Peralatan dan Pekerjaan Kantor SMK Kelas 11
Peralatan dan Pekerjaan Kantor SMK Kelas 11
Pengertian peralatan dan perlengkapan menurut Gie (2000: 299) adalah segenap alat yang
digunakan untuk mencatat, mengirim, mengganda dan mengelola bahan keterangan yang bekerja
secara mekanis, elektris, elektronik, magnetik atau secara kimiawi.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Peralatan kantor sebagai Office Equipment
adalah sesuatu yang dapat dipakai sebagai alat dalam kantor merupakan suatu media dalam mencapai
suatu tujuan yang diinginkan. Pemahaman terhadap pengertian peralatan kantor adalah suatu sarana
dan prasarana yang dapat memperlancar atau mempercepat pelaksanaan pekerjaan kantor.
Pengertian peralatan kantor menurut Rahayu, dkk. (2010: 43) adalah alat atau bahan yang
digunakan untuk membantu pelaksanaan pekerjaan kantor, sehingga menghasilkan suatu pekerjaan
yang diharapkan selesai lebih cepat, lebih tepat dan lebih baik. Hal ini berarti
pemahaman tentang peralatan kantor dapat berupa bahan, alat dan mesin kantor.
Dari ketiga pendapat di atas pemahaman terhadap peralatan kantor mengandung arti alat dan
bahan, sebagai sarana dan prasarana yang digunakan untuk membantu memperlancar dan
mempercepat pelaksanaan pekerjaan kantor. Dari kedua istilah peralatan dan perlengkapan tersebut
jelas ada perbedaan namun keduanya saling melengkapi. Peralatan adalah sebagai sarana dalam
pekerjaan kantor, jadi semua alat yang digunakan untuk memperlancar dan mempercepat pekerjaan
kantor. Sedangkan perlengkapan kantor sebagai prasarana pekerjaan kantor, dapat berupa bahan dan
barang yang digunakan secara langsung atau sebagai pelengkap peralatan yang dibutuhkan dalam
melakukan pekerjaan kantor.
Peralatan dan perlengkapan kantor digunakan dalam rangka memperlancar dan mempercepat
pekerjaan kantor. Pekerjaan kantor dalam hal ini merupakan sasaran kerja dari setiap pegawai.
Pengertian pekerjaan kantor menurut Leffingwell dan Robinson (1998) adalah pekerjaan yang terkait
dengan warkat-warkat badan usaha yang dapat digunakan untuk keterangan-keterangan dimasa
mendatang.
Terry (2011) menyebutkan bahwa pekerjaan kantor meliputi penyampaian keterangan secara
lisan dan pembuatan warkat-warkat tertulis dan laporan-laporan sebagai cara untuk meringkaskan
banyak hal dengan cepat, guna menyediakan suatu landasan fakta bagi tindakan pengawasan
pimpinan.
Pengertian pekerjaan kantor menurut Yuli (2005:9) dipandang sebagai aktivitas kerja
karyawan. Aktivitas karyawan terdiri dari tugas dan tanggungjawab dalam bekerja sesuai dengan
uraian kerja yang telah ditetapkan. Terry (2019) merumuskan pengertian pekerjaan kantor sebagai
berikut:
“Office work includes verbal transmission of information and the producing of written records
and report providing the means by which many items may be summarized quickly to supply a factual
basis for
manajerial control.” Pengertian tersebut dalam bahasa Indonesia diartikan bahwa Pekerjaan
perkantoran meliputi penyampaian keterangan secara lisan dan pembuatan warkat-warkat tertulis dan
laporan-laporan sebagai cara untuk meringkaskan banyak hal dengan cepat guna menyediakan suatu
landasan fakta bagi tindakan kontrol dari pimpinan.
Menurut Leffingwell dan Robinson (1998) pekerjaan kantor terdiri dari kegiatan-kegiatan
berikut.
Suatu pekerjaan dikatakan sebagai pekerjaan kantor apabila memiliki ciri sebagai berikut.
Oleh karena memiliki sifat pelayanan, maka pekerjaan kantor memiliki tujuan untuk:
Dari uraian di atas dapat dikatakan bahwa pengertian pekerjaan kantor adalah semua aktivitas
pegawai sesuai tugas dan tanggungjawabnya dalam memberikan pelayanan organisasi/instansi untuk
mencapai tujuan organisasi.
Jenis peralatan kantor yang dibutuhkan dalam pekerjaan kantor harus standar tepat guna
artinya pemilihan terhadap peralatan kantor sesuai dengan jenis pekerjaan kantor yang dilakukan
sesuai dengan
pengelompokan pekerjaan kantor. Menurut Tery (2011) jenis peralatan yang dibutuhkan meliputi:
Merupakan ruangan dimana setiap orang dapat melakukan pekerjaan khususnya mengetik
dengan perlengkapan mebel berupa meja dan kursi kerja.
b. Perangkat komputer.
Perangkat komputer adalah peralatan yang dibutuhkan dalam membuat dokumen. Satu
perangkat komputer lengkap dengan asesorisnya terdiri dari monitor, keyboard, CPU, mouse, mouse
pad, speaker aktif, webcam,
dan headset.
c. Laptop dan segala jenis merk smartphone yang digunakan dalam membuat mengirimkan pesan atau
membuat konten tulisan yang akan di upload di media massa.
Pekerjaan memeriksa dokumen akan menghasilkan dokumen yang layak dan tidak layak
digunakan kembali. Jika ditemukan dokumen yang sudah tidak layak pakai, maka akan dihapuskan
dengan menggunakan mesin penghancur dokumen.
Sedangkan jenis dokumen yang masih digunakan akan dicek kembali keadaannya apabila
masih dalam keadaan baik dapat langsung disimpan, namun apabila ditemukan dokumen yang sudah
rusak, maka dilakukan perawatan dan pemeliharaan lebih lanjut menggunakan mesin laminating,
mesin pres, scanner, difoto atau kegiatan lain sesuai kebutuhannya.
8. Other (lain-lain)
Lain-lain pekerjaan kantor menurut Tery (2011) dapat berupa pekerjaan yang tidak termasuk
dalam 7 pekerjaan kantor di atas meliputi negosiasi terhadap bagian atau unit terkait dalam
memberikan layanan, melakukan koordinasi dengan unit atau pihak lain. Semua kegiatan tersebut
tidak membutuhkan peralatan yang berarti, hanya saja kadang dibutuhkan dokumen seperti kamera
yang sekarang ini sudah terdapat pada smartphone. Foto atau gambar yang diambil merupakan bukti
dari kegiatan terkait.
Jenis peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan dalam pekerjaan kantor meliputi:
1. Perlengkapan kantor
Jenis perlengkapan kantor meliputi barang atau bahan yang dibutuhkan untuk pekerjaan kantor.
Barang dan bahan tersebut merupakan bahan habis pakai atau yang melengkapi peralatan yang
digunakan seperti kertas, kalender, pensil, tinta printer dan lainnya.
2. Peralatan kantor
Peralatan kantor merupakan alat kantor yang digunakan untuk membantu pekerjaan kantor dan
bersifat habis pakai atau memiliki nilai guna barang yang pendek. Contohnya perforator, stepler,
gunting, labeling, stempel dan lainya yang menunjang pekerjaan kantor.
3. Mesin kantor
Mesin kantor merupakan alat kantor yang tidak habis pakai dan memiliki nilai guna lebih panjang
biasanya perlengkapan yang dibutuhkan meliputi daya listrik, baterai, program atau aplikasi dan
lainnya yang menjalankan proses kerjanya.
1. Jenis pekerjaan
2. Jumlah kebutuhan bahan dan alat
3. Waktu penggunaannya
4. Jenis bahan yang dibutuhkan
5. Tempat penyimpanan
6. Prosedur peminjaman
7. Ruang kerja
Untuk peralatan yang berupa mesin dapat dilihat prosedurnya secara umum sebagai berikut.
1. Mengetahui fungsi dan manfaat mesin yang akan digunakan dalam bekerja.
2. Memiliki kompetensi menggunakan mesin atau bagi yang belum bisa dapat menggunakan manual
book petunjuk penggunaan mesin.
3. Menggunakan sesuai kebutuhan pekerjaan.
4. Untuk mesin yang menggunakan daya listrik tentunya dilakukan pemeriksaan apakah kabel mesin
telah terhubung oleh listrik atau belum, demikian juga setelah digunakan kabel harus dicabut.
5. Mengisi dan menulis buku penggunaan mesin jika ada. Hal ini dilakukan dalam rangka mengetahui
keberadaan mesin dan kondisi mesin sehat atau rusak terkaitan dengan pengelolaan peralatan kantor
nantinya.
6. Menutup dan menyimpannya kembali mesin pada posisi semula.
D. Prosedur Perawatan Peralatan Kantor
Perawatan dan pemeliharaan barang biasannya dilakukan pada jenis peralatan yang berupa mesin
kantor seperti komputer, printer, scanning, fotokopi, faksimile, CCTV, laptop, mesin hitung, mesin
jilid, dan mesin lainnya yang pada prinsipnya membutuhkan tempat yang tetap atau permanen dalam
ruang yang terukur kelembaban udaranya. Prosedur perawatan dan pemeliharaan mesin kantor
meliputi langkah
berikut.
a. Melakukan inventarisasi barang secara berkala dimulai dari pengadaan pertama.
b. Membuat kartu penggunaan mesin yang disimpan pada tempat terdekat dan mudah dilihat.
Harapannya setiap pegawai yang menggunakan dapat menemukan kartu dan mengisinya sebelum dan
sesudah menggunakan.
c. Petugas bagian sarana prasarana melakukan checking peralatan secara berkala setiap bulan
d. Petugas sarana dan prasarana melakukan tindak lanjut apabila dijumpai peralatan yang tercatat rusak
atau terkendala penggunaannya.
e. Petugas sarana dan prasarana melakukan tindak lanjut perbaikan ringan, sedang atau berat setelah
diteliti jenis kerusakannya.
f. Menindaklanjuti dengan perbaikan, namun harus berkoordinasi dengan bagian keuangan.
g. Melakukan pendataan kembali setelah barang dikembalikan dalam keadaan sehat melalui
pencatatan pada kartu perawatan.
h. Untuk barang yang sudah tidak dapat diperbaiki dan/atau telah melewati nilai guna, maka dapat
dilakukan penghapusan barang sesuai prosedur yang berlaku di kantor atau organisasi terkait.
E. Jenis dan Penggunaan Aplikasi dalam Pekerjaan Kantor sesuai Standar Kerja
Pada pembelajaran Bab 2 semester 1 yang lalu kalian telah mempelajari berbagai jenis aplikasi
sebagai dampak perkembangan revolusi industri 4.0. Teknologi komunikasi seperti smartphone yang
semakin canggih dan dapat menunjang aktivitas dan pekerjaan secara online. Kondisi ini dapat
memengaruhi perubahan perilaku dalam bekerja. Apalagi setelah dunia dilanda pandemi Covid-19
dengan penerapan work from home (WFH), memacu keberadaan teknologi dalam pekerjaan.
Perkembangan teknologi informasi ini juga dimanfaatkan oleh generasi muda secara kreatif menjadi
peluang bisnis baru di bidang teknik digital dan informatika. Demikian juga perkembangan lingkungan
kantor, dengan perkembangan teknologi mengubah pola kerja pegawai yang semakin efektif dan
efisien, yaitu pekerjaan dapat dilakukan tanpa batas ruang dan waktu.
