PENELITIAN TINDAKAN KELAS
(CLASSROOM ACTION RESEARCH)
“Peningkatan Keterampilan Menulis Recount Text Menggunakan Media
Board Game/Picture Series pada Siswa Kelas 10 Akuntansi SMK Islam
Fatahillah Jakarta”
Tahun Pelajaran 2022/2023
ASEP JAENUDIN, [Link]
NIM: 22370 4220076
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI GURU
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU
PENDIDIKAN UNIVERSITAS SULTAN AGENG
TIRTAYASA TAHUN 2022
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. atas limpahan rahmat dan
karunianya sehingga laporan penelitian tindakan kelas dengan judul “Peningkatan
Keterampilan Menulis Recount Text Menggunakan Media Board Game/Picture
Series pada Kelas 10 Akuntansi SMK Islam Fatahillah Jakarta” dapat
terselesaikan.
Ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya kami sampaikan
kepada:
1. Dr. Rita Handayani, [Link] sebagai dosen pembimbing kegiatan PPG
2. Dr. Siti Aisah, [Link] sebagai dosen pembimbing kegiatan PPG
3. Junun Prayogi, [Link]., Gr. sebagai guru pamong kegiatan PPG
4. Uwen Sumanta, [Link]., M.M sebagai kepala sekolah
5. Rekan – rekan kelompok tiga PPG Untirta
6. Rakan Guru di SMK Islam Fatahillah Jakarta
7. Peserta didik SMK Islam Fatahillah Jakarta
8. Semua pihak yang telah membantu sehingga laporan ini dapat
diselesaikan dengan baik.
Kami menyadari bahwa laporan penelitian ini masih banyak kekurangannya,
oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan sarannya sehingga laporan
penelitian ini menjadi lebih berkualitas. Akhir kata semoga laporan penelitian
ini memberikan makna dan manfaat khususnya dalam upaya meningkatkan
mutu pendidikan.
Jakarta, November 2022
Penyusun
ABSTRACT
This research is entitled "Improving Recount Text Writing Skills Using Media
Board Game/Picture Series in Class 10 Accounting at SMK Islam Fatahillah
Jakarta". The objective of this study was to improve learning outcomes in
recount text material using Board Game/Picture Series media with problem
based learning models in class 10 accounting at SMK Islam Fatahillah Jakarta.
The method used in this research is action research which consists of two
cycles and each cycle consists of: planning, implementing, observing and
reflecting. Based on the results of the action research, it can be concluded that
the Board Game/Picture Series media can improve the skills of writing recount
text for 10th grade accounting students at SMK Islam Fatahillah. Furthermore,
the researcher recommends: 1) For English teachers who have the same
difficulties in teaching recount text material, they can use Board Game/Picture
Series media. 2) In order to get maximum results, the teacher needs to make a
picture series on the Board Game/Picture Series according to students' interests
and be varied.
Keywords: Writing, Recount Text, Board Game/Picture Series, Picture Series,
Problem Based Learning, Action Research, Learning Outcomes
3
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “Peningkatan Keterampilan Menulis Recount Text
Menggunakan Media Board Game/Picture Series pada Kelas 10 Akuntansi
SMK Islam Fatahillah Jakarta”.
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar pada materi
recount text menggunakan media Board Game/Picture Series dengan model
pembelajaran problem based learning pada kelas 10 akuntansi SMK Islam
Fatahillah Jakarta.
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian tindakan (action
research) yang terdiri dari dua siklus dan setiap siklus terdiri dari:
perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi.
Berdasarkan hasil penelitian tindakan dapat disimpulkan bahwa media Board
Game/Picture Series dapat meningkatkan keterampilan menulis recount text
siswa kelas 10 akuntansu di SMK Islam Fatahillah.
Selanjutnya peneliti merekomendasikan: 1) Bagi guru bahasa Inggris yang
memiliki kesulitan yang sama dalam mengajarkan materi recount text maka
dapat menggunakan media Board Game/Picture Series. 2) Agar mendapatkan
hasil yang maksimal maka guru perlu membuat picture series pada Board
Game/Picture Series sesuai dengan minat siswa dan bervariatif.
Kata kunci: Writing, Recount Text, Board Game/Picture Series, Picture Series,
Problem Based Learning, Action Research, Hasil Belajar
DAFTAR ISI
COVER
LEMBAR PENGESAHAN
BERITA ACARA SEMINAR
SURAT KETERANGAN PUBLIKASI
Kata Pengantar.................................................................................................i
Abstrak...........................................................................................................ii
Daftar Isi........................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah..................................................................1
1.2 Identifikasi Masalah........................................................................3
1. 3 Analisis Masalah............................................................................3
1.4 Rumusan Masalah...........................................................................3
1.5 Tujuan Penelitian.............................................................................3
1.6 Manfaat Penelitian...........................................................................4
BAB II KAJIAN PUSTAKA
2.1 Pengertian Penelitian Tindakan Kelas.............................................5
2.2 Langkah – Langkah Penelitian Tindakan Kelas..............................6
2.3 Peningkatan Keterampilan Menulis Recount Text..........................9
2.4 Penggunaan Board Game pada Pembelajaran Recount text.........10
BAB III MOTODOLOGI PENELITIAN
3.1 Jenis dan Desain Penelitian...........................................................11
3.2 Subjek Penelitian...........................................................................11
3.3 Tempat dan Waktu Penelitian.......................................................11
3.4 Data dan Sumber Data...................................................................11
3.5 Teknik Pengumpulan Data............................................................12
3.6 Teknik Analisis Data.....................................................................13
3.7. Indikator Keberhasilan.................................................................14
5
3.8 Deskripsi per Siklus......................................................................14
3.9 Pembuatan Instrumen....................................................................17
3.10 Analisis dan Refleksi...................................................................17
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
1.4 Hasil Penelitian..............................................................................19
4.2 Pembahasan...................................................................................30
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
5.1 Simpulan........................................................................................37
5.2 Saran..............................................................................................37
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Salah satu peran dan tanggung jawab guru adalah memastikan kegiatan
pembelajaran mengalami peningkatan baik proses pembelajarannya maupun
hasil belajar siswa. Peningkatan proses dan hasil belajar siswa harus terpantau
dan terukur dengan baik. Oleh karena itu penting untuk guru melakukan
penelitian tindakan kelas sebagai upaya untuk memecahkan masalah,
memperbaiki situasi, dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran di kelas.
Menurut Sunendar (2008), pada awalnya PTK dilakukan dengan tujuan untuk
mencari solusi terhadap masalah sosial seperti: penggangguran, kenakalan
remaja yang berkembang dalam masyarakat pada saat itu. PTK dilakukan
dengan diawali oleh suatu kajian terhadap masalah tersebut secara sistematik,
kmudian berdasarkan hasil kajian tadi, dijadikan dasar untuk mengatasi
masalah tersebut.
Berdasarkan hasil Peniaian Tengah Semester yang dilakukan di Kelas 10
Akuntansi SMK Islam Fatahillah diperoleh informasi bahwa hasil belajar
materi recount text siswa masih di bawah standar ketuntasan minimal yaitu
dibawah
70. Faktor - faktor yang menyebabkan keadaan seperti di atas antara lain:
a. Kemampuan kognitif siswa dalam pemahaman konsep – konsep materi
bahasa Inggris khususnya recount text masih rendah.
b. Pembelajaran yang berlangsung cenderung masih monoton dan
membosankan.
c. Siswa tidak termotivasi untuk belajar Bahasa Inggris hanya sebagai
hafalan saja.
7
Dengan belajar secara menghapal membuat konsep – konsep Bahsa Inggris
yang telah diterima menjadi mudah dilupakan. Hal ini merupakan sebuah
tantangan yang harus dihadapi dan diselesaikan oleh seorang guru. Guru
dituntut lebih kreatif dalam mempersiapkan pembelajaran yang akan
dilaksanakan.
Oleh karena itu peneliti mengembangkan model pembelajaran problem based
learning dengan media Board Game/Picture Series sebagai salah satu bentuk
strategi pembelajaran. Kesiapan guru dalam memanajemen pembelajaran akan
membawa dampak positif bagi siswa diantaranya hasil belajar siswa akan
lebih baik dan sesuai dengan indikator yang ingin dicapai. Salah satu model
pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran recount text adalah
problem based learning dengan media Board Game/Picture Series karena
siswa dapat terlibat aktif dan memiliki peran dan tanggung jawab masing –
masing, sehingga aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung
meningkat. Media Board Game/Picture Series merupakan suatu metode
mengajar dengan membagikan gambar – gambar yang berbeda pada setiap
siswa lalu meminta siswa untuk mencari sambungan gambar dari teman
lainnya untuk dijadikan sebuah cerita.
Berdasarkan uraian diatas, maka sebagai peneliti merasa penting melakukan
penelitian terhadap masalah di atas. Oleh karena itu, upaya meningkatkan
hasil belajar recount text siswa dilakukan penelitian Tindakan Kelas dengan
judul: “Peningkatan Keterampilan Menulis Recount Text Menggunakan
Media Board Game/Picture Series pada Kelas 10 Akuntansu SMK Islam
Fatahillah Jakarta“.
1.2 Identifikasi Masalah
Dalam mengidentifikasi masalah - masalah yang muncul dalam pelaksanaan
pembelajaran dapat diidentifikasi masalah yaitu pada kemampuan peserta
didik di kelas 10 akuntansi dalam keterampilan menulis recount text berada
pada rentang nilai yang kurang maksimal. Rata - rata hasil penilaian tengah
semester belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal.
1.3 Analisis Masalah
Pada proses analisis masalah peneliti menemukan bahwa semestinya siswa
pada kelas 10 sudah mampu membuat recount text sederhana berkaitan
dengan pengalaman pribadi. Namun pada kenyataanya siswa masih belum
mampu membuat recount text dengan benar.
1.4 Rumusan Masalah
Memperhatikan latar belakang masalah maka dapat dirumuskan permsalahan
sebagai berikut: “Bagaimanakah Board Game/Picture Series dapat
meningkatkan hasil belajar recount text siswa kelas 10 akuntansi SMK Islam
Fatahillah Jakarta?”
1.5 Tujuan Penelitian
Meningkatkan hasil belajar materi recount text menggunakan media Board
Game/Picture Series pada kelas 10 akuntansi SMK Islam Fatahillah Jakarta.
9
1.6 Manfaat Penelitian
Setelah penelitian selesai diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai
berikut:
1. Bagi peneliti : penelitian ini dapat mempengaruhi pembelajaran,
membantu untuk meningkatkan hasil belajar materi recount text,
memberikan alternatif pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan
menyenangkan bagi siswa, serta meningkatkan mutu pembelajaran recount
text.
