0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan20 halaman

Modul Ajar Bahasa Indonesia SMP VII

Modul ini memberikan informasi umum tentang modul ajar kurikulum merdeka tentang jelajah Nusantara. Modul ini membahas tentang identitas modul, kompetensi awal, profil pelajar Pancasila, saran dan prasarana, target peserta didik, model pembelajaran, pokok materi, komponen inti, tujuan kegiatan pembelajaran, pemahaman bermakna, pertanyaan pemantik, siap-siap belajar, kegiatan pembelajaran, dan refleksi.

Diunggah oleh

andyhandayani62
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan20 halaman

Modul Ajar Bahasa Indonesia SMP VII

Modul ini memberikan informasi umum tentang modul ajar kurikulum merdeka tentang jelajah Nusantara. Modul ini membahas tentang identitas modul, kompetensi awal, profil pelajar Pancasila, saran dan prasarana, target peserta didik, model pembelajaran, pokok materi, komponen inti, tujuan kegiatan pembelajaran, pemahaman bermakna, pertanyaan pemantik, siap-siap belajar, kegiatan pembelajaran, dan refleksi.

Diunggah oleh

andyhandayani62
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA

JELAJAH NUSANTARA

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : AZIZAH TRILESTARI,[Link]
Jenjang Sekolah : SMP Negeri 1 Suradadi
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Fase / Kelas : D/7
Alokasi Waktu : 6 JP (Pertemuan Ke-1)
Tahun Penyusunan : 2022 - 2023
Elemen CP : Membaca dan Memirsa
Peserta didik mampu mengevaluasi informasi melalui
penilaian ketepatan gagasan, pikiran, arahan, pandangan, atau
pesan dari teks deskripsi, laporan, narasi, rekon, eksplanasi,
eksposisi dan diskusi, dari teks tulis, visual, audiovisual
dengan membandingkan informasi tersebut dengan
pengalaman dan pengetahuannya. Peserta didik juga mampu
menilai pemilihan diksi, kosakata, serta cara penyajian data
sesuai dengan tipe teks dan tujuan penulisan pada teks fiksi
dan informasional secara sederhana. Peserta didik menilai
elemen intrinsik seperti alur dan perubahan sikap tokoh dalam
teks fiksi. Peserta didik mulai mampu menggunakan sumber
informasi lain untuk menilai akurasi informasi pada teks yang
sesuai jenjangnya.
B. KOMPETENSI AWAL
 Menemukan informasi eksplisit pada teks deskripsi dan menyimpulkannya melalui
kegiatan menjawab pertanyaan dengan tepat.
 Mengidentifikasi gaya penulisan teks deskripsi di media sosial dengan menuliskan
kalimat ungkapan yang menyapa pembaca dengan baik.
 Mengembangkan pemahamannya terhadap kata-kata yang jarang muncul dengan
menemukan arti kata pada kamus secara mandiri dan tepat
C. PROFILPELAJAR PANCASILA
 Mandiri
 Bernalar kritis
 Kreatif.
D. SARANADAN PRASARANA
 Sumber Belajar Utama : Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan
Teknologi Republik Indonesia, 2021, Bahasa Indonesia, Buku Siswa SMP Kelas
VII, Penulis: Rakhma Subarna, Sofie Dewayani, C. Erni Setyowati.
 Sumber Belajar Pendukung : Wordpress Laman Badan Bahasa Kemendikbud,
KBBI, YouTube,
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan
memahami materi ajar.
 Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat,
mampu mencapai keterampilan berfikir aras tinggi (HOTS), dan memiliki
keterampilan memimpin
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka,
G. POKOK MATERI
 Mengakses Informasi dan Mengambil Simpulan dari Teks Deskripsi
 Mengenali Gaya Penulisan pada Teks Deskripsi di Media Sosial.
 Menjelajahi Arti Kata Menggunakan Kamus
KOMPNEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
 Peserta didik dapat menemukan informasi eksplisit pada teks deskripsi dan
menyimpulkannya melalui kegiatan menjawab pertanyaan dengan tepat.
 Peserta didik mengidentifikasi gaya penulisan teks deskripsi di media sosial
dengan menuliskan kalimat ungkapan yang menyapa pembaca dengan baik.
 Peserta didik mengembangkan pemahamannya terhadap kata-kata yang jarang
muncul dengan menemukan arti kata pada kamus secara mandiri dan tepat.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Meningkatkan kemampuan siswa tentang memahami, menyimpulkan informasi
dalam teks deskripsi, membandingkan unsur, ciri-ciri kalimat, serta mengenali
unsur kebahasaan dari teks deskripsi yang dibaca dan diperdengarkan kepadanya,
peserta didik mampu menyajikan deskripsi suatu benda secara lisan, tertulis, dan
audiovisual dengan efektif dan menarik
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Mengapa teks deskripsi penting bagi kita?
 Apa saja unsur teks deskripsi yang baik?
 Bagaimana menyajikan teks deskripsi yang baik?
D. SIAP-SIAP BELAJAR
Bapak dan Ibu Guru, peserta didik akan memahami pembelajarandengan lebih mudah
apabila mereka diajak untuk berpikir tentang temapembelajaran. Peserta didik dapat
mengaktifkan pengetahuan latarmereka dengan mencurahkan hal yang telah mereka
ketahui tentangtema pembelajaran. Gambar pada pembuka Bab I dapat digunakan
untukmemediasi diskusi dengan peserta didik. Gunakan tabel pada Buku Siswauntuk
mengeksplorasi pengetahuan mereka tentang benda-benda yangditampilkan pada
gambar dan benda-benda yang belum mereka ketahui.
Peserta didik juga dapat menambahkan pertanyaan tentang benda yangbelum
diketahui. Kegiatan curah gagasan ini dapat dilakukan secaraindividual. Namun
demikian, guru dapat melakukannya dalam diskusiklasikal untuk seluruh kelas.
Kegiatan klasikal ini membiasakan pesertadidik dengan aturan berdiskusi dan
menyampaikan pendapat. Selain itu,guru dapat memperagakan proses berpikir ketika
memirsa gambar kepadaseluruh peserta didik di kelas.
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Awal
a. Guru membuka kegiatan dengan aktifitas rutin kelas, sesuai kesepakatan kelas
( menyapa, berdoa, dan mengecekkehadiran ).
b. Kelas dilanjutkan dengan do’a dipimpin oleh salah seorang siswa.
c. Siswa diingatkan untuk selalu mengutamakan sikap disiplin setiap saat dan
manfaatnya bagi tercapai cita-cita
d. Menyanyikan lagu Garuda Pancasila atau lagu nasional lainnya. Guru memberikan
penguatan tentang pentingnya menanamkan semangat Nasionalisme.
e. Pembiasaan membaca/ menulis/ mendengarkan/ berbicaraselama 15-20 menit
materi non pelajaran seperti tokoh dunia, kesehatan, kebersihan,
makanan/minuman sehat ,cerita inspirasi dan motivasi.
f. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran..