Sekarang ini, keberadaan smartphone hampir selalu bersama kita, karena setiap kebutuhan dan
kegiatan apapun dapat dilakukan dengan media smartphone. Demikian juga komputer dan laptop,
menjadi bagian penting dalam menunjang pekerjaan. Penggunaan aplikasi menurut volume pekerjaan
kantor yang paling banyak adalah pengetikan untuk penyusunan dan pembuatan dokumen. Oleh
karena itu, prosedur penggunaan aplikasi pada microsoft harus kalian kuasai dengan baik. Pengetikan
yang dilakukan melalui media smartphone dapat dengan
mudah dilakukan dengan cepat, oleh karena penggunaannya juga sudah dimulai sejak kecil. Hal yang
dilakukan untuk pengetikan cukup dengan kedua ibu jari kalian saja.
Penggunaan aplikasi Microsoft Office pada komputer yang digunakan dalam pekerjaan
pengetikan yang paling dasar adalah Microsoft Word dan Excel. Untuk menghasilkan pekerjaan
pengetikan yang baik, tentunya teknik dasar pengetikan haruslah dikuasai. Teknik pengetikan yang
dimaksud adalah pengetikan 10 jari. Untuk itu kalian dapat melakukan pelatihan secara mandiri di
sekolah atau di rumah menggunakan laptop atau keyboard komputer kalian. Pelatihan dapat juga
dilakukan bersama dengan bimbingan guru kalian. Selanjutnya perhatikan video berikut untuk
melakukan pelatihan dan lakukan setiap hari secara rutin.
Pelatihan dilakukan secara bertahap sesuai petunjuk guru atau aplikasi menggunakan
rapidtyping yang dapat di download di komputer atau laptop selanjutnya dapat kalian lakukan secara
mandiri. Perhatikan video berikut.
Setelah kalian melakukan pelatihan teknik pengetikan 10 jari, mulailah setiap pekerjaan yang
kalian lakukan menggunakan komputer atau laptop sebaiknya dilakukan menggunakan teknik 10 jari
untuk mendapatkan pembiasaan diri dalam penguasaan teknik mengetik 10 jari.
Pelatihan selanjutnya adalah menggunakan aplikasi Microsoft Wordsesuai menu yang ada di
jendela atas dan bawah Microsoft Word. Agar dalam penggunaannya dapat secara optimal dan cepat
maka kalian perlu memahami dengan benar fungsi dan penggunaan menu Microsoft Word dengan
baik. Untuk itu kalian coba kerjakan tugas berikut.
Jenis Microsoft Office yang lain untuk pekerjaan presentasi dapat menggunakan Microsoft
Office PowerPoint atau yang sering dikenal PPt. prosedur penggunaan PowerPoint adalah.
Aplikasi pengolah angka atau lembar kerja yang ada pada Microsoft Office adalah Microsoft Excel.
Aplikasi ini sering digunakan untuk pengolahan data yang berupa angka. Secara detail Ms Excel
berguna untuk membuat,
mengedit, mengurutkan, menganalisa, serta meringkas data dan memproses perhitungan aritmatika dan
statistika.
Dalam pekerjaan kantor Ms Excel digunakan untuk membuat catatan keuangan, penyusunan anggaran
keuangan, penyusunan laporan keuangan baik dalam bentuk tabel, grafik ataupun diagram. Untuk
memulai pelatihan menggunakan Ms Excel ini kalian harus mengetahui fungsi-fungsi yang ada pada
menu Ms Excel.
Memilih alat yang digunakan dalam menggandakan dokumen tentunya akan memperhatikan
hal-hal sebagai berikut.
1. Jumlah dokumen yang digunakan.
2. Jenis dokumen yang digandakan.
3. Kualitas hasil gandaan yang di inginkan
4. Bahan atau kertas yang dipilih.
5. Waktu yang tersedia untuk menggandakan.
Alat dan mesin yang digunakan dalam penggandaan dokumen adalah sebagai berikut.
1. Penggandaan dokumen kurang dari 10 lembar dapat dengan semua jenis printer
2. Penggandaan dokumen lebih dari 10 sheet dapat dilakukan dengan mesin duplicator hektografik
dengan alkohol dan mesin fotokopi.
3. Penggandaan dokumen di atas 100 sheet dapat dilakukan dengan stensil atau stensil sheet.
4. Penggandaan dokumen dengan jumlah lebih dari 1000 sheet dapat dilakukan menggunakan mesin
offset, typeset, dan scanner stensil sheet.
5. Penggandaan dengan jumlah 1000 lebih dengan kualitas gambar warna dapat dilakukan dengan
mesin duplikator offset litho.
6. Penggandaan terhadap dokumen melalui laser secara elektronik menggunakan LCD atau citra
elektronik.
Jenis bahan perlengkapan mesin pengganda yang digunakan berbeda sesuai dengan jenis
mesinnya. Dalam penggandaan dokumen disamping kertas bahan lain yang dibutuhkan adalah:
1. Toner untuk bahan pewarna untuk mesin fotokopi.
2. Master sheet, tinta stensil untuk mesin stensil.
3. Pita printer dot matrik, pita mesin digunakan untuk printer dot matrik dan mesin tik manual dan
elektronik yang sekarang sudah ditinggalkan atau jarang digunakan.
4. Seperangkat komputer/laptop, tinta printer untuk mesin printer.
5. Master/plat, tinta mesin untuk mesin offset.
Rangkuman
Peralatan kantor adalah semua alat yang digunakan sebagai sarana untuk memperlancar dan
mempercepat pekerjaan kantor.
Perlengkapan kantor adalah bahan dan barang yang digunakan secara langsung atau sebagai pelengkap
peralatan yang dibutuhkan dalam melakukan pekerjaan kantor.
Pekerjaan kantor adalah semua aktivitas pegawai sesuai tugas dan tanggungjawabnya dalam
memberikan pelayanan organisasi/instansi untuk mencapai tujuan organisasi.
Dalam rangka penggunaan peralatan kantor harus dilakukan sesuai prosedur kerjanya masing-masing,
hal ini dimasudkan agar peralatan kantor yang berbentuk mesin dapat terpelihara dengan baik sehingga
memiliki nilai guna yang cukup lama.
Untuk perlatan kantor yang bersifat habis pakai atau memiliki nilai guna yang lebih pendek atau
bahkan habis setelah dipakai, prosedur
penggunaan peralatan digunakan dalam rangka menghitung kebutuhan bahan dan alat dalam satu
periode yang selanjutnya dapat digunakan untuk kebijakan terhadap pengadaan barang kantor pada
masa datang.
Aplikasi perangkat lunak dalam pekerjaan kantor tergolong perlengkapan kantor yang selalu
digunakan dalam bekerja seharihari. Kegiatan pengetikan merupakan pekerjaan yang memiliki volume
pekerjaan paling tinggi dibanding pekerjaan lainnya menurut penelitian GR. Terry. Oleh karenanya
dalam mempersiapkan peserta
didik di dunia kerja harus dibekali ketrampilan dasar teknik mengetik yang benar. Teknik mengetik
yang harus dikuasai adalah mengetik 10 jari.
I. Uji Pengetahuan
1. Perhatikan gambar berikut.
Gambar di atas adalah mesin pencetak nomor manual. Perlengkapan mesin tersebut ada yang
meyerupai pensil atau pulpen. Alat tersebut dinamakan...
A. Tusuk
B. Pena
C. Tinta
D. Stylus
E. Eraser
2. Sebuah kawat kecil yang dibentuk untuk menyatukan dokumen yang sifatnya sementara dikenal
dengan...
A. Binder
B. Binding machine
C. Clip art
D. Clip paper
E. Stepes
3. Jenis kursi kerja di bawah yang masuk dalam standar kerja K3 perkantoran adalah ...
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3 Gambar 4
A. Gambar 1
B. Gambar 2
C. Gambar 3
D. Gambar 4
E. Tidak semua gambar masuk kriteria standar kerja K3 perkantoran.
4. Jenis pekerjaan kantor yang memiliki volume pekerjaan paling sedikit adalah pekerjaan...
A. Menghitung
B. Menyimpan.
C. Mengirim dokumen
D. Melakukan negosiasi
E. Mengetik.
5. Alat pengukur suhu badan yang sekarang ini wajib ada dalam setiap kantor tergolong jenis peralatan
kantor yang digunakan untuk pekerjaan kantor...
A. Melakukan pengukuran
B. Melakukan penyimpanan data
C. Melakukan penggandaan
D. Melakukan pengiriman dokumen
E. Melakukan pembuatan dokumen
6. Jam dinding, gunting, snelhecher, ordner termasuk kelompok ...
A. peralatan kantor
B. perlengkapan kantor
C. mesin kantor
D. barang kantor
E. bahan kantor
7. Pemilihan terhadap peralatan kantor yang digunakan seperti map, snelhecter yang terbuat dari kertas
atau plastik untuk penempatan dokumen aktif di meja kerja perlu dilakukan. Hal ini sesuai prosedur ...
A. Penyesuaian jenis pekerjaan
B. Jumlah alat sesuai kebutuhan
C. Jenis bahan yang dibutuhkan
D. Tempat penyimpanan
E. Prosedur peminjaman.
8. 1) Sambungkan mesin dengan arus listrik.
2) Hidupkan mesin menggunakan tombol ON.
3) Tekan tombol jumlah yang diinginkan.
4) Tekan tombol start.
5) Letakan naskah yang akan di gandakan.
6) Tekan tombol Off apabila proses mengkopy selesai.
7) Jika sudah selesai bersihkan mesin dari tinta dan debu.
8) Tutup mesin apabila tidak dipakai.
Prosedur penggunaan mesin fotokopi yang benar adalah...
A. 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8
B. 1, 2, 3, 5, 4, 6, 7, 8
C. 1, 2, 5, 3, 4, 6, 7, 8
D. 1, 2, 5, 3, 4, 6, 7, 8
E. 8, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7
9. Mesin pengambil gambar di lingkungan kantor yang ditempatkan pada tempat tertentu guna
meminimalisir pencurian adalah...
A. Kamera
B. LCD
C. Closed circuit television
D. Camera digital
E. Video camera
10. Cutting machine yang digunakan untuk memotong lebih dari 5-10 lembar adalah jenis cutting
paper pada gambar...
A.
B.
C.
D.
E.
11. Fingerprint secara manual atau elektronik digunakan untuk merekam data kehadiran pegawai
dalam suatu organisasi. Alat tersebut sesuai jenis pekerjaan kantor...
A. Mengetik
B. Memeriksa
C. Mengirim
D. Menggandakan
E. Menyimpan dokumen
12. Salah satu jenis aplikasi/software yang terdapat pada Microsoft Office yang digunakan dalam
pembuatan undangan atau brousure adalah ...
A. Microsoft Excel
B. Microsoft Word
C. Microsoft Power point
D. Mcrosoft Publisher
E. Microsoft Acess
13. Untuk memudahkan dalam pengolahan data yang berupa angka maka jenis aplikasi yang dipilih
adalah...
A. Microsoft Excel
B. Microsoft Word
C. Microsoft Power point
D. Mcrosoft Publisher
E. Microsoft Acess
14. Mengambil gambar dari monitor komputer yang sedang aktif dapat dilakukan melalui perintah...
A. Ctrl + Alt
B. Ctrl + P
C. Ctrl + prt sc
D. Ctrl + V
E. Ctrl + B
15. Sebelum melakukan penggandaan menggunakan mesin sheet stensil elektronik, kita perlu
membuat terlebih dahulu master dokumen manual untuk dilakukan pemotretan dokumen yang dikenal
dengan istilah...
