0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
79 tayangan8 halaman

Tugas dan Struktur Pengurus Pesantren

Dokumen tersebut menjelaskan struktur organisasi dan tugas-tugas pengurus di Pondok Pesantren Al-Khoirot. Terdiri dari Kepala Pengurus, Wakil Kepala, Sekretaris, Wakil Sekretaris, Bendahara, dan berbagai bagian seperti Kegiatan Belajar, Ubudiyah, Ketertiban dan Keamanan, hingga Humas. Setiap jabatan memiliki tugas khusus untuk menunjang kelancaran aktivitas di pesantren.

Diunggah oleh

Tri wisnu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
79 tayangan8 halaman

Tugas dan Struktur Pengurus Pesantren

Dokumen tersebut menjelaskan struktur organisasi dan tugas-tugas pengurus di Pondok Pesantren Al-Khoirot. Terdiri dari Kepala Pengurus, Wakil Kepala, Sekretaris, Wakil Sekretaris, Bendahara, dan berbagai bagian seperti Kegiatan Belajar, Ubudiyah, Ketertiban dan Keamanan, hingga Humas. Setiap jabatan memiliki tugas khusus untuk menunjang kelancaran aktivitas di pesantren.

Diunggah oleh

Tri wisnu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS, WEWENANG DAN TANGGUNG

JAWAB PENGURUS PESANTREN


Daftar isi

1. STRUKTUR ORGANISASI DAN TUGAS-TUGASNYA


1. Kepala / Ketua Pengurus
2. Wakil Kepala
3. Sekretaris
4. Wakil Sekretaris
5. Bendahara
6. Wakil Bendahara
7. Kegiatan Belajar : Tarbiyah wat Ta’lim<
8. Ubudiyah
9. Ketertiban dan Keamanan
[Link]
[Link] Prasarana
[Link] dan Kesehatan
[Link] Masjid Al-Madinah
[Link]

Struktur Organisasi Pengurus dan


Tugasnya
Struktur organisasi di pesantren Al-Khoirot lapis kedua terdiri dari para pengurus
harian yang tugasnya adalah sebagai tim pelaksana yang melaksanakan visi misi
pendidikan yang cetak birunya telah dienvisi oleh Pengasuh dan Dewan
Pengasuh. Baik yang berbentuk Tata Tertib Pesantren maupun aturan lanjutan di
bawahnya.

1. Kepala / Ketua Pengurus


1. Melengkapi dan mereshuffle (merubah di tengah masa kepengurusan)
personalia pengurus dengan persetujuan pengasuh.
2. Mengkoordinir penyusunan Pedoman tugas pengurus dan kalender
kegiatan bersama sekretaris.
3. Bersama sekretaris menyelenggarakan dan memimpin rapat:
1. Rapat program kerja.
2. Rapat Pengurus Harian
3. Rapat Koordinasi
4. Rapat evaluasi kerja
5. Rapat Luar biasa dan khusus.
4. Menyelenggarakan Training organisasi pengurus.
5. Bersama sekretaris menandatangai surat keluar.
6. Bersama Bendahara menentukan anggaran belanja pondok.
7. Membentuk dan mengesahkan kepanitiaan:
1. PHBI
2. Pendaftaran dan Pembekalan Santri baru
3. Penyuluhan kesehatan
4. Lomba, dll.
8. Bersama sekretaris mengangkat panitia penerimaan santri baru.
9. Mengkoordinir pendelegasian pengurus.
1. Undangan ke pesantren lain atau instansi pemerintah
2. ‘Iyadatul maridh (menjenguk orang sakit).
3. Acara lainnya….
[Link] dengan pengasuh dan dewan pengasuh.
[Link] kontrolling terhadap tugas-tugas pengurus.
[Link] motivasi dan apresiasi terhadap pengurus.
[Link] teguran kepada pengurus yang melanggar.
[Link] laporan Pertanggung Jawaban (LPJ)

