0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan15 halaman

Panduan PowerPoint 2016 untuk SMP

Dokumen tersebut membahas topik-topik yang dapat dimasukkan dalam modul ajar PowerPoint 2016 untuk siswa SMP, meliputi pengenalan PowerPoint, membuat presentasi sederhana, menambahkan konten ke slide, mengatur tampilan slide, animasi dan transisi, mengelola slide, menyisipkan media, pemformatan lanjutan, perekaman presentasi, berbagi presentasi, tips presentasi efektif, dan latihan.

Diunggah oleh

pastaayy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan15 halaman

Panduan PowerPoint 2016 untuk SMP

Dokumen tersebut membahas topik-topik yang dapat dimasukkan dalam modul ajar PowerPoint 2016 untuk siswa SMP, meliputi pengenalan PowerPoint, membuat presentasi sederhana, menambahkan konten ke slide, mengatur tampilan slide, animasi dan transisi, mengelola slide, menyisipkan media, pemformatan lanjutan, perekaman presentasi, berbagi presentasi, tips presentasi efektif, dan latihan.

Diunggah oleh

pastaayy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Berikut adalah contoh topik yang bisa dimasukkan dalam modul ajar PowerPoint 2016 untuk

siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP):

1. Pengenalan PowerPoint:
 Apa itu PowerPoint dan kegunaannya.
 Fitur dasar dan antarmuka PowerPoint 2016.
2. Membuat Presentasi Sederhana:
 Menambahkan slide baru.
 Mengubah layout slide.
 Mengatur ukuran dan orientasi slide.
3. Menambahkan Konten ke Slide:
 Menyisipkan teks dan mengatur formatnya.
 Menambahkan gambar dan grafik.
 Memasukkan tabel dan daftar.
4. Mengatur Tampilan Slide:
 Menggunakan tema dan tata letak.
 Menyesuaikan warna, font, dan efek.
 Menambahkan latar belakang.
5. Animasi dan Transisi:
 Menerapkan animasi objek.
 Mengatur efek transisi antar slide.
6. Mengelola Slide dan Tampilan Slide:
 Mengurutkan, menyalin, dan menghapus slide.
 Mengatur tampilan penampilan slide.
7. Menyisipkan Media:
 Menambahkan audio dan video ke slide.
 Mengatur pengaturan media.
8. Pemformatan Lanjutan:
 Menggunakan animasi kustom.
 Menggabungkan objek dan grup.
 Menerapkan latar belakang dan desain kustom.
9. Perekaman Presentasi:
 Merekam presentasi dengan narasi.
 Mengatur waktu slide.
10. Berbagi dan Menyajikan Presentasi:
 Menyimpan presentasi dalam berbagai format.
 Menyajikan presentasi dengan proyektor atau tampilan di layar.
11. Tips untuk Presentasi yang Efektif:
 Membuat slide yang menarik dan mudah dibaca.
 Menjaga konsistensi tampilan.
 Berbicara dengan jelas dan lugas.
12. Latihan dan Tugas:
 Berikan latihan untuk siswa guna mengasah keterampilan mereka dalam
menggunakan PowerPoint.
 Berikan tugas presentasi individu atau kelompok.
MICROSOFT POWER POINT

1. Pengenalan PowerPoint:

PowerPoint dan kegunaannya.

Microsoft PowerPoint adalah perangkat lunak presentasi yang sangat populer yang
digunakan untuk membuat slide presentasi visual. Ini adalah bagian dari paket
perangkat lunak Microsoft Office dan memungkinkan pengguna untuk membuat
tampilan visual yang menarik dan informatif untuk presentasi bisnis, pendidikan,
pelatihan, atau tujuan komunikasi lainnya.

Kegunaan utama PowerPoint adalah untuk membuat presentasi yang efektif dan
menarik. Berikut beberapa kegunaan utamanya:

1. Membuat Presentasi Bisnis: PowerPoint digunakan secara luas dalam lingkungan


bisnis untuk membuat presentasi tentang produk, proyek, laporan keuangan, rencana
strategis, dan banyak topik lainnya. Slide yang dibuat dengan PowerPoint dapat
membantu menyampaikan informasi dengan cara yang mudah dipahami dan
mengesankan.
2. Pendidikan: Di dunia pendidikan, PowerPoint digunakan oleh guru dan mahasiswa
untuk membuat presentasi mengenai pelajaran, penelitian, proyek, dan materi
pembelajaran lainnya. Animasi, gambar, dan grafik yang dapat ditambahkan
membuat materi menjadi lebih menarik dan interaktif.
3. Pelatihan: PowerPoint juga digunakan dalam pelatihan perusahaan atau organisasi.
Slide presentasi dapat mencakup materi pelatihan, petunjuk kerja, prosedur, dan
panduan lainnya untuk karyawan atau peserta pelatihan.
4. Publikasi Online: PowerPoint memiliki opsi untuk mengonversi presentasi menjadi
format berbagi, seperti PDF atau format gambar. Ini memungkinkan pengguna untuk
membagikan presentasi secara online melalui email, situs web, atau platform media
sosial.
5. Presentasi Visual: PowerPoint memungkinkan pengguna untuk menyertakan
berbagai elemen visual seperti gambar, grafik, video, audio, dan animasi. Ini
membantu dalam menyampaikan pesan secara lebih jelas dan menarik perhatian
audiens.
6. Pembuatan Proposal: Dalam lingkungan bisnis, PowerPoint sering digunakan
untuk membuat proposal bisnis, baik untuk mengajukan proyek kepada klien atau
untuk tujuan internal dalam organisasi.
7. Penyampaian Informasi: PowerPoint dapat digunakan untuk menyajikan informasi
kompleks dengan cara yang lebih mudah dimengerti. Misalnya, data angka dan
statistik dapat diubah menjadi grafik atau diagram untuk memudahkan interpretasi.
8. Motivasi dan Inspirasi: Banyak pembicara publik, pelatih, dan motivator
menggunakan PowerPoint untuk mendukung presentasi mereka. Animasi dan desain
visual dapat membantu menciptakan pengalaman yang lebih menarik dan memotivasi
audiens.