2. Bagi siswa : untuk meningkatkan pemahaman konsep materi recount text
sehingga pelajaran recount text menjadi lebih sederhana dan mudah.
3. Bagi sekolah : penelitian ini dapat menjadi salah satu alternatif metode
pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
2.1 Pengertian Penelitian Tindakan Kelas
Tugas utama seorang guru adalah merancang, menyajikan, dan mengevaluasi
bahan ajar, disesuaikan dengan kondisi lingkungan yang membatasinya,
dengan tujuan agar peserta didik memperoleh hasil belajar yang optimal. Oleh
karena itu guru harus menguasai dan mengembangkan ketiga ranah profesi
yang perkembangannya semakin kompleks sesuai dengan perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi. Salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh
guru adalah melakukan penelitian tindakan kelas untuk mengukur
peningkatan pembelajaran dengan memberikan perlakuan – perlakuan
tertentu sehingga terjadi peningkatan proses dan hasil belajar siswa.
Kemis dan Teggart (1988) menyatakan bahwa penelitian tindakan adalah
suatu bentuk penelitian reflektif diri yang dilakukan oleh peserta-pesertanya
dalam situasi sosial untuk meningkatkan penalaran dan keadilan praktik
pendidikan dan praktik sosial mereka, serta pemahaman mereka terhadap
praktik-praktik itu dan terhadap situasi tempat dilakukan praktik-praktik
tersebut. Disamping itu Sanford (1970) dan Kemis (1993) dalam I Gede Harja
Subarta menyatakan bahwa penelitian tindakan sebagai sebuah proses
investigasi terkendali yang berdaur ulang dan bersifat reflektif mandiri, yang
memiliki tujuan untuk melakukan perbaikan-perbaikan terhadap sistem, cara
kerja, proses, isi, kompetensi, atau situasi.
11
Secara singkat PTK dapat didefinisikan sebagai suatu bentuk kajian yang
besifat reflektif oleh pelaku tindakan, yang dilakukan untuk meningkatkan
kemantapan rasional dari tindakan - tindakan mereka dalam melaksanakan
tugas, memperdalam pemahaman terhadap tindakan - tindakan yang
dilakukan itu, serta memperbaiki kondisi di mana praktik-praktik
pembelajaran tersebut dilakukan. Untuk mewujudkan tujuan-tujuan tersebut,
PTK dilaksanakan berupa proses pengkajian berdaur yang terdiri dari empat
tahap: Merencanakan
- Melakukan Tindakan - Mengamati – Merefleksi. Setelah dilakukan refleksi
atau perenungan yang mencakup analisis, sistesis dan penilaian terhadap hasil
terhadap proses serta hasil tindakan tadi, biasanya muncul permasalahan atau
pemikiran baru yang perlu mendapat perhatian, sehingga pada gilirannya
perlu dilakukan perencanaan ulang, tindakan ulang, dan pengamatan ulang,
serta diikuti pula dengan refleksi ulang. Demikianlah tahap-tahap ini diikuti
berulang - ulang, sampai suatu permasalahan dianggap teratasi, untuk
kemudian diikuti oleh kemunculan permasalahan lain yang juga harus
diperlalukan serupa. Keempat fase dari suatu siklus dalam sebuah PTK
biasanya digambarkan dengan sebuah spriral PTK seperti berikut ini:
Model PTK Mcel Kemis dan Mc. Taggart
2.2 Langkah – Langkah Penelitian Tindakan Kelas
Secara keseluruhan, pelaksanaan penelitian tindakan kelas terdapat empat
langkah dalam satu siklus pembelajaran yang harus terpenuhi. Pendapat yang
hampir senada dikemukakan oleh Kemmis dan Mc Taggart (1988) yang
mengatakan bahwa PTK adalah suatu bentuk refleksi diri secara kolektif yang
dilakukan oleh peserta-pesertanya dalam situasi sosial untuk meningkatkan
penalaran dan keadilan praktik-praktik tertentu maupun terhadap situasi tempat
dilakukan praktik-praktik tersebut. Keempat langkah ini terus berjalan sampai
ditemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi. Keempat langkah
dimaksud adalah :
1) Menyusun rancangan tindakan (perencanaan)
Pada tahap ini, peneliti menjelaskan apa, mengapa, kapan, dimana, oleh
siapa dan bagaimana penelitian tindakan kelas dilakukan. Peneliti
menentukan titik-titik atau fokus peristiwa yang perlu mendapat
perhatian khusus untuk diamati, kemudian membuat sebuah instrumen
pengamatan untuk membantu peneliti merekam fakta-fakta yang terjadi
selama pengamatan berlangsung. Strategi pembelajaran harus
disesuaikan dengan selera guru (peneliti) agar pelaksanaan penelitian
tindakan kelas dapat terjadi dengan wajar tanpa merubah pembelajaran
sebelumnya. Dalam hal ini telah dilakukan analisis berdasarkan Nilai
PTS (Penilaian Tengah Semester)
13
2) Pelaksanaan
Rancangan pelaksanaan penelitian tindakan kelas diimplementasikan
atau diterapkan dan yang perlu diperhatikan adalah harus ada komitmen
guru untuk tetap mengikuti rancangan yang telah direncanakan
sebelumnya tanpa merubah kewajaran berprilaku, serta hindari situasi
kekakuan, artinya biarkan mengalir seperti biasa supaya informasi yang
diperoleh akurat.
3) Pengamatan
Pada saat pengamatan sebaiknya dilakukan bersamaan dengan
pelaksanaan pembelajaran, akan sangat sulit apabila peneliti juga
bertindak sebagai pengamat. Dua cara yang bisa dilakukan untuk
mengatasi kelemahan ini, pertama dengan menjamin obyektifitas reflesi
atau evaluasi atas pembelajaran dan yang kedua dengan memanfaatkan
media informasi seperti kamera CCTV. Pada umumnya peneliti
memanfaatkan teman sejawat untuk membantu mengamati kejadian-
kejadian selama pembelajaran berlangsung.
4) Refleksi
Kegiatan ini merupakan kegiatan menelusuri kembali perjalanan
pelaksanaan pembelajaran dengan jalan mengingat-ngingat kejadian-
kejadian yang terjadi selama pembelajaran. Kegiatan refleksi biasanya
dilaksanakan setelah proses pembelajaran selesai dilaksanakan.
2.3 Peningkatan Keterampilan Menulis Recount Text
Menulis merupakan salah satu keterampilan dalam bahasa Inggris yang harus
dikuasai oleh peserta didik. Menulis recount text penting untuk dikuasai oleh
peserta didik untuk dapat mengungkapkan pengalaman pribadi baik secara
lisan maupun secara tertulis. Keterampilan menulis recount text merupakan
salah satu tuntutan yang harus dituntaskan dalam silabus pada kompetensi
dasar baik pengetahuan maupun keterampilan. Kompetensi dasar tersebut
adalah sebagai berikut:
3.7 Membedakan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa
Recount text tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait sesuai
dengan konteks penggunaannya.
4.1 Menangkap makna secara kontekstual terkait fungsi sosial, struktur teks,
dan unsur kebahasaan teks recount tulis.
2.4 Penggunaan Board Game/Picture Series Sebagai Media Pembelajaran
Recount Text
Suhaimi (2021) menyatakan bahwa teks Recount adalah teks yang
menceritakan kembali kejadian yang telah terjadi berurutan dengan
menggunakan keterangan waktu yang jelas pada masa lampau. Tujuan
komunikatif dari teks recount adalah untuk melaporkan peristiwa, kejadian
atau kegiatan dengan tujuan memberitakan atau menghibur. Jenis teks recount
yang dituliskan peserta didik adalah personal recount yaitu teks yang
menceritakan pengalaman pribadi penulis.
Sedangkan board game adalah papan permainan yang berisi beberapa gambar
secara acak. Gambar - gambar pada board game harus disusun menjadi
urutan
15
gambar yang memiliki makna. Hinebaugh (2009) mengklasifikasikan board
game menjadi tiga kategori, 1) war board game yaitu papan permainan yang
memerlukan strategi untuk mengalahkan lawan contoh dari war board game
adalah papan catur, 2) race board game yaitu papan permainan dengan tujuan
untuk mencapai tujuan lebih dulu dibandingkan lawan contoh permainan ini
diantaranya ular tangga dengan dadu, 3) education board game yaitu papan
permainan yang didesain secara khusus untuk kepentingan pembelajaran
didalam kelas.
Pada penelitian ini peneliti menggunakan board game sebagai education
board game. Peneliti memodifikasi board game sesuai dengan kebutuhan
pembelajaran pada materi recount text. Pada prosesnya peneliti membuat
beberapa gambar (series of picture) yang diberikan pada setiap peserta didik,
kemudian peserta didik mencari gambar lain yang dimiliki oleh temannya
untuk dirangkai menjadi gambar yang memiliki makna dan dapat dibuat
sebuah cerita. Setelah membuat cerita berdasarkan gambar tersebut, peserta
didik menempelkan gambar – gambar yang telah mereka rangkai kemudian
menceritakan urutan kejadian berdasarkan gambar yang mereka susun.
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Jenis dan Desain Penelitian
Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas atau dalam
istilah bahasa Inggris adalah Clasroom Action Research. Dalam penelitian ini
peneliti menggunakan metode PTK Kemmis & [Link] yang dalam alur
penelitiannya meliputi Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan Refleksi.
3.2 Subjek Penelitian
Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas 10 akuntansi SMK Islam
Fatahillah tahun pelajaran 2022/2023. Daftar peserta didik dapat dilihat pada
lampiran 7.
3.3 Tempat dan Waktu Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan dua siklus dengan rincian sebagai berikut:
No Siklus Hari Tanggal Waktu Tempat
1 I Rabu 09 November 2022 12.30 – 14.00 SMK Islam
2 II Kamis 17 November 2022 12.30 – 14.00 Fatahillah
3.4 Data dan Sumber Data
Data yang digunakan pada penelitian ini adalah sebagai berikut:
a. Nilai Penilaian Tengah Semester pada tanggal 19 September 2022
sebagai data awal sebelum dilaksanakan siklus
b. Hasil wawancara dengan peserta didik, rekan guru bahasa Inggris dan
kepala sekolah
c. Hasil observasi pada kegiatan pembelajaran bahasa Inggris
17
Sumber data pada penelitian ini adalah seluruh siswa yang menjadi subjek
penelitian yaitu kelas 10 akuntansi di SMK Islam Fatahillah yang berjumlah
24 siswa. Siswa yang diambil sebagai sampel untuk wawancara sebanyak tiga
siswa yang diambil secara acak dari kelas 10 akuntansi.
