100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
90 tayangan32 halaman

Rencana Keselamatan Konstruksi IAIN Kendari

Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) ini menjelaskan komitmen CV. Aisayh dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan mencegah kecelakaan dengan target zero accident untuk proyek rehabilitasi ruang kuliah IAIN Kendar. RKK ini meliputi perencanaan keselamatan yang melakukan identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko. Dokumen ini juga menjelaskan tanggung jawab kepemimpinan dan partisipasi sel

Diunggah oleh

Wawank Wan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
90 tayangan32 halaman

Rencana Keselamatan Konstruksi IAIN Kendari

Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) ini menjelaskan komitmen CV. Aisayh dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan mencegah kecelakaan dengan target zero accident untuk proyek rehabilitasi ruang kuliah IAIN Kendar. RKK ini meliputi perencanaan keselamatan yang melakukan identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko. Dokumen ini juga menjelaskan tanggung jawab kepemimpinan dan partisipasi sel

Diunggah oleh

Wawank Wan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI

(RKK)

PEKERJAAN :

REHABILITASI RUANG KULIAH IAIN KENDARI

CV. AISYAH
DAFTAR ISI

A. Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja dalam Keselamatan Konstruksi


A.1. Kepedulian Pimpinan terhadap isu eksternal dan internal
A.2. Komitmen Keselamatan Konstruksi

B. Perencanaan Keselamatan konstruksi


B.1. Identifikasi bahaya, Penilaian Risiko, Pengendalian dan Peluang
B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)
B.3. Standard dan peraturan perundangan

C. Dukungan Keselamatan Konstrukssi


C.1. Sumber Daya
C.2. Komptensi
C.3. Kepedulian
C.4. Komunikasi
C.5. Informasi Terdokumentasi

D. Operasi Keselamatan Konstruksi


D.1. Perencanaan dan Pengendalian Operasi
D.2. Kesiapan dan Tanggapan Terhadap Kondisi Darurat

E. Evaluasi Kinerja Keselamatan Konstruksi


E.1. Pemantauan dan evaluasi
E.2. Tinjauan manajemen
E.3 Peningkatan kinerja keselamatan konstruksi
A. Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja dalam Keselamatan Konstruksi
Konsep RKK ini bertujuan untuk menciptakan pekerjaan yang aman dan menekankan
zero accident (nihil kecelakaan fatal) dalam pelaksanan proyek. Untuk itu agar
dalam pelaksanaan proyek nantinya terhindar dari kecelakaan akibat kerja serta sebagai
kerangka untuk menyusun sasaran K3.

A.1. Kepedulian Pimpinan terhadap isu eksternal dan internal

CV. AISYAH yang bergerak dibidang Jasa Konstruksi berkomitmen dan peduli terhadap
Keselamatan Konstruksi khusus dalam pencapaian penanganan isu keselamatan konstruksi
sebagai berikut :
1) Berkomitmen dalam menentukan dan meminimalisir tingkat kecelakaan kerja.
2) Berkomitmen dalam mematuhi persyaratan perundang-undangan dan
persyaratan lain yang terkait dengan SMK3.
3) Berkomitmen dalam melakukan pemutakhiran secara berkelanjutan terhadap
keselamatan dan kesehatan kerja.
4) Pemimpin bersama staff dan Pekerja membuat, memahami dan menerapkan
kebijakan K3 dalam perusahaan dan di lapangan
5) Peduli dalam melakukan sosialisasi tentang keselamatan konstruksi terhadapseluruh
tenaga kerja maupun masyarakat
6) Mencegah kecelakaan, kebakaran, sakit akibat kerja, keamanan dan pencemaran
lingkungan
A.2 Komitmen Keselamatan Konstruksi

PAKTA KOMITMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : ASMAWATI, ST

Jabatan : Direktris

Bertindak untuk : CV. AISYAH

Dalam rangka pengadaan Pekerjaan REHABILITASI RUANG KULIAH IAIN


KENDARI pada Kementerian Agama Republik Indonesia berkomitmen
melaksanakan konstruksi berkeselamatan demi terciptanya Zero Accident, dengan
memastikan bahwa seluruh pelaksanaan konstruksi :

1. Memenuhi ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi;

2. Menggunakan tenaga kerja kompeten bersertifikat;

3. Menggunakan peralatan yang memenuhi standar kelaikan;

4. Menggunakan material yang memenuhi standar mutu;

5. Menggunakan teknologi yang memenuhi standar kelaikan; dan

6. Melaksanakan Standar Operasi dan Prosedur (SOP)

7. Memenuhi 9 (Sembilan) komponen biaya penerapan SMKK.

Kendari, 18 Juli 2022

CV. AISYAH

ASMAWATI, ST
Direktris
B. Perencanaan Keselamatan Konstruksi

CV. AISYAH sebagai Penyedia Jasa pada Paket REHABILITASI RUANG KULIAH IAIN
KENDARI

membuat Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Skala Prioritas, Pengendalian


Risiko, Penanggung Jawab untuk diserahkan, dibahas, dan disetujui PPK pada
saat Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak sesuai lingkup pekerjaan yang
dilaksanakan.

Penyusunan Identifikasi Bahaya, Penilaian Resiko K3, Skala Prioritas K3,


Pengedalian Resiko K3, dan Penanggung Jawab K3 terdapat pada tabel berikut
ini :
B1. IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RISIKO,PENGENDALIAN RISIKO K3, DAN PROGRAM K3.
Nama Perusahaan : CV. AISYAH

Kegiatan : REHABILITASI RUANG KULIAH IAIN KENDARI

Lokasi : KOTA KENDARI


Tanggal dibuat : Kendari, 18 Juli 2022

DESKRIPSI RISIKO PENILAIAN TINGKAT RESIKO PENILAIAN SISA RESIKO

PERSYARATAN PENGENDALIAN
NO JENIS BAHAYA (Tipe PEMENUHAN PERATURAN PENGENDALIAN AWAL TINGKAT TINGKAT KET
URAIAN PEKERJAAN IDENTIFIKASI BAHAYA (Skenario bahaya) KEMUNGKINAN (F) KEPARAHAN (A) NILAI RISIKO (F x A) LANJUTAN KEMUNGKINAN (F) KEPARAHAN (A) NILAI RISIKO (F x A)
Kecelakaan) RISIKO (TR) RISIKO (TR)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PEKERJAAN LANTAI I
I

