Panduan Menggambar Vektor CorelDRAW X4
Panduan Menggambar Vektor CorelDRAW X4
Intro
CorelDRAW merupakan salah satu pengolah grafis dengan basis vektor, dimana unsur dasar yang
mendasarinya adalah garis. Keuntungan dari vektor ini adalah gambar akan mempunyai ukuran
kapasitas file yang relatif kecil apabila dibandingkan dengan pengolah grafis berbasis bitmap. Juga
tidak ada penurunan kualitas jika gambar diperbesar.
Namun demikian, versi X4 sudah menyertakan filter-filter efek pengolah bitmap dalam fungsi
tersendiri. Yang dapat dipakai untuk memanipulasi penataan objek dalam sebuah komposisi gambar
yang diinginkan. Apapun program grafik yang dipakai, semuanya terpulang pada kreatifitas dan
imajinasi pemakainya.
Sewaktu membuka program, inilah beberapa lokasi penting yang perlu diperhatikan :
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 1
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 2
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
TIPS
Klik pada satu sisi lalu klik pada sisi
lainnya. Hasil potongan dapat
langsung terlihat.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 3
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Bexier Tool dan Pen Tool.
▪ 3 Point Curve, membuat kurva
terbuka lengkung yang presisi.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 4
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
▪ Connector, untuk
membuat konektor antar
objek.
▪ Dimension, membuat
keterangan dimensi
objek.
PENTING!
Tool yang sering digunakan untuk
membuat sebuah bentuk objek baik itu
berupa kurva terbuka/tertutup adalah
Freehand, Bezier dan Pen.
TIPS
Untuk membuat bentuk sama sisi yang
presisi, tekan Ctrl. Untuk membuat
dari titik tengah tekan Ctrl+Shift.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 5
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
TIPS
Untuk membuat bentuk sama sisi yang
presisi, tekan Ctrl. Untuk membuat
dari titik tengah tekan Ctrl+Shift.
TIPS
Untuk membuat bentuk sama sisi yang
presisi, tekan Ctrl. Untuk membuat
dari titik tengah tekan Ctrl+Shift.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 6
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 7
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
INFO
Sebuah outline dapat memiliki
ketebalan setebal rambut (Hairline),
½ point, 1 point, 2 point dan
seterusnya atau juga tidak memiliki
ketebalan alias tanpa outline.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 8
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
PENTING:
Selalu gunakan warna CMYK jika
hasil gambar akan dicetak atau
dikirim ke percetakan.
Penggunaan mode warna RGB
hanya untuk menampilkan gambar
di display monitor saja.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 9
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
INFO
Tool Mesh Fill bermanfaat juga
untuk pembuatan gambar
berkualitas foto (Photorealistic).
Seperti telah disebutkan di atas, masing-masing tool pada CorelDRAW mempunyai properti atau atribut
tersendiri yang bermanfaat untuk pengaturan lebih lanjut oleh user. Atribut / property tersebut berada
di Property Bar yang letak defaultnya ada di atas.
Berikut ini beberapa Property Bar berdasarkan tool yang dipakai dan sangat bermanfaat untuk
pemakaian sehari-hari :
Berguna untuk merubah atribut halaman kerja, mulai dari ukuran halaman, orientasi, unit dan lain-lain.
PropertyBarShapeTool
Biasa dipakai jika kita mengedit sebuah kurva, garis, outline atau sebuah shape/bentuk.
Sangat bermanfaat untuk mentransform (merubah orientasi objek) secara cepat, mulai dari
menggeser, memutar, merefleksi, memperbesar/kecil, memiringkan sebuah objek.
Untuk proses transformasi suatu objek secara cepat disarankan menggunakan property bar Free
Transform Tool ini.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 10
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
PropertyBarZoom&HandTool
Bermanfaat untuk memperbesar / memperkecil pandangan area kerja atau objek yang terseleksi.
Berguna untuk mengatur settingan ketebalan, kelembutan dan gaya dari media lukis kita seperti
kuas, alat semprot (spray), kaligrafi dan airbrush (Pressure).
PropertyBarEllipseTool
Ini juga merupakan salah satu keunggulan CorelDRAW dalam pembuatan objek lingkaran dengan gaya
berbeda dengan mudah seperti lingkaran utuh, berbentuk pie dan juga lingkaran putus.