A. Copy dokumen
B. Scan dokumen
C. Foto dokumen
D. Cetak dokumen
E. Rekam dokumen
Pengertian data adalah gambar, tulisan, catatan, dari sebuah peristiwa, kejadian atau suatu hal
yang memberikan pengetahuan atau pembuktian dari suatu hal untuk dijadikan sebagai dasar dalam
menyusun sebuah informasi.
Jenis data menurut sumber pencariannya ada data primer dan data sekunder. Data primer
merupakan data yang diambil dari sumber/objek yang diamati secara langsung. Sedangkan data
sekunder sumber pengambilan datanya diperoleh dari sumber lain yang terkait dengan objek aslinya.
Jenis data menurut bentuknya dapat berupa foto, gambar, tulisan, grafik, infografis, barang,
atau benda lain yang memberikan informasi untuk dijadikan dasar dalam mengambil keputusan.
Jenis data menurut sifatnya dikelompokan menjadi data kualitatif dan data kuantitatif. Data
kualitatif adalah data yang berupa deskripsi/pernyataan dari objek yang diamati. Biasanya berbentuk
tulisan.
Sedangkan data kuantitatif merupakan data yang menggambarkan hasil survei atau penelitian
yang berbentuk angka, grafik atau bentuk lain yang dinyatakan dengan jumlah angka.
Metode pengumpulan data dapat dilakukan melalui penelitian dokumen, pengamatan atau
observasi langsung, interviu/wawancara, dan survei atau kuesioner.
Informasi merupakan serangkaian, data yang diolah menjadi suatu hal yang dapat berguna
dalam mengambil kesimpulan atau keputusan.
Fungsi data dan informasi bagi sebuah usaha atau organisasi merupakan hal yang sangat
penting. Dari penjelasan di atas adanya data dan informasi akan menjadikan sebuah kebijakan
organisasi dalam pengambilan keputusan. Dengan demikian fungsi data dan informasi akan mampu
menentukan arah dari kebijakan yang akan diambil.
Melalui kebijakan organisasi yang tepat maka adanya data dan informasi juga akan dapat
digunakan sebagai dasar dalam melakukan evaluasi sebuah kegiatan atau pekerjaan yang telah
dilakukan. Dalam hal ini fungsi data dan informasi yang diperoleh adalah data yang telah dilakukan
atau data terkini dari suatu pekerjaan dan kegiatan. Apakah sebuah kegiatan dapat dikatakan berjalan
dengan baik dan lancar? Pertanyaan tersebut akan terjawab apabila data/informasi dalam pelaksanaan
kegiatan menunjukkan hasil yang positif atau baik.
Data hasil kegiatan atau pekerjaan sebuah organisasi dapat berfungsi untuk menciptakan
efisiensi biaya yang dikeluarkan oleh organisasi. Penghematan biaya atau efisiensi ini terjadi apabila
data dan informasi yang digunakan itu pasti dan valid. Sebagai contoh data peserta dalam suatu acara.
Apabila jumlah peserta yang hadir itu valid dan dapat dipastikan kehadirannya, maka jumlah biaya
yang dikeluarkan untuk akomodasi peserta juga akan dapat dipastikan tepat guna.
Fungsi lain dari data dan informasi adalah mampu memberi inovasi bagi pekerja dalam
menciptakan sebuah karya. Kadang dalam membuat sebuah karya akan selalu belajar untuk melihat
data atau membaca informasi guna memberi wawasan yang berbeda dengan hasil pemikiran kita.
Dalam hal ini data dan informasi yang diperoleh akan mendorong untuk memiliki sebuah kreasi dan
inovasi dalam sebuah karya atau pola pikir baru.
Pengertian SIM menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sistem yang memproses data
dan menyiapkan informasi yang diperlukan. Sistem informasi manajemen berasal dari kata sistem
yang merupakan kumpulan atau rangkaian dari unit-unit atau elemen-elemen yang berinteraksi untuk
mencapai tujuan tertentu.
Menurut Handoko (2012) menyatakan “Sistem informasi manajemen adalah suatu prosedur
sistematik pengumpulan, penyimpanan, pemeliharaan, perolehan kembali dan validasi berbagai data
tertentu yang dibutuhkan oleh suatu organisasi tentang sumber daya manusianya”. Penjelasannya
adalah sebagai berikut.
1. Sistem adalah kumpulan unsur yang berupa aktivitas/proses/elemen yang terintegrasi dan saling
bekerjasama.
2. Informasi adalah sekumpulan data atau fakta yang terorganisir dan diolah melalui metode tertentu
hingga memiliki makna bagi si penerima.
3. Manajemen menurut Mary Parker merupakan seni dalam menjalankan tugas melalui orang lain (the
art of getting things done through people).
Dari ketiga pendapat tentang pengertian sistem informasi manajemen maka secara umum dapat
disimpulkan pengertian sistem informasi manajemen adalah kumpulan atau gabungan beberapa sistem
yang digunakan oleh organisasi/perusahaan dalam operasionalnya yang berhubungan dengan fungsi
manajemen.
Sebagai sebuah sistem dan informasi, maka bagi organisasi/perusahaan yang menggunakannya
akan lebih mudah dan cepat dalam memberikan layanan usahanya dan pengelolaan internal
organisasinya. Hal ini berarti bahwa SIM memiliki fungsi penting bagi perusahaan. Fungsi utama
sistem informasi manajemen adalah:
1. Memudahkan bagi pihak manajemen menjalankan fungsinya mulai dari perencanaan, pengawasan,
pengarahan, serta pendelegasian tugas pada seluruh unit/bagian yang ada dalam struktur organisasi.
2. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi akan data yang tersedia secara akurat dan realtime.
3. Meningkatkan produktivitas dan menghemat anggaran organisasi.
4. Mengembangkan mutu dan kualitas SDM yang disebabkan adanya koordinasi unit kerja yang
sistematis.
1. Menyediakan informasi yang digunakan dalam proses perhitungan keuangan dari hasil usaha secara
otomatis.
2. Menyediakan informasi dalam rangka pengambilan keputusan penting.
3. Menyediakan informasi yang digunakan dalam merumuskan perencanaan, pengendalian, dan
evaluasi untuk melakukan perbaikan.
Agar dalam penggunaan informasi dapat akurat untuk pengambilan keputusan/kebijakan, maka
informasi tersebut harus memiliki standar kualitas dan siap digunakan sesuai peruntukannya. Ciri-ciri
informasi yang berkualitas adalah.
1. Akurat
Data yang diterima dan diolah harus data yang akurat artinya sumber, data dapat
dipertanggungjawabkan dan prosesnya menggunakan sistem yang sesuai prosedur.
2. Relevan
Relevan berarti informasi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan dan masalah yang dihadapi.
3. Tepat waktu
Ketersediaan informasi terkini menjadi prioritas utama agar kualitas terjaga. Informasi harus terkini
sesuai dengan perubahan yang terjadi.
4. Lengkap
Informasi dapat disebut lengkap apabila mampu menjawab pertanyaan/kebutuhan pengguna.
a. Sistem administrasi dan operasional seperti bagian administrasi, personalia, keuangan dan lainnya
yang secara rutin dikerjakan setiap harinya.
b. Sistem pelaporan manajemen, dalam hal ini merupakan laporan yang harus disajikan secara periodik
kepada pengambil kebijakan.
c. Sistem database, berfungsi sebagai tempat penyimpanan data dan informasi oleh beberapa unit kerja.
Database akan selalu berkembang mengikuti perkembangan sistem dan organisasi yang ada.
d. Sistem pencarian, berfungsi memberikan data atau informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan
keputusan sesuai kebutuhan.
e. Manajemen data, berfungsi sebagai media penghubung antara sistem informasi dan database dan
antar unit komponen yang ada.
a. Perangkat keras, meliputi perangkat komputer, dan aksesoris lainya yang terkait.
b. Perangkat lunak, yaitu sekumpulan instruksi yang memungkinkan perangkat keras berjalan untuk
memproses data.
c. Database, merupakan sekumpulan tabel dan jaringan konektivitas antar sistem yang berkaitan
dengan penyimpanan data.
d. Prosedur pengoperasian, petunjuk kerja untuk mendayagunakan sistem informasi berbasis
komputer.
e. Personalia pengoperasian, yaitu ahli komputer, manajer, pengguna, analis, programmer, manajer
database dan jabatan lain yang terkait dengan pemanfaatan sistem informasi manajemen.
Dengan adanya komponen sistem informasi manajemen di atas akan dapat mewujudkan berbagai jenis
sistem informasi manajemen.
1. Level organisasi
Menurut level organisasi jenis SIM dapat dibedakan menjadi:
a. Sistem informasi departemen
Adalah jenis sistem informasi yang digunakan untuk satu departemen atau unit kerja tertentu
contohnya bagian kepegawaian untuk ASN di Jawa Tengah menggunakan aplikasi Sinaga. Layanan
jasa online, layanan pembelajaran e-learning yang menggunakan google classroom, e-raport dan
lainnya.
2. Area fungsional
Jenis SIM menurut fungsinya terdiri dari:
a. Sistem informasi akuntansi, yakni sistem yang mentransformasi data keuangan menjadi informasi.
b. Sistem informasi keuangan, merupakan sistem informasi yang mengelola aset-aset keuangan
perusahaan.
c. Sistem informasi manufaktur, adalah sistem yang mengendalikan seluruh kegiatan mulai dari
perencanaan, proses produksi, sampai pada barang jadi.
d. Sistem informasi pemasaran, merupakan sistem informasi yang terkait dengan kegiatan pemasaran
barang atau jasa.
e. Sistem informasi SDM, sistem yang mengelola tentang sumber daya manusia.
f. Sistem informasi pelayanan, adalah sistem informasi yang terkait dengan pelayanan kepada
pelanggan.
4. Aktivitas manajemen
a. Sistem informasi pengetahuan
b. Sistem informasi operasional
c. Sistem informasi manajerial
d. Sistem informasi strategis
5. Arsitektur sistem
Jenis sistem informasi menurut arsitekturnya terbagi menjadi tiga jenis yaitu
a. sistem berbasis mainframe, yang merupakan sistem berbasis database yang besar untuk mendukung
operasionalnya, contohnya sistem e-ktp, e-statistik dan lainnya yang lingkupnya cukup besar.
b. Sistem komputer pribadi, merupakan sistem pribadi dengan penggunaan sistem dalam komputer
tanpa jaringan.
c. Sistem tersebar atau komputasi jaringan, memungkinkan berbagai sumber daya digunakan secara
bersama atau diakses oleh sejumlah pengguna.
Salah satu manfaat dari sistem informasi sekarang ini dapat memberi akses informasi bagi masyarakat.
Akses informasi melalui internet merupakan sebuah komunikasi manusia dengan sistem layanan
internet melalui internet service provider (ISP). Layanan ISP dapat digunakan apabila membayar biaya
langganan atau abonemen. Jenis ISP dapat berupa internet kabel dan tanpa kabel atau nirkabel.
Komunikasi di dunia maya sama dengan komunikasi di dunia nyata. Keduanya memiliki etika atau
prosedur yang harus diterapkan untuk memberi kesan pada orang lain hal yang baik dan benar. Namun
tak jarang dengan tanpa bertatap muka langsung, justru kadang membuat orang menjadi lebih berani
untuk melakukan hal-hal yang tidak baik. Untuk itu pentingnya etika yang menjadi prosedur kerja
dalam mengakses informasi di internet perlu diketahui untuk menghindarkan hal-hal yang kurang baik.