A Pekerjaan Pendahuluan

Tertimpah hasil bongkaran Pasang rambu-rambu Lalu 2 3 6 (Sedang)


Permenaker
Terluka oleh peralatan kerja Lintas,mengikuti standard 2 1 2 (Kecil)
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
1 Kelelahan metode kerja Bekerja dengan 2 1 2 (Kecil) Administratif N/A N/A N/A N/A
Pek. Pembongkaran ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja

Tertimpah besi Scaffolding Pasang rambu-rambu Lalu 2 1 2 (Kecil)


Permenaker
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
2 Sewa Besi Scaffolding metode kerja, Bekerja dengan Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja

3 Administrasi dan Pelaporan dan SMK3 TIDAK ADA RESIKO

Tertusuk Pecahan atau duri Pasang rambu-rambu Lalu 2 1 2 (Kecil)


Kelelahan Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
4 Lansiran Material metode kerja, Bekerja dengan Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja
DESKRIPSI RISIKO PENILAIAN TINGKAT RESIKO PENILAIAN SISA RESIKO

PERSYARATAN PENGENDALIAN
NO JENIS BAHAYA (Tipe PEMENUHAN PERATURAN PENGENDALIAN AWAL TINGKAT TINGKAT KET
URAIAN PEKERJAAN IDENTIFIKASI BAHAYA (Skenario bahaya) KEMUNGKINAN (F) KEPARAHAN (A) NILAI RISIKO (F x A) LANJUTAN KEMUNGKINAN (F) KEPARAHAN (A) NILAI RISIKO (F x A)
Kecelakaan) RISIKO (TR) RISIKO (TR)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
B Pekerjaan Pasangan Bata Ringan, Plesteran dan Balok Latey

Pasang rambu-rambu Lalu


Tertimpa material bataringan Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
1 Pek. Pasangan Bata Ringan Kelelahan metode kerja, Bekerja dengan 2 1 2 (Kecil) Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja

Mata terkena percikan campuan semen Pasang rambu-rambu Lalu 2 1 2 (Kecil)


Iritasi kulit akibat semen Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kelelahan Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan 2 1 2 (Kecil)
2 Pek. Plesteran 1:5 metode kerja, Bekerja dengan Administratif N/A N/A N/A N/A
Sesak napas akibat menghirup semen ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3 2 1 2 (Kecil)
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja

Pasang rambu-rambu Lalu


Mata terkena percikan campuan semen Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Iritasi kulit akibat semen Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan 2 1 2 (Kecil)
3 Pek. Balok Latey/ Balok Tengah metode kerja, Bekerja dengan Administratif N/A N/A N/A N/A
Tertusuk pecahan batu pecah ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3 2 1 2 (Kecil)
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Sesak napas akibat menghirup semen Berhati-hati dalam bekerja 2 1 2 (Kecil)

C Pekerjaan Pasangan Kusen Dan Daun Pintu

Pasang rambu-rambu Lalu


Tertimpah kusen yang jatuh Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
1 Pek. Pasangan Kusen Pintu tertusuk kayu kusen metode kerja, Bekerja dengan 2 1 2 (Kecil) Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja

Pasang rambu-rambu Lalu


Tertimpah daun pinttu Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
2 Pas. Daun Pintu metode kerja, Bekerja dengan Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja

D Pekerjaan Penggantung dan Kunci

Pasang rambu-rambu Lalu


Terluka oleh peralatan kerja Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Pek. Pasangan Kunci Pintu Tanam Ruang Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
1 metode kerja, Bekerja dengan Administratif N/A N/A N/A N/A
Kelas ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja

Pasang rambu-rambu Lalu


Terluka oleh peralatan kerja Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
2 Pek. Pasangan Handle Pintu Stainless Steel metode kerja, Bekerja dengan Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja

Pasang rambu-rambu Lalu


Terluka oleh peralatan kerja Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
3 Pek. Pasangan Engsel Pintu metode kerja, Bekerja dengan Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja
DESKRIPSI RISIKO PENILAIAN TINGKAT RESIKO PENILAIAN SISA RESIKO

PERSYARATAN PENGENDALIAN
NO JENIS BAHAYA (Tipe PEMENUHAN PERATURAN PENGENDALIAN AWAL TINGKAT TINGKAT KET
URAIAN PEKERJAAN IDENTIFIKASI BAHAYA (Skenario bahaya) KEMUNGKINAN (F) KEPARAHAN (A) NILAI RISIKO (F x A) LANJUTAN KEMUNGKINAN (F) KEPARAHAN (A) NILAI RISIKO (F x A)
Kecelakaan) RISIKO (TR) RISIKO (TR)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
Pasang rambu-rambu Lalu
Terluka oleh peralatan kerja Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
4 Pas. Grendel Pintu metode kerja, Bekerja dengan Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja

E Pekerjaan Plafond

Pasang rambu-rambu Lalu


Tertusuk Besi Hollow Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
1 Pek. Rangka Plafond Tertimpah besi hollow metode kerja, Bekerja dengan 2 3 6 (Sedang) Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
Terluka oleh peralatan kerja memakai standar APD, dan 2 1 2 (Kecil)
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja
Terjatuh dari ketinggian 3 4 12 (Berat)

Pasang rambu-rambu Lalu


Tertimpah Plafond yang runtuh Permenaker 2 3 6 (Sedang)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
2 Pek. Pas. Plafond Gypsum Board Terjatuh dari ketinggian metode kerja, Bekerja dengan 3 4 12 (Berat) Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja

F Pekerjaan Cat Dinding, Kusen dan Daun Pintu

Pasang rambu-rambu Lalu


Mata terkena percikan cat Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
1 Pek. Cat Dinding Iritasi kulit akibat cat metode kerja, Bekerja dengan 2 1 2 (Kecil) Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
Terjatuh dari ketinggian memakai standar APD, dan 3 4 12 (Berat)
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja

Pasang rambu-rambu Lalu


Mata terkena percikan cat Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
2 Pek. Cat Kusen Pintu Iritasi kulit akibat cat metode kerja, Bekerja dengan 2 1 2 (Kecil) Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja

Pasang rambu-rambu Lalu


Mata terkena percikan cat Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
3 Pek. Cat Daun Pintu Iritasi kulit akibat cat metode kerja, Bekerja dengan 2 1 2 (Kecil) Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja
DESKRIPSI RISIKO PENILAIAN TINGKAT RESIKO PENILAIAN SISA RESIKO

