13. Terpadu, artinya menyatu dengan program pendidikan.
14. Komprehensif, artinya memenuhi ketiga tujuan supervisi akademik di atas.

2
E. Ruang Lingkup/Tahapan Supervisi Akademik
Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016
tentang Standar Proses, maka ruang lingkup pengawasan proses pembelajaran (supervisi
akademik) meliputi:
1. Pemantauan.
Pemantauan proses pembelajaran dilakukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan
penilaian hasil pembelajaran. Pemantauan dilakukan melalui antara lain, diskusi kelompok
terfokus, pengamatan, pencatatan, perekaman, wawancara, dan dokumentasi.
2. Supervisi.
Supervisi proses pembelajaran dilakukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian
hasil pembelajaran yang dilakukan melalui antara lain, pemberian contoh pembelajaran di
kelas, diskusi, konsultasi, atau pelatihan.
3. Evaluasi.
Evaluasi proses pembelajaran dilakukan untuk menentukan kualitas pembelajaran secara
keseluruhan, mencakup tahap perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses
pembelajaran, dan penilaian hasil pembelajaran. Evaluasi proses pembelajaran
diselenggarakan dengan cara: (a) membandingkan proses pembelajaran yang dilaksanakan
guru dengan standar proses, dan (b) mengidentifikasi kinerja guru dalam proses pembelajaran
sesuai dengan kompetensi guru. Evaluasi proses pembelajaran memusatkan pada keseluruhan
kinerja guru dalam proses pembelajaran.
4. Pelaporan.
Hasil kegiatan pemantauan, supervisi, dan evaluasi proses pembelajaran disusun dalam
bentuk laporan untuk kepentingan tindak lanjut pengembangan keprofesionalan pendidik
secara berkelanjutan.
5. Tindak lanjut.
Tindak lanjut hasil pengawasan dilakukan dalam bentuk: (a) Penguatan dan penghargaan
kepada guru yang menunjukkan kinerja yang memenuhi atau melampaui standar; (b) teguran
yang bersifat mendidik diberikan kepada guru yang belum memenuhi standar; dan (c)
pemberian kesempatan kepada guru untuk mengikuti program pengembangan
keprofesionalan berkelanjutan.

3
BAB II
RENCANA PELAKSANAAN SUPERVISI
AKADEMIK TAHUN PELAJARAN
2023-2024

A. Rencana Kegiatan Supervisi Akademik.


Perencanaan supervisi akademik meliputi 4 (empat) kegiatan, yaitu: (1) menentukan
tujuan supervisi akademik; (2) menentukan teknik supervisi akademik; (3) menentukan instrumen
supervisi akademik; dan (4) Menentukan jadwal supervisi akademik.
1. Tujuan Supervisi Akademik
Tujuan supervisi akedmik adalah:
a. Pengembangan profesionalisme
Supervisi akademik dilakukan untuk membantu guru mengembangkan kemampuan
profesionalnya dalam memahami akademik, kehidupan kelas, mengembangkan
keterampilan mengajarnya dan menggunakan kemampuannya menggunakan teknik-
teknik tertentu.
b. Pengawasan kualitas
Supervisi akademik dilakukan untuk memonitor proses belajar mengajar di sekolah.
Kegiatan memonitor ini bisa dilakukan melalui kunjungan kepala sekolah ke kelas- kelas
di saat guru sedang mengajar, percakapan pribadi dengan guru, teman sejawat, maupun
dengan sebagian peserta didik
c. Penumbuhan motivasi
Supervisi akademik dilakukan untuk mendorong guru menerapkan kemampuannya
dalam melaksanakan tugas-tugas mengajarnya, mendorong guru mengembangkan
kemampuannya sendiri, serta mendorong guru agar ia memiliki perhatian yang sungguh-
sungguh terhadap tugas dan tanggung jawabnya.
2. Teknik Supervisi Akademik
Teknik supervisi akademik terdiri atas dua macam, yaitu teknik supervisi individual
dan teknik supervisi kelompok.

a. Teknik Supervisi Individual


Teknik supervisi individual adalah pelaksanaan supervisi perseorangan terhadap
[Link] supervisi individual terdiri atas lima macam yaitu kunjungan kelas,
observasi kelas, pertemuan individual, kunjungan antar kelas, dan menilai diri sendiri.
1) Kunjungan Kelas.
Kunjungan kelas dilakukan dengan tujuan untuk menolong guru dalam mengatasi
masalah di dalam kelas.
2) Observasi Kelas.
Observasi kelas dilakukan dengan cara mengamati proses pembelajaran secara teliti