3.5 Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling utama dalam
penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data.
Pengumpulan data adalah pencatatan peristiwa-peristiwa atau hal-hal atau
keterangan-keterangan sebagian atau seluruh elemen populasi yang akan
menunjang atau mendukung penelitian. Adapun teknik pengumpulan data
yang digunakan oleh peneliti adalah sebagai berikut:
a. Wawancara
Wawancara merupakan metode pengumpulan data yang menghendaki
komunikasi langsung antara peneliti dengan responden. Dalam
wawancara terjadi tanya jawab yang dilakukan secara sistematis dan
berpijak pada tujuan peneltian. Dalam hal ini peneliti melakukan
wawancara dengan Kepala SMK Islam Fatahillah, guru mata pelajaran
Bahasa Inggris dan 3 orang peserta didik kelas 10 akuntansi. Wawancara
dengan Kepala Sekolah bertujuan untuk memperoleh data seberapa jauh
kesiapan sekolah dalam menyelenggarakan pembelajaran inovatif.
Wawancara pada guru bertujuan untuk memperoleh data awal tentang
kegiatan pembelajaran sebelum dilakukan penelitian. Sedangkan
wawancara pada peserta didik bertujuan untuk mengetahui tingkat
pemahaman peserta didik terhadap materi yang
sedang dipelajari dan disampaikan. Instrumen wawancara dapat dilihat
pada lampiran 2.
b. Observasi
Ini dimaksudkan untuk mengetahui adanya kesesuaian antara perencanaan
dan pelaksanaan tindakan serta untuk menjaring data aktifitas peserta
didik dalam proses pembelajaran. Observasi dilakukan oleh peneliti dan
dibantu oleh teman sejawat dengan menggunakan lembar observasi.
Adapun instrumen Observasi dapat dilihat pada lampiran 3.
c. Dokumentasi
Kata Dokumentasi berasal dari kata dokumen, yang artinya barang-barang
tertulis. Metode dokumentasi berarti cara mengumpulkan data dengan
mencatat data-data yang sudah ada. Mengumpulkan foto serta dokumen
tertulis yang dibutuhkan. Adapun dokumentasi penelitian dapat dilihat
pada lampiran 6.
d. Tes
Tes adalah serentetan atau latihan yang digunakan untuk mengukur
keterampilan, pengetahuan, sikap, intelegensi, kemampuan atau bakat
yang dimiliki individu atau kelompok. Dalam penelitian ini peneliti
menggunakan LMS Fatahillah dalam melakukan tes sehingga hasil bisa
terekam dalam LMS tersebut.
3.6 Teknik Analisis Data
Dalam penelitian tindakan kelas ini, proses analisis data dimulai dengan
menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber yaitu dari hasil tes
awal menggunakan nilai Ujian Tengah Semester, wawancara dengan Kepala
19
SMK Islam Fatahillah, rekan guru bahasa Inggris, hasil observasi dan
pengamatan yang sudah ditulis dalam sebuah catatan dan cek list.
3.7 Indikator Keberhasilan
Indikator Keberhasilan Kriteria keberhasilan tindakan ini akan dilihat dari
indikator proses dan indikator hasil belajar. Indikator proses yang ditetapkan
dalam penelitian ini adalah jika ketuntasan belajar siswa terhadap materi
mencapai 75%.
3.8 Deskripsi Per Siklus
A. Siklus I
Perencanaan
Pada tahap ini peneliti mempersiapkan perangkat pembelajaran berupa
rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kerja peserta didik dan
instrumen penelitian yang diperlukan. Tahapan perencanaan penelitian
pada tahap ini meliputi:
1. Mengidentifikasi masalah yang dialami peserta didik
2. Menganalisis dan merumuskan masalah pada peserta didik tentang
keterampilan menulis recount text.
3. Merancang model pembelajaran yang sesuai.
4. Mendiskusikan model pembelajaran secara interaktif.
5. Menyiapkan instrumen (angket, pedoman, observasi, tes akhir).
6. Menyusun kelompok belajar peserta didik
7. Merencanakan tugas kelompok secara sinkronus dan asingkronus
Pelaksanaan
Pada tahap ini peneliti melaksanakan rencana yang dilakukan pada tahap
sebelumnya. Implementasi pelaksanaan rencana meliputi:
1. Melaksanakan langkah-langkah sesuai dengan perencanaan yang
tertuang dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.
2. Menerapkan model pembelajaran problem based learning dengan
mengidentifikasi teks recount di dalam pembelajaran.
3. Melakukan pengamatan pada setiap langkah-langkah kegiatan sesuai
rencana.
4. Memperhatikan alokasi waktu yang ada dengan banyaknya kegiatan
baik sinkronus dan asinkronus yang dilaksanakan.
5. Mengantisipasi dengan mencari solusi apabila menemukan kendala
saat melakukan tahapan-tahapan kegiatan.
Pengamatan
Pengamatan dilakukan pada saat pelaksanaan tindakan berlangsung.
Adapun kegiatan yang dilakukan pada tahap ini diantaranya:
1. Melakukan diskusi dengan guru Mapel Bahasa Inggris SMK Islam
Fatahillah dan Kepala Sekolah untuk rencana observasi.
2. Melakukan pengamatan terhadap penerapan model pembelajaran PBL
yang dilakukan guru di kelas 10 akuntansi.
3. Mencatat setiap perubahan dan kegiatan yang terjadi saat penerapan
model pembelajaran PBL.
4. Melakukan diskusi dengan guru untuk membahas tentang kelemahan-
kelemahan yang ditemukan.
21
Refleksi
Kegiatan refleksi dilakukan setelah selesai melaksanakan tindakan dan
pengamatan. Tujuan dari tahap ini adalah melakukan evaluasi, analisis,
pemaknaan, penjelasan, penyimpulan, dan identifikasi sebagai bahan
tindak lanjut dalam perencanaan tindakan pada siklus berikutnya. Hal – hal
yang dilakukan pada tahap ini adalah sebagai berikut:
1. Menganalisis temuan saat melakukan pelaksanaan observasi.
2. Menganalisis kelemahan dan keberhasilan guru saat menerapkan
model pembelajaran PBL dan mempertimbangkan langkah
selanjutnya.
3. Melakukan refleksi terhadap penerapan model pembelajaran PBL.
4. Melakukan refleksi terhadap kreatifitas dan hasil belajar peserta didik
dalam pembelajaran Bahasa Inggri
B. Siklus II
Perencanaa
Kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah sebagai berikut:
1. Memeriksa kembali apa yang telah direncanakan pada Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran.
2. Mengidentifikasi masalah yang dialami peserta didik.
3. Pada siklus II ditemukan beberapa masalah.
4. Merancang model pembelajaran yang sesuai untuk siklus II
5. Mendiskusikan model pembelajaran secara interaktif.
6. Menyiapkan instrumen (angket, pedoman, observasi, tes akhir).
7. Memaparkan hasil tugas kelompok belajar peserta didik.
8. Merencanakan tugas kelompok baik sinkronus ataupun asingkronus.
Pelaksanaan
Pada tahap ini peneliti melakukan kegiatan sebagai berikut:
1. Melaksanakan langkah-langkah sesuai dengan perencanaan yang
tertuang dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.
2. Menerapkan model pembelajaran yang sesuai.
3. Melakukan pengamatan pada setiap langkah-langkah kegiatan sesuai
rencana.
4. Memperhatikan alokasi waktu yang ada dengan banyaknya kegiatan
baik sinkronus dan asinkronus yang dilaksanakan.
5. Mengantisipasi dengan mencari solusi apabila menemui kendala saat
melakukan tahapan-tahapan kegiatan.
Pengamatan
Pengamatan dilakukan pada saat pelaksanaan tindakan pada siklus II
dilakukan. Adapun kegiatan yang dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Melakukan pengamatan terhadap penerapan model pembelajaran PBL.
2. Mencatat setiap perubahan dan kegiatan yang terjadi saat penerapan
model pembelajaran PBL
3. Melakukan diskusi dengan guru untuk membahas tentang kelemahan-
kelemahan yang ditemukan.
4. Melaksanakan sesuai dengan rumusan yang telah direncanakan.
23
Refleksi
Setelah selesai melakukan tahapan-tahapan yang telah dilakukan, maka
penulisan refleksi sesuai dengan evaluasi, analisis, pemaknaan, penjelasan,
dan penyimpulan.
1. Setelah melakukan perencanaan, pelaksanaan, dan pengamatan.
2. Melakukan refleksi terhadap penerapan model pembelajaran PBL.
3. Melakukan refleksi terhadap kreatifitas dan hasil belajar peserta didik
dalam pembelajaran Bahasa Inggris.
3.9 Pembuatan Instrumen
Pelaksanaan tindakan pada penelitian ini menggunakan instrumen penelitian
sebagai berikut:
1. Produk hasil belajar peserta didik berupa recount text.
2. Lembar Observasi dan Wawancara.
3. Daftar Nilai dan tabel/grafik hasil observasi
4. Lembar Kerja Peserta Didik sebagai evaluasi/ tes sumatif atau penilaian
melalui LMS Fatahillah.
3.10 Analisis dan Refleksi
Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah memanfaatkan analisa
deskriptif kuantitatif dari proses pembelajaran dan hasil belajar. Analisis juga
dilakukan dari hasil observasi. Analisis berdasarkan siklus yang secara
bertahap. Refleksi yang dilakukan sesuai dengan perencanaan yang dilakukan.
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti dijelaskan dalam bab ini
mencakup deskripsi kondisi awal, siklus ke satu dan siklus kedua sesuai
perencanaan yang telah dibuat sebelumnya. Bab ini melaporkan hasil dari tes
menulis recount text pada tahap akhir masing - masing siklus. Hasil penelitian
dapat tergambar melalui tahapan sebagai berikut.
