MODUL AJAR
PENDIDIKAN PANCASILA DAN
KEWARGANEGARAAN
FASE D (KELAS 7)
DISUSUN OLEH
Jestia Magdalena Tatawi, S. Teol
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Fase :D
Penulis : Jestia Magdalena Tatawi, S. Teol
Instansi : SMP Negeri 5 Tahuna
Capaian Umum
Pada fase ii, peserta didik memahami sejarah kelahiran Pancasila; menerapkan nilai-nilai
Pancasila; menerapkan norman dan aturan; mengidentifikasi keberagaman suku, agama, ras, dan
antargolongan dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika, menerima keberagaman dan perubahan
budaya dalam kehidupan bermasyarakat local, nasional, dan global; dan memahami kedudukan
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; memahami tata urutan peraturan
perundang-undangan; memahami pentingnya pelestarian tradisi, kearifan lokal, dan budaya;
mengidentifikasi wiayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam konhteks wawasan
nusantara; menhidentifikasi hubungan Pancasila dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia;
menganalisis hak dan kewajiban warga Negara; mempraktikkan kemerdekaan berpendapat;
menumbuhkan sikap tanggup jawab dan berperan aktif menjaga dan melestarikan praktik tradisi,
kearifan lokal, dan budaya; dan berpartisipasi aktif menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan
Republik Indonesia.
Capaian Per Elemen
Pancasila
Peserta didik mampu memahami sejarah kelahiran Pancasila; memahami kedudukan Pancasila
sebagai dasar Negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi Negara; menerapkan nilai-nilai
Pacasila dalam kehidupan sehari-hari; mengidentifikasi hubungan Panasila dengan Undang-
Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara
Kesatuan Republik Indonesia.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Peserta didik mampu menerapkan norma dan aturan; menerapkan hak dan kewajiban sebagai
warga Negara; memahami sejarah, fungsi, dan kedudukan Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai norma dan aturan bernegara; memahami tata urutan
peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia; mempraktikkan kemerdekaan
berpendapat sebagai warga negara dalam era keterbukaan informasi.
Bhineka Tunggal Ika
Peserta didik mampu mengidentifikasi keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan dalam
bingkai Bhineka Tunggal Ika dan menerima keberagaman dan perubahan budaya dalam
kehidupan bermasyarakat tingkat lokal, nasional, dan global; memahami pentingnya pelestarian
tradisi, kearifan lokal, dan budaya untuk mengembangkan identitas pribadi, sosial, dan bangsa;
menumbuhkan sikap tanggung jawab dan berperan aktif menjaga dan melestrikan praktik tradisi,
kearifan lokal, dan budaya dalam masyarakat global.
Negara Kesatuan Republik Indonesia
Peserta didik mampu mengidentifikasi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam
konteks wawasan nusantara; berpartisipasi aktif untuk menjaga keutuhan wilayah Negara
Republik Indonesia.
MODUL AJARAN KURIKULUM MERDEKA
PPKn FASE D KELAS VII
INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : Jestia Magdalena Tatawi, S. Teol
Instansi : SMP Negeri 5 Tahuna
Tahun Penyusunan : 2023
Jenjang Sekolah : SMP
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Fase/Kelas : D/VII
Elemen : Pancasila
Alokasi Waktu : 7x 2 jam pelajaran
B. PROFIL PELAJAR PANCASILA
- Beriman dan bertaqwa pada Tuhan Yang Esa dan Berakhlak mulia
- Gotong royong
- Mandiri
C. SARNA DAN PRASARANA
- Sumber belajar: Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik
Indonesia, 2021, Buku panduan guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, untuk
SMP Kelas VII, penulis Zaim Uchrowi, Ruslinawati
- Media pembelajaran: laptop dan LCD
D. TARGET PESERTA DIDIK
- Peserta didik regular/tipikal, umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami
materi ajar.
- Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat, mampu
mencapai keterampilan berfikir aras tinggi (HOTS), dan memiliki keterampilan
memimpin.
E. MODEL PEMBELAJARAN
Model pembelajaran tatap muka
KOMPONEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
1. Peserta didik mampu menghayati sejarah kelahiran Pancasila. sebagai karunia
dari Tuhan Yang Maha Esa yang harus disyukuri.i
2. Peserta didik mampu menjelaskan proses kelahiran, perumusan,hingga penetapan
Pancasila sebagai dasar negara.
3. Peserta didik mampu, mempraktikkan nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari
dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
Memahami, menghayati dan melaksanakan Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa,
dan bernegara.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
- Bagaimana sejarah kelahiran Pancasila?
- Bagaimana penerapan Pancasila sehari-hari ?
