MAKALAH
MENDESAIN PROPOSAL KEGIATAN
Disusun untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia
Dosen Pengampu:
Enjang Supriatna
Disusun oleh :
Ahmad Depi Setiawan 2350391066
Helda Yolanda 2350391052
Karlina Purwanti 2350391047
Lani Suryani 2350391058
Putri Aulia Zahra 2350391056
Winda Siti Noer Afna 2350391073
PROGRAM STUDI
D4-TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI KESEHATAN
UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI
Jl. Terusan Jend. Sudirman, Cibeber, Kec. Cimahi Selatan., Kota Cimahi, Jawa Barat 40531
e-mail : baaunjani@[Link] web : [Link]
2023
i
DAFTAR ISI
ii
KATA PENGANTAR
Puji syukur Kelompok ini mengucapkan kepada Tuhan yang Maha Esa karena
atasrahmat-Nya Kami dapat menyelesaikan makalah tentang "Mendesain Proposal Kegiatan"
untuk mata kuliah Bahasa Indonesia.
Terwujudnya makalah ini tidak terlepas dari bimbingan dan dorongan serta arahan
dari berbagai pihak, baik secara langsung maupun tidak langsung. Maka dengan kesempatan
di aku, Kami menyampaikan ucapan terima kasihkepada Bapak Enjang Supriatna selaku
dosen mata kuliah Bahasa Indonesia, dimana Bapak ini telah banyak membantu dalam
penyelesaian makalah ini. Penulisan makalah ini bertujuan agar pembaca dapat lebih
memahami materi yang telah Kelompok ini sajikan. Kami sadarbahwa dalam penulisan
makalah ini banyak sekalikekurangannya. Oleh karena itu, Kelompok ini mengharapkan.
saran dan kritik dari pembaca agar penulisan makalah ini dapat lebih baik lagi.
Akhirnya kata Kelompok ini mengucapkan Terima Kasih semoga makalah ini
bermanfaat bagi para pembaca dan dapat lebih memahami tentang materi yang telah
disampaikan dan disajikan.
Cimahi, 28 November 2023
iii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Di dalam KBBI disebutkan bahwa proposal merupakan suatu rancangan yang
dituangkan dalam bentuk perencanaan kerja yang sistematis, detail dan matang yang
dibuat oleh pihak peneliti sebelum melakukan sebuah penelitian. Menurut Keraf
(2001:302) pengertian proposal merupakan suatu permintaan atau rekomendasi yang
ditujukan kepada pihak lain untuk melaksanakan suatu kegiatan atau pekerjaan. Jay
(2006:1) menyebutkan bahwa pengertian proposal adalah alat yang digunakan untuk
membantu manajemen standar agar manajemen di dalam organisasi tersebut berfungsi
secara tepat dan efisien. Hasnun Anwar (2004:73) pengertian proposal merupakan sebuah
rancangan yang bertujuan untuk melaksanakan suatu kegiatan tertentu.
Desain merupakan kata yang diambil dari bahasa Inggris yaitu: desain yang
berarti rencana, jadi kalau kita jabarkan arti kata desain adalah ilmu yang berhubungan
dengan suatu perencanaan atau suatu perancangan, biasanya berbentuk suatu gambar
(DWIMATRA) yang nantinya dapat diwujudkan dalam bentuk sebenarnya (TRIMATRA)
atau sebagai aturan yang hanya tertulis saja. Menurut Analogus With Humanities, Science
Desain adalah keterampilan, pengetahuan, dan medan pengalaman manusia yang
tercermin dalam apresiasi serta penyesuaian hidup terhadap kebutuhan spiritual Menurut
Page, 1965.
KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), Proposal kegiatan adalah serangkaian
rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja, perencanaan secara sistematis,
matang dan teliti yang dibuah oleh peneliti sebelum melaksanakan penelitian, baik
penelitian di lapangan (field research) maupun penelitian kepustakaan (library research).