Secara keseluruhan, PowerPoint adalah alat yang kuat untuk menciptakan presentasi
visual yang efektif dalam berbagai konteks, membantu mengkomunikasikan ide,
informasi, dan pesan dengan cara yang lebih visual, menarik, dan mudah dimengerti.

Fitur dasar dan antarmuka PowerPoint 2016.

Tampilan Microsoft PowerPoint memiliki beberapa bagian yang berbeda, masing-masing


memiliki fungsi tertentu untuk membantu Anda dalam membuat, mengedit, dan
menyajikan presentasi. Berikut adalah beberapa bagian utama dari tampilan Microsoft
PowerPoint:
1. Tab File : Pada tab file ini terdapat menu – menu backstage yang pada dasarnya
difungsikan untuk mengelola file, seperti menyimpan file, membuka file yang sudah
ada, membuat presentasi baru, dan fungsi – fungsi lainnya
2. Quick Access Toolbar: Terletak di sebelah kiri Ribbon, ini adalah area yang
memungkinkan Anda mengakses perintah yang sering digunakan, seperti Save,
Undo, dan Redo.
3. Ribbon: Mirip dengan antarmuka aplikasi Office lainnya, Ribbon terdiri dari tab-tab
seperti "Home," "Insert," "Design," "Transitions," "Animations," "Slide Show,"
"Review," dan "View." Setiap tab berisi grup-grup perintah terkait yang memudahkan
Anda mengakses berbagai fungsi dan alat dalam PowerPoint.
4. Slide Area: Ini adalah area utama di mana Anda melihat dan mengedit slide dalam
presentasi. Anda dapat melihat slide secara rinci dan melakukan pengeditan seperti
menambahkan teks, gambar, dan elemen lainnya.
5. Slide Tab: Di sebelah kiri Slide Pane, Anda akan melihat daftar thumbnail slide.
Anda dapat mengklik thumbnail untuk langsung berpindah ke slide tertentu.
6. Notes Section: Di bagian bawah Slide Area, ini adalah tempat di mana Anda dapat
menulis catatan untuk setiap slide. Ini sangat berguna saat Anda ingin menyimpan
panduan atau catatan pribadi terkait dengan presentasi.
7. Slide Views:

a) Slide Sorter View: Anda dapat mengakses tampilan ini dengan mengklik ikon
grid di bagian bawah Slide Thumbnails. Ini memungkinkan Anda melihat seluruh
slide dalam bentuk miniatur dan mengatur urutan slide dengan mudah.
b) Normal View: Ini adalah tampilan default yang memungkinkan Anda mengedit
satu slide pada satu waktu dengan melihat tampilan penuh di Slide Pane.
c) Notes Page View: Ini memungkinkan Anda melihat tampilan slide beserta
catatan yang terkait di bawahnya. Ini berguna saat Anda mencetak slide
bersama dengan catatan.
d) Reading View: Ini adalah tampilan di mana Anda dapat melihat presentasi
seperti saat disajikan, tanpa berada dalam mode pengeditan penuh. Ini
membantu Anda mengalami bagaimana audiens akan melihat presentasi Anda.
e) Slide Show View: Ini adalah tampilan saat presentasi sebenarnya. Anda dapat
menjalankan presentasi dari slide pertama dan berpindah ke slide berikutnya
saat mengklik atau menekan tombol panah.

8. Zoom Control: Di bagian kanan bawah tampilan, Anda akan melihat kontrol zoom
yang memungkinkan Anda memperbesar atau memperkecil tampilan slide.
9. View Options: Anda dapat mengakses opsi tampilan tambahan di grup
"Presentation Views" di Ribbon, seperti "Outline View" (Tampilan Garis Besar), "Grid
and Guides" (Kotak dan Panduan), dan "Slide Master" (Master Slide).

Setiap bagian dari tampilan PowerPoint memiliki tujuan tertentu dan memberikan Anda
alat untuk menciptakan dan mengatur presentasi dengan cara yang efisien dan kreatif.

2. Membuat Presentasi Sederhana:


 Menambahkan slide baru.

