PREPROCESSING DATA
DIAN EKA R
Data cenderung kotor
Incomplete: kekurangan nilai
atribut
Noise: adanya errors atau
outliers
Inconsistent: format yang
DATA PREPROCESSING: berbeda dalam code dan
WHY IS NEEDED? nama
Data yg tidak berkualitas, tidak ada hasil
mining yang berkualitas
Keputusan kualitas harus
didasarkan pada data kualitas
DATA PREPROCESSING: WHY
IS NEEDED?
MAJOR TASK IN DATA PREPROCESSING
DATA CLEANING DATA INTEGRATION DATA DATA REDUCTION DATA
TRANSFORMATION DISCRETIZATION
FORMS OF DATA
PREPROCESSING
Normalization
TRANSFORMATION
OF RAW DATA Data smoothing
Differences and ratios
Nilai yg terukur dapat diskala ke
range khusus, seperti [-1, 1], atau
[0,1]
NORMALIZATIONS
Decimal scalling
Ada 3 tehnik Min-max normalization
normalisasi: Standard deviation
normalization
Menggerakkan titik desimal tetapi masih mempertahankan
kebanyakan nilai digit asal. Skala khusus memelihara nilai dalam
range -1 sampai 1. dimana v(i) adalah nilai dari feature v untuk
kasus i dan v’(i) adalah nilai yg diskala.
DECIMAL v’(i)=v(i)/10k
SCALLING untuk k terkecil sehingga max (v’(i))< 1
(NORMALIZATION) Contoh:
Jika nilai terbesar data set 455 dan terkecil -834, maka nilai absolut
maksimum menjadi .834, dan pembagi untuk semua v(i) adalah
1000(k=3). K berasal dari jumlah banyak angka
misal 5342 maka K=4
Andaikan data v dalam suatu range antara 150 dan 250. Maka,
metode normalisasi sebelumnya akan memberikan data yg
dinormalisasi antara .15 dan .25; Untuk mencapai distribusi yg lebih
baik dari nilai seluruhnya, intervalnya dinormalisasikan, seperti [0,
MIN-MAX 1]
NORMALIZATION v’(i) =(v(i)-min(v(i))) / (max(vi))-min(v(i)))
dimana, nilai minimum dan maksimum v dihitung secara otomatis,
atau diestimasi oleh seorang expert memberikan domain.
Transformasi yg serupa mungkin digunakan untuk interval yg
dinormalisasi [-1, 1]. V'(25)= 25 -25/5361-25 = 0
V'(5361)= 5361 -25/5361-25 = 1
Normalisasi dengan standard deviasi
STANDARD sering bekerja baik dengan ukuran
DEVIATION jarak, tetapi transformasi data tidak
dapat dikenali data asalnya.
NORMALIZATION v’(i)=(v(i)-mean(v))/sd(v)
Contoh:
Jika himpunan nilai atribut awal v={1, 2,
3}, maka mean(v)=2, sd(v)=1, dan
himpunan nilai yg dinormalisasikan
adalah v* ={-1,0,1}
Suatu feature numerik, y, mungkin berkisar atas banyak nilai yg
berbeda, terkadang sebanyak jumlah kasus pelatihan. Banyak teknik
data-mining, perbedaan minor antar nilai-nilai ini tidak signifikan dan
mungkin menurunkan performance metode dan hasil akhir. Oleh karena
itu, dia terkadang menjadi keuntungan untuk menghaluskan nilai
variable.
Sebagai contoh, bilangan real dengan beberapa letak desimal,
pembulatan nilai ke presisi yg diberikan dapat menjadi algoritma
smoothing yg sederhana untuk sejumlah sampel yg besar, dimana setiap
DATA SMOOTHING sampel mempunya nilai realnya sendiri.
Jika diberikan F = {0.93, 1.01, 1.001, 3.02, 2.99, 5.03, 5.01, 4.98},
kemudian, nilai2 di smooth secara nyata menjadi Fsmoothed = {1.0, 1.0,
1.0, 3.0, 3.0, 5.0, 5.0, 5.0}.
Tujuan : transformasi sederhana tanpa menghilangkan kualitas data set.
