Report Text
Report text biasanya disamakan dengan descriptive text, karena kedua
jenis teks tersebut menginformasikan atau mendeskripsikan mengenai
suatu hal. Namun kedua teks ini berbeda, untuk dapat membedakan
kedua report text dan descriptive text, Anda perlu mengetahui pengertian
report text terlebih dahulu.
Report text merupakan salah satu jenis teks yang dalam bahasa inggris
yang menjelaskan mengenai detail dari suatu objek. Penjelasan yang ada
dalam report text merupakan hasil pengamatan, penelitian, observasi
maupun studi mengenai berbagai macam hal.
Report text memiliki tujuan untuk menggambarkan objek dengan apa
adanya sesuai dengan hasil pengamatan penulis.
Struktur Report Text
Seperti halnya teks bahasa inggris lain, report text memiliki struktur atau
generic structure yang perlu Anda ketahui. Berikut adalah struktur dari
report text.
1. General classification
Struktur pertama merupakan bagian pertama yang berisi mengenai
beragam informasi umum berdasarkan hasil pengamatan yang telah
dilakukan oleh penulis, hasil pengamatan tersebut dapat berupa hewan,
fenomena alam, tumbuhan dan topik-topik lain secara detail.
2. Description
Struktur kedua dari report text berada di paragraf dua serta memiliki
fungsi yang sama dengan descriptive text yaitu untuk mendeskripsikan
lebih dalam mengenai detail dari hasil penelitian penulis secara
terperinci.
Unsur Kebahasaan / Language Feature Report Text
Selain generic structure, report memiliki unsur kebahasaan atau
language feature yang perlu Anda ketahui. Berikut beberapa language
features yang perlu Anda ketahui.
1. General nouns, menggunakan kata yang merujuk pada suatu hal
secara umum. Contohnya dog, lion, atau penyebutan hewan lain
secara umum tidak spesifik seperti my dog dan lain sebagainya.
2. Relating verbs atau linking verbs, contohnya is, am, are, look,
seem, taste dan lain sebagainya.
3. Timeless present tense, menggunakan penanda waktu simple
present tense. Contohnya usually, often, always dan lain sebagainya.
4. Technical terms, menggunakan istilah yang berkaitan dengan topik
atau pembahasan report text. Contohnya apabila Anda membuat
report text mengenai hewan, maka dalam report text tersebut
haruslah ada istilah atau penyebutan mengenai hewan.
5. Introducing group or general aspect, menggunakan bahasa yang
memperkenalkan bahasan atau obyek penelitian secara umum.
Report text menggunakan present tenses untuk menggambarkan masa
depan. Jika Grameds ingin mempelajari lebih dalam mengenai berbagai
tenses yang ada pada bahasa Inggris, buku Belajar Tenses Gampang
Lewat Cerita,
Ciri-Ciri Report Text
Report text memiliki sembilan ciri-ciri yang perlu Anda ketahui, agar
dapat membedakan report text dengan descriptive text. Berikut ciri-ciri
report text yang telah penulis rangkum.
1. Report text berisi mengenai fakta-fakta ilmiah.
2. Judul report text terlihat umum (dapat dikenali oleh pembaca yang
tidak memiliki kompetensi pada keilmuan topik report text tersebut).
3. Biasanya diserta gambar serta data statistic untuk membuktikan
hasil dari pengamatan penulis.
4. Kalimat report text menggunakan pola kalimat simple present
tense.
5. Report text menggunakan kata benda umum seperti pada language
feature general nouns.
6. Menggunakan kata kerja yang saling berhubungan, sesuai dengan
language featurenya yaitu linking verbs atau relative verbs.
7. Report text terdiri dari suatu objek dan ditambah dengan objek
lain.
8. Report text menjelaskan mengenai berbagai macam kelompok dan
bukan individu secara khusus.
9. Report text menggunakan conditional logical conjunction,
contohnya so, when dan lain sebagainya.
Contoh Report Text
Komodo Dragon
Komodo dragon is the largest lizard on earth. It lives within the scrub
and land of some Indonesian islands. Komodo dragon is the world’s
heaviest lizard, advising one hundred fifty pounds or a lot of. The most
important Komodo ever measured was quite ten feet (3 meters) long and
weighed 366 pounds (166 kg) however, the common size of Komodo
within the wild is about eight feet (2.5 meters) long and two hundred
pounds or 91 kg.
Komodo has gray scale skin, a pointed snout, powerful limbs, and a
muscular tail. They use their keen sense of smell to find decaying an
animal remains from many miles away. They additionally hunt different
lizards yet as massive mammals and generally barbarian. The Komodo
dragon’s teeth are nearly utterly coated by its gums. Once it feeds, the
gums bleed, making a perfect culture for virulent microorganism. The
microorganism that boards the Komodo dragon’s spit causes blood
disease, or septicemia, in its victims. A dragon can bite its prey, then
follow it till the animal is simply too weak to hold on. This lizard species
is vulnerable by looking, loss of prey species, and surrounding loss.