Kegiatan Inti
Kegiatan 1:
Mengakses Informasi dan Mengambil Simpulan dari Teks Deskripsi.
Sebelum Membaca:
a. Peserta didik dapat diminta untuk duduk dalam kelompok sebelum mereka
membaca bacaan “Pantan Terong yang Instagramable” secara mandiri.
b. Guru dapat memperagakan teknik menganotasi. Guru membacakan nyaring
beberapa kalimat, lalu berhenti atau mengulang frasa yang belum dipahami. Guru
menunjukkan cara menandai frasa tersebut, kemudian mencatatnya.

Selama Membaca:
a. Guru berkeliling untuk menjawab pertanyaan peserta didik tentang kata atau frasa
yang belum dipahami.
b. Guru juga dapat menawarkan bantuan kepada peserta didik yang terlihat
mengalami kesulitan membaca.
Setelah Membaca:
a. Dalam kelompok, minta peserta didik menganalisis teks deskripsi “Pantan Terong
yang Instagramable” dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan mengakses
informasi (nomor 1 dan 2) dan membuat simpulan (nomor 3, 4, dan 5) dalam buku
peserta didik.
b. Kata-kata Instagramable, blog, adalah istilah media sosial yang saat ini tak asing
bagi peserta didik SMP. Namun, bukannya tak mungkin peserta didik belum
mengenal istilah tersebut karena terbatasnya aksesnya kepada jaringan internet.
Tanyakan kepada peserta didik siapa yang mengenal istilah sosial media tersebut,
dan minta mereka menjelaskan kepada teman sekelasnya.
Kegiatan Penutup
a. Menyimpulkan pembelajaran bahwa Dengan meminta siswa untuk
mengungkapkan pendapatnya terkait dengan materi pembelajaran yang telah
dilaksanakan.
b. Guru Bersama siswa menutup kegiatan dengan doa dan salam.