2. Wakil Kepala
1. Mewakili kepala jika berhalangan dengan mengindahkan pertimbangan
bersama dan ketentuan yang berlaku.
2. Menentukan kebijaksanaan dan mengawasi pelaksanaan program sesuai
dengan bidangnya.
3. Bertanggung jawab atas pelaksanaan program sesuai dengan bidangnya
3. Sekretaris
Tugas dan Wewenang :
1. Melengkapi dan memelihara ATK.
2. Bersama ketua menyelenggarakan rapat dan mencatat hasil rapat.
3. Melengkapi buku-buku administrasi pesantren dan kepengurusan.
4. Buku Rapat
5. Buku data personalia.
6. Buku Induk Santri.
7. Buku Pedoman program kerja pengurus
8. Membuat dan melengkapi papan bagan organisasi.
9. Jadwal harian, bulanan, dan pengajian kutubus Salaf.
[Link] keluar masuknya surat dan mencatat dalam buku agenda surat
[Link] dan membuat surat menyurat yang dibutuhkan pondok.
[Link] Ketua menandatangani surat keluar.
[Link] buku agenda surat keluar dan masuk.
[Link] papan Pengumuman
[Link] sensus santri.
[Link] Kartu Tanda Santri
[Link] arsip dan foto organisasi
[Link] ketua membentuk Panitia Penerimaan pendaftaran santri baru
dan melengkapi administrasinya.
[Link] kwitansi pembayaran untuk santri baru.
[Link] santri baru dan memasukkannya ke buku induk santri.

4. Wakil Sekretaris
Tugas dan wewenang :
1. Mewakili sekretaris jika berhalangan dengan mengindahkan pertimbangan
bersama dan ketentuan yang berlaku.
2. Dalam kegiatan sehari-hari membantu sekretaris dalam mengatur jadwal
kegiatan, menyiapkan dan membuat notulen rapat dan menertibkan surat-
surat.
5. Bendahara
Tugas dan wewenang :
1. Merencanakan dan mengatur serta menentukan kebijaksanaan mekanisme
keuangan secara keseluruhan.
2. Mengatur dan menentukan kebijaksanaan penggalian dana.
3. Mengadakan pencatatan terhadap sirkulasi keuangan secara keseluruhan.
4. Bertanggung jawab terhadap seluruh mekanisme keuangan Pondok
Pesantren Al-Khoirot terhadap kepala.

6. Wakil Bendahara
Tugas
 Membantu pelaksanaan tugas Bendahara, dan membagi tugas bersama
bendahara.

7. Kegiatan Belajar : Tarbiyah wat Ta’lim


1. Membuat jadwal kegiatan belajar
2. Melakukan koordinasi dengan pengurus Daerah terhadap pelaksanaan
kegiatan belajar rutin, mingguan dan insidental.
3. Melakukan kontrol terhadap pelaksanaan kegiatan belajar santri
4. Melakukan pembinaan kemampuan baca Al-Qur’an dan Mu’allim Al-Qur’an
5. Membuat jadwal pengajian, baik yang di ampu oleh Pengasuh dan Dewan
Pengasuh atau yang di ampu oleh Asatidz
6. Menyelenggarakan acara khitobah mingguan, bulanan dan diskusi ilmiah
7. Menyelenggarakan kegiatan bahtsul masail diniyah
8. Bersama bagian lain yang terkait melaksanakan pelatihan-pelatihan
peningkatan kemampuan santri

8. Ubudiyah
1. Melaksanakan dan bertanggung jawab terhadap realisasi program sesuai
dengan program seksinya.
2. Melaksanakan program seksi ubudiyah yang telah ditetapkan.
3. Bekerjasama dengan bagian ketertiban dan seluruh pengurus
mempersilahkan santri melakukan sholat berjamaah
4. Menjaga dan mengontrol santri selama masa pelaksanaan sholatber
jamaah dan kegiatan ubudiyah lainnya.
5. Menyusun piket kontrol santri pada masa kegiatan ubudiyah
6. Melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam upaya meningkatkan pemahaman
dan pengalaman terhadap islam, seperti praktik sholat (bekerja sama
dengan bagian kegiatan belajar), praktik tajhiz jenasah, dll.
7. Bersama Ta’mir Masjid menyusun jadwal Muaddzin, bilal Jum’at dan Imam
Badal
8. Bertang gungjawab terhadap kepala pengurus dan Pengasuh

