Program 7K di SMA Negeri 2 Jorong
Program 7K di SMA Negeri 2 Jorong
Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat dan
KEINDAHAN) ini tepat pada waktunya. Program ini merupakan salah satu tugas Kepala Sekolah.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut membantu dalam pembuatan program
ini, sehingga akhirnya program ini dapat terselesaikan. Penulis menyadari “tidak ada gading yang tak
retak’’ penulis mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam pembuatan program ini. Semoga program
ini dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan kita semua. Penulis juga mohon kritik dan saran
dari pembaca demi kesempurnaan program ditahun mendatang. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa
Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN
Untuk mengembangkan sekolah yang bermutu (berkualitas) dibutuhkan adanya lingkungan dan
budaya sekolah yang kondusif, dinamis dan demokratis. Dalam rangka ke arah itu, beberapa hal yang
dapat dikembangkan terkait dengan lingkungan dan budaya di sekolah, sebagai berikut.
1. Disiplin
Disiplin adalah sikap mental yang mengandung kerelaan memenuhi semua ketentuan,
peratiuran dan norma yang berlaku dalam menunaikan tugas dan tanggung jawab. Untuk itu
sangat penting diperhatikan agar tugas dan tanggung jawab dapat dilakukan dengan
sebaikbaiknya. Ada dua jenis dorongan yang mempengaruhi disiplin, yaitu : Dorongan yang
datang dari dalam diri manusia, yaitu pengetahuan, kesadaran dan kemauan untuk berbuat
disiplin. Dorongan yang datangnya dari luar yaitu perintah, larangan, pengawasan, pujian,
ancaman, hukuman dan ganjaran. Peningkatan disiplin atas dasar dorongan dari dalam diri
manusia dapat terlaksana, kalau menyadari dan menerima disiplin itu sebagai hal yang wajar
dalam kehidupan di manapun kita berada. Begitu pula rasa tanggung jawab dapat ditingkatkan
kalau orang dilibatkan sejak dari merencanakan kegiatan, sehingga merasa bahwa kegiatan itu
adalah miliknya. Dorongan yang datangnya dari luar, dalam batas-batas tertentu dapat menunjang
disiplin, tetapi dalam batas-batas tertentu pula dapat menjadi penghambat tegaknya disiplin. Oleh
karena itu, pemanfaatan dorongan dari luar tersebut hendaknya dipertimbangkan lebih dahulu
1) Seluruh warga sekolah dari kepala sekolah, guru, pegawai, dan siswa hadir dan pulang
pada waktunya.
menanamkan, membina dan meningkatkan penghayatan serta pengamalan nilai luhur dan cita-
cita bangsa Indonesia. Disamping itu pelaksanaan upacara bendera ini juga sangat penting dalam
hal mewujudkan disiplin, ketertiban, rasa cinta tanah air serta sebagai sarana untuk
menyampaikan informasi yang sifatnya menyeluruh kepada aparat sekolah atau warga sekolah.
Upacara bendera ini wajib diikuti oleh seluruh komponen manusiawi sekolah, dan diusahakan
untuk dapat dilaksanakan setiap hari Senin jam 07.00 di lapangan sekolah. Pembina dan petugas
upacara diatur sedemikian rupa, sehingga setiap guru serta siswa dapat ikut ambil bagian dalam
kegiatan ini. Sarana upacara serta pengaturan jalannya upacara agar betul-betul dapat mencapai
tujuan seperti yang disebutkan di atas diatur oleh urusan kesiswaan, guru piket dan pengurus
OSIS.