F. REFLEKSI
Kegiatan refleksi pada akhir Bab I ini bertujuan untuk:
a. Memetakan kemampuan peserta didik kelas tujuh di awal tahun ajaran sebagai
masukan bagi guru untuk merumuskan strategi pembelajaran yang sesuai dengan
kompetensi tiap peserta didik pada bab berikutnya dan
b. Menilai efektifitas strategi dan metode pembelajaran yang dipilih guru dan
merumuskan cara untuk menyempurnakannya pada bab berikutnya.

Kedua tujuan ini diperinci pada bagian berikut.


A. Memetakan Kemampuan Awal Peserta didik
1. Pada akhir Bab I ini, guru telah melakukan penilaian formatif untuk memetakan
peserta didik sesuai dengan kemampuan mereka dalam:
a. Mengembangkan pemahamannya terhadap kata-kata yang jarang muncul
dengan menemukan arti kata pada kamus secara mandiri dan tepat,
b. Menilai efektivitas informasi dengan berlatih menganalisis deskripsi teks dan
visual dalam pamflet dengan kritis,
c. Menganalisis ragam teks deskripsi lisan dengan membandingkan ciri-ciri
kalimat yang menjelaskan objek yang berbeda dengan baik, dan
d. Mmenulis teks deskripsi sederhana dengan berlatih menjelaskan benda
kesukaannya dengan baik, sesuai dengan konteks dan pembaca.
Informasi ini menjadi pemetaan awal untuk merumuskan strategi pembelajaran
pada bab berikutnya. Peserta didik yang belum memenuhi tujuan pembelajaran
perlu mendapatkan pendampingan khusus dalam
kegiatan pengayaan pada bab berikutnya.
2. Rumuskan kemampuan peserta didik tersebut dalam data pemetaan sebagai berikut
(diisi dengan skor yang diperoleh peserta didik pada setiap kegiatan).
Tabel 1.13 Tabel Pemetaan Kemampuan Peserta Didik
Menganalis
Mengenali
is Menganalis Menulis
Nama Arti
Efektivitas is Teks Teks
No. Peserta Kosakata
Sajian Deskripsi Deskripsi
Didik pada
pada Lisan Sederhana
Kamus
Pamflet
1 Haidar
2 Halwa
3
4
5
6
dst
1: kurang 2: cukup 3: baik 4: sangat baik
3. Merujuk kepada tabel ini, guru merencanakan pendekatan pembelajaran pada bab
berikutnya. Guru memetakan peserta didik untuk mendapatkan bimbingan secara
individual atau bimbingan dalam kelompok kecil melalui kegiatan pendampingan
atau perancah. Guru juga perlu merencanakan kegiatan pengayaan untuk peserta
didik yang memiliki minat khusus atau kemampuan belajar di atas teman-
temannya. Dengan demikian, penilaian akhir bab ini membantu guru untuk
merencanakan pembelajaran yang terdiferensiasi sesuai dengan kompetensi peserta
didik.
Guru juga perlu mendampingi peserta didik melakukan refleksi terhadap kemampuan
dan proses belajar mereka.
No Masih Perlu
Pada Bab I Ini: Sudah Bisa
. Belajar Lagi
1 Saya mengidentifikasi beragam teks
deskripsi, baik yang menggambarkan
keindahan alam maupun benda.
2 Saya menemukan informasi dan
membuat simpulan dari teks deskripsi
tentang keindahan alam.
3 Saya mengidentifikasi gaya menyapa
pembaca pada teks deskripsi di media
sosial.
Guru mendampingi peserta didik merefleksi kemampuannya pada setiap kegiatan
dengan memberikan masukan berikut:
a. Apakah kegiatan tersebut dapat dilakukannya dengan mandiri?
b. Apakah kegiatan tersebut dapat dilakukannya dengan terlebih dulu bertanya
kepada teman atau guru, atau melihat teman melakukannya?
c. Apakah kegiatan tersebut tidak dipahaminya sama sekali atau tidak dapat
dilakukannya tanpa bantuan teman atau guru?
Selain itu, guru perlu membantu peserta didik merefleksi proses belajarnya saat
mengisi tabel berikut dengan mengingatkan peserta didik terhadap usaha yang
dilakukannya saat melakukan kegiatan-kegiatan pada Bab I Buku Siswa.
Tabel 1.14 Tabel Refleksi Peserta Didik

Pengetahuan atau keterampilan yang sudah saya pelajari

1. .................................................................................................................
2. .................................................................................................................
Refleksi Proses Belajar
1. Kegiatan yang paling sulit bagi saya pada bab ini:
2. Hal yang saya lakukan untuk memperbaiki hasil belajar saya:
3. Kepada siapa saya minta bantuan untuk memperbaiki hasil belajar saya:
4. Pandangan saya terhadap usaha belajar yang telah saya lakukan:
1 2 3 4 5
Lingkari salah satu angka untuk menggambarkan:
1 = sangat tidak puas 4 = puas
2 = tidak puas 5 = sangat puas
3 = biasa saja

B. Merefleksi Strategi Pembelajaran:


Apa yang Sudah Baik dan Perlu Ditingkatkan
Bapak dan Ibu telah selesai mengajarkan Bab I. Silakan menandai hal-hal yang telah
Bapak dan Ibu lakukan selama berkegiatan dengan peserta didik untuk
mengeksplorasi Bab I ini.

