0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan10 halaman

Data Master Supplier dan Customer SAP

Dokumen tersebut menjelaskan proses penambahan data supplier/customer dan item barang baru di SAP. Langkah-langkahnya meliputi mengisi identitas, alamat, dan informasi keuangan serta pajak untuk supplier/customer, serta mengisi kode, deskripsi, kategori, satuan, dan konfigurasi logistik, perencanaan, dan penjualan untuk item barang.

Diunggah oleh

hasan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan10 halaman

Data Master Supplier dan Customer SAP

Dokumen tersebut menjelaskan proses penambahan data supplier/customer dan item barang baru di SAP. Langkah-langkahnya meliputi mengisi identitas, alamat, dan informasi keuangan serta pajak untuk supplier/customer, serta mengisi kode, deskripsi, kategori, satuan, dan konfigurasi logistik, perencanaan, dan penjualan untuk item barang.

Diunggah oleh

hasan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

A.

BUSINESS PARTNER DATA


Untuk menambahkan data Supplier/Customer baru dilakukan melalui modul Business Partner
Data. Prosesnya adalah sebagai berikut.

a. New Supplier

 Klik Menu Business Partner Data


 Pilih New Business Partner Organization

 Isi Business Partner


 Isi Name
 Lengkapi informasi Main Address untuk informasi alamat Supplier/Customer (Mandatory)
 Lengkapi informasi General lainnya (seperti Main Contact, Detail, dll)
 Klik View All, jika sudah dilengkapi informasi yang lainnya klik Save
 Kembali ke menu Menu Business Partner Data
 Pilih Business Partner
 Search kode BP yang sudah di entry sebelumnya

 Klik Create As -> Supplier


 Klik View All
 Lengkapi informasi di Commercial data
 Customer ID at Supplier
 Lengkapi informasi di Financial Data
 Lengkapi payment data seperti dibawah ini

 Isi Company
 Pilih Account Determination Group
 Lengkapi Bank data seperti dibawah ini

 Pilih Bank
 Isi Bank Account Number
 Lengkapi Tax data seperti dibawah ini
 Pilih Country Region
 Pilih Tax Number Type
 Isi Tax Number (NPWP Supplier/Customer)

Jika ada Witholding Tax (PPh) Supplier/Customer, maka silahkan dilengkapi informasi di Witholding Tax
Classifications sebagai berikut:

 Pilih Country/Region
 Pilih Tax Type
 Pilih Tax Rate Type
 Pilih Witholding Tax Income Type

Jika sudah dilengkapi informasi lainnya maka :

 Klik Save and Close

b. New Customer
Proses menambahkan customer baru di SAP adalah sebagai berikut:

 Klik New Business


 Pilih New Corporate Account
 Klik View All
 Isi Account ID (Customer Code)
 Isi Account Name
 Actual Business Partner ID bisa diisi dengan Kode Customer yang lama
 Lengkapi Main Address
 Lengkapi informasi di General lainnya
 Lengkapi informasi di Menu Contact
 Klik Menu Sales Data

 Klik Add Row


 Isi Sales Organization
 Isi Ditribution Channel
 Klik Menu Financial Data

 Di Payment Data, isi Company ID dan Account Determination Groupnya


 Klik Save and Close

B. PRODUCT DATA
Jika ada item barang yang baru dan ingin didaftarkan ke SAP, maka prosesnya sebagai berikut.

 Klik Product Data


 Pilih New Material dan lengkapi informasinya sebagai berikut
 Isi Material ID
 Isi Material Description
 Pilih Product Category
 Pilih Base UoM
 Klik View All
 Klik Menu Purchasing seperti dibawah ini

 Status yang sudah terisi Initial diubah ke In Preparation


 Setelah berubah jadi in Preparation diubah lagi ke Active
 Klik Menu Logistics
 Isi Inventory Valuation UoM
 Di menu Sites, klik Add Row
 Isi Site -> pilih warehousenya
 Di Status ganti statusnya dari In Preparation menjadi Active

Tambahkan semua warehouse di kolom Sites.

 Klik Menu Planning

 Isi Planning UoM


 Di Planning Areas -> Add Row
 Isi Planning Areanya
 Pilih Procurement Typenya
 Di Status, ubah statusnya dari In Preparation menjadi Active
 Klik Menu Availability Confirmation

 Klik Add Row


 Isi Logistik di Planning Area
 Ubah Status In Preparation menjadi Action
 Klik Menu Sales

 Klik Add Row di Distribution Chains


 Isi Sales Organization
 Isi Distribution Channel
 Pilih Item Groupnya
 Ubah Status di Distribution Chains dari In Preparation menjadi Active
 Klik Menu Valuation

 Isi Inventory Valuation UoM


 Di Companies/Business Residence -> Klik Add Row
 Isi Companynya
 Isi Business Residencenya
 Pilih Account Determination Group
 Pilih Perpetual Cost Method -> Moving Average
 Di Status ubah statusnya dari In Preparation menjadi Active

Lengkapi informasi lainnya jika diperlukan, dan setelah selesai dilengkapi:

 Klik Save

Anda mungkin juga menyukai