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pembelajaran latar sejarah kelahiran Pancasila pada masa sejarah awal, masa kerajaan
nusantara, masa penjajahan dan masa kebangkitan nasional
Pertemuan Kegiatan Konten Pembelajaran
1 Pembuka 1. Mengucap salam, mengajak berdoa, mengucap
selamat datang di SMP Negeri 5 Tahuna
2. Mengenalkan diri ke peserta didik
3. Mencairkan suasana kelas seperti menanyakan
pada peserta didik nama dan latar belakangnya,
atau pun alasan peserta didik bersekolah di
SMP Negeri 5 Tahuna
4. Mengecek kehadiran dan mengondisikan kelas.
5. Mengajak menyanyikan lagu Garuda Pancasila.
Inti 1. Menanyakan pada peserta didik pengetahuan soal
Pancasila.
2. Menanyakan penerapan sila Pancasila sehari-hari.
3. Menyampaikan contoh penerapan Pancasila.
4. Meminta peserta didik membaca apersepsi burung
garuda.
5. Mendiskusikan hebatnya burung garuda/elang
di alam.
6. Menunjukkan dan menjelaskan
‘pemetaan pikiran’ Sejarah Kelahiran
Pancasila.
7. Membuat penilaian terhadap peserta didik
Penutup 1. Meminta masukan peserta didik atas
pembelajaran hari itu dan apa manfaat dari
pertemuan/materi hari itu yang didapatkannya.
2. Meminta siswa mempelajari Subbab
Latar Sejarah Kelahiran Pancasila
untuk pembelajaran berikutnya.
3. Mengajak peserta didik untuk membuat
yel-yel pembelajaran PPKn
4. Mengucapkan salam penutup.
Pertemuan Kegiatan Konten Pembelajaran
2 Pembuka 1. Mengucap salam dan menyapa peserta didijk
2. Meminta seorang siswa memimpin doa.
3. Menyapa dan berinteraksi dengan peserta didik
4. Mengecek kehadiran dan mengondisikan kelas.
5. Menyampaikan rencana pembelajaran hari itu.
6. Meminta peserta didik mereview pembelajaran
sebelumnya
dan mengklarifikasinya.
7. Menyerukan yel pembelajaran PPKn.
Inti 1. Menunjukkan dan menjelaskan Pemetaan
Pikiran Sejarah Kelahiran Pancasila,
khususnya subbab latar sejarahnya.
2. Meminta seorang peserta didik menjelaskan
latar di masa awal sejarah, lalu
mendiskusikannya.
3. Meminta peserta didik lain menjelaskan latar
sejarah di masa kerajaan Nusantara, lalu
mendiskusikanya.
4. Meminta seorang peserta didik menjelaskan
nilai Pancasila di masa penjajahan, lalu
mendiskusikannya
5. Meminta peserta didik lain menjelaskan
nilai Pancasila di masa Kebangkitan
Nasional, lalu mendiskusikannya
6. Merangkum dan menyimpulkan nilai
Pancasila di masa lampau.
7. Menugasi peserta didik menuliskan di buku
masing-masing nilai-nilai Pancasila di masa
lampau
8. Membuat penilaian terhadap peserta didik
Penutup 1. Meminta masukan peserta didik atas
pembelajaran hari itu dan apa manfaat dari
pertemuan/materi hari itu yang
didapatkannya.
2. Meminta siswa mempelajari Subbab
Kelahiran Pancasila lebih lanjut.
3. Menyerukan Bersama yel PPKn dan mengucapkan
salam penutup..
Pembelajaran proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara
Pertemuan Kegiatan Konten Pembelajaran
3 Pembuka 1. Mengucap salam dan menyapa peserta didik
2. Meminta seorang peserta didik memimpin doa.
3. Menyapa dan berinteraksi dengan 2–3 peserta
didik.
4. Mengecek kehadiran dan mengondisikan kelas.
5. Menyampaikan rencana pembelajaran hari itu.
6. Meminta peserta didik mereview pembelajaran
sebelumnya dan mengklarifikasinya.
7. Menyerukan yel pembelajaran PPKn.
Inti 1. Menunjukkan Pemetaan Pikiran terkait
Kelahiran Pancasila.
2. Meminta peserta didik menjelaskan
penjajahan oleh Jepang dan Perang Dunia II,
lalu mendiskusikannya.
3. Menanyakan pada peserta didik mengapa Jepang
membentuk BPUPK, lalu mendiskusikannya.
4. Merangkum dan menjelaskan soal penjajahan
oleh Jepang, Perang II dan tujuan
pembentukan BPUPK.
5. Membuat penilaian terhadap peserta didik.
Penutup 1. Meminta masukan peserta didik atas
pembelajaran hari itu dan apa manfaat dari
pertemuan/materi hari itu yang
didapatkannya.