PERSYARATAN PENGENDALIAN
NO JENIS BAHAYA (Tipe PEMENUHAN PERATURAN PENGENDALIAN AWAL TINGKAT TINGKAT KET
URAIAN PEKERJAAN IDENTIFIKASI BAHAYA (Skenario bahaya) KEMUNGKINAN (F) KEPARAHAN (A) NILAI RISIKO (F x A) LANJUTAN KEMUNGKINAN (F) KEPARAHAN (A) NILAI RISIKO (F x A)
Kecelakaan) RISIKO (TR) RISIKO (TR)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

Pasang rambu-rambu Lalu


Mata terkena percikan cat Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
4 Pek. Cat Plafond Iritasi kulit akibat cat metode kerja, Bekerja dengan 2 1 2 (Kecil) Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
Terjatuh dari ketinggian memakai standar APD, dan 3 4 12 (Berat)
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja

II PEKERJAAN LANTAI 2

A Pekerjaan Pasangan Bata Ringan, Plesteran dan Balok Latey

Pasang rambu-rambu Lalu


Tertimpa material bataringan Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
1 Pek. Pasangan Bata Ringan Kelelahan metode kerja, Bekerja dengan 2 1 2 (Kecil) Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja

Pasang rambu-rambu Lalu


Mata terkena percikan campuan semen Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
2 Pek. Plesteran 1:5 Iritasi kulit akibat semen metode kerja, Bekerja dengan 2 1 2 (Kecil) Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
Kelelahan memakai standar APD, dan 2 1 2 (Kecil)
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja
Sesak napas akibat menghirup semen 2 1 2 (Kecil)

Pasang rambu-rambu Lalu


Mata terkena percikan campuan semen Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
3 Pek. Balok Latey/ Balok Tengah Iritasi kulit akibat semen metode kerja, Bekerja dengan 2 1 2 (Kecil) Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Tertusuk pecahan batu pecah Proyek Konstruksi 2 1 2 (Kecil)
Berhati-hati dalam bekerja
Sesak napas akibat menghirup semen 2 1 2 (Kecil)

B Pekerjaan Pasangan Kusen Dan Daun Pintu

Pasang rambu-rambu Lalu


Tertimpah kusen yang jatuh Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
1 Pek. Pasangan Kusen Pintu tertusuk kayu kusen metode kerja, Bekerja dengan 2 1 2 (Kecil) Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja

Pasang rambu-rambu Lalu


Tertimpah daun pinttu Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
2 Pas. Daun Pintu metode kerja, Bekerja dengan Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja
DESKRIPSI RISIKO PENILAIAN TINGKAT RESIKO PENILAIAN SISA RESIKO

PERSYARATAN PENGENDALIAN
NO JENIS BAHAYA (Tipe PEMENUHAN PERATURAN PENGENDALIAN AWAL TINGKAT TINGKAT KET
URAIAN PEKERJAAN IDENTIFIKASI BAHAYA (Skenario bahaya) KEMUNGKINAN (F) KEPARAHAN (A) NILAI RISIKO (F x A) LANJUTAN KEMUNGKINAN (F) KEPARAHAN (A) NILAI RISIKO (F x A)
Kecelakaan) RISIKO (TR) RISIKO (TR)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
C Pekerjaan Penggantung dan Kunci

Pasang rambu-rambu Lalu


Terluka oleh peralatan kerja Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Pek. Pasangan Kunci Pintu Tanam Ruang Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
1 metode kerja, Bekerja dengan Administratif N/A N/A N/A N/A
Kelas ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja

Pasang rambu-rambu Lalu


Terluka oleh peralatan kerja Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
2 Pek. Pasangan Handle Pintu Stainless Steel metode kerja, Bekerja dengan Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja

Pasang rambu-rambu Lalu


Terluka oleh peralatan kerja Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
3 Pek. Pasangan Engsel Pintu metode kerja, Bekerja dengan Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja

Pasang rambu-rambu Lalu


Terluka oleh peralatan kerja Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
4 Pas. Grendel Pintu metode kerja, Bekerja dengan Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja

D Pekerjaan Plafond

Pasang rambu-rambu Lalu


Tertusuk Besi Hollow Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
1 Pek. Rangka Plafond Tertimpah besi hollow metode kerja, Bekerja dengan 2 3 6 (Sedang) Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
Terluka oleh peralatan kerja memakai standar APD, dan 2 1 2 (Kecil)
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja
Terjatuh dari ketinggian 3 4 12 (Berat)

Pasang rambu-rambu Lalu


Tertimpah Plafond yang runtuh Permenaker 2 3 6 (Sedang)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
2 Pek. Pas. Plafond Gypsum Board Terjatuh dari ketinggian metode kerja, Bekerja dengan 3 4 12 (Berat) Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja

E Pekerjaan Cat Dinding, Kusen dan Daun Pintu

Pasang rambu-rambu Lalu


Mata terkena percikan cat Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
1 Pek. Cat Dinding Iritasi kulit akibat cat metode kerja, Bekerja dengan 2 1 2 (Kecil) Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
Terjatuh dari ketinggian memakai standar APD, dan 3 4 12 (Berat)
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja

Pasang rambu-rambu Lalu


Mata terkena percikan cat Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
2 Pek. Cat Kusen Pintu Iritasi kulit akibat cat metode kerja, Bekerja dengan 2 1 2 (Kecil) Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja
DESKRIPSI RISIKO PENILAIAN TINGKAT RESIKO PENILAIAN SISA RESIKO

PERSYARATAN PENGENDALIAN
NO JENIS BAHAYA (Tipe PEMENUHAN PERATURAN PENGENDALIAN AWAL TINGKAT TINGKAT KET
URAIAN PEKERJAAN IDENTIFIKASI BAHAYA (Skenario bahaya) KEMUNGKINAN (F) KEPARAHAN (A) NILAI RISIKO (F x A) LANJUTAN KEMUNGKINAN (F) KEPARAHAN (A) NILAI RISIKO (F x A)
Kecelakaan) RISIKO (TR) RISIKO (TR)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

Pasang rambu-rambu Lalu


Mata terkena percikan cat Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
3 Pek. Cat Daun Pintu Iritasi kulit akibat cat metode kerja, Bekerja dengan 2 1 2 (Kecil) Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja

F Pekerjaan Akhir

Pasang rambu-rambu Lalu


Tertusuk sisa material pekerjaan Permenaker 2 1 2 (Kecil)
Lintas,mengikuti standard
Kecelakaan, Luka 01/1980 dan Aturan
1 Pembersihan Sisa Bahan metode kerja Bekerja dengan Administratif N/A N/A N/A N/A
ringan, luka parah lainnya tenntang SMK3/K3
memakai standar APD, dan
Proyek Konstruksi
Berhati-hati dalam bekerja

Kendari, 18 Juli 2022

[Link]

SADDANG MUSTAFA, ST
AHLI / PETUGAS K3
TABEL B. 2 PENYUSUNAN DAN SASARAN K3

SASARAN KHUSUS PROGRAM


NO PENGENDALIAN RESIKO
URAIAN TOLAK UKUR URAIAN KEGIATAN SUMBER DAYA JADWAL PELAKSANAAN BENTUK MONITORING INDIKATOR PENCAPAIAN PENANGGUNG JAWAB

1 2 3 4 5 7 8 9 10 11
I PEKERJAAN LANTAI I

A Pekerjaan Pendahuluan

- Sehat - Peralatan
Menggunakan APD Lengkap, Memasang Rambu - Rambu K3, Mengikuti Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
1 Pek. Pembongkaran Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
SOP pengoperasian alat ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

Pemasangan Turap, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Rambu - Mencegah terjadi kecelakaan - Sehat - Peralatan Petugas K-3 / Ahli K3 /
2 Sewa Besi Scaffolding Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

- Peralatan
Petugas K-3 / Ahli K3 /
3 TIDAK ADA Administrasi dan Pelaporan Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Pengawas Lapangan
- SDM

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
4 Lansiran Material Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

- Peralatan
Petugas K-3 / Ahli K3 /
5 TIDAK ADA SMK3 Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Pengawas Lapangan
- SDM

B Pekerjaan Pasangan Bata Ringan, Plesteran dan Balok Latey

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
1 Pek. Pasangan Bata Ringan Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
2 Pek. Plesteran 1:5 Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
3 Pek. Balok Latey/ Balok Tengah Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

C Pekerjaan Pasangan Kusen Dan Daun Pintu

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
1 Pek. Pasangan Kusen Pintu Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
2 Pas. Daun Pintu Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM
SASARAN KHUSUS PROGRAM
NO PENGENDALIAN RESIKO
URAIAN TOLAK UKUR URAIAN KEGIATAN SUMBER DAYA JADWAL PELAKSANAAN BENTUK MONITORING INDIKATOR PENCAPAIAN PENANGGUNG JAWAB

1 2 3 4 5 7 8 9 10 11
D Pekerjaan Penggantung dan Kunci

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
1 Pek. Pasangan Kunci Pintu Tanam Ruang Kelas Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
2 Pek. Pasangan Handle Pintu Stainless Steel Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
3 Pek. Pasangan Engsel Pintu Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
4 Pas. Grendel Pintu Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

E Pekerjaan Plafond

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
1 Pek. Rangka Plafond Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
2 Pek. Pas. Plafond Gypsum Board Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

F Pekerjaan Cat Dinding, Kusen dan Daun Pintu

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
1 Pek. Cat Dinding Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
2 Pek. Cat Kusen Pintu Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
3 Pek. Cat Daun Pintu Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
4 Pek. Cat Plafond Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM
SASARAN KHUSUS PROGRAM
NO PENGENDALIAN RESIKO
URAIAN TOLAK UKUR URAIAN KEGIATAN SUMBER DAYA JADWAL PELAKSANAAN BENTUK MONITORING INDIKATOR PENCAPAIAN PENANGGUNG JAWAB

1 2 3 4 5 7 8 9 10 11
II PEKERJAAN LANTAI 2

A Pekerjaan Pasangan Bata Ringan, Plesteran dan Balok Latey

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
1 Pek. Pasangan Bata Ringan Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
2 Pek. Plesteran 1:5 Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
3 Pek. Balok Latey/ Balok Tengah Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

B Pekerjaan Pasangan Kusen Dan Daun Pintu

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
1 Pek. Pasangan Kusen Pintu Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
2 Pas. Daun Pintu Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

C Pekerjaan Penggantung dan Kunci

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
1 Pek. Pasangan Kunci Pintu Tanam Ruang Kelas Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
2 Pek. Pasangan Handle Pintu Stainless Steel Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
3 Pek. Pasangan Engsel Pintu Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
4 Pas. Grendel Pintu Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM
SASARAN KHUSUS PROGRAM
NO PENGENDALIAN RESIKO
URAIAN TOLAK UKUR URAIAN KEGIATAN SUMBER DAYA JADWAL PELAKSANAAN BENTUK MONITORING INDIKATOR PENCAPAIAN PENANGGUNG JAWAB

1 2 3 4 5 7 8 9 10 11
D Pekerjaan Plafond

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
1 Pek. Rangka Plafond Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
2 Pek. Pas. Plafond Gypsum Board Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

E Pekerjaan Cat Dinding, Kusen dan Daun Pintu

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
1 Pek. Cat Dinding Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
2 Pek. Cat Kusen Pintu Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
3 Pek. Cat Daun Pintu Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

F Pekerjaan Akhir

- Sehat - Peralatan
Mengikuti standar metode kerja, Menggunakan APD Lengkap, Memasang Mencegah terjadi kecelakaan Petugas K-3 / Ahli K3 /
1 Pembersihan Sisa Bahan Sesuai Jadwal Pelaksanaan Komunikasi Verbal dan Chek List Disetujui
Rambu - Rambu K3 ulang dan kecelakaan menetap Pengawas Lapangan
- Tidak ada cacat tubuh - SDM

Kendari, 18 Juli 2022

[Link]

SADDANG MUSTAFA, ST
AHLI / PETUGAS K3
1. Sasaran Umum
Sasaran Umum yang akan dicapai adalah Nihil Kecelakaan Kerja yang fatal pada
pekerjaan konstruksi.
2. Sasaran Khusus
Sasaran Khusus adalah Sasaran Rinci dari setiap pengendalian resiko yang disusun guna
tercapainya sasaran umum.

