BERKAS RKT DAN RKA-KL
TAHUN 2023 DAN TAHUN 2024
YAYASAN PENDIDIKAN AN-NUARI
MADRASAH TSANAWIYAH DARUL MADANI
JL. RAHAYU/PENDIDIKAN DUSUN II DESA BANDAR SETIA, Gg.
MADINAH
KEC. PERCUT SEI TUAN, KAB. DELI SERDANG
TAHUN PELAJARAN 2023-2024
Rencana Kerja Anggaran Tahunan ( RKAT )
MtsS Darul Madani
Kecamatan Percut Sei Tuan
Tahun Anggaran 2023
Disusun oleh ;
yang terdiri dari :
1. Nurtiawan Gultom, [Link] (Kepala Madrasah)
2. Syafitri Yuliani, [Link] (Kepala Tata Usaha)
3. Khairinda Ulfa (Waka Kurikulum)
4. Diah Syafina Tunnazah Nst, [Link] (Waka Kesiswaan)
5. Dr. H. Arifinsyah, [Link] (Ketua Komite )
Deli
Serdang, ............................
2024
Disetujui :
Mengetahui
Ketua Komite Kepala MtsS
Darul Madani
Dr. H. Arifinsyah, [Link] Nurtiawan
Gultom, [Link]
Deli
Serdang .................................
.2024
Disahkan :
Pengawas Madrasah
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang
(.............................................................................)
KATA PENGANTAR
Puji syukur penyusun panjatkan ke Hadirat Allah SWT yang telah
memberikan rahmat serta hidayah – Nya, sehingga Rencana Kerja Anggaran
Tahunan Madrasah ( RKAT ) Madrasah Tsanawiyah Darul Madani , Kecamatan
Percut Sei Tuan Kab. Deli Serdang dapat terselesaikan tanpa halangan yang
berarti. Tujuan penyusunan Rencana Kerja Anggaran Tahunan Madrasah ini
adalah sebagai acuan dalam rangka pelaksanaan program / kegiatan tahunan
Madrasah yang Pelaksanaannya didasarkan pada keefektifan dan keefisienan
memanfaatkan sarana prasarana, pendanaan, dan sumber daya yang ada.
Dapat dipahami bahwa keberhasilan pelaksanaan Rencana Kerja
Anggaran Tahunan Madrasah ( RKAT ) ini sepenuhnya tergantung dari partisipasi
aktif para pemangku kepentingan yang terdiri dari kepala madrasah, guru,
karyawan , orang tua / wali murid dan masyarakat di Madrasah Tsanawiyah Darul
Madani , Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang , Rencana Kerja
Anggaran Tahunan Madrasah ini masih banyak kekurangan.
Oleh karena itu, kritik dan Saran dari pembaca selalu diharapkan demi
kesempurnaan Rencana Kerja Anggaran Tahunan ini. Akhir kata, penyusun
menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu
mewujudkan buku Rencana Kerja Anggaran Tahunan Madrasah ( RKAT ) ini,
khususnya pada seluruh stakeholder. Semoga Allah SWT membalas budi baik
kita semua, Amin.
Deli
Serdang.........................2024
Nurtiawan
Gultom, [Link]
,
DAFTAR ISI
HALAMAN PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
a. Latar Belakang Masalah
b. Tujuan Penyusunan RKAT
c. Manfaat RKTM
d. Landasan Hukum
BAB II PROGRAM KERJA TAHUNAN MADRASAH
a. Program Rencana Kerja Anggaran Tahunan Madrasah
b. Jadwal kegiatan Rencana kerja Anggaran Tahunan Madrasah
BAB III Realisasi Anggaran Madrasah
a. Rencana Biaya dan sumber pendanaan
b. Rencana kegiatan anggaran
BAB IV Penutup
LAMPIRAN-LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan prasayarat mutlak untuk
mencapai tujuan pembangunan. Salah satu wahana untuk meningkatkan kualitas SDM
tersebut adalah pendidikan sehingga kualitas pendidikan harus senantiasa ditingkatkan
termasuk peningkatan kualitas pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Swasta Darul Madani
yang beralamat di Jl. Rahayu/Pendidikan Gg. Madinah Dusun II desa Bandar Setia, Kec.