2. Meminta siswa mempelajari di rumah
Subbab Kelahiran Pancasila lebih lanjut.
3. Menyerukan bersama yel PPKn dan salam
penutup.
Pertemuan Kegiatan Konten Pembelajaran
4 Pembuka 1. Mengucap salam dan menyapa pesertaq
didik
2. Meminta seorang peserta didik memimpin
doa.
3. Menyapa dan berinteraksi dengan 2–3
peserta didik
4. Mengecek kehadiran dan mengondisikan
kelas.
5. Menyampaikan rencana pembelajaran hari
itu.
6. Meminta siswa mereview pembelajaran
sebelumnya dan mengklarifikasinya.
7. Menyerukan yel pembelajaran PPKn.
Inti 1. Menunjukkan gambar Radjiman dan
menceritakan sosok pemimpin
BPUPK ini.
2. Menunjukkan gambar rumah, dan
menjelaskan negara ibarat rumah dan
Pancasila pondasinya. Menanyakan
seberapa perlu pondasi itu dibangun?
3. Meminta peserta didik untuk
menjelaskan sidang pertama
BPUPK, lalu mendiskusikannya.
4. Menanyakan apa ucapan terpenting
Radjiman dalam sidang pertama
BPUPK, lalu mendiskusikannya.
5. Meminta peserta didik menjelaskan soal
Soekarno yang berpidato melahirkan
Pancasila.
6. Meminta peserta didik membayangkan
hadir di sidang BPUPK saat kelahiran
Pancasila, dan menuliskan di buku
masing-masing bayangannya tersebut.
7. Membuat penilaian terhadap peserta didik
Penutup 1. Meminta masukan peserta didik atas
pembelajaran hari itu dan apa manfaat
dari pertemuan/materi hari itu yang
didapatkannya.
2. Meminta siswa sepulang sekolah berlatih
untuk bermain peran bagaimana
Soekarno berpidato mengemukakan
gagasan Pancasila.
3. Menyerukan bersama yel PPKn dan
salam penutup.
Pertemuan Kegiatan Konten Pembelajaran
5 Pembuka 1. Mengucap salam dan menyapa peserta didik
2. Meminta seorang peserta didik memimpin doa.
3. Menyapa dan berinteraksi dengan 2–3 peserta
didik
4. Mengecek kehadiran dan mengondisikan kelas.
5. Menyampaikan rencana pembelajaran hari itu.
6. Meminta peserta didik mereview pembelajaran
sebelumnya dan mengklarifikasinya.
7. Menyerukan yel pembelajaran PPKn.
Inti 1. Menunjukkan Pemetaan Pikiran terkait
Perumusan dan penetapan Pancasila.
2. Meminta salah satu peserta didik
menjelaskan sosok-sosok Panitia Sembilan
dan sila Pancasila usulan Soekarno dan
mendiskusikannya.
3. Meminta salah satu peserta didik
menjelaskan diskusi Panitia Sembilan
serta rumusan sila Pancasila dan
mendiskusikannya.
4. Menanyakan pada peserta didik, akan
ditempatkan di mana rumusan Pancasila itu
dalam pembentukan negara.
5. Meminta peserta dididk menjelaskan Sidang
Kedua BPUPK, kekalahan Jepang, dan
pembentukan PPKI, dan mendiskusikanya.
6. Meminta peserta didik menjelaskan suasana
sekitar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
dan mendiskusikannya.
7. Meminta peserta didik menjelaskan usulan
Hatta mengubah sila pertama Pancasila serta
Sidang PPKI yang menetapkan dasar
negara, dan mendiskusikannya
8. Merangkum, menjelaskan, dan mengingatkan
jasa para pemimpin untuk merumuskan dan
menetapkan dasar negara tersebut.
9. Membuat penilaian terhadap peserta didik.
Penutup 1. Meminta masukan peserta didik atas
pembelajaran hari itu dan apa manfaat dari
pertemuan/materi hari itu yang
didapatkannya.
2. Meminta peserta didik mempelajari
kembali secara menyeluruh Bab
Sejarah Kelahiran Pancasila lebih
lanjut.
3. Meneruskan bersama yel PPKn dan salam
penutup.
Pembelajaran proses kesepakatan Piagam Jakarta dan proses penetapan Pancasila sebagai dasar
negara
Pertemuan Kegiatan Konten Pembelajaran
6 Pembuka 1. Mengucap salam dan menyapa peserta didik
2. Meminta seorang peserta didik memimpin
doa.
3. Menyapa dan berinteraksi dengan 2–3
peserta didik
4. Mengecek kehadiran dan mengondisikan
kelas.
5. Menyampaikan rencana pembelajaran hari
itu.