4
di kelas. Tujuannya adalah untuk memperoleh data obyektifitas aspek- aspek situasi
pembelajaran, kesulitan-kesulitan guru dalam usaha memperbaiki proses
pembelajaran. Secara umum, aspek-aspek yang diobservasi adalah usaha- usaha dan
aktivitas guru-peserta didik dalam proses pembelajaran, cara menggunakan media
pengajaran, variasi metode, ketepatan penggunaan media dengan materi, ketepatan
penggunaan metode dengan materi, dan reaksi mental para peserta didik dalam
proses belajar mengajar.
3) Pertemuan Individual.
Pertemuan individual adalah satu pertemuan, percakapan, dialog, dan tukar pikiran
antara supervisor dan guru. Tujuannya adalah: (1) memberikan kemungkinan
pengembangan jabatan guru melalui pemecahan kesulitan yang dihadapi; (2)
mengembangkan pelaksanaan pembelajaran yang lebih baik; (3) memperbaiki
segala kelemahan dan kekurangan pada diri guru; dan (4) menghilangkan atau
menghindari segala prasangka.
4) Kunjungan Antar Kelas.
Kunjungan antar kelas adalah guru yang satu berkunjung ke kelas yang lain di
sekolah itu sendiri. Tujuannya adalah untuk berbagi pengalaman dalam
pembelajaran.

b. Teknik Supervisi Kelompok


Teknik supervisi kelompok adalah satu cara melaksanakan program supervisi yang
ditujukan pada dua orang atau lebih. Guru-guru yang diduga, sesuai dengan analisis
kebutuhan, memiliki masalah atau kebutuhan atau kelemahan-kelemahan yang sama
dikelompokkan atau dikumpulkan menjadi satu/bersama-sama. Kemudian kepada mereka
diberikan layanan supervisi sesuai dengan permasalahan atau kebutuhan yang mereka
hadapi.
Ada 13 (tiga belas) teknik supervisi kelompok yaitu:
1) kepanitiaan-kepanitiaan,
2) kerja kelompok,
3) laboratorium dan kurikulum,
4) membaca terpimpin,
5) demonstrasi pembelajaran,
6) darmawisata, kuliah/studi,
7) diskusi panel,
8) perpustakaan,
9) organisasi profesional,
10) buletin supervisi,
11) pertemuan guru,
12) lokakarya atau konferensi kelompok.
5
Pemilihan teknik supervisi akademik di SMP Nurul Hidayah adalah sebagai berikut:
a. Tahap Pemantauan
Sesuai dengan Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses,
pemantauan dilakukan melalui teknik antara lain: diskusi kelompok terfokus,
pengamatan, pencatatan, perekaman, wawancara, dan dokumentasi. Di Nurul Hidayah,
teknik yang digunakan pada tahap pemantauan adalah sebagai berikut:
1) Pemantauan Perencanaan Pembelajaran.
Pemantauan perencanaan pembelajaran menggunakan teknik dokumentasi, yaitu
dengan melihat dan meneliti dokumen perencanaan pembelajaran yang disusun oleh
masing-masing guru.
2) Pemantauan Pelaksanaan Pembelajaran;
Pemantauan pelaksanaan pembelajaran menggunakan teknik pengamatan atau
observasi kelas, yaitu dengan melihat pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan
oleh masing-masing guru.
3) Pemantauan Penilaian Hasil Belajar
Pemantauan penilaian hasil pembelajaran menggunakan teknik dokumentasi, yaitu
dengan melihat dan meneliti dokumen penilaian hasil pembelajaran yang disusun
oleh masing-masing guru.

b. Tahap Supervisi
Sesuai dengan Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses,
supervisi dilakukan melalui teknik antara lain: pemberian contoh pembelajaran di kelas,
diskusi, konsultasi, atau pelatihan. Di SMP Nurul Hidayah, teknik yang digunakan pada
tahap supervisi adalah sebagai berikut:
1) Supervisi Perencanaan Pembelajaran.
Supervisi perencanaan pembelajaran menggunakan teknik supervisi kelompok
berupa pelatihan. Dalam hal ini sekolah bisa memanfaatkan narasumber dari guru
senior, kepala sekolah, atau pengawas sekolah.
2) Supervisi Pelaksanaan Pembelajaran;
Supervisi pelaksanaan pembelajaran menggunakan teknik diskusi atau konsultasi,
yang kemudian dilanjutkan dengan observasi kelas. Dalam hal ini kepala sekolah
menggunakan pendekatan supervisi klinis,
3) Supervisi Penilaian Hasil Belajar
Supervisi penilaian hasil pembelajaran menggunakan teknik teknik supervisi
kelompok berupa pelatihan. Dalam hal ini sekolah bisa memanfaatkan nara sumber
dari guru senior, kepala sekolah, ataupengawas sekolah.