Percut Sei Tuan
Sejalan dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan anaknya,
Madrasah ini memerlukan peningkatan dan pengembangan dalam berbagai aspek, misalnya
dalam hal kesiswaan, kurikulum dan kegiatan pembelajaran, pendidik dan tenaga
kependidikan serta pengembangannya, sarana dan prasarana, keuangan dan pembiayaan,
budaya dan lingkungan Madrasah, peran serta masyarakat dan kemitraan. Dalam pendidikan,
serta lain –lain. Berdasarkan kondisi tersebut, maka perlu kiranya dilakukan upaya
penyusunan Rencana Kerja Anggaran Tahunan Madrasah ( RKAT ) agar Madrasah memiliki
5
rambu – rambu yang bisa dijadikan landasan dalam pengelolaan program, implementasi,
monitoring dan evaluasi yang baik, terstruktur dan terukur.
Rencana Kerja Anggaran Tahunan Madrasah Tsanawiyah Swasta Darul Madani ini
disusun berdasarkan : (1) hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan RKTM tahun 2023-
2024, (2) Pelaksanaan rencana program dan kegiatan RPM tahun 2023-2024, (3) disesuaikan
dengan Permendiknas No. 19 / 2007 / tentang Rencana Kerja Anggaran Tahunan Madrasah
( RKAT ) yang dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah ( RKAM ) .
Berkaitan dengan uraian di atas, maka RKAT ini memuat pendahuluan , profil madrasah ,
harapan, tantangan, program kerja tahunan Madrasah , rencana anggaran madrasah, dan
penutup.
B. Tujuan Penyusunan RKTM
Pada dasarnya tujuan penyusunan RKAT ini adalah :
Membantu Madrasah dalam membelanjakan anggaran secara bijaksana untuk
meningkatkan kualitas pendidikan dalam satu tahun.
Membantu Madrasah dalam merespon tuntutan partisipasi masyarakat , dan
Membantu Madrasah dalam meningkatkan keterbukaan dan akuntabilitas
C. Manfaat RKTM
Manfaat RKTM ini dapat diuraikan sebagai berikut :
Sebagai acuan bagi Madrasah untuk mencapai target – target peningkatan kualitas
pendidikan yang akan dicapai dalam jangka pendek,
Dapat digunakan sebagai panduan bagi Madrasah dalam memanfaatkan subsidi baik
subsidi dari pemerintah maupun dari non pemerintah,
Sebagai sumber inspirasi bagi seluruh warga Madrasah dalam meningkatkan kualitas
pendidikan dan pembelajaran, dan
Sebagai tolok ukur bagi keberhasilan implementasi berbagai program peningkatan
mutu pendidikan di Madrasah.
D. Landasan Hukum
6
Undang – undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
(Pengelolaan dan pendidikan berdasar pada prinsip keadilan, efisiensi, transparansi dan
akuntabilitas publik ). Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan pasal 53 ( Setiap satuan pendidikan dikelola atas dasar rencana kerja tahunan
yang merupakan penjabaran rinci dari rencana kerja jangka menengah satuan pendidikan
yang meliputi masa 4 tahun. Permendiknas No. 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan
Pendidikan dinyatakan bahwa madrasah / madrasah membuat (1) Rencana Kerja Jangka
Menengah yang menggambarkan tujuan yang akan dicapai dalam kurun waktu 4 tahun
yang berkaitan dengan mutu khususnya yang ingin dicapai dan perbaikan komponen
yang mendukung peningkatan mutu lulusan dan (2) Rencana Kerja Tahunan yang
dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (RKAM) dilaksanakan
berdasarkan Rencana Kerja Jangka Menengah.
