Jurnal Sahmiyya | P-ISSN : 2963-2986 E-ISSN : 2963-8100
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN
TOKO SEMBAKO DI DESA SIMPAR
(Studi Kasus Pada Toko Sembako Munir)
Qonita Fitriani1, Tsalis Syaifuddin2
1,2
UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
Email: qonitafitriani8@gmail.com1, [Link]@[Link].id2
ABSTRAK: Perkembangan usaha bisnis diera revolusi industri 4.0 saat ini berjalan dengan
sangat pesat yang ditandai dengan perkembangan di bidang teknologi internet Dengan adanya
teknologi internet memberikan peluang besar bagi para pengusaha baru untuk mempromosikan
usahanya, sehingga menyebabkan banyaknya pesaing, Oleh karena itu, diperlukan suatu
mekanisme yang dapat mengkoordinasikan program-program pemasaran agar program-
program tersebut sejalan dan terintegrasi secara sinergis. Mekanisme ini disebut sebagai
strategi pemasaran. Berdasarkan pemaparan Strategi pemasaran toko sembako munir, maka
dapat disimpulkan sebagai berikut : Analisis Lingkungan Internal Dalam analisis lingkungan
internal ini toko sembako munir dalam segi promosi sudah baik namun masih kurang dalam
promosi melalui media digital. Produk yang dijual juga bervariasi sehingga membuat konsumen
yang berlanggan merasa cukup puas. Ketekunan dalam membuka toko juga sudah baik,
namun dalam memanjemen keuangan masih belum terlaksana dengan baik. Dan dalam
pelayanan pelanggan masih perlu ditingkatkan. Analisis Lingkungan eksternal, Kondisi
lingkungan eksternal yang mempengaruhi toko sembako munir adalah persaingan antar
perdagangan sejenis dan potensi masuknya pesaing baru Karena munculnya celah-celah
kelemahan yang diciptakan oleh pedagang yang sudah ada sehingga banyak yang berencana
untuk melirik bisnis tersebut dan bersaing dalam segi pelayanan dan interaksi sosial dalam
perebutan konsumen.
Kata kunci: perkembangan, usaha, strategi, pemasaran
ABSTRACT: The development of business in the era of the industrial revolution 4.0 is currently
running very rapidly which is marked by developments in the field of internet technology. The
existence of internet technology provides great opportunities for new entrepreneurs to promote
their businesses, causing many competitors. Therefore, a mechanism is needed. who can
coordinate marketing programs so that these programs are synergistically aligned and
integrated. This mechanism is referred to as a marketing strategy. Based on the presentation of
Munir's basic food shop marketing strategy, it can be concluded as follows: Internal
Environmental Analysis In this internal environment analysis, Munir's basic food shop is good in
terms of promotion but is still lacking in promotion through digital media. The products sold also
vary so that customers who subscribe feel quite satisfied. Perseverance in opening shops is
also good, but in managing finances it is still not implemented properly. And in customer service
still needs to be improved. External Environmental Analysis, The external environmental
conditions that affect Munir's basic food shops are competition between similar trades and the
potential entry of new competitors. Due to the emergence of gaps created by existing traders,
many plan to look at the business and compete in terms of service and interaction social in the
struggle for consumers.
Keywords: development, business, strategy, marketing
133
Vol 2, No 1 Mei Tahun 2023
Jurnal Sahmiyya | P-ISSN : 2963-2986 E-ISSN : 2963-8100
1. PENDAHULUAN
Perkembangan usaha bisnis diera revolusi industri 4.0 saat ini berjalan dengan
sangat pesat yang ditandai dengan perkembangan di bidang teknologi internet.