Berikut adalah langkah-langkah untuk menambahkan slide baru pada Microsoft


PowerPoint:

1. Buka dokumen PowerPoint yang ingin Anda tambahkan slide baru.


2. Di antarmuka PowerPoint, Anda akan melihat tampilan slide Anda di Slide Area.
3. Pilih tab "Home" di Ribbon untuk mengakses menu berbagai perintah dasar.
4. Di grup "Slides" di tab "Home", Anda akan melihat tombol "New Slide" (Slide Baru).
Klik tombol ini.
5. Setelah Anda mengklik "New Slide", akan muncul daftar pilihan tata letak slide yang
tersedia.
6. Pilih tata letak slide yang ingin Anda tambahkan. Pilihan tata letak atau “layout”
termasuk tata letak dengan judul “Title Slide”, tata letak kosong “Blank”, tata letak
gambar “ Picture whit Caption”, dan lain-lain.
7. Setelah Anda memilih tata letak slide, PowerPoint akan menambahkan slide baru
sesuai dengan tata letak yang Anda pilih.
8. Slide baru akan muncul di Slide Area di bawah slide sebelumnya. Anda dapat mulai
mengedit slide baru dengan menambahkan teks, gambar, grafik, dan elemen lainnya
sesuai kebutuhan.
9. Jika Anda ingin menambahkan lebih banyak slide, Anda dapat mengulangi langkah-
langkah di atas atau mengklik tombol "New Slide" di grup "Slides" lagi.
10. Anda juga dapat menggunakan pintasan keyboard dengan menekan tombol Ctrl + M
pada keyboard untuk menambahkan slide baru.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat dengan mudah menambahkan


slide baru dalam presentasi PowerPoint Anda. Pastikan Anda memilih tata letak slide yang
sesuai dengan konten yang ingin Anda tambahkan pada slide baru tersebut.

 Mengubah layout slide.

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengubah tata letak (layout) slide pada Microsoft
PowerPoint:

1. Buka dokumen PowerPoint yang berisi slide yang ingin Anda ubah tata letaknya.
2. Di antarmuka PowerPoint, Anda akan melihat tampilan slide Anda di Slide Pane.
3. Pilih slide yang ingin Anda ubah tata letaknya dengan mengklik slide tersebut di Slide
Pane.
4. Pilih tab "Home" di Ribbon untuk mengakses menu perintah dasar.
5. Di grup "Slides" di tab "Home", Anda akan melihat tombol "Layout" (Tata Letak). Klik
tombol ini.
6. Setelah Anda mengklik "Layout", akan muncul daftar pilihan tata letak slide yang
tersedia untuk slide yang dipilih.
7. Pilih tata letak baru yang ingin Anda gunakan dengan mengklik salah satu pilihan
dalam daftar tata letak.
8. Setelah Anda memilih tata letak baru, PowerPoint akan mengubah tampilan slide
sesuai dengan tata letak yang Anda pilih. Perubahan mungkin termasuk penambahan
atau penghapusan kotak teks dan elemen lainnya tergantung pada tata letak yang
dipilih.
9. Jika perlu, Anda dapat menyesuaikan elemen dalam tata letak baru dengan
menambahkan teks, gambar, grafik, atau elemen lainnya sesuai kebutuhan.
10. Setelah Anda selesai mengubah tata letak slide, Anda dapat melanjutkan untuk
mengedit konten slide sesuai keinginan.
11. Anda juga dapat menggunakan pintasan keyboard dengan menekan tombol Ctrl +
Shift + Enter setelah memilih slide yang ingin diubah tata letaknya.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat dengan mudah mengubah tata
letak slide dalam presentasi PowerPoint Anda. Ini memungkinkan Anda untuk
menyesuaikan tampilan slide sesuai dengan jenis konten yang ingin Anda sampaikan
dalam presentasi Anda.

 Mengatur ukuran dan orientasi slide.

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengatur ukuran dan orientasi slide pada Microsoft
PowerPoint:

Mengatur Ukuran Slide:

1. Buka dokumen PowerPoint yang berisi slide yang ingin Anda atur ukurannya.
2. Di antarmuka PowerPoint, Anda akan melihat tampilan slide Anda di Slide Pane.
3. Pilih tab "Design" di Ribbon untuk mengakses menu perintah desain.
4. Di grup "Page Setup" di tab "Design", Anda akan melihat tombol "Slide Size" (Ukuran
Slide). Klik tombol ini.
5. Setelah Anda mengklik "Slide Size", akan muncul menu dropdown dengan opsi
ukuran slide yang tersedia.
6. Pilih ukuran slide yang diinginkan, seperti "Standard (4:3)" untuk ukuran standar
atau "Widescreen (16:9)" untuk tampilan layar lebar. Anda juga dapat memilih
"Custom Slide Size" (Ukuran Slide Kustom) jika Anda ingin mengatur ukuran khusus.
7. Jika Anda memilih "Custom Slide Size", Anda dapat memasukkan dimensi lebar dan
tinggi slide sesuai kebutuhan Anda.
8. Setelah Anda memilih ukuran slide yang sesuai, PowerPoint akan mengubah ukuran
slide secara otomatis.

Mengatur Orientasi Slide:

1. Buka dokumen PowerPoint yang berisi slide yang ingin Anda atur orientasinya.
2. Di antarmuka PowerPoint, Anda akan melihat tampilan slide Anda di Slide Pane.
3. Pilih tab "Design" di Ribbon untuk mengakses menu perintah desain.
4. Di grup "Page Setup" di tab "Design", Anda akan melihat tombol "Slide Orientation"
(Orientasi Slide). Klik tombol ini.
5. Setelah Anda mengklik "Slide Orientation", akan muncul menu dropdown dengan dua
pilihan: "Portrait" (Potret) untuk orientasi tegak dan "Landscape" (Lanskap) untuk
orientasi mendatar.
6. Pilih salah satu orientasi sesuai kebutuhan Anda.
7. Setelah Anda memilih orientasi slide, PowerPoint akan mengubah orientasi slide
secara otomatis.
8. Pastikan untuk memeriksa tampilan dan tata letak slide setelah mengatur ukuran dan
orientasi untuk memastikan semua elemen tetap sesuai dengan harapan.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat dengan mudah mengatur ukuran
dan orientasi slide dalam presentasi PowerPoint Anda. Ini memungkinkan Anda untuk
menyesuaikan tampilan slide agar sesuai dengan perangkat yang akan Anda gunakan untuk
presentasi, seperti layar komputer atau proyektor.