6. Meminta peserta didik mereview
pembelajaran sebelumnya dan
mengklarifikasinya.
7. Menyerukan yel pembelajaran PPKn.
Inti 1. Menunjukkan Pemetaan Pikiran terkait
proses kesepakatan Piagam Jakarta proses
penetapan Pancasila sebagai dasar negara
2. Meminta salah satu peserta didik
menjelaskan pemahamannya tentang
Piagam Jakarta
3. Meminta salah satu peserta didik
menanggapi penjelasan dari temannya
dan kemudian memberikan
tanggapannya tentang Piagam Jakarta
4. Meminta peserta didik untuk
membandingkan isi dari Piagam Jakarta
dengan Undang-Undang Dasaar
Negaraa Republik Indonesia Tahun
1945
5. Merangkum, menjelaskan terkait dengan
Piagam Jakarta.
6. Membuat penilaian terhadap peserta
didik.
Penutup 1. Meminta masukan peserta didik
atas pembelajaran hari itu dan apa
manfaat dari pertemuan/materi hari
itu yang didapatkannya.
2. Meminta peserta didik
mempelajari kembali secara
menyeluruh Bab Sejarah
Kelahiran Pancasila lebih
lanjut.
3. Meneruskan bersama yel PPKn dan salam
penutup.
Pelaksanaan Refleksi dan Penilaian
Pertemuan Kegiatan Konten Pembelajaran
7 Pembuka 1. Mengucap salam dan menyapa peserta didik
2. Meminta seorang peserta didik memimpin doa.
3. Menyapa dan berinteraksi dengan 2–3 peserta
didik
4. Mengecek kehadiran dan mengondisikan kelas.
5. Menyampaikan rencana pembelajaran hari itu.
6. Meminta peserta didik mereview pembelajaran
sebelumnya
dan mengklarifikasinya.
7. Menyerukan yel pembelajaran PPKn.
Inti 1. Meminta peserta didik membaca bagian
Refleksi buku.
2 Menjelaskan makna dari Refleksi tersebut.
3. Meminta peserta didik membentuk kelompok
masing-masing sekitar 5 siswa.
4. Meminta setiap peserta didik menulis nilai-
nilai sederhana Pancasila yang ditemukan
dalaam kehidupan sehari-hari
5. Meminta setiap peserta didik mendiskusikan
hal tersebut dan kemudian memberikan contoh
penerapan nilai Pancasila dalam lingkungan
sekolah dan tempat tinggalnya.
6. Meminta setiap kelompok menuliskan hasil
diskusinya pada karton manila/kertas lainnya.
7. Meminta setiap kelompok
mempresentasikan hasil diskusinya.
8. Merangkum dan mengapresiasi kerja
kelompok tersebut.
9. Membuat penilaian terhadap peserta didik
Penutup 1. Meminta masukan peserta didik atas
pembelajaran hari itu dan apa manfaat dari
pertemuan/materi hari itu yang
didapatkannya.
2. Menyerukan bersama yel PPKn dan salam
penutup.
E. Assessmen
- Asesmen Diagnostik : dilakukan di awal dengan pretes yang dapat mengetahui gaya
belajar
- Asesen Formatif : Dilakukan selama pembahasan materi misal selama pembelajaran
tentang proses kelahiran, perumusan,hingga penetapan Pancasila sebagai dasar
negara.
- Asesmen Sumatif : Dilakuakan di akhir berupa tes tertulis
Rubrik Penilaian :
- Penilaian Pengetahuan: Bentuk Pilihan Ganda dan Esai : menggunakan soal-soal pada
buku paket
- Penilaian Keterampilan : Assessmen dilakukan melalui pressentasi kelompok,
observasi dan hasil pekerjaan.
Sangat Baik Baik Cukup Perlu Pendampingan
Kriteria
4 3 2 1
Memaparkan dengan percaya
diri
Konten jawaban
Tata bahasa dan intonasi
Kerjasama kelompok
Pedoman Penskoran :
Skor penilaian menggunakan skala 1 – 4, yaitu:
• Skor 1, apabila sikap peserta didik tidak pernah sesuai aspek yang dinilai
• Skor 2, apabila sikap peserta didik kadang-kadang sesuai aspek yang dinilai
• Skor 3, apabila sikap peserta didik sering sesuai aspek yang dinilai
• Skor 4, apabila sikap peserta didik selalu sesuai aspek yang dinilai
Skor Maksimal = 16
Nilai = ( Jumlah skor/ Skor Maksimal ) X 100
Sangat Baik Baik Cukup Perlu Pendampingan
Kriteria
4 3 2 1
Kesesuaian tema
Estetika
Ketepatan waktu
Kerjasama kelompok
Pedoman Penskoran :
Skor penilaian menggunakan skala 1 – 4, yaitu:
• Skor 1, apabila sikap peserta didik tidak pernah sesuai aspek yang dinilai
• Skor 2, apabila sikap peserta didik kadang-kadang sesuai aspek yang dinilai
• Skor 3, apabila sikap peserta didik sering sesuai aspek yang dinilai
• Skor 4, apabila sikap peserta didik selalu sesuai aspek yang dinilai
Skor Maksimal = 16
Nilai = ( Jumlah skor/ Skor Maksimal ) X 100
F. Pertanyaan refleksi untuk peserta didik :
1. Apa yang akan kamu peroleh dari pembelajaranmu hari ini ?
2. Apa yang akan kamu lakukan setelah memahami pelajaran hari ini ?
3. Bagian mana yang menurutmu yang paling sulit dari pelajaran in i?
4. Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu ?
5. Kepada siapa kamu akan meminta bantuan untuk memahami pelajaran ini ?
6. Jika kamu diminta untuk memberikan bintang 1 sampai 5, berapa bintang yang akan
mau berikan pada pembelajaran hari ini ?
G. Daftar Pustaka :
1. Satar & Haryo T, [Link] Pancasila Kelas VII. Jakarta : Penerbit
Erlangga
2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2018. Buku Siswa
Kelas IX. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jakarta : Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
H. Materi Pengayaan untuk peserta didik yang Tuntas Belajar
Alternatif bentuk pengayaan adalah sebagai berikut :
1. Peserta didik yang sudah tuntas membantu peserta didik lain yang belum tuntas
dengan pembelajaran tutor sebaya.
2. Guru memberikan tugas untuk mempelajari lebih lanjut tentang materi kunci dari
berbagai sumber dan mencatat hal-hal penting, dan menyajikan dalam bentuk
laporan tertulis atau membacakan di depan kelas
I. Materi Pengayaan untuk peserta didik dengan hambatan belajar
Alternatif program remedial antara lain:
a. Mengulang materi kunci di luar jam tatap muka bagi peserta didik yang belum tuntas
b. Memberikan penugasan kepada peserta didik yang belum tuntas
c. Memberikan kesempatan untuk tes perbaikan.
d. Memberi bantuan pembelajaran melalui tutor sebaya.
MODUL AJARAN KURIKULUM MERDEKA
PPKn FASE D KELAS VII
INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : Jestia Magdalena Tatawi, S. Teol
Instansi : SMP Negeri 5 Tahuna
Tahun Penyusunan : 2023
Jenjang Sekolah : SMP
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Fase/Kelas : D/VII
Elemen : Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Alokasi Waktu : 6 x 2 jam pelajaran
B. PROFIL PELAJAR PANCASILA
- Beriman dan bertaqwa pada Tuhan Yang Esa dan Berakhlak mulia
- Gotong royong
- Mandiri
C. SARNA DAN PRASARANA
- Sumber belajar: Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik
Indonesia, 2021, Buku panduan guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, untuk
SMP Kelas VII, penulis Zaim Uchrowi, Ruslinawati
- Media pembelajaran: laptop dan LCD
D. TARGET PESERTA DIDIK
- Peserta didik regular/tipikal, umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami
materi ajar.
- Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat, mampu
mencapai keterampilan berfikir aras tinggi (HOTS), dan memiliki keterampilan
memimpin.
E. MODEL PEMBELAJARAN
Model pembelajaran tatap muka
KOMPONEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
1. Peserta didik mampu memahami norma dalam kehidupann bermasyarakat dan
menjelaskan pentingnya norma dan hubungannya dengan UUD.i
2. Peserta didik mampu menjelaskan perumusan, pengesahan, dan perubahan UUD NRI
Tahun 1945
3. Peserta didik berdisiplin menjalankan hak dan kewajibannya sehari-hari
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
Memahami, pentingnya mematuhi norma dan konstitusi dalam bermasyarakat, berbangsa,
dan bernegara.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
Apakah yang dimaksud dengan Nilai-nilai dalam masyarakat?
D. Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran Norma Masyarakat, hak dan kewajiban.
Pertemuan Kegiatan Konten Pembelajaran
8 Pembuka 1. Mengucap salam dan menyapa peserta didik
2. Meminta seorang peserta didik memimpin doa.
3. Menyapa dan berinteraksi dengan 2–3 peserta didik
4. Mengecek kehadiran dan mengondisikan kelas.
5. Menyampaikan rencana pembelajaran hari itu.
6. Meminta siswa mereview pembelajaran sebelumnya
dan mengklarifikasinya.
Inti 1. Menunjukkan peta konsep terkait dengan norma dan
UUD NRI Tahun 1945.