BAB II
PROGRAM KERJA ANGGARAN TAHUNAN ( RKAT )
7
Dalam menyusun program Rencana kerja anggaran tahunan Madrasah Tsanawiyah Swasta
Darul Madani, ini meliputi dua kegiatan, Yaitu (1) merumuskan program Madrasah yang
dilakukan melalui empat langkah (a) menetapkan sasaran, (b) merumuskan program dan
menetapkan penanggung jawab program, (c) menentukan indikator keberhasilan, dan (d)
menentukan kegiatan, dan (2) menyusun jadwal kegiatan.
Bab ini akan terdiri dari :
Program Rencana Kerja Anggaran Tahunan Madrasah ( RKTAM ) Madrasah Tsanawiyah
Swasta Darul Madani yang terdiri dari sasaran, program, indikator, kegiatan dan
penanggungjawab.
BAB IV
PENUTUP
Rencana Kerja Anggaran Tahunan Madrasah ( RKATM ) Madrasah Tsanawiyah Swasta
Darul Madani ini merupakan dokumen perencanaan jangka pendek yang disusun berdasarkan
dokumen Rencana Kerja Madrasah ( RKM ) jangka menengah ( 4 tahun ) untuk
meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah. Rencana Kerja Anggaran Tahunan Madrasah ini
memuat semua program /kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2021, baik yang
bersifat strategi maupun yang bersifat rutin.
Dari hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan program / kegiatan tahun 2021 dan hasil
kesepakatan para pemangku kepentingan di Madrasah Tsanawiyah Swasta Darul Madani,
maka perencanaan program / kegiatan strategis yang akan dikembangkan pada tahun 2021
adalah (1) Kesiswaan (2) peningkatan kurikulum dan kegiatan pembelajaran, (3) pendidik
dan tenaga kependidikan ,(4) sarana prasarana, (5) keuangan dan pembiayaan (6) budaya dan
lingkungan madrasah.
Dengan adanya RKATM ini MTsN 9 Bantul akan lebih mudah melaksanakan pengelolaan
program/kegiatan, implementasi, monitoring, dan evaluasi yang baik, terstruktur dan terukur
dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di MTsN 9 Bantul .
Namun demikian, keberhasilan pelaksanaan Rencana Kerja Anggaran Tahunan Madrasah
Tsanawiyah Negeri 9 Bantul ini tergantung dari partisipasi semua stakeholder di MTs
Negeri 9 Bantul.
PROFIL MADRASAH
A. Visi
8
“Terwujudnya madrasah menyenangkan yang Islami, Mandiri, Kritis, Unggul, Berprestasi,
Berwawasan Global, dan Ramah Alam” (IManKu BerGeloRA)
B. Misi
Menumbuhkembangkan semangat penghayatan dan pengamalan ajaran Islam dalam
kehidupan sehari-hari
Menanamkan kemandirian dalam menghadapi tantangan kehidupan
Mengembangkan penelitian untuk mendapatkan gagasan baru yang berorientasi masa depan
Mewujudkan generasi yang unggul dan berprestasi dalam segala bidang
Menciptakan generasi yang berwawasan global
Mewujudkan warga madrasah yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan
Menciptakan budaya belajar yang kritis, kreatif, mandiri, dan menyenangkan
Terwujudnya budaya kehidupan islami bagi seluruh warga madrasah Indikator:
Warga madrasah dapat membaca Al-Quran dengan benar dan lancar, menghafal surat-surat
dalam juz 30 dan doa sehari-hari serta mampu mengamalkannya.
Warga madrasah mampu melaksanakan syariat Islam.
Warga madrasah memiliki sikap peduli terhadap lingkungan sosial maupun alam.