A. Hasil Penelitian
4.1 Deskripsi Kondisi Awal
Kondisi awal pada penelitian ini diambil dari nilai Penilaian Tengah Semester
siswa kelas 10 akuntansi SMK Islam Fatahillah Jakarta pada materi recount
text. Dari hasil penilaian tersebut didapatkan nilai rata – rata peserta didik
adalah 67.7, nilai tersebut masih dibawah kriteria ketuntasan minimal yang
ditentukan yaitu 70. Adapun rincian nilai pada Penilaian Tengah Semester
adalah sebagai berikut:
Mata Pelajaran : Bahasa Inggris-10
Tanggal Ujian : Senin, 19 September 2022 | 013:00 - 15:00
Jumlah Soal : Paket A : 25 |
No. No. Peserta Nama Kelas Lama Ujian Benar Salah Nilai PG Nilai Essai Nilai / Skor
1 12-060-21 ACHMAD RAMADHAN 10 AKL 23 Menit 15 10 39 30 65
2 12-060-01 ADELLYA BUDIANTY 10 AKL 50 Menit 13 12 33 26 55
3 12-060-22 AKHMAD ZAENI 10 AKL 57 Menit 17 8 45 34 75
4 12-060-23 ALI ASDA 10 AKL 01 Jam 02 Menit 16 9 42 32 70
5 12-060-02 ANNISA RAHMANIYAH 10 AKL 52 Menit 11 14 27 22 45
6 12-060-03 Aprilia Ernawati 10 AKL 01 Jam 03 Menit 18 7 48 36 80
7 12-060-24 ARIEL APRIANSYAH 10 AKL 25 Menit 13 12 33 26 55
8 12-060-04 AZZAHRA NABILA 10 AKL 54 Menit 14 11 36 28 60
9 12-060-25 BAIHAKI ABDULLAH 10 AKL 49 Menit 13 12 33 26 55
10 12-060-05 BAYU SYAMSUL ARIFIN 10 AKL 50 Menit 13 12 33 26 55
11 12-060-26 CINDY OKTAVIYANTI 10 AKL 55 Menit 15 10 39 30 65
12 12-060-27 DEVAN PERMANA 10 AKL 32 Menit 16 9 42 32 70
13 12-060-06 DHANI ARDIANSYAH 10 AKL 47 Menit 18 7 48 36 80
14 12-060-28 DIMAZ FEBRI PRASETIO 10 AKL 01 Jam 20 5 54 40 90
15 12-060-29 Duwi Citra 10 AKL 55 Menit 14 11 36 28 60
16 12-060-30 EKA SETIANI 10 AKL 38 Menit 14 11 36 28 60
17 12-060-07 FIKIH RIVALDI 10 AKL 44 Menit 14 11 36 28 60
18 12-060-08 FINY SANDRIANI 10 AKL 46 Menit 15 10 39 30 65
19 12-060-09 FITRI NURHALIZA 10 AKL 47 Menit 17 8 45 34 75
20 12-060-10 GISKA ADELIA 10 AKL 52 Menit 15 10 39 30 65
21 12-060-11 HALIMAHTUS TSADIAH 10 AKL 54 Menit 15 10 39 30 65
22 12-060-31 IIK RALIYANY 10 AKL 01 Jam 02 Menit 21 4 57 42 95
23 12-060-12 INAYAH NARENDRA PUTRI 10 AKL 47 Menit 16 9 42 32 70
24 12-060-32 INDAH ROSMALAWATI DEWI 10 AKL 57 Menit 20 5 54 40 90
Nilai Tertinggi 95
Nilai Terendah 45
Nilai Rata - Rata 67.7
Tabel 1. Daftar Nilai Penilaian Tengah Semester
25
4.2 Deskripsi Siklus I
1. Perencanaan
Pada tahap perencanaan guru mempersiapkan tindakan berupa Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran yang sesuai dengan model pembelajaran
probleem based learning dan media recount text. Disamping itu guru juga
membuat Lembar Kerja Peserta Didik dan menyusun lembar observasi
aktifitas guru dan siswa. Selanjutnya, guru membuat tes hasil belajar.
Sebelum pelaksanaan tindakan dilakukan di kelas, guru dan observer
mendiskusikan lembar observasi.
2. Pelaksanaan
Pelaksanaan tindakan siklus I dilaksanakan pada hari Rabu 09 November
2022 dari pukul 12.30 s.d 14.00 WIB. Kegiatan pembelajaran yang
dilakukan terdiri dari tiga tahap yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti
dan kegiatan penutup. Waktu yang dialokasikan untuk kegiatan
pendahuluan adalah 10 menit, sedangkan alokasi waktu untuk kegiatan inti
adalah 50 menit dan alokasi kegiatan penutup sebesar 20 menit. Pada
kegiatan pendahuluan, guru melakukan tiga kegiatan, yaitu (1) menyapa
dan mengecek kehadiran siswa, (2) melakukan icebreaking, (3) menggali
pengetahuan siswa dan mengaitkan dengan materi pelajaran yang akan
diajarkan selanjutnya.
Melalui kegiatan inti mendesain kegiatan agar siswa dapat mengalami
proses menemukan, menamai dan mempresentasikan. Untuk dapat
menemukan berkaitan dengan media board game, pertama-tama guru
membagi siswa dalam 4 kelompok dan setiap kelompok terdiri dari 5 - 6
orang siswa. Guru menjelaskan terlebih dahulu tentang tugas siswa,
sehingga siswa paham apa yang harus dikerjakan di dalam kelompoknya
masing - masing. Selain itu, selama diskusi berlangsung guru berkeliling
untuk mengawasi siswa bekerja sambil sesekali mengomentari hasil kerja
siswa. Perwakilan setiap kelompok kemudian membacakan hasil diskusi
kelompok. Siswa dari kelompok lain akan ditanyakan pendapatnya terkait
jawaban kelompok yang sedang presentasi. Jika terdapat kekeliruan, guru
terlebih dahulu meminta sesama siswa yang melakukan perbaikan. Siswa
yang hasil temuan kelompok yang benar dan mempresentasikan dengan
bagus mendapatkan pujian dari guru sedangkan siswa yang belum
melakukan dengan maksimal dimotivasi dan diberi penguatan.
Kegiatan akhir siklus I antara lain: (1) melakukan evaluasi untuk
mengetahui pencapaian siswa setelah dilaksanakan pembelajaran
menggunakan media board game/picture series, (2) siswa melakukan
refleksi tentang pembelajaran yang baru dilakukan dan (3) siswa dan guru
menutup kegiatan dengan berdoa bersama.
3. Observasi
a. Hasil Belajar Siswa
Partisipasi siswa 10 akuntansi SMK Islam Fatahillah ada peningkatan
dalam kegiatan pembelajaran pada siklus 1 jika dibandingkan dengan
kondisi sebelumnya setelah dilakukan penerapan model pembelajaran
kooperatif dengan menggunakan media board game/picture series. Hal
ini dapat dilihat dari hasil belajar dan respons siswa terhadap kegiatan
pembelajaran meskipun masih ada sebagain kecil masalah yang
muncul
27
pada saat proses kegiatan pembelajaran berlangsung. Dengan adanya
masalah yang terjadi pada siklus I, maka peneliti bersama observer
merefleksikan masalah tersebut agar mampu diperbaiki pada siklus II
dengan harapan semua siswa mampu meningkatkan hasil belajarnya.
Hasil belajar siswa pada siklus I dengan penerapan model
pembelajaran problem based learning dan menggunakan board
game/picture series dengan jumlah siswa 24 orang, terdapat 18 siswa
atau 75% yang tuntas dan yang tidak tuntas ada 6 siswa atau 25% yang
belum tuntas. Data dapat dilihat pada tabel dibawah ini.
Mata Pelajaran : Bahasa Inggris-10
Tanggal Ujian : Rabu, 09 November 2022 | 12.30:00 - 14:00
Jumlah Soal : Paket A : 25 |
No. No. Peserta Nama Kelas Lama Ujian Benar Salah Nilai PG Nilai Essai Nilai / Skor
1 12-060-21 ACHMAD RAMADHAN 10 AKL 01 Jam 06 Menit 19 6 38 38 76
2 12-060-01 ADELLYA BUDIANTY 10 AKL 01 Jam 07 Menit 20 5 40 40 80
3 12-060-22 AKHMAD ZAENI 10 AKL 01 Jam 05 Menit 18 7 36 36 72
4 12-060-23 ALI ASDA 10 AKL 01 Jam 09 Menit 23 2 46 46 92
5 12-060-02 ANNISA RAHMANIYAH 10 AKL 01 Jam 08 Menit 19 6 38 38 76
6 12-060-03 Aprilia Ernawati 10 AKL 52 Menit 18 7 36 36 72
7 12-060-24 ARIEL APRIANSYAH 10 AKL 48 Menit 18 7 36 36 72
8 12-060-04 AZZAHRA NABILA 10 AKL 01 Jam 17 8 34 34 68
9 12-060-25 BAIHAKI ABDULLAH 10 AKL 01 Jam 16 9 32 32 64
10 12-060-05 BAYU SYAMSUL ARIFIN 10 AKL 58 Menit 16 9 32 32 64
11 12-060-26 CINDY OKTAVIYANTI 10 AKL 01 Jam 05 Menit 19 6 38 38 76
12 12-060-27 DEVAN PERMANA 10 AKL 50 Menit 16 9 32 32 64
13 12-060-06 DHANI ARDIANSYAH 10 AKL 01 Jam 06 Menit 18 7 36 36 72
14 12-060-28 DIMAZ FEBRI PRASETIO 10 AKL 01 Jam 07 Menit 20 5 40 40 80
15 12-060-29 Duwi Citra 10 AKL 01 Jam 05 Menit 19 6 38 38 76
16 12-060-30 EKA SETIANI 10 AKL 01 Jam 02 Menit 17 8 34 34 68
17 12-060-07 FIKIH RIVALDI 10 AKL 56 Menit 20 5 40 40 80
18 12-060-08 FINY SANDRIANI 10 AKL 01 Jam 02 Menit 19 6 38 38 76
19 12-060-09 FITRI NURHALIZA 10 AKL 01 Jam 01 Menit 17 8 34 34 68
20 12-060-10 GISKA ADELIA 10 AKL 01 Jam 02 Menit 20 5 40 40 80
21 12-060-11 HALIMAHTUS TSADIAH 10 AKL 56 Menit 22 3 44 44 88
22 12-060-31 IIK RALIYANY 10 AKL 01 Jam 02 Menit 21 4 42 42 84
23 12-060-12 INAYAH NARENDRA PUTRI 10 AKL 01 Jam 01 Menit 21 4 42 42 84
24 12-060-32 INDAH ROSMALAWATI DEWI 10 AKL 01 Jam 02 Menit 20 5 40 40 80
Nilai Tertinggi 92
Nilai Terendah 64
Nilai Rata - Rata 75.5
Tabel.2 Hasil ulangan harian pada siklus II
b. Aktifitas Siswa
Hasil penelitian pengamat terhadap aktivitas siswa selama kegiatan
belajar yang menerapkan model pembelajaran problem based learning
dengan media board game pada siklus 1 adalah 3.04 berarti termasuk
kategori baik. Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran. Untuk
mengetahui respons siswa terhadap kegiatan pembelajaran yang
mereka jalani dengan menggunakan media board game/picture series
digunakan angket yang diberikan kepada siswa setelah seluruh proses
pembelajaran selesai. Hasil angket respons siswa terhadap
pembelajaran kooperatif dengan media baord game, ditunjukan pada
tabel di bawah ini yang merupakan rangkuman hasil angket tentang
tanggapan 24 siswa terhadap model pembelajaran problem based
learning dengan media board game yang diterapkan selama kegiatan
pembelajaran materi recount text, siswa secara umum memberikan
tanggapan yang positif selama mengikuti kegiatan pembelajaran
dengan senang, siswa juga merasa senang dengan LKPD yang
digunakan, suasana kelas, maupun cara penyajian materi oleh guru,
dan model pembelajaran yang baru mereka terima, selama kegiatan
pembelajaran berlangsung siswa juga merasa senang karena bisa
mmenyatakan pendapat, dan siswa merasa memperoleh manfaat
dengan model pembelajaran yang digunakan di dalam kelas.