2. Meminta salah satu peserta didik membaca kisah
Amira dan kantung sampahnya di depan kelas
dengan didengar oleh seluruh peserta didik di
dalam kelas
3. Meminta pendapat peserta didik, apakah peserta
didik siap untuk meniru Amira soal sampah?
4. Meminta peserta didik menjelaskan pengertian
norma dan mendiskusikannya.
5. Menunjukkan gambar rumah, dan menanyakan
apa yang akan terjadi bila rumah tanpa
aturan/norma.
6. Meminta peserta didik menjelaskan nilai penting
norma dan memberikan contoh nyata perilaku yang
sesuai norma, lalu mendiskusikannya
7. Meminta peserta didik menjelaskan empat jenis
norma dan contoh-contohnya, dan
mendiskusikannya.
8. Meminta peserta didik menjelaskan pengertian hak
yang telah dipelajarinya, lalu mendiskusikannya.
9. Meminta peserta didik menjelaskan pengertian
kewajiban yang telah dipelajarinya, lalu
mendiskusikannya.
10. Meminta peserta didik menjelaskan praktik
penerapan hak dan kewajiban yang telah
dipelajarinya, lalu mendiskusikannya.
11. Meminta peserta didik menjelaskan prinsip ‘Tiga
Hubungan’/ Tri Hita Karana yang telah
dipelajarinya, lalu mendiskusikannya.
12. Memberi klarifikasi dan mengapresiasi peserta didik
13. Membuat penilaian terhadap peserta didik
Penutup 1. Meminta masukan peserta didik atas
pembelajaran hari itu dan apa manfaat dari
pertemuan/materi hari itu yang didapatkannya.
2. Meminta peserta didik sepulang sekolah mempelajari
UUD NRI Tahun 1945 sebagai Dasar Hukum
Tertulis Negara
3. Menyerukan bersama yel PPKn dan salam penutup.
Pembelajaran UUD NRI Tahun 1945 sebagai Dasar Hukum Tertulis
Negara
Pertemuan Kegiatan Konten Pembelajaran
9 Pembuka 1. Mengucap salam dan menyapa peserta didik
2. Meminta seorang peserta didik memimpin doa.
3. Menyapa dan berinteraksi dengan 2–3 peserta didik
4. Mengecek kehadiran dan mengondisikan kelas.
5. Menyampaikan rencana pembelajaran hari itu.
6. Meminta peserta didik mereview pembelajaran
sebelumnya
dan mengklarifikasinya.
7. Menyerukan yel pembelajaran PPKn.
Inti 1. Menunjukkan Pemetaan Pikiran terkait UUD NRI
Tahun 1945 sebagai Dasar Hukum Tertulis Negara.
2. Meminta peserta didik menjelaskan tentang perlunya
hukum dasar, dan mendiskusikannya.
3. Meminta peserta didik menjelaskan tentang UUD
NRI Tahun 1945 sebagai hukum dasar dan
mendiskusikannya.
4. Merangkum dan menjelaskan seluruh konten tentang
UUD NRI Tahun 1945 sebagai hukum dasar.
5. Membuat penilaian terhadap peserta didik
Penutup 1. Meminta masukan peserta didik atas
pembelajaran hari itu dan apa manfaat dari
pertemuan/materi hari itu yang didapatkannya.
2. Meminta peserta didik mempelajari Subbab
Perumusan,Pengesahan, dan Perubahan UUD
NRI Tahun 1945
3. Meneruskan bersama yel PPKn dan salam penutup.
Perumusan dan Pengesahan UUD NRI Tahun 1945
Pertemuan Kegiatan Konten Pembelajaran
10 Pembuka 1. Mengucap salam dan menyapa peserta didik
2. Meminta seorang peserta didik memimpin doa.
3. Menyapa dan berinteraksi dengan 2–3 peserta didik
4. Mengecek kehadiran dan mengondisikan kelas.
5. Mengajak peserta didik menyanyikan lagu Padamu
Negeri.
6. Menyampaikan rencana pembelajaran hari itu.
7. Meminta peserta didik mereview pembelajaran
sebelumnya dan mengklarifikasinya.
Inti 6. Meminta salah satu peserta didik
mempresentasikan ‘pohon hak dan kewajiban’
yang telah dibuat bersama.
7. Mengapresiasi kerja bersama para peserta didik, dan
menjelaskan ulang posisi UUD NRI Tahun 1945
sebagai hukum dasar.
8. Menunjukkan dan menjelaskan Pemetaan
Pikiran terkait perumusan dan pengesahan UUD
NRI Tahun 1945.
9. Meminta peserta didik menjelaskan sidang
BPUPK yang membentuk Panita Hukum
Dasar dan mendiskusikannya.
10. Meminta peserta didik menjelaskan Panitia
Rancangan UUD serta rumusannya, dan
mendiskusikannya.
