0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan54 halaman

Panduan Menggambar Vektor CorelDRAW X4

Dokumen tersebut memberikan penjelasan tentang cara menggunakan program CorelDRAW X4 untuk menggambar grafik vektor. Ia menjelaskan tentang area kerja program, berbagai tool dan fungsinya seperti tool untuk membuat bentuk kurva, garis, lingkaran, persegi panjang dan segi banyak. Dokumen ini juga menjelaskan tentang properti dan fungsi dari berbagai tool dan objek grafik vektor dalam CorelDRAW.

Diunggah oleh

multimedia badewa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan54 halaman

Panduan Menggambar Vektor CorelDRAW X4

Dokumen tersebut memberikan penjelasan tentang cara menggunakan program CorelDRAW X4 untuk menggambar grafik vektor. Ia menjelaskan tentang area kerja program, berbagai tool dan fungsinya seperti tool untuk membuat bentuk kurva, garis, lingkaran, persegi panjang dan segi banyak. Dokumen ini juga menjelaskan tentang properti dan fungsi dari berbagai tool dan objek grafik vektor dalam CorelDRAW.

Diunggah oleh

multimedia badewa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Intro
CorelDRAW merupakan salah satu pengolah grafis dengan basis vektor, dimana unsur dasar yang
mendasarinya adalah garis. Keuntungan dari vektor ini adalah gambar akan mempunyai ukuran
kapasitas file yang relatif kecil apabila dibandingkan dengan pengolah grafis berbasis bitmap. Juga
tidak ada penurunan kualitas jika gambar diperbesar.

Namun demikian, versi X4 sudah menyertakan filter-filter efek pengolah bitmap dalam fungsi
tersendiri. Yang dapat dipakai untuk memanipulasi penataan objek dalam sebuah komposisi gambar
yang diinginkan. Apapun program grafik yang dipakai, semuanya terpulang pada kreatifitas dan
imajinasi pemakainya.

Workspace / Area Kerja

Sewaktu membuka program, inilah beberapa lokasi penting yang perlu diperhatikan :

A. Daftar Menu Program


Berbagai perintah pengoperasian mulai dari menyimpan file, membuka file, mengatur ukuran
halaman, dan menampilkan berbagai menu bantuan.
B. Icon Command Shortcut
Berisi icon-icon jalan pintas (shortcut) pengoperasian berbagai perintah penting dari daftar
men u program.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 1
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

C. Tools Options / Property Bar


Isi bar ini adalah property dari tool box dan akan berubah-ubah sesuai dengan jenis tool yang
dipakai dan macam objek yang tengah dipilih. Isinya tidak jauh dari berbagai fitur
pengoperasian tambahan yang dimiliki oleh sebuah tool.
D. Tool Box
Berisi berbagai peralatan untuk membuat berbagai macam objek gambar dan fitur
tambahan yang berhubungan dengan kualitas visual gambar (warna, garis dan efek).
E. Ruler
Penggaris bantuan yang dapat dipakai sebagai panduan dalam menentukan batas-batas area
penataan objek.
F. Canvas
Tempat mencurahkan segala bentuk kreatifitas gambar yang dibuat.
G. Dockers
Ekspansi atau menu tambahan dari beberapa perintah menu dan juga tool box yang sedang
aktif. Lokasinya bisa dipindahkan, disembunyikan atau bahkan ditutup.
H. Color Bar/Pallette
Bar untuk menentukan pewarnaan garis (outline) dan isi (fill) objek.
I. Information Box
Sebagai bar informasi mengenai objek yang sedang aktif.
J. Page Control
Mengontrol tampilan halaman pada sebuah dokumen yang memiliki banyak halaman.
K. Cursor Position
Menunjukkan posisi kursor dalam perhitungan ukuran yuang sama pada penggaris (ruler).
L. Window Control
3 (tiga) buah ikon untuk menyembunyikan, membesarkan/mengecilkan
dan menutup windows canvas (dokumen). Berguna sewaktu bekerja dengan banyak dokumen.

Beberapa jenis istilah pada CorelDRAW :

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 2
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Tool Box CorelDRAW

No. Icon Fungsi


1 Memilih, memanipulasi dan
Pick Tool (V) mengontrol objek.
2 Memanipulasi objek kurva
Shape Tool (F10)
▪ Shape Tool, untuk
mengedit suatu
outline/kurva.
▪ Smudge Brush, untuk
mengubah bagian garis outline
pada objek dengan cara drag
pada outline.
▪ Roughen Brush, digunakan
untuk mengubah bagian
outline pada garis vektor dari
objek
▪ Tranform Tool, untuk memutar
objek dengan bebas.
3 Berguna untukmemotong suatu
Knife Tool objek.

TIPS
Klik pada satu sisi lalu klik pada sisi
lainnya. Hasil potongan dapat
langsung terlihat.

4 Untuk menghapus sisi objek.


Eraser Tool (X)
5 Zoom Tool (Z) Memperbesar – memperkecil
ukuran tampilan pandangan.
Hand Tool (H) Menggeser tampilan layar.
6 Jika user ingin membuat Tool-tool vital untuk membuat
bentuk sendiri maka gambar dengan bentuk yang sesuai
bentuk objek tersebut dengan keinginan user.
berbentuk kurva (Curve)
baik tertutup yang dapat ▪ Freehand, untuk
diisi warna / fill maupun menggambar kurva bentuk
yang terbuka yang tidak bebas.
dapat diisi warna. ▪ Bezier , untuk menggambar
kurva Bezier yang
mempunyai handle untuk
mengendalikan bentuk
kurva.
▪ Artistic Media, untuk
menggambar kurva yang
mempunyai bentuk
Lihat ilustrasi di halaman berikut… artitstic.
▪ Pen, sama seperti Bezier
Tool namun lebih fleksibel.
▪ Polyline, sama seperti

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 3
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Bexier Tool dan Pen Tool.
▪ 3 Point Curve, membuat kurva
terbuka lengkung yang presisi.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 4
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

▪ Connector, untuk
membuat konektor antar
objek.
▪ Dimension, membuat
keterangan dimensi
objek.

Fungsi Connector dan Dimension tidak


dijelaskan melalui ilustratsi di samping.

PENTING!
Tool yang sering digunakan untuk
membuat sebuah bentuk objek baik itu
berupa kurva terbuka/tertutup adalah
Freehand, Bezier dan Pen.

7 Smart Fill ▪ Smart Fill berfungsi


untuk memberi warna fill
Smart Drawing secara mudah dan cepat.
(Shift+F5) ▪ Smart Drawing berfungsi untuk
membuat gambar secara
cepat.

Kedua tool di atas jarang dipakai,


hanya untuk kepentingan
tertentu saja.