Property Bar Polygon, Star, Complex Star, Graph Paper & Spiral Tool
Property bar yang mengatur semua settingan untuk objek berbentuk polygon, star, complex star,
graph paper & spiral.
Property bar yang mengatur atribut-atribut teks seperti jenis, style dan ukuran font atau juga
perataan paragraf.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 11
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Latihan 1
Membuat Objek-Objek
Sederhana
2. Buatlah beberapa garis sederhana dengan ketebalan dan style garis yang
berbeda menggunakan Freehand, Bezier dan Pen Tool.
3. Buatlah objek Rectangle, Elipse, Star, Complex Star, Polygon dan Spiral tanpa & menggunakan
kombinasi tombol Ctrl dan Ctrl+Shift.
4. Berilah warna objek-objek pada soal no. 3 dengan Uniform Fill (warna solid/blok) dan
Fountain Fill (gradasi).
5. Mini Project.
Buatlah sebuah objek Rectangle & teks yang terdiri dari teks dan pragraf seperti contoh berikut
:
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 12
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Menggambar
Mempersiapkan Area Kerja Bentuk
Sebelum berkreasi, ada baiknya mengatur dulu ukuran halaman atau dokumen baru. Halaman adalah
area tempat objek yang akan dicetak juga tempat kita menggambar sedangkan area di sekeliling
halaman kita boleh menempatkan corat-coret objek. Lihat gambar di atas untuk acuan.
Membuat Objek
Setiap objek yang dibuat akan terdiri dari area isi (fill) dan garis luar (outline). Dalam kondisi default
objek terdiri dari isi warna transparan dan garis luar warna hitam. Dalam pembuatan objek ini berlaku
fungsi-fungsi mouse (klik, drag & drop) serta kombinasi antara fungsi mouse dengan tombol Ctrl, Alt
dan Shift.
▪ Untuk membuat objek yang presisi sama sisi tekan Ctrl ketika drag. (berlaku untuk Rectangle,
Ellipse, Star, Complex Star, Spiral & Polygon).
▪ Untuk membuat objek dari titik tengah, tekan Shift ketika membuat objek.
▪ Jika telah selesai membuat sebuah Rectangle, Ellipse, Star, Complex Star, Spiral & Polygon, cobalah
bereksperimen dengan Shape Tool (F10) untuk mendapatkan bentuk lain yang lebih variatif.
PENTING!
Untuk mendapatkan bentuk objek yang diinginkan, ketika membuat objek
menggunakantoolbarjanganlupauntukmengaturmasing-
masingsettinganlewatPropertyBardari masing-masingtool barseperti yang sudah
dijelaskan pada bab sebelumnya.
▪ Kotak
▪ Lingkaran
o Klik ikon Ellipse tool .
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 13
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
▪ Polygon
o Klik ikon Polygon tool .
o Klik lalu tahan – geser – lepaskan (pada area
canvas)
▪ Spiral
o Klik dan tahan ikon Polygon tool sampai muncul
Spiral .
▪ Basic Shape
o Klik ikon Basic Shape .
o Klik lalu tahan – geser – lepaskan (pada area
canvas)
▪ Kurva
o Klik ikon Freehand, Bezier atau Pen.
o Klik beberapa kali pada area kerja. Khusus
Pen klik dua kali untuk mengakhiri kurva.
o Klik pada awal kurva dibuat jika ingin
menutup kurva (membuat kurva tertutup).
Untuk dapat merubah kurva ke bentuk yang kita inginkan, jangan lupakan Property Bar dari Shape
Tool!
Berikut penjelasannya :
● Make Node Symmetrical: kotak kanan ditarik kotak kiri ikut bergerak secara
simetrik. Atau juga bisa membuat node bersudut tumpul.
● Make Node Smooth: kotak kanan ditarik kotak kiri tidak ikut bergerak, tapi jika
kotak kanan ditarik ke atas dan kebawah kotak kiri ikut bergerak, begitu juga sebaliknya.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 14
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
● Convert Line to Curve: merubah garis kedalam bentuk kurva sehingga garisnya
bisa diubah/edit menggunakan Shape Tool .
● Add Node / Delete Node: Menambah Simpul baru atau menghapus Simpul.