B.3. Standar dan peraturan perundangan

1. UU No. 2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi


2. Permen PU No. 5 Tahun 2014 tentang Pedoman SMK3 Konstruksi Bidang
Pekerjaan Umum
3. PP No. 50 Tahun 2012 Tentang Penerapan SMK3
4. Permen PU No. 9 Tahun 2008 tentang Pedoman SMK3
5. Keputusan Bersama Mentri Tenaga Kerja dan Mentri Pekerjaan Umum
KEP.174_MEN_1986 No.104_KPTS_1986 Tentang K3 di Tempat Kegiatan
Konstruksi.
6. Permenakertrans No. 1 Tahun 1980 tentang K3 pada Konstruksi Bangunan.
7. UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.
8. Permen PUPR02-2018

.
C. Dukungan Keselamatan Konstruksi

Dukungan Keselamatan Konstruksi dapat terwujud apabila Pihak manajemen memiliki kebijakan yang
mendukung pelaksanaan K3

Sehubungan dengan hal itu Kami menyadari bahwa aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja
adalah penting dalam pelaksanaan seluruh kegiatan operasi perusahaan, oleh karena itu kami
berkomitmen untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan menyediakan tempat kerja yang aman
dan sehat dengan menerapkan perbaikan yang berkelanjutan melalui Sistem Manajemam
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

CV. AISYAH konsisten untuk melaksanakan pengelolaan aspek Keselamatan dan


Kesehatan Kerja secara efektif dan efesien dengan cara :

1. Menginformasikan kepada seluruh personil baik internal dan eksternal perusahaan mengenai
tanggung jawabnya dalam pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di lingkungan
perusahaan
2. Mematuhi perundang-undangan dan persyaratan lainnya yang berkaitan dengan K3, serta
mengintegrasikannya kedalam semua aspek kegiatan operasi perusahaan
3. Meminimalkan jumlah terjadinya kesalahan kerja, terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit
akibat kerja
4. Melakukan identifikasi bahaya sesuai dengan sifat dan skala resiko-resiko K3
5. Meningkatkan kompetensi pekerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya
6. Mengkomunikasikan dan menanamkan kesadaran kebijakan ini kepada seluruh personil
secara berkala, Kebijakan ini dibuat untuk dapat dipahami oleh seluruh karyawan dan
menjadi acuan dalam pelaksanaan seluruh kegiatan operasi perusahaan.
C.1. Sumber Daya

Menyediakan fasilitas yang memadai dan sumber daya sehingga kebijakan kesehatan dan
keselamatan dapat diimplementasikan dengan baik termasuk anggaran, personil, pelatihan,
kesempatan meningkatkan kualitas dan wadah untuk berpartisipasi dalam perencanaan, evaluasi

Pelatihan K3 harus dimulai dengan orientasi karyawan, ketika seorang karyawan baru atau
ditransfer ke pekerjaan baru. Sesi orientasi yang berkaitan dengan K3 biasanya harus mencakup:

1. Prosedur darurat;
2. Lokasi pertolongan pertama;
3. Tanggung Jawab K3 ;
4. Pelaporan cedera, kondisi tidak aman dan tindakan tidak aman;
5. Penggunaan peralatan pelindung diri (APD);
6. Hak untuk menolak pekerjaan yang berbahaya;
7. Bahaya, termasuk di luar area kerja mereka sendiri;
8. Alasan untuk setiap aturan K3.

Pekerja tidak harus dilihat sebagai pengamat dalam K3. Mereka bertanggung jawab untuk
melindungi keselamatan dan kesehatan mereka sendiri di tempat kerja sehingga mereka perlu
mengambil bagian dalam memastikan berfungsinya kebijakan K3. Untuk melakukan ini, mereka
perlu menyadari dan memahami berbagai bahaya kesehatan dan keselamatan, standar dan
praktek praktek.
Penanggung jawab RKK

Direktris
Penanggung Jawab Umum

Site Manager Ahli Quantity


Penanggung J awab K3 Divii Pencegahan K3

Petugas K3 Pelaksana Lapangan


Koordinator K3 Humas K3
C.2. Kompetensi
Sesuai dengan ketentuan dalam Undang-undang No 13 tahun 2005 tentang Ketenagakerjaan,
setiap perusahaan wajib melaksanakan upaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk
melindungi keselamatan tenaga kerja dan sarana produksi. Untukitu diperlukan tenaga-tenaga K3
yang profesional dan kompeten dalam mengembangkan, mengkoordinir, memfasilitasi dan
melaksanakan program-program K3 dalam perusahaan.

Sehubungan dengan kebutuhan tersebut, diperlukan pembinaan dan pengembangan kompetensi


SDM K3 untuk berbagai bidang keahlian dan bidang kegiatan.

Salah satu bidang kompetensi yang diperlukan dalam dunia usaha adalah Ahli K3 untuktingkat
utama, madya dan muda yang dituangkan dalam SKKNI bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Pada Paket pekerjaan ini Kami menyiapkan Petugas K3 dengan Sertifikat K3.

C.3. Kepedulian
Kepedulian kami terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari kegiatan operasional dan bisnis perusahaan yang pelaksanaannya merupakan
tanggung jawab semua jajaran di perusahaan.

Kami bertekad untuk melaksanakan kegiatan perusahaan yang bergerak dalam bidang JASA
KONSTRUKSI yang mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja dengan penerapan
program perbaikan berkelanjutan melalui Sistem, Manajemen Kesehatan & Keselamatan Kerja
(OHSAS 18001) sehingga dapat tercipta tempat kerja yang aman serta nyaman bagi siapapun
yang berada di tempat kerja dalam rangka pengadaan Pekerjaan " REHABILITASI RUANG
KULIAH IAIN KENDARI”,

berkomitmen melaksanakan konstruksi berkeselamatan demi terciptanya Zero Accident, dengan


memastikan bahwa seluruh pelaksanaan konstruksi:

1. Membangun manajemen perusahaan yang mengacu pada sistem manajemen keselamatan


dan kesehatan kerja (K3) berpedoman pada Permen PU. Nomor: 09/PRT/M/2008 tentang
Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang
PU
2. Menetapkan tujuan, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi sasaran dan program
Manajemen K3 (Kesehatan & Keselamatan Kerja) secara berkala agar selaras, baik dengan
perkembangan kondisi perusahaan, peraturan atau standar yang berlaku
3. Mematuhi peraturan perundang-undangan dan persyaratan lainnya yang berkaitan dengan
K3, serta mengintegrasikannya ke dalam semua aspek kegiatan operasi perusahaan kami
4. Melaksanakan identifikasi bahaya seuai dengan sifat dan skala resiko K3 dalam semua
aktivitas operasi.
5. Menyediakan kerangka kerja untuk menetapkan dan meninjau sasaran - sasaran K3
6. Menyediakan sumberdaya yang cukup untuk mengimplementasikan Sistem
manajemen K3.
7. Mendokumentasikan, menerapkan dan memelihara SMK3.
8. Memelihara program Lindungan Lingkungan terhadap kegiatan disemua area lokasikerja.
9. Mengkomunikasikan dan menanamkan kesadaran akan kebijakan ini kepada semua
personils ecara berkala.
10. Mengelola dan menangani semua material, baik yang berbahaya maupun yang tidak

berbahaya, termasuk mengendalikan potensi bahaya terhadap pekerja.