3. Menambahkan Konten ke Slide:


 Menyisipkan teks dan mengatur formatnya.

Berikut adalah langkah-langkah untuk menyisipkan teks dan mengatur formatnya pada
Microsoft PowerPoint:

1. Buka dokumen PowerPoint yang ingin Anda sisipkan teks dan mengatur formatnya.
2. Di antarmuka PowerPoint, Anda akan melihat tampilan slide Anda di Slide Pane.
3. Pilih slide tempat Anda ingin menyisipkan teks atau pilih objek teks yang sudah ada.
4. Jika Anda ingin menambahkan teks baru, klik dua kali di area di mana Anda ingin
menambahkannya, seperti kotak teks atau area kosong pada slide.
5. Ketika Anda mengklik atau menggandakan klik di area teks, Anda dapat mulai
mengetik untuk menyisipkan teks.
6. Setelah teks ada di slide, Anda dapat mengatur formatnya dengan cara berikut:
o Font: Pilih teks yang ingin Anda format, lalu buka tab "Home" di Ribbon. Di
grup "Font," Anda dapat memilih font, ukuran, gaya teks (tebal, miring,
bergaris bawah), dan warna teks.
o Paragraf: Anda dapat mengatur perataan teks (kiri, tengah, kanan, atau rata
kanan-kiri), spasi antarbaris, dan indentasi. Pilih teks atau kotak teks, lalu
buka tab "Home" di Ribbon. Di grup "Paragraph," Anda akan menemukan opsi
untuk mengatur paragraf.
o Poin Penting: PowerPoint memungkinkan Anda membuat poin-poin penting
dalam bentuk bullet points. Pilih teks yang ingin Anda ubah menjadi poin
penting, lalu klik ikon "Bullets" di grup "Paragraph" di tab "Home." Anda juga
dapat menggunakan ikon "Numbering" untuk membuat poin dengan angka.
o Warna Latar Belakang dan Efek: Anda dapat memberikan latar belakang
berwarna atau efek bayangan pada teks. Pilih teks, lalu klik kanan dan pilih
"Format Text Effects." Di sini Anda dapat mengatur berbagai efek visual untuk
teks.
o WordArt dan Efek Teks Khusus: Anda juga dapat menggunakan alat
"WordArt" di tab "Insert" atau menerapkan efek khusus pada teks di tab
"Format." Ini akan memberikan efek visual yang kreatif pada teks Anda.
7. Setelah Anda selesai mengatur format teks, pastikan untuk melihat tampilan slide
dalam Slide Pane atau tampilan Slide Show untuk memastikan teks tampil dengan
sesuai.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat dengan mudah menyisipkan teks
ke dalam slide PowerPoint Anda dan mengatur formatnya sesuai dengan kebutuhan
presentasi Anda.

 Menambahkan gambar dan grafik.


Berikut adalah langkah-langkah untuk menambahkan gambar dan grafik pada Microsoft
PowerPoint:

Menambahkan Gambar:

1. Buka dokumen PowerPoint di mana Anda ingin menambahkan gambar.


2. Pilih slide tempat Anda ingin menambahkan gambar.
3. Di antarmuka PowerPoint, pilih tab "Insert" di Ribbon untuk mengakses menu
perintah sisipan.
4. Di grup "Images" (Gambar), Anda akan melihat beberapa opsi:
o Picture: Klik tombol "Picture" (Gambar) untuk menyisipkan gambar dari file
yang ada di komputer Anda. Cari gambar yang ingin Anda sisipkan, pilih, dan
klik "Insert."
o Online Pictures: Jika Anda ingin mencari gambar online, klik "Online
Pictures." Anda dapat mencari gambar di Bing Image Search atau akun
OneDrive Anda.
o Screenshot: Jika Anda ingin menambahkan tangkapan layar dari aplikasi
lain, klik "Screenshot." Pilih jendela atau bagian layar yang ingin Anda
sisipkan.
5. Setelah Anda menyisipkan gambar, Anda dapat menyesuaikan ukuran, posisi, dan
mengatur efek jika perlu. Pilih gambar, lalu buka tab "Format" di Ribbon. Di sini Anda
akan menemukan berbagai alat untuk mengatur gambar.