jalur informasi dan komunikasi, diatur dan disiapkan waktunya secara terjadwal. Jalur informasi
dan komunikasi yang paling umum dikenal adalah rapat kerja/dinas (rapat rutin, rapat berkala,
rapat koordinasi dan lain-lainnya), baik yang berhubungan dengan tenaga pendidik dan tenaga
kependidikan maupun yang berkaitan dengan masyarakat (hubungan masyarakat). Untuk dapat
memberikan gambaran transparansi dan kuntabilitas yang dilakukan oleh sekolah melalui
warga sekolah dan masyarakat. Semua kegiatan di atas, hendaknya dikemas dengan cara sebaik-
kelengkapan administrasi penyelenggaraan kegiatan, sehingga kegiatan terarsip dengan baik dan
Senam pagi dan club olah raga merupakan kegiatan sekolah untuk meningkatkan
kesegaran jasmani dan rohani yang dibutuhkan manusia sepanjang hidupnya. Selain itu dengan
senam pagi dan kegiatan olah raga lainnya dapat dikembangkan rasa syukur kepada Allah, rasa
etetika melalui gerakan senam dan kegemaran berolahraga. Pembudayaan senam pagi/olahraga di
sekolah sangat besar pengaruhnya bagi usaha mengolah ragakan masyarakat dan
memasyarakatkan olah raga. Dengan berolah raga/senam pagi diharapkan seluruh warga sekolah
sehat jasmani dan rohani, sehingga pelaksanaan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab
4. Pelaksanaan 7 K
a. Keimanan, yaitu wujud dari rasa syukur kepada Allah dengan menjalankan perintah dan
kepada warga sekolah untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan ajaran agama yang
dianutnya (Islam).
b. Keamanan yaitu rasa aman dan tenteram, bebas dari rasa takut, baik lahir maupun bathin
diusahakan dengan jalan : Usaha penanggulangan gangguan keamanan dari luar dengan
membuat pagar keliling, pembentukan dan peningkatan kerja guru piket, pengadaan
petugas satpam dan jaga malam serta peraturan tamu yang tegas. Usaha penanggulangan
gangguan keamanan dari dalam dengan jalan mencegah sedini mungkin gejala perkelahian
di antara siswa melalui bimbingan fisik oleh guru, anjuran untuk ikut menjaga keamanan
sekolah dengan pembagian tugas dan tanggung jawab kepada regu piket yang dilakukan
oleh siswa. Disamping itu juga dengan menugaskan guru piket dan satpam untuk
mengawasi tamu atau orang-orang yang masuk lingkungan sekolah tanpa kepentingan
c. Kebersihan adalah wujud dari bersih jasmani dan rohani serta merupakan syarat untuk
kesehatan fisik dan mental spiritual. Pelaksanaan kebersihan di sekolah adalah dengan
anjuran agar semua pihak baik guru, pegawai maupun siswa untuk selalu mengadakan
kelas, ruang perpustakaan, ruang laboratorium, ruang guru dan TU, ruang kepala sekolah
serta halaman kelas, kantor dan halaman sekolah secara umum. Pelaksanaan kebersihan
juga bisa dilakukan melalui gerakan massal kebersihan pada tiap hari Jum’at atau Sabtu
(Jum’at atau Sabtu Bersih)selesai kegiatan senam pagi, dan diupayakan melalui lomba
kebersihan antar kelas yang dilakukan pada musim hujan dan tiap akhir semester (pada
keseimbangan dalam tata letak, tata hidup dan tata pergaulan. Ketertiban ini dapat
terlaksana dengan baik dengan memperhatikan kehadiran guru, pegawai dan siswa
sekolah. Disamping itu juga terlihat dari ketepatan melakukan kewajiban seperti
membayar iuran/sumbangan (jika ada) dan pelaksanaan pembelajaran (PBM) oleh guru
pada setiap hari kerja. Untuk mengupayakan ketertiban, maka akan ditempuh dengan
cara monitoring dan evaluasi, serta dengan melakukan operasi ketertiban siswa. Operasi
ketertiban siswa dimaksudkan untuk mencegah tindakan, perilaku dan perbuatan siswa
e. Keindahan, adalah perpaduan unsur alami ciptaan Allah yang menimbulkan rasa estetika
dengan tanamantanaman yang tidak mahal, namun serasi baik bentuk maupun jenisnya.