Dengan adanya teknologi internet memberikan peluang besar bagi para pengusaha
baru untuk mempromosikan usahanya, sehingga menyebabkan banyaknya pesaing,
hal ini membuat para pengusaha lama harus ikut serta mengikuti perkembangan
zaman agar tidak tertinggal dengan perkembangan zaman saat ini, karena Setiap
pengusaha pada umumnya selalu berusaha untuk mempertahankan dan
mengembangkan usahanya agar mendapatkan laba yang optimal serta dapat
memperkuat posisi dalam menghadapi perusahaan pesaing dalam memasarkan
produk dan jasanya agar dapat diketahui, dikenal dan dijangkau oleh konsumen
dimana untuk mencapai tujuan tersebut tidak terlepas dari usaha pemasaran yang
harus dipikirkan dan direncanakan terlebih dahulu.(Sinaga et al., 2022)
Oleh karena itu, diperlukan suatu mekanisme yang dapat mengkoordinasikan
program-program pemasaran agar program-program tersebut sejalan dan terintegrasi
secara sinergis. Mekanisme ini disebut sebagai strategi pemasaran. Umumnya,
peluang pemasaran terbaik datang dari perluasan permintaan primer, sedangkan
peluang pertumbuhan terbaik datang dari perluasan permintaan selektif, Kegiatan
pemasaran merupakan hal penting dalam sebuah perusahaan, baik untuk perusahaan
skala besar maupun pada perusahaan skala kecil dan menengah.(Rifki Syahrani,
2022)
Strategi pemasaran adalah wujud rencana yang terarah dibidang pemasaran,
untuk memperoleh suatu hasil yang optimal. Strategi pemasaran mengandung dua
faktor yang terpisah tetapi berhubungan dengan erat yakni: (1) Pasar target atau
sasaran, yaitu suatu kelompok konsumen yang homogen, yang merupakan sasaran
perusahaan dan (2) Bauran Pemasaran (Marketing mix), yaitu variabel-variabel
pemasaran yang dapat dikontrol, yang akan dikombinasikan oleh perusahaan untuk
memperoleh hasil yang maksimal. Kedua faktor ini berhubungan erat. Pasar sasaran
merupakan suatu sasaran yang akan dituju, sedangkan bauran pemasaran merupakan
alat untuk menuju sasaran tersebut. Strategi Pemasaran mempunyai ruang lingkup
yang luas di bidang pemasaran. Diantaranya adalah: strategi dalam pemasaran,
strategi produk dan sebagainya.(Larasati & Kadri, 2021)
Dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup agar menjadi sejahtera, masyarakat
yang mempunyai kemampuan jeli dalam melihat potensi diri serta mampu
mengidentifikasi lingkungan, dapat menemukan peluang dan membuka peluang usaha
bagi masyarakat. Dengan adanya peluang usaha tersebut, diharapkan dapat
membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar menjadi lebih baik sehingga
mampu mengurangi tingkat urbanisasi yang tinggi. Selain itu, dengan adanya usaha
yang menitik beratkan pada peluang yang ada di daerah sekitar, diharapkan mampu
menjadi ikon atau ciri khas dari daerah tersebut. Usaha yang dilakukan untuk
memenuhi kebutuhan hidup itu diantaranya dengan melakukan Usaha Kecil
Menengah, contohnya Seperti usaha sembako yang dibutuhkan masyarakat untuk
memenuhi kebutuhan sehari-hari(Rahmawati et al., 2022)
Toko sembako merupakan bentuk usaha yang paling dicari oleh para konsumen
khususnya para ibu rumah tangga karena di dalam toko tersebut menyediakan barang-
barang keperluan sehari-hari baik berupa makanan pokok dan perlengkapan yang
diperlukan tiap harinya, contoh studi kasus pada toko munir yang beralamatkan didesa
simpar Rt/Rw 017/03 kecamatan Bandar kabupaten batang. Toko munir merupakan
sebuah toko sembako yang menjual berbagai macam barang kebutuhan pokok
masyarakat. Seperti minyak, beras, telur dan lain-lain. Toko munir ini sudah merintis
usahanya sejak tahun 2000, dan seiring dengan berkembangnya zaman, teknologi
juga semakin pesat, menyebabkan banyaknya pesaing, baik itu pesaing melalui usaha
134
Vol 2, No 1 Mei Tahun 2023
Jurnal Sahmiyya | P-ISSN : 2963-2986 E-ISSN : 2963-8100
via online maupun offline, sehingga selama beberapa tahun ini toko munir mengalami
penurunan pelanggan dikarenakan semakin banyaknya usaha sembako yang ada
didesa simpar, walaupun pelanggan yang membeli ditoko munir masih lumayan
banyak, tetapi tidak sebanyak dulu. oleh sebab itu, Salah satu cara untuk
memenangkan persaingan, perusahaan harus mampu memahami kebutuhan dan
keinginan pelanggannya, faktor yang membuat konsumen merasa puas yaitu
diantaranya harga, lokasi dan kualitas produk. Dengan memahami kebutuhan dan
keinginan pelanggan, maka akan memberikan masukan penting bagi perusahaan
untuk merancang strategi pemasaran agar dapat menciptakan kepuasan bagi
pelanggannya dan dapat bertahan dalam bersaing di pasar. Perhatian terhadap
kepentingan konsumen dengan cara melihat kebutuhan dan keinginan menjadi faktor
kunci untuk keberhasilan suatu usaha ditengah iklim persaingan yang semakin ketat
ini. Oleh karena itu, perusahaan dituntut untuk dapat memberikan sesuatu yang
berharga dan dapat memberikan kesan yang mendalam bagi konsumen dengan cara
memberikan kepuasan melalui kinerjanya yang sesuai dengan kualitas produk dan
jasa yang ditawarkan(Tarisma et al., 2021)
Tujuan yang diharapkan untuk peneliti adalah untuk mengetahui strategi
pemasaran yang dilakukan dalam meningkatkan penjualan toko munir, dan untuk
mengetahui apa saja kendala yang dihadapi oleh toko munir dalam pemasaran.