Menambahkan Grafik:

1. Buka dokumen PowerPoint di mana Anda ingin menambahkan grafik.


2. Pilih slide tempat Anda ingin menambahkan grafik.
3. Di antarmuka PowerPoint, pilih tab "Insert" di Ribbon.
4. Di grup "Illustrations" (Ilustrasi), Anda akan melihat beberapa opsi:
o Chart: Klik tombol "Chart" (Grafik) untuk membuat grafik baru. Pilih jenis
grafik yang sesuai (misalnya, bar chart, pie chart, atau line chart), lalu akan
muncul lembar Excel yang terhubung di mana Anda dapat memasukkan data
grafik Anda.
o SmartArt: Klik tombol "SmartArt" untuk menyisipkan grafik SmartArt. Ini
adalah elemen grafis yang digunakan untuk menggambarkan konsep,
hubungan, atau alur dengan cara visual.
5. Setelah Anda menambahkan grafik, Anda dapat mengisi data atau teks sesuai
kebutuhan Anda. Pilih grafik atau elemen grafik, lalu buka tab "Design" atau "Format"
di Ribbon untuk mengatur format dan tampilan grafik.
6. Anda juga dapat memodifikasi dan mengatur properti grafik, seperti mengubah
warna, style, atau mengatur tampilan data, dengan mengklik grafik dan
menggunakan opsi yang tersedia di Ribbon.
7. Pastikan untuk melihat tampilan slide dalam Slide Pane atau tampilan Slide Show
untuk memastikan gambar atau grafik tampil sesuai dengan harapan.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat dengan mudah menambahkan


gambar dan grafik ke dalam slide PowerPoint Anda. Ini akan membantu membuat
presentasi Anda lebih visual dan informatif.

 Memasukkan tabel dan daftar “Bullet and Numbering”.


Berikut adalah langkah-langkah untuk memasukkan tabel dan daftar pada Microsoft
PowerPoint:

Memasukkan Tabel:

1. Buka dokumen PowerPoint di mana Anda ingin memasukkan tabel.


2. Pilih slide tempat Anda ingin menambahkan tabel.
3. Di antarmuka PowerPoint, pilih tab "Insert" di Ribbon untuk mengakses menu
perintah sisipan.
4. Di grup "Tables" (Tabel), Anda akan melihat tombol "Table" (Tabel). Klik tombol ini.
5. Pilih jumlah kolom dan baris yang Anda inginkan dalam tabel dengan mengarahkan
kursor ke area sel pada dialog pop-up yang muncul. Klik saat Anda memilih ukuran
yang diinginkan.
6. Setelah tabel dimasukkan, Anda dapat mengisi sel dengan teks atau data. Anda juga
dapat menambahkan atau menghapus baris dan kolom dengan mengklik tanda
tambah dan tanda kurang di sebelah tabel.
7. Anda juga dapat mengatur format tabel, seperti mengubah warna latar belakang,
warna garis, atau mengatur lebar kolom, dengan mengklik tabel dan menggunakan
opsi yang tersedia di tab "Design" atau "Format" di Ribbon.

Memasukkan Daftar “ Bullet and Numbering”:

1. Buka dokumen PowerPoint di mana Anda ingin memasukkan daftar.


2. Pilih slide tempat Anda ingin menambahkan daftar.
3. Di antarmuka PowerPoint, pilih tab "Home" di Ribbon untuk mengakses menu
perintah dasar.
4. Di grup "Paragraph" (Paragraf), Anda akan melihat tombol "Bullets" (Bullet Points)
dan "Numbering" (Numbered List). Klik tombol yang sesuai dengan jenis daftar yang
ingin Anda tambahkan.
5. Setelah Anda mengklik tombol "Bullets" atau "Numbering," teks yang Anda ketik akan
diatur dalam bentuk daftar dengan poin-poin atau angka.
6. Anda juga dapat mengatur format daftar, seperti mengubah gaya poin atau angka,
dengan mengklik daftar dan menggunakan opsi yang tersedia di tab "Home" atau
"Format" di Ribbon.
7. Jika Anda ingin menambahkan daftar di dalam kotak teks atau bentuk lain, ketik teks
terlebih dahulu, lalu pilih teks dan ikon "Bullets" atau "Numbering" di grup
"Paragraph."
8. Pastikan untuk melihat tampilan slide dalam Slide Pane atau tampilan Slide Show
untuk memastikan tabel atau daftar tampil sesuai dengan harapan.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat dengan mudah memasukkan


tabel dan daftar ke dalam slide PowerPoint Anda. Ini akan membantu Anda mengorganisir
dan mengkomunikasikan informasi dengan lebih terstruktur dalam presentasi Anda.

4. Mengatur Tampilan Slide:


 Menggunakan tema

Berikut adalah langkah-langkah untuk menggunakan tema (theme) pada Microsoft


PowerPoint:

1. Buka Dokumen PowerPoint: Buka dokumen PowerPoint yang ingin Anda terapkan
tema ke dalamnya.
2. Pilih Tab "Design": Di Ribbon, pilih tab "Design". Ini adalah tab yang berisi
berbagai opsi tema dan tata letak slide.
3. Lihat Tema yang Tersedia: Di grup "Themes" (Tema), Anda akan melihat berbagai
tema yang sudah tersedia. Ketika Anda mengarahkan kursor mouse ke atas setiap
tema, Anda akan melihat pratinjau bagaimana tema tersebut akan memengaruhi
tampilan slide Anda.
4. Pilih Tema: Klik pada tema yang ingin Anda terapkan pada presentasi Anda. Setelah
Anda mengklik tema, tampilan seluruh presentasi akan diubah sesuai dengan tema
yang dipilih.
5. Edit Tata Letak: Ketika Anda menerapkan tema, PowerPoint akan secara otomatis
mengatur warna, font, efek, dan latar belakang sesuai dengan tema tersebut. Anda
dapat mengedit tata letak slide secara individu dengan mengklik ikon "Slide Layout"
di grup "Layout" di tab "Home".
6. Mengatur Variasi Warna: Di grup "Variants" (Variasi) di tab "Design", Anda dapat
memilih variasi warna yang sesuai dengan tema yang telah Anda pilih. Ini akan
memungkinkan Anda untuk menjaga konsistensi warna di seluruh presentasi Anda.
7. Menggunakan Efek: Di grup "Effects" (Efek) di tab "Design", Anda dapat memilih
efek yang sesuai dengan tema, seperti efek bayangan atau efek animasi yang
seragam.
8. Menggunakan Fungsi Live Preview: Saat Anda mengarahkan kursor ke atas
tema atau variasi, PowerPoint akan menampilkan pratinjau langsung tentang
bagaimana tampilan slide akan berubah jika tema tersebut diterapkan. Ini
memungkinkan Anda untuk melihat hasilnya sebelum Anda mengonfirmasi pilihan
Anda.
9. Simpan Presentasi: Pastikan untuk menyimpan perubahan pada presentasi Anda
setelah menerapkan tema dengan mengklik "File" dan kemudian "Save" atau "Save
As".

