0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan2 halaman

Pengertian dan Jenis Narrative Text

Narrative text adalah jenis teks berbahasa Inggris yang menceritakan peristiwa secara kronologis untuk menghibur pembaca. Jenisnya meliputi fabel, mitos, legenda, cerita rakyat, dongeng, kisah cinta, pengalaman pribadi, dan cerita fiksi. Unsur pentingnya adalah orientasi, komplikasi peristiwa, dan resolusi akhir cerita.

Diunggah oleh

Ami Andhika
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan2 halaman

Pengertian dan Jenis Narrative Text

Narrative text adalah jenis teks berbahasa Inggris yang menceritakan peristiwa secara kronologis untuk menghibur pembaca. Jenisnya meliputi fabel, mitos, legenda, cerita rakyat, dongeng, kisah cinta, pengalaman pribadi, dan cerita fiksi. Unsur pentingnya adalah orientasi, komplikasi peristiwa, dan resolusi akhir cerita.

Diunggah oleh

Ami Andhika
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Narrative Text

Narrative text merupakan salah satu jenis teks berbahasa Inggris yang termasuk dalam reading
[Link] text merupakan salah satu jenis teks yang bercerita mengenai rangkaian peristiwa
secara kronologis serta saling terhubung. Sifat narrative text adalah imajinatif atau berupa cerita
fiktif (karangan) yang memiliki tujuan untuk menghibur pembaca.
Jenis-Jenis Narrative Text
Narrative memiliki beberapa jenis yang perlu Anda pahami. Berikut penjelasannya.

Fable atau fabel


merupakan cerita yang berkisah mengenai binatang. Contoh, The Ugly Duckling, The Country
of the Mice, A Bear and A Rabbit, The Cat and The Rat, The Greedy Monkey, A Fox and A
Little Bird, The Mouse Deer and Crocodile dan lain sebagainya

Myth atau mitos


merupakan cerita mitos / mite yang berkembang pada masyarakat serta umumnya dianggap
sebagai cerita faktual atau benar-benar terjadi. Contohnya Aji Saka and Dewata Cengkar.

Legend atau legenda,


adalah cerita yang mengisahkan mengenai bagaimana asal usul suatu tempat. The Legend of
Surabaya, The Legend of Candi Prambanan, Story of Lake Toba.

Folktale/ folklore/ cerita rakyat


merupakan cerita yang diturunkan secara turun temurun hingga menjadi bagian tradisi
masyarakat. Contohnya Malin Kundang, Golden eggs.

Fairy tales atau dongeng


adalah cerita rakyat atau cerita kanak-kanak yang memiliki keajaiban dalam kisah yang
diceritakan oleh penulisnya. Contohnya Timun Mas, Tinker Bell, Tumbelina.

Love story atau cerita cinta / romance


adalah cerita yang mengkisahkan ( umumnya ) perjuangan cinta tokoh utama atau mengenai
kisah cinta tokoh-tokohnya. Contohnya, Romeo and Juliet, I’m One of Those Fool Man.

Personal experience
merupakan narrative text yang berisi mengenai pengalaman pribadi penulis.

Slice of life
adalah cerita yang berisi mengenai kegiatan atau kisah yang terjadi pada keseharian penulis atau
tokoh imajinatif. Contohnya True friends.

Horror stories
merupakan salah satu jenis narrative text yang menceritakan kisah-kisah seram umumnya seperti
hantu atau makhluk astral lain.

Science fiction
adalah cerita yang berkisah mengenai hal-hal yang berkaitan dengan sains.
Ciri-Ciri Narrative Text
Setelah mengetahui pengertian serta jenis-jenis narrative text, Anda perlu mengetahui ciri-ciri
dari narrative text, berikut ciri-cirinya.

1. Narrative text menceritakan mengenai kisah yang ada di masa lalu.


2. Menggunakan noun atau kata benda untuk menggantikan kata hewan, orang, benda dalam
cerita. Contohnya the dwarfs, carriage dan lain sebagainya.
3. Biasanya merupakan cerita-cerita yang sudah banyak diketahui oleh orang serta
berkembang di masyarakat. Contohnya seperti The Rabbit and The Turtle, Malin Kundang
dan lain sebagainya.
4. Unsur cerita narrative text terdiri atas setting waktu, tempat, tema cerita, tokoh, suasana,
konflik serta penyelesaian.
5. Tersusun dalam sebuah sekuel sederhana atau beberapa sekuel kompleks.

Unsur Kebahasaan Narrative Text


Narrative text juga memiliki unsur kebahasaan atau language feature yang terdiri atas 7 unsur
sebagai berikut.
1. Menggunakan past tense, contohnya dengan menggunakan verb 2 seperti killed, drunk,
won, sent dan lainnya.
2. Menggunakan keterangan waktu atau adverb of time, contohnya when, suddenly, before,
until, soon.
3. Menggunakan konjungsi waktu atau time conjunction, contohnya after, as soon as, then.
4. Menggunakan karakter spesifik atau specific character, contohnya Aladin, Rapunzel,
Cinderella.
5. Kata kerja aksi atau action verbs, contohnya walked, wrote, bought, talked.
6. Menggunakan direct speech atau kalimat langsung yang menggunakan present tense,
contohnya Aladin say, “she is the one”
7. Menggunakan saying and thinking verb atau kata kerja yang menunjukan ujaran, contohnya
told, said, thought.

Generic Structure of Narrative Text


Narrative text memiliki tiga unsur utama yang harus ada dalam sebuah cerita narrative text,
berikut penjelasannya.
 Orientation, merupakan paragraf awal yang berisi mengenai perkenalan tokoh yang terlibat
dalam suatu kejadian dalam cerita. Selain itu orientation berisi tempat kejadian serta waktu
cerita.
 Complication, terdiri atas paragraf yang menjelaskan mengenai awal mula peristiwa atau
kejadian. Awal mula peristiwa tersebut menjadi rentetan alur cerita yang kemudian
berlanjut pada konflik, klimaks serta anti klimaks.
 Resolution, merupakan bagian akhir cerita. Sesuai namanya, pada struktur ketiga dari
narrative text ini berisi penyelesaian.
Complication terdiri atas tiga konflik, yaitu
 Natural conflict, konflik alam atau antar semesta.
 Social conflict, konflik antar tokoh atau pelaku.
 Psychological conflict, konflik pada batin atau diri sendiri.
Selain ketiga struktur utama dari narrative text tersebut, penulis dapat menambahkan
evaluation serta reorientation. Evaluation merupakan evaluasi pada jalan cerita, sedangkan
reorientation merupakan kesimpulan di akhir cerita.

Anda mungkin juga menyukai