E. Komunikasi Kantor
Komunikasi merupakan faktor penting dalam mewujudkan keharmonisan hubungan antar
individu. Sebagai sebuah organisasi komunikasi penting dalam menjalin kerjasama antar pegawai
guna mencapai tujuan organisasi secara efektif. Akan tetapi komunikasi yang berdampak positif
terhadap tujuan organisasi ini tidaklah mudah untuk dilakukan. Dengan demikian bagi seorang
pegawai penting untuk memahami komunikasi kantor yang efektif demi terwujudnya tujuan
organisasi.
Agar seorang pegawai dapat memahami dan menerapkan komunikasi secara efektif dalam
kehidupan sehari-hari dan secara khusus di kantor/organisasi, maka dalam subbab ini akan diuraikan
tahapan pemahaman komunikasi kantor sampai pada praktiknya.
Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, komunikasi berarti pengiriman dan
penerimaan berita atau pesan dari dua orang atau lebih supaya pesan yang dimaksud bisa dipahami.
Onong Uchjana Efendy (2005) dalam bukunya Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktik
menjelaskan beberapa definisi komunikasi, di antaranya adalah:
Definisi komunikasi menurut para ahli McKee dalam Efendy (2005) komunikasi adalah
tindakan menyampaikan pesan dari satu orang atau kelompok untuk orang atau kelompok lain.
Menurut Daft, komunikasi adalah proses dimana informasi dipertukarkan dan dipahami oleh dua orang
atau lebih, biasanya dengan maksud untuk memotivasi atau mempengaruhi perilaku. Sedangkan
menurut Mejia dan Balkin, komunikasi adalah proses transmisi informasi yang berarti dari satu pihak
kepada pihak lain melalui penggunaan simbol-simbol bersama. Komunikasi akan berhasil apabila
makna dipahami bersama.
Dari definisi di atas, maka pengertian komunikasi adalah sebuah proses bertukar informasi
pesan dari seorang/kelompok kepada orang/kelompok lain untuk memotivasi atau mempengaruhi
perilaku. Pada prinsipnya komunikasi terjadi apabila ada yang menyampaikan pesan dan yang
menerima pesan sehingga keduanya memiliki kesepahaman pengertian untuk mempengaruhi perilaku
seseorang.
Pemahaman istilah kantor menurut Rasto “(2015)” dalam bukunya Manajemen perkantoran
memiliki arti sempit dan arti luas. Dalam arti sempit dipahami sebagai tempat melaksanakan kegiatan
administratif, sedangkan dalam arti luas dipahami sebagai penyedia layanan informasi dan
komunikasi.
Pengertian komunikasi kantor dari uraian tersebut diartikan sebagai proses komunikasi yang
dilakukan di lingkungan kantor, baik kantor dalam pengertian sempit maupun luas. Kajian mengenai
komunikasi kantor dapat dilihat gambar 3.8 sebagai berikut.
Setelah memahami bahwa proses komunikasi dapat memberi pengaruh terhadap perilaku
orang/kelompok, maka secara tidak langsung apabila komunikasi terus dilakukan dengan baik akan
membawa dampak terhadap transformasi budaya dari generasi ke generasi berikutnya.
a. Komunikasi internal
Fungsi komunikasi internal di kantor sangat penting mengingat alasan sebagai berikut:
1) Sebagai alat untuk koordinasi, koordinasi merupakan fungsi dasar manajemen dalam organisasi.
Proses koordinasi tidak akan tercapai tanpa komunikasi.
2) Fungsi pengendalian, tujuan dan sasaran organisasi akan dapat dipahami melalui komunikasi baik
dari atas ke bawah maupun sebaliknya.
3) Motor penggerak sistem dan prosedur kantor. Implementasi sistem dan prosedur yang ditentukan di
kantor akan berhasil jika komunikasi yang dilakukan secara efektif.
4) Fungsi motivasi, komunikasi akan dapat memberikan motivasi kepada pegawai untuk bekerja lebih
baik, karena komunikasi internal berfungsi sebagai sarana untuk memotivasi.
5) Sebagai sarana untuk mencari peluang dalam persaingan.
Informasi yang dikumpulkan di kantor dapat digunakan untuk melakukan evaluasi dan menentukan
langkah strategis dalam mencari peluang dan memenuhi tantangan organisasi.
Jenis komunikasi internal dapat dibedakan menjadi komunikasi intra departemen dan inter
departemen. Komunikasi intra departemen adalah komunikasi internal yang terjadi antara pegawai
baik bawahan dan atasan dalam satu kantor. Sedangkan komunikasi inter departemen adalah
komunikasi yang terjadi antara pegawai baik atasan dan bawahan dengan departemen atau kantor
cabang dan masih dalam satu organisasi.
Menurut saluran yang digunakan jenis komunikasi kantor internal dapat dibedakan menjadi
komunikasi formal dan informal. Komunikasi formal adalah jalur komunikasi yang resmi,
direncanakan dan diatur oleh garis hirarki dalam struktur organisasi. Karakter yang dapat dilihat
bahwa sebuah komunikasi dikatakan komunikasi formal jika:
1) Resmi, direncanakan, dan diatur oleh organisasi.
2) Mencerminkan struktur formal organisasi.
3) Menetapkan penanggung jawab penyebaran dan penerimaan informasi dengan tepat.
4) Dapat dimodifikasi oleh organisasi.
5) Memiliki risiko yang berat jika diabaikan.
Komunikasi informal adalah komunikasi yang terjadi melalui saluran selain di luar jalur dapat
berubah dengan cepat menyesuaikan kebutuhan pelaku komunikasi. Komunikasi informal ini dapat
berdampak positif dan negatif bagi organisasi. Saluran komunikasi informal di kantor sering juga
dikenal dengan istilah “selentingan”
yang diartikan proses berbagi informasi informal antara rekan kerja tentang sesuatu yang terjadi dalam
organisasi.
b. Komunikasi eksternal
Komunikasi eksternal adalah proses pertukaran pesan dan informasi dengan orang-orang di
luar organisasi. Kontak eksternal dapat dari pelanggan, pembeli, pemasok (supplier), investor,
kreditor, perusahaan
lain, pemerintah, lembaga keuangan atau profesional yang akan memberikan informasi untuk
kemajuan organisasi. Penggunaan komunikasi eksternal penting untuk melaksanakan berbagai
transaksi dalam rangka mewujudkan citra organisasi atau perusahaan lebih baik.
a. Komunikasi verbal
Pengertian komunikasi verbal menurut Rasto (2015: 155) adalah berbagi informasi melalui
kata-kata, baik lisan maupun tertulis. Pesan yang disampaikan dilakukan secara lisan melalui tatap
muka baik secara langsung maupun tidak. Komunikasi dengan tatap muka yang dilakukan secara
langsung dapat dijumpai dalam komunikasi seharihari di kantor dengan bertemu antara pelaku
komunikasi. Komunikasi lisan melalui tatap muka secara tidak langsung dapat dilakukan melalui
media telepon atau aplikasi smartphone.
Pesan dalam komunikasi verbal yang berbentuk tulisan dapat dilakukan melalui penggunaan memo,
surat, laporan dan secara elektronik dapat menggunakan email atau mesin faksimile. Seiring kemajuan
teknologi informatika sekarang ini sudah banyak jenis aplikasi yang dapat merubah kata-kata yang
diucapkan menjadi tulisan atau sebaliknya.
b. Komunikasi nonverbal
Komunikasi nonverbal atau yang sering disebut silent language adalah komunikasi yang
mengacu pada pesan yang dikirim melalui tindakan atau perilaku manusia yang tidak diungkapkan
secara lisan dan tertulis. Pesan nonverbal sering menjadi kunci untuk memahami makna pesan. Hal ini
terlihat pada komunikasi langsung dengan tatap muka yang menampilkan isyarat nonverbal berupa
kontak mata, dan postur tubuh seperti membungkuk, menengadah dan lain sebagainya.
Hasil penelitian mengemukakan sumber isyarat komunikasi yang muncul dalam tatap muka adalah.
1) Verbal, berupa kata-kata yang diucapkan dengan berbagai jenis dialog komunikan.
2) Vokal, meliputi intonasi, volume, dan kecepatan berbicara.
3) Ekspresi wajah pada saat berbicara.
Kategori nonverbal yang digunakan dalam komunikasi menurut sumbernya terdiri dari fisik
seseorang, lingkungan fisik, waktu dan simbol dan isyarat. Keempat sumber tersebut sangat
dipengaruhi oleh aspek budaya. Pesan nonverbal yang bersumber dari fisik sering disebut bahasa
tubuh atau body language.
Jenis bahasa tubuh menurut Ekman dan Freisen (1992: 62) meliputi:
1) Emblems, adalah gerakan berupa isyarat seperti ujung jari dan telunjuk yang ditempel yang
diartikan dengan OK.
2) Illustrators, adalah gerakan yang memberikan gambaran sesuatu yang sedang dikatakan. Misalnya
telunjuk yang memberi pesan arah lokasi dalam denah.
3) Regulators, adalah gerakan yang mengatur percakapan, seperti anggukan kepala yang menunjukkan
pemahaman.
4) Adaptors, adalah ekspresi yang digunakan untuk mengatur secara psikologis suasana interpersonal
dalam situasi tertentu. Adaptors ini sering digunakan komunikator untuk mengurangi stres seperti
menggoyangkan kaki untuk menghilangkan stres.
5) Affect displays adalah hal yang terjadi di bawah sadar dan langsung mencerminkan emosi
individual bisa tercermin dari raut wajah, atau posisi tubuh. Makna ekspresi wajah dapat digolongkan
menjadi ekspresi yang menarik, menyenangkan, terkejut, kesulitan, ketakutan, malu-malu,
jijik/menghina dan marah.
Penggunaan ruangan kantor juga memberikan jarak komunikator dan komunikan untuk dapat
memberikan pesan nonverbal. Oleh karena itu, penataan jenis perabot kantor juga dapat
mempengaruhi jenjang jabatan dan pelayanan terhadap tamu yang hadir.
Makna nonverbal juga dipengaruhi oleh waktu dan simbol. Waktu sebagai komunikasi
nonverbal disebut dengan chronemics. Sebagai contoh hadir dalam rapat terlambat atau sebelum rapat,
hal ini menunjukkan pesan bagi komunikator merasa dihormati atau bahkan dianggap biasa.
Simbol atau isyarat merupakan pesan nonverbal tidak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari.
Penggunaan simbol berupa warna (Chromatics) dan gambar emoji dewasa ini sering digunakan untuk
menguatkan pesan yang akan disampaikan secara tertulis dalam bentuk elektronik.
Dalam rangka mewujudkan komunikasi yang efektif perlu dipahami proses, unsur dan
hambatan komunikasi yang sering terjadi. Pemahaman terhadap proses komunikasi dimaksudkan
untuk mengetahui sumber dan indikator yang dapat digunakan semaksimal mungkin sehingga
komunikasi dapat berjalan secara efektif. Proses komunikasi adalah lingkaran yang menghubungkan
komunikator dan komunikan seperti terlihat sebagai berikut.
Proses komunikasi dapat terganggu oleh adanya gangguan (noise) yaitu hambatan yang
mendistorsi kejelasan pesan, seperti masalah persepsi, informasi yang berlebihan, kesulitan semantik,
dan perbedaan budaya.