Tabel 1.15 Tabel Refleksi Strategi Pembelajaran


No Pendekatan/Strategi Sudah Sudah Saya Masih
. Saya Lakukan, Perlu Saya
Lakukan tetapi Tingkatka
Belum
n Lagi
Efektif
1 Saya sudah menyiapkan media
dan alat peraga sebelum
memulai pembelajaran.
2 Saya sudah melakukan kegiatan
pendahuluan dan mengajak
peserta didik berdiskusi
mencurahkan pengetahuan latar
mereka tema yang akan dibahas
pada bab I.
3 Saya sudah memastikan
kemampuan peserta didik
memahami, menganalisis dan
merefleksi bacaan dengan
memperkenalkan strategi
sebelum, selama, dan sesudah
membaca.
4 Saya sudah mengoptimalkan
partisipasi peserta didik dengan
memasangkan dan
mengelompokkan mereka
dengan teman yang tepat.
5 Saya sudah mengelaborasi
tanggapan seluruh peserta didik
dalam kegiatan berdiskusi
6 Saya sudah memberikan
alternatif kegiatan
pendampingan dan pengayaan
sesuai dengan kompetensi
peserta didik.
7 Saya sudah memperhatikan
reaksi peserta didik dan
menyesuaikan strategi
pembelajaran dengan rentang
perhatian dan minat peserta
didik.
8 Saya sudah memilih dan
menggunakan media dan alat
peraga pembelajaran yang
relevan di luar yang disarankan
buku guru ini.
9 Saya melakukan pemetaan
terhadap kemampuan peserta
didik pada setiap kegiatan yang
diukur dalam tes formatif
pembelajaran.
10 Saya telah mengumpulkan hasil
pekerjaan peserta didik sebagai
asesmen formatif peserta didik.
11 Saya telah mengajak peserta
didik merefleksi pemahaman
dan keterampilan mereka pada
akhir pembelajaran Bab I.

Keberhasilan yang saya rasakan dalam mengajarkan bab ini:


...................................................................................................................................
Kesulitan yang saya alami dan akan saya perbaiki untuk bab berikutnya:
...................................................................................................................................
Kegiatan yang paling disukai peserta didik:
...................................................................................................................................
Kegiatan yang paling sulit dilakukan peserta didik:
...................................................................................................................................
Buku atau sumber lain yang saya gunakan untuk mengajar bab ini:
...................................................................................................................................

G. ASESMEN/ PENILAIAN
a. Asesmen Penempatan atau Diagnosis
Tabel 1.1Contoh Asesmen Diagnosis
Mengenali
Menganalisis Menganalis Menulis
Nama Arti
Efektivitas is Teks Teks
No Peserta Kosakata
Sajian pada Deskripsi Deskripsi
Didik pada
Pamflet Lisan Sederhana
Kamus
1 Haidar
2 Halwa
3
4
5
dst
.

b. Asesmen Formatif
Bab I dapat digunakan untukmemediasi diskusi dengan peserta didik. Gunakan tabel
pada Buku Siswauntuk mengeksplorasi pengetahuan mereka tentang benda-benda
yangditampilkan pada gambar dan benda-benda yang belum mereka ketahui.
Peserta didik juga dapat menambahkan pertanyaan tentang benda yangbelum
diketahui. Kegiatan curah gagasan ini dapat dilakukan secaraindividual. Namun
demikian, guru dapat melakukannya dalam diskusiklasikal untuk seluruh kelas.
Kegiatan klasikal ini membiasakan pesertadidik dengan aturan berdiskusi dan
menyampaikan pendapat. Selain itu,guru dapat memperagakan proses berpikir ketika
memirsa gambar kepadaseluruh peserta didik di kelas.
Tabel 1.2 Contoh Tabel Ceklis Pengetahuan Latar
Saya Sudah Tahu Saya Belum Tahu
Ini gunung yang menjadi tempat Saya belum tahu nama gunung yang
wisata. Di daerah tempat tinggal ditunjukkan di gambar ini. Nanti
saya ada gunung seperti ini, mungkin dijelaskan di bacaan.
namanya Gunung Rinjani. Saya
tahu tentang Gunung Rinjani,
tetapi belum pernah ke sana.
Menilik judul bab, mestinya Saya belum tahu tentang gambar
makanan pada gambar ini adalah makanan yang bentuknya seperti
makanan khas daerah tertentu. keripik ini. Saya ingin tahu: dari daerah
mana asalnya? Terbuat dari apakah ia?
Bagaimana rasanya?