Contoh: diskritisasi fitur kontinyu menuju fitur nilai biner true-false
TRANSFORMING DATA
Centering
•Mengurangi setiap data dengan rata2 dari setiap atribut
Normalization
•Hasil dari centering dibagi dengan standard deviasi
Scaling
•Merubah data sehingga berada dalam skala
DESKRIPSI STATISTIK DATA
Gambaran secara keseluruhan terhadap suatu data sangat penting
Deskripsi statistik data dapat digunakan untuk identifikasi karakteristik
data dan identifikasi outlier dan noise
Central tendency → mengukur lokasi data tengah dalam distribusi data
(dalam suatu atribut, dimana mayoritas data berada?)
Mengukur central tendency → mean, median, mode, midrange
MEAN/NILAI RATA-RATA
Rumus:
åxx1 + x2 + ... + x N
i
x= =i=1
Nilai rata-rata suatu data N N
Sensitif terhadap data ekstrim/outlier → trimmed mean
Trimmed mean: memotong 2% top dan buttom data sebelum menghitung mean
Hindari memotong data terlalu banyak → loss of valuable information
CONTOH
Data gaji (ribuan dollar) diurutkan mulai dari terkecil hingga terbesar: 30, 36, 47, 50, 52, 52, 56, 60, 63, 70, 70, 110.
30 + 36 + 47 + 50 + 52 + 56 + 60 + 63+ 70 + 70 +110
x=
12
696
x= = 58
12
Maka rata-rata gaji = $58.000
MEDIAN/NILAI TENGAH
Nilai tengah dari data yg terurut
Memisahkan separuh data terendah dan separuh data tertinggi
Cocok untuk asymmetric data
Untuk sejumlah N data:
jika N bilangan ganjil maka median adalah nilai tengah data
Jika N bilangan genap maka median adalah dua nilai tengah atau nilai
diantara keduanya atau rata-rata dua nilai tengahnya (tipe numerik)
CONTOH
Dari contoh data gaji, data telah terurut dan jumlah data genap (12) maka median: nilai tengah (nilai ke-6 dan ke-7) yaitu
antara 52 dan 56.
52 + 56
median = = 54
2
Maka median = $54.000
MODE Nilai yang paling sering muncul dalam
dataset
Dapat digunakan untuk data kualitatif
dan kuantitatif
Dataset dapat memiliki lebih dari satu
mode (multimodal): unimodal (1 mode),
bimodal (2 mode), dan trimodal (3
mode).
CONTOH Dari contoh data gaji, terdapat bimodal,
yaitu $52.000 dan $70.000 dengan
frekuensi kemunculan masing-masing 2
kali.
MIDRANGE
Rata-rata dari nilai tertinggi dan terendah dalam dataset.
Dalam contoh data gaji:
30 +110
midrange = = 70
2
Maka nilai midrange: $70.000
CENTRAL
TENDENCY
Data dengan unimodal dan distribusi
data simetris (terdistribusi normal)
memiliki nilai mean, median, dan mode
yang sama dan berada di tengah.
Kondisi riil → asimetris (positively skewed
atau negatively skewed)
Mengukur sebaran data → five-number summary (range,
SEBARAN DATA quantiles, quartiles, percentiles, interquartile range)
x1 ,x2 , . . . ,xN adalah atribut numerik dari X .
Range: perbedaan( selisih) antara nilai terbesar dan terkecil
RANGE, QUARTILES,
DAN INTERQUARTILE
Quantiles: poin yang diambil pada interval reguler distribusi data,
membaginya menjadi sederetan set berturut-turut.
Ke k-th q-quantile untuk distribusi data tertentu adalah nilai x
sehingga paling banyak k / q dari nilai data kurang dari x dan paling
banyak (q-k) / q dari nilai data lebih dari x, dimana k adalah bilangan
bulat sehingga 0 <k <q
RANGE, QUARTILES, DAN INTERQUARTILE (2)
The 2-quantile is the data point dividing the lower and upper halves of the data distribution → median
The 4-quantiles are the three data points that split the data distribution into four equal parts; each part represents
one-fourth of the data distribution → quartiles
The 100-quantiles → percentiles (divide the data distribution into 100 equal-sized consecutive sets)
RANGE, QUARTILES, DAN INTERQUARTILE (3)
The first quartile Q1 is the 25th percentile → cuts off the lowest 25% of the data.
The third quartile Q3 is the 75th percentile → cuts off the lowest 75% (or highest 25%) of the data.
The second quartile Q2 is the 50th percentile (median) → the center of the data distribution.
RANGE, QUARTILES, DAN INTERQUARTILE (4)
Interquartile range (IQR) → the distance between the first and third quartiles
IQR = Q3 - Q1
The quartiles → three values that split the sorted data set into four equal parts
Outlier → values falling at least 1.5 x IQR above the third quartile or below the first quartile
CONTOH
Dari contoh data gaji, quartiles untuk data gaji adalah data ke-3 (Q1), ke-6 (Q2), dan ke-9 (Q3).
Maka:
Q1 = $47.000
Q2 = $52.000
Q3 = $63.000
IQR = 63-47 = $16.000
Outlier = nilai < Q1 – 1,5 x IQR dan nilai > Q3+ 1,5 x IQR
FIVE-NUMBER SUMMARY & BOXPLOT
Five-number summary → Minimum , Q1 , Median (Q2) , Q3 , Maximum.
Boxplots are a popular way of visualizing a distribution
A boxplot incorporates the five-number summary as follows:
Typically, the ends of the box are at the quartiles so that the box length is the interquartile range.
The median is marked by a line within the box.
Two lines (called whiskers ) outside the box extend to the smallest (Minimum ) and largest (Maximum ) observations.
BOXPLOT
The figure shows boxplots for unit price data for items sold at
four branches of AllElectronics during a given time period.
For branch 1, we see that the median price of items sold is
$80, Q1 is $60, and Q3 is $100.
Notice that two outlying observations for this branch were
plotted individually, as their values of 175 and 202 are more
than 1.5 times the IQR here of 40.
VARIANCE AND STANDARD DEVIATION
Variance and standard deviation are measures of data dispersion.
They indicate how spread out a data distribution is.
A low standard deviation means that the data observations tend to be very close to the mean, while a high standard
deviation indicates that the data are spread out over a large range of values.
VARIANCE AND STANDARD DEVIATION (2)
variance dari N pengamatan x1 ,x2 , . . . ,xN, untuk atribut X adalah:
Standard deviation (σ) dari pengamatan adalah akar dari variance (σ2)
CONTOH
Dari contoh data gaji, diketahui mean = $58.000, N=12, maka:
Sifat dasar simpangan baku (σ) sebagai
STANDARD ukuran penyebaran adalah sebagai
DEVIATION σ ukuran menyebar tentang mean
dan harus dipertimbangkan hanya
jika mean dipilih sebagai ukuran
pusat
σ = 0 hanya jika tidak ada sebaran,
yaitu jika semua pengamatan
memiliki nilai yang sama. Jika tidak,
>0
Grafik sangat membantu untuk melihat
TAMPILAN data secara visual data,
GRAFIS yang berguna untuk pra-pemrosesan data
DESKRIPSI DATA
SECARA
STATISTIK Graphs: quantile plots, quantile–quantile
plots, histograms, and scatter plots.
QUANTILE-
QUANTILE PLOT
HISTOGRAM
SCATTER PLOT
Suppose that the data for analysis includes the attribute age.
TUGAS 1 The age values for the data tuples are (in increasing order) 13,
15, 16, 16, 19, 20, 20, 21, 22, 22, 25, 25, 25, 25, 30, 33, 33,
35, 35, 35, 35, 36, 40, 45, 46, 52, 70.
a) What is the mean of the data?What is the median?
b) What is the mode of the data? Comment on the data’s
modality (i.e., bimodal, trimodal, etc.).
c) What is the midrange of the data?
d) Can you find (roughly) the first quartile (Q1 ) and the third
quartile (Q3 ) of the data?
e) Give the five-number summary of the data.
f) Show a boxplot of the data.
g) How is a quantile–quantile plot different from a quantile
plot ?
TUGAS 2
Suppose that a hospital tested the age and body fat data for 18 randomly selected adults with the following results:
Calculate the mean, median, and standard deviation of age and %fat .
Draw the boxplots for age and %fat .
Draw a scatter plot and a q-q plot based on these two variables