8 Rectangle (F6) ▪ Rectangle, untuk


membuat gambar kotak.
3 Point Rectangle ▪ 3 Point Rectangle, untuk
membuat gambar kotak
yang berawal dari satu sisi.

TIPS
Untuk membuat bentuk sama sisi yang
presisi, tekan Ctrl. Untuk membuat
dari titik tengah tekan Ctrl+Shift.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 5
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

9 Ellipse (F7) ▪ Ellipse, untuk


membuat lingkaran.
3 Point Ellipse ▪ 3 Point Ellipse , untuk membuat
lingkaran yang berawal dari satu
sisi.

TIPS
Untuk membuat bentuk sama sisi yang
presisi, tekan Ctrl. Untuk membuat
dari titik tengah tekan Ctrl+Shift.

10 Polygon (Y) ▪ Polygon, untuk


Star membuat gambar segi
Complex Star banyak.
Graph Paper (D) ▪ Star, untuk membuat bintang.
Spiral (A) ▪ Complex Star, untuk
membuat bintang dengan sisi
menyilang.
▪ Graph Paper, untuk membuat
kotak yang terbagi dari
beberapa grid.
▪ Spiral, untuk membuat spiral.

TIPS
Untuk membuat bentuk sama sisi yang
presisi, tekan Ctrl. Untuk membuat
dari titik tengah tekan Ctrl+Shift.

11 Tool-tool yang sangat mudah


Tool-tool yang berguna digunakan, silahkan dicoba
untuk membuat objek-objek sendiri. Di dalam masing-masing
primitif pada umumnya atau tool ini masih terdapat bermacam-
objek dasar. macam shape/bentuk dasar yang
siap pakai.

12 Text Tool berfungsi untuk


mengetikkan suatu teks
Tex atau paragraph.
t
Too TIPS
l Untuk membuat text frame / paragraf,
(F8 tekan Text Tool (F8) lalu di drag area
) yang dibutuhkan untuk menampung teks,
sama seperti membuat gambar
kotak/rectangle. Lihat ilustrasi di
samping.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 6
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

13 Berfungsi untuk membuat tabel


Table tool
yang dapat diisi teks/data seperti
program aplikasi pengolah angka
(spreadsheet).
14 Interactive Efect Tool, user ▪ Interactive Blend Tool,
dapat melihat & mendapatkan berfungsi untuk membuat
efek yang diinginkan secara peralihan dari satu bentuk
cepat dengan cara mengatur objek ke bentuk objek yang
settingnya secara real time. lain. Bentuk kedua objek akan
bercampur manjadi satu.
▪ Interactive Contour Tool,
berfungsi untuk
memperbesar/memperkeci
l ukuran suatu objek.
▪ Interactive Distrot Tool,
sangat bermanfaat untuk
‘merusak’ bentuk suatu objek
sehingga menghasilkan bentuk
objek lain yang berbeda.
▪ Interactive Drop Shadow
Tool, untuk menambahkan
efek bayangan di bawah satu
objek.
▪ Envelope Tool, untuk
membentuk suatu objek
seolah- olah objek tersebut
terbungkus oleh suatu bentuk.
▪ Extrude Tool, untuk
memberi efek 3 dimensi dari
objek 2 dimensi.
▪ Transparency Tool,
memberikan efek transparan
pada suatu objek.

15 ▪ Eyedropper Tool, untuk


mengambil warna dari
suatu objek.
▪ Paintbucket Tool,
mengisi warna ke suatu
objek.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 7
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

16 Segala atribut yang ▪ Outline Pen akan menampilkan


berkaitan dengan kotak dialog Outline Pen
outline suatu kurva seperti gambar di samping
atau shape diatur lewat bawah.
menu ini. ▪ Outline Color akan
menampilkan kotak dialog
Color.

INFO
Sebuah outline dapat memiliki
ketebalan setebal rambut (Hairline),
½ point, 1 point, 2 point dan
seterusnya atau juga tidak memiliki
ketebalan alias tanpa outline.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 8
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

17 Tool-tool vital lagi di ▪ Uniform Fill, untuk mengisi


CorelDRAW untuk warna fill / blok warna
colouring (pewarnaan dan pada suatu kurva tertutup.
beberapa efek) pada ▪ Fountain Fill, untuk mengisi
objek yang berupa kurva fill warna gradasi.
tertutup. ▪ Pattern Fill, utnuk
memberikan patter atau pola.
▪ Texture Fill, untuk
mengisi tekstur pada
suatu objek.
▪ PostScript Fill, untuk
memberikan efek
postscript.
▪ None, menghilangkan fill
pada suatu objek.

PENTING:
Selalu gunakan warna CMYK jika
hasil gambar akan dicetak atau
dikirim ke percetakan.
Penggunaan mode warna RGB
hanya untuk menampilkan gambar
di display monitor saja.

18 Interactive Fill (G) ▪ Interactive Fill, salah satu


Mesh Fill (M) kelebihan CorelDRAW adalah
ada banyak cara untuk
mengisi warna pada suatu
objek kurva tertutup. Dengan
tool ini pengisian warna tidak
harus dengan cara seperti di
atas
karena bersifat interaktif artinya

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 9
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

user dapat langsung


mengendalikan proses
pewarnaan & melihat hasilnya.
▪ Mesh Fill, berguna untuk
memberi gradasi pada
area tertentu pada suatu
objek.

INFO
Tool Mesh Fill bermanfaat juga
untuk pembuatan gambar
berkualitas foto (Photorealistic).

Property Bar CorelDRAW

Seperti telah disebutkan di atas, masing-masing tool pada CorelDRAW mempunyai properti atau atribut
tersendiri yang bermanfaat untuk pengaturan lebih lanjut oleh user. Atribut / property tersebut berada
di Property Bar yang letak defaultnya ada di atas.

AnalogisebuahProperty Baradalahjikakita ingin menerbangkanpesawatmaka yang


akan kitahadapiadalahkokpitpesawatbesertainstrumen-
[Link] mengemudikan mobil maka yang akan kita
hadapi adalah dashboard mobil besertakemudinya.

Berikut ini beberapa Property Bar berdasarkan tool yang dipakai dan sangat bermanfaat untuk
pemakaian sehari-hari :

Berguna untuk merubah atribut halaman kerja, mulai dari ukuran halaman, orientasi, unit dan lain-lain.

PropertyBarShapeTool

Biasa dipakai jika kita mengedit sebuah kurva, garis, outline atau sebuah shape/bentuk.

Sangat bermanfaat untuk mentransform (merubah orientasi objek) secara cepat, mulai dari
menggeser, memutar, merefleksi, memperbesar/kecil, memiringkan sebuah objek.