Peserta didik dalam lembar penilaian berikut ini. Guru tentunya dapat
mengembangkan lembar penilaian yang berbeda.

Tabel 1.3 Tabel Penilaian Kegiatan Menjelajahi Makna Kata


Peserta didik Peserta didik Peserta didik Peserta didik
tidak mengisi mengisi semua mengisi semua menjawab lima
kalimat kalimat rumpang kalimat rumpang kalimat rumpang
rumpang setelah mencari setelah mencari dengan tepat
atau mengisi, arti kata tersebut arti kata tersebut sehingga
tetapi semua pada kamus, pada kamus, menunjukkan
jawaban tetapi hanya tetapi terdapat pemahamannya
salah. terdapat satu satu jawaban tentang kosakata
jawaban yang yang kurang yang diujikan
tepat tepat. pada kalimat
tersebut.
Nilai = 1
Nilai = 3 Nilai = 4
Nilai = 2

H. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Kegiatan Pengayaan
Inspirasi Kegiatan Pengayaan: Berlatih Menavigasi IsiKamus
Kamus cetak dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran yangmenyenangkan.
Salah satunya, Mencari Kata Misterius.
a. Bagi peserta didik dalam kelompok sebanyak jumlah kamus di kelas(guru dapat
meminjam kamus dari perpustakaan sekolah). Mintanpeserta didik mencari kata-
kata misterius bersama-sama.
b. Guru memberikan beberapa petunjuk kata misterius tersebut,misalnya:
menyebutkan dua huruf pertama kata tersebut,kemudian jumlah huruf atau jumlah
suku kata yang dimilikinya.
c. Setiap kelompok mencari kata tersebut di kamus, lalu perwakilansetiap kelompok
berlomba menuliskan kata tersebut di papan [Link] adalah kelompok
yang berhasil menuliskan katadengan tepat terlebih dulu.
d. Kelompok tersebut lalu membaca kata tersebut dengan ejaan yangtepat dan
membacakan arti kata tersebut.

Kegiatan Remedial
Inspirasi Kegiatan Pendampingan untuk Peserta Didikyang Belum Terampil
Memahami Bacaan
Minggu awal ini adalah saat yang tepat untuk melakukan pengamatanawal terhadap
kemampuan membaca peserta didik Anda. Pesertadidik kelas tujuh yang belum
lancar membaca memerlukanpendampingan. Pada kegiatan kelompok atau kegiatan
membacaberpasangan. Tandai peserta didik yang kurang dapat
mengelaborasitanggapan baik secara lisan maupun tertulis. Peserta didik-pesertadidik
ini perlu mendapatkan bimbingan membaca secara terpisahdari teman-temannya.
LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Pertemuan Ke-1

Nama :
Kelas :
Petunjuk!
Jawablah pertanyaan di bawah ini!
1. Apa objek yang dideskripsikan dalam tulisan Rafa di atas?
2. Di kota mana objek tersebut berada?
3. Pada pengantar tulisan, mengapa disebutkan Rafa tak menyesal mengusulkan
destinasi wisata ini kepada keluarganya?
4. Tuliskan kembali dua kutipan kalimat Rafa yang menunjukkan kesannya terhadap
objek tersebut!
a. _____________________________________________________
b. _____________________________________________________
5. Tempat wisata tak hanya menyuguhkan pemandangan yanginstagramable, tetapi
juga kisah di balik terbentuknya bentang alam,cerita di balik pembuatan cendera
mata, serta makanan khas daerahtersebut. Kegiatan apakah yang pernah kalian
lakukan saat berwisataselain mendokumentasikan keindahan tempat tersebut?
6. “Jangan ambil apa pun selain foto, jangan bunuh apa pun selain waktu,dan jangan
tinggalkan apa pun selain jejak kakimu,” merupakanungkapan penting yang perlu
dicamkan oleh pengunjung tempat [Link] kalian, apa maksud pernyataan
tersebut?
Jawablah pertanyaan di bawah ini!
Apabila menulis di media sosial, kalian dapat menyapa pembaca dengan lebih akrab.
Ini adalah beberapa contoh kalimat menyapa pembaca yang ditulis Rafa di blognya.
(a) “Bagus, ya? Pasti kalian tidak tahu aku sedang menggigil kedinginan.”
(b) “Apabila kalian berswafoto di sana, kalian akan mendapatkan latar lembah yang
mengepung Kota Takengon di kejauhan. Keren, kan?”
Sekarang tulislah beberapa ungkapan lain yang digunakan Rafa untuk menyapa
pembaca blognya.
1. _______________________________________________________
2. _______________________________________________________
3. _______________________________________________________