Berikut ini adalah contoh penerapan pembuatan objek yang melibatkan peran Property Bar
Shape Tool.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 15
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Mentransformasi Objek
Setelah belajar bagaimana caranya membuat objek (menggambar) maka tahap selanjutnya adalah
bagaimana objek-objek yang telah kita gambar tersebut ditransformasikan. Seperti digeser,
diperbesar- perkecil bentuknya, diputar (rotasi), dimiringkan dan direfleksikan (efek cermin).
▪ Menggeser Objek
o Klik Pick Tool sampai muncul 8 kotak
hitam kecil di sekeliling objek.
o Pilih objek yang ingin digeser.
o Lalu drag ke posisi yag diinginkan.
o Bila menginginkan posisi baru yang
sejajar dengan yang lama, tahan Ctrl
ketika drag.
TIPS :
o Bila ingin menduplikasi objek ketika
Jika ingin menduplikasi objek dengan nilai step
menggeser, klik kanan selesai drag.
tertentu, tekan Ctrl+D lalu masukkan nilai
pergeserannya.
Misalnya, ingin menduplikasi objek setiap 5 mm.
▪ Memutar Objek
o Pilih objek yang ingin putar.
o Klik sekali lagi sehingga 8 kotak hitam
berubah menjadi gambar panah berputar.
o Drag sampai posisi putaran yang diinginkan
terpenuhi.
o Bila ingin menduplikasi objek ketika
memutarnya, klik kanan selesai drag. TIPS :
Jika ingin memutar objek dapat juga dengan
▪ Memiringkan Objek
o Pilih objek yang ingin miringkan.
o Klik sekali lagi sehingga 8 kotak
hitam berubah menjadi gambar
panah berputar.
o Drag pada panah
horizontal/vertical. Tool Free Transform dapat juga digunakan
untuk memiringkan objek. Tekan Ctrl agar
miring sejajar horizontal/vetikal.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 16
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
▪ Merefleksikan Objek
o Pilih objek yang ingin dicerminkan.
o Klik icon .
TIPS :
Jika ingin merefleksikan objek dapat juga
dengan menggunakan tool Free Transform Tool
Pengertian proritas objek di sini adalah objek mana yang akan muncul paling atas atau bawah jika
terjadi penumpukan beberapa objek. Jika kita membuat banyak objek maka objek yang pertama kali
dibuat akan berada pada tumpukan terbawah/terakhir sedangkan objek yang terakhir dibuat akan
berada pada tumpukan teratas. Jika kita menginginkan objek yang kita buat muncul paling atas atau
paling bawah atau mungkin bergeser satu tingkatan maka diberlakukan Stacking Order/urutan objek.
Namun jika kita tersesat dalam ribuan objek yang saling bertumpuk satu sama lain maka cara mengatur
objek yang paling mudah adalah dengan menggunakan Layer. Layer dapat diakses lewat menu
Windows -> Dockers -> Object Manager. Berikut ini contoh Object Manager yang menghandle ratusan
objek. Objek-objek tersebut terbagi ke dalam beberapa layer untuk memudahkan [Link]
dapat fokus ke suatu layer sehingga objek-objek di dalamnya tidak mengganggu objek-objek di layer
yang lain.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 17
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Tujuannya :
1. Agar tidak mengganggu objek lainnya
ketika sedang diedit.
2. Bekerja lebih fokus hanya pada objek
yang diedit.
3. Semua objek lebih teratur dan terorganisir.
4. Design terlihat lebih profesional.
Perataan Objek
Masih dalam pembahasan manajemen atau pengaturan objek, kali ini kita akan mengatur perataan
objek agar terlihat rapi. Perataan atau alignment biasanya terjadi jika kita menggunakan satu objek
sebagai tolok ukur perataan objek-objek lainnya.
Perataan objek terdiri dari Rata Kanan (R), Kiri (L), Tengah (C), Atas (T) dan Bawah (B).
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 18
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Sering kita menghendaki objek-objek yang sudah ada ingin dibentuk ulang sehingga menghasilkan objek
baru namun dengan bentuk yang kurang lebih sama alias tidak jauh berbeda dengan aslinya. Di
CorelDRAW kita dapat membentuk ulang objek-objek yang sudah ada dengan cara :
▪ Membuat objek baru berdasarkan outline gabungan dari kedua buah objek.