11. Meningkatkan kompetensi pekerja sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya.

12. Meninjau aspek Manajemen K3 secara periodik agar tetap relevan.

13. Memberikan perlindungan bagi semua personil di tempat kerja sehingga dapat dicegah

terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja.


14. Memberikan pelatihan dan kompetensi yang sesuai dan memadai agar tenaga kerjadapat

bekerja secara aman dan selamat.


15. Memperhatikan aspek K3 dalam semua kegiatan operasinya

C.4. Komunikasi
Faktor Komunikasi memiliki unsur yang penting dalam mengkoordinasikan pelaksanaan K3 di
Lapangan.
Karena hal itu, maka Kami akan membuat Prosedur Operasi Standard sebagai acuan dalam
pelaksanaan di lapangan.
C.5. Informasi Terdokumentasi
Kepedulian CV. AISYAH pada keselamatan Kerja senantiasa diwujudkan dalam bentuk
komunikasi aktif setiap hari. Komunikasi Lapangan dan Kantor serta komunikasi sesama
personil lapangan selalu intens dengan menggunakan komunikasi telephone pintar, internet
dan media lainnya.
ISO 9001: 2015 mendefinisikan informasi terdokumentasi sebagai data yang diperlukan untuk
dikendalikan dan dikelola oleh organisasi.
Dalam ISO 9001:2015 dijelaskan bahwa persyaratan mengenai Informasi Terdokumentasi
adalah sbb :
1. Membuat dan memperbarui informasi didokumentasikan,
2. Dikontrol dan tersedia khususnya dan sesuai dengan yang diperlukan oleh
organisasi,
3. Perlindungan yang memadai,
4. Ketentuan Distribusi yang berlaku misalnya akses, pengambilan, penggunaan,
penyimpanan
5. pengendalian perubahan, retensi dan disposisi.
Ada beberapa informasi terdokumentasi yang dipersyaratkan oleh ISO 9001:2015

1. Bukti untuk menunjukkan kesesuaian produk / Jasa


2. Hasil kajian persyaratan yang berkaitan dengan produk dan jasa
3. Konfirmasi bahwa persyaratan desain dan pengembangan telah dipenuhi
4. Output dari proses desain dan pengembangan
5. Perubahan desain dan pengembangan
6. Hasil evaluasi, pemantauan kinerja, dan re-evaluasi penyedia eksternal
7. Definisi karakteristik produk dan jasa, termasuk kegiatan yang akan dilakukandan
hasil yang akan dicapai
8. Informasi yang diperlukan untuk mempertahankan traceability
9. Hasil perubahan ketentuan produksi dan pelayanan
10. Tindakan yang diambil pada output yang tidak sesuai baik itu pada proses,produk,
dan jasa, termasuk konsesi yang diperoleh
11. Hasil kegiatan pemantauan dan pengukuran
12. Bukti pelaksanaan program audit dan hasil audit
13. Bukti hasil tinjauan manajemen
14. Bukti ketidaksesuaian dan tindakan yang diambil, dan hasil dari setiap tindakan korektif
D. Operasi Keselamatan Konstruksi

Analisis Keselamatan Pekerjaan

Nama Pekerja : Dinar


Nama Paket perjaan :
Tanggal Pekerjaan :

Alat Pelindung Diri yang di perlukan untuk melaksanakan pekerjaan :

No Alat Sedia
1 Helm , Papan Informasi K3
2 Sepatu
3 Sarung Tangan
4 Rompi Keselamatan
5 Masker Pernafasan
6 Kotak P3K

D.1. Perencanaan Operasi


Perencanaan operasional berupa prosedur kerja / petunjuk kerja, yang harus
mencakup seluruh upaya pengendalian, diantaranya :
1. Upaya pengendalian berdasarkan lingkup pekerjaan
2. Rencana penunjukan personil yang akan ditugaskan menjadi PenganggungJawab
Kegiatan SMK3
3. Prediksi dan rencana penanganan kondisi keadaan darurat tempat kerja
4. Rencana prosedur / petunjuk kerja yang perlu di siapkan
5. Rencana program pelatihan / soisalisasi sesuai pengendalian resiko
6. Sistem pertolongan pertama pada kecelakaan
7. Persyaratan Operator Alat Angkat
a. Operator Alat Angkat harus memenuhi kompetensi
b. Setiap Operator alat angkat harus memiliki SIO (Surat Izin Operasi) atau
bersertifikat yang di keluarkan oleh Badan yang berwenang
8. Rambu Peringatan / Larangan / Anjuran
a. Penempatan Rambu-rambu peringatan/larangan/anjuran harus dipasang sesuai
dengan kondisi di tempat kerja
b. Rambu peringatan/larangan/anjuran harus mudah dilihat dan dapat dibaca
9. Alat Pelindung Diri
a. Alat pelindung diri diidentifikasi berdasarkan hasil penilaian risiko
b. Alat pelindung diri (APD) diberikan kepada pekerja sesuai dengan jenis
pekerjaan
10. Tamu/pengunjung dan pihak luar
a. Pengendalian dan pembatasan akses masuk dan akses keluar tempat kerja
b. Persyaratan APD (Alat Pelindung Diri)
c. Induksi K3
d. Prosedur dan Persyaratan tanggap darurat