6
3. Instrumen Supervisi Akademik
Instrumen supervisi merupakan bagian penting dalam pelaksanaan supervisi. Dengan
bantuan instrumen, supervisor dapat melaksanakan supervisi dengan baik. Instrumen yang
baik dapat menghasilkan data yang valid. Agar isntrumen dapat mengukur pencapaian
standar nasional. Instrumen supervisi akademik harus dikembangkan berdasarkan standar
nasional, terutama Standar Isi, Standar Proses, dan Standar Penilaian.
SMP Nurul Hidayah mengembangkan 3 (tiga) jenis instrumen, yaitu: (1) instrumen
perencanaan pembelajaran; (2) instrumen pelaksanaan pembelajaran; dan (3) instrumen
penilaian hasil belajar.
a. Instrumen Perencanaan Pembelajaran.
Instrumen Perencanaan Pembelajaran mempunyai komponen-komponen dan indikator-
indikator sebagai berikut:

No. Komponen Indikator

A. Kepemilikan 1. Kalender Pendidikan


dokumen a. ada kalender pendidikan
perangkat b. ada pengesahan dari kepala sekolah
pembelajaran
2. Rencana Pekan Efektif
a. ada perhitungan pekan efektif
b. ada perhitungan pekan efektif terganggu
c. ada perhitungan jam tatap muka efektif
3. Program Tahunan
a. program semester ganjil
b. program semester genap
4. Program Semester
a. kompetensi dasar/indikator
b. distribusi waktu
B Silabus 1. Identitas Sekolah
2. Identitas Mata Pelajaran
3. Kelas
4. Kompetensi Inti
a. sikap spiritual
b. sikap sosial
b. pengetahuan
c. Keterampilan
5. Kompetensi Dasar
a. pengetahuan
b. Keterampilan
6. Materi Pokok
a. memuat fakta, konsep, prinsip, prosedur yang relevan
b. ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan indikator
6. Pembelajaran
a. memuat aktivitas peserta didik
b. memuat materi yang dipelajari peserta didik
c. memadai untuk mencapai KD
d. menggambarkan penerapan metode/model pembelajaran
7
tertentu
No. Komponen Indikator

7. Penilaian:
a. Mencantumkan penilaian sikap
b. Mencantumkan teknik penilaian sikap yang sesuai
c. Mencantumkan penilaian pengetahuan
d. Mencantumkan teknik penilaian pengetahuan yang sesuai
e. Mencantumkan penilaian keterampilan
f. Mencantumkan teknik penilaian keterampilan yang sesuai
8. Alokasi Waktu
9. Sumber Belajar
C Rencana 1. Identitas Sekolah
Pelaksanaan 2. Identitas Mata Pelajaran
Pembelajaran
3. Kelas/Semester
(RPP)
4. Materi Pokok
5. Alokasi Waktu
6. Tujuan Pembelajaran
a. Sikap spiritual
b. Sikap sosial
b. Pengetahuan
c. Keterampilan
7. Kompetensi Dasar
a. Pengetahuan
b. Keterampilan
8. Indikator Pencapaian Kompetensi
a. pengetahuan
1mencantumkan indikator pengetahuan
)
2memuat unsur kata kerja operasional dan materi
)
3memadai untuk mencapai kompetensi dasar
)
b. Keterampilan
1mencantumkan indikator keterampilan
)
2memuat unsur kata kerja operasional dan materi
)
3memadai untuk mencapai kompetensi dasar
)
9. Materi Pelajaran
a. memuat fakta, konsep, prinsip, prosedur yang relevan
b. ditulis dalam bentuk butir-butir
c. keluasan dan kedalamannya untuk memadai untuk mencapai
KD
d. mencantumkan materi remidial
e. mencantumkan materi pengayaan
10. Metode Pembelajaran
a. mencantumkan metode atau model tertentu
b. metode yang dipilih sesuai dengan kompetensi yang dipelajari