11. Meminta peserta didik menjelaskan struktur UUD
NRI Tahun 1945 dan pengesahannya, serta
mendiskusikannya.
12. Merangkum dan menjelaskan perumusan dan
pengesahan UUD NRI Tahun 1945.
13. Membuat penilaian terhadap peserta didik
Penutup 1. Meminta masukan peserta didik atas
pembelajaran hari itu dan apa manfaat dari
pertemuan/materi hari itu yang
didapatkannya.
2. Meminta peserta didik sepulang sekolah
mempelajari kembali Perumusan dan
Pengesahan UUD NRI Tahun 1945.
3. Menyerukan bersama yel PPKn dan salam
penutup.
Pertemuan Kegiatan Konten Pembelajaran
11 Pembuka 1. Mengucap salam dan menyapa peserta didik
2. Meminta seorang peserta didik memimpin doa.
3. Menyapa dan berinteraksi dengan 2–3 peserta
didik
4. Mengecek kehadiran dan mengondisikan kelas.
5. Menyampaikan rencana pembelajaran hari itu.
6. Meminta peserta didik mereview pembelajaran
sebelumnya dan mengklarifikasinya.
7. Menyerukan yel pembelajaran PPKn.
Inti 1. Minta peserta didik membentuk kelompok
masing-masing 5 orang
2. Minta setiap kelompok membaca Pembukaan
UUD NRI Tahun 1945, dan mendiskusikan apa
maksud istilah ‘adil makmur’ di situ.
3. Minta setiap kelompok menggambarkan wujud
‘adil makmur’ yang mereka pahami.
4. Minta setiap kelompok bergiliran maju ke depan
kelas mempresentasikan gambaran ‘adil
makmur’ menurut kelompoknya.
5. Menyimpulkan dan mengapresiasi hasil kerja
setiap kelompok.
6. Membuat penilaian terhadap peserta didik
Penutup 1. Meminta masukan peserta didik atas
pembelajaran hari itu dan apa manfaat dari
pertemuan/materi hari itu yang
didapatkannya.
2. Meminta peserta sepulang sekolah
mempelajari subbab Amendemen UUD
NRI Tahun 1945.
3. Menyerukan bersama yel PPKn dan salam
penutup.
4. Mengevaluasi diri atas efektivitas
pembelajaran.
Pertemuan Kegiatan Konten Pembelajaran
12 Pembuka 1. Mengucap salam dan menyapa peserta didik
2. Meminta seorang peserta didik memimpin doa.
3. Menyapa dan berinteraksi dengan 2–3 peserta didik
4. Mengecek kehadiran dan mengondisikan kelas.
5. Menyampaikan rencana pembelajaran hari itu.
6. Meminta peserta didik mereview pembelajaran
sebelumnya dan mengklarifikasinya.
7. Menyerukan yel pembelajaran PPKn.
Inti 1. Menunjukkan dan menjelaskan Pemetaan
Pikiran terkait amendemen UUD NRI Tahun
1945.
2. Meminta peserta didik menjelaskan perlunya
amendemen setelah lebih dari 50 tahun
pengesahan UUD serta mendiskusikannya.
3. Meminta peserta didik menjelaskan tahapan
amendemen UUD NRI Tahun 1945 oleh MPR dan
mendiskusikannya.
4. Meminta peserta didik menjelaskan perubahan
isi dalam amendemen UUD NRI Tahun 1945,
serta mendiskusikannya.
5. Meminta peserta didik mendiskusikan apa hal
terpenting dalam amendemen UUD NRI Tahun
1945 menurut kelompok masing-masing.
6. Merangkum dan menjelaskan secara
menyeluruh amendemen UUD NRI Tahun 1945.
7. Membuat penilaian terhadap peserta didik
Penutup 1. Meminta masukan peserta didik atas
pembelajaran hari itu dan apa manfaat dari
pertemuan/materi hari itu yang didapatkannya.
2. Meminta peserta didiki sepulang sekolah
mempelajari ulang Bab Norma dan UUD
NRI Tahun 1945.
3. Menyerukan bersama yel PPKn dan salam penutup.
Pelaksanaan Refleksi dan Penilaian
Pertemuan Kegiatan Konten Pembelajaran
13 Pembuka 1. Mengucap salam dan menyapa peserta didik
2. Meminta seorang peserta didik memimpin doa.
3. Menyapa dan berinteraksi dengan 2–3 peserta didik
4. Mengecek kehadiran dan mengondisikan kelas.
5. Menyampaikan rencana pembelajaran hari itu.
6. Meminta peserta didik mereview pembelajaran
sebelumnya dan mengklarifikasinya.
7. Menyerukan yel pembelajaran PPKn.
Inti 1. Meminta peserta didik membaca bagian Refleksi
buku.