Untuk proses transformasi suatu objek secara cepat disarankan menggunakan property bar Free
Transform Tool ini.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 10
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

PropertyBarZoom&HandTool

Bermanfaat untuk memperbesar / memperkecil pandangan area kerja atau objek yang terseleksi.

Berguna untuk mengatur settingan ketebalan, kelembutan dan gaya dari media lukis kita seperti
kuas, alat semprot (spray), kaligrafi dan airbrush (Pressure).

Salah satu keunggulan CorelDRAW adalah pembuatan


Round Corner dengan radius berbeda tiap sudutnya.
Di property bar Rectangle ini hal itu dapat dengan
mudah dilakukan.

PropertyBarEllipseTool

Ini juga merupakan salah satu keunggulan CorelDRAW dalam pembuatan objek lingkaran dengan gaya
berbeda dengan mudah seperti lingkaran utuh, berbentuk pie dan juga lingkaran putus.

Property Bar Polygon, Star, Complex Star, Graph Paper & Spiral Tool

Property bar yang mengatur semua settingan untuk objek berbentuk polygon, star, complex star,
graph paper & spiral.

Property Bar Basic Shapes


Cara termudah menggambar suatu bentuk sederhana di CorelDRAW
adalah dengan menggunakan Basic Shape. Model-model shape dapat
diakses lewat property bar-nya. Lihat gambar di samping.
Untuk Arrow Shape, Flowchart Shape, Banner Shape & Callout Shape
dapat dilakukan dengan cara yang sama.

Property bar yang mengatur atribut-atribut teks seperti jenis, style dan ukuran font atau juga
perataan paragraf.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 11
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Latihan 1
Membuat Objek-Objek
Sederhana

1. Buatlah objek-objek seperti di bawah ini menggunakan fasilitas Basic Shapes.

2. Buatlah beberapa garis sederhana dengan ketebalan dan style garis yang
berbeda menggunakan Freehand, Bezier dan Pen Tool.

3. Buatlah objek Rectangle, Elipse, Star, Complex Star, Polygon dan Spiral tanpa & menggunakan
kombinasi tombol Ctrl dan Ctrl+Shift.
4. Berilah warna objek-objek pada soal no. 3 dengan Uniform Fill (warna solid/blok) dan
Fountain Fill (gradasi).
5. Mini Project.
Buatlah sebuah objek Rectangle & teks yang terdiri dari teks dan pragraf seperti contoh berikut
:

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 12
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Menggambar
Mempersiapkan Area Kerja Bentuk

Sebelum berkreasi, ada baiknya mengatur dulu ukuran halaman atau dokumen baru. Halaman adalah
area tempat objek yang akan dicetak juga tempat kita menggambar sedangkan area di sekeliling
halaman kita boleh menempatkan corat-coret objek. Lihat gambar di atas untuk acuan.

Membuat Objek
Setiap objek yang dibuat akan terdiri dari area isi (fill) dan garis luar (outline). Dalam kondisi default
objek terdiri dari isi warna transparan dan garis luar warna hitam. Dalam pembuatan objek ini berlaku
fungsi-fungsi mouse (klik, drag & drop) serta kombinasi antara fungsi mouse dengan tombol Ctrl, Alt
dan Shift.

▪ Untuk membuat objek yang presisi sama sisi tekan Ctrl ketika drag. (berlaku untuk Rectangle,
Ellipse, Star, Complex Star, Spiral & Polygon).
▪ Untuk membuat objek dari titik tengah, tekan Shift ketika membuat objek.
▪ Jika telah selesai membuat sebuah Rectangle, Ellipse, Star, Complex Star, Spiral & Polygon, cobalah
bereksperimen dengan Shape Tool (F10) untuk mendapatkan bentuk lain yang lebih variatif.

PENTING!
Untuk mendapatkan bentuk objek yang diinginkan, ketika membuat objek
menggunakantoolbarjanganlupauntukmengaturmasing-
masingsettinganlewatPropertyBardari masing-masingtool barseperti yang sudah
dijelaskan pada bab sebelumnya.

▪ Kotak

o Klik ikon Rectangle tool .

o Klik lalu tahan – geser – lepaskan (pada area


canvas).
o Jika ingin membuat round-corner, tekan F10
lalu drag salah satu kotak hitam (lihat gambar di
samping).

▪ Lingkaran
o Klik ikon Ellipse tool .

o Klik lalu tahan – geser – lepaskan (pada area


canvas)

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 13
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

▪ Polygon
o Klik ikon Polygon tool .
o Klik lalu tahan – geser – lepaskan (pada area
canvas)
▪ Spiral
o Klik dan tahan ikon Polygon tool sampai muncul
Spiral .

o Klik lalu tahan – geser – lepaskan (pada area


canvas)
▪ Star
o Klik dan tahan ikon Polygon tool sampai muncul
Star .
o Klik lalu tahan – geser – lepaskan (pada area
canvas)

▪ Basic Shape
o Klik ikon Basic Shape .
o Klik lalu tahan – geser – lepaskan (pada area
canvas)

▪ Kurva
o Klik ikon Freehand, Bezier atau Pen.
o Klik beberapa kali pada area kerja. Khusus
Pen klik dua kali untuk mengakhiri kurva.
o Klik pada awal kurva dibuat jika ingin
menutup kurva (membuat kurva tertutup).

Untuk dapat merubah kurva ke bentuk yang kita inginkan, jangan lupakan Property Bar dari Shape
Tool!
Berikut penjelasannya :

● Make Node Symmetrical: kotak kanan ditarik kotak kiri ikut bergerak secara
simetrik. Atau juga bisa membuat node bersudut tumpul.

● Make Node Smooth: kotak kanan ditarik kotak kiri tidak ikut bergerak, tapi jika
kotak kanan ditarik ke atas dan kebawah kotak kiri ikut bergerak, begitu juga sebaliknya.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 14
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

● Make Node A Cusp: Kotak kanan ditarik ke kanan/kiri atas/bawah kotak


sebelahnya tidak terpengaruh. Atau bisa juga membuat node bersudut tajam.

● Convert Line to Curve: merubah garis kedalam bentuk kurva sehingga garisnya
bisa diubah/edit menggunakan Shape Tool .

● Convert Curve to Line: merubah kurva kembali kebentuk garis.

● Break Curve/ Join Two Nodes: memutuskan simpul/Node atau


menyambungkan dua simpul/Node.

● Add Node / Delete Node: Menambah Simpul baru atau menghapus Simpul.

Berikut ini adalah contoh penerapan pembuatan objek yang melibatkan peran Property Bar
Shape Tool.