2. METODOLOGI PENELITIAN
Pada penelitian ini metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode
kualitatif, yaitu menguraikan data yang dikumpulkan dan dianalisis. Subjek dari
penelitian ini ada pada bagian analisis pemasaran untuk meningkatkan penjualan.
Yang menjadi objek penelitian ini adalah Toko Sembako munir yang beralamat di desa
simpar, kecamatan Bandar, kabupaten Batang.
Data primer yang dikumpulkan dalam penelitian ini merupakan hasil dari
wawancara, observasi dan dokumentasi dengan permasalahan yang berhubungan
dengan strategi pengelolaan toko sehingga bisa bertahan lama ditengah banyaknya
pesaing. Data sekunder ini diperoleh dari literatur-literatur, jurnal-jurnal penelitian
terdahulu, majalah maupun data dokumen perusahaan yang diperlukan dalam
penelitian ini.
3. HASIL DAN PEMBAHASAN
1. Analisis Pasar pada Toko Sembako munir
a. Gambaran umum toko sembako munir
Toko sembako munir adalah sebuah toko yang menjual berbagai macam
barang kebutuhan pokok masyarakat. Seperti minyak, beras, telur dan lain-lain.
Toko sembako munir didirikan sejak tahun 2000 yang lalu di desa simpar oleh
pasangan suami-istri Bapak achmad munir dan ibu rumayah. Tokoh tersebut diberi
nama Budiman sembako karena mengambil filosofi dari nama bapaknya yaitu
achmad munir. kemudian diambillah nama ujung dari nama bapak achmad munir
tersebut sebagai nama toko sembako mereka yaitu munir sembako.
Toko sembako munir terletak di desa simpar tepatnya di samping masjid
nurul huda rt 17/rw 03 dukuh kanyaran kecamatan Bandar kabupaten batang.
Alasan Bapak achmad munir memilih tempat tersebut awalnya tidak ada niatan
memulai bisnis tetap ditempat itu, namun karena semakin lama banyak pembeli,
bapak achmad munir memutuskan untuk menetap dan merenovasi tempat yang
135
Vol 2, No 1 Mei Tahun 2023
Jurnal Sahmiyya | P-ISSN : 2963-2986 E-ISSN : 2963-8100
dulunya kecil, sekarang sudah diperbesar. karena tempatnya strategis dan saat itu
hanya ada toko sembako munir yang menjual barang-barang eceran.
Toko sembako munir menjual bermacam-macam barang jualan selain dari
bahan pokok, toko sembako munir juga menjual perlengkapan pertanian,
perlengkapan otomotif, perlengkapan bangunan dan lain-lain. Adapun tujuan
didirikannya toko sembako munir ialah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat
setempat khususnya di wilayah dukuh kanyaran, dan umumnya masyarakat desa
simpar.
b. Profil konsumen di toko munir
Menurut Pasal 1 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 dan Pasal 1
ayat 2 Keputusan Perindustrian dan Perdagangan Nomor 350/MPP/Kep/12/2001
adalah: “konsumen adalah Setiap orang pemakai barang dan /jasa yang tersedia
dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun
makhluk hidup lain dan tidak diperdagangkan”(Nugroho, 2011)
Ada beberapa Konsumen ditoko sembako munir dimulai dari anak kecil, remaja,
ibu-ibu, bapak-bapak, bahkan orang tua. Namun mayoritas konsumen yang
membeli adalah ibu-ibu, anak kecil, bapak-bapak dan remaja laki-laki. Barang yang
dibeli ibu-ibu biasanya menyangkut kebutuhan pokok seperti : beras, sayuran,
sabun, minyak dan lain-lain. Barang yang dibeli bapak-bapak dan para remaja laki-
laki biasanya seperti peralatan bangunan dan rokok. Sedangkan barang yang dibeli
anak-anak menyangkut jajanan makanan ringan dan peralatan sekolah.
