0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
167 tayangan9 halaman

Pola Candlestick untuk Analisa XAUUSD

Pola dasar candlestick yang digunakan dalam analisis teknikal meliputi marubozu, doji, hammer/hanging man, dan inverted hammer/shooting star. Marubozu menandakan kekuatan beli atau jual yang besar, sementara doji menandakan keseimbangan antara beli dan jual. Hammer/hanging man serta inverted hammer/shooting star menandakan kemungkinan pembalikan tren harga.

Diunggah oleh

ansharipdaha
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
167 tayangan9 halaman

Pola Candlestick untuk Analisa XAUUSD

Pola dasar candlestick yang digunakan dalam analisis teknikal meliputi marubozu, doji, hammer/hanging man, dan inverted hammer/shooting star. Marubozu menandakan kekuatan beli atau jual yang besar, sementara doji menandakan keseimbangan antara beli dan jual. Hammer/hanging man serta inverted hammer/shooting star menandakan kemungkinan pembalikan tren harga.

Diunggah oleh

ansharipdaha
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Single Candlestick Pattern

- Single Candlestick pattern

Pola dasar candlestick yang digunakan dalam analisa teknikal adalah sebagai berikut:

Candlestick berwarna Hijau di sebut bullish marubozu, sedangkan candle yang berwarna merah
di sebut bearish marubozu. marubozu sendiri melambang kan kekuatan seller dan
buyer/tekanan naik dan turun yang ada pada market cukup besar. semakin besar atau panjang
badan marubozu menandakan intensitas yang seamkin tinggi.

Conroh candle MARUBOZU pada chart XAUUSD


gambar diatas adalah contoh candlestick marubozu pada XAUUSD koreksi (retracement) terjadi
setelah marubozu terbentuk tapi syarat koreksi tidak boleh lebih dalam dari 50% badan candle.
DOJI
Doji ini cukup populer di kalangan trader, candle ini sering memberikan informasi tentang
pembalikan arah harga, atau bisa juga sebagai penerusan harga (melanjutkan trend yang
sedang berlangsung).

Doji sendiri merupakan area konsolidasi harga dimana seller dan buyer sama sama kuat
(Imbang). jadi kalau misalkan kalian liat doji di TF 1H kalian coba turun kan ke TF yang
lebih rendah misalkan memakai TF 5 menit, atau 15 menit akan terlihat area konsolidasi
tersebut menunjukan harga sedang sideway.

Keterangan doji, yaitu:

- Common doji (bentuk dasar doji) = doji dengan upper dan lower shadow yang pendek,

- Long legged doji = doji dengan upper dan lower shadow yang panjang,

- Dragon fly doji = doji dengan lower shadow yang panjang,

- Gravestone doji = doji dengan upper shadow yang panjang,

- Four price doji = tidak memiliki body candle (open ke close yang sama).

- Doji tidak termasuk bullish atau bearish karena tidak memiliki body.

Contoh Candle DOJI pada chart XAUUSD


Hanging Man dan Hammer

Hanging man dan hammer sebenernya adalah saudara kembar, keduanya memiliki bentuk yang
sama: sama-sama memiliki body yang kecil dan lower shadow yang panjang. Upper shadow
hampir tidak terlihat, bahkan hangging man atau hammer yang sempurna sama sekali tidak
memiliki upper shadow.
Hanging man atau hammer adalah pertanda awal market akan reversal (berbalik arah) dari tren
sebelumnya. Hammer dan hanging manadalah suatu early warning bawah penurunan akan
segera berakhir bilang muncul hammer, dan kenaikan akan segera berakhir bila muncul
hanging man. Haging man atau hammer yang bagus haruslah memiliki lower shadow yang
panjang minimal 1,5 ( satu setengah) kali panjang body-nya. lower shadow paling tidak harus dua
hingga tiga kali lebih panjang dari pada body-nya. Yang membedakan hammer dan hanging man
adalah lokasinya. Hammer selalu berlokasi di bawah (level support), sementara hanging man
selalu berada di atas (level resistance).
Hammer akan muncul ketika harga sedang downtrend, Ketika harga sudah sideway kita
perhatikan konfirmasi naik menggunakan Hammer ini karena menunjukan kekuatan buyer
yang besar shadow pada candlestick hammer adalah pasukan seller yang gugur di medan
perang.
hanging Man terjadi ketika harga sedang uptrend, menunjukan adanya penolakan dari seller
agar harga tidak melanjutkan kenaikannya. shadow dari hangin man menunjukan adanya
pasukan seller yang masih bertahan menghadapi tekanan dari buyer di medan perang.

Inverted hammer dan shooting star


Inverted hammer dan shooting star adalah saudara kembar sama seperti hammer dan hanging
man yang terbalik. Keduanya memiliki body yang kecil dan upper shadow yang biasanya
panjang sekitar 1,5 (satu setengah) hingga tiga kali panjang body-nya. Lower shadow hampir
tidak terlihat, bahkan bentuk yang sempurna tidak memiliki lower shadow sama sekali.
inverted hammer terletak pada level support, sedangkan jika terlihat level resistance disebut
sebagai shooting star. Inverted hammer merupakan sinyal bullish dan membutuhkan konfirmasi
candlestick bullish yang muncul setelahnya. Sedangkan shooting star merupakan sinyal bearish yang
juga membutuhkan konfirmasi candlestick bearish yang muncul setelahnya.
Shooting Star terjadi ketika harga sedang uptrend, ini menunjukan adanya penolakan dari pihak
seller nya, shadow bagian atas menunjukan seberapa banyak pasukan buyer gugur di medan
perang.

Inverted Hammer terbentuk ketika harga sedang downtrend, ini menunjukan adanya penolakan
dari pihak buyer untuk menahan harga turun lebih dalam. biasanya market akan mulai sideway
dan harga mulai stabil sebelum kembali naik.

Anda mungkin juga menyukai