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat dengan mudah menggunakan


tema dalam presentasi PowerPoint Anda. Tema membantu membuat tampilan presentasi
lebih konsisten dan menarik secara visual, dan dapat meningkatkan kesan secara
keseluruhan.

 Menyesuaikan warna, font, dan efek.

Berikut adalah langkah-langkah untuk menyesuaikan warna, font, dan efek pada teks dan
objek dalam Microsoft PowerPoint:

Menyesuaikan Warna:

1. Pilih Teks atau Objek: Pertama, pilih teks atau objek yang ingin Anda ubah
warnanya dengan mengkliknya.
2. Tab "Format": Di Ribbon, pilih tab "Format". Di sini, Anda akan menemukan
berbagai alat untuk mengatur warna.
Pengaturan Pengaturan
warna objek warna Teks

Gambar. Tampilan Tab Menu Format


Untuk mengatur Warna Teks dan objek
3. Warna Teks: Jika Anda ingin mengubah warna teks, klik ikon "Text Fill". Ini akan
membuka palet warna dari mana Anda dapat memilih warna yang berbeda.
4. Warna objek: Jika Anda ingin mengubah warna latar belakang atau bentuk objek,
klik ikon "Shape Fill” yang mirip dengan ikon cat warna.
5. Memilih Warna Kustom: Jika Anda ingin menggunakan warna yang tidak ada
dalam palet tema, Anda dapat memilih "More Fill Colors" atau "Eyedropper" (Penjepit
Warna) untuk memilih warna kustom.

More Fill
Colors

Menyesuaikan Font:

1. Pilih Teks: Pilih teks yang ingin Anda ubah fontnya dengan mengkliknya.
2. Tab "Home": Di Ribbon, pilih tab "Home".
3. Font: Di grup "Font", Anda dapat mengklik tombol "Font" untuk membuka kotak
dialog "Font". Di sini, Anda dapat memilih font yang berbeda, mengatur ukuran font,
mengaktifkan gaya (misalnya, tebal atau miring), dan mengubah warna font jika
belum dilakukan sebelumnya.

Grup “Font”

Menyesuaikan Efek:

1. Pilih Objek: Pilih objek (seperti gambar atau bentuk) yang ingin Anda tambahkan
efeknya.
2. Tab "Format": Di Ribbon, pilih tab "Format".
3. Efek Gambar: Di grup "Picture Styles" (Gaya Gambar), Anda dapat mengklik ikon
efek gambar untuk memberikan bayangan, refleksi, atau efek lain pada gambar.
4. Efek Bentuk: Jika Anda bekerja dengan bentuk, Anda dapat mengklik ikon efek
bentuk di grup "Shape Styles" (Gaya Bentuk) untuk memberikan efek 3D atau efek
bayangan pada bentuk.
5. Efek Teks: Jika Anda ingin memberikan efek khusus pada teks, Anda dapat memilih
teks, lalu klik ikon "Text Effects" (Efek Teks) di grup "WordArt Styles" (Gaya
WordArt). Di sini, Anda dapat memilih efek seperti bayangan, pantulan, atau efek
lainnya.
6. Animasi: Jika Anda ingin menambahkan animasi, Anda dapat pilih objek, lalu pergi
ke tab "Animations" di Ribbon untuk menambahkan efek animasi pada objek
tersebut.

Setelah Anda menyesuaikan warna, font, dan efek sesuai kebutuhan, pastikan untuk
memeriksa tampilan slide dalam Slide Pane atau tampilan Slide Show untuk memastikan
perubahan yang Anda buat sesuai dengan harapan.

 Menambahkan latar belakang (Background).

Berikut adalah langkah-langkah untuk menambahkan latar belakang (background) pada


Microsoft PowerPoint:

Menambahkan Latar Belakang ke Seluruh Slide:

1. Buka Dokumen PowerPoint: Buka dokumen PowerPoint yang ingin Anda


tambahkan latar belakangnya.
2. Tab "Design": Di Ribbon, pilih tab "Design".
3. Background Styles: Di grup "Theme”, Anda akan melihat berbagai opsi latar
belakang yang tersedia. Klik salah satu dari opsi ini untuk menerapkan latar belakang
ke seluruh slide.