8
11. Media Pembelajaran
a. mencantumkan media pembelajaran
b. media yang dipilih sesuai dengan kompetensi yang dipelajari

9
No. Komponen Indikator
b.
mencantumkan alat/perangkat keras yang digunakan
b. mencantumkan bahan/perangkat lunas yang digunakan
12. Sumber Belajar
a. mencantumkan sumber belajar dari buku siswa (buku teks)
No. Komponen b. mencantumkan sumberIndikatorbelajar lain selain buku siswa (buku
teks)
c. 1) mencantumkan
mencantumkan sumber teknik penilaian
belajar berbasissikap
TIK
2) teknik penilaian
13. Langkah-Langkah sikapPembelajaran
Kegiatan yang dipilih sesuai kompetensi
a. 3) mencantumkan teknik penilaian pengetahuan
Pendahuluan
4) teknik
1) penilaian
menyiapkan pengetahuan
peserta yangpsikis
didik secara dipilihdan
sesuaiindikator
fisikuntuk mengikuti proses pembelajaran
5) mencantumkan
2) memberi motivasi teknik penilaian
belajar kepada keterampilan
peserta didik
6)
3) teknik
mengajukan pertanyaan-pertanyaansesuai
penilaian sikap yang dipilih yang indikator
mengaitkanpengetahuan
b. Instrumen Penilaian sebelumnya dengan materi
yang akan
1) mencantumkan instrumen penilaian sikap
dipelajari
2) instrumen
4) menjelaskan penilaian sikap sesai dengan tekniknya
tujuan pembelajaran
3) mencantumkan instrumen
atau kompetensidasar yangpenilaian
akan pengetahuan
dicapai
4) instrumen penilaian pengetahuan yang dipilih
5) menyampaikan
sesuaidengan cakupan materi dan penjelasan
tekniknya
uraiankegiatan sesuai silabus
5) mencantumkan instrumen penilaian keterampilan
b. Kegiatan Inti
6) instrumen penilaian sikap yang dipilih sesuai
1) memuat aktivitas yang mengembangkan aspek
tekniknya
c, Pedoman sikap,mulai
penilaiandari menerima, menjalankan,
menghargai, menghayati, hingga mengamalkan
1) memuat pedoman penilaian pengetahuan
2) memuat aktivitas yang mengembangkan aspek
2) memuat pedoman penilaian keterampilan
pengetahuan, melalui aktivitas mengetahui,
15 Pembelajaran Remidial dan Pengayaan
memahami,menerapkan, menganalisis, mengevaluasi,
hinggaRemidial
a. Pembelaran
mencipta
1) mencantumkan kriteria peserta didik yang diremidi
3) memuat aktivitas yang mengembangkan aspek
2) mencantumkan bentukkegiatan
keterampilan, melalui kegiatanmengamati,
remidial
a. Pembelaran Pengayaan menalar, menyaji, dan
menanya,mencoba,
mencipta.
1) mencantumkan kriteria peserta didik yang diberi
4) pengayaan
mendeskripsikan penggunaan model/metode tertentu
2)
5) mencantumkan
mendeskripsikanbentuk kegiatan
aktivitas siswa pengayaan
sesuai
model/metode tertentu
6) mendeskripsikan aktivitas guru sesuai
model/metodetertentu a.
7) a.
model/metode sesuai dengan materi yang dipelajari
a.
8) mendeskripsikan pemanfaatan media a.
yang direncanakan a.
9) mendeskripsikan pemanfaatan sumber belajar yang a.
ada a.
10) mendeskripsikan penilaian proses a.
c. Penutup a.
a.
1) memuat aktivitas evaluasi terhadap jalannya
a.
pembelajaran
a.
2) memuat aktivitas refleksi/umpan balik proses dan
a.
hasilbelajar
a.
3) memuat aktivitas pemberian tindak lanjut
a.
berupapemberian tugas, baik individu atau
a.
kelompok
a.
4) informasi tentang kegiatan pembelajaran berikutnya Instrumen
1 Penilaian Pelaksanaan
5 10
a. Teknik Penilaian
Pembelajaran.
Instrumen Pelaksanaan Pembelajaran mempunyai komponen-komponendan
indikator-indikator sebagai berikut:

Komponen Sub
Komponen
Kelengkapan Diri Guru membawa bahan ajar
Guru membawa perangkat pembelajaran
Guru membawa media pembelajaran
Guru membawa jurnal mengajar
Guru membawa daftar hadir dan daftar nilai
Kegiatan menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik
pendahuluan untukmengikuti proses pembelajaran
memberi motivasi belajar kepada peserta didik
mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan
pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan
dipelajari
menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar
yangakan dicapai
menyampaikan cakupan materi

menyampaikan langkah-langkah kegiatan pembelajaran

Komponen Sub
Komponen
Pengelolaan Kelas Guru dapat menjadi teladan yang baik bagi peserta didik
dalammenghayati dan mengamalkan ajaran agama yang
dianutnya
Guru dapat menjadi teladan bagi peserta didik dalam
menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran,
damai), dan santun.
Guru menyesuaikan pengaturan tempat duduk peserta didik
dan sumber daya lain sesuai dengan tujuan dan karakteristik
proses pembelajaran
Volume dan intonasi suara guru dalam proses pembelajaran
harusdapat didengar dengan baik oleh peserta didik.
Guru menggunakan kata-kata santun, lugas dan mudah
dimengerti oleh peserta didik
Guru menyesuaikan materi pelajaran dengan kecepatan dan
kemampuan belajar peserta didik
Guru memberikan penguatan dan umpan balik terhadap
respons dan hasil belajar peserta didik selama proses
pembelajaran berlangsung
Guru mendorong dan menghargai peserta didik untuk
bertanyadan mengemukakan pendapat
Guru memanfaatkan media pembelajaran untuk menfasilitasi
siswamencapai kompetensi
Guru memanfaatkan berbagai sumber belajar untuk menfasilitasi
peserta didik mencapai kompetensi

11
Guru memulai dan mengakhiri proses pembelajaran sesuai
denganwaktu yang dijadwalkan
Kegiatan inti
Penerapan Menyampaikan informasi atau menayangkan gambar/video
Pendekatan untukmenstimulasi peserta didik pada materi/kompetensi yang
Saintifik sedang dipelajari
Menfasilitasi peserta didik merumuskan pertanyaan sesuai
denganmateri atau kompetensi yang dipelajari
Mengorganisasi peserta didik dalam kelompok belajar
Membimbing kelompok belajar mengumpulkan
informasi sesuaimasalah yang telah dirumuskan
Membimbing kelompok belajar mengolah informasi
gunamenjawab/memecahkan masalah yang telah
dirumuskan.
Membimbing kelompok belajar menyajikan hasil
kerja/karyanya.
Pengembangan Menfasilitasi peserta didik mengembangkan aspek sikap
kompetensi spiritualsesuai dengan yang tertera di RPP
sikap, Menfasilitasi peserta didik mengembangkan aspek sikap
pengetahuan, sosialsesuai dengan yang tertera di RPP
dan keterampilan
Menfasilitasi peserta didik mengembangkan aspek
pengetahuansesuai dengan materi yang dipelajari
Menfasilitasi peserta didik mengembangkan aspek
keterampilansesuai dengan RPP
Penguasaan Materi Kemampuan menyesuaikan materi dengan tujuan pembelajaran
Kemampuan mengaitkan materi dengan pengetahuan lain
yangdiintegrasikan secara relevan dengan perkembangan
iptek
dankehidupan nyata

Komponen Sub
Komponen
Menyajikan materi dalam tema secara sistematis dan gradasi
(darimudah ke sulit; dari konkter ke abstrak)
Pemanfaatan menunjukkan keterampilan dalam pemanfaatan sumber belajar
media
pembelajaran dan menunjukkan keterampilan dalam penggunaan media
sumber belajar pembelajaran
Melibatkan peserta didik dalam pemanfaatan media
Pembelajaran
Melibatkan peserta didik dalam pemanfaatan sumber belajar
Penggunaan bahasa Menggunakan bahasa lisan secara jelas dan lancar
Menggunakan bahasa tulis yang baik dan benar
Menyampaikan pesan dan gaya yang sesuai
Penilaian Otentik Mengamati sikap dan perilaku peserta didik dalam mengikuti
pembelajaran
12
Melakukan penilaian keterampilan peserta didik dalam
melakukanaktivitas individu/kelompok
Mendokumentasikan hasil pengamatan sikap perilaku
danketerampilaan peserta didik
Kegiatan penutup melakukan evaluasi dan menemukan manfaat langsung maupun
tidak langsung jalannya proses pembelajaran
melakukan penilaian proses atau hasil pembelajaran
melakukan refleksi dan umpan balik terhadap proses
pembelajaran
melakukan tindak lanjut (remidi/pengayaan) atau memberi
tugasindividu/kelompok
menyampaikan informasi terkait dengan
pembelajaran pertemuanberikutnya

13
2. instrumen/rubrik penilaian sikap spiritual

b. Instrumen Peniliaan Hasil Pembelajaran.