9. Ketertiban dan Keamanan


1. Mengkoordinir dan mengikutsertakan santri dalam menjaga keamanan dan
ketertiban.
2. Membuat tim patroli keamanan pondok.
3. Membuat jadwal pengabsenan santri
4. Membuka dan menutup gerbang pada waktu yang telah di tentukan.
5. Menangani pemberlakuan jam malam.
6. Ikut serta mengontrol ketertiban saat kegiatan berlangsung.
7. Mengontrol dan mengadakan penyidangan serta memberi sanksi bagi
santri yang melanggar peraturan yg berlaku.
8. Menggeledah hp, alat pemutar music dan video (mp3/mp4) dan senjata
tajam.
9. Mengadakan penggeledahan berkala
[Link] stabilitas (menangani kegaduhan)
[Link] mediator bagi santri yang bertikai.
[Link] jadwal piket petugas
[Link] Kartu Mahram Santri (KMS)
[Link] dan memberi sanksi bagisantri yang melakukan pelanggaran.
[Link] dan mengontrol perizinan santri
[Link] rambut panjang
10. Kebersihan
1. Mengkoordinir dan mengikutsertakan santri dalam menjaga kebersihan.
2. Membuat jadwal dan mengontrol piket kebersihan harian dan kerja bakti
(roan)
3. Mengkoordinir penertiban jemuran.
4. Mengurusi pakaian yang jatuh berserakan.
5. Mengontrol wadah-wadah kotor dan timbunan sampah pada setiap
asrama dan lingkungan pondok.
6. Memberi sanksi bagi santri yang melanggar peraturan kebersihan.
7. Menilai kebersihan asrama dan daerah.
8. Bertanggung jawab atas kebersihan dan kerapian Pondok Pesantren.
9. Membuat jadwal piket dan memantaunya.
[Link] peralatan kebersihan.
[Link] dan memelihara alat2 kebersihan:
1. Sapu
2. tempat sampah
3. Bersama kesehatan memberikan penyuluhan kebersihan.
4. Mempelajari dan melakukan manajemen pengelolaan sampah.

11. Sarana Prasarana


1. Menangani bidang pengairan dan kelistrikan.
2. Melengkapi dan memelihara serta mengatur inventaris pondok.
3. Mendata barang-barang inventaris.
4. Memberi label.
5. Menangani penyimpanan barang-barang inventaris.
6. Membuat tatatertib peminjaman barang-baranginventaris.
7. Mendata keluar masuknya barang-barang inventaris.
8. Melakukan reparasi.
9. Menangani pengadaan mega phone dan salon pemanggilan.
[Link] kotak saran.

12. Olahraga dan Kesehatan


1. Melengkapi sarana dan prasarana kesehatan.
2. Pengadaan kotak P3K danmengontrol kelengkapan isinya.
3. Pengadaan peralatan kesehatan pondok.
1. Termos
2. Gelas
3. Kasur
4. Selimut, dll
4. Melengkapi dan melayani kebutuhan santri terhadap obat-obatan.
5. Melakukan kontrol kesehatansantri secara teratur.
6. Operasi/pemeriksaan kuku.
7. Mengkoordinir pelaksanaan posyandu remaja.
8. Mendata dan mengurusi santri yang sakit.
9. Merawat serta melayani kebutuhan santri yang sakit.
[Link] santri yang sakit ke tempat periksa (berobat)
[Link] surat keterangan sakit bagi santri yang sakit untuk izin sekolah.
[Link] santri yang pulang karena sakit.
[Link] dan menjadwal aktifitas olahraga.
[Link] penyuluhan kesehatan.
[Link] dengan bagian ketertiban dan keamanan membuat jadwal
olahraga

13. Takmir Masjid Al-Madinah


1. Memakmurkan (mensejahterakan) Masjid
2. Menjaga dan memelihara inventaris Masjid
3. Menjaga kebersihan Masjid
4. Bekerjasama dengan bagian ubudiyah dan kebersihan menyusun jadwal
menyapu
5. Melengkapi kebutuhan Masjid, seperti karpet, listrik, sapu, sound system,
vacuum cleaner,dll.
6. Bersama bagian ubudiyah membuat jadwal muadzzin, bilal jum’at, imam
badal.
7. Mengumpulkan, menyimpan dan mengelola uang amal Masjid
8. Melaporkan kegiatan dan keuangan Masjid kepada Pengasuh dan Kepala
Pengurus

14. Humas
1. Mengatur dan melaksanakan hubungan Pondok Pesantren dengan
walisantri dan masyarakat umum
2. Membina hubungan Pondok Pesantren dengan pesantren lain, instansi
pemerintah dan lembaga sosial lainnya
3. Merencanakan program kunjungan ke pesantren lain dan lembaga terkait,
untuk study banding, dll

Anda mungkin juga menyukai