4. Format Background: Jika Anda ingin mengatur latar belakang lebih lanjut, klik
kanan di latar belakang slide dan pilih "Format Background".
a) Fill: Di jendela "Format Background," Anda dapat memilih jenis latar belakang,
seperti "Solid Fill", "Gradient Fill", atau "Picture or texture fill". Pilih opsi yang
sesuai.
b) Solid Fill: Jika Anda memilih "Solid Fill," Anda dapat memilih warna latar
belakang dari palet warna yang tersedia.
c) Gradient Fill: Jika Anda memilih "Gradient Fill," Anda dapat mengatur gradien
warna yang sesuai.
d) Picture or texture fill: Jika Anda memilih "Picture or texture fill," Anda dapat
memilih gambar atau tekstur dari komputer Anda sebagai latar belakang.

Apply to All: Jika Anda ingin menerapkan latar belakang ini ke semua slide dalam
presentasi Anda, klik "Apply to All" di jendela "Format Background".
Close: Setelah Anda puas dengan latar belakang yang Anda pilih atau sesuaikan, klik
"Close" untuk menutup jendela "Format Background".

Menambahkan Latar Belakang ke Slide Tertentu:

Jika Anda ingin menambahkan latar belakang hanya ke slide tertentu, Anda dapat
menggunakan metode berikut:

1. Buka Slide yang Ingin Anda Ganti Latar Belakangnya: Klik slide yang ingin Anda
ganti latar belakangnya di Slide Area.
2. Tab "Design": Di Ribbon, pilih tab "Design".
3. Background Styles: Di grup "Background Styles," Anda akan melihat berbagai opsi
latar belakang yang tersedia. Klik salah satu dari opsi ini untuk menerapkan latar
belakang hanya pada slide yang dipilih.
4. Format Background: Jika Anda ingin mengatur latar belakang slide tertentu lebih
lanjut, klik kanan di latar belakang slide dan pilih "Format Background". Ikuti langkah
4 dari panduan sebelumnya.

Setelah Anda menerapkan latar belakang sesuai dengan preferensi Anda, pastikan untuk
memeriksa tampilan slide dalam Slide Pane atau tampilan Slide Show untuk memastikan
latar belakangnya sesuai dengan harapan.

5. Animasi dan Transisi:


 Menerapkan animasi objek.

Berikut adalah langkah-langkah untuk menerapkan animasi pada objek di Microsoft


PowerPoint:

1. Buka Dokumen PowerPoint: Buka dokumen PowerPoint yang berisi slide dan objek
yang ingin Anda animasikan.
2. Pilih Objek: Pilih objek yang ingin Anda animasikan. Ini bisa berupa teks, gambar,
bentuk, atau objek lainnya. Klik pada objek tersebut untuk memilihnya.
3. Tab "Animations": Di Ribbon, pilih tab "Animations". Di sini, Anda akan
menemukan berbagai opsi untuk mengatur animasi objek.
4. Tambahkan Animasi: Di grup "Animation", klik tombol "Add Animation". Ini akan
membuka daftar berbagai jenis animasi yang tersedia.
5. Pilih Jenis Animasi: Pilih jenis animasi yang sesuai dengan objek Anda. Misalnya,
Anda dapat memilih "Fly In" untuk membuat objek muncul dari luar slide, atau "Fade"
untuk membuat objek muncul dengan efek pudaran. Klik pada jenis animasi yang
diinginkan.
6. Animasi Kustom: Jika Anda ingin mengatur animasi lebih lanjut, klik "Animation
Pane" di grup "Advanced Animation". Ini akan membuka jendela "Animation Pane" di
sebelah kiri slide Anda, yang memungkinkan Anda mengatur urutan dan pengaturan
animasi lebih detail.
7. Efek Animasi Tambahan: Setelah Anda menerapkan animasi dasar, Anda dapat
mengklik objek lagi untuk menyesuaikan efek animasi tambahan. Di grup
"Animation" pada tab "Animations", Anda dapat mengatur opsi seperti "Effect
Options", "Duration" (Durasi), "Delay", dan lainnya.
8. Animasikan Slide Lain: Anda dapat mengulangi langkah-langkah 2 hingga 7 untuk
animasi pada objek di slide lain.
9. Pratinjau Animasi: Untuk melihat bagaimana animasi akan berfungsi, Anda dapat
mengklik tombol "Preview" di grup "Preview" pada tab "Animations".
10. Slide Show: Setelah Anda puas dengan animasi yang telah Anda terapkan, Anda dapat
melihat presentasi Anda dalam tampilan Slide Show untuk melihat animasi beraksi.
Pilih slide pertama dan klik "Slide Show" di tab "Slide Show" atau tekan tombol F5
pada keyboard Anda.
11. Simpan Presentasi: Pastikan untuk menyimpan perubahan pada presentasi Anda
dengan mengklik "File" dan kemudian "Save" atau "Save As".

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat dengan mudah menerapkan


animasi pada objek dalam presentasi PowerPoint Anda untuk membuatnya lebih dinamis
dan menarik. Pastikan untuk menggunakan animasi dengan bijak dan sesuai dengan konten
presentasi Anda untuk menghindari efek yang mengganggu.

 Mengatur efek transisi antar slide.

