0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
43 tayangan3 halaman

Refleksi Mahasiswa Baru FK UNRI

Dokumen ini berisi refleksi diri seorang mahasiswa baru tentang pengalamannya beradaptasi dengan sistem pendidikan di universitas dan menghadapi kesulitan dalam memahami beberapa materi, terutama di blok Proses Belajar dan Humaniora serta Sistem Saraf dan Lokomotor. Kegiatan tutorial dan skills lab membantunya memahami materi lebih baik.

Diunggah oleh

ariniseptiani117
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
43 tayangan3 halaman

Refleksi Mahasiswa Baru FK UNRI

Dokumen ini berisi refleksi diri seorang mahasiswa baru tentang pengalamannya beradaptasi dengan sistem pendidikan di universitas dan menghadapi kesulitan dalam memahami beberapa materi, terutama di blok Proses Belajar dan Humaniora serta Sistem Saraf dan Lokomotor. Kegiatan tutorial dan skills lab membantunya memahami materi lebih baik.

Diunggah oleh

ariniseptiani117
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

REFLEKSI DIRI

Penyusun :
Arini septiani

2308110204

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS RIAU

2023
REFLEKSI DIRI
Saya merupakan seorang mahasiswa baru yang dating dari Madrasah Aliyah Swasta
Kepenuhan di salah satu desa di Kabupaten Rokan Hulu. Meninjau pada sistem pendidikan yang
diterapkan, saya masih merasa menemukan adanya kekurangan-kekurangan yang mungkin bisa
sangat jelas ditemukan.

Contohnya pada lulusan SLTA yang akan melanjutkan studinya ke Perguruan Tinggi
sebagai mahasiswa. Dalam suatu lingkup kampus, mahasiswa sebagai penghuninya dituntut
untuk tidak lagi menggunakan aspek-aspek edukasi yang telah mereka terapkan di Sekolah
Menengah Atas atau Madasah Aliyah dimana dia berasal. Seorang mahasiswa sudah dituntut
keras dalam perkembangan potensial dan kepribadian mandiri untuk menjadi suatu individu
yang akan ikut terjun dalam dunia atau lingkup yang lebih luas lagi. Sebagai akibatnya, sering
ditemukan lulusan SMA atau MA yang sedang mengalami masa transisi ke lingkungan kampus
menemui jalan begitu sulit dan alot. Namun tidak sedikit pula mereka yang hanya butuh
penyesuaian sedikit dan tidak butuh kesulitan untuk bertindak sebagaiman mestinya sebagai
seorang mahasiswa. Hal ini tidak lain dan tidak bukan adalah dikarenakan tidak meratanya
pemberdayaan mutu serta kualitas setiap almamater masing-masing.

Cerita di atas merupakan hal yang mendasari tulisan atau refleksi saya di sini . Saya yang
kebetulan sebagai mahasiswa baru di FK UNRI ini merasakan adanya keterlibatan faktor
tersebut dalam kehidupan kampus saya. Pada blok “Proses Belajar Dan Humaniora” yang
merupakan blok pertama di bidang kedokteran, saya merasa masih kurang bisa menguasai
beberapa materi yang ada dalam blok ini, padahal ini merupakan pembelajaran dasar.

Sebagai mahasiswa kedokteran, saya juga merasa masih belum bisa membagi waktu yang
saya punya untuk dapat saya pergunakan degan sebaik-baiknya. Terkadang tidak jarang pula
rencana yang sudah dijadwalkan menjadi tertunda dan menyelahi jadwal kegiatan lain yang
terjadwalkan sedemikian rupa. Mungkin proyeksi transisi dari masa lalu yag suram menjadi
masa selanjutnya yang lebih baik lagi sedang saya usahakan untuk diterapkan demi kemajuan
kualitas serta menjadi pribadi ideal FK UNRI. Walaupun pada dasarnya saya merasa tertinggal
dari mahasiswa yang lainnya. Selama ada usaha dan kegigihan dibarengi dengan semangat yang
kuat, dia akan bisa menjadikan dirinya mampu menaiki puncak gunung itu karena sebenarnya
di dalam juranglah dia memperoleh semangat dan motivasi tinggi yang tidak didapatkan orang
yang tidak pernah masuk ke jurang itu. Justru belajar menyadari kekuranganlah yang penting
sebelum orang itu benar-benar menjadi sukses.

Selanjutnya pada blok 2 “Sistem Saraf Dan Lokomotor”, disini saya mengalami kesulitan
dalam memahami materi. Namun, dikarenakan adanya kegiatan tutorial saya menjadi lebih
sedikit paham akan materi-materi yang diberikan. Selain kegiatan tutorial, juga ada kegitan
skills lab, dimana sebelum memulai kegiatan skills lab tersebut, instruktur atau dosennya akan
menjelaskan sedikit terkait materi pada skills lab tersebut. Terutama saat keterampilan
pemeriksaan refleks, disini saya menjadi lebih paham bagaimana mekanisme dari refleks
tersebut.

Anda mungkin juga menyukai