29
Respon Siswa
Uraian Pertanyaan Iya Tidak Persentase
No
Apakah kamu senang mengikuti
1 24 - 100
kegiatan pembelajaran ini ?
Apakah kamu senang dengan tahap :
a. Materi pelajaran 24 - 100
2 b. Lembar kerja siswa 22 2 91
c. Suasana Belajar di Kelas 23 1 96
d. Cara penyajian materi oleh guru 24 - 100
Apakah pembelajaran ini bermanfaat
3 24 - 100
bagi kamu ?
4 Apakah pembelajran ini baru bagi kamu? 24 - 100
Apakah kamu menginginkan pokok
5 bahasan yang lain menggunakan Media 23 1 96
Game Who Wants To Be Millionaire?
Table 3. Lembar Angket Peserta Didik
c. Aktifitas Guru
Data hasil pengamatan kemampuan guru dalam mengelola kegiatan
pembelajaran dengan media board game/picture series ditunjukan pada
tabel dibawah ini. Tabel tersebut menunjukan bahwa pengelolaan
pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran problem based
learning dengan media board game dalam materi pelajaran recount text
pada siklus I sebesar 2.75 yang berarti termasuk kategori baik.
No Aspek yang Diamati Skor Ket
1 Persiapan 3 Baik
2 Pelaksanaan 2.5 Baik
3 Pengelolaan Kelas 2.5 Baik
4 Suasana Kelas 3 Baik
Rata - rata 2.75 Baik
Tabel 4. Lembar observasi kegiatan guru
Keterangan:
0.00 – 1.49 : Kurang
1.50 – 2.49 : Cukup
2.50 – 3.00 : Baik
3.00 – 4.00 : Sangat Baik
4. Refleksi
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil
belajar pada materi recount text dengan menerapkan model pembelajaran
problem based learning dan media board game/picture series. Oleh karena
itu refleksi yang dilakukan akan difokuskan pada peningkatan hasil belajar
siswa pada recount text. Pada siklus 1 terdapat kekurangan pemahaman
siswa pada materi recount text. Menurut pengamat, ada beberapa hal yang
menyebabkan hal ini terjadi. Pertama, siswa tidak fokus pada pengisian
LKPD sehingga ada bagian tertentu dari isi LKPD yang tidak terisi dengan
sempurna. Kedua, siswa banyak melakukan hal – hal di luar konteks
pembelajaran, seperti bermain dengan teman sekolompoknya. Ketiga,
diantara satu atau dua kelompok tidak mampu menjawab dengan baik
pertanyaan yang diberikan guru pada saat evaluasi di akhir pelajaran. Dari
temuan kekurangan tersebut maka peneliti membuat strategi baru untuk
mengurangi penyebab kekuangan pemahaman siswa tersebut di atas,
selanjutnyaakan diterapkan pada siklus II. Untuk masalah yang pertama
peneliti menugaskan tiga orang siswa pada setiap kelompok untuk menulis
hasil kegiatan agar semua LKPD terisi semua. Dengan cara demikian
maka data yang terkumpul menjadi lengkap sehingga siswa lebih
memahami materi pengelompokan baru, agar mengurangi siswa yang
saling bermain dengan temannya. Sedangkan masalah yang ketiga, peneliti
memberikan penjelasan lebih detail tentang recount text pada LMS
Fatahillah khususnya untuk pertanyaan yang sulit atau tidak mampu
dijawab oleh kelompok dalam diskusi.
31
4.2 Deskripsi Siklus II
1. Perencanaan
Pada tahap perencanaan guru mempersiapkan tindakan berupa rencana
Pelaksanaan Pembelajaran yang sesuai dengan model pembelajaran
problem based learning dengan memperbaiki kekurangan pada siklus I
pada materi recount text. Disamping itu guru juga membuat Lembar Kerja
Peserta Didik dan menyusun lembar observasi aktifitas guru dan siswa.
Selanjutnya, guru membuat tes hasil belajar. Sebelum pelaksanaan
tindakan dilakukan di kelas, guru dan observer mendiskusikan lembar
observasi.
2. Pelaksanaan
Pelaksanaan tindakan siklus II dilaksanakan pada hari Kamis 17
November 2022 dari pukul 12.30 sampai dengan pukul 14.00 WIB.
Kegiatan pembelajaran yang dilakukan terdiri dari tiga tahap yaitu
kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Waktu yang
dialokasikan untuk kegiatan pendahuluan adalah 10 menit, sedangkan
alokasi waktu untuk kegiatan inti adalah 50 menit dan alokasi kegiatan
penutup sebesar 20 menit. Pada kegiatan pendahuluan, guru melakukan
tiga kegiatan, yaitu (1) menyapa dan mengecek kehadiran siswa, (2)
melakukan icebreaking, (3) menggali pengetahuan siswa dan mengaitkan
dengan materi pelajaran yang akan diajarkan selanjutnya.
Melalui kegiatan inti mendesain kegiatan agar siswa dapat mengalami
proses menemukan, menamai dan mempresentasikan. Untuk dapat
menemukan berkaitan dengan media board game/picture series, pertama -
tama guru membagi siswa dalam 4 kelompok dan setiap kelompok terdiri
dari 5 - 6 orang siswa. Guru menjelaskan terlebih dahulu tentang tugas
siswa, sehungga siswa paham apa yang harus dilakukan dalam
kelompoknya masing-masing. Selain itu, selama diskusi berlangsung guru
berkeliling kelompok untuk mengawasi siswa bekerja sambil sesekali
mengomentari hasil kerja siswa. Perwakilan setiap kelompok kemudian
membacakan hasil diskusi kelompok. Siswa dari kelompok lain akan
ditanyakan pendapatnya terkait jawaban kelompok yang sedang presentasi.
Jika terdapat kekeliruan, guru terlebih dahulu meminta sesama siswa yang
melakukan [Link] yang hasil temuan kelompok yang benar dan
mempresentasikan dengan bagus mendapatkan pujian dari guru sedangkan
siswa yang belum melakukan dengan maksimal dimotivasi dan diberi
penguatan. Kegiatan akhir siklus II antara lain: (1) melakukan evaluasi
untuk mengetahui pencapaian siswa setelah dilaksanakan pembelajaran
dengan media board game/picture series, (2) siswa melakukan refleksi
tentang pembelajaran yang baru dilakukan dan (3) siswa dan guru
menutup kegiatan dengan bersama-sama berdoa.
3. Observasi
a. Hasil Belajar Siswa
Partisipasi siswa kelas 10 akuntansi SMK Islam fatahillah ada
peningkatan dalam kegiatan pembelajaran pada siklus II setelah
dilakukan penerapan model pembelajaran problem based learning
denga media board [Link] series. Hal ini dapat dilihat dari hasil
belajar dan respons siswa terhadap kegiatan pembelajaran meskipun
masih ada
33
sebagain kecil masalah yang muncul pada saat proses kegiatan
pembelajaran berlangsung.
Hasil belajar siswa pada siklus II dengan penerapan model
pembelajaran problem based learning dan media board game dengan
jumlah 24 siswa, terdapat 22 siswa atau 92% yang tuntas dan ada 2
siswa atau 8% yang tidak tuntas dan nilai rata-rata sebesar 80,5. Data
dapat dilihat pada tabel dibawah ini.
Mata Pelajaran : Bahasa Inggris-10
Tanggal Ujian : Kamis, 17 November 2022 | 12.30:00 - 14:00
Jumlah Soal : Paket A : 25 |
No. No. Peserta Nama Kelas Lama Ujian Benar Salah Nilai PG Nilai Essai Nilai / Skor
1 12-060-21 ACHMAD RAMADHAN 10 AKL 01 Jam 24 6 67.2 29 96.2
2 12-060-01 ADELLYA BUDIANTY 10 AKL 01 Jam 22 5 61.6 27 88.6
3 12-060-22 AKHMAD ZAENI 10 AKL 58 Menit 18 7 50.4 23 73.4
4 12-060-23 ALI ASDA 10 AKL 01 Jam 05 Menit 25 2 70 30 100
5 12-060-02 ANNISA RAHMANIYAH 10 AKL 50 Menit 20 6 56 25 81
6 12-060-03 Aprilia Ernawati 10 AKL 01 Jam 06 Menit 20 7 56 25 81
7 12-060-24 ARIEL APRIANSYAH 10 AKL 01 Jam 07 Menit 19 7 53.2 24 77.2
8 12-060-04 AZZAHRA NABILA 10 AKL 01 Jam 05 Menit 18 8 50.4 23 73.4
9 12-060-25 BAIHAKI ABDULLAH 10 AKL 01 Jam 02 Menit 18 9 50.4 23 73.4
10 12-060-05 BAYU SYAMSUL ARIFIN 10 AKL 56 Menit 17 9 47.6 22 69.6
11 12-060-26 CINDY OKTAVIYANTI 10 AKL 01 Jam 02 Menit 20 6 56 25 81
12 12-060-27 DEVAN PERMANA 10 AKL 01 Jam 01 Menit 16 9 44.8 21 65.8
13 12-060-06 DHANI ARDIANSYAH 10 AKL 49 Menit 18 7 50.4 23 73.4
14 12-060-28 DIMAZ FEBRI PRASETIO 10 AKL 01 Jam 07 Menit 20 5 56 25 81
15 12-060-29 Duwi Citra 10 AKL 01 Jam 06 Menit 19 6 53.2 24 77.2
16 12-060-30 EKA SETIANI 10 AKL 01 Jam 07 Menit 18 8 50.4 23 73.4
17 12-060-07 FIKIH RIVALDI 10 AKL 01 Jam 05 Menit 20 5 56 25 81
18 12-060-08 FINY SANDRIANI 10 AKL 01 Jam 09 Menit 19 6 53.2 24 77.2
19 12-060-09 FITRI NURHALIZA 10 AKL 01 Jam 08 Menit 22 8 61.6 27 88.6
20 12-060-10 GISKA ADELIA 10 AKL 52 Menit 20 5 56 25 81
21 12-060-11 HALIMAHTUS TSADIAH 10 AKL 48 Menit 22 3 61.6 27 88.6
22 12-060-31 IIK RALIYANY 10 AKL 56 Menit 21 4 58.8 26 84.8
23 12-060-12 INAYAH NARENDRA PUTRI 10 AKL 01 Jam 02 Menit 21 4 58.8 26 84.8
24 12-060-32 INDAH ROSMALAWATI DEWI 10 AKL 01 Jam 01 Menit 20 5 56 25 81
Nilai Tertinggi 100
Nilai Terendah 65.8
Nilai Rata - Rata 80.5
Tabel.5 Hasil ulangan harian pada siklus II
b. Aktifitas Guru
Data hasil pengamatan kemampuan guru dalam mengelola kegiatan
pembelajaran dengan model problem based learning dan media board
game ditunjukan pada tabel dibawah ini. Tabel tersebut menunjukan
bahwa pengelolaan pembelajaran dengan penerapan media board game
dalam materi pelajaran recount text mengalami kenaikan dengan niai
rata – rata 2.9 yang berarti termasuk kategori baik. Data dapat dilihat
pada tabel di bawah ini.