Instrumen Penilaian Hasil Pembelajaran mempunyai komponen-
komponen dan indikator-indikator sebagai berikut:

No. Komponen Indikator

A.
Kriteria 1. Identitas
No. Ketuntasan
Komponen 2. KD, Indikator Indikator
No. Komponen Indikator
Minimal 3. perhitungan intake
b. nama peserta didik diisi lengkap
c. indikator4. soal perhitungan kompleksitas
c. catatan perilaku diisi lengkap
d. [Link].
perhitungan daya dukung
butir sikap diisi lengkap
e. pedoman 6. e penilaian
perhitungan
tindak lanjut KKM KD
diisi lengkap
4. kartu
3. 7.
soal perhitungan
Penilaian KKM
Tengah mata pelajaranSemester
Semester/Akhir
rekap daftar nilai sikap spiritual
8. a. Pengesahan
a. Kompetensi Dasar
terdapat nilai untuk setiap butir sikap spiritual
B Penilaian Sikap
b. materi b.1. Program
terdapat Penilaian Sikap
nilai akhir Spiritual
untuk setiap butir sikap
c. indikator soal a. spiritual
Kompetensi Dasar/Indikator Pencapaian
4 Program Kompetensi
Penilaian Sikap Sosial
d. butir soal
a. b. Kompetensi
Butir nilaiDasar/Indikator
sikap spiritual
e. kunci jawaban c. PencapaianKompetensi
Teknik penilaian sikap spiritual
5. naskah soalb. [Link]
Butir Tengah
nilai
PengesahansikapSemester/Akhir
sosial
Semester
c.I Teknik penilaian sikap spiritual
6. daftar nilai pengetahuan
d.a. PengesahanTanggal diisi lengkap
a. Penilaian Harian setiap KD
5 instrumen/rubrik penilaian sikap sosial
b. Penilaian Tengah Semester
a. tanggal diisi lengkap
c. Penilaian Akhir Semester
No. Komponen b. namaIndikato
peserta didik diisi lengkap
d. Nilai Akhir c. r
catatan perilaku diisi lengkap
D Analisis Hasil 1. f. Waktu dan
Kartu Analisis
d. tempat pelaksanaan
butir sikap diisi lengkap
Penilaian, a. sumber
identitasbelajar
g. emata pelajaran
tindak lanjut diisi lengkap
Remidi,dan
b. identitas
h. lampiran
6 peserta
(tugasnilai
daftar didik
atau soal)sosial
sikap
Pengayaan
E Penilaian 1.c. skor perolehan
[Link] peserta
terdapat didik
nilai untuk setiap butir sikap sosial
Keterampilan
Keterampila d. ketuntasan
a. b. peserta
Kompetensi Dasar didik
terdapat nilai akhir untuk setiap butir sikap
n 2. Hasil Analisis sosial
b. Indikator Pencapaian Kompetensi dan Materi
C Penilaian a. c. 1.
ketuntasan program penilaian pengetahuan
Pengetahuan Jenisbelajar
Keterampilan yang dinilai
b. d. a. Kompetensi Dasar
kesimpulan/rekomendasi
Teknik penilaian keterampilan yang digunakan
3. b. Materi
Program Kegiatan pokok Remidi
e. Pengesahan
c. Indikator Pencapaian Kompetensi
2.a. instrumen/rubrik
identitas mata pelajaranpenilaian keterampilan
b. a. d.
tujuan Namateknik
dan sasaran penilian
pesertakegiatan
didik remidi
c. b. e.
bentukAspekPengesahan
kegiatan remidi
Keterampilan yang dinilai
d. c. 2.
kegiatan kisi-kisi
guru Penilaian Harian
Skor Perolehan
e. d. a. Kompetensi
kegiatan peserta Dasar
Nilai Akhirdidik
b. danMateri
3. f. daftar
Waktu tempat pelaksanaan
nilai keterampilan
g. c.
sumberKD indikator
belajar soal
a. setiap menggunakan teknik tertentu
h. d. bentuk
lampiran soal
b. Ada nilai (tugas
setiap KDatau soal)
4.d. Nilai e.
Hasil Akhirpedoman
Kegiatan Remidi penilaian
4.
a. Predikat
identitas kartu
matasoal Penilaian Harian
pelajaran
e.
a. Kompetensi
b. identitas peserta didikDasar
b. materi
c. ketercapaian hasil belajar
d. ketuntasan belajarsoal
c. indikator
5. d. butir soal
Pengayaan
14
e. kunci
a. identitas mata jawaban
pelajaran
5. dan
b. tujuan naskah
sasaransoalkegiatan
Penilaian Harian
pengayaan
2. kegiatan
c. bentuk kisi-kisi pengayaan
Penilaian Tengah Semester/Akhir Semester
a. Kompetensi Dasar
d. kegiatan guru
b. Materi
M