Unsur komunikasi dalam gambar 3.11 terdiri dari komunikator, encoding, pesan/informasi,
saluran/channel, decoding, komunikan/ penerima pesan, gangguan, dan umpan balik. Dalam
komunikasi kantor dapat terjadi manajer yang memberikan arahan kepada bawahannya.
Encoding adalah proses penyusunan pesan dengan menggunakan simbol atau bahasa yang
dapat dimengerti oleh komunikan. Simbol dapat berupa kata-kata, angka, suara, gerakan tangan,
ekspresi wajah, kontak mata, sentuhan fisik, dan gerakan fisik yang memiliki kapasitas untuk
menyampaikan makna.
Pesan adalah informasi yang akan disampaikan oleh komunikator kepada komunikan. Bentuk
informasi yang dikirim dan diterima dalam komunikasi yaitu fakta dan perasaan. Fakta adalah
informasi yang dapat diukur secara objektif atau dijelaskan. Fakta dapat dikomunikasika secara verbal
atau dalam dokumen tertulis dan dapat diubah menjadi simbol digital yang disimpan dalam database
komputer.
Saluran komunikasi memiliki dua makna sebagai sarana dan jalur, yang keduanya saling berkaitan.
Sebagai sarana, saluran komunikasi adalah sarana penyampaian pesan yang dikirim dari komunikator
kepada komunikan. Sarana dapat berupa telepon, e-mail, surat, memo, video conference, dan
pertemuan tatap muka. Sebagai jalur, saluran adalah komunikasi adalah arus informasi yang
digunakan dalam suatu organisasi. Jalur komunikasi terdiri dari jalur formal dan informal.
Decoding adalah aktivitas menerjemahkan simbol lisan, tertulis, atau visual yang digunakan dalam
pesan dengan tujuan untuk menafsirkan maknanya sehingga pesan menjadi jelas, ketika pesan diterima
komunikan.
F. Komunikasi Lisan
Komunikasi lisan adalah komunikasi yang dilakukan antara komunikator dan komunikan dalam semua
bentuk ucapan secara langsung. Dalam komunikasi lisan respon langsung dapat diterima sekalipun
menggunakan rekaman kaset, telephone answer devices dan voice mail.
Penggunaan komunikasi lisan di kantor dapat dilakukan dalam setiap percakapan informal, melakukan
proses pekerjaan, rapat kelompok, pidato formal, dan presentasi. Keunggulan dari komunikasi lisan
adalah:
1. Bersifat langsung dan melibatkan interaksi pribadi yang sangat efektif dalam mendapatkan pesan
secara utuh dan lengkap.
2. Memberikan kesempatan bagi komunikan untuk segera merespon komunikasi
3. Melalui respon secara langsung dapat memastikan tindakan lebih cepat oleh pegawai kantor
4. Proses komunikasi yang dilakukan secara langsung dapat membantu menjaga kerahasiaan pesan
komunikator.
Walaupun komunikasi lisan memiliki banyak keunggulan namun, harus hati-hati dalam melakukan
komunikasi kantor, karena komunikasi lisan juga memiliki kelemahan atau kekurangan. Kelemahan
komunikasi lisan antara lain:
1. Tidak cocok untuk menyampaikan pesan yang membutuhkan penjelasan cukup panjang.
2. Karena dilakukan secara langsung, maka dalam komunikasi lisan harus menghadirkan kedua belah
pihak secara fisik yang kadang tidak selalu bisa dilakukan.
3. Dapat mengakibatkan pemborosan waktu, karena apabila tidak terkontrol kadang pembicaraan
mengarah kepada hal yang tidak perlu.
4. Tidak memiliki rekam jejak sehingga kadang sulit dijadikan bukti atau dasar, kecuali dibuat catatan
atau rekaman.
Pendapat Rasto (2015) dalam bukunya Manajemen Perkantoran Paradigma Baru menyebutkan rapat
adalah percakapan terstruktur antara sekelompok orang yang berinteraksi untuk menyelesaikan tugas
tertentu. Kemampuan manajer untuk mengelola struktur pertemuan dan interaksi sangat penting bagi
keberhasilan rapat.
Kunci efektivitas rapat adalah adanya keseimbangan antara struktur dan interaksi. Keseimbangan
tersebut dapat diperoleh dengan mempersiapkan pertemuan sebaik mungkin dan mengatur
pembicaraan seadil mungkin. Mempersiapkan rapat sebaik mungkin dapat dilihat dari menentukan
tujuan rapat, memutuskan waktu, mengundang peserta rapat yang relevan, sampai pada mengelola
rapat mulai dari saluran komunikasi sampai dokumen rapat yang dibutuhkan dan dihasilkan.
Dari pengertian rapat tersebut dapat disimpulkan bahwa rapat merupakan media komunikasi kantor
yang terstruktur untuk tujuan menyelesaikan suatu pekerjaan dalam organisasi baik swasta maupun
pemerintah.
Dalam penyelenggaraan organisasi sehari-hari berbagai jenis rapat diselenggarakan sesuai tujuannya.
Jenis rapat berdasarkan tujuannya dibedakan menjadi:
a. Rapat penjelasan, diadakan dengan tujuan memberi penjelasan atau informasi kepada para peserta
rapat.
b. Rapat pemecahan masalah, diselenggarakan untuk tujuan menemukan solusi dari suatu masalah
yang sedang dihadapi. Dalam jenis rapat ini partisipasi dan kontribusi peserta sangat besar untuk
menemukan masalah.
c. Rapat perundingan atau negosiasi, adalah rapat yang diadakan dalam rangka untuk menyelesaikan
perselisihan antara dua belah pihak untuk mencari jalan tengah yang dapat diterima kedua belah pihak.
d. Rapat pleno, diadakan untuk tujuan menetapkan sebuah keputusan yang akan
Menurut nama rapat itu sendiri, jenis rapat yang ada meliputi:
a. Rapat kerja, merupakan rapat untuk membahas masalah yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas
suatu organisasi/perusahaan.
b. Rapat dinas, adalah rapat yang membicarakan masalah kedinasan yang umumnya dikenal dalam
instansi pemerintah.
Dalam proses pekerjaan atau tugas, jenis rapat dapat dibedakan menjadi:
a. Rapat persiapan, adalah rapat yang membahas persiapan suatu tugas atau pekerjaan yang akan
diselenggarakan. Rapat ini biasa disebut dengan rapat koordinasi.
b. Rapat penyelenggaraan, dilakukan dalam rangka mempersiapkan penyelenggaraan suatu kegiatan
secara teknis.
c. Rapat evaluasi, adalah rapat yang membicarakan hasil penyelenggaran suatu kegiatan dalam rangka
untuk mengevaluasi dan mengukur hasil dari kegiatan yang telah dilakukan.
Menurut Abdul Kadir dan Terra Wahyuni (2013) presentasi, yaitu suatu kegiatan yang penting untuk
mengomunikasikan suatu gagasan untuk orang lain dengan berbagai macam tujuan, contohnya seperti
untuk
menarik audiens supaya membeli produk, menggunakan jasa, maupun untuk kepentingan dari orang
lain. Sedangkan menurut E Sutomo (2020: 23) menyebutkan presentasi adalah berbicara
menyampaikan gagasan secara lisan di depan umum.
Dari pengertian tersebut menegaskan bahwa kegiatan presentasi merupakan komunikasi formal untuk
menyampaikan ide, gagasan atau bentuk laporan lisan yang disampaikan di depan audiens.
Dengan demikian presentasi mengedepankan keinginan presenter kepada audiens untuk mengetahui
apa yang disampaikan dan selanjutnya memberikan respon dari apa yang disampaikan. Komponen
yang dapat mempengaruhi jalannya presentasi adalah:
a. Internal pribadi presenter.
b. Bahan atau tema presentasi.
c. Media presentasi.
d. Audiens (pendengar).
e. Lingkungan.
Tips melakukan presentasi dengan baik dan tidak membosankan, antara lain:
a. Lakukan persiapan, mulai dari bahan presentasi, bahan yang akan dibagikan, peralatan yang
digunakan, dan persiapan mental agar dapat lebih percaya diri.
b. Materi presentasi, materi yang disampaikan dengan handout yang dibagikan dibedakan. Untuk
materi presentasi disusun secara sistematis dan pokok materi saja. Pembahasan tidak perlu dijelaskan
mengingat waktu presentasi juga tidak lama dan menghindarkan kesan membosankan apabila
berbicara terlalu lama.
c. Pada saat presentasi perlu diperhatikan hal berikut:
1) Hadir lebih awal dari waktu yang ditentukan.
2) Menggunakan waktu seefisien mungkin.
3) Kenali audiens yang hadir jabatan, nama agar dapat lebih akrab.
4) Bagi pandangan ke semua audiens dan perbanyak pandangan kepada orang yang berpengaruh atau
pengambil keputusan.
5) Usahakan untuk tidak berbicara hal-hal yang tidak perlu.
6) Berbicara dengan lugas dan sopan.
7) Atur intonasi, usahakan volume suara tidak terlalu keras, besar atau terlalu kecil.
8) Hidari gerakan tubuh yang berlebihan.
9) Bila perlu beri stressing atau penekanan untuk mencairkan suasana.
d. Buat audiens merasa kagum karena materi yang menarik dan
penting untuk diketahui, namun tidak juga terkesan menggurui.
e. Pada saat tanya jawab, catat dan jawab pertanyaan dengan lugas.
3. Telepon
Bertelepon merupakan bentuk kegiatan atau aktivitas komunikasi yang dilakukan antar
individu melalui media
elektronik berupa pesawat telepon atau smartphone.
Hal yang diperhatikan dalam bertelepon meliputi bagaimana melakukan panggilan telepon, menjawab
panggilan telepon dan etika dalam bertelepon.
a. Etika bertelepon
Etika bertelepon adalah aturan, tata krama, sopan-santun dan tata pergaulan dalam bertelepon. Etika
dalam bertelepon antara lain:
1) Mengangkat gagang telepon tidak lebih dari 3 kali berdering
2) Menyampaikan salam, memperkenalkan identitas diri serta menawarkan bantuan.
3) Mendengarkan dengan baik lawan bicara.
4) Berkata dengan sopan dan hangat.
5) Tidak menggunakan kata-kata yang dapat menyinggung perasaan lawan bicara.
c. Menjawab telepon
Standar kerja dalam menjawab telepon dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut:
1) Segera angkat gagang telepon apabila berdering
2) Ucapkan salam dan berikan tawaran bantuan.
3) Tanyakan nama, identitas penelepon, maksud dan tujuan bertelepon.
4) Apabila orang yang dituju tidak ada ditempat maka sampaikan dengan baik dan tawarkan bantuan
untuk meninggalkan pesan.
5) Apabila penelepon berkenan meninggalkan pesan, catatlah pesan tersebut pada lembar pesan
telepon.
6) Simpulkan hal-hal penting selama berbicara sebelum pembicaraan berakhir, biasanya berupa
penegasan dari pesan yang ditinggalkan.
7) Mengucapkan salam setelah penelepon menutup pembicaraan.
8) Menutup gagang telepon setelah penelepon menutupnya.
d. Dokumen telepon
Dokumen telepon merupakan catatan yang disiapkan dan dihasilkan sebelum dan setelah
melakukan pembicaraan telepon. Untuk melakukan panggilan telepon dibutuhkan format blocknote
sebagai berikut:
Dalam bertelepon blocknote digunakan pada saat melakukan panggilan telepon agar
komunikasi dalam bertelepon dapat terstruktur dan jelas. Blocknote juga dapat digunakan sebagai
catatan sementara dalam menjawab panggilan telepon agar lembar pesan telepon tercatat dengan rapi.
