0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan5 halaman

Prosedur Bantuan Hidup Dasar dan Tim Kode Biru

Dokumen tersebut menjelaskan tentang prosedur tim kode biru (blue code team) dalam menangani kegawatan medis seperti henti jantung dan nafas di rumah sakit. Tim tersebut terdiri dari dokter jaga dan perawat terlatih yang akan segera bertindak bila ada pemberitahuan kegawatan melalui telepon 111. Mereka akan melakukan resusitasi dan tindakan darurat lainnya, dengan dokter sebagai leader, hing

Diunggah oleh

Ceria Zega
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan5 halaman

Prosedur Bantuan Hidup Dasar dan Tim Kode Biru

Dokumen tersebut menjelaskan tentang prosedur tim kode biru (blue code team) dalam menangani kegawatan medis seperti henti jantung dan nafas di rumah sakit. Tim tersebut terdiri dari dokter jaga dan perawat terlatih yang akan segera bertindak bila ada pemberitahuan kegawatan melalui telepon 111. Mereka akan melakukan resusitasi dan tindakan darurat lainnya, dengan dokter sebagai leader, hing

Diunggah oleh

Ceria Zega
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BHD/BANTUAN HIDUP DASAR

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


141/SPO/MED/RSSK/I/2022 00 1/2
Tanggal Terbit: Ditetapkan Oleh,
Direktur RS Sumber Kasih Cirebon
SPO 7 Januari 2022
PELAYANAN
dr. Lucia Dewi Puspitasari, MM

Bantuan yang diberikan kepada penderita tidak sadar yang


PENGERTIAN mengalami henti jantung dan atau henti nafas tanpa bantuan alat

Sebagai acuan dalam penerapan langkah-langkah bantuan hidup


TUJUAN dasar.

Kebijkan Direktur Rumah Sakit Sumber Kasih Nomor


KEBIJAKAN 079/DIR/RSSK/SK/I/2016 tentang Pelayanan Resusitasi yang seragam.

1. Petugas menggunakan sistem BHD ARCCAB


2. Petugas yang menemukan pasien/petugas/pengujung tidak
sadar, harus diamankan (amankan diri, amankan pasien dan
amankan lingkungan)
3. Pastikan bahwa pasien tersebut tidak sadar dengan cara
memanggil, menepuk atau menggoyangkannya.
4. Bila pasien tetap tidak sadar, maka posisikan pasien dalam
keadaan terlentang dengan alas tidur rata dan keras, kemudian
meminta bantuan kepada orang terdekat untuk memanggil tim
kode blue /mengaktifkan kode blue di nomer 111.
5. Sambil menunggu pertolongan petugas melakukan pengecekan
PROSEDUR
sirkulasi dengan menekan arteri karotis pada dewasa, femoralis
pada anak dan barchialis pada bayi, apakah ada denyutan atau
tidak (maksimal penilaian selama 10 detik)
6. Bila pasien tidak ada denyut nadi karotis, maka petugas langsung
melakukan pijat jantung luar/kompresi dengan cara
menempatkan kedua tangan pada tulang dada secara
bertumpuk, kemudian menekan ke bawah sedalam 3-5 cm
dengan posisi tangan lurus dan tidak ditekuk, kecepatan
kompresi minimal 100 kali/menit.
7. Setelah hitungan kompresi 30 kali, Bila ada sumbatan jalan nafas
maka lakukan pembersihan dengan menggunakan sapuan
jari/cross finger. Lalu berikan nafas buatan/ventilasi sebanyak 2
kali (1 siklus dengan rasio kompresi:ventilasi = 30:2).
8. Petugas melanjutkan kompresi dan ventilasi selama 5 siklus.

BHD/BANTUAN HIDUP DASAR

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


141/SPO/MED/RSSK/I/2016 00 2/2
9. Setelah 5 siklus cek kembali nadi karotis. Jika belum teraba
lanjutkan resusitasi dan ventilasi.
10. Bila penolong lain datang maka kompresi dan ventilasi dapat
dilakukan bergantian.
11. Bantuan hidup dasar dilanjutkan sampai tim code blue datang
Semua yang dilakukan didokumentasikan pada form code blue

1. Semua Unit
UNIT TERKAIT
TEAM KODE BIRU/BLUE CODE

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


142/SPO/MED/RSSK/I/2022 00 1/3

Tanggal Terbit: Ditetapkan Oleh, Direktur


RS Sumber Kasih Cirebon
SPO 7 Januari 2022
PELAYANAN
dr. Lucia Dewi Puspitasari, MM

Team blue code adalah kelompok medis yang berfungsi dalam


penanganan kegawatan medis di ruang rawat inap dan rawat
jalan dibawah koordinasi dokter spesialis anastesi.
Kegawatan medis adalah kondisi pasien yang mengalami henti
PENGERTIAN jantung dan atau henti nafas
Team blue code terdiri dari :
1. Dokter jaga ruangan / UGD
2. Perawat team blue code yang sudah dijadwalkan

Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk menangani


kegawatan berupa henti nafas dan henti jantung melalui team
TUJUAN
blue code

Kebijkan Direktur Rumah Sakit Sumber Kasih Nomor


079/DIR/RSSK/SK/I/2016 tentang Pelayanan Resusitasi yang
KEBIJAKAN
seragam.

