0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan15 halaman

Program Kerja CSSD 2023 RS Ibunda

Program kerja CSSD RS Ibu dan Anak Ibunda tahun 2023 mencakup pelayanan sterilisasi untuk memenuhi kebutuhan sarana medis rumah sakit, pemantauan mutu sterilisasi, dan pelatihan karyawan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sterilisasi guna mencegah infeksi.

Diunggah oleh

Alviah Nur Rizki
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan15 halaman

Program Kerja CSSD 2023 RS Ibunda

Program kerja CSSD RS Ibu dan Anak Ibunda tahun 2023 mencakup pelayanan sterilisasi untuk memenuhi kebutuhan sarana medis rumah sakit, pemantauan mutu sterilisasi, dan pelatihan karyawan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sterilisasi guna mencegah infeksi.

Diunggah oleh

Alviah Nur Rizki
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM KERJA CSSD TAHUN 2023

RS IBU DAN ANAK IBUNDA

RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK IBUNDA


Jl. Lintas Timur Mataram Baru, Lampung Timur
No. HP. 081367384041, E-mail : ibundalampungtimur@[Link]
2023
RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK “IBUNDA”
Jalan Lintas Timur, Mataram Baru, Lampung Timur
Telp. 0813-6738-4041 Email : ibundalampungtimur@[Link]

KEPUTUSAN DIREKTUR RS IBU DAN ANAK IBUNDA


Nomor : 57/I/RSIAI/VIII/2019

TENTANG

PEDOMAN PENYELENGGARAAN CSSD


RS IBU DAN ANAK IBUNDA

Menimbang :

a. Bahwa dalam upaya meningkatkan mutu Penyelenggaraan CSSD di RS Ibu dan Anak Ibunda,
maka diperlukan Pedoman Penyelenggaraan CSSD yang bermutu tinggi;
b. Bahwa agar Penyelenggaraan CSSD di RS Ibu dan Anak Ibunda dapat terlaksana dengan baik,
perlu adanya Pedoman Penyelenggaraan CSSD RS Ibu dan Anak Ibunda sebagai landasan bagi
Penyelenggaraan CSSD di RS Ibu dan Anak Ibunda;
c. Bahwa sehubungan dengan hal tersebut di atas perlu ditetapkan Pedoman Penyelenggaraan
CDDS RS Ibu dan Anak Ibunda dengan Keputusan Direktur RS Ibu dan Anak Ibunda.

Mengingat :
1. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
2. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit;
3. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja;
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2021 tentang Penyelenggaranan
Bidang Perumahsakitan;
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2017 tentang Pedoman
Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan;
6. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2019 tentang Kesehatan
Lingkungan Rumah Sakit.
MEMUTUSKAN

Menetapkan :
1. Keputusan Direktur RS Ibu dan Anak Ibunda Tentang Pedoman Penyelenggaraan CSSD RS
Ibu dan Anak Ibunda;
2. Pedoman Penyelenggaraan CSSD RS Ibu dan Anak Ibunda sebagaimana dimaksud dalam
Diktum Kesatu sebagaimana tercantum dalam Lampiran Keputusan ini;
3. Pedoman Penyelenggaraan CSSD RS Ibu dan Anak sebagaimana dimaksud dalam Diktum
kedua harus dijadikan acuan dalam menyelenggarakan pelayanan pencegahan dan
pengendalian infeksi di RS Ibu dan Anak Ibunda;
4. Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan
dalam penetapan ini, akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Lampung Timur

Pada tanggal : 25 Agustus 2019

Direktur

RS IBU DAN ANAK IBUNDA,

dr. Henri Anton Silitonga, Sp.O.G.