e. kegiatan peserta didik


B. Jadwal Kegiatan Supervisi Akademik
Jadwal supervisi akademik di SMP Nurul Hidayah adalah sebagai berikut:

No Nama Tanggal Penilaian Mata Supervisor


Pelajaran

1 Sinta Nurul Asyifa, [Link].I 15 November 2023 PKn

16 November 2023 PAI

2 Gerry Dwiky Gustara, [Link] 17 November 2023 Bahasa Indonesia Nurzaini, [Link]

24 November 2023 Seni Budaya

3 Frilla Delima, [Link] 24 November 2023 Matematika

Imas Ismawati,
4 Yoyo, [Link] 18 November 2023 IPA
[Link]

5 Aditsutya, [Link] 15 November 2023 IPS

16 November 2023 PJOK Nurzaini, [Link]

Rahma Fitria Khoerunnisa,


6 [Link] 17 November 2023 Bahasa Inggris

7 Raisa Prestiane, [Link] 23 November 2023 Bahasa Sunda


Yoyo, [Link]

8 Elly Sulastri, [Link] 18 November 2023 Prakarya

Dayeuhkolot, November 2023

Nurzaini, [Link].
BAB III
PENUTUP

Program Supervisi Akademik SMP Nurul Hidayah ini disusun dengan mempertimbangkan
kondisi dan potensi sekolah serta kondisi psikologis pendidik di sekolah. Harapannya, guru tidak lagi
merasa terbebani dengan adanya supervisi akademis. Justru sebaliknya, guru merasa tertantang untuk
disupervisi karena ia akan memperoleh balikan dan masukan demi perbaikan pembelajarannya di masa
mendatang.

Program ini dapat berjalan dengan lancar bila semua guru mendukungnya. Untuk itu, guru
perlu meningkatkan kesadaran pentingnya supervisi akademis untuk meningkatkan profesionalisme
guru itu sendiri. Selain itu, guru juga perlu menyadari bahwa supervisi akademis tidak selalu harus
dilakukan oleh kepala sekolah. Guru Senior dapat membantu tugas-tugas supervisi akademis itu.

Penyusun menyadari bahwa program ini belum sempurna. Kritik dan saran demiperbaikan
program ini sangat kami harapkan.
DOKUMENTASI FOTO HASIL OBSERVASI SMP NURUL HIDAYAH
TAHUN PELAJARAN 2023/2024

A. Dokumentasi Supervisi Mata Pelajaran Matematika

B. Dokumentasi Supervisi Mata Pelajaran Bahasa Inggris

C. Dokumentasi Supervisi Mata Pelajaran IPA

D. Dokumentasi Supervisi Mata Pelajaran Bahasa Indonesia


E. Dokumentasi Supervisi Mata Pelajaran Bahasa PAI

F. Dokumentasi Supervisi Mata Pelajaran Bahasa IPS

G. Dokumentasi Supervisi Mata Pelajaran Bahasa Bahasa Sunda

H. Dokumentasi Supervisi Mata Pelajaran Bahasa PJOK

I. Dokumentasi Supervisi Mata Pelajaran Bahasa Prakarya


J. Dokumentasi Supervisi Mata Pelajaran Bahasa PKn

K. Dokumentasi Supervisi Mata Pelajaran Seni Budaya

Anda mungkin juga menyukai