▪ Teks & Paragraf (Text Frame)


o Klik ikon Text Tool. Contoh teks 1 baris non-paragraf :
o Klik pada area kerja. Lalu ketikkan
teks yang diinginkan.
o Klik lalu drag pada area kerja untuk
membuat 1 paragraf teks. Ukuran
paragraf dapat diatur seperti
Contoh teks Text Frame / berparagraf :
mengatur bentuk Rectangle.
o Perataan teks (Left, Center, Right & Even)
dapat diatur melalui icon di
Preperty Bar Text Tool.

Salah satu contoh bentuk paragraf teks yang


bentuknya divariasikan dan dipecah menjadi 3
paragraf.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 15
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Mentransformasi Objek
Setelah belajar bagaimana caranya membuat objek (menggambar) maka tahap selanjutnya adalah
bagaimana objek-objek yang telah kita gambar tersebut ditransformasikan. Seperti digeser,
diperbesar- perkecil bentuknya, diputar (rotasi), dimiringkan dan direfleksikan (efek cermin).
▪ Menggeser Objek
o Klik Pick Tool sampai muncul 8 kotak
hitam kecil di sekeliling objek.
o Pilih objek yang ingin digeser.
o Lalu drag ke posisi yag diinginkan.
o Bila menginginkan posisi baru yang
sejajar dengan yang lama, tahan Ctrl
ketika drag.
TIPS :
o Bila ingin menduplikasi objek ketika
Jika ingin menduplikasi objek dengan nilai step
menggeser, klik kanan selesai drag.
tertentu, tekan Ctrl+D lalu masukkan nilai
pergeserannya.
Misalnya, ingin menduplikasi objek setiap 5 mm.

▪ Merubah dimensi objek


o Pilih objek yang ingin dirubah
dimensinya.
o Drag salah satu dari 8 kotak hitam sampai
ukuran yang diinginkan terpenuhi.
o Bila ingin menduplikasi objek ketika TIPS :
merubah dimensinya, klik kanan selesai Jika ingin merubah dimensi objek dapat juga
dengan menggunakan tool Free Transform
drag.
Tool di tool box.

▪ Memutar Objek
o Pilih objek yang ingin putar.
o Klik sekali lagi sehingga 8 kotak hitam
berubah menjadi gambar panah berputar.
o Drag sampai posisi putaran yang diinginkan
terpenuhi.
o Bila ingin menduplikasi objek ketika
memutarnya, klik kanan selesai drag. TIPS :
Jika ingin memutar objek dapat juga dengan

menggunakan tool Free Transform Tool di


tool box. Titik pusat putaran akan sangat
bergantung dari di mana kita pertama kali
mengklik objek.

▪ Memiringkan Objek
o Pilih objek yang ingin miringkan.
o Klik sekali lagi sehingga 8 kotak
hitam berubah menjadi gambar
panah berputar.
o Drag pada panah
horizontal/vertical. Tool Free Transform dapat juga digunakan
untuk memiringkan objek. Tekan Ctrl agar
miring sejajar horizontal/vetikal.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 16
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

▪ Merefleksikan Objek
o Pilih objek yang ingin dicerminkan.

o Klik icon .

TIPS :
Jika ingin merefleksikan objek dapat juga
dengan menggunakan tool Free Transform Tool

di tool box. Titik pusat cermin akan sangat


bergantung dari di mana kita pertama kali
mengklik objek.

Prioritas Urutan Objek

Pengertian proritas objek di sini adalah objek mana yang akan muncul paling atas atau bawah jika
terjadi penumpukan beberapa objek. Jika kita membuat banyak objek maka objek yang pertama kali
dibuat akan berada pada tumpukan terbawah/terakhir sedangkan objek yang terakhir dibuat akan
berada pada tumpukan teratas. Jika kita menginginkan objek yang kita buat muncul paling atas atau
paling bawah atau mungkin bergeser satu tingkatan maka diberlakukan Stacking Order/urutan objek.

Cara mudah merubah urutan objek adalah :


▪ Klik objek lalu tekan Ctrl+Page Down jika
ingin memindahkan objek ke belakang
atau
▪ tekan Ctrl+Pg Up jika ingin
memindahkan objek ke depan.

Jika klik kanan pada objek lalu pilih Order, akan


ada beberapa pilihan urutan objek :

Namun jika kita tersesat dalam ribuan objek yang saling bertumpuk satu sama lain maka cara mengatur
objek yang paling mudah adalah dengan menggunakan Layer. Layer dapat diakses lewat menu
Windows -> Dockers -> Object Manager. Berikut ini contoh Object Manager yang menghandle ratusan
objek. Objek-objek tersebut terbagi ke dalam beberapa layer untuk memudahkan [Link]
dapat fokus ke suatu layer sehingga objek-objek di dalamnya tidak mengganggu objek-objek di layer
yang lain.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 17
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Prinsip Layer adalah sama halnya seperti


lapisan plastik transparan. Dengan
menggunakan sistem Layer maka beberapa
objek dapat dikelompokkan menjadi satu
dan menempati satu lapisan/layer. Masing-
masing kelompok dipisahkan ke dalam layer
yang berbeda.

Tujuannya :
1. Agar tidak mengganggu objek lainnya
ketika sedang diedit.
2. Bekerja lebih fokus hanya pada objek
yang diedit.
3. Semua objek lebih teratur dan terorganisir.
4. Design terlihat lebih profesional.

Perataan Objek

Masih dalam pembahasan manajemen atau pengaturan objek, kali ini kita akan mengatur perataan
objek agar terlihat rapi. Perataan atau alignment biasanya terjadi jika kita menggunakan satu objek
sebagai tolok ukur perataan objek-objek lainnya.

Perataan objek terdiri dari Rata Kanan (R), Kiri (L), Tengah (C), Atas (T) dan Bawah (B).

Salah satu syarat perataan objek-objek adalah ada


satu objek yang menjadi tolok ukur perataan
sehingga objek-objek yang lain dapat
mengikutinya. Objek yang terakhir diklik akan
menjadi tolok ukur perataan.

Cara meratakan objek: Contoh objek-objek rata kanan :

Pilih beberapa objek, lalu klik icon di Property


Bar, kotak dialog Align & Distribute akan muncul.
Pilih perataan yang diinginkan.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 18
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Membentuk Ulang Objek

Sering kita menghendaki objek-objek yang sudah ada ingin dibentuk ulang sehingga menghasilkan objek
baru namun dengan bentuk yang kurang lebih sama alias tidak jauh berbeda dengan aslinya. Di
CorelDRAW kita dapat membentuk ulang objek-objek yang sudah ada dengan cara :

▪ Weld (mengelas/menyambung objek)

▪ Trim (memotong mengikuti bentuk objek pemotong)

▪ Intersect (mendapatkan gambar perpotongannya)

▪ Simplify (gambar tumpukan teratas memotong gambar di bawahnya)

▪ Front Minus Back dan Back Minus Front


▪ Membuat objek baru berdasarkan outline gabungan dari kedua buah objek.