NIP. 010816
Lampiran

Keputusan Direktur RS IBU DAN ANAK IBUNDA

Nomor : 41/I/RSIAI/XII/2022

Tanggal : 15 Desember 2022

PROGRAM KERJA

PEPELAYANAN CSSD (Central Sterile Supply Departement)

RS IBU DAN ANAK IBUNDA

TAHUN 2023

1. PENDAHULUAN
Sentral Sterilisasi di rumah sakit adalah suatu unit untuk memproses, pengolahan alat atau
bahan yang bertujuan untuk menghancurkan semua bentuk kehidupan mikroba termasuk endospora
dan dapat dilakukan dengan proses kimia atau fisika. Rumah sakit sebagai institusi sebagai penyedia
pelayanan kesehatan berupaya untuk mencegah terjadinya infeksi bagi pasien dan petugas rumah sakit.
Salah satu indikator keberhasilan dalam pelayanan rumah sakit adalah rendahnya angka infeksi
nosokomial dirumah sakit. Untuk mencapai keberhasilan tersebut maka perlu dilakukan pencegahan
dan pengendalian infeksi di rumah sakit.
Sterilisasi merupakan salah satu upaya untuk memutus mata rantai yang penting untuk
pencegahan dan pengendalian infeksi, serta berperan dalam upaya menekan kejadian [Link]
sangat tergantung pada unit penunjang lain seperti unsur pelayanan medik, rumah tangga,
pemeliharaan sarana, sanitasi dan [Link] terjadi hambatan pada salah satu unit diatas maka
akhirnya akan mengganggu proses hasil sterilisasi.

II. LATAR BELAKANG


Untuk meminimalkan resiko terjadinya infeksi dirumah sakit perlu diterapkan pencegahan
dan pengendalian infeksi (PPI) yaitu kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pembinaan,
pendidikan dan pelatihan serta monitoring dan evaluasi. Dalam mencegah permasalahan diatas, maka
pengelolaan khusus pada Instalasi Sentral Sterilisasi sangatlah diperlukan. Oleh karena itu perlunya
Instalasi Sentral Sterilisasi membuat program yang jelas dalam rangka meningkatkan profesionalisme
pelayanan sehingga mampu bersaing dimasa yang akan datang.
III. TUJUAN
1. Tujuan Umum :

Memenuhi keperluan barang-barang steril yang dapat dipertanggung jawabkan


kesetrilannya secara kontinyu dan konsisten baik untuk keperluan darurat maupun untuk
keperluan rutin yang dilaksanakan dalam ruangan terkontrol lingkungannya sehingga
berkontribusi dalam upaya pencegahan dan penurunan angka infeksi di rumah sakit.
2. Tujuan Khusus :

1) Menyiapkan barang-barang steril baik habis pakai maupun tidak habis pakai untuk
perawatan pasien.
2) Mendistribusikan barang-barang steril yang diperlukan oleh unit atau ruang perawatan
pasien.
3) Memilih bahan medis habis pakai yang aman, bermutu dan efektif untuk kebutuhan
penyediaan barang-barang steril.
4) Mempertahankan standar yang telah ditetapkan.

IV. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN

Cakupan kegiatan pelayanan CSSD meliputi :

A. Melakukan koordinasi dengan unit kerja yang terkait

B. Melakukan pelaksanaan rencana program meliputi :

1. Melaksanakan pelayanan penyediaan barang atau bahan medis habis pakai steril di semua
unit rumah sakit dan Poli Satelit sesuai standar.
2. Monitoring penerapan SOP tentang Sterilisasi ( Perencanaan, Pengadaan, Pencucian,
Pengemasan, Pemberian tanda, Proses sterilisasi, Peyimpanan, dan Pendistribusian ).
3. Pemantauan kwalitas produk sterilisasi (uji mikrobiologi) di BBLK)
4. Pemantauan kwalitas produk sterilisasi dengan tape indikator pada mesin Autoclav
5. Pemantauan kwalitas produk sterilisasi internal indikator pada mesin Autoclav
6. Pemantauan kwalitas sterilisasi dengan (Bakteri Bacillus Stearothermophilus) pada mesin
Autoclav
7. Pemantauan kwalitas sterilisator dengan (Bowie Dick Tes) pada mesin Autoclav
8. Pemantauan kwalitas air bersih.
9. Pemantauan kwalitas suhu dan kelembaban udara.
10. Pemeliharaan alat/mesin sterilisator secara rutin dan non rutin
11. Kalibrasi mesin sterilisator oleh BPFKS
12. Pemeliharaan alat pendingin (AC) ruangan
13. In haouse training tentang sterilisasi.
14. Eks House Training (Pelatihan dasar dan manajemen CSSD) 1 orang.
15. Seminar / Lokakarya
16. Gugus kendali mutu / PSBH

V. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN

1. Melakukan koordinasi dengan Kepala Instalasi Bedah Sentral dan Sentral Sterilisasi dan unit
terkait dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan sterilisasi, Pemenuhan standar pelayanan.
2. Melakukan koordinasi dengan Instalasi/ unit terkait dalam memenuhi kebutuhan sarana dan
prasarana peralatan penunjang pelayanan sterilisasi.
3. Melakukan koordinasi dengan Diklat Rumah sakit dalam pelaksanaan program Diklat tentang
Sterilisasi.
4. Menetapkan SDM yang akan mengikuti pelatihan atau pendidikan dan berkoordinasi dengan
Diklat rumah sakit.

VI. SASARAN
Adapun Sasaran dalam Program Kerja CSSD ini meliputi :

No Kegiatan Sasaran Target

Pelayanan Sterilisasi
1. Memberikan pelayanan, Semua unit pelayanan yang ada di RS 100%
penyediaan barang/alat medis Ibu dan Anak Ibunda sesuai standar.
steril.
Penanggung jawab :

Kepala CSSD

Pemantauan mutu sterilisasi


1. Monitoring penerapan SOP Semua unit pelayanan yang ada di RS 100%
Sterilisasi ( Perencanaan, Ibu dan Anak Ibunda sesuai standar.
Pengadaan, Pencucian, Penanggung jawab :
Pengemasan, Pemberian tanda,
Kepala CSSD
Proses sterilisasi, Peyimpanan,
dan Pendistribusian ).
2. Pemantauan kwalitas produk 1. Steam/Autoclave : 1 100%
hasil sterilisasi. (uji 2. Binder A : 1
mikrobiologi) 3. Binder B : 1
di BBLK
Penanggung jawab :

Kepala CSSD
3. Pemantauan kwalitas produk  Sterilisator Steam/Autoclave 100%
sterilisasi dengan tape indikator  Binder A dan B

Penanggung jawab :

Kepala CSSD

4. Pemantauan kwalitas produk  Sterilisator Steam/Autoclave 100%


sterilisasi internal indikator  Binder A dan B

Penanggung jawab :

Kepala CSSD

5. Pemantauan kwalitas sterilisasi  Sterilisator Steam/Autoclave 100%


dengan BI Biological Indikator
(Bakteri Bacillus Penanggung jawab :
Stearothermophilus)
Kepala CSSD

6. Pemantauan kwalitas sterilisator  Sterilisator Steam/Autoclave 100%


dengan
Penanggung jawab :
(Bowie Dick Tes)
Kepala CSSD

7. Pemantauan kwalitas air bersih.  Air kran CSSD 100%

Penanggung jawab :

Kepala CSSD

8. Pemantauan kwalitas suhu dan  Ruang penyimpanan alat/bahan 100%


kelembaban udara. steril

Penanggung jawab :

Kepala CSSD
Pemeliharaan sarana dan peralatan sterilisasi
1. Pemeliharaan alat/mesin 1. Steam/Autoclave : 1 100%
sterilisator secara rutin dan non 2. Binder A : 1
rutin oleh petugas intern rumah 3. Binder B : 1
sakit. 4. Memmet : 1
5. Sealler : 1
6. Kompresor : 1

Penanggung jawab :