2. Menjelaskan makna dari Refleksi tersebut.
3. Meminta peserta didik membentuk kelompok
masing-masing sekitar 5 siswa.
4. Meminta setiap peserta didik menulis sikap atau
perilaku apa yang akan ditingkatkan oleh diri
sendiri menyangkut nilai ketuhanan, kemanusiaan,
persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial.
5. Meminta setiap peserta didik mendiskusikan butir
4 tersebut di atas, dan menyusun kesepakatan
masing-masing kelompok.
6. Meminta setiap kelompok menuliskan hasil
diskusinya pada karton manila/kertas lainnya
7. Meminta setiap kelompok mempresentasikan
hasil diskusinya.
8. Merangkum dan mengapresiasi kerja
kelompok tersebut.
9. Membuat penilaian terhadap peserta didik
Penutup 1. Meminta peserta didik sepulang sekolah
mempelajari lebih dulu Bab Kesatuan
Indonesia dan Karakteristik Daerah untuk
pembelajaran selanjutnya.
2. Menyerukan bersama yel PPKn dan salam penutup.
E. Asesmen
Rubrik Penilaian :
- Penilaian Pengetahuan: Bentuk Pilihan Ganda dan Esai : menggunakan soal-soal pada
buku paket
- Penilaian Keterampilan : Assessmen dilakukan melalui pressentasi kelompok, observasi
dan hasil pekerjaan.
Sangat Baik Baik Cukup Perlu Pendampingan
Kriteria
4 3 2 1
Memaparkan dengan percaya diri
Konten jawaban
Tata bahasa dan intonasi
Kerjasama kelompok
Pedoman Penskoran :
Skor penilaian menggunakan skala 1 – 4, yaitu:
• Skor 1, apabila sikap peserta didik tidak pernah sesuai aspek yang dinilai
• Skor 2, apabila sikap peserta didik kadang-kadang sesuai aspek yang dinilai
• Skor 3, apabila sikap peserta didik sering sesuai aspek yang dinilai
• Skor 4, apabila sikap peserta didik selalu sesuai aspek yang dinilai
Skor Maksimal = 16
Nilai = ( Jumlah skor/ Skor Maksimal ) X 100
Sangat Baik Baik Cukup Perlu Pendampingan
Kriteria
4 3 2 1
Kesesuaian tema
Estetika
Ketepatan waktu
Kerjasama kelompok
Pedoman Penskoran :
Skor penilaian menggunakan skala 1 – 4, yaitu:
• Skor 1, apabila sikap peserta didik tidak pernah sesuai aspek yang dinilai
• Skor 2, apabila sikap peserta didik kadang-kadang sesuai aspek yang dinilai
• Skor 3, apabila sikap peserta didik sering sesuai aspek yang dinilai
• Skor 4, apabila sikap peserta didik selalu sesuai aspek yang dinilai
Skor Maksimal = 16
Nilai = ( Jumlah skor/ Skor Maksimal ) X 100
F. Pertanyaan refleksi untuk peserta didik :
1. Apa yang akan kamu peroleh dari pembelajaranmu hari ini ?
2. Apa yang akan kamu lakukan setelah memahami pelajaran hari ini ?
3. Bagian mana yang menurutmu yang paling sulit dari pelajaran in i?
4. Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu ?
5. Kepada siapa kamu akan meminta bantuan untuk memahami pelajaran ini ?
6. Jika kamu diminta untuk memberikan bintang 1 sampai 5, berapa bintang yang akan
mau berikan pada pembelajaran hari ini ?
G. Daftar Pustaka :
- Satar & Haryo T, [Link] Pancasila Kelas VII. Jakarta : Penerbit Erlangga
- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2018. Buku Siswa Kelas
IX. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jakarta : Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan Republik Indonesia
H. Materi Pengayaan untuk peserta didik yang Tuntas Belajar
Alternatif bentuk pengayaan adalah sebagai berikut :
- Peserta didik yang sudah tuntas membantu peserta didik lain yang belum tuntas
dengan pembelajaran tutor sebaya.
- Guru memberikan tugas untuk mempelajari lebih lanjut tentang materi kunci dari
berbagai sumber dan mencatat hal-hal penting, dan menyajikan dalam bentuk laporan
tertulis atau membacakan di depan kelas
I. Materi Pengayaan untuk peserta didik dengan hambatan belajar
Alternatif program remedial antara lain:
a. Mengulang materi kunci di luar jam tatap muka bagi peserta didik yang belum tuntas
b. Memberikan penugasan kepada peserta didik yang belum tuntas
c. Memberikan kesempatan untuk tes perbaikan.
d. Memberi bantuan pembelajaran melalui tutor sebaya.