Selain dengan cara di atas, pengaturan objek yang biasa dilakukan adalah dengan mengelompokkan
objek atau Groupping. Caranya, pilih/seleksi beberapa objek lalu tekan Ctrl+G. Pengelompokkan
berguna untuk memudahkan pengeditan secara serentak ke beberapa buah objek gambar. Jika ingin
menguraikan objek yang digroup cukup tekan Ctrl+U pada objek yang tergroup tersebut.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 19
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Alat-Alat Bantu Menggambar

Suatu artwork yang hebat merupakan sebuah hasil proses yang panjang. Meliputi proses kreatif mulai
dari pencarian ide, sketsa, sampai final artwork. Selain tool-tool atau alat-alat yang sudah disebutkan
di atas, masih ada lagi beberapa alat bantu menggambar di CorelDRAW.

Mereka adalah :
▪ Ruler
Satuan Ruler atau penggaris dapat kita tentukan lewat Property Bar Pick Tool. Centimeter,
milimeter, meter, pixel, point dan lain-lain.
Cara menampilkannya/menyembunyikannya cukup masuk ke View -> Ruler.

▪ Grid
Bermanfaat agar objek-objek di area kerja kita lebih teratur. Teruatama untuk Alignment atau
perataan. Cara menampilkannya/menyembunyikannya cukup masuk ke View -> Grid.

▪ Guidelines
Tool yang sangat vital karena dengan guideline semua objek dapat diatur menurut garis pandu
yang telah kita tentukan sebelumnya. Cara membuatnya cukup drag Ruler/penggaris ke area
kerja kita. Menampilkannya/menyembunyikannya cukup masuk ke View -> Guidlines.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 20
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Latihan 2
Membuat Objek-Objek
Sederhana

1. Membuat logo sederhana.


Buatlah teks KREATIKA MAGAZINE, gambar kotak persegi panjang warna hitam di bawah teks
KREATIKA.

ToolyangdigunakanadalahRectangleTool(F6) danTextTool(F8)

2. Membuat daun secara sederhana menggunakan Bezier Tool .


o Klik mulai dari titik 1, 2 lalu diakhiri di titik 3.

o Gunakan Shape Tool lalu klik salah satu titik lalu klik icon Convert Line To Curve

untuk membuat garis menjadi lengkungan.


o Lalu warnai daun tersebut.

3. Membuat stempel menggunakan fasilitas Weld .

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 21
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 22
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

4. Membuat logo TOYOTA menggunakan fasilitas Combine . Setelah selesai, ratakan


ketiga objek tersebut menjadi rata tengah secara vertikal.

5. Membuat teks mengikuti alur sebuah kurva (path).


o Buatlah beberapa ‘potong’ teks.
o Buat juga sebuah lingkaran. Teks akan mengikuti alur lingkaran.
o Klik teks yang akan dirubah alurnya lalu klik Text -> Fit Text To Path.
o Arahkan kursor mouse ke sebuah lingkaran atau kurva/path yang dituju.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 23
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Mewarnai Bentuk
Setelah kita berkenalan dengan tool-tool di CorelDRAW dan telah mempelajari bagaimana caranya
menggambar di CorelDRAW, sekarang kita akan mempelajari bagaimana caranya mewarnai objek-objek
yang telah kita buat.

Warna terdiri dari 2 jenis yaitu


▪ Warna solid atau warna blok.
Di CorelDRAW warna solid/blok dikenal dengan nama Uniform Fill.

▪ Warna gradasi (transisi suatu warna ke warna yang lain) Di


CorelDRAW gradasi dikenal dengan nama Fountain Fill.

Sedangkan menurut letaknya ada 2 jenis warna, yaitu :


▪ Warna Fill (Uniform Fill)
Warna yang mengisi area objek atau kurva tertutup. Kurva atau objek terbuka tidak dapat diberi
warna fill.

▪ Warna Outline / Line


Warna yang berada di sekeliling objek.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 24
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Ada berbagai macam cara mewarnai objek di CorelDRAW namun ada 2 cara yang termudah yaitu :

▪ Melalui Color Docker.

Cukup klik objek yang akan diberi warna kemudian klik salah satu warna
yang dikehendaki di Color Docker. Contoh Color Docker lihat gambar di
samping. Default warna yang tersedia adalah warna CMYK. Namun kita
masih dapat memilih skema warna yang lain seperti RGB, PANTONE dan
lain lain.

Mewarnai fill objek cukup klik pada warna yang


dikehendaki, namun jika ingin mewarnai Outline klik
kanan pada warna yangdikehendaki.

▪ Melalui Kotak Dialog.

Klik objek yang akan diberi warna lalu klik icon

pada tool bar sehingga muncul pilihan Uniform


Fill, Fountain Fill dll. Pada pilihan Uniform
Fill pilih warna yang dikehendaki menurut
Models, Mixers atau Palettes. Lalu klik Ok.
Pada Fountain Fill, pilh tipe gradasi baik itu
Linear, Radial, Conical atau Square.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 25
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Cara termudah untuk menghapus warna pada suatu objek, baik itu warna solid atau gradasi adalah

dengan klik pada icon yang terdapat pada Color Docker. Sedangkan untuk menghapus warna outline
cukup klik kanan pada icon tadi.

Mewarnai Objek Dengan Gradasi

Warna gradasi adalah transisi dari suatu warna ke warna yang lain. Gradasi juga dapat memberikan
sensasi tersendiri pada objek yang diwarnai karena dapat menimbulkan kesan dimensi atau adanya
ruang yang terdapat pada suatu objek.

A. Berikut ini langkah-langkah mewarnai objek dengan warna gradasi menggunakan kotak dialog
Fountain Fill.

1. Klik text tool


2. Ketikkan kalimat MULTIMEDIA

3. Masih dalam keadaan terseleksi, teks MULTIMEDIA kita jadikan Curve.. Tekan Ctrl+Q.
Beri warna fill dan outline dengan Black 100 % (C=0, M=0, Y=0, K=100).

4. Tekan F11 sehingga terbuka kotak dialog Fountain Fill (lihat gambar halaman sebelumnya).
Pilih type : Linear, angle = 900, Edge Pad = 0 lalu buat skema warna pada Color Blend =
Custom seperti ini…

Untuk menambah warna-warna baru di antara kotak hitam dan putih cukuk double klik di antara kedua
kotak tersebut. Masing-masing segitiga mengandung satu warna.