Kepala CSSD/Teknisi Medis

2. Kalibrasi mesin sterilisator oleh 1. Steam/Autoclave : 1 100%


BPFKC 2. Binder A : 1
3. Binder B : 1
4. Memmet : 1

Penanggung jawab :

Kepala CSSD

Teknisi RSSG

3. Pemeliharaan alat pendingin AC dalam ruang CSSD 100%


(AC) ruangan

Penanggung jawab :

Kepala CSSD
Teknisi RSSG

Pendidikan dan pelatihan staf


1. In haouse training tentang Petugas CSSD + Unit terkait 100%
sterilisasi.
30 orang

Penanggung jawab :

Kepala CSSD + Diklat


2. Eks House Training (Pelatihan Petugas CSSD 2 orang 100%
up date CSSD)

Penanggung jawab :

Kepala CSSD + Diklat

3. Seminar / Lokakarya Petugas CSSD 100%

Penanggung jawab :

Kepala CSSD

4. PSBH 1 Judul 100%

(Problem Solving for Better


Hospital) Penanggung jawab :

Kepala CSSD

VII. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN


KEGIATAN JADUAL

Triwulan 1 Triwulan 2 Triwulan 3 Triwulan 4

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

Pelayanan Sterilisasi

1. Memberikan pelayanan,
penyediaan barang/alat
medis steril.
Pemantauan mutu sterilisasi

1. Monitoring penerapan SOP


Sterilisasi ( Perencanaan,
Pengadaan, Pencucian,
Pengemasan, Pemberian
tanda, Proses sterilisasi,
Peyimpanan, dan
Pendistribusian ).
2. Pemantauan kwalitas
produk hasil sterilisasi. (uji
mikrobiologi)

di BBLK Lampung Timur


3. Pemantauan kwalitas
produk sterilisasi dengan
tape indikator

4. Pemantauan kwalitas
produk sterilisasi internal
indikator
5. Pemantauan kwalitas
sterilisasi dengan BI
Biological Indikator
(Bakteri Bacillus
Stearothermophilus)
6. Pemantauan kwalitas
sterilisator dengan
(Bowie Dick Tes)

7. Pemantauan kwalitas air


bersih.
8. Pemantauan kwalitas suhu
dan kelembaban udara.
Pemeliharaan sarana dan
peralatan sterilisasi

1. Pemeliharaan alat/mesin
sterilisator secara rutin dan
non rutin oleh petugas intern
rumah sakit.
2. Kalibrasi mesin sterilisator
oleh BPFKC
3. Pemeliharaan alat pendingin
(AC) ruangan
Pendidikan dan pelatihan staf

1. In haouse training tentang


sterilisasi.

2. Eks House Training


(Pelatihan up date CSSD)
3. Seminar / Lokakarya

4. PSBH

VIII. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN


1. Pencatatan dilakukan terhadap semua kegiatan.
2 . Pelaporan dilakukan setiap akhir kegiatan

IX. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


Hasil evaluasi dibuat analisa untuk dilaporkan kepada Kepala Rumah Sakit agar mendapatkan
rekomendasi sebagai tindak lanjut.

X. PENUTUP
Demikian Program Pelayanan Sterilisasi Sentral RS Ibu dan Anak Ibunda tahun 2023.
Diharapkan dengan dukungan, kerja sama dan partisipasi dari semua pihak yang terkait,
khususnya dari Direktur RS Ibu dan Anak Ibunda agar program ini dapat terlaksanakan sesuai
dengan apa yang diharapkan.

Ditetapkan di Lampung Timur

Pada tanggal : 15 Desember 2022

Direktur

RS IBU DAN ANAK IBUNDA,

dr. Henri Anton Silitonga, Sp.O.G.

NIP. 010816
AUTOKLAF DI RS IBU DAN ANAK IBUNDA
STERILISATOR DI RS IBU DAN ANAK IBUNDA

Anda mungkin juga menyukai