Hasnun Anwar (2004), Proposal ialah serangkaian rencana yang disusun dan dibuat untuk
kegiatan tertentu. Seperti kegiatan seminar, acara kompetisi, dan lain sebagainya. Jay
(2006), Definisi proposal kegiatan adalah bentuk alat bantu manajemen standar agar
manajemen dapat befungsi secara efisien dlam melakukan pengelolaan kegiatan.
1
1.2 Rumusan Masalah
1). Pengertian, jenis - jenis, unsur-unsur, fungsi, dan tujuan proposal kegiatan.
2). Pembangun konteks teks proposal.
3). Menentukan dan menganalisis model teks proposal.
a. Menelusuri model teks proposal.
b. Menganalisis hubungan genre pada setiap tahapan proposal
c. Menganalisis formulasi bahasa pada proposal.
1.3 Tujuan
Mendesain proposal kegiatan bertujuan untuk merencanakan, menggambarkan,
dan menjelaskan rencana kegiatan secara komprehensif kepada pihak yang
berkepentingan, seperti sponsor, pemberi dana, atau pihak yang akan terlibat dalam
kegiatan tersebut. Ini membantu dalam memperoleh dukungan, persetujuan, dan
pembiayaan yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan dengan sukses.
2
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian, Jenis - Jenis, dan Unsur - Unsur Proposal Kegiatan.
2.2.1 Pengertian Proposal Kegiatan
Proposal kegiatan adalah rencana yang dituliskan ke dalam sebuah
rancangan kerja. Berasal dari kata Propositum yang berarti menampilkan ke
muka, membayangkan, mengajukan, mengusulkan. Proposal kegiatan dibuat
sebelum kegiatan dilaksanakan agar memperoleh sponsor acara dan izin
pelaksanaan. Sebelum suatu acara berlangsung, misalnya peringatan ulang
tahun sekolah, kita harus menyusun proposal kegiatan tersebut.
2.1.2 Jenis – Jenis Proposal Kegiatan
1. Jenis Proposal Penelitian
Proposal jenis ini merupakan sebuah rancangan kegiatan yang sering
orang buat dalam lingkup pendidikan. Biasanya yang membuat proposal
jenis ini adalah dari kalangan mahasiswa maupun dosen. Bentuk dari
proposal penelitian biasanya berupa skripsi, Tesis, dan Disertasi.
Proposal jenis penelitian juga harus menyertakan sebuah penelitian
atau riset mendalam di tulisannya. Akan ada banyak sekali teori maupun
hipotesis dalam penulisannya agar mendukung semua argumen si penulis
proposal ini. Tipe satu ini memang terlihat rumit.
2. Jenis Proposal Proyek
Selanjutnya ada proposal proyek yang menjadi salah satu ragam
kegiatan dalam lingkup pembangunan. Ini merupakan tipe proposal yang
akan Anda temukan dalam berbagai kegiatan bisnis dan usaha di mana
isinya penuh dengan perhitungan serta angka angka berupa nominal uang.
Proposal proyek juga memuat beberapa tujuan pelaksanaan dalam
kegiatan bisnisnya. Selain itu isi dari proposal in juga akan melibatkan
semua pihak yang terkait di dalam bisnis tersebut sehingga aliran
pendapatan dana dan pemakaiannya akan sangat jelas.
3. Jenis-jenis Proposal Kegiatan
Proposal kegiatan merupakan jenis yang menampilkan rancangan
kegiatan secara khusus. Ciri khas dari proposal jenis ini adalah
3
pembuatannya yang berasal dari sekelompok, perkumpulan, atau
perorangan untuk mewujudkan sebuah event.
Umumnya proposal ini akan menampilkan semua aktivitas kegiatan
secara lengkap mulai dari permulaan acara sampai dengan akhir kegiatan.
Biasannya proposal ini bisa Anda temukan di kegiatan seperti pentas seni,
perayaan nasional, event musik, sampai dengan pameran.
