0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
122 tayangan5 halaman

Stase Mata OSCE Semester 4

Dokumen ini membahas tentang stase mata OSCE semester 4 yang meliputi pemeriksaan mata berdasarkan keluhan pasien, checklist pemeriksaan, dan diagnosis mata seperti konjungtivitis dan skleritis.

Diunggah oleh

Widad Hayaza
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
122 tayangan5 halaman

Stase Mata OSCE Semester 4

Dokumen ini membahas tentang stase mata OSCE semester 4 yang meliputi pemeriksaan mata berdasarkan keluhan pasien, checklist pemeriksaan, dan diagnosis mata seperti konjungtivitis dan skleritis.

Diunggah oleh

Widad Hayaza
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

STASE MATA OSCE SEMESTER 4

Pemeriksaan mata tergantung dari keluhan pasien.

Skenario 1
Keluhan utamanya mata merah/mata perih/rasa gatal pada mata/mata bengkak.
Pemeriksaan yang dilakukan :
1. Pemeriksaan segmen anterior
2. Pemeriksaan segmen posterior (Oftalmoskop)
3. Pemeriksaan visus (semisal curiga ada penurunan visus untuk menyingkirkan DD
pasien/optional)
Skenario 2
Keluhan utamanya penurunan visus. Pemeriksaan yang dilakukan :
1. Pemeriksaan visus (Snellen chart)
2. Pemeriksaan pinhole (membaik = ada kelainan media refrakta)
3. Pemeriksaan koreksi kacamata (trial lens)

CHECKLIST SKENARIO 1

No Aspek keterampilan yang dinilai


1 (Inform consent) cuci tangan.
Assalamualaikum [Link] bapak/ibu sebelum perkenalkan nama saya dokter Emil,
sebagai dokter yang berjaga pada hari ini.
2 (Anamnesis)
- Nama :
- Umur :
- Pekerjaan :
- Sebelumnya ada keluhan apa ?
- Sejak kapan keluhan itu terjadi?
- Apakah ada keluhan lain?
- RPD (apakah sebelumnya ada keluhan yang sama seperti ini)
- RPK (apakah keluarga ada keluhan yang sama, riwayat DM/hipertensi)

Baik pak/bu setelah ini saya lakukan beberapa pemeriksaan, nanti dalam
pemeriksaan ada sedikit tindakan yang tidak nyaman tapi inshallah aman sesuai
dengan prosedur ya pak/bu. Apakah bersedia?
3 (Menyiapkan alat dan bahan)
- Lup
- Penlight
4 (Inspeksi) SEGMEN ANTERIOR

Pemeriksaan inspeksi spesifik (menggunakan lup jarak meihat 30 cm dan penlight)


:
1. Palpebra/kelopa mata (normal : palpebra tampak tenang), termasuk bulu
mata (tidak ada kebotakan/perubahan warna)
[membuka kelopak, congkel atas-bawah]
 Hematoma (perubahan warna) : trauma
 Bengkak dan perubahan warna : infeksi

2. Konjungtiva (normal : tampak tenang, tidak ad hiperemi)


[mata pasien dibuka lebar]
 Hiperemis/kemerahan : konjungtivitis, keratitis.

3. Kornea (normal : tampak jernih, ada defek/perlukaan tidak)


 Udema : glaucoma

4. Kamera oculi anterior/bilik mata (normal : jernih, dalam)


[sorot lampu dari bagian lateral, melihat bisa menyinari keseluruhan iris]
 Hypopyon/infiltrate keputihan (nanah) : keratitis, uveitis anterior

5. Iris (normal : coklat, kripta iris)

6. Pupil (normal : bisa miosis/midrasis)


[swing kanan-kiri]
Refleks direk : penyorotan secara langsung
Refleks indirek : penyorotan cahaya pada mata, yang dilihat mata yang tidak
disorot, normalnya sama.
Diameter : sama = isokor, tidak sama = unisokor.

7. Lensa (normal : kekeruhan/tidak)


[gerakkan cahaya dari lateral-medial]
 Ada kekeruhan : katarak

8. Px strabismus (normal : titik cahaya jatuh pada tengah lensa dan kedua mata
sama)
[penlight disorot ditengah]

9. Px tekanan bola mata (normal : seperti tekanan mengelembungkan pipi)


[dua jari, tapi jari tidak terangkat]

10. Px otot ekstraokuler


[pasien diminta mengikuti jari pemeriksa, H]
11. Px lapang pandang

4 SEGMEN POSTERIOR
Pemeriksaan mengunakan oftalmoskop.
 Retina normal : warna orange kemarahan.
 Papil nervus optikus
 Pembuluh darah
 Macula : temporal diskus optikus
5 Pemeriksaan Visus
Optional. Bertujuan untuk menyingkirkan diagnosis banding.
6. DD, Dx, tatalaksana dan edukasi.
DIAGNOSIS MATA
1. Konjungtivitis

Gejala : mata merah/hiperemi (injeksi konjungtiva), sensasi seperti ada


benda asing, tidak ada penurunan visus. Cobble stone (konjungtivitis vernalis)
DD :
- perdarahan subkonjungtiva (mata merah, ada perdarahan tanpa nyeri)
- pterigum (mata merah, sendasi benda asing, astigmatisme)
- uveitis anterior (hiperemi siliar, penurunan visus)
- dry aye (makin malem makin nyeri)
Tatalaksana :
- bakteri : kloramfenikol tetes sebanyak 1 tetes 6 kali sehari.
- alergi : flumetolon tetes 2 kali sehari selama 2 minggu.
- virus : salep acyclovir 3% 5 kali sehari selama 10 hari.

Tulis resep :

Edukasi :
1. Jangan mengosok mata.
2. Tidak mengunakan lensa kontak.
3. Jaga kebersihan lingkungan terkhusus mata.
2. Skleritis

Gejala : mata merah, nyeri sedang-berat, fotofobia, lakrimasi (mata berair),


penurunan visus.
DD :
- episkleritis (tidak ada fotofobia)
- konjungtivitis (visus normal)
- keratitis (infiltrate kornea, fluoresensi (+))
Tatalaksana : prednisolone 1% 4 kali dalam sehari.

Edukasi :
1. Jangan mengosok mata.
2. Tidak mengunakan lensa kontak.
3. Jaga kebersihan lingkungan terkhusus mata

Anda mungkin juga menyukai