No Aspek yang Diamati Skor Ket
1 Persiapan 3 Baik
2 Pelaksanaan 2.5 Baik
3 Pengelolaan Kelas 3 Baik
4 Suasana Kelas 3 Baik
Rata - rata 2.9 Baik
Tabel 6. Lembar observasi kegiatan guru
Keterangan:
0.00 – 1.49 : Kurang
1.50 – 2.49 : Cukup
2.50 – 3.00 : Baik
3.00 – 4.00 : Sangat Baik
4. Refleksi
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil
belajar pada recount text dengan menerapkan model pembelajaran
problem based learning dan media board game/picture series. Oleh karena
itu refleksi yang dikemukakan difokuskan pada peningkatan hasil belajar
siswa pada materi recount text. Kegiatan pada siklus II fokus pada masalah
yang ditemukan pada siklus pertama. Dari hasil tindakan pada siklus II
telah diperoleh perbaikan pada proses dan hasil pembelajaran didalam
kelas. Perbaikan tersebut dapat dilihat dari rata – rata nilai test peserta
didik pada siklus I 75.5 meningkat pada siklus kedua menjadi 80.5.
Walaupun begitu masih ada peserta didik yang mendapatkan nilai dibawah
rata – rata. Hal tersebut disebabkan oleh kesiapan peserta didik yang tidak
optimal sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar.
35
B. Pembahasan
1. Hasil Belajar
Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar kondisi awal siswa kelas
10 akuntansu SMK Islam Fatahillah Jakarta untuk materi recount text
menggunakan media board diperoleh nilai rata – rata kondisi awal sebesar
67.7 dengan nilai tertinggi adalah 95 dan nilai terendah adalah 45 terdapat
ketentusan belajar 44% dan yang tidak tuntas 56%. Hasil penelitian
menunjukan bahwa hasil belajar siswa kelas 10 akuntansi SMK Islam
Fatahillah pada siklus I untuk materi recount text diperoleh nilai rata –
rata sebesar 75.5 dengan nilai tertinggi adalah 92 dan nilai terendah
adalah 64 dengan ketentusan belajar 79% dan yang tidak tuntas 21%.
Sedangkan pada siklus II untuk materi recount text diperoleh nilai rata –
rata sebesar 80.5 dengan nilai tertinggi adalah 100 dan nilai terendah
adalah 65.8 dengan ketuntasan belajar 92% dan yang tidak tuntas 8%.
Siswa yang tidak tuntas baik pada siklus I maupun pada siklus II adalah
siswa yang sama, ini disebabkan siswa tersebut kurang siap untuk
mengikuti pelajaran dan sering tidak masuk sekolah.
Berdasarkan data hasil belajar siswa dari siklus I dan siklus II pada siswa
kelas 10 akuntansi SMK Islam Fatahillah tahun pelajaran 2022/023
menunjukan peningkatan hasil belajar siswa pada materi yang sama yaitu
recount text. Hal ini disebabkan pada siklus I dan siklus II Sudah
menerapkan model pembelajaran problem based learning dengan mendia
board game.
2. Aktivitas Siswa
Aktivitas siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung yang
menerapkan board game pada materi recount text menurut pengamat
termasuk kategori baik semua aspek aktivitas siswa. Adapun aktivitas
siswa yang dinilai oleh pengamat adalah aspek aktivitas siswa: mendengar
dan memperhatikan penjelasan guru, kerja sama dalam kelommpok,
bekerja dengan menggunakan alat peraga, keaktifan siswa dalam diskusi,
memperesentasikan hasil diskusi, menyimpulkan materi, dan kemampuan
siswa menjawab pertanyaan dari guru.
Berdasarkan hasil penilaian yang telah dilakukan aktivitas siswa yang
paling dominan dilakukan yaitu bekerja sama mengerjakan LKPD dan
berdiskusi. Hal ini menunjukan bahwa siswa saling bekerja sama dan
bertanggung jawab untuk mendapatkan hasil yang baik. Hal ini sesuai
dengan pendapat Santoso (dalam Anam, 2000:50) yang menyatakan
bahwa pembelajaran kooperatif mendorong siswa dalam kelompok
belajar, bekerja dan bertanggung jawab dengan sungguh – sungguh
sampai selesainya tugas – tugas individu dan kelompok.
3. Pengelolaan Pembelajaran Model Problem Based Learning dengan Media
Board game
Kemampuan guru dalam pengelolaan model pembelajaran problem based
learning dan media board game menurut hasil penelitian termasuk
kategori baik untuk semua aspek. Berarti secara keseluruhan guru telah
memiliki kemampuan yang baik dalam mengelola media board
game/picture series
37
pada materi recount text. Hal ini sesuai dengan pendapat Ibrahim (2000),
bahwa guru berperan penting dalam mengelola kegiatan mengajar, yang
berarti guru harus kreatif dan inovatif dalam merancang suatu kegiatan
pembelajaran di kelas, sehingga minat dan motivasi siswa dalam belajar
dapat ditingkatkan. Pendapat lain yang mendukung adalah Peter (dalam
Nur dan Wikandari 1998). Kemampuan seorang guru sangat penting
dalam pengelolaan pembelajaran sehingga kegiatan pembelajaran dapat
berlangsung efektif dan efisien.
4. Respons Siswa Terhadap Pembelajaran Menggunakan Media Board
Game/Picture Series
Berdasarkan hasil angket respons siswa terhadap model pembelajran
problem based learning dan media board game yang diterapkan oleh
peneliti menunjukan bahwa siswa merasa senang terhadap materi
pelajaran. LKPD, suasana belajar dan cara penyajian materi oleh guru.
Menurut siswa, dengan model pembelajaran problem based learning dan
media board game mereka lebih mudah memahami materi pelajaran.
Interaksi antara guru dengan siswa dan interaksi antar siswa tercipta
semakin baik dengan adanya diskusi, sedangkan ketidak senangan siswa
teerhadap model pembelajran problem based learning dan media board
game disebabkan suasana belajar dikelas yang agak ribut. Seluruh siswa
(100%) berpendapat baru mengikuti pembelajran dengan media board
game. Siswa merasa senang apalagi pokok bahasan selanjutnya
menggunakan board game, dan siswa merasa bahwa model
pembelajaran problem based
learning dan media board game bermanfaat bagi mereka, karena mereka
dapat saling bertukar pikiran dan materi pelajaraan yang didapat mudah
diingat.
39
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dengan menerapkan model pembelajaran
problem based learning dan media board game/picture series, maka dapat
disimpulkan sebagai berikut:
1. Penggunaan media Board Game/Picture Series dapat meningkatkan
kemampuan siswa kelas 10 akuntansi SMK Islam Fatahillah tahun
pelajaran 2022/2023 dalam menulis recount text. Hal tersebut dapat
dibuktikan melalui evaluasi atau tes tulis dengan rata-rata nilai siswa pada
siklus pertama 75.5 meningkat pada siklus kedua menjadi 80.5.
2. Pembelajaran dilakukan secara sinkronus dan asinkronus dengan
penggunaan media yang menarik terbukti dapat meningkatkan keaktifan
siswa.
5.2 Saran
Berdasarkan kesimpulan di atas, maka peneliti dapat memberikan saran
sebagai berikut:
1) Kepada guru yang menemukan kesulitan mengajarkan recount text dapat
menggunakan model pembelajaran problem based learning dengan media
board game/picture series sebagai alternatif untuk melaksanakan kegiatan
pembelajaran di kelas.
2) Dalam membuat bahan board game/picture series disarankan untuk
menyesuaikan dengan konteks peserta didik agar pembelajaran lebih
bermakna dan peserta didik lebih antusias
DAFTAR PUSTAKA
Bello ,Tom. 1997. Improving ESL learners’ Writing Skills. Washington DC: In
Eric Digest. Retrieved November, 14th 2022, from
[Link]
Brown, H. D. (2001). Teaching by Principles: An Interactive Approach to
Language Teaching. White Plains, NY: Addison Wesley Longman.
Cahyono, B. Y. (2001). Second Language Writing and Rhetoric. Research Studies
in the Indonesian
Context. Malang: State University of Malang. Retrieved November, 14th 2022,
from [Link]
Calderonello, A. H. & B. L. Edwards, Jr. (1986). Roughdrafts: The Process of
Writing. Boston: Houghton Mifflin Company.
Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Standar Kompetensi Mata Pelajaran
Bahasa Inggris: Sekolah Menengah Atas dan Madrasah Aliyah. Jakarta:
Depdiknas.
Gebhard, J. G. (1996). Teaching English as a Foreign or Second Language. Ann
Arbor: The University of Michigan Press.
Hakim, Muhammad Lukman.(2010). The Use of Picture Series to Improve
Students’ Ability In Writing Recount Texts. Surakarta: Sebelas Maret
University.
Harmer, J. 2001. The Practice of English Language Teaching. Edinburgh. UK:
Longman
Jafaruddin. 2006. Improving Students’ Ability in Writing Recounts by Using
Picture Series in Outlining. Unpublished Thesis. Malang: Graduate
Program of State University of Malang.
Kaswan. And Suprijadi, Dasep. (2016). Research in English Language Education.