c. Kebutuhan dan preferensi konsumen
Dalam kamus Besar Bahasa Indonesia Kontemporer, Preferensi artinya hal
lebih menyukai, pilihan, kesukaan, perilaku khusus yang diberikan kepada
seseorang langganan. Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia,
Preferensi adalah pilihan, kecenderungan, kesukaan, atau hak untuk
didahulukan dan diutamakan dari pada yang lain. Preferensi konsumen
merupakan pilihan suka atau tidak suka oleh seseorang terhadap produk yang
dikonsumsi. Preferensi konsumen juga merupakan nilai-nilai yang diperhatikan
konsumen dalam menentukan sebuah pilihan.(Pangestu, 2017)
• Kualitas : standar kualitas yang diharapkan oleh konsumen terhadap toko
sembako munir adalah barang-barang segar misalkan sayur dan barang
yang memiliki tanggal kadaluwarsa yang cukup lama.
• Harga : melibatkan kecenderungan konsumen terkait dengan harga produk
sembako. Ditoko sembako munir harga yang ditetapkan cukup wajar dari
harga pasaran atau dari harga toko sembako yang lain.
• Merek : melibatkan pemahaman terhadap preferensi konsumen terkait
merek produk sembako. Beberapa konsumen toko sembako munir memiliki
preferensi khusus terhadap merek produk tertentu. contoh : konsumen toko
sembako munir lebih menyukai minyak merek “minyakita” karena harga
pasaran minyakita lebih murah daripada minyak yang lain.
• Layanan pelanggan : menjelajahi kebutuhan konsumen toko sembako
munir dalam hal layanan pelanggan yang diberikan oleh toko sembako
munir. Hal ini termasuk responsif terhadap pertanyaan atau keluhan
konsumen, kecepatan dan kualitas pelayanan, serta kemudahan dalam
136
Vol 2, No 1 Mei Tahun 2023
Jurnal Sahmiyya | P-ISSN : 2963-2986 E-ISSN : 2963-8100
berinteraksi dengan toko sembako munir. Dalam hal ini beberapa
konsumen toko sembako munir terkadang mengeluhkan dalam layanan
masih kurang cepat dikarenakan kurangnya sumber daya manusia,
dikarenakan toko sembako munir tidak mempekerjakan karyawan, toko
sembako munir hanya menghandalkan anggota keluarganya saja untuk
membantu mengolah toko.
d. Analisis persaingan pada toko sembako munir
Persaingan adalah Secara etiologi, persaingan berasal dari bahasa Inggris
yaitu competition yang berarti persaingan atau kegiatan bersaing, pertandingan,
kompetisi. Dalam kamus manajemen, persaingan adalah usaha dari dua pihak atau
lebih perusahaan yang masing-masing berusaha mendapatkan pesanan dengan
menawarkan harga atau syarat yang paling menguntungkan. Persaingan usaha
tersebut bisa berupa pemotongan harga, iklan/promosi, variasi dan kualitas,
kemasan, desain dan segmentasi pasar. Dalam ekonomi, persaingan atau
kompetisi adalah bersaingnya para penjual yang sama-sama berusaha
mendapatkan keuntungan, pangsa pasar dan jumlah penjualan.(Uddin, 2022)
Pesaing utama pada toko sembako munir adalah toko-toko sembako baru yang
ada disekitar lingkungan toko sembako munir. Dan seiring perkembangan zaman,
didesa simpar banyak yang merintis usaha toko sembako, hal tersebut
menyebabkan konsumen yang sering datang ke toko munir terkadang beralih ke
toko sembako baru karena pengaruh jarak. Selain itu pesaing penjual yang
berdagang dengan strategi berkeliling menggunakan sepeda motor juga
menyebabkan toko sembako munir tidak terlalu ramai seperti dahulu.
2. Strategi pemasaran toko sembako munir
Strategi pemasaran adalah wujud rencana yang terarah dibidang pemasaran,
untuk memperoleh suatu hasil yang optimal. Strategi pemasaran mengandung dua
faktor yang terpisah tetapi berhubungan dengan erat yakni: (1) Pasar target atau
sasaran, yaitu suatu kelompok konsumen yang homogen, yang merupakan
sasaran perusahaan dan (2) Bauran Pemasaran (Marketing mix), yaitu variabel-
variabel pemasaran yang dapat dikontrol, yang akan dikombinasikan oleh
perusahaan untuk memperoleh hasil yang maksimal. Kedua faktor ini berhubungan
erat. Pasar sasaran merupakan suatu sasaran yang akan dituju, sedangkan bauran
pemasaran merupakan alat untuk menuju sasaran tersebut. Strategi Pemasaran
mempunyai ruang lingkup yang luas di bidang pemasaran. Diantaranya adalah:
strategi dalam pemasaran, strategi produk dan sebagainya.(Larasati & Kadri, 2021)
Beberapa strategi yang dilakukan toko sembako munir :
1) Analisis Lingkungan pada Toko sembako munir
a) Analisis Lingkungan Internal
• Pemasaran
Analisis konsumen dari toko sembako munir adalah konsumen datang
sendiri ke toko karena toko sembako munir mempunyai pelanggan
tetap. Promosi produk yang digunakan toko Budiman Sembako
menggunakan metode pemasaran secara face to face. Dalam segi
transaksi biasanya ada juga yang menghutang.