5. Klik Ok. Hasil akhir seharusnya seperti gambar di bawah ini.

6. Jika suatu objek sudah pernah diisi warna gradasi lalu ingin diedit kembali gradasinya, cukup

dengan klik icon Interactive Fill Tool di tool bar lalu pilih Linear. Kemudia kursor mouse
akan berubah menjadi slider bertanda panah tempat kita mengatur setting warna gradasi. Di
property bar-nya pun ada parameter yang dapat kita isi, mirip dengan parameter yang ada di
kotak dialog Fountain Fill.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 26
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Property Bar Interactive Fill Tool

Jenis – jenis Gradasi ( Fountain Fill )

Linear Radial

Conical Square

B. Cara membuat gradasi menggunakan Interactive Fill Tool .


1. Buat sebuah objek.

2. Klik icon Interactive Fill Tool . Property Bar yang bersangkutan akan muncul (lihat
gambar paling atas halaman ini).

3. Klik Linear pada pilihan Fill Type.

4. Slider gradasi akan muncul. Jika slider ini muncul berarti kita bebas
menentukan bentuk dan arah gradasi sesuai keinginan kita.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 27
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

5. Ganti warna gradasi (Fountain Fill) dengan merah dan hijau.

Prinsip dasar gradasi = Transisi dari warna apa ke warna apa.

6. Drag kotak warna pada slider ke mana saja sesuai keinginan kita.

7. Double klik di titik-titik sepanjang slider gradasi. Titik-titik inilah yang akan berisi warna
baru selain warna yang sudah kita tentukan sebelumnya (merah & hijau). Sehingga objek
tersebut nantinya akan berisi lebih dari 2 warna gradasi.

Memilih warna baru cukup


lewat property bar

8. Slider gradasi dan titik-titik warna masih dapat digeser atau dipindah.

Mewarnai Objek Dengan Gradasi Mesh Fill

Selain mewarnai gradasi dengan cara di atas, masih ada lagi cara membuat gradasi yang jauh lebih
canggih dan fleksibel yaitu menggunakan teknik Mesh. Fasilitas ini bermanfaat jika kita ingin membuat
gradasi pada area tertentu saja sehingga gambar dapat seperti foto sungguhan.

Area tertentu tersebut adalah point-point dan segment atau titik dan segmen dimana masing-masing
titik dan segmen dapat ditentukan kandungan warnanya.

Cara membuat gradasi Mesh dengan Interactive Mesh Fill Tool :

1. Buat sebuah objek.

2. Lalu klik icon Interactive Mesh Fill Tool .

3. Objek akan berisi titik-titik yang mana satu titik tersebut dapat diisi warna. Sesuaikan handle
dan posisi titiknya seperti kita mengedit sebuah kurva.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 28
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Satu titik = satu warna.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 29
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Open Curved & Closed Curved


Dalam Coreldraw, ada beberapa macam obyek. Secara garis besar ialah :
▪ Primitives atau Basic Shapes
▪ Text
▪ Effects
▪ Curve
▪ Bitmap.

Pembuatan objek yang sesuai dengan keinginan sang designer dapat dimungkinkan dengan pembuatan
kurva (Curve). Baik itu kurva terbuka atau pun kurva tertutup. Yang paling mendasar adalah obyek
yang berjenis curve.
▪ Kurva mudah diedit secara manual.
▪ Kurva biasanya langsung disertai outline. outline tersebut dapat dibuat transparan.
▪ Kurva dapat diperoleh dengan membuatnya dengan curve tools (bezier, freehand, dsb).
▪ Kurva juga dapat diperoleh sebagai konversi dari primitives, teks, dan effects.
▪ Kurva dapat dikonversi menjadi obyek bitmap sehingga tidak dapat diedit lagi.

Latihan
1. Buatlah sebuah objek berbentuk rectangle lalu beri fill dan outline.
2. Duplikasi rectangle tadi dengan tombol [+] pada numeric pad keyboard.
3. Nudge atau geser salah satunya sehingga letak kedua rectangle berdampingan.
4. Pilih rectangle yang kanan dengan pick tool, lalu tekan Ctrl+Q.

Jika berhasil, meskipun tampaknya tetap serupa, minimal ada dua perbedaan yang dapat anda
perhatikan.
Pertama, jika anda tunjuk dengan pick tool, masing- masing object menunjukkan property bar yang
berbeda satu sama lainnya. Ini adalah sebagai akibat bahwa pada saat menekan Ctrl+Q, kita merubah
salah satu rectangle menjadi curve. Jadi mengingat bahwa isi dari property bar tergantung jenis obyek,
dan pick tool dapat kita anggap bersifat netral, maka jelas property bar akan menampilkan isi yang
berbeda jika anda memilih sebuah rectangle dibanding bila anda memilih sebuah curve, yang sudah
tentu memiliki Property Bar sendiri.

Hal kedua yang dapat kita amati adalah


seperti ditunjukkan oleh gambar.
Tampak bahwa memindahkan control points
pada sebuah curve (meskipun merupakan
hasil konversi dari rectangle), menghasilkan
bentuk yang berbeda dengan jika anda
melakukan hal yang sama terhadap
rectangle.

TIPS :
Untuk membuat sudut lengkung pada
Rectangle cukup seleksi rectangle lalu tekan
F10. Kemudian geser salah satu sudutnya
sampai bentuk sudut yang diinginkan
terpenuhi.

TekanCtrl+Quntukmerubahobjekdasar/basicshape&teksmenjadiCurveagarmuda
h diedit bentuknya.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 30
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Open Curve

Open Curve atau kurva terbuka tidak dapat berisi warna karena hanya terdiri dari oultine atau garis
atau juga segmen.

Angka = Node / Simpul, Huruf = Segmen

Node
Berikutnya, kita akan membicarakan tentang node. Perlu
diketahui bahwa ada tiga macam node: Cusp, Smooth,
dan Symmetrical.

Cusp adalah satu- satunya jenis node yang dapat


membentuk sudut tajam. Pada contoh tampak node
dengan jenis cusp, membentuk sudut antara segment line
dan curve.

Symmetrical adalah node tidak bersudut atau tumpul yang


mempunyai handle yang simetris atau sama panjang pada
kedua ujungnya.

Sedangkan Smooth mempunyai handle node yang tidak


sama panjang kedua ujungnya.

Menambah atau mengurangi node dapat dilakukan dengan klik icon atau pada property bar
Shape Tool atau double klik pada sebuah segmen.
Untuk contoh lihat gambar berikut :

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 31
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Closed Curve

Closed Curve atau kurva tertutup dapat berisi warna dan pembuatannya kurang lebih sama dengan
Open Curve. Lihat penjelasan berikut untuk :

Pembuatan Closed Curve dari Open Curve.

1 Klik icon
2
Extend Curve
to Close

Atau Join Two Nodes

Pembuatan Closed Curve langsung.

2
1

Membuka Close Curve


Close Curve atau kurva terutup dapat dibuka sehingga menjadi Open Curve. Icon yang digunakan

adalah Break Curve .

LATIHAN
Buatlah gambar seperti di bawah ini (kurva tertutup).

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 32
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Pengolahan Objek Tingkat Lanjut


Selain mempunyai kemampuan menggambar, CorelDRAW juga dibekali dengan kemampuan
pengolahan objek tingkat lanjut. Seperti :

Blend

Pengertian BLEND adalah pencampuran 2 bentuk objek sehingga membentuk objek baru yang
ditentukan oleh langkah atau step.

Berikut ini langkah-langkah untuk membuat objek dengan efek Blend.


1. Buat 2 buah objek dengan bentuk yang berbeda.

2. Seleksi kedua objek tersebut lalu klik icon Interactive Blend Tool di tool box.
Ingat, penekanan icon ini akan mengaktifkan Property Bar dari tool yang bersangkutan.

3. Keterangan dari masing-masing parameter :


Menentukan jenis-jenis blend.

Menentukan apakah hasil blend berdasarkan jumlah step atau jarak


per objek.
Menentukan jumlah step dan jarak objek antar blend (dengan satuan
unit).
Menentukan arah blend.

Menentukan akselerasi objek yang diblend.

Opsi blend tambahan seperti memecah blend dari objek induk.

Menghapus efek blend pada suatu kumpulan objek.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 33
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Berikut ini cara membuat blend yang mengikuti alur sebuah curve / path :

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 34
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Contour

CONTOUR digunakan jika kita ingin membuat objek beranak pinak dengan dimensi atau ukuran yang
lebih kecil atau lebih besar dari aslinya namun masih dengan bentuk yang sama seperti induknya.

Berikut ini langkah-langkah untuk membuat objek dengan efek Contour.


1. Buat sebuah objek

2. Seleksi objek tersebut lalu klik icon Interactive Contour Tool . Ingat, penekanan icon
ini akan mengaktifkan Property Bar dari tool yang bersangkutan.

3. Keterangan dari masing-masing parameter lihat contoh kasus di bawah..

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 35
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Envelope

ENVELOPE bermafaat untuk membuat bentuk objek seperti terbungkus oleh sesuatu.

Contoh kasus aplikasi Envelope sederhana pada sebuah objek (gambar-gambar efek Envelope di

bawah menggunakan Interactive Envelope Tool ):

Envelope Straight
Line Mode

Kombinasikan
dengan penekanan
tombol Ctrl, Alt,
Shift atau
Ctrl+Shift untuk
hasil yang
bervariatif.

Envelope Single
Arc Mode

Kombinasikan
dengan penekanan
tombol Ctrl, Alt,
Shift atau
Ctrl+Shift untuk
hasil yang
bervariatif.

Envelope Double
Arc Mode

Kombinasikan
dengan penekanan
tombol Ctrl, Alt,
Shift atau
Ctrl+Shift untuk
hasil yang

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 36
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

bervariatif.

Envelope
Uncontrained Mode

Contoh lainnya :

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 37
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Extrude

EXTRUDE merupakan penerapan bentuk 3 dimensi (3D) sebenarnya dari sebuah objek 2 dimensi,
berbeda dengan ENVELOPE. Karena dalam Extrude ada penambahan titik kordinat Z selain X dan Y.

Buatlah sebuah objek lalu klik icon Interactive Extrude Tool yang akan memunculkan property
bar-nya. Tentukan jenis extrude melalui Preset, lalu masukkan ketebalan objek yang terekstrude.
Geser slider Extrude sampai menuju bentuk 3D yang diinginkan. Lihat gambar – gambar di bawah ini.

Icon-icon yang menentukan bentuk 3D ialah :

Extrusion Type & Extrusion Depth, menentukan jenis extrusi dan


tingkat ketebalan extrusi.
VP (Vanishing Point), apakah diambil dari objeknya saja, berbagi
vanishing Point dengan objek Extruded lain atau dari halaman.
Extrude Rotation, memutar objek yang sudah terekstrude. Bermanfaat
jika ingin menampilkan objek dari angle / sudut pandang yang berbeda.
Color, menampilkan warna pada objek terekstrude apakah
menggunakan warna bayangan atau ada warna lain yang dimasukkan.
Bevel, menampilkan bevel atau semacam list yang bersifat artistik di
sepanjang garis outline.
Lighting, pencahayaan yang akan diterapkan ke objek yang
terekstrude agar lebih realistik.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 38
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Satu lagi fasilitas di CorelDRAW untuk membuat efek 3D sederhana namun terkesan elegan adalah
membuat angle perspektif dengan cara klik pada objek yang bersangkutan lalu klik menu pull down
Effects - > Add Perspective.

Bevel

Masih dalam pembahasan ‘3D look’, BEVEL digunakan untuk mencapai kesan tombol atau timbul
(emboss) pada suatu objek. Cara mengaksesnya adalah dengan klik pada sebuah objek lalu masuk ke
menu pulldown Effects - > Bevel sehingga akan memunculkan menu BEVEL berbentuk docker.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 39
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Lens

LENS adalah pengolahan special effect pada objek sehingga menghasilkan efek optik tertentu. Biasanya
efek-efek yang dihasilkan sangat berguna untuk membuat objek baru atau bahkan juga logo. Cara
mengaksesnya adalah dengan masuk ke menu pulldown Effects - > Lens sehingga akan memunculkan
menu LENS berbentuk docker.

Berikut ini beberapa contoh aplikasi penggunaan efek Lens pada sebuah artwork :

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 40
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 41
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Gambar kiri adalah gambar aslinya, sedangkan yang kanan


adalah gambar ayam yang di’heat map’.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 42
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 43
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

PERHATIAN!
Hasil gambar di atas hanyalah sekedar contoh saja. Tiap kasus pasti menghasilkan efek yang berbeda
pula. Usahakan sering-sering latihan untuk menguasai efek Lens ini. Karena tidak semua bentuk objek
dapat di-Lens.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 44
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

PowerClip

POWER CLIP bermanfaat untuk memasukkan objek baik itu vektor atau bitmap ke dalam sebuah objek
lain atau disebut container. Hasilnya adalah objek di dalam objek.

Cara menggunakannya :
1. Sebelumnya harus ada 2 buah objek, objek pertama adalah objek isi (content) lalu objek yang
kedua adalah objek penampung (container).
2. Klik objek yang akan dijadikan isi (content).
3. Lalu klik menu pulldown Effects -> PowerClip -> Place Inside Container…
4. Lalu pilih menggunakan kursor panah besar objek penampung (container) yang akan
menampung objek isi tersebut.