D.2. Kesiapan dan Tanggapan Terhadap Kondisi Darurat

1. Rencana penunjukan personil yang akan ditugaskan menjadi Penanggung Jawab Kegiatan
SMK3.

Posisi dalam SMK 3 Uraian Tugas


-Menetapkan kebijakan K3 di lingkungan proyek
Penanggung Jawab K3 -Memberikan dukungan agar pelaksanaan K3
berjalan berkelanjutan.
-Merencanakan dan melaksanakan kedaan
kedaruratan.
-Mengidentifikasi potensi bahaya akibat kedaan
Emergency/ Kedaruratan kedaruratan.
-Membuat laporan kegiatan kedaruratan.
-Memantau secara berkala penggunaan APD.
-Mengkoordinasikan tugas-tugas kedaruratan dan
melaksanakan keputusan organisasi K3.
-Merencanakan dan melaksanakan P3K.
-Mengidentifikasi pekerja akibat kecelakaan kerja.
-Memberikan pertolongan pertama pada korban
sesuai kondisi korban.
P3K -Membuat laporan kegiatan P3K.
-Memantau secara berkala penggunaan APD.
-Mengkoordinasikan kegiatan P3K dan
melaksanakan keputusan organisasi K3.
2. Prediksi dan rencana penanganan kondisi keadaan darurat tempat kerja;

Potensi Darurat Cara Penanganan Prasarana yang Diperlukan


Kecelakaan
-Terkena alat manual. Lakukan P3K, untuk
-Jatuh dari ketinggian. pertolongan pertama Kotak P3
-Kejatuhan Benda.
Bawa ke dokter /
-Tersandung.
Puskesmas / Poliklinik
-Tergelincir Ambulan/ Kendaraan, Tandu
dengan kendaraan
-Terjepit antara benda
proyek
-Terpotong
-Terkilir Hub. RS terdekat dan
-Terbakar akibat/ datangkan ambulance
Daftar Nomor Telepon Penting
berhubungan dengan suhu apabila diperlukan
tinggi/korosif/radiasi
Petugas TTD proyek buat
laporan ke atasan dan
instansi yang terkait

Kebakaran Bagi Karyawan dan para


pekerja yang mengetahui APAR Instruksi Kerja
adanya kebakaran segera Operasional dan Maintenance
Padamkan api dengan APAR
APAR;

jika APAR tidak


berfungsi segera Daftar Nomor Telepon Penting
hubungi petugas TTD
proyek
selamatkan Dokumen,
asset, dll;
segera evakuasi
secepatnya bagi karyawan Lay out/site plan (tentukan titik
/ pekerja yang tidak kumpul) dan jalur evakuasi
berkepentingan
Bagi Petugas TTD Proyek
segera
Padamkan api dengan
APAR, jika masih
memungkinkan;
Memerintahkan Satpam
untuk mensterilisasi
area.
Segera Lakukan P3K
Serangan Penyakit tindakan
Bawa segera ke rumah Tandu, Kendaraan/
sakit/Klinik Ambulances
E. Evaluasi Kinerja Keselamatan Konstruksi

No. Jenis Komunikasi PIC Waktu Pelaksanaan

Induksi Keselamatan Konstruksi


1 Pada Awal Proyek
(Safety Induction)

Pertemuan pagi hari


2 Dilakukan Setiap Hari
(safety morning)

Dilakukan diawalmulai
Pertemuan Kelompok Kerja pekerjaan
3
(toolbox meeting)

Rapat Keselamatan Konstruksi Dilakukan minimal


4
(construction safety meeting) seminggu sekali
E.1 Pemantauan dan evaluasi
Perusahaan membangun metode sistematis untuk pengukuran dan pemantauan kinerja K3
secara teratur sebagai satu kesatuan bagian dari keseluruhan sistem manajemen Perusahaan.
Pemantauan melibatkan pengumpulan informasi-informasi berkaitan dengan bahayaK3,
Pengukuran kinerja K3 dapat berupa pengukuran kualitatif maupun pengukurankuantitatif kinerja
K3 di tempat kerja.
Pengukuran dan Pemantauan bertujuan antara lain untuk :

1. Melacak perkembangan dari pertemuan-pertemuan K3, pemenuhan Tujuan K3 dan


peningkatan berkelanjutan.
2. Memantau pemenuhan peraturan perundang-undangan dan persyaratan lainnya
berkaitan dengan penerapan K3 di tempat kerja.
3. Memantau kejadian-kejadian kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja (PAK).
4. Menyediakan data untuk evaluasi keefektivan pengendalian operasi K3 atau untuk
mengevaluasi perlunya modifikasi pengendalian ataupun pengenalan pilihan pengendalian
baru.
5. Menyediakan data untuk mengukur kinerja K3 Perusahaan baik secara proaktifmaupun
secara reaktif.
6. Menyediakan data untuk mengevaluasi penerapan Sistem Manajemen Keselamatandan
Kesehatan kerja Perusahaan.
7. Menyediakan data untuk menilai kompetensi personil K3

Perusahaan mendelegasikan tugas pemantauan dan pengukuran kinerja K3 kepada Ahli K3 Umum
Perusahaan atau Sekretaris Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja termasuk anggota
anggota di bawah kewenangan Ahli K3 Umum Perusahaan.

Hasil dari pemantauan dan pengukuran kinerja K3 dianalisa dan digunakan untuk
mengidentifikasi tingkat keberhasilan kinerja K3 ataupun kebutuhan perlunya tindakan
perbaikan ataupun tindakan-tindakan peningkatan kinerja K3 lainnya.

Pengukuran kinerja K3 menggunakan metode pengukuran proaktif dan metode pengukuran


reaktif di tempat kerja. Prioritas pengukuran kinerja K3 menggunakan metode pengukuran proaktif
dengan tujuan untuk mendorong peningkatan kinerja K3 dan mengurangi kejadian kecelakaan
kerja di tempat kerja.

Termasuk dalam pengukuran proaktif kinerja K3 antara lain :

1. Penilaian kesesuaian dengan perundang-undangan dan peraturan lainnya yangberkaitan


dengan penerapan K3 di tempat kerja.
2. Keefektivan hasil inspeksi dan pemantauan kondisi bahaya di tempat kerja
3. Penilaian keefektifan pelatihan K3.
4. Pemantauan Budaya K3 seluruh personil di bawah kendali Perusahaan.
5. Survey tingkat kepuasan tenaga kerja terhadap penerapan K3 di tempat kerja.
6. Keefektivan hasil audit internal dan audit eksternal Sistem Manajemen K3.
7. Jadwal penyelesaian rekomendasi-rekomendasi penerapan K3 di tempat kerja.
8. Penerapan Program - program K3
9. Tingkat keefektivan partisipasi tenaga kerja terhadap penerapan K3 di tempat kerja
10. Pemeriksaan kesehatan tenaga kerja di tempat kerja.