• Ketekunan dalam membuka toko
Ketekunan dalam membuka toko sangat diperlukan karena jika sering
menutup toko maka konsumen akan merasa kecewa dan malas jika ke
toko lagi. hal itu membuat presepsi konsumen bahwa toko kita tidak
137
Vol 2, No 1 Mei Tahun 2023
Jurnal Sahmiyya | P-ISSN : 2963-2986 E-ISSN : 2963-8100
bersungguh-sungguh dalam berjualan. Dalam hal ini toko sembako
munir selalu tekun dalam membuka toko sehingga konsumen merasa
senang karena toko sembako munir selalu buka dijam yang telah
ditentukan.
• Keuangan
Modal toko sembako munir adalah dengan cara meminjam bank dan
dari tabungan hasil jerih payah penjual sebelum mengelola toko yaitu
sebagai petani. Modal yang dibutuhkan dalam mendirikan toko sembako
ini cukup besar. Fungsi keuangan dijalankan langsung oleh pemilik toko
dan sumber pendapatan harian diatur oleh istrinya rumayah. Namun
Toko sembako munir ini dalam mengelola keuangannya masih kurang
efektif karena hanya memperkirakan uang yang telah digunakan untuk
membeli persediaan barang kembali dengan jumlah yang lebih besar.
Tetapi jika menyangkut piutang orang lain, toko sembako munir memiliki
buku catatan khusus untuk mencatat piutang tersebut.
• Produk
Produk yang terdapat pada toko Sembako munir memiliki kualitas
barang yang baik hingga barang yang expired hampir tidak ada karena
selalu habis sebelum expired. Dan sebelum menjual barang, penjual
selalu memastikan bahwa barang itu belum expired.
Toko sembako munir juga selalu menambah produk yang dibutuhkan
konsumen. bertambahnya barang yang dijual ini juga dilihat dari
kebutuhan masyarakat disekitar sebagai contoh toko sembako munir ini
menambah barang dagangan sayur-sayuran karena pasti didesa
kebanyakan orang khususnya ibu rumah tangga belanja sayuran atau
lauk disetiap harinya, hal ini menjadi peluang bagi toko sembako munir
untuk meningkatkan usahanya karena jika konsumen(ibu rumah tangga)
membeli sayuran atau bahan makanan maka barang lain misal minyak
goreng juga akan terbeli oleh pembeli.
Penambahan barang dagang juga dilihat dari gaya hidup masyarakat
disekitar, sebagai contoh toko sembako munir ini lokasinya
diperdesaan, dan toko sembako munir ini menambah barang dagang
ice cream, namun yang dipilih adalah ice cream “aice” karena harga ice
cream aice ini lebih terjangkau jika dibandingkan dengan ice cream
lainnya seperti walls, campina dan lain-lain karena gaya hidup oang
perdesaan sederhana dan rata-rata pasti sangat menghemat untuk
kebutuhan sehari-hari sehingga toko sembako munir lebih memilih
membeli ice cream merek “aice”.
• Human Resource Development (Sumber Daya Manusia)
Rekrutmen dan seleksi pegawai perusahaan tidak ada karena toko
sembako ini termasuk mempekerjakan anaknya sendiri atau anggota
keluarganya.
b) Analisis lingkungan eksternal
• Persaingan Antar Perdagangan Sejenis
Di desa simpar sendiri terdapat 2 toko sembako yang bersaing
mendapat perhatian konsumen. Toko sembako munir sendiri pemiliknya
mengemukakan bahwasanya akhir-akhir ini jarang ada konsumen
dikarenakan yang dijual juga barang-barang yang sama hanya mungkin
bisa bermain di harga untuk menarik pelanggan.