Selain dengan cara di atas, pengaturan objek yang biasa dilakukan adalah dengan mengelompokkan
objek atau Groupping. Caranya, pilih/seleksi beberapa objek lalu tekan Ctrl+G. Pengelompokkan
berguna untuk memudahkan pengeditan secara serentak ke beberapa buah objek gambar. Jika ingin
menguraikan objek yang digroup cukup tekan Ctrl+U pada objek yang tergroup tersebut.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 19
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Suatu artwork yang hebat merupakan sebuah hasil proses yang panjang. Meliputi proses kreatif mulai
dari pencarian ide, sketsa, sampai final artwork. Selain tool-tool atau alat-alat yang sudah disebutkan
di atas, masih ada lagi beberapa alat bantu menggambar di CorelDRAW.
Mereka adalah :
▪ Ruler
Satuan Ruler atau penggaris dapat kita tentukan lewat Property Bar Pick Tool. Centimeter,
milimeter, meter, pixel, point dan lain-lain.
Cara menampilkannya/menyembunyikannya cukup masuk ke View -> Ruler.
▪ Grid
Bermanfaat agar objek-objek di area kerja kita lebih teratur. Teruatama untuk Alignment atau
perataan. Cara menampilkannya/menyembunyikannya cukup masuk ke View -> Grid.
▪ Guidelines
Tool yang sangat vital karena dengan guideline semua objek dapat diatur menurut garis pandu
yang telah kita tentukan sebelumnya. Cara membuatnya cukup drag Ruler/penggaris ke area
kerja kita. Menampilkannya/menyembunyikannya cukup masuk ke View -> Guidlines.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 20
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Latihan 2
Membuat Objek-Objek
Sederhana
ToolyangdigunakanadalahRectangleTool(F6) danTextTool(F8)
o Gunakan Shape Tool lalu klik salah satu titik lalu klik icon Convert Line To Curve
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 21
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 22
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 23
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Mewarnai Bentuk
Setelah kita berkenalan dengan tool-tool di CorelDRAW dan telah mempelajari bagaimana caranya
menggambar di CorelDRAW, sekarang kita akan mempelajari bagaimana caranya mewarnai objek-objek
yang telah kita buat.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 24
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Ada berbagai macam cara mewarnai objek di CorelDRAW namun ada 2 cara yang termudah yaitu :
Cukup klik objek yang akan diberi warna kemudian klik salah satu warna
yang dikehendaki di Color Docker. Contoh Color Docker lihat gambar di
samping. Default warna yang tersedia adalah warna CMYK. Namun kita
masih dapat memilih skema warna yang lain seperti RGB, PANTONE dan
lain lain.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 25
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Cara termudah untuk menghapus warna pada suatu objek, baik itu warna solid atau gradasi adalah
dengan klik pada icon yang terdapat pada Color Docker. Sedangkan untuk menghapus warna outline
cukup klik kanan pada icon tadi.
Warna gradasi adalah transisi dari suatu warna ke warna yang lain. Gradasi juga dapat memberikan
sensasi tersendiri pada objek yang diwarnai karena dapat menimbulkan kesan dimensi atau adanya
ruang yang terdapat pada suatu objek.
A. Berikut ini langkah-langkah mewarnai objek dengan warna gradasi menggunakan kotak dialog
Fountain Fill.
3. Masih dalam keadaan terseleksi, teks MULTIMEDIA kita jadikan Curve.. Tekan Ctrl+Q.
Beri warna fill dan outline dengan Black 100 % (C=0, M=0, Y=0, K=100).
4. Tekan F11 sehingga terbuka kotak dialog Fountain Fill (lihat gambar halaman sebelumnya).
Pilih type : Linear, angle = 900, Edge Pad = 0 lalu buat skema warna pada Color Blend =
Custom seperti ini…
Untuk menambah warna-warna baru di antara kotak hitam dan putih cukuk double klik di antara kedua
kotak tersebut. Masing-masing segitiga mengandung satu warna.
6. Jika suatu objek sudah pernah diisi warna gradasi lalu ingin diedit kembali gradasinya, cukup
dengan klik icon Interactive Fill Tool di tool bar lalu pilih Linear. Kemudia kursor mouse
akan berubah menjadi slider bertanda panah tempat kita mengatur setting warna gradasi. Di
property bar-nya pun ada parameter yang dapat kita isi, mirip dengan parameter yang ada di
kotak dialog Fountain Fill.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 26
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Linear Radial
Conical Square
2. Klik icon Interactive Fill Tool . Property Bar yang bersangkutan akan muncul (lihat
gambar paling atas halaman ini).