Isilah kalimat tidak lengkap dan rumpang ini dengan katakatamu sendiri.
1. Suvenir yang dibuat oleh perajin di daerahku adalah ________________
2. Sifat kedua kakak beradik itu sangat kontras. Berbeda dengan sang adik yang
banyak berbicara, sang kakak_______________________________
3. Banyak tempat wisata menawarkan pemandangan indah sebagai latar swafoto.
Pemandangan indah yang digunakan sebagai latar swafoto di Pantan Terong
adalah __________________________________________
4. Rafa ikut membantu para perajin lokal dengan cara _________________
5. Senja datang, mentari pun meredup. Semburatnya berwarna ________, warna yang
kusuka.
B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK
Jurnal membaca bertujuan untuk memantau kegiatan membaca peserta didik. Jurnal
membaca sebaiknya tidak membebani peserta didik dengan tagihan yang terlalu berat
bagi peserta didik agar tidak mengganggu kenikmatan membaca. Pada jurnal ini,
peserta didik diminta untuk mengutip beberapa kalimat yang menunjukkan struktur
deskriptif yang menarik, baik pada buku fiksi maupun nonfiksi. Peserta didik juga
diminta untuk menuliskan tanggapan atau komentarnya terhadap kutipan tersebut.
Komentar atau opini peserta didik ini tidak bernilai benar atau salah. Dalam memeriksa
Jurnal Membaca, sebaiknya guru:
1. Memeriksa apakah peserta didik telah mengisi poin pertanyaan pada Jurnal
Membaca.
2. Membubuhkan penanda (misalnya stempel, tanda tangan, paraf, atau stiker) bahwa
guru sudah membaca jurnal tersebut.
3. Memberikan komentar, misalnya guru setuju dengan komentar peserta didik
tersebut, atau bahwa komentar peserta didik tersebut menarik.