• Potensi Masuknya Pesaing Baru
analisa peneliti bahwasanya potensi masuknya pesaing baru Selain dua
toko sembako tersebut tampaknya berpotensi kecil dikarenakan ukuran
138
Vol 2, No 1 Mei Tahun 2023
Jurnal Sahmiyya | P-ISSN : 2963-2986 E-ISSN : 2963-8100
perekonomian di desa simpar. Dan juga perlu modal yang lumayan
besar apabila ingin menyaingi dua toko kelontong yang sudah berdiri
tersebut.
• Daya Tawar Pemasok
Pemasok ke toko sembako munir itu jarang, hanya pemasok tertentu
saja seperti penjual tempe, pemasok minuman yakult. pemilik toko
membelanjakan modalnya langsung ke pasar Bandar sehingga mereka
dengan leluasa memilih daftar harga sembako yang bisa sesuai dengan
konsep bisnis memperkecil pengeluaran.
• Minat belanja Konsumen
Minat belanja konsumen ditoko sembako munir ini cukup tinggi
meskipun ditengah banyaknya pesaing, konsumen dari dukuh lain
terkadang akan berbelanja ke toko munir meskipun jaraknya cukup jauh
karena dalam persepsi konsumen toko sembako munir ini barangnya
lebih lengkap daripada toko sembako lain.
2) Analisis SWOT pada Toko sembako munir
Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk
merumuskan strategi perusahaan. Metode perencanaan strategi yang
digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses),
peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu
spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT
(strengths, weaknesses, opportunities, threats). SWOT adalah singkatan dari
lingkungan Internal Strengths dan Weaknesses serta lingkungan eksternal
Opportunities dan Threats yang dihadapi dunia bisnis(Mashuri & Nurjannah,
2020)
a.) Kekuatan (Strength)
• Perusahaan sudah memiliki konsumen atau pelanggan tetap
Modal yang besar dan juga tempat yang strategis merupakan salah satu
kekuatan toko sembako munir, Selain itu pelayanan juga lumayan
ramah diantara toko yang lain.
• Memberikan jaminan kualitas kepada pelanggan.
• Memiliki distributor/pemasok barang tetap sehingga terkadang
mendapatkan diskon
• Pemilik modal sendiri, tidak terikat dengan sektor lain. Kekuatan toko ini
ialah modal dijalankan sendiri oleh pemilik toko, sehingga pemilik toko
dapat dengan bebas mengatur keuangannya tanpa adanya campur
tangan orang lain.
b.) Kelemahan (Weakness)
• Tidak ada pelatihan khusus yang diberikan kepada karyawan (anaknya).
Toko ini tidak memberikan pelatihan khusus untuk meningkatkan
kemampuan karyawannya. Perusahaan hanya memantau dari
pergerakan karyawannya dalam menjalankan tugasnya, jika ada
kesalahan maka akan diberikan arahan.
• manajemen keuangan belum tertata dengan baik.
Pengelolaan keuangan menjadi Salah satu permasalahan UMKM yang
sangat mendasar, Sedangkan Pengelolaan keuangan merupakan hal
yang penting dalam menjalankan sebuah usaha. pelaku umkm sembako
didesa simpar khususnya di toko sembako munir belum bisa mengatur
keuangan untuk menghutangkan kepada konsumen sehingga
menyebabkan kekurangan modal sebagai contoh ketika konsumen
menghutang dalam jumlah yang besar untuk acara pernikahan, dan
pembelian barang-barang untuk acara pernikahan ini menggunakan
139
Vol 2, No 1 Mei Tahun 2023
Jurnal Sahmiyya | P-ISSN : 2963-2986 E-ISSN : 2963-8100
uang penjual (keseluruhan) tanpa uang muka darikonsumen, karena jika
penjual meminta uang muka, maka takutnya konsumen tidak jadi
membeli barang-barang tersebut, konsumen mengatakan bahwa akan
melunasi piutangnya saat sudah selesai acara pernikahan namun
terkadang ada yang ingkar dan menyebabkan penjual sembako
kesulitan karena piutang tersebut terbilang cukup besar, karena jika
penjual sembako tidak menyutujui untuk menghutangkan ada rasa tidak
enak karena kepada tetangga sendiri atau takut jika usahanya tidak
berjalan lancar sebab tidak memperbolehkan piutang. Menurut penjual
toko sembako munir jika menunggu piutangnya lunas itu memerlukan
kesabaran karena ada yang mudah untuk ditagih piutangnya dan ada
yang [Link] bagi toko sembako munir tidak masalah jika
pembeli ingin menghutang, asal dari pembeli ada usaha untuk melunasi
piutang tersebut walupun dengan sedikit demi sedikit.