4. Slider gradasi akan muncul. Jika slider ini muncul berarti kita bebas
menentukan bentuk dan arah gradasi sesuai keinginan kita.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 27
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
6. Drag kotak warna pada slider ke mana saja sesuai keinginan kita.
7. Double klik di titik-titik sepanjang slider gradasi. Titik-titik inilah yang akan berisi warna
baru selain warna yang sudah kita tentukan sebelumnya (merah & hijau). Sehingga objek
tersebut nantinya akan berisi lebih dari 2 warna gradasi.
8. Slider gradasi dan titik-titik warna masih dapat digeser atau dipindah.
Selain mewarnai gradasi dengan cara di atas, masih ada lagi cara membuat gradasi yang jauh lebih
canggih dan fleksibel yaitu menggunakan teknik Mesh. Fasilitas ini bermanfaat jika kita ingin membuat
gradasi pada area tertentu saja sehingga gambar dapat seperti foto sungguhan.
Area tertentu tersebut adalah point-point dan segment atau titik dan segmen dimana masing-masing
titik dan segmen dapat ditentukan kandungan warnanya.
3. Objek akan berisi titik-titik yang mana satu titik tersebut dapat diisi warna. Sesuaikan handle
dan posisi titiknya seperti kita mengedit sebuah kurva.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 28
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 29
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Pembuatan objek yang sesuai dengan keinginan sang designer dapat dimungkinkan dengan pembuatan
kurva (Curve). Baik itu kurva terbuka atau pun kurva tertutup. Yang paling mendasar adalah obyek
yang berjenis curve.
▪ Kurva mudah diedit secara manual.
▪ Kurva biasanya langsung disertai outline. outline tersebut dapat dibuat transparan.
▪ Kurva dapat diperoleh dengan membuatnya dengan curve tools (bezier, freehand, dsb).
▪ Kurva juga dapat diperoleh sebagai konversi dari primitives, teks, dan effects.
▪ Kurva dapat dikonversi menjadi obyek bitmap sehingga tidak dapat diedit lagi.
Latihan
1. Buatlah sebuah objek berbentuk rectangle lalu beri fill dan outline.
2. Duplikasi rectangle tadi dengan tombol [+] pada numeric pad keyboard.
3. Nudge atau geser salah satunya sehingga letak kedua rectangle berdampingan.
4. Pilih rectangle yang kanan dengan pick tool, lalu tekan Ctrl+Q.
Jika berhasil, meskipun tampaknya tetap serupa, minimal ada dua perbedaan yang dapat anda
perhatikan.
Pertama, jika anda tunjuk dengan pick tool, masing- masing object menunjukkan property bar yang
berbeda satu sama lainnya. Ini adalah sebagai akibat bahwa pada saat menekan Ctrl+Q, kita merubah
salah satu rectangle menjadi curve. Jadi mengingat bahwa isi dari property bar tergantung jenis obyek,
dan pick tool dapat kita anggap bersifat netral, maka jelas property bar akan menampilkan isi yang
berbeda jika anda memilih sebuah rectangle dibanding bila anda memilih sebuah curve, yang sudah
tentu memiliki Property Bar sendiri.
TIPS :
Untuk membuat sudut lengkung pada
Rectangle cukup seleksi rectangle lalu tekan
F10. Kemudian geser salah satu sudutnya
sampai bentuk sudut yang diinginkan
terpenuhi.
TekanCtrl+Quntukmerubahobjekdasar/basicshape&teksmenjadiCurveagarmuda
h diedit bentuknya.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 30
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Open Curve
Open Curve atau kurva terbuka tidak dapat berisi warna karena hanya terdiri dari oultine atau garis
atau juga segmen.
Node
Berikutnya, kita akan membicarakan tentang node. Perlu
diketahui bahwa ada tiga macam node: Cusp, Smooth,
dan Symmetrical.
Menambah atau mengurangi node dapat dilakukan dengan klik icon atau pada property bar
Shape Tool atau double klik pada sebuah segmen.