Lembar pesan telepon (LPT) digunakan apabila orang yang ditelepon tidak ada ditempat
karena melaksanakan tugas, sehingga LPT akan menjadi dokumen pengingat untuk meneruskan pesan
kepada pihak yang berhak.
Untuk dapat mengisi lembar LPT harus menyesuaikan dengan informasi yang didapatkan dari
blocknote, untuk pengisian LPT cukuplah mudah karena hanya perlu menyalin kembali informasi
yang ada di blocknoteke dalam lembar pesan telepon (LPT), yang perlu diperhatikan dalam penulisan
lembar LPT adalah pesan yang ditulis haruslah singkat dan jelas, hanya bagian penting yang perlu
ditulis, berikut ini format dari bentuk LPT resmi yang telah diisi sesuai dengan blocknote berikut.
Dari catatan di atas akan disalin menjadi contoh berikut.
G. Komunikasi Tulis
Komunikasi tertulis adalah segala bentuk tulisan tangan, memo, laporan dan pesan yang
dikirim melalui media elektronik. Respon yang diperoleh biasanya membutuhkan waktu dibandingkan
komunikasi lisan, karena harus membaca, menafsirkan dan menanggapinya.
Sekalipun komunikasi tertulis memiliki keunggulan namun juga memiliki kelemahan seperti sebagai
berikut:
1. Membutuhkan waktu yang cukup lama dibanding komunikasi lisan dalam memproduksi
dokumennya.
2. Tidak memungkinkan komunikator menerima tanggapan langsung dari komunikan.
3. Kerahasiaan pesan tidak dapat dipertahankan dengan mudah karena jelas bentuknya.
2. Laporan
Laporan adalah bentuk penyajian informasi yang sistematis secara tertulis berkaitan dengan
suatu peristiwa, kemajuan suatu pekerjaan, atau aktivitas bisnis. Laporan merupakan salah satu sumber
utama manajemen yang digunakan dalam pengambilan keputusan.
Format laporan terdiri dari bagian awal, isi, dan bagian akhir. Bagian awal terdiri dari judul,
pengesahan, pengantar, dan daftar [Link] isi berupa pendahuluan, isi, penutup. Sedangkan bagian
akhir terdiri dari lampiran yang mendukung isi laporan tersebut.
3. Memo
Memo atau memorandum adalah catatan untuk membantu memori/ ingatan yang ditulis secara
singkat dan tidak formal. Kegunaan memo adalah untuk memberikan instruksi atau menjelaskan
prosedur dan tidak digunakan untuk kalangan eksternal departemen/organisasi.
4. Manual Kantor
Manual kantor pada dasarnya merupakan petunjuk kerja atau SOP terhadap proses kerja yang
dilakukan di kantor atau organisasi. Jenis manual kantor pada umumnya berupa petunujuk yang dapat
berupa gambar, arah, atau interior dinding yang memberikan pesan non verbal dalam sebuah
organisasi. Contohnya petunjuk penggunaan ruang, petunjuk arah tempat, slogan standar kerja yang
ditulis pada papan-papan yang dipasang di dinding lingkungan kantor
Elektronik mail atau surat elektronik adalah sarana pengiriman pesan elektronik melalui
jaringan internet. Pesan yang dikirim berupa catatan pendek atau file teks yang panjang dapat berupa
grafik, gambar, foto, klip video, atau suara. Munculnya smartphone dan perangkat pesan teks
menyebabkan penurunan formalitas komunikasi elektronik, namun demikian saat mengirim e-mail
sebaiknya menggunakan tata bahasa dan tanda baca dengan benar.
Dalam penggunaannya sebagai sarana komunikasi formal, tentu memiliki etika tersendiri.
Etika e-mail yang harus dipatuhi adalah:
a. Memperhatikan subjek e-mail, yang merupakan bagian terpenting karena berisi tentang tujuan atau
pokok pembahasan yang akan disampaikan. Jangan biarkan subjek e-mail kosong.
b. Gunakan alamat e-mail yang profesional, jangan gunakan alamat e-mail dengan nama yang tidak
ada hubungannya dengan bisnis atau nama pemilik akun.
c. Balas semua e-mail penting yang masuk sesegera mungkin.
d. Gunakan font yang standart untuk menghindari tulisan yang kurang jelas. Font disarankan adalah
Arial, Calibri dan Times New Roman.
e. Gunakan salam profesional, good morning, good afternoon hindari nama sebutan. Atau kata-kata
bahasa daerah dalam e-mail.
f. Pakailah kalimat pengantar. Sebelum masuk pada kalimat inti/isi bukalah e-mail dengan kalimat
pembuka dengan menyebut nama, dan memperkenalkan diri selanjutnya disampaikan maksud dan
tujuannya.
g. Susun bagian e-mail secara jelas, bentuk formatnya, bagianbagiannya sehingga mudah dipahami.
h. Baca ulang e-mail sebelum dikirim. Apakah bahasa dan kalimatnya sudah baik dan benar atau
belum. Ketika ada yang salah segera diperbaiki sebelum menekan tombol kirim.
2. Video conference
Video conference adalah teknologi yang memungkinkan pengguna yang berada pada lokasi
yang berbeda untuk mengadakan pertemuan tatap muka tanpa harus pindah ke satu lokasi bersama.
(Adawiyah, 2020)
Penggunaan video conference ini sangat efektif dan efisien serta relevan dengan kondisi saat
ini, dimana kapanpun dan dimanapun dibutuhkan untuk mengadakan koordinasi atau pertemuan secara
tatap muka untuk kepentingan mendesak dan cepat dapat dilakukan. Fungsi dan manfaat video
conference adalah:
a. Bagi sektor bisnis, manfaat video conference mampu meningkatkan konektivitas antar pelaku bisnis
secara tatap muka sehingga kerjasama dalam berbagai hal untuk kepentingan kemajuan bisnis/usaha
dapat ditingkatkan.
b. Bagi pengguna pribadi, video conference akan memperlancar komunikasi nonverbal dalam
pertukaran informasi yang akan meningkatkan rasa keakraban sehingga berdampak pada hubungan
kekerabatan dalam kelompoknya seperti keluarga.
c. Bagi masyarakat, penggunaan video conference lebih mengarah pada pertukaran informasi antar
kelompok sehingga mampu digunakan untuk acuan dalam mengambil kebijakan kelompoknya.
d. Bagi sektor pendidikan, penggunaan video conference merupakan andalan dalam pelaksanaan
pembelajaran tatap maya pada masa pandemi covid 19 sejak awal tahun 2020.
e. Bagi bidang kesehatan, penggunaan video conference ini digunakan sebagai media pertemuan di
antara pemangku jabatan bidang kesehatan untuk melakukan koordinasi dan sosialisasi atas kebijakan
yang harus diterapkan oleh masyarakat pada umumnya.
Aplikasi ini terintegrasi dengan banyak aplikasi office lainnya sehingga dipastikan mampu membuat
pekerjaan lebih teratur, efisien dan mudah diakses oleh semua orang.
d. Skype
Sebelum adanya berbagai aplikasi konferensi lain banyak bermunculan Skype sudah muncul
lebih dahulu. Jenis layanan video yang dimiliki microsoft ini memiliki fitur panggilan suara dengan
komputer, tablet, smartphone hingga smartwatch, mengirim pesan instan berupa teks, foto, video,
dokumen hingga reactions. Kapasitas partisipan dalam video conferencemaksimal berjumlah 50
peserta.
e. Webex Meetings
Webex Meeting merupakan aplkasi pertemuan online dengan kapasitas 100 peserta dengan
durasi 40 menit free. Fitur-fitur yang tersedia hampir sama dengan jenis aplikasi yang lain ada fasilitas
perekaman, chatting, share screen, pengiriman foto, video atau melakukan panggilan pada saat
meeting berlangsung
3. Video call
Hampir setiap smartphone sekarang ini telah dilengkapi fasilitas aplikasi untuk melakukan
panggilan video. Berbeda dengan video
conference yang dapat melakukan meeting dengan banyak peserta, pada aplikasi video call disini
terbatas hanya untuk beberapa peserta saja. Jenis aplikasi yang digunakan untuk video call adalah:
a. Google duo, merupakan aplikasi sederhana yang selalu ada di smartphone. Untuk menggunakan
aplikasi ini cukup mudah seperti layaknya menelepon dengan pilihan video sudah dapat terhubung
dengan orang yang dituju.
b. Viber, bagi pengguna android fitur ini memberikan kenyamanan dan kerahasiaan pengguna dengan
terus mengalami update penambahan fitur.
c. IMO merupakan aplikasi kompatibel dengan OS serta android apabila koneksi jaringan tidak stabil.
d. Facebook Messenger, hampir semua bidang bisnis maupun secara pribadi FB messenger digunakan
dalam melakukan pengiriman text, foto, video bahkan meeting live secara gratis dan membuat forum
untuk membentuk kelompok.
e. WhatsApp, merupakan jenis aplikasi android dan iOS yang juga memiliki fitur video call namun
masih terbatas pada empat peserta saja. Jenis aplikasi video call yang lain masih banyak dijumpai baik
yang masuk dalam aplikasi maupun yang merupakan cross platform.
f. Facetime, aplikasi video call bawaan dari perangkat berbasis iOS.
4. Faksimili
Faksimili merupakan mesin untuk mengirim dan menerima pesan berupa dokumen, pengiriman
dokumen menggunakan fax akan lebih aman karena sulit untuk diretas sehingga cocok untuk
pengiriman
dokumen penting dan rahasia. Kemampuan yang dimiliki oleh mesin ini selain untuk menerima dan
mengirim dokumen juga dapat digunakan untuk melakukan panggilan telepon, scanning, atau
fotokopi.
Untuk menggunakan faksimili penerima dan pengirim harus memiliki mesin fax. Langkah
menggunakannya dalam pengiriman dokumen adalah :
a. Siapkan dokumen yang akan dikirim.
b. Hidupkan mesin fax
c. Masukan dokumen dalam posisi tulisan membelakangi pengirim atau menghadap kebawah.
d. Angkat gagang fax tekan nomor yang dituju
e. Tekan start
f. Tunggu mesin fax bekerja sampai pada muncul tulisan pada displaydocument sent.
Sebuah informasi dikatakan memiliki standar kualitas baik apabila memiliki ciri-ciri akurat, relevan,
tepat waktu dan [Link] informasi manajemen memiliki fungsi untuk memudahkan fungsi
manajemen kantor dalam penyelenggaraannya sehari-hari, meningkatkan produktivitas dan efisiensi
serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Komponen sistem informasi manajemen terdiri dari dua komponen yaitu komponen fungsional yang
merupakan komponen yang mendukung sebuah sistem mulai dari pengumpulan data, pengolahan,
penyimpanan sampai pada data mudah diakses dan komponen fisik adalah komponen yang digunakan
sebagai sarana fisik sebuah sistem dapat berjalan terdiri dari perangkat komputer, sistem komputer,
SBM database, dan prosedur kerja dari sistem yang digunakan.
Jenis sistem informasi yang digunakan dalam sebuah organisasi akan berbeda-beda, hal ini karena
jenis layanan dalam organisasi juga tidak sama. Oleh karena itu setiap kantor akan menerapkan sistem
yang disesuaikan dengan fungsi manajemen yang sesuai dengan jenis pelayanannya.