Seperti terlihat di gambar berikut ini :

Objek texture = content,


Objek Text (harus diconvert terlebih dahulu menjadi kurva) = container.

Objek texture masuk ke dalam objek text.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 45
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Objek Raster Di CorelDRAW


CorelDRAW memang ditujukan untuk membuat dan mengolah gambar berbasiskan vektor. Namun tidak
tertutup kemungkinan untuk mengolah gambar raster atau bitmap. Jika ada satu artwork yang
membutuhkan gambar raster maka CorelDRAW sanggup mengolahnya di dalam interface atau antar
muka program CorelDRAW itu sendiri tanpa bantuan software/program pengolah khusus foto seperti
Adobe Photoshop atau Corel PHOTOPAINT. Tentu saja dengan kemampuan yang terbatas untuk
mengolahnya, tidak bisa melakukan hal-hal rumit seperti penerapan special effect pada foto.

Jika ingin serius dalam mengolah foto apalagi dengan penambahan special effect disarankan
menggunakan software terpisah seperti yang telah disebut di atas. Jika terpaksa dikerjakan di
CorelDRAW maka hasilnya akan kurang optimal.

Selain kemampuan membuat gambar vektor, CorelDRAW juga mampu membuat dan menghasilkan
gambar raster/bitmap seperti untuk keperluan web, animasi, wallpaper dan lain-lain.

Import File Bitmap/Raster

Lalu apa yang akan kita lakukan jika dalam suatu proyek dibutuhkan gabungan antara grafik vektor dan
bitmap (raster). Pada CorelDRAW hal ini bukan masalah. Kita dapat membuat grafik vektor pada
CorelDRAW lalu mengimport atau mengambil file grafik bitmap agar disatukan dalam suatu kesatuan
artwork.

Sebelum mengimpor file bitmap Setelah mengimpor file bitmap

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 46
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Berikut ini cara menyatukan gambar raster/bitmap ke dalam artwork berbasikan vektor di CorelDRAW :
1. Buka dokumen baru atau dokumen CorelDRAW yang sudah ada.

2. Klik icon Import.. atau tekan Ctrl+I.

3. Kotak dialog Import File terbuka. Pilih file raster/bitmap yang ingin kita masukkan ke dalam
dokumen kita.
4. Tentukan lokasi penempatan objek raster/bitmap tersebut pada artwok kita lalu klik.
5. Objek raster/bitmap sudah menyatu pada dokumen kita.
6. Objek raster akan berada pada urutan teratas. Gunakan context menu (klik kanan) Order lalu
pilih Back One (Ctrl+PgDn).
7. Jika ingin mengedit gambar raster tersebut dapat menggunakan menu pull down Bitmap.

Satu hal yang harus diingat adalah semakin banyak dan besar objek raster yang kita import maka
akan semakin besar ukuran file kerja kita. Ini berpengaruh langsung pada kecepatan komputer.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 47
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Export File Bitmap/Raster

Seperti telah disebutkan di atas, selain dapat menghasilkan file vektor, CorelDRAW juga dapat
menghasilkan file bitmap atau format vektor lain untuk beberapa keperluan. Cara ini disebut dengan
Export, artinya kita menghasilkan file gambar selain berformat standar CorelDRAW (.cdr).

Berikut cara mengekspor gambar ke format lain :


1. Seperti biasa, artwork atau gambar yang kita buat di CorelDRAW harus sudah terbuka.
2. Klik menu pull down File -> Export.
3. Kotak dialog Export akan terbuka.
4. Silahkan pilih format file yang diinginkan. Lalu klik Ok.
5. Jika kita akan menyimpan ke dalam bentuk bitmap maka akan ada lagi kotak dialog, yaitu
Convert To Bitmap.

6. Lalu klik Ok untuk mengekspor artwork.

Kenapa Gambar Harus Diexport?

Karena :

▪ Jika kita ingin mengirimkan gambar ke orang lain yang tidak mempunyai program CorelDRAW
di komputernya, orang tersebut nasih dapat melihat gambar kita.
Misalnya, mengirim surat lamaran beserta CD portfolio dalam bentuk file Jpeg.
▪ Jika kita ingin membuat gambar yang akan dimuat ke dalam situs web.
Situs web mengharamkan penampilan format gambar selain format Jpeg, GIF, PNG dan SVG.
▪ Memasukkan gambar kita ke dalam program lain agar dapat mudah dibaca dan dipakai.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 48
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Menu Dockers
At last but not least, menu Dockers. Menu yang secara default berada pada sisi kanan interface
program CorelDRAW, berdampingan dengan Color Palette.

Cara mengakses menu Dockers dengan klik Contoh menu Dockers yang terbagi dari
Window -> Dockers. beberapa tab.
Lalu pilih menu yang akan di-docking.

Fungsi parameter yang berada pada Dockers tidak berbeda dengan menu di Property Bar, hanya ada
beberapa perbedaan dalam cara penanganan objek. Karena keduanya memang berisi beberapa
parameter yang digunakan untuk pengolahan suatu objek namun dengan cara yang berbeda.

Lihat gambar berikut :

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 49
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Gambar di atas adalah gambar Star dengan Property Bar-nya. Property


Bar berisi beberapa pengaturan / parameter setting untuk gambar Star
yang bersangkutan. Sedangkan gambar di samping adalah menu Docker
yang berisi Object Properties dari gambar Star.

Kesimpulan: Jadi suatu objek mempunyai settingan parameter


masing- masing di dua tempat:
● di Property Bar dan
● di Object Properties.

Menu-Menu Dockers

Berikut beberapa contoh penggunaan menu Dockers :


1. Rotasi Objek

Pada menu Dockers –


Transformation, klik icon
Rotate. Masukkan nilai Angle 12
deg. Lalu Klik Apply To
Duplicate beberapa kali sampai
gambar seperti di bawah
terbentuk.

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 50
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
tuk
2. Shaping / Membentuk Objek
m
engoplos
warna

Selain menu-menu Dockers, masih ada lagi


beberapa menu Dockers.

Berfungsi
un

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 51
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

Seperti sudah dijelaskan pada bab terdahulu,


menu Shaping terdiri dari beberapa fungsi
untuk membentuk objek baru :
▪ Weld mengelas/menyambung objek.
▪ Trim memotong mengikuti bentuk objek
pemotong.
▪ Intersect mendapatkan gambar
perpotongannya.
▪ Simplify gambar tumpukan teratas
memotong gambar di bawahnya.
▪ Front Minus Back
▪ Back Minus Front

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 52
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4

ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 53

Anda mungkin juga menyukai