Selain Jurnal Membaca, peserta didik kelas tujuh juga diminta untuk membuat Catatan
Kata berupa kumpulan kata-kata yang menarik atau baru dari buku atau artikel yang
dibacanya. Guru sebaiknya meluangkan waktu bagi peserta didik untuk membagi
catatan katanya kepada teman-temannya. Dalam waktu khusus ini, peserta didik
menjelaskan mengapa kata tersebut menarik perhatiannya. Apabila kata-kata itu
dianggap sulit, guru dapat memberikan kesempatan kepada peserta didik lain untuk
membagi pengetahuan atau prediksinya terhadap kata tersebut. Guru juga dapat
meluangkan waktu untuk menelusuri arti kata tersebut bersama dengan peserta didik.
C. GLOSARIUM
GLOSARIUM
alur konten capaian pembelajaran: elemen turunan dari capaian pembelajaran yang
menggambarkan pencapaian kompetensi secara berjenjang
alat peraga: alat bantu yang digunakan guru dalam pembelajaran agar materi yang
diajarkan mudah dipahami oleh peserta didik
asesmen: upaya untuk mendapatkan data dari proses dan hasil pembelajaran untuk
mengetahui pencapaian peserta didik di kelas pada materi pembelajaran
tertentu
asesmen diagnosis: asesmen yang dilakukan di awal tahun ajaran guna memetakan
kompetensi peserta didik agar mereka mendapatkan penanganan yang tepat
asesmen formatif: pengambilan data kemajuan belajar yang dapat dilakukan oleh guru
atau siswa dalam proses pembelajaran
asesmen sumatif: penilaian hasil belajar secara menyeluruh yang meliputi keseluruhan
aspek kompetensi yang dinilai dan biasanya dilakukan pada akhir periode
belajar
aural: kegiatan yang berkaitan dengan telinga atau indra pendengaran, misalnya
menyimak presentasi
alur: rangkaian peristiwa yang direka dan dijalin dengan saksama dan menggerakkan
jalan cerita melalui kerumitan ke arah klimaks dan penyelesaian
antagonis: tokoh dalam karya sastra yang merupakan penentang dari tokoh utama;
tokoh lawan
blog: catatan harian atau jurnal pribadi di internet yang dapat diakses oleh siapa saja
capaian pembelajaran: kemampuan di akhir masa pembelajaran yang diperoleh melalui
serangkaian proses pembelajaran
curah gagasan: kegiatan menggali pengetahuan latar peserta didik tentang tema pada
bacaan
diksi: pilihan kata yang tepat dan selaras (dalam penggunaannya) untuk
mengungkapkan gagasan sehingga diperoleh efek tertentu (seperti yang
diharapkan)
fakta: hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan; sesuatu yang benar-benar
ada atau terjadi
fiksi: cerita rekaan (roman, novel, dan sebagainya)
genre: jenis teks pada sebuah bacaan, misalnya fantasi
gelar wicara: acara bincang-bincang di media elektronik yang melibatkan beberapa
orang pembicara
inferensial: dapat disimpulkan
infografik: informasi yang disampaikan dalam bentuk grafik
jurnalis: orang yang pekerjaannya mengumpulkan dan menulis berita di media massa
cetak atau elektronik; wartawan
kompetensi: kemampuan atau kecakapan seseorang untuk mengerjakan pekerjaan
tertentu
literasi berimbang: penerapan kegiatan menyimak, membaca, memirsa, serta
menyajikan gagasan secara seimbang dalam membimbing peserta didik
memahami dan menelaah bacaan
literasi informasi: kecakapan menganalisis, memilih, dan mengevaluasi informasi yang
tersaji di media berdasarkan ketepatan dan kebermanfaatannya
menyunting: mengedit naskah; menyiapkan naskah siap cetak atau siap terbit dengan
memperhatikan segi sistematika penyajian, isi, dan bahasa (menyangkut
ejaan, diksi, dan struktur kalimat)
menganotasi: menandai kosakata, frasa, atau kalimat dalam bacaan yang belum
dipahami
membaca nyaring: membacakan buku atau kutipan dari buku kepada orang lain secara
nyaring dengan tujuan untuk menarik minat membaca
membaca sepintas: membaca sesingkat mungkin sambil mencatat ide pokok di setiap
paragraf
pojok baca kelas: bagian dari kelas yang dilengkapi dengan rak buku berisikan buku-
buku pengayaan sesuai jenjang untuk dibaca peserta didik selama berada di
kelas
proyek kelas: tugas pembelajaran yang kompleks melibatkan beberapa kegiatan untuk
dilakukan peserta didik secara kolaboratif dengan serangkaian proses mulai
perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan
prediksi: prakiraan tentang sesuatu
teks multimodal: teks yang menggabungkan dua atau lebih moda semiotik: visual,
gestur, gerak, suara, warna, tatapan, dan objek
teks deskripsi: teks yang melukiskan sesuatu sesuai dengan keadaan sebenarnya
sehingga pembaca dapat melihat, mendengar, mencium, dan merasakan apa
yang dilukiskan itu sesuai dengan citra penulisnya
teks prosedur: teks yang memberikan petunjuk, panduan, atau instruksi untuk
melakukan sesuatu

D. DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR PUSTAKA
Abidin, Yunus. 2019. Konsep Dasar Bahasa Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara
Alwi, [Link]. 1993. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Edisi Kedua. Jakarta:
Departemen
Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2015. Majalah Bahasa dan Sastra
Nuansa no. 2. Jakarta.
Bauer, Marion. 2005. What’s Your Story? Langkah-Langkah Jitu Menulis Cerita
Fiksi dengan “Enjoy” dan “Fun”. Bandung: MLC.
Culham, Ruth. 2010. Traits of Writing: The Complete Guide for Middle School.
Scholastic Teaching Resources.
Dewayani, Sofie. 2017. Menghidupkan Literasi di Ruang Kelas. Yogyakarta:
Kanisius.
Dong In, Chwe. 2012. Diet Sihir 10 Kg. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Eggins, S. 2004. An introduction to systemic functional linguistics (2nd ed.).
London: Pinter.
Fisher, Douglas, dkk. This is Balanced Literacy. Corwin.
Fountas, I.C. & Pinnell, G.S. 1996. Guided reading: Good first teaching for all
children. Heinemann.
Fountas, Irene C. & Gay Su Pinnell. (2010). The Continuum of Literacy Learning.
Grades PreK to 8. Heinemann.
Hammond, J., and Derewianka, B. 2001. Genre. In R. Carter & D. Nunan (Eds). The
Cambridge Guide to Teaching English to
Speakers of Other Languages. Cambridge: Cambridge University Press.
Harsiati, [Link]. 2017. Buku Siswa Bahasa Indonesia untuk SMP-MTs Kelas VII.
Solo: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
Harsiati, [Link]. 2017. Buku Guru Bahasa Indonesia untuk SMP-MTs Kelas VII.
Solo: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
Ivano, Eko. 2018. Senior. Bandung: Pastel Books
Javed, M., Eng, L. S., & Mohammed, A. R. (2015). Developing reading
comprehension modules to facilitate comprehension among Malaysian
secondary school ESL students. International Journal of Instruction, (8)
2: 139 - 154.
Marisyah et al. (2019). Pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan. Jurnal
Pendidikan Tambusai FIP Universitas Pahlawan, 33(11), 1514.
Mullenheim, Sophie. dkk. 2011. Kumpulan Dongeng Dunia Mimpi. Jakarta: Bhuana
Ilmu Populer.
Mulyadi, Yadi. dkk. 2016. Intisari Tata Bahasa Indonesia untuk SMP dan SMA.
Bandung: Yrama Widya.
Mulyadi, Yadi. dkk. 2016. Intisari Sastra Indonesia untuk SMP dan SMA. Bandung:
Yrama Widya.
Mulyadi, Yadi. dkk. 2016. Buku Teks Pendamping Bahasa Indonesia untuk Siswa
SMP-MTs Kelas VII. Bandung: Yrama Widya.
Nurhadi. 2017. Handbook of Writing, Panduan Lengkap Menulis. Jakarta: Penerbit
Bumi Aksara.
Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang.
Sumantri, [Link]. 1985. Pedoman Surat Menyurat. Jakarta: Pusat Pembinaan
dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Swales, J.M. 1990. Genre Analysis- English in Academic Research Settings.
Cambridge University Press.
Rasinski, Timothy. dkk. (Eds.) 2012. Fluency Instruction: Research-Based Best
Practices. The Guilford Press.
Tereliye. 2010. Serial Anak-Anak Mamak: Pukat. Jakarta: Republika.
Tereliye. 2013. Serial Anak-Anak Mamak: Amelia. Jakarta: Republika.
Treasures Grade 7. Grammar and Writing Handbook. [Link]-Hill.
Vadasy, Patricia, F. & J. Ron Nelson. 2012. Vocabulary Instruction for Struggling
Students. The Guilford Press.
INTERVAL
NO DESKRIPSI CP Perlu Sangat
Cukup Baik
Bimbingan Baik
(70 – 79) (80 – 89)
(0 – 69) (90 – 100)
1. Bab I: Jelajah Nusantara
1. Peserta didik dapat
menemukan informasi
eksplisit pada teks deskripsi
dan menyimpulkannya
melalui kegiatan menjawab
pertanyaan dengan tepat.
2. Peserta didik mengidentifikasi
gaya penulisan teks deskripsi
di media sosial dengan
menuliskan kalimat ungkapan
yang menyapa pembaca
dengan baik.
3. Peserta didik mengembangkan
pemahamannya terhadap kata-
kata yang jarang muncul
dengan menemukan arti kata
pada kamus secara mandiri
dan tepat.

HASIL ASSESMEN 5 SISWA DARI 32


NO NAMA NILAI KETERANGAN
UMPAN BALIK DARI TEMAN SEJAWAT

Apakah assessment yang dibuat sudah sesuai untuk mengukur kemampuan tujuan pembelajaran?
Jawaban: assessment yang digunakan sudah sesuai.
Apakah kegiatan pembelajaran sudah sesuai dengan assessment dan tujuan
pembelajaran?
Jawaban; ya, kegiatan pembelajaran sudah sesuai dengan assessment dan
tujuan pembelajaran.

Ibu Riski P,[Link]

Apakah assessment yang dibuat sudah sesuai untuk mengukur kemampuan tujuan pembelajaran?
Jawaban: assessment yang digunakan sudah tepat.
Apakah kegiatan pembelajaran sudah sesuai dengan assessment dan tujuan pembelajaran?
Jawaban; kegiatan pembelajaran sudah sesuai dengan assessment dan tujuan pembelajaran.

Ibu Novita Gigih P,[Link]

Apakah assessment yang dibuat sudah sesuai untuk mengukur kemampuan tujuan pembelajaran?
Jawaban: assessment yang digunakan sudah tepat.
Apakah kegiatan pembelajaran sudah sesuai dengan assessment dan tujuan pembelajaran?
Jawaban; kegiatan pembelajaran sudah sesuai dengan assessment dan tujuan pembelajaran.

Ibu Atik A,[Link]

Anda mungkin juga menyukai