• Layanan toko sembako munir masih perlu ditingkatkan
c.) Peluang (Opportunity)
• Memperbesar bangunan toko karena tempatnya sudah lumayan sempit
dikarenakan kebanyakan barang sehingga menyebabkan penjual
menemukan barang yang dicari dan menambah modal untuk
penyediaan barang yang lebih lengkap agar konsumen tidak perlu
mencari toko lain sehingga berbondong-bondong belanja ke toko
sembako munir.
• Kepercayaan dan hubungan yang baik dengan konsumen. Hal ini
menjadi peluang karena dengan memiliki hubungan yang baik dengan
konsumen, makan bisa jadi konsumen tersebut akan menjadi pelanggan
tetap di toko sembako munir.
d.) Ancaman (Threat)
• Dari jumlah penduduk yang sedikit dan dengan adanya dua toko
sembako lainnya dan penjual sayuran keliling ini sebenarnya termasuk
kepada ancaman peralihan konsumen secara pasif apabila pemilik toko
Budiman sembako sedikit saja tergelincir Dalam strategi bisnisnya.
3. Strategi alternatif toko sembako munir untuk meningkatkan penjualan
Berdasarkan analisis SWOT, maka strategi alternatif yang bisa dihasilkan pada
toko Sembako munir adalah sebagai berikut:
a.) Strategi SO (Strength-Opportunity)
Strategi SO adalah strategi yang menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan
peluang. (Pontiana, 2022) Adapun strategi yang dapat diterapkan pada toko
Budiman Sembako, yaitu:
• Strategi yang bisa diterapkan pada toko Sembako munir untuk
meningkatkan kekuatan dalam menghadapi persaingan toko sembako
lain dan penjual sayuran keliling dengan menanggapi peluang-peluang
yang ada, yaitu memperbesar modal dan bangunan. Karena
Berdasarkan pengalaman dan mengamati pola hidup masyarakat desa
simpar dalam hal konsumsi ialah di mana toko yang lengkap itulah yang
menjadi langganan.
b.) Strategi WO (Weakness-Opportunity)
adalah strategi yang mengatasi kelemahan dengan memanfaatkan peluang.
Adapun strategi yang bisa diterapkan oleh toko Sembako munir adalah dengan
meningkatkan promosi penjualan dan membuat sistem manajemen yang baik
agar aspek toko dapat diatur dengan baik. Oleh karena itu, untuk mengatasi
masalah tersebut perusahaan dapat memanfaatkan peluang yang ada, yaitu
140
Vol 2, No 1 Mei Tahun 2023
Jurnal Sahmiyya | P-ISSN : 2963-2986 E-ISSN : 2963-8100
peluang perluasan pendistribusian produk dalam hal ini memperbanyak barang
jualan. Pemilik toko sembako munir juga bisa mempromosikan barangnya
dengan memanfaatkan sosmed. Saat menjelang hari raya idul fitri toko
sembako munir melakukan promosi lewat sosial media karena akan ada
bermacam-macam jajanan untuk hari raya yang [Link], promosi melalui
sosial media ini masih belum berjalan dengan maksimal.
c.) Strategi ST (Strength-Threats)
Strategi ST ialah strategi yang menggunakan kekuatan untuk mengatasi
ancaman. Adapun strateginya sebagai berikut:
• Strategi yang bisa digunakan yaitu menjaga dan meningkatkan kualitas
pelayanan kepada pelanggan agar pelanggan tidak mudah beralih ke
toko sembako pesaing. Dengan kekuatan yang dimiliki toko Budiman
Sembako seperti jaminan kualitas barang kepada pelanggan maka toko
ini dapat mengatasi ancaman yang ada dengan strategi tersebut.
Ancaman yang dihadapi oleh perusahaan yaitu persaingan yang cukup
ketat dan adanya ancaman muncul pesaing baru. Dengan
meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, maka pelanggan akan
menjadi lebih loyal dengan toko karena pelanggan merasa puas atas
pelayanan yang di berikan toko Budiman Sembako. Dengan begitu akan
menutup kemungkinan pelanggan beralih ke pesaing yang lain.
• Strategi kedua yang bisa digunakan oleh toko Sembako munir adalah
selalu menjaga ketersediaan barang supaya Konsumen tidak membeli
ke toko lain ketika mereka membutuhkan barang yang mereka cari.
d.) Strategi WT (Weakness-Threats)
Strategi WT ialah strategi yang meminimalkan kelemahan untuk menghindari
ancaman atau biasa disebut dengan strategi bertahan. Adapun strategi yang
dapat diterapkan adalah:
• memberikan pelatihan atau arahan khusus kepada karyawan agar
karyawan dapat menguasai bagiannya sehingga kinerjanya pun
meningkat. Apabila karyawan dapat bekerja secara maksimal dan
mengeluarkan potensinya maka ancaman dan kelemahan yang ada
dapat teratasi. Selain itu, pemilik toko sembako juga harus
mengarahkan karyawannya untuk membantu promosi agar jangkauan
konsumen menjadi melebar. Dalam hal ini seperti anak-anaknya atau
suaminya dalam berinteraksi sosial harus lebih baik lagi.