perlengkapan, dengan dibantu setiap dua kali dalam tahun pelajaran oleh seluruh warga
sekolah dalam kegiatan “Kemah Terpadu” dan “Kemah Bakti Pramuka”, yang
f. Kekeluargaan adalah wujud kehidupan yang dijiwai oleh tenggang rasa dan gotong
royong dalam mewujudkan saling asih, saling asah dan saling asuh dalam masyarakat
sekolah. Hal ini dilaksanakan dengan tetap membina hubungan yang baik antara
sekolah dan komite [Link], guru – murid, guru dengan pegawai TU dan
instansi lain. Disamping itu akan diupayakan melalui “Temu Keakraban Warga
Sekolah” yang dilaksanakan satu kali dalam tahun pelajaran, yaitu pada akhir tahun
melalui pertemuan yang dilaksanakan oleh Unit Kersejahteraan dan Darma Wanita
sekolah.
g. Kerindangan, adalah suasana teduh yang diakibatkan oleh adanya tumbuhan baik berupa
dengan sifat-sifat tidak mudah sempal, tidak banyak daun yang gugur serta
bahkan mutelak dalam mewujudkan sekolah sebagai pusat kebudayaan dan kehidupan
warga sekolah yaitu, pesuruh dan karyawan (pegawai), guru dan siswa secara terpadu di
bawah koordinasi urusan kesiswaan dan sarana prasarana (perlengkapan) sebagai mana
Menciptakan kondisi belajar yang nyaman bagi siswa menjadikan tujuan dari setiap sekolah pada
umumnya, karena dengan kondisi yang nyaman tersebut memudahkan siswa menerima ilmu pengetahuan
dengan baik dan mendorong siswa untuk berkompetisi dan berprestasi. Atas dasar inilah maka SMAN 2
Jorong mulai awal tahun ajaran 2023-2024 telah Membentuk Pokja K7 diantaranya
Citra, [Link]
Program 7 K ini sebagai salah satu cara membentuk karakter dan kepribadian siswa apabila dapat
diterapkan dengan baik, karena telah mencakup beberapa aspek yang mampu manciptakan siswa-siswa
unggul dalam budi pekerti dan prestasi akademik. Dimulai dengan Keimanan ( rasa percaya kepada tuhan
yang maha esa akan menciptakan perilaku yang sesuai dengan kaidah agama baik dan buruk, taat aturan
dll ). Keamanan ( Rasa aman merupakan landasan utama dalam menjalankan semua aktivitas terutama
belajar, dengan adanya jaminan keamanan ini akan memperlancar proses kegiatan belajar mengajar dan
bisa meminimalkan gangguan ). Kebersihan ( Menjaga kebersihan baik kebersihan diri sendiri, ruang
kelas, lingkungan di sekitar sekolah sangatlah perlu dilakukan, dengan kebersihan ini diharapkan dapat
( menciptakan pola pikir dan perspektif siswa tentang kerapian agar tercipta keselarasan dalam
lingkungan sekolah ). Keindahan ( Menciptakan lingkungan belajar yang indah dan menarik akan mampu
meningkatkan rasa kecintaan kepada seni dan nyaman berada di sekolah seperti bagaimana kita menghias
kelas, lingkungan sekolah serta tidak melakukan pencorat-coretan dinding, bangku dll). Kekeluargaan
( kekeluargaan yang dijalin selama kegiatan belajar mengajar diharapkan mampu meningkatkan rasa
simpati dan empaty bagi semua pihak sehingga akan terbentuk rasa memiliki dan kecintaan kepada
pemanasan global yang tengah mengancam bumi kita ini, sehingga sekecil kontribusi kita untuk
mempertahankan bumi ini sangat diperlukan ). Dengan adanya sosialisasi