Tumbuhnya sikap kemandirian dalam menghadapi tantangan kehidupan di masyarakat
Indikator:
Membudayakan kedisiplinan dalam berbagai hal guna membentuk kepribadian yang tangguh
dalam menghadapi berbagai tantangan
Membekali siswa dengan berbagai keterampilan hidup, termasuk penguasaan teknologi
informasi
Tumbuhnya semangat berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik Indikator:
Terealisasinya kegiatan pembelajaran sesuai dengan Sistem Pendidikan Nasional
Tercapainya prestasi siswa sesuai standar minimal kelulusan.
Meningkatnya persentase siswa yang melanjutkan belajar ke SMA/MA/SMK Negeri minimal
70%.
Terlaksananya kegiatan pembelajaran dan bimbingan, baik intra maupun ekstra kurikuler,
dengan lancar dan berkualitas, minimal sesuai dengan Standar Isi, Standar Proses, Standar
Kompetensi Lulusan (SKL) dan Standar Penilaian.
9
Memiliki SDM yang unggul, baik individu maupun tim, yang menduduki kejuaraan minimal
tingkat kabupaten
Mengembangkan semangat kompetitif dan budaya sportif dalam berbagai kompetisi
Memiliki sarana dan prasarana, pendidik dan tenaga kependidikan dan pembiayaan, minimal
sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan serta dapat dimanfaatkan secara optimal.
Menerapkan manajemen berbasis madrasah yang partisipatif sesuai dengan Standar
Pengelolaan.
Terwujudnya warga madrasah yang berbudaya lingkungan dalam kehidupan seharihari
Indikator :
Warga madrasah memiliki kepedulian terhadap lingkungan baik dari segi kebersihan,
kesehatan, keasrian, dan kenyamanannya.
Warga madrasah mampu memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.
Berpartisipasi dalam pengelolaan lingkungan di madrasah maupun luar madrasah.
Mampu menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam mengelola sampah.
D. PROFIL MADRASAH
MTsN 9 Bantul pada awal bedirinya bernama "Sekolah Pendidikan Guru Agama (PGA)
Latihan Fakultas Tarbiyah" berdiri pada tanggal 5 Syawwal 1388 H / Oktober 1969 M. Yang
dipelopori oleh :
Prof. Dr. Muchtar Yahya,
Drs. Surojo, M.A.,
Drs. Busyairi Madjidi,
Drs. Abdul Rahman dan
Drs. Sadjad Aryanto.
Berdasarkan SK Menteri RI No. 23 Tahun 1983, mulai tahun ajaran 1983/1984 lembaga ini
mengalami perubahan nama menjadi Madrasah Tsanawiyah
Laboratorium Fakultas Tarbiyah Institit Agama Islam Negeri Sunan Kalijaga (MTs LFT IAIN
Sunan Kalijaga).
Pada Tahun 2009, berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI Nomor 48 Tahun 2009, tanggal
6 Maret 2009 berubah nama menjadi Madrasah Tsanawiyah Negeri dengan nama MTs Negeri
Lab UIN Yogyakarta, dengan alamat : Jl. Wonocatur 446B Tegalmulyo, Banguntapan,
Banguntapan, Bantul D.I Yogyakarta.
Berdasar Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa
Yogyakarta Nomor 68 Tahun 2017 tertanggal 27 Januari 2017. Per 1 Februari 2017, MTs
Negeri Lab UIN Yogyakarta berganti nama menjadi MTs Negeri 9 Bantul.
10
Kurikulum MTs Negeri 9 Bantul disusun berdasarkan analisis lingkungan madrasah yaitu
situasi madrasah ditinjau dari sisi geografis, sosiologis, ekonomis, dan budaya. Ditinjau dari
sisi geografis, MTs Negeri 9 Bantul terletak di pinggiran kota Yogyakarta dan sangat mudah
dijangkau. Lokasi geografis ini pula yang menyebabkan madrasah memiliki kemudahan
dalam memperoleh informasi untuk kepentingan madrasah. Namun, di sisi lain, kondisi
geografis ini juga merupakan hambatan untuk kemajuan madrasah karena mudahnya infiltrasi
budaya non edukatif masuk ke madrasah. Hal tersebut tidak bisa dihindari sebagai
konsekuensi dari kemudahan akses ke madrasah.
Dari sisi sosiologis, MTs Negeri 9 Bantul berada di lingkungan masyarakat sosial menengah
ke bawah. Baik ditinjau dari pendidikan, keadaan ekonomi, maupun gerak budaya
masyarakat sekitar sehingga MTs Negeri 9 Bantul belum memperoleh dukungan kondusif
yang maksimal bagi terciptanya situasi belajar yang produktif. Salah satu yang paling
menonjol adalah fungsi kontrol masyarakat pada madrasah. Tetapi kondisi ini justru dijadikan
sebagai pendorong untuk membangun kontrol diri (Sefl-Control) di lingkungan warga
madrasah.
Dari sisi ekonomis, MTs Negeri 9 Bantul berada di lingkungan ekonomi menengah ke bawah
dengan mata pencaharian sebagaian masyarakat adalah pekerja (buruh) dan pedagang kecil.
Akan tetapi, dengan perhatian yang sangat serius dari Pemerintah Kota Yogyakarta dan
Pemerintah Kabupaten Bantul, masyarakat yang masih belum mapan secara ekonomi
(keluarga menuju sejahtera dan keluarga miskin) ini tetap dapat mengakses pendidikan
melalui MTs Negeri 9 Bantul secara baik. Kondisi demikian dapat dijadikan sebagai motivasi
siswa agar bisa produktif.
Dari sisi budaya, MTs Negeri 9 Bantul terletak di dekat cagar budaya Kraton Yogyakarta.
Dengan kehidupan masyarakat yang cenderung masih berpegang erat dengan budaya, MTs
Negeri 9 Bantul memperoleh dukungan yang relevan dalam mendidik siswa-siswinya. Sangat
mudah untuk memperoleh referensi budaya bagi siswa terutama dalam mengembangkan
keterampilan berbudaya.
1. Keadaan Madrasah
Kurikulum MTs Negeri 9 Bantul disusun berdasarkan keadaan nyata madrasah yang
mencakup 4 (empat) potensi yaitu (1) Sumber Daya Manusia (SDM), (2) potensi sosiologis,
(3) potensi Budaya, dan (4) Sumber Daya Alam (SDA) atau lingkungan alam sehingga
proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di Madrasah diharapkan akan lebih nampak secara
nyata.
2. Sumber Daya Manusia
SDM yang dimiliki Madrasah baik tenaga guru maupun tenaga kependidikan lain adalah
merupakan potensi yang cukup untuk mendukung terlaksananya proses kegiatan belajar
mengajar, dan oleh karena itu dengan potensi ini madrasah terus melakukan peningkatan-
peningkatan mutu pendidikan kususnya menyangkut peningkatan kualitas tenaga guru baik
melalui MGMP, workshop, seminar maupun melalui diklat-diklat yang ada.
11
a. Pendidik (Guru Tetap PNS dan Guru Tetap Non PNS)
Jumlah pendidik yang dimiliki MTs. Negeri 9 Bantul dan kualifikasinya adalah sebagai
berikut :
Jumlah dan status pendidik
No Tingkat pendidikan Jumlah
PNS NON PNS
L P L P
1 S3/S2 - 2 - - 2
2 S1 12 17 3 1 33
3 D4 - - - - -
4 D3/Sarjana Muda - - - - -
5 D2 - - - - -
6 D1 - - - - -
Jumlah 12 19 3 1 35
Latar belakang Pendidikan dan Kesesuaian Mata Pelajaran Yang Diampu
Jumlah guru dengan Jumlah guru dengan Juml
No Guru mata latar belakang latar belakang ah
pelajaran pendidikan sesuai pendidikan tidak sesuai
dengan mata pelajaran dengan mata pelajaran
yang yang
diampu diampu
D1/ D3/ S1 S2 D1/ D3 S1/ S2/
12
D2 Sar S1 S2 D2 Sar D4 S3
Mu mu
d d
13
1 Matematika - - 3 - - - - - 3
2 Bahasa - - 4 - - - - - 4
Indonesia
3 Bahasa - - 3 1 - - - - 4
Inggris
4 Pendidikan - - 4 1 - - - - 5
Agama Islam
5 Bahasa Arab - - 2 - - - - - 2
6 Seni Budaya - - 1 - - - - - 1
7 PPKn - - 3 - - - - - 3
8 BK - - 2 - - - - - 2
9 IPA - - 4 - - - - - 4
10 IPS - - 4 - - - - - 4
11 Prakarya - - - - - - - - -
12 Penjaskes - - 1 - - - - - 1
13 Bahasa Jawa - - 1 - - - - - 1
14 Tahfid - - - - - - - 2 2
15 Riset - - 1 - - - - - 1
Jumlah - - 33 2 - - - 2 37
b. Tenaga Kependidikan
14
Jumlah dan status Tenaga
No Tingkat pendidikan Kependidikan Jumlah
PNS PNPNS
L P L P
1 S2 - - - - -
2 S1 - 1 - 1 2
3 SMA sederajat 2 2 2 1 7
4 SMP 1 - - - 1
5 SD 1 - 1 - 2
Jumlah 4 3 3 2 12
Keterangan :
PNPNS = Pegawai Non PNS
c. Peserta Didik
Jumlah peserta didik per-rombongan belajar pada tahun pelajaran 2019/2020 sebagai berikut:
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Kelas Rombongan Siswa Siswa Siswa
Belajar Putra Putri Keseluruhan
VII 5
VIII 4
IX 5
15
Jumlah 13
f. Potensi Sosiologis
Dilihat dari sisi sosiologis, MTs Negeri 9 Bantul berada di lingkungan sosial masyarakat
menengah ke bawah. Maka madrasah telah bekerja sama baik dengan pemerintah dalam hal
ini melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Kementerian
Sosial serta lembaga penyantun untuk dapat berpartisipasi dalam membantu meringankan
beban biaya pendidikan bagi para siswa MTs Negeri 9 Bantul sehingga secara umum
masyarakat tetap mendapatkan pelayanan pendidikan dengan lebih baik.
g. Potensi Budaya
Pada hakekatnya budaya adalah sebuah sikap sedangkan sumber sikap adalah
kebudayaan. Untuk itu, salah satu sikap menghargai kebudayaan suatu daerah perlu adanya
upaya dari masyarakat setempat untuk melestarikan dan menonjolkan ciri khas budaya daerah
menjadi " Keunggulan Lokal." Keunggulan Lokal yang bersumber dari budaya adalah
ketrampilan bahasa Jawa. Ketrampilan berbahasa Jawa berbeda dengan bahasa lainnya
karena bahasa Jawa sekaligus memberikan pendidikan budi pekerti dan perilaku yang luhur.
dengan pencanangan program "Pariwisata Berbasis Budaya " di Kota Yogyakarta, MTs
Negeri 9 Bantul berperan serta untuk mensukseskan melalui pengembangan muatan lokal
melalui mata pelajaran Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa.
h. Potensi Lingkungan
Lingkungan madrasah yang cukup luas dan hijau memberikan rasa kenyamanan untuk
warga madrasah terutama belajar siswa. Potensi ini akan terus dikembangkan oleh madrasah
untuk menjadi madrasah yang hijau, sehat dan nyaman.
i. Kerjasama
Untuk meningkatkan kualitas madrasah, MTs Negeri 9 Bantul tidak mampu melaksanakan
sendiri. Untuk kepentingan tersebut, madrasah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak
sebagai mitra
16