• Dalam memanajemen keuangan toko sembako munir perlu ditingkatkan
lagi, baik dari segi pencatatan perolehan perhari ataupun dari segi
menghutangkan uang dalam jumlah yang besar untuk acara pernikahan
dan acara besar lainnya perlu menegaskan kepada konsumen
setidaknya memberika uang muka 50 %, hal ini dilakukan agar toko
sembako munir tidak mengalami kekurangan modal.
4. KESIMPULAN
Strategi pemasaran adalah wujud rencana yang terarah dibidang pemasaran,
untuk memperoleh suatu hasil yang optimal. Analisis SWOT adalah identifikasi
141
Vol 2, No 1 Mei Tahun 2023
Jurnal Sahmiyya | P-ISSN : 2963-2986 E-ISSN : 2963-8100
berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan. Metode
perencanaan strategi yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths),
kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu
proyek atau suatu spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim
SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, threats). Berdasarkan pemaparan
Strategi pemasaran toko sembako munir, maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
a.) Analisis Lingkungan Internal
Dalam analisis lingkungan internal ini toko sembako munir dalam segi promosi
sudah baik namun masih kurang dalam promosi melalui media digital. Produk yang
dijual juga bervariasi sehingga membuat konsumen yang berlanggan merasa
cukup puas. Ketekunan dalam membuka toko juga sudah baik, namun dalam
memanjemen keuangan masih belum terlaksana dengan baik. Dan dalam
pelayanan pelanggan masih perlu ditingkatkan.
b.) Analisis Lingkungan Eksternal
Kondisi lingkungan eksternal yang mempengaruhi toko sembako munir adalah
persaingan antar perdagangan sejenis dan potensi masuknya pesaing baru Karena
munculnya celah-celah kelemahan yang diciptakan oleh pedagang yang sudah ada
sehingga banyak yang berencana untuk melirik bisnis tersebut dan bersaing dalam
segi pelayanan dan interaksi sosial dalam perebutan konsumen.
5. DAFTAR PUSTAKA
Larasati, S., & Kadri, M. (2021). Analisis Strategi Pemasaran di Toko Najwa Dalam
Menciptakan Kepuasan Pelanggan. JEKSYAH (Islamic Economics Journal), 1(1),
46–54. [Link]
Mashuri, M., & Nurjannah, D. (2020). Analisis SWOT Sebagai Strategi Meningkatkan
Daya Saing. JPS (Jurnal Perbankan Syariah), 1(1), 97–112.
[Link]
Nugroho, S. A. (2011). Proses Penyelesaian Sengketa Konsumen Ditinjau dari Hukum
Acara Serta Kendala Implementasinya. Kencana.
Pangestu, P. (2017). Pengaruh Preferensi Konsumen terhadap keputusan Pembelian
Pada Kantin Halalan Thayyiban Universitas Brawijaya Malang. Jurnal Ilmiah
Ekonomi Dan Bisnis, 1–13.
Pontiana, A. M. P. (2022). Analisis Strategi Bisnis pada Toko Budiman Sembako
Kecamatan Sungai Tebelian, Kalimantan Barat. 1–9.
Rahmawati, H., Syahrani, & Wicaksono, T. (2022). Analisis Strategi Pemasaran Untuk
Meningkatkan Penjualan Toko Dylan Sembako Pada UD. Berkat Sekawan.
Rifki Syahrani, T. W. (2022). Analisis Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan
Penjualan Sembako di Toko Berkati. 8.
Sinaga, L. R., Siregar, H., & Siregar, A. (2022). Analisis Strategi Pemasaran Dalam
Meningkatkan Penjualan Sembako Minyak Goreng Pada Usaha Dagang Jaya
Karya Siborongborong. Jurnal Darma Agung, 30(3), 470.
[Link]
Tarisma, A., Suyanto, A., & L, U. A. P. (2021). ANALISIS PENGARUH HARGA DAN
LOKASI TERHDAP KEPUASAN PELANGGAN TOKO KELONTONG JANTI
KENCANA. 119–127.
Uddin, S. (2022). Persaingan usaha. March.
142
Vol 2, No 1 Mei Tahun 2023