Untuk contoh lihat gambar berikut :
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 31
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Closed Curve
Closed Curve atau kurva tertutup dapat berisi warna dan pembuatannya kurang lebih sama dengan
Open Curve. Lihat penjelasan berikut untuk :
1 Klik icon
2
Extend Curve
to Close
2
1
LATIHAN
Buatlah gambar seperti di bawah ini (kurva tertutup).
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 32
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Blend
Pengertian BLEND adalah pencampuran 2 bentuk objek sehingga membentuk objek baru yang
ditentukan oleh langkah atau step.
2. Seleksi kedua objek tersebut lalu klik icon Interactive Blend Tool di tool box.
Ingat, penekanan icon ini akan mengaktifkan Property Bar dari tool yang bersangkutan.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 33
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Berikut ini cara membuat blend yang mengikuti alur sebuah curve / path :
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 34
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Contour
CONTOUR digunakan jika kita ingin membuat objek beranak pinak dengan dimensi atau ukuran yang
lebih kecil atau lebih besar dari aslinya namun masih dengan bentuk yang sama seperti induknya.
2. Seleksi objek tersebut lalu klik icon Interactive Contour Tool . Ingat, penekanan icon
ini akan mengaktifkan Property Bar dari tool yang bersangkutan.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 35
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Envelope
ENVELOPE bermafaat untuk membuat bentuk objek seperti terbungkus oleh sesuatu.
Contoh kasus aplikasi Envelope sederhana pada sebuah objek (gambar-gambar efek Envelope di
Envelope Straight
Line Mode
Kombinasikan
dengan penekanan
tombol Ctrl, Alt,
Shift atau
Ctrl+Shift untuk
hasil yang
bervariatif.
Envelope Single
Arc Mode
Kombinasikan
dengan penekanan
tombol Ctrl, Alt,
Shift atau
Ctrl+Shift untuk
hasil yang
bervariatif.
Envelope Double
Arc Mode
Kombinasikan
dengan penekanan
tombol Ctrl, Alt,
Shift atau
Ctrl+Shift untuk
hasil yang
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 36
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
bervariatif.
Envelope
Uncontrained Mode
Contoh lainnya :
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 37
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Extrude
EXTRUDE merupakan penerapan bentuk 3 dimensi (3D) sebenarnya dari sebuah objek 2 dimensi,
berbeda dengan ENVELOPE. Karena dalam Extrude ada penambahan titik kordinat Z selain X dan Y.
Buatlah sebuah objek lalu klik icon Interactive Extrude Tool yang akan memunculkan property
bar-nya. Tentukan jenis extrude melalui Preset, lalu masukkan ketebalan objek yang terekstrude.
Geser slider Extrude sampai menuju bentuk 3D yang diinginkan. Lihat gambar – gambar di bawah ini.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 38
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Satu lagi fasilitas di CorelDRAW untuk membuat efek 3D sederhana namun terkesan elegan adalah
membuat angle perspektif dengan cara klik pada objek yang bersangkutan lalu klik menu pull down
Effects - > Add Perspective.
Bevel
Masih dalam pembahasan ‘3D look’, BEVEL digunakan untuk mencapai kesan tombol atau timbul
(emboss) pada suatu objek. Cara mengaksesnya adalah dengan klik pada sebuah objek lalu masuk ke
menu pulldown Effects - > Bevel sehingga akan memunculkan menu BEVEL berbentuk docker.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 39
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Lens
LENS adalah pengolahan special effect pada objek sehingga menghasilkan efek optik tertentu. Biasanya
efek-efek yang dihasilkan sangat berguna untuk membuat objek baru atau bahkan juga logo. Cara
mengaksesnya adalah dengan masuk ke menu pulldown Effects - > Lens sehingga akan memunculkan
menu LENS berbentuk docker.
Berikut ini beberapa contoh aplikasi penggunaan efek Lens pada sebuah artwork :
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 40
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 41
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 42
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 43
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
PERHATIAN!
Hasil gambar di atas hanyalah sekedar contoh saja. Tiap kasus pasti menghasilkan efek yang berbeda
pula. Usahakan sering-sering latihan untuk menguasai efek Lens ini. Karena tidak semua bentuk objek
dapat di-Lens.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 44
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
PowerClip
POWER CLIP bermanfaat untuk memasukkan objek baik itu vektor atau bitmap ke dalam sebuah objek
lain atau disebut container. Hasilnya adalah objek di dalam objek.