1. Team blue code terdiri dari dokter jaga ruangan dan


perawat terlatih yang telah mengikuti pelatihan BHD,
kursus ICU dan atau Kardiologi Dasar/ACLS
2. Team blue code terdiri dari 2 team masing-masing shift
yaitu team ICU dan team IGD.
3. Bila terjadi kegawatan terhadap pasien di ruang rawat inap,
perawat yang menemukan kegawatan/ penanggung jawab
PROSEDUR
kamar menghubungi nurse station bersangkutan
memberitahukan ada kegawatan dan meminta bantuan
team blue code melalui nomer 111, dan bila terjadi
kegawatan di rawat jalan, maka perawat yang menemukan
memberitahukan ada kegawatan dan meminta bantuan
team blue code secara lisan ke counter terdekat.
TEAM KODE BIRU/BLUE CODE

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


142/SPO/MED/RSSK/I/2016 00 2/3
4. Perawat di nurse station yang menerima berita langsung
menginformasikan melalui central nurse call ke seluruh
ruangan agar perawat yang ada di kamar perawatan
menuju ke kamar terjadinya kegawatan, sambil membawa
trolley emergency lengkap.
5. Perawat di nurse station ataucounter poliklinik
menghubungi informasi di pesawat 111 untuk memohon
bantuan team blue code dengan menyebutkan lokasi
terjadinya kegawatan, serta menghubungi dokter jaga
ruangan/poliklinik.
6. Petugas informasi segera mengangkat telepon 111 tanpa
menunggu bunyi ke tiga dan menahan seluruh pembicaran
yang sedang berlangsung dari nomor lain.
7. Petugas informasi melakukan identifikasi yang memberikan
informasi kegawatan medis dengan menanyakan identitas
yang memberikan laporan. Petugas informasi
memberitahukan melalui announcer “BLUE CODE DI
PROSEDUR
RUANG.......” ke semua ruangan team blue code perihal
kegawatan di lokasi yang bersangkutan secara 3 kali.
8. Semua petugas blue code segera mempersiapkan diri dan
peralatan menuju lokasi kejadian.
9. Sambil menunggu bantuan datang, perawat yang
menemukan pasien gawat tersebut memposisikan pasien
dalam posisi tertentang dan beralas rata/keras dan
melakukan BHD.
10. Ketika dokter jaga ruangan/poliklinik datang, maka leader
resusitasi beralih ke dokter jaga ruangan, begitu pula jika
DPJP datang maka leader resusitasi beralih ke DPJP dan bila
dokter spesialis anestesi datang, maka leader resusitasi
beralih ke dokter spesialis anestesi.
11. Sebelum team blue code tiba di lokasi, maka perawat
ruangan dapat memberikan bantuan hidup dasar sesuai
dengan SPO BHD dan SPO Penanggulangan Henti Jantung
dan Henti Nafas.
TEAM KODE BIRU/BLUE CODE

No. Revisi
No. Dokumen : Halaman :
:
142/SPO/MED/RSSK/I/2022 3/3
00
12. Setelah team blue code datang, maka penanggulangan
kegawatan dilanjutkan oleh team blue code dan perawat
ruangan membantu mempersiapkan untuk tindak
lanjutnya, leader tetap oleh dokter jaga ruangan atau
DPJP, bantuan intubasi, ventilasi dan defibrilasi oleh team
blue code, bantuan kompresi dan pemberian obat-obatan
dan dokumentasi oleh perawat ruangan.
13. Dokter jaga ruangan menghubungi DPJP untuk melaporkan
kondisi pasien dan tindaklanjut berikutnya.
14. Setelah penanganan kegawatan teratasi namun pasien
masih perlu pemantauan, maka pasien tersebut dapat
dikirim ke ICU dengan didampingi oleh team blue code
setelah ada persetujuan dari keluarga dan DPJP.
15. Bila penanggulangan kegawatan tidak teratasi dan pasien
dinyatakan meninggal, maka perawatan selanjutnya
diteruskan oleh perawat ruangan sesuai dengan SPO
Penanganan Jenazah.
16. Team blue code dan perawat ruangan mendokumentasikan
tindakan yang telah dilakukan pada form blue code
17. Bila penanganan kegawatan medis telah selesai diatasi,
maka petugas lantai menghubungi 101 dan menyebutkan
blue code “kode biru aman”
Petugas informasi 101 memberitahukan anauncer bahwa
“kode biru aman”

1. Semua Unit
UNIT TERKAIT

Anda mungkin juga menyukai