Komunikasi kantor merupakan proses komunikasi yang dilakukan di lingkungan kantor, baik kantor
dalam pengertian fisik bangunan maupu kantor dalam arti luas atau dinamis berupa proses kegiatan
kantor sehari-hari.
Bentuk komunikasi kantor dapat dibedakan komunikasi lisan dan tulis. Komunikasi lisan berupa rapat,
presentasi, telepon, dan perjalanan dinas. Komunikasi tertulis dibedakan menjadi surat, laporan,
Memo/nota dinas, dan manual kantor.
Sarana komunikasi modern dewasa ini sangat penting dalam komunikasi kantor mengingat kondisi
letak kantor dan ruangan yang berbeda bahkan pada masa pandemi Covid-19 banyak pegawai yang
berkerja dari rumah. Jenis sarana komunikasi modern dapat digolongkan menjadi 4 yaitu e-mail, video
conference, videocall dan faksimili.
B. Uraian
1. Berbagai jenis sistem informasi manajemen digunakan sesuai dengan fungsi manajemen yang
diterapkan pada perusahaan atau organisasi. Tulislah prosedur kerja secara umum dalam penggunaan
sistem informasi manajemen!
2. Apa saja manfaat digunakannya sistem informasi manajemen?
3. Salah satu bentuk komunikasi tertulis kantor adalah [Link] jenis laporan yang diketahui!
4. Bagaimana tata cara pengisian LPT?
5. Jelaskan etika penggunaan WhatsApp?
Menurut Christopher (2005) logistik adalah suatu proses yang dengan secara strategis
mengelola pengadaan, pergerakan, dan juga penyimpanan material, suku cadang serta juga barang jadi
beserta aliran informasi terkait, yakni dengan melalui organisasi perusahaan baik untuk saat ini
maupun masa datang.
Pengertian logistik menurut Gattorna dan Walters merupakan aspek manajemen strategis yang
bertanggung jawab mengelola akuisisi, pergerakan serta penyimpanan barang mentah, bahan setengah
jadi serta juga informasi-informasi yang menyertainya di dalam suatu organisasi serta saluran
pemasaran untuk memenuhi harapan pelanggan sehingga bisa atau dapat mencapai aspek keuntungan
perusahaan.
Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa pengertian manajemen logistik adalah
penerapan fungsi manajemen aktivitas logistik untuk menggerakkan personil dan barang secara lebih
efisien dan [Link] penerapannya, manajemen logistik mempunyai berbagai fungsi penting yang
selalu berhubungan antara satu dengan yang lainnya.
Berikan contoh aplikasi yang digunakan oleh pelaku usaha logistik untuk operasional jasa
logistik di sekitar kalian?
Berbagai aplikasi yang ada pada pelayanan manajemen logistik akan berbeda namun pada
prinsipnya memiliki fungsi yang sama, yaitu memudahkan dan mempercepat sistem kerja manajemen
logistik yang bersangkutan.
Dalam setiap sistem yang digunakan sekalipun berbeda namun secara umum memberikan fungsi
manajemen logistik yang sama. Fungsi manajemen logistik menurut proses layanan, meliputi aspek:
1. Jenis pilihan produk layanan
Saat ini jasa layanan logistik sudah banyak menggunakan layanan dengan menyediakan
aplikasi secara online, untuk mempermudah layanan kepada konsumen. Pada setiap aplikasi yang
digunakan oleh pelaku usaha bidang logistik tentu akan memberikan fitur-fitur beragam agar
memudahkan pelanggan yang akan menggunakan jasa. Aneka jenis produk jasa di tampilkan pada
setiap aplikasi pada halaman utama. Carilah contoh aplikasi jenis layanan bidang jasa logistik kargo
yang digunakan untuk proses penyimpanan? Fitur-fitur apa saja yang terdapat pada menu utama
aplikasi tersebut?
2. Jarak pengiriman
Untuk dapat menentukan harga, pelanggan akan melakukan pemilihan pada menu pengiriman
yang menunjukkan data lokasi awal ke lokasi tujuan. Dari data yang dimasukkan sistem akan
menunjuk pada KM dalam kota, antar kota, antar provinsi, antar pulau, atau antar negara.
3. Lama/waktu pengiriman
Di dalam sistem aplikasi juga terdapat jenis layanan menurut waktu penyampaiannya, ada yang
kilat, biasa, cepat dan sebagainya disesuaikan dengan istilah yang digunakan oleh masing-masing
perusaahaan logistik.
4. Ongkos pengiriman
Dari ketiga data di atas, sistem akan dengan mudah menentukan berapa ongkos kirim atau
biaya yang dikeluarkan untuk membayar jasa pengirimannya. Untuk memudahkan pelanggan
mengetahui biaya pengiriman barang, pada aplikasi di sediakan menu “cek harga”.
5. Proses pembayaran yang dapat dilakukan
Setelah proses diselesaikan maka dalam sistem akan keluar perintah/instruksi “Anda Yakin”
kemudian di Klik “OK” atau pilih instruksi “submit”. Hal ini berarti proses layanan segera akan
ditindaklanjuti oleh pelaku usaha. Apakah barang diambil sendiri di gudang atau di tempat yang yang
disepakati secara sistematis melalui layanan online atau telepon.
6. Konektivitas layanan on process
Dengan selesainya proses order atau pendaftaran, maka barang akan diberi label on process,
artinya barang dalam proses pengiriman.
7. Pasca layanan
Merupakan sistem yang mengatur proses setelah barang sampai di gudang dan diterima oleh
pemiliknya. Biasanya pelanggan akan memberikan umpan balik atau menutup proses layanan yang
diterima. Bagi pihak pelaku usaha dalam hal ini akan mendapatkan informasi umpan balik pelanggan.
D. Pengelolaan Dokumen Layanan Logistik
Dokumen dalam pelayanan logistik merupakan satu bentuk fisik untuk membuktikan bahwa
proses layanan dan tanggungjawab petugasnya telah dilakukan dengan baik. Jenis dokumen yang
dibutuhkan dalam layanan logistik berikut dilakukan pada bidang layanan pengiriman kargo sea
freight service meliputi:
1. Shipping Instruction (SI)
Shipping Instruction adalah dokumen yang menunjukkan kesepakatan proses pengiriman
barang antara pihak penjual barang (shipper) dan pihak kedua (perusahaan pelayaran, penerbangan
trucking, atau perusahaan logistik freight forwarde). Shipping order berisi:
a. Nama Shipper (pengirim)
b. Nama Consignee (penerima)
c. Notify Address (catatan tambahan alamat)
d. Pelabuhan Muat
e. Pelabuhan Tujuan
f. Nama dan Jenis Barang
g. Jumlah Berat dan Volume
h. Commercial Invoice (surat tagihan)
i. Dated (waktu)
j. Notify Party (pemberitahuan pihak terkait)
2. Perintah Rilis/Release Order (RO)
Release Order (RO) adalah surat perintah pelepasan aset kontainer kepada pemilik atau pembeli.
Bentuk RO seperti permohonan izin penjemputan (kontainer) oleh atau atas nama atau pihak tertentu.
RO oleh pihak kedua untuk pihak pertama yang akan mengirimkan [Link] RO berisi:
a. Barcode, yang nantinya di scan saat barang sedang berada di depo untuk melakukan pemilihan
kontainer.
b. RO Number (nomor resi RO).
c. Depo adalah tempat kontainer kosong bertempat.
d. Service adalah asal dan tujuan kontainer.
e. Vessel/Voyege adalah kapal yang akan mengantarkan ke tempat tujuan
f. Jumlah kontainer dan tipe kontainer yang dipesan
3. Surat Perintah Muat
Perusahaan jasa ekspedisi mengeluarkan surat kepada pihak pertama (penjual). Dalam surat
perintah muat, berisi tentang jenis muatan, jumlah muatan, berat muatan, nama, dan telepon
pengemudi.
4. Surat Jalan Ekspedisi
Sebelum kontainer berjalan, perusahaan jasa ekspedisi harus memberikan surat jalan kepada
perusahaan trucking sebagai bukti bahwa kontainer memperoleh izin untuk berangkat menuju
pelabuhan untuk proses loading ke kapal. Surat Jalan Ekspedisi berisi informasi mengenai jenis
barang, jumlah barang, dan tanda tangan dari penjual barang/pengirim barang, sopir, dan petugas
gudang. Bagaimana jika ada perusahaan ekspedisi yang memiliki jasa trucking sendiri? Untuk itu
maka surat jalan ekspedisi tetap ada, tetapi bersifat internal perusahaan antar [Link]
contoh format surat jalan.
5. Surat Jalan Pabrik
Penjual sebagai perusahaan dan pengirim barang akan mengeluarkan surat jalan pabrik
terhadap jasa ekspedisi/trucking. Isi surat ini kurang lebih sama dengan jalan ekspedisi, perbedaannya
terletak pada siapa
yang mengeluarkan surat jalan pabrik ini. Jika melihat surat jalan ekspedisi, yang mengeluarkan surat
adalah jasa ekspedisi, sedangkan surat jalan pabrik yang mengeluarkan adalah penjual atau pengirim
barang.
6. Tanda Terima Atas Biaya Peralatan atau Ekuitas/Equipment Intercharge Receipt (EIR).
Depo pelayaran mengeluarkan dokumen EIR (tanda terima atas biaya peralatan) kepada
trucking atau jasa ekspedisi. Dokumen ini, berdasarkan pemeriksaan atau survei atas kondisi
kontainer. Depo pelayaran memberikan dokumen EIR kepada pengangkut ketika memuat dan
mengosongkan kontainer.
Dokumen ini juga mencakup informasi kerusakan pada kontainer, untuk proses identifikasi
kepada pihak yang bertanggung jawab. EIR terdapat 2 macam, yaitu EIR pelabuhan asal dan
pelabuhan tujuan. EIR berisikan:
a. Daftar Nomor Peti Kemas
b. Kode kapal dan pelayaran
c. Posisi Susun
d. Posisi penyimpanan.
7. Daftar Pendaratan/Bill of Landing (B/L)
Bill of Landing adalah istilah yang sering digunakan dalam proses shipping. Lebih singkatnya
surat perjanjian pengangkutan antara shipper (pengirim)/consignee (penerima) dengan carrier
(pelayaran). B/L sendiri memuat informasi lengkap mengenai nama pengirim, nama kapal, data
muatan, pelabuhan muat dan pelabuhan bongkar, rincian freight, cara pembayarannya, nama
consignee, jumlah B/L original, dan tanggal tanda tangan.
8. Pesan Antar/Delivery Order (DO)
Delivery Order merupakan sebuah dokumen yang berperan sebagai surat perintah penyerahan
barang yang telah dipesan dengan kesepakatan bersama antara penjual (pengirim) dan pembeli
(penerima) yang ditujukan kepada gudang perusahaan. Fungsinya adalah:
a. Sebagai keterangan resmi terhadap pembelian barang dari pihak penjual kepada pihak pembeli.
b. memberikan rincian barang secara jelas.
c. sebagai tanda bukti bahwa pembeli telah menerima barang melalui tanda tangan yang tercantum
pada Delivery Order.