Cara menggunakannya :
1. Sebelumnya harus ada 2 buah objek, objek pertama adalah objek isi (content) lalu objek yang
kedua adalah objek penampung (container).
2. Klik objek yang akan dijadikan isi (content).
3. Lalu klik menu pulldown Effects -> PowerClip -> Place Inside Container…
4. Lalu pilih menggunakan kursor panah besar objek penampung (container) yang akan
menampung objek isi tersebut.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 45
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Jika ingin serius dalam mengolah foto apalagi dengan penambahan special effect disarankan
menggunakan software terpisah seperti yang telah disebut di atas. Jika terpaksa dikerjakan di
CorelDRAW maka hasilnya akan kurang optimal.
Selain kemampuan membuat gambar vektor, CorelDRAW juga mampu membuat dan menghasilkan
gambar raster/bitmap seperti untuk keperluan web, animasi, wallpaper dan lain-lain.
Lalu apa yang akan kita lakukan jika dalam suatu proyek dibutuhkan gabungan antara grafik vektor dan
bitmap (raster). Pada CorelDRAW hal ini bukan masalah. Kita dapat membuat grafik vektor pada
CorelDRAW lalu mengimport atau mengambil file grafik bitmap agar disatukan dalam suatu kesatuan
artwork.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 46
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Berikut ini cara menyatukan gambar raster/bitmap ke dalam artwork berbasikan vektor di CorelDRAW :
1. Buka dokumen baru atau dokumen CorelDRAW yang sudah ada.
3. Kotak dialog Import File terbuka. Pilih file raster/bitmap yang ingin kita masukkan ke dalam
dokumen kita.
4. Tentukan lokasi penempatan objek raster/bitmap tersebut pada artwok kita lalu klik.
5. Objek raster/bitmap sudah menyatu pada dokumen kita.
6. Objek raster akan berada pada urutan teratas. Gunakan context menu (klik kanan) Order lalu
pilih Back One (Ctrl+PgDn).
7. Jika ingin mengedit gambar raster tersebut dapat menggunakan menu pull down Bitmap.
Satu hal yang harus diingat adalah semakin banyak dan besar objek raster yang kita import maka
akan semakin besar ukuran file kerja kita. Ini berpengaruh langsung pada kecepatan komputer.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 47
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Seperti telah disebutkan di atas, selain dapat menghasilkan file vektor, CorelDRAW juga dapat
menghasilkan file bitmap atau format vektor lain untuk beberapa keperluan. Cara ini disebut dengan
Export, artinya kita menghasilkan file gambar selain berformat standar CorelDRAW (.cdr).
Karena :
▪ Jika kita ingin mengirimkan gambar ke orang lain yang tidak mempunyai program CorelDRAW
di komputernya, orang tersebut nasih dapat melihat gambar kita.
Misalnya, mengirim surat lamaran beserta CD portfolio dalam bentuk file Jpeg.
▪ Jika kita ingin membuat gambar yang akan dimuat ke dalam situs web.
Situs web mengharamkan penampilan format gambar selain format Jpeg, GIF, PNG dan SVG.
▪ Memasukkan gambar kita ke dalam program lain agar dapat mudah dibaca dan dipakai.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 48
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Menu Dockers
At last but not least, menu Dockers. Menu yang secara default berada pada sisi kanan interface
program CorelDRAW, berdampingan dengan Color Palette.
Cara mengakses menu Dockers dengan klik Contoh menu Dockers yang terbagi dari
Window -> Dockers. beberapa tab.
Lalu pilih menu yang akan di-docking.
Fungsi parameter yang berada pada Dockers tidak berbeda dengan menu di Property Bar, hanya ada
beberapa perbedaan dalam cara penanganan objek. Karena keduanya memang berisi beberapa
parameter yang digunakan untuk pengolahan suatu objek namun dengan cara yang berbeda.
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 49
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
Menu-Menu Dockers
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 50
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
tuk
2. Shaping / Membentuk Objek
m
engoplos
warna
Berfungsi
un
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 51
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 52
MenggambarGrafikVektorDenganCorelDRAWX4
ModulMultimedia-SMKNegeri1Bojongsari 53