4. Jenis Proposal Bisnis
Proposal bisnis memiliki kemiripan dengan proyek akan tetapi terdapat
perbedaan dari tujuan serta pelaksanaan. Jika proposal proyek hanya
seputar lingkup pembangunan, proposal bisnis lebih luas dan dapat
mencakup segala event selama di dalamnya terdapat unsur bisnis.
Umumnya pelaku pembuatan proposal ini sudah jelas adalah pihak
perusahaan dan juga beberapa pelaku industri lainnya. Isi dari proposal ini
penuh dengan perhitungan angka angka berapa uang yang bertujuan untuk
melancarkan sebuah rancangan kegiatan bisnis secara terstruktur.
2.1.3 Unsur – Unsur Proposal Kegiatan
1. Nama Kegiatan
Nama kegiatan sama seperti judul tulisan, maka wajib dicantumkan.
Gambaran kegiatan dapat tercermin dari judul proposal, maka harus dibuat
semenarik mungkin.
2. Dasar Pemikiran atau Pendahuluan
Pendahuluan dalam proposal berisi pokok-pokok pemikiran atau alasan
perlunya melaksanakan kegiatan tertentu.
3. Bentuk atau Tema Kegiatan
Bentuk atau tema kegiatan berisi inti-inti kegiatan yang akan dilakukan
saat pelaksanaannya.
4. Tujuan Kegiatan
Tujuan berfungsi untuk mengarahkan dan memfokuskan aktivitas yang
akan dilaksanakan.
5. Ruang Lingkup Kegiatan
Ruang lingkup atau cakupan kegiatan yang akan dilakukan harus
memiliki batas-batas yang jelas. Hal ini akan sangat membantu pembaca
4
proposal untuk mengetahui keluasan dan kedalaman materi yang menjadi
subjek serta objek perencanaan.
6. Pelaksanaan Kegiatan
Pelaksanaan kegiatan berisi tentang waktu, tempat, dan jumlah peserta
atau partisipan yang direncanakan dalam kegiatan.
7. Susunan Kepanitiaan
Bagian ini berisi susunan panitia mulai dari ketua hingga anggota
divisi yang bertanggung jawab terhadap acara. Hal ini perlu dituliskan
dalam proposal agar pembagian tugas dan kerjanya jelas sehingga acara
bisa menjadi lancar.
8. Anggaran Biaya
Proposal sebaiknya mencantumkan rincian biaya penyelenggaraan
kegiatan. Namun, rencana anggaran biaya harus diperhitungkan secara
logis dan realistis, baik pemasukan maupun pengeluaran. Hal ini agar
terjadi keseimbangan dan lebih bisa diterima oleh penyandang dana atau
donatur.
9. Jadwal Kegiatan
Susunan jadwal kegiatan harus jelas dan rinci agar tidak ada ham-hal
menyimpang saat pelaksanaan kegiatan nantinya.
10. Penutup
Bagian ini adalah akhir dari proposal kegiatan. Berfungsi menekankan
bahwa proposal diajukan dengan niat sungguh-sungguh sekaligus
menjelaskan kembali pentingnya kegiatan diadakan. Pada bagian penutup,
penyusun proposal sebaiknya dapat memotivasi pembaca untuk merasa
optimis terhadap kegiatan yang direncanakan.
2.1.4 Fungsi Proposal Kegiatan
Fungsi dibuatnya proposal lebih mengarah pada diadakannya kegiatan atau
acara. Jadi fungsinya pun akan disesuaikan dengan jenis acara ataupun kegiatan yang
hendak dibuat. Jadi, fungsi proposal terdiri dari fungsi proposal kegiatan, penelitian,
bisnis atau usaha, dan juga proyek. Lebih rincinya berikut ulasan fungsi proposal:
5
1. Fungsi proposal kegiatan lebih ditekankan untuk menyelenggarakan sebuah acara
tertentu. Misal untuk diskusi, pelatihan, seminar, lomba, tasyakuran, pentas, dan
lain sebagainya. Fungsi adanya rencana tertulis dalam proposal jelas sebagai
pegangan demi terselenggaranya kegiatan dengan lancar.