9. Invoice
Invoice adalah dokumen yang memuat catatan-catatan detail mengenai suatu barang, terutama
produk yang telah dibeli oleh pelanggan beserta harga yang telah disepakati. Sebagai bukti transaksi
dan digunakan untuk penagihan maka Invoice dibuat dalam rangkap 3, satu lembar untuk pembeli, 1
lembar untuk penjual, dan 1 lembar untuk arsip/dokumen
Muhammad Idris (2020) menyebutkan ada 3 jenis invoice dalam transaksi perusahaan.
a. Invoice biasa adalah invoice yang jadi standar dalam berbagai macam transaksi dan berisi informasi
penjualan.
b. Invoice konsuler adalah faktur yang biasa digunakan dalam transaksi perdagangan internasional.
c. Invoice proforma adalah invoice yang dikirimkan secara bertahap. Pembeli akan menerima invoice
dari penjual setelah pemesanan yang berisi informasi item barang, berat, dan biaya pengiriman.
Pembeli kembali menerima invoice setelah barang dikirim seluruhnya.
10. Berita Acara Serah Terima (BAST)
Berita acara adalah dokumen terakhir yang biasanya meliputi dokumentasi barang yang sudah
sampai kepada pembeli. BAST ditandatangani oleh penjual sebagai pihak pertama dan pembeli
sebagai pihak [Link] semua proses telah selesai, ada beberapa dokumen yang harus dikirim
kembali ke penjual seperti. SI, RO, Surat Jalan Pabrik, B/L, EIR, dan lain-lain. Pada dasarnya,
pengiriman dan pengembalian kontainer adalah hal yang sama prosesnya. Berikut adalah contoh
dokumen BAST.
E. Pengelolaan Peralatan dan Sumber Daya Layanan Logistik
Sebagai sebuah supply chain management dalam pelaksanaan operasionalnya tidak lepas dari
peralatan dan sumber daya yang mendukung lancarnya kegiatan sehari-hari. Untuk itu peralatan apa
saja yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan proses layanan logistik? Berikut dijelaskan berbagai
peralatan dan sarana dalam pelayanan logistik.
1. Untuk jasa layanan pengiriman kargo tentu dibutuhkan mitra jasa lain berupa jasa transportasi baik
laut, udara, maupun darat. Untuk transportasi udara berupa layanan kargo pesawat biasa digunakan
untuk pengiriman dalam dan luar negeri. Sedangkan untuk sea freight service menggunakan kargo
kapal dan untuk land freight sercive menggunakan kargo kereta api, trucking, box container, dan
kendaraan roda dua.
2. Untuk jasa layanan jasa packing and moving dalam layanannya dibutuhkan peralatan mulai dari
timbangan, gunting, scanner, cutter, dan perlengkapannya seperti kartoon, buble roof, kayu, lakban,
isolasi, stepler, sampai pada perangkat keras dalam rangka menjalankan sebuah SIM dalam layanan
onlinenya.
3. Pada layanan warehouse fasilitas yang dibutuhkan berupa gudang, toko, peti kemas dan depo untuk
menempatkan petikemas serta crane untuk memindahkan kontainer.
4. Specialist handling shipment, merupakan jenis layanan pengiriman barang yang memiliki
karakteritik khusus, untuk itu dibutuhkan peralatan dan fasilitas khusus misalnya kendaraan box
dengan ketentuan suhu rendah untuk memenuhi kebutuhan barang seperti es krim, frozen food atau
barang lain yang membutuhkan penanganan khusus.
5. Personil yang kompeten di bidang logistik, dalam rangka mewujudkan tujuan pelayanan dalam
bidang logistik dapat berjalan secara efisien dan efektif tentu dalam prosesnya didukung oleh tenaga
atau personil yang kompeten di bidangnya. Sebagai penyelenggara layanan logistik tentu dituntut
standar kerja pada supply chain management (SCM) atau proses manajemen rantai suplai yang
meliputi warehouse/pergudangan, distribution goods, freight transportation dan sales order processing.
Rangkuman
Manajemen rantai pemasok atau yang dikenal dengan supply chain management merupakan penerapan
fungsi manajemen pada organisasi layanan bisnis logistik. Fungsi manajemen dalam hal ini terdiri dari
fungsi perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, pelayanan untuk memenuhi kebutuhan
pelanggan/konsumen.
Tujuan layanan bisnis logistik adalah memastikan ketersediaan barang sesuai kuantitas dan kualitas
yang standar, menekan anggaran, mewujudkan efisiensi dan efektivitas untuk mencapai tujuan
perusahaan.
Penyeleggaraan usaha logistik yang baik akan berdampak positif pada persediaan, transportasi,
fasilitas, proses layanan, manjemen administrasi, inbound tranportasi, outbound transportasi dan
pemecahan masalah, informasi kepada konsumen dan kepercayaan dari konsumen.
Komponen dalam layanan logistik terdiri atas, struktur lokasi, transportasi, persediaan, komunikasi,
penanganan dan [Link] layanan bisnis logistik dibedakan menjadi, air freght service, land
freight service, sea freight service, packing and moving, warehouse dan specialist handling
[Link] proses layanannya, jenis layan logistik dibedakan menjadi pelayanan cargo, packing
and moving, warehouse, dan specialist shipment.
Berbagai jenis peralatan dan sarana dalam proses layanan logistik dibutuhkan akan disesuaikan dengan
jenis pelayanan yang diberikan. Tentu saja dari masing-masing jenis alat, sarana dan perlengkapan
yang dibutuhkan memerlukan pengelolaan dan pemeliharaan yang berbeda sesuai karakter perlatan
yang dimiliki perusahaan.
Pengelolaan terhadap dokumen layanan logistik dalam prosesnya juga merupakan hal penting agar
barang yaang sedang kondisi on process dapat dengan lancar selesai pada tujuannya. Oleh karena itu
dokumen yang dibutuhkan harus lengkap agar barang yang dikirim tidak dianggap ilegal.
Sumber daya yang dibutuhkan dalam layanan logistik terdiri kendaraan, peralatan, perlengkapan dan
tenaga kerja yang kompeten dibidangnya. Jenis profesi yang menyeleggarakan layanan logiatik adalah
admin logistik, staf logistik, supervisor logistik, manajer logistik, warehouse worker, kurir dan driver,
picker and packer, helper dan quality control dan operator forklift.
A. Jawablah pertanyaan berikut dengan memilih jawaban A, B,C, D, atau E yang dianggap
paling tepat.
1. Fungsi manajemen rantai pasok merupakan bagian dari manajemen perkantoran da layanan bisnis
yang terlihat pada unit kerja ...
A. Sarana dan prasarana kantor
B. Kepegawaian kantor
C. Peralatan kantor
D. Keuangan kantor
E. Tata kehumasan kantor
2. Sekalipun merupakan suatu bagian dari manajemen kantor, namun supply chain management dapat
diterapkan sebagai bentuk layanan bisnis yang berdiri sendiri dibidang logistik. Untuk itu dalam
penyelenggaraannya bertujuan ...
A. Menerapkan beban biaya operasional sesuai anggaran yang direncanakan.
B. Selalu melakukan pengadaan barang agar persediaan selalu ada.
C. Selalu melakukan update sistem agar tidak ketinggalan jaman
D. Melakukan pembelanjaan saat diminta atau dibutuhkan.
E. Menciptakan bagian-bagian dalam manajemen logistik agar tercapai efisiensi dan efektifitas kerja
dalam mencapai tujuan organisasi.
3. Adanya peralatan dan sarana yang mencukupi dan sesuai kebutuhan dalam manajemen logistik
tentunya akan mendukung kelancaran pekerjaan dalam aktivitasnya. Hal ini merupakan manfaat
manajemen logistik yang dapat dirasakan pada sektor....
A. Inbound transportasi
B. Pemecahan masalah
C. Layanan
D. Fasilitas
E. Manajemen administrasi
4. Keberadaan fasilitas gudang, rak dan depo pada sebuah layanan pengiriman barang merupakan
komponen manajemen logistik....
A. Transportasi
B. Struktur lokasi
C. Persediaan barang
D. Komunikasi
E. Administrasi
5. Keberadaan perangkat lunak berupa sistem informasi dalam manajemen logistik merupakan sarana
mutlak yang harus ada mengingat arus informasi dan teknologi sekarang ini meberi dampak belanja
atau melakukan pekerjaan dari rumah saja.. Komponen ini termasuk komponen dalam manajemen
logistik...
A. Administrasi
B. Struktur lokasi
C. Komunikasi
D. Persediaan barang
E. Transportasi.
6. Untuk melakukan pengiriman gas cair menggunakan tuck khusus tangki. Hal ini merupakan jenis
layanan logistik...
A. Warehouse
B. Land freight service
C. Trucking
D. Specialist hanling shipment
E. Sea freight service
7. Layanan logistik yang memberikan pelayanan secara online dalam pembelian barang melalui toko
online merupakan jenis layanan ....
A. Picking and packing
B. Packing and moving
C. Warehouse
D. Specialist hanling shimpent
E. Pelayanan kargo
8. Dalam menggunakan jasa layanan logistik kita dapat melakukan cek ongkir dalam sistem yang ada.
Besaran harga ongkir dapat ditentukan oleh...
A. Jenis sistem layanan, jarak layanan, waktu, sistem pembayaran.
B. Jarak layanan, lama waktu pengiriman, sistem pembayaran.
C. Jarak layanan, lama waktu pengiriman, konektifitas layanan
D. Jenis sistem layanan, jarak layanan sistem pembayaran, pasca layanan
E. Pasca layanan, sisitem pemabyaran, konektifitas layanan
9. Dokumen yang menunjukkan adanya kesepakatan antara penjual dan pembeli atau mitra usaha
untuk melakukan proses pengiriman barang merupakan dokumen...
A. Invoice
B. Release Order
C. Bill of landing
D. Shipping instruction
E. Berita acara serah terima.
10. Dokumen yang dikeluarkan oleh pihak penjual atas pembelian yang telah dilakukan sering dibuat
dalam rangkap tiga dan biasa untuk digunakan pihak penjual melakukan penagihan dinamakan...
A. Bill of landing
B. Nota
C. Invoice
D. Equipment Intercharge reciept (EIR)
E. Surat perintah muat
11. Barang dalam petikemas telah tiba di depo dermaga yang di tuju harus dilengkapi dengan
dokumen...
A. Invoice
B. Release Order
C. Bill of landing
D. Shipping instruction
E. Berita acara serah terima.
12. Dalam perjalanan menuju tempat pengiriman barang dalam keterangan sistem aplikasi akan
menunjukkan ...
A. Order
B. Landing
C. Process
D. On process
E. On the way
13. Alat yang digunakan untuk menaikturunkan dan menempatkan kontainer adalah..
A. Forklif
B. Derek
C. Container crane
D. Bego
E. Truck container
14. Profesi dalam manajemen logistik yang bertanggung jawab terhadap semua pengelolaan sistem
operasional layanan adalah ...
A. Admin logistik
B. Staf logistik
C. Manajemen logistik
D. Supervisor logistik
E. Warehouse worker
15. Orang yang bertanggunjawab terhadap kerapian penataan, kebersihan gudang dan membantu pada
saat persiapan muatan disebut...
A. Kurir
B. Driver
C. Operator foklif
D. Helper
E. Quality Control
B. Uraian
16. Jelaskan manfaat yang dirasakan oleh bidang layanan apabila
manajemen rantai pasok dikelola dengan baik!
17. Jelaskan komponen yang membentuk manajemen rantai pasok?
18. Mengapa komponen peserdiaan merupakan faktor penting dalam manajemen rantai pasok ?
19. Sebutkan isi dari dokumen delivery Order!
20. Berikut ini adalah petunjuk packing jelaskan apa artinya: