100% menganggap dokumen ini bermanfaat (10 suara)
9K tayangan14 halaman

Program Kerja Kombel SD 2024

Program Kerja Komunitas Belajar SD Negeri 1 Nawin Hilir tahun 2024 memberikan panduan kegiatan untuk komunitas belajar guru sekolah guna meningkatkan kualitas pembelajaran. Program ini mencakup visi dan misi, kegiatan komunitas, struktur pengurus, dan jadwal kegiatan sesuai peraturan pemerintah tentang standar pendidikan nasional.

Diunggah oleh

Ujang Sugara
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (10 suara)
9K tayangan14 halaman

Program Kerja Kombel SD 2024

Program Kerja Komunitas Belajar SD Negeri 1 Nawin Hilir tahun 2024 memberikan panduan kegiatan untuk komunitas belajar guru sekolah guna meningkatkan kualitas pembelajaran. Program ini mencakup visi dan misi, kegiatan komunitas, struktur pengurus, dan jadwal kegiatan sesuai peraturan pemerintah tentang standar pendidikan nasional.

Diunggah oleh

Ujang Sugara
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

[Company name]

[Document title]
[Document subtitle]

Deni Ranoptri
[Date]
KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat
Nya sehingga penyusunan Program Kerja Komunitas Belajar (Kombel) SD Negeri
1 Nawin Hilir tahun 2024 dapat disusun guna memudahkan pelaksanaan kegiatan
komunitas belajar.
Program komunitas belajar SD Negeri 1 Nawin Hilir ini kami susun melalui
rapat dewan guru dan staf sekolah. Program kegiatan ini dimaksudkan sebagai
pedoman pelaksanaan dalam penyelenggaraan kegiatan Kombel SD Negeri 1
Nawin Hilir tahun 2024. Agar kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar
tentunya dalam penyusunan program ini masih banyak kekurangan dan kelemahan
yang perlu dibenahi dan tak lupa kami ucapkan terimakasih
kepada semua pihak yang membantu dalam penyelesaian program
komunitas sekolah ini.
Demikian program komunitas belajar SD Negeri 1 Nawin Hilir tahun 2024
ini disusun dengan penuh pertimbangan dan perhitungan, serta dapat dijadikan
sebagai acuan untuk memperlancar pelaksanaan kegiatan yang dimaksud.

Mengetahui,
Kepala SD Negeri 1 Nawin Hilir
DAFTAR ISI
Halaman

HALAMAN SAMPUL..............................................................................................i
KATA PENGANTAR................................................................................................ii
DAFTAR ISI......................................................................................................iii

BAB I PENDAHULUAN ..................................................................... 1 A.


Latar Belakang ................................................................... 1 B.
Tujuan ................................................................................ 2 C.
Manfaat ............................................................................. 2 D.
Landasan Hukum...........................................................................3
BAB II VISI DAN MISI SEKOLAH ......................................................
5 A. Visi......................................................................................
5 B. Misi .....................................................................................
5 C. Tujuan ................................................................................

BAB III PROGRAM KOMUNITAS BELAJAR......................................


8 A. Program Kegiatan Kombel ..................................................
8 B. Struktur Pengurus Komunitas Belajar..................................
9 C. Jadwal Program Kerja Komunitas .......................................
10 BAB IV PENUTUP...........................................................................................12

LAMPIRAN .............................................................................................
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Komunitas belajar dalam sekolah adalah sekelompok pendidik dan tenaga
kependidikan dalam satu sekolah yang belajar bersama-sama dan berkolaborasi secara
rutin dengan tujuan yang jelas dan terukur untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
sehingga berdampak pada hasil belajar peserta didik. Pembelajaran yang efektif
membutuhkan kehadiran sosok guru yang kompeten, yaitu guru yang memiliki
kapabilitas untuk merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran dengan
baik. Pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang dilaksanakan dengan
strategi yang efektif, pengelolaan kelas yang efektif, serta desain kurikulum yang
efektif pula (Marzano, 2007; 5). Pembelajaran yang efektif terwujud melalui perilaku
guru yang meliputi kejelasan penjelasan guru, variasi cara mengajar, orientasi tugas,
dan optimalisasi keterlibatan belajar siswa (Borich, 1996; 11). Artinya, pembelajaran
yang efektif hanya bisa dilakukan oleh guru yang memiliki kompetensi yang sesuai
dengan persyaratan perundang-undangan.
Komunitas belajar dalam sekolah sangat penting karena komunitas belajar
menjadi wadah untuk merealisasikan terjadinya kolaborasi antar pendidik. Pendidik
belajar bersama (tidak terisolasi), pendidik bersepakat tentang standar umum seperti
pembelajaran yang efektif, rubrik/indikator penilaian, pendidik bersepakat bahwa
pendidikan semua peserta didik adalah tanggung jawab kolektif. Dengan adanya
komunitas belajar dalam sekolah, ketimpangan kompetensi antar pendidik dapat
diminimalisir, sehingga peserta didik memeroleh pengalaman belajar dengan kualitas
yang sama siapapun pendidiknya. Proses belajar dalam komunitas yang terjadi secara
berkelanjutan akan membentuk ekosistem dan budaya belajar yang pada akhirnya
akan berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta
didik.
Komunitas belajar dalam sekolah terdiri dari para pendidik yang ada pada satu
sekolah. Komunitas belajar di SD Negeri 1 Nawin Hilir dibagi menjadi dua
kelompok dengan masing-masing anggota yang berbeda. Adapun komunitas belajar
kelompok yang kami ajukan bernama ......... .
Nama tersebut dibuat dengan harapan mampu menjadi inspirasi dan meningkatkan kinerja
guru di SD Negeri 1 Nawin Hilir . Selanjutnya kegiatan komunitas belajar telah disusun
terstruktur dengan jadwal terlampir dan disesuaikan dengan kondisi sekolah.

B. Tujuan
Adapun tujuan dari program komunitas belajar sekolah di SD Negeri 1
Nawin Hilir adalah :
1. Mengedukasi anggota komunitas dengan mengumpulkan dan berbagi
informasi terkait pertanyaan dan masalah terkait praktik.
2. Mendukung dengan merancang interaksi dan kolaborasi antara
anggota komunitas.
3. Membina anggota kelompok dengan mengajak anggota kelompok untuk
mulai belajar dan belajar secara berkelanjutan.
4. Mendorong anggota dengan mempromosikan pekerjaan dari anggota melalui
saling berbagi dan diskusi.
5. Mengintegrasikan pembelajaran yang didapatkan melalui komunitas dalam
pekerjaan sehari-hari (Wenger, 1998).

C. Manfaat
Adapun manfaat dari program komunitas belajar sekolah di SD Negeri adalah
1. Membangun jejaring antara pendidik yang sebelumnya tidak memiliki
kesempatan untuk berdiskusi.
2. Memberikan ruang bagi pendidik untuk berkomunikasi dan berbagi informasi,
isu kontekstual, pengalaman pribadi yang dapat membangun pemahaman dan
wawasan terkait pembelajaran.
3. Membangun dialog atau diskusi antar rekan sejawat yang dapat
mengeksplorasi strategi dan solusi baru atas tantangan yang dihadapi dan
saling mendukung dalam proses pengembangan diri.
4. Menstimulasi pembelajaran dengan menjadi wadah untuk komunikasi,
mentoring, coaching, dan refleksi diri.
5. Membagikan pengetahuan yang ada untuk membantu anggota dalam
meningkatkan praktik mereka dengan menyediakan forum untuk
mengidentifikasi solusi untuk masalah umum dan proses untuk
mengumpulkan dan mengevaluasi praktik terbaik.
6. Mendorong anggota komunitas untuk mengembangkan aksi nyata
dengan hasil yang terukur.
7. Menghasilkan pengetahuan baru untuk membantu anggota mengubah praktik
untuk mengakomodasi perubahan kebutuhan dan teknologi.

C. Landasan Hukum
Landasan Yuridis dalam penyusunan program komunitas belajar SD
Negeri dikembangkan, berlandaskan pada ketentuan peraturan perundang
undangan sebagai berikut:
1. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional;
2. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2022 tentang Perubahan Peraturan
Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan;
3. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No 20
Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan
Menengah.
4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No 21
Tahun 2016 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah.
5. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan RI Nomor 22 Tahun 2016
tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. 6.
Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan RI Nomor 23 Tahun 2016
tentang Standar Penilaian Pendidikan.
7. Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan
Pendidikan Karakter
8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun
2020 tentang Rencana Setrategis Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
Tahun 2020-2024
9. Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor
56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum Dalam Rangka
Pemulihan Pembelajaran;
10. Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor
008/H/KR/2022 tentang Capaian Pembelajaran
pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Pendidikan
Menengah pada Kurikulum Merdeka.
11. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik
Indonesia Nomor 5 Tahun 2022 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pada
Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang
Pendidikan Menengah;
12. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik
Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Standar Isi Pendidikan Anak Usia
Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah;
13. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 16
Tahun 2022 tentang Standar Proses pada Pendidikan Anak Usia Dini,
Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah;
14. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor
21 Tahun 2022 tentang Standar Penilaian Pendidikan pada Pendidikan
Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar dan Jenjang Pendidikan
Menengah;
15. Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor
009/H/KR/2022 tentang Dimensi, Elemen, dan Subelemen Profil Pelajar
Pancasila pada Kurikulum Merdeka.
16. Peraturan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nomor
7607/B.B1/HK.03/2023 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Kinerja Guru
dan Kepala Sekolah.
BAB II
VISI DAN MISI SEKOLAH

A. Visi SD Negeri 1 Nawin Hilir


Visi SD Negeri :
…….

B. Misi SD Negeri 1 Nawin Hilir


1. ....
2. ....
BAB III
PROGRAM KOMUNITAS BELAJAR

A. Program Komunitas Belajar SD Negeri 1 Nawin Hilir


Program komunitas belajar ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas
pendidikan dan pengajaran melalui kolaborasi dan pembelajaran bersama antara
pendidik. Adapun program komunitas belajar SD Negeri 1 Nawin Hilir adalah
:
1. Review KOSP : Kegiatan ini mencakup peninjauan terhadap Kurikulum Sekolah
dan Pedoman (KOSP) yang digunakan dalam proses pembelajaran.
2. Review RPP dan Modul Ajar: Dalam komunitas belajar, anggota akan
berkumpul untuk meninjau dan memeriksa Rencana Pembelajaran (RPP) dan
Modul Ajar yang telah disiapkan.
3. Review Alur Tujuan Pembelajaran: Komunitas belajar akan mengulas alur
atau langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai tujuan pembelajaran.
4. Review Bahan Ajar: Pada poin ini, anggota komunitas belajar akan
mengevaluasi materi ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran. 5.
Asesmen: Ini mencakup evaluasi tentang bagaimana peserta didik diukur dalam
mencapai tujuan pembelajaran.
6. Penilaian Asesmen dan Rapor: Pada tahap ini, komunitas belajar akan
mengkaji hasil asesmen yang telah dilakukan terhadap peserta didik.
7. Review Modul Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5):
Komunitas belajar akan mengulas alur atau langkah-langkah yang
diperlukan untuk Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
8. Praktik Baik: Anggota komunitas akan berbagi pengalaman positif dalam
mengajar dan mengelola kelas.
9. Pembelajaran Berdiferensiasi: Pada poin ini, komunitas belajar akan
membahas bagaimana mereka dapat mengadaptasi pembelajaran agar sesuai
dengan kebutuhan beragam peserta didik.
10. PMM dan Aksi Nyata: Anggota komunitas belajar akan merencanakan
tindakan nyata (aksi).
B. Struktur Pengurus Komunitas Belajar
Komunitas Belajar...........SD Negeri 1 Nawin Hilir berangotakan
dari sembilan guru. Adapun struktur kepengurusannya sebagai berikut:
No NAMA JABATAN
1 Penanggungjawab
.
2. Ketua

3. Wakil

4. Sekertaris

5. Bendahara

6. Anggota

7. Anggota

8. Anggota

9. Anggota

C. Jadwal Program Komunitas Belajar SD Negeri


Pelaksanaan Komunitas Belajar SD Negeri 1 Nawin Hilir dilaksanakan setiap
Sabtu setiap bulannya dan diikuti oleh semua anggota Komunitas
Belajar. Adapun program komunitas belajar terjadwal seperti pada tabel
berikut :

No Waktu Kegiatan Sasaran Ket


1. Anggota
• Pembentukan dan
Komunitas
menyusun program
komunitas belajar
• Review Modul P5

• Pembelajaran
Berdiferensiasi
2. Anggota
• Review Alur Tujuan
Komunitas
Pembelajaran (ATP)
• Review RPP dan Modul
Ajar
• PMM dan Aksi Nyata

3. Anggota
• PMM dan Aksi Nyata
Komunitas
• Review Bahan Ajar

• Menyusun Asesmen

4. Anggota
• PMM dan Aksi Nyata
Komunitas
• Review Bahan Ajar

• Menyusun Asesmen

5. Anggota
• PMM dan Aksi Nyata

Komunitas
• Praktik Baik

• Menysusun Asesmen

6. • Penilaian Asesmen dan Anggota


Komunitas
Rapor
7. Anggota
• Review Modul P5
Komunitas
• Pembelajaran
Berdiferensiasi
8. • Review RPP dan Modul Anggota
Komunitas
Ajar
• PMM dan Aksi Nyata

• Menysusun Asesmen

9. Anggota
• PMM dan Aksi Nyata
Komunitas
• Review Bahan Ajar

• Menyusun Asesmen

10 Anggota
• PMM dan Aksi Nyata
. Komunitas
• Review Bahan Ajar
• Menyusun Asesmen

11. Anggota
• PMM dan Aksi Nyata
Komunitas
• Praktik Baik

• Menysusun Asesmen

12 • Penilaian Asesmen dan Anggota


. Komunitas
Rapor
• Review KOSP
BAB IV
PENUTUP

Dalam penyelenggaraan komunitas belajar memiliki visi dan komitmen yang


kuat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di lingkungan pendidikan. Rencana
yang telah disusun menjadi langkah awal yang penting menuju perubahan yang
diharapkan. Dalam penutup ini, ingin menegaskan beberapa poin penting yang perlu
menjadi fokus saat kita menjalankan program ini.
1. Pertama-tama, komunitas belajar adalah wadah yang sangat berharga untuk
kolaborasi dan pertukaran gagasan. Ketika program ini dimulai, mari kita
aktif berpartisipasi dalam diskusi, perencanaan, dan evaluasi untuk
memastikan bahwa program ini berjalan dengan baik.
2. Kedua, evaluasi berkala akan menjadi kunci dalam menilai dampak program ini
terhadap kualitas pembelajaran. Kita akan menggunakan metrik dan indikator
yang telah disepakati bersama untuk mengukur kemajuan kita dan membuat
perubahan yang dibutuhkan.
3. Ketiga, dalam proses ini, mari kita tetap terbuka terhadap ide-ide inovatif dan
perubahan yang diperlukan dalam pembelajaran. Dunia pendidikan terus
berubah, dan kita perlu siap untuk beradaptasi dengan perkembangan terbaru.
Terakhir, tetaplah termotivasi oleh tujuan yang telah disusun untuk
memberikan pendidikan yang lebih baik bagi peserta didik. Dengan kolaborasi dan
kerja keras, kita dapat mencapai tujuan ini dan memberikan dampak positif pada masa
depan generasi mendatang.
Saat kita memasuki tahap pelaksanaan program ini, mari kita lanjutkan
dengan semangat dan tekad yang sama seperti dalam perencanaan. Bersama-sama,
kita akan mencapai perubahan yang kita inginkan dalam dunia pendidikan. Terima
kasih atas komitmen dan dedikasi Anda untuk masa depan pendidikan yang lebih
baik.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
1. SK Komunitas Belajar
2. Catatan Pertemuan Komunitas Belajar

Common questions

Didukung oleh AI

Challenges could include resistance to change from educators, varying levels of commitment, and aligning diverse teaching approaches. These can be addressed through building a strong culture of collaboration, providing professional development opportunities to motivate educators, and creating a shared vision to align efforts towards common educational goals .

Mechanisms for evaluating the program's effectiveness include regular evaluations using agreed-upon metrics and indicators to measure progress. This process includes reviewing student assessment data, participating in discussions and reflections to identify areas for improvement, and remaining open to implementing innovative ideas to adapt to educational changes .

The program addresses differences in teacher competencies by creating a learning community where educators collaborate to establish common standards such as effective teaching, rubrics/assessment indicators, and collective responsibility for all students' education, thereby minimizing competency gaps and providing students with a consistent learning experience regardless of the teacher .

Scheduled activities play a crucial role in the learning community program by providing a structured framework for collaborative improvement efforts. These include reviews of curriculum components, planning of differentiated learning strategies, and sharing best practices, all aimed at achieving continuous development and implementation of actionable insights for educational improvement .

Student assessments are integrated by regularly reviewing and evaluating these assessments to ensure they align with learning objectives, discussing strategies for improvement within the community, and using assessment results to inform teaching practices, thereby reinforcing the continuous refinement of educational approaches .

The learning community plans to incorporate differentiated instruction by analyzing and adapting teaching methods to meet the diverse needs of students, discussed during scheduled activities. Educators will collaboratively develop and share strategies that accommodate individual learning styles and abilities, ensuring an inclusive and effective learning environment .

Collaboration is emphasized to create an environment where educators can share diverse ideas, develop unified teaching strategies, and support each other's professional growth, leading to a more cohesive educational practice. The expected impact includes enhanced teaching skills, better student learning outcomes, and a reduction in competency gaps among teachers .

The learning community enhances teaching and educational quality by facilitating structured collaboration among educators to review and improve curriculum documents like KOSP, RPP, and learning modules, assess student achievement, and incorporate differentiated learning strategies, thereby fostering an environment for shared best practices and continuous professional development .

The legal foundations supporting the development of the learning community program include several statutory regulations such as the Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 about the National Education System, and various Peraturan Menteri Pendidikan concerning educational standards and evaluation, ensuring the program aligns with national educational directives .

The primary goals of the learning community program at SD Negeri 1 Nawin Hilir are to educate members by gathering and sharing information related to practice questions and problems, to support interaction and collaboration among community members, to nurture continuous learning, to promote sharing and discussion of members' work, and to integrate the learning from the community into daily work .

Anda mungkin juga menyukai