2. Fungsi proposal usaha atau bisnis, yaitu sebagai gambaran mengenai bagaimana
usaha dan bisnis akan dijalankan. Dengan adanya proposal, diharapkan setiap
pihak yang terlibat sudah mempunyai gambaran mengenai seluk beluk usaha yang
hendak dijalankan, baik dari segi kebutuhan maupun analisis keuntungan
finansialnya.
3. Fungsi proposal proyek, yaitu sebagai bagian awal atau dasar bagi pemilik proyek
untuk melakukan tender. Baik itu proyek dari perorangan maupun lembaga swasta
dan pemerintah. Proposal ini jelas sebagai gambaran untuk menilai bagaimana
proyek akan dijalankan.
4. Fungsi proposal penelitian ini biasanya berguna sebagai langkah awal melakukan
riset. Penelitian ini bisa dilakukan dalam berbagai bidang, seperti sosial, budaya,
politik, seni, agama, sains, ekonomi, dan penelitian jenis lainnya.
Perencanaan sebuah proyek kini telah terbantu dengan adanya program aplikasi
komputer yang mampu membantu mempercepat, mempermudah, dan mendapatkan hasil
yang lebih akurat, yang disebut dengan Primavera Project Planner (P3). Dengan fasilitas yang
ada dalam program ini, pengerjaan sebuah proyek akan menjadi lebih dinamis.
E. Tujuan Proposal Kegiatan
Tujuan proposal kegiatan yang paling utama adalah untuk mendapat perizinan serta meminta
dukungan atau sponsor dari pihak-pihak yang telah ditentukan. Proposal kegiatan penting
dibuat sebelum sebuah acara dilangsungkan.
2.2 Pembangun Konteks Teks Proposal
Sebelum melakukan penelitian untuk skripsi tau melakukan kegiatan lain yang
bukan penelitian ( misalnya magang), Kita dituntut untuk membuat proposal terlebih
dahulu.
6
Proposal kegiatan merupakan produk karya tulis yang sangat penting untuk kita
pahami. Sebagai amahasiswa, kita membuat kedua karya tulis tersebut untuk
memenuhi syarat kelulusan.
Proposal pada dasarnya adalah sebuah usulan, rencana, atau tawaran. Akan tetapi, kini
kata proposal lebih sering digunakan daripada ketiga kata tersebut. Dalam bahasa
ingris, kata proposal diberi makna ' something (such as a plan or suggestion) that is
presented to a person or group of people to consider" atau " the actof presenting a
plan, suggestion, etc., to a person or group of people" (Webster,2012). Dalam Kamus
Besar Bahasa Indonesia makna proposal sebagai "rencana yang dituangkan dalam
bentuk rancangan kerja".
Proposal kegiatan, harus didesain dengan benar berdasarkan kerangka
pemikiran yang dirujuk , mulai dari penetapan permasalahan sampai dengan metode
dan teknin pelaksanaannya. Untuk itu, proposal harus disusun secara objektif,
sistematis dan terencana dalam mengeksplorasi masalah, serta harus diungkapkan
secara akurat dan berterima dalam hal gaya penulisannya. Yang pertama terkait
dengan isi dan yang kedua terkait dengan formulasi bahasa.
2.3 Menentukan dan Menganalisis Model Teks Proposal
Harus diperhatikan dalam mendesain proposal sebagai gendre makro adalah
bahwa seluruh isi dan gagasan dalam proposal seharusya disampaikan dengan bahasa
yang baku. Selain itu, proposal hendakya disusun dengan struktur teks yang tepat,
yang tahpa-tahapan di dalamnya direalisasikan dengan genre mikro yang tepat pula.
a. Menelusuri Model Teks Proposal
Proposal kegiatan disusun menurut struktur teks tertentu. Struktur teks itu
terdiri atas tahapan-tahapan yang direalisasikan oleh genre mikro yang sesuai dengan
isi dan fungsi tahapan-tahapan tersebut.
b. Menganalisis Hubungan Genre Pada Setiap Tahapan
secara umum proposal penelitian memiliki unsur-unsur sebagai berikut :
- Rumusan masalah dan tujuan penelitian
- Latar belakang dilakukannya penelitian
- Manfaat dan pentingnya penelitian
7
- Tinjauan teoritis yang menguraikan acuan teori utama (grand theory) dan elaborasinya, serta
keterkaitannya dengan berbagai hasil penelitian terdahulu
- Kerangka berfikir atau bingkai acuan ( frame of reference) dalam melakukan penelitian
terhadap masalah itu
- Asumsi atau hipotesis yang akan diuji
- Sumber data atau subjek penelitian
- Instrumen pengunpulan data yang akan digunakan
- Metode atau prosedur penelitian
- Teknik analisis data yang akan dilakukan, dan
- Daftar pustaka sementara
c. Menganalisis formulasi bahasa, pada proposal
Menganalisis Formulasi Bahasa pada Proposal, Manfaat Proposal dan Pihak Yang Diberi
Proposal
A. Mengalisis formulasi bahasa pada proposal
Bahasa proposal mengandung makna keakanan. Bahasa yang demikian menggambarkan
bahwa penelitian tau kegiatan yang dimaksud belum [Link] direncakan untuk
dilaksanakan.
B. Menganalisis mantaat penyusunan proposal
Proposal penelitian atau proposal kegiatan merupakan rancangan bahwa sebuah penelitian
atau kegiatan yang akan dikerjakan. Proposal dapat memandu arah yang akan dituju oleh
penelitian atau kegiatan itu.
C. Menganalisis pihak yang diberi proposal
Seandainya proposal itu adalah proposal penelitian yang Anda buat,proposal itu akan
diserahkan paling tidak kepada dosen pembibingan dan kepada program studi atau petugas
administrasi untuk keperluan pengarsipan.
8
BAB III
PENUTUPAN
3.1 Kesimpulan
Proposal adalah rencana kerja yang disusun secara sistematis dan terinci untuk suatu
kegiatan yang bersifat formal, dan untuk mendapat persetujuan maupun bantuan dari
pihak lain.
Adapun ciri-ciri proposal yaitu ada pihak yang mengajukan, ada pihak yang menyetujui.
Terdapat gambaran kegiatan secara umum, dibuat untuk meringkas kegiatan yang akan
dilakukan, Sebagai pemberitahuan pertama suatu kegiatan.
Manfaat proposal adalah dapat mengarahkan panitia dalam melaksanakan kegiatan
tersebut dan menjelaskan secara tidak langsung kepada pihak pihak yang ingin
mengetahui kegiatan tersebut untuk meyakinkan para donatur/sponsor agar mereka
memberikan dukungan material maupun finansial dalam mewujudkan kegiatan tersebut.
Proposal dibuat bertujuan untuk menjabarkan atau menjelaskan sebuah tujuan kepada
si pembaca (individu atau perusahaan) sehingga mereka memperoleh pemahaman
mengenai tujuan tersebut lebih mendetail. Dan dari proposal tersebut diharapkan dapat
memberikan informasi yang sedetail mungkin kepada si pembaca, sehingga akhirnya
memperoleh persamaan visi, misi, dan tujuan. Hal-hal yang perlu dimuat dalam proposal
antara lain nama proposal. Pendahuluan, Tujuan, bentuk/jenis kegiatan, Pelaksanaan
panitia pelaksana (terlampir), biaya/dana (rincian terlampir).
3.2 Saran
Penyusunan suatu proposal yang digunakan sebagai rancangan, rencana, atau sebagai
prasyarat pengajuan kegiatan hendaknya dapat mewakili terhadap kegiatan yang akan
dilaksanakan. Proposal yang merupakan suatu rancangan kerja yang disusun secara
sistematis dan terinci untuk suatu kegiatan yang ingin dilakukan hendaknya dapat
mewakili kegiatan itu sendiri. Sehingga ketika ada orang lain yang membaca akan segera
memahami bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan.
9
DAFTAR PUSTAKA
10
LAMPIRAN
11