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengatur efek transisi antar slide pada Microsoft
PowerPoint:

1. Buka Dokumen PowerPoint: Buka dokumen PowerPoint yang berisi slide yang ingin
Anda tambahkan efek transisi antar slide.
2. Pilih Slide: Pilih slide yang ingin Anda tambahkan efek transisi dengan mengklik
slide tersebut di Slide Area.
3. Tab "Transitions": Pilih tab "Transitions" di Ribbon. Di sini, Anda akan menemukan
berbagai opsi untuk mengatur efek transisi.
4. Pilih Efek Transisi: Di grup "Transition to This Slide", Anda akan melihat berbagai
efek transisi yang tersedia. Klik pada efek transisi yang ingin Anda terapkan pada
slide tersebut. Anda dapat melihat pratinjau efek transisi dengan mengarahkan kursor
mouse ke atasnya.
5. Atur Durasi: Anda dapat mengatur durasi efek transisi dengan memilih panah di
bawah kotak "Duration" (Durasi) di grup "Timing" (Waktu). Ini mengontrol berapa
lama slide akan ditampilkan sebelum beralih ke slide berikutnya.
6. Pilihan Efek Tambahan: Di sebelah kanan, Anda akan melihat beberapa opsi
tambahan seperti "Sound" (Suara) untuk menambahkan suara selama transisi dan
"Advance Slide" (Lanjutkan Slide) untuk mengontrol kapan slide akan beralih secara
otomatis.
7. Terapkan ke Seluruh Slide: Jika Anda ingin menerapkan efek transisi yang sama ke
semua slide dalam presentasi, Anda dapat mengklik "Apply to All" (Terapkan ke
Semua) di grup "Timing".
8. Pratinjau Transisi: Untuk melihat bagaimana efek transisi bekerja, Anda dapat
mengklik tombol "Slide Show" di grup "Preview" atau klik F5 pada keyboard Anda
untuk memulai tampilan Slide Show.
9. Simpan Presentasi: Setelah Anda puas dengan pengaturan efek transisi, pastikan
untuk menyimpan perubahan pada presentasi Anda dengan mengklik "File" dan
kemudian "Save" atau "Save As".
10. Ulangi Langkah di Slide Lain: Anda dapat mengulangi langkah 2 hingga 8 untuk
mengatur efek transisi pada slide lain dalam presentasi Anda.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat dengan mudah mengatur efek
transisi antar slide dalam presentasi PowerPoint Anda, yang akan menambah elemen
dinamis dan visual ke presentasi Anda saat Anda beralih dari satu slide ke slide
berikutnya.

6. Mengelola Slide dan Tampilan Slide:


 Mengurutkan, menyalin, dan menghapus slide.

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengurutkan, menyalin, dan menghapus slide


dalam Microsoft PowerPoint:

Mengurutkan Slide:

1. Slide Pane: Di Slide Pane (panel slide di sebelah kiri), lihat daftar slide Anda. Untuk
mengurutkan slide, cukup klik dan tahan slide yang ingin Anda pindahkan.
2. Drag and Drop: Tarik slide tersebut ke posisi yang Anda inginkan. Saat Anda
melepaskan tombol mouse, slide tersebut akan dipindahkan ke posisi baru.

Menyalin “Copy” Slide:

1. Slide Pane: Pilih slide yang ingin Anda salin di Slide Pane.
2. Tab "Home": Di Ribbon, pilih tab "Home".
3. Grup "Slides": Di grup "Slides", Anda akan melihat ikon "Copy" (Salin). Klik ikon
ini.
4. Paste Slide: Setelah Anda menyalin slide, Anda dapat memilih tempat di mana Anda
ingin meletakkannya. Klik kanan di Slide Pane pada posisi yang Anda inginkan,
kemudian pilih "Paste" (Tempel).

Menghapus Slide:

1. Slide Pane: Pilih slide yang ingin Anda hapus di Slide Pane.
2. Tab "Home": Di Ribbon, pilih tab "Home".
3. Grup "Slides": Di grup "Slides", Anda akan melihat ikon "Delete" (Hapus). Klik
ikon ini.
4. Konfirmasi Penghapusan: PowerPoint akan meminta konfirmasi. Jika Anda yakin
ingin menghapus slide tersebut, klik "Delete Slide" (Hapus Slide).
Pastikan untuk melakukan tindakan ini dengan hati-hati, terutama saat menghapus slide,
karena penghapusan slide bersifat permanen. Juga, pastikan untuk menyimpan presentasi
Anda setelah Anda melakukan perubahan ini agar perubahan tersebut disimpan.

 Mengatur tampilan penampilan slide.


7. Menyisipkan Media:
 Menambahkan audio dan video ke slide.
 Mengatur pengaturan media.
8. Pemformatan Lanjutan:
 Menggunakan animasi kustom.
 Menggabungkan objek dan grup.
 Menerapkan latar belakang dan desain kustom.
9. Perekaman Presentasi:
 Merekam presentasi dengan narasi.
 Mengatur waktu slide.
10. Berbagi dan Menyajikan Presentasi:
 Menyimpan presentasi dalam berbagai format.
 Menyajikan presentasi dengan proyektor atau tampilan di layar.
11. Tips untuk Presentasi yang Efektif:
 Membuat slide yang menarik dan mudah dibaca.
 Menjaga konsistensi tampilan.
 Berbicara dengan jelas dan lugas.
12. Latihan dan Tugas:
 Berikan latihan untuk siswa guna mengasah keterampilan mereka dalam
menggunakan PowerPoint.
 Berikan tugas presentasi individu atau kelompok.

Anda mungkin juga menyukai