Termasuk dalam pengukuran reaktif kinerja K3 antara lain :

1. Pemantauan kejadian kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja (PAK).


2. Tingkat keseringan kejadian kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja (PAK).
3. Tingkat hilangnya jam kerja akibat kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja (PAK).
4. Tuntutan tindakan pemenuhan dari pemerintah.
5. Tuntutan tindakan pemenuhan dari pihak ke tiga yangberhubungan dengan Perusahaan.

Perusahaan menyediakan peralatan-peralatan yang diperlukan untuk melaksanakan pemantauan


dan pengukuran kinerja K3 seperti alat pengukur tingkat kebisingan, pencahayaan, gas beracun
dan alat-alat lainnya sesuai dengan aktivitas operasi perusahaan yang berkaitan dengan K3.

Perusahaan juga menggunakan komputer dan program-program komputer sebagai alat untuk
menganalisa hasil pemantauan dan pengukuran kinerja K3 di tempat kerja. Keseluruhan alat-alat
yang digunakan dalam pemantauan dan pengukuran kinerja K3 dikalibrasi secara berkala dan
disesuaikan pengaturan nilai besaran satuannya sesuai dengan standar nilai besaran satuan yang
berlaku baik Internasional maupun secara lokal.

Perusahaan tidak menggunakan alat-alat yang tidak dikalibrasi dengan tepat ataupun yang sudah
mengalami kerusakan untuk melaksanakan pemantauan dan pengukuran kinerja K3 di tempat
kerja.

Kalibrasi dan perawatan alat ukur pemantauan dan pengukuran kinerja K3 dilaksanakan oleh
personil ahli terhadap pelaksanaan kalibrasi dan perawatan alat-alat ukur yang digunakan.

E.2 Tinjauan manajemen

Tinjauan Manajemen fokus terhadap keseluruhan kinerja Sistem Manajemen Keselamatan dan
Kesehatan Kerja dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
1. Kesesuaian Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja terhadap
operasional dan aktivitas Perusahaan.
2. Kecukupan pemenuhan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan KesehatanKerja
terhadap Kebijakan K3 Perusahaan.
3. Keefektivan penyelesaian tindakan perbaikan dan tindakan pencegahan serta hasil-hasil lain
yang dicita-citakan.
Tinjauan Manajemen dilaksanakan oleh Pimpinan Perusahaan dan dilaksanakan secara berkala
yang secara umum dilaksanakan minimal 1 (satu) tahun sekali untuk meninjau penerapan Sistem
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perusahaan berjalansecara tepat.

Hal-hal yang dapat dijadikan acuan dalam melaksanakan Tinjauan Manajemen antara lain :

1. Laporan keadaan darurat (termasuk kejadian serta pelatihan/simulasi/pengujian tanggap


darurat).
2. Survey kepuasan tenaga kerja terhadap penerapan K3 di tempat kerja.
3. Statistik insiden kerja (termasuk kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja).
4. Hasil-hasil inspeksi.
5. Hasil dan rekomendasi pemantauan dan pengukuran kinerja K3 di tempat kerja.
6. Kinerja K3 Kontraktor
7. Kinerja K3 Pemasok
8. Informasi perubahan peraturan perundang-undangan dan persyaratan lain yangberkaitan
dengan penerapan K3 di tempat kerja.

E.3 Peningkatan kinerja keselamatan konstruksi

Peninjauan yang dilakukan terhadap manajemen perusahaan diantaranya tentang evaluasi


kepatuhan terhadap persyaratan peraturan, kinerja K3, pencapaian sasaran K3, komunikasi yang
terjalin dengan pihak luar berkaitan dengan kritik dan saran yang membangun, status
penyelidikan IBPR serta persyaratan perundang-undangan yang terkait dengan K3.

Untuk menjamin kesesuaian dan kefektifan yang berkesinambungan gunapencapaian tujuan

SMK3, pengusaha dan/atau pengurus perusahaan atau tempat kerja harus:

1. Melakukan tinjauan ulang terhadap penerapan SMK3 secara berkala


2. Tinjauan ulang SMK3 harus dapat mengatasi implikasi K3 terhadap seluruh kegiatan,produk
barang dan jasa termasuk dampaknya terhadap kinerja perusahaan.
Tinjauan ulang penerapan SMK3, paling sedikit meliputi :

1. Evaluasi terhadap kebijakan K3


2. Tujuan, sasaran dan kinerja K3
3. Hasil temuan audit SMK3
4. Evaluasi efektifitas penerapan SMK3, dan kebutuhan untuk pengembangan SMK3

Perbaikan dan peningkatan kinerja dilakukan berdasarkan pertimbangan:

1. Perubahan peraturan perundangan-undangan;


2. Tuntutan dari pihak yang terkait dan pasar;
3. Perubahan produk dan kegiatan perusahaan;
4. Perubahan struktur organisasi perusahaan;
5. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk epidemologi;
6. Hasil kajian kecelakaan dan penyakit akibat kerja;
7. Adanya pelaporan dan/atau
8. Adanya saran dari pekerja/buruh.
9. Perubahan peraturan perundangan-undangan;
10. Tuntutan dari pihak yang terkait dan pasar;
11. Perubahan produk dan kegiatan perusahaan;
12. Perubahan struktur organisasi perusahaan;
13. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk epidemologi;
14. Hasil kajian kecelakaan Perubahan peraturan perundangan-undangan;
15. Tuntutan dari pihak yang terkait dan pasar;
16. Perubahan produk dan kegiatan perusahaan;
17. Perubahan struktur organisasi perusahaan;
18. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk epidemologi;
19. Hasil kajian kecelakaan Perubahan peraturan perundangan-undangan;
20. Tuntutan dari pihak yang terkait dan pasar;
21. Perubahan produk dan kegiatan perusahaan;
22. Perubahan struktur organisasi perusahaan;
23. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk epidemologi;
24. Hasil kajian kecelakaan Perubahan peraturan perundangan-undangan;
25. Tuntutan dari pihak yang terkait dan pasar;
26. Perubahan produk dan kegiatan perusahaan;
27. Perubahan struktur organisasi perusahaan;
28. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk epidemologi;
29. Hasil kajian kecelakaan Perubahan peraturan perundangan-undangan;
30. Tuntutan dari pihak yang terkait dan pasar;
31. Perubahan produk dan kegiatan perusahaan;
2. Perubahan struktur organisasi perusahaan;
33. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk epidemologi.

Kendari, 18 Juli 2022

CV. AISYAH

ASMAWATI, ST
Direktris

Anda mungkin juga menyukai