Bandung: Putra Praktisi.
Kaswan., Suprijadi, Dasep., and Haryudin, Acep. (2015). Language Assessment.
Cimahi: Editors and Compilers.
Lindstormberg, S. 2004. Language Activities for Teenagers. Cambridge:
Cambridge University Press
Nunan, David. (1991). Language Teaching Methodology; a Textbook for Teachers.
Norwich : Prentice Hall International.
41
DAFTAR LAMPIRAN
1. Lampiran 8 : Daftar Hadir Seminar
2. Lampiran 2 : Lembar Wawancara
3. Lampiran 3 : Lembar Observasi
4. Lampiran 4 : Daftar Nilai Kondisi Awal Sebelum Siklus
5. Lampiran 5 : Daftar Nilai Sumatif Siklus I dan Siklus II
6. Lampiran 6 : Dokumentasi Artefak Tugas Siswa
7. Lampiran 7 : Daftar Nama Siswa Kelas 10 AKL
8. Lampiran 1 : Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
DAFTAR NILAI KONDISI AWAL
DAFTAR NILAI SIKLUS 1
Mata Pelajaran
: Bahasa Inggris-10
Tanggal Ujian
: Rabu, 09 November 2022 | 12.30:00 - 14:00
Jumlah Soal
: Paket A : 25 |
No. No. Peserta Nama Kelas Lama Ujian Benar Salah Nilai PG Nilai Essai Nilai / Skor
1 12-060-21 ACHMAD RAMADHAN 10 AKL 01 Jam 06 Menit 19 6 38 38 76
2 12-060-01 ADELLYA BUDIANTY 10 AKL 01 Jam 07 Menit 20 5 40 40 80
3 12-060-22 AKHMAD ZAENI 10 AKL 01 Jam 05 Menit 18 7 36 36 72
4 12-060-23 ALI ASDA 10 AKL 01 Jam 09 Menit 23 2 46 46 92
5 12-060-02 ANNISA RAHMANIYAH 10 AKL 01 Jam 08 Menit 19 6 38 38 76
6 12-060-03 Aprilia Ernawati 10 AKL 52 Menit 18 7 36 36 72
7 12-060-24 ARIEL APRIANSYAH 10 AKL 48 Menit 18 7 36 36 72
8 12-060-04 AZZAHRA NABILA 10 AKL 01 Jam 17 8 34 34 68
9 12-060-25 BAIHAKI ABDULLAH 10 AKL 01 Jam 16 9 32 32 64
10 12-060-05 BAYU SYAMSUL ARIFIN 10 AKL 58 Menit 16 9 32 32 64
11 12-060-26 CINDY OKTAVIYANTI 10 AKL 01 Jam 05 Menit 19 6 38 38 76
12 12-060-27 DEVAN PERMANA 10 AKL 50 Menit 16 9 32 32 64
13 12-060-06 DHANI ARDIANSYAH 10 AKL 01 Jam 06 Menit 18 7 36 36 72
14 12-060-28 DIMAZ FEBRI PRASETIO 10 AKL 01 Jam 07 Menit 20 5 40 40 80
15 12-060-29 Duwi Citra 10 AKL 01 Jam 05 Menit 19 6 38 38 76
16 12-060-30 EKA SETIANI 10 AKL 01 Jam 02 Menit 17 8 34 34 68
17 12-060-07 FIKIH RIVALDI 10 AKL 56 Menit 20 5 40 40 80
18 12-060-08 FINY SANDRIANI 10 AKL 01 Jam 02 Menit 19 6 38 38 76
19 12-060-09 FITRI NURHALIZA 10 AKL 01 Jam 01 Menit 17 8 34 34 68
20 12-060-10 GISKA ADELIA 10 AKL 01 Jam 02 Menit 20 5 40 40 80
21 12-060-11 HALIMAHTUS TSADIAH 10 AKL 56 Menit 22 3 44 44 88
22 12-060-31 IIK RALIYANY 10 AKL 01 Jam 02 Menit 21 4 42 42 84
23 12-060-12 INAYAH NARENDRA PUTRI 10 AKL 01 Jam 01 Menit 21 4 42 42 84
24 12-060-32 INDAH ROSMALAWATI DEWI 10 AKL 01 Jam 02 Menit 20 5 40 40 80
Nilai Tertinggi 92
Nilai Terendah 64
Nilai Rata - Rata 75.5
DAFTAR NILAI SIKLUS 2
ARTEFAK TUGAS PESERTA DIDIK
DAFTAR NAMA SISWA
No NIS NAMA LEVEL KELAS JURUSAN
1 2115 ACHMAD RAMADHAN 10 10AKL AKUNTANSI
2 2095 ADELLYA BUDIANTY 10 10AKL AKUNTANSI
3 2116 AKHMAD ZAENI 10 10AKL AKUNTANSI
4 2117 ALI ASDA 10 10AKL AKUNTANSI
5 2096 ANNISA RAHMANIYAH 10 10AKL AKUNTANSI
6 2097 Aprilia Ernawati 10 10AKL AKUNTANSI
7 2118 ARIEL APRIANSYAH 10 10AKL AKUNTANSI
8 2098 AZZAHRA NABILA 10 10AKL AKUNTANSI
9 2119 BAIHAKI ABDULLAH 10 10AKL AKUNTANSI
10 2099 BAYU SYAMSUL ARIFIN 10 10AKL AKUNTANSI
11 2120 CINDY OKTAVIYANTI 10 10AKL AKUNTANSI
12 2121 DEVAN PERMANA 10 10AKL AKUNTANSI
13 2100 DHANI ARDIANSYAH 10 10AKL AKUNTANSI
14 2122 DIMAZ FEBRI PRASETIO 10 10AKL AKUNTANSI
15 2123 Duwi Citra 10 10AKL AKUNTANSI
16 2124 EKA SETIANI 10 10AKL AKUNTANSI
17 2101 FIKIH RIVALDI 10 10AKL AKUNTANSI
18 2102 FINY SANDRIANI 10 10AKL AKUNTANSI
19 2103 FITRI NURHALIZA 10 10AKL AKUNTANSI
20 2104 GISKA ADELIA 10 10AKL AKUNTANSI
21 2105 HALIMAHTUS TSADIAH 10 10AKL AKUNTANSI
22 2125 IIK RALIYANY 10 10AKL AKUNTANSI
23 2106 INAYAH NARENDRA PUTRI 10 10AKL AKUNTANSI
24 2126 INDAH ROSMALAWATI DEWI 10 10AKL AKUNTANSI
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan : SMK Islam Fatahillah
Mata Pelajaran : Bahasa Inggris
Materi Pokok : Recount Text
Kelas/Semester : 10/pertama
Alokasi Waktu : 2JP (2 x 45 Menit)
A. KOMPETENSI INTI
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong
royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap
sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia
KI 3 :Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan
B. KOMPETENSI DASAR (KD) dan INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK)
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.7 Membedakan fungsi sosial, 3.7.1 Mengidentifikasi fungsi sosial Recount text
struktur teks, dan unsur dan struktur kebahasaan dalam sebuah teks
kebahasaan beberapa Recounjt tulis.
text tulis dengan memberi dan
meminta informasi terkait
sesuai dengan konteks
penggunaannya 3.7.2 Menganalisis struktur teks dan unsur
kebahasaan yang ada pada teks
recount tulis (C4)
4.7 Menangkap makna secara 4.7.1 Merancang sebuah teks recount
kontekstual terkait fungsi tulis pengalaman pribadinya sesuai
sosial, struktur teks, dan kaedah dan unsur kebahasaan.
unsur kebahasaan teks
recount tulis
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Dengan metode PBL siswa :
Mampu mengidentifikasikan karakteristik, struktur teks recount dengan tepat
Mampu menganalisis struktur recount text dengan cermat
Mampu membuat teks recount dengan baik dan benar
D. MATERI PEMBELAJARAN
Subject materi : Recount text.
Recount is a text which retells events or experiences in the past. Its purpose is either to inform
or to entertain the reader or audience. There is no complication among the participant
Recount text, generally you have to consider the following generic structure:
1. Orientation
Introducing the participant, place and time
2. Event
Describing series of event that happened in the past
3. Reorientation
Stating personal comment of the writer to the story.
Language features of recount text are:
1. Introducing personal participant : e.g. I, my friend, etc
2. Use the simple past tense
3. Use the chronological connection: e.g. first, then, etc.
4. Use the linking verb: e.g. was, were
5. Use Action Verb: e.g. go, look etc.
Example:
Tittle Our Trip to the Blue Mountain
Orientation On Friday, we went to the Blue Mountain. We stayed at Evi and
Ria’s house. It has a big garden with lots of colorful flowers and a
tennis court.
Events On Saturday, we saw the three sisters and went on the scenic
railway. It was scary. Then Mummy and I went shopping with
Sela. We went to some antique shops and I tried on some old hats.
On Sunday we went on the Scenic Skyway and it rocked. We saw
cockatoos having a shower.
Re-orientation In the afternoon we went home.
E. Metode
1. Pendekatan : Scientific Approach
2. Model : Problem Based Learning (PBL)- TPACK
3. Teknik : Tanya-jawab dan diskusi kelompok
F. Media :
Laptop,text bergambar dan Power Point Presentation tentang Recount text
G. Sumber :
Internet, Developing English Competencies 1: for Senior High School (SMP) grade VIII.
H. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan Pertama
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Kegiatan Orintasi
Pendahuluan Guru mengkondisikan peserta didik untuk siap 5 Menit
belajar dengan diawali berdo’a bersama dipimpin
oleh salah seorang siswa
Guru memeriksa kehadiran siswa sebagai sikap disiplin
Apersepsi
Guru dan siswa melakukan Tanya jawab tentang recount
text 5 Menit
Memberi brainstorming dengan cara memperlihatkan
video recount text dalam power point
Guru menanyakan ‘what is recount text?’
Motivasi
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tentang topik 5 Menit
yang diajarkan
• Guru menyampaikan manfaat dari pembelajaran materi
recount text
Guru menyampaikan strategi penilaian “individu
dan kelompok
Kegiatan Inti Fase 1 orientasi siswa kepada masalah (critical 65menit
thinking dan Creativity )
Siswa menyimak video tentang recount text
Siswa diberi tayangan slide power point berisi sebuah
teks recount
Siswa saling melakukan tanya jawab
mengenai tayangan yang diberikan
(menumbuhkan kecakapan abad 21;
berpikir krtitis).
Fase 2 mengorganisasikan siswa untuk belajar
(collaboration)
Siswa dibagi kedalam beberapa kelompok sesuai
arahan dari guru
siswa mulai berdiskusi antar kelompok dan
menentukan masalah yang akan dicari jawaban atau
penyelesaiannya
Fase.3 membimbing penyelidikan individu dan kelompok
(collaborative dan problem solving)
Siswa mencari jawaban atas permasalahan yang
didiskusikan dalam kelompoknya melalui bimbingan
guru
Siswa mencatat data hasil diskusi kelompok untuk
dipresentasikan nantinya
Fase.4 Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
Siswa mempresentasikan hasil kerja kelompok tentang
fungsi sosial dan struktur teks terkait teks recount
Fase.5 Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan
masalah
Siswa dan guru menganalisis, mengevaluasi hasil
kerja kelompok yang telah dikerjakan
Guru mengkonfirmasi tentang fungsi sosial dan
struktur teks dan unsur kebahasaan recount text.
Kegiatan Guru mengajak peserta didik untuk 10 menit
Penutup membuat rangkuman materi belajar dengan
metode Tanya jawab
Guru melakukan refleksi sebagai
penguatan dari kegiatan pembelajaran hari
ini
Guru mengingatkan siswa materi yang akan dipelajari
pada pertemuan selanjutnya
Guru dan siswa mengakhiri kegiatan
pembelajaran, dan brdo’a bersama dipimpin
oleh
ketua kelas
2. Pertemuan Kedua
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan 1. Orientasi 10 menit
• Guru mengkondisikan siswa untuk siap belajar dengan
diawali berdo’a bersama
dipimpin oleh salah seorang siswa
• Guru memeriksa kehadiran siswa sebagai sikap disiplin
2. Apersepsi
Guru menanyakan materi yang telah dipelajari kemarin untuk
menstimulus pemahaman siswa
Memberi brainstorming dengan cara memperlihatkan
recount text dalam power point
3. Motivasi
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tentang topik
yang diajarkan
• Guru menyampaikan manfaat dari pembelajaran materi recount
Guru menyampaikan strategi penilaian “individu
dan kelompok”
Inti Orientasi masalah 70 Menit
Siswa menyimak kembali berbagai contoh teks recount
Siswa mengamati fungsi sosial, struktur dan unsur
kebahasaannya
Siswa belajar menentukan gagasan pokok, informasi rinci
dan informasi tertentu dari tiap paragraf text recount
Siswa menemukan kosakata baru dalam contoh text recount
Mengorganisasi siswa untuk belajar
Siswa mempertanyakan fungsi dari text recount dan gagasan
pokok informasi rinci dan informasi tertentu dalam recount
Siswa mempertanyakan unsur kebahasaan dalam teks yakni
Simple Past Tense
Membimbing penyelidikan individual/kelompok
Siswa mencari beberapa text recount dari berbagai sumber.
Siswa berlatih menemukan gagasan pokok, informasi rinci
dan informasi tertentu dari teks
Siswa membacakan teks recount kepada teman dengan
menggunakan unsur kebahasaan yang tepat
Siswa secara berkelompok menuliskan /menyalin teks
recount lisan dan tulis, sederhana, tentang
pengalaman pribadi
Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
Secara berpasangan siswa saling menganalisis teks recount
tulis dengan fokus pada fungsi sosial, struktur, dan unsur
kebahasaan.
Siswa mendiskusikan gagasan pokok, informasi rinci dan
informasi tertentu dari teks rcount
Siswa memperoleh (feedback) dari guru dan teman
tentang hasil analisis yang disampaikan dalam kerja
kelompok.
Menganalisis dan mengvaluasi pross pmecahan
masalah Siswa merangkai kalimat menjadi paragraf teks
recount Siswa mempresentasikannya di kelas
Penutup 1. Bersama-sama dengan siswa 10 Menit
membuat rangkuman/simpulan pelajaran;
2. Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan
yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan
terprogram;
3. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil
pembelajaran;
4. Menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya.
5. Menutup pembelajaran dengan berdo’a bersama
Jakarta, .. November 2022
Mengetahui, Guru Mapel
Kepala Sekolah
Uwen Sumanta, [Link]., M.M Asep Jaenudin, [Link]
I. Rubrik Penilaian
1. Penilaian
Sikap
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku siswa sehari-hari, baik
terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung
dilakukan olehguru. Berikut instrumen penilaian sikap:
Aspek perilaku yang dinilai Jumlah Skor Kode
No Nama Siswa BS JJ TJ DS skor Sikap nilai
1
2
3
29
30
Keterangan :
• BS : Bekerja Sama
• JJ : Jujur
• TJ : Tanggun Jawab
• DS : Disiplin
Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Cukup
25 = Kurang
2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai
B. Penilaian Pengetahuan
Tabel Penilaian Aspek Pengetahuan
Aspek yang
No Kriteria Skor 1-5 Skor 1-4
Dinilai
Sangat memahami 5 4
Memahami 4 3
Tujuan Cukup memahami 3 2
1
Komunikatif
Kurang
Hampir tidak 2 1
memahami
Tidak memahami memahami 1
Struktur teks yang
Keruntutan digunakan sangat 5 4
2 runtut
Teks
Struktur teks yang digunakan runtut 4 3
Struktur teks yang digunakan cukup
3 2
runtut
Struktur teks
yang
digunakan Struktur teks 2 1
kurang runtut yang
digunakan
Struktur teks yang hampir tidak
digunakan tidak runtut 1
runtut
Sangat variatif dan tepat 5 4
Variatif dan tepat 4 3
Cukup variatif dan tepat 3 2
Pilihan Kurang variatif
3
Kosakata dan tepat 2 1
Hampir tidak
variatif dan
Tidak variatif
tepat
dan tepat 1
Pilihan tata bahasa sangat tepat 5 4
Pilihan Tata
4
Bahasa Pilihan tata bahasa tepat 4 3
2. Penilaian Keterampilan
Kurang
No. Aspek yang Dinilai Baik
baik
1. Organisasi presentasi (pengantar, isi, kesimpulan)
2. Isi presentasi (kedalaman, logika)
3. Koherensi dan kelancaran berbahasa
4. Bahasa:
Ucapan
Tata bahasa
Perbendaharaan kata
5. Penyajian (tatapan, ekspresi wajah, bahasa tubuh)
Skor yang dicapai
Skor maksimum 10
Keterangan:
Baik mendapat skor 2
Kurang baik mendapat skor
1
WRITING RUBRIC ASSESSMENT
No. Aspect of Score Criteria
writing
1. Content 5 Complete, provide complete supporting details, relevant and easy to
understand.
4 Complete, provide almost complete supporting details, relevant to the
topic and easy to understand.
3 Complete, provide fairly complete supporting details, relevant to the
topic and fairly understand.
2 Complete, provide less complete supporting details, relevant to the topic
and little bit understand.
1 Not complete, quite relevant the topic and quite easy to understand.
2. Organization 5 Well organized and utilized effective use of connector.
4 Fairly well organize and utilize effective use of
3 connector.
2 Loosely organized, main clear idea logical but complete
1 connector. Not quite organized and lack of connector.
Lack of organized and does not utilized any connector.
3. Vocabulary 5 Effective choice of words and words forms.
4 Effective choice of words and some misuse words forms.
3 Adequate choice of words but some misuse words forms.
2 Limited range, confusing use words and words
1 Very limited range, very poor knowledge of words and words forms.
4. Grammar 5 No errors in the use of grammar, pronoun and other aspect of
4 grammar. Few errors in use of grammar, pronoun and other aspect of
3 grammar.
Some errors in the use of grammar, pronoun and other aspect of
2 grammar.
Many errors in the use of grammar, pronoun and other aspect of
1 grammar.
No mastery of grammar, pronoun and other aspect of grammar-
dominated by errors in the use of grammar, pronoun and other aspect of
grammar.
5. Mechanics 5 Mastery of spelling, punctuation and capitalization.
4 Few errors in spelling, punctuation and capitalization.
3 Fair number of spelling, punctuation and capitalization.
2 Frequent error in mastery of spelling, punctuation and capitalization.
1 No control over mastery of spelling, punctuation and capitalization.
PEMBELAJARAN REMEDIAL DAN PENGAYAAN
a. Remedial
Bagi siswa yang belum mencapai target pembelajaran pada waktu yang telah
dialokasikan, perlu diberikan kegiatan remedial. Materi pengayaan akan diberikan
hanya pada bagian materi yang masih lemah dikuasai oleh Siswa. (Materi mengacu
pada materi pembelajaran yang dicantumkan dalam Materi Pembelajaran). Remedial
dilakukan dengan pembelajaran ulang dan belajar kelompok.
b. Pengayaan
Guru memberikan nasihat agar tetap semangat belajar dan rendah hati. Bagi siswa yang
telah mencapai target pembelajaran sebelum waktu yang telah dialokasikan berakhir,
diberi kegiatan pengayaan untuk perluasan dan/ atau pendalaman materi (kompetensi)
antara lain dalam bentuk tugas mengerjakan soal-soal dengan tingkat kesulitan lebih
tinggi, meringkas buku-buku refrensi dan mewawancarai narasumber
LKPD 1
3.7 Membedakan fungsi sosial, 3.7.1 Mengidentifikasi fungsi sosial Recount text
struktur teks, dan unsur dan struktur kebahasaan dalam sebuah teks
kebahasaan beberapa Recounjt tulis.
text tulis dengan memberi dan
meminta informasi terkait
sesuai dengan konteks
penggunaannya 3.7.2 Menganalisis struktur teks dan unsur
kebahasaan yang ada pada teks
recount tulis (C4)
LKPD 2
4.7 Menangkap makna secara 4.7.1 Merancang sebuah teks recount
kontekstual terkait fungsi tulis pengalaman pribadinya sesuai
sosial, struktur teks, dan kaedah dan unsur kebahasaan.
unsur kebahasaan teks
recount tulis
Orientation
1. What was your bad experience?
2. When did your bad experience happen?
3. With whom in your bad experience?
Events:
4. What happened in your bad experience?
5. What happened then?
6. Why the thing could happen to you?
7. What did you feel at the time
Re-orientation:
8. What will happen if you had bad experience again?
9. What did you do to forget the bad experience?
Make a recount text by answering the questions
above!
“Bad Experience in My Life”
……………………………………………………………………………………………....
………………………………………………………………………………………………………....
………………………………………………………………………………………………………....
………………………………………………………………………………………………………....
………………………………………………………………………………………………………....
………………………………………………………………………………………………………....
………………………………………………………………………………………………………....
………………………………………………………………………………………………………....
………………………………………………………………………………………………………....
………………………………………………………………………………………………………....
………………………………………………………………………………………………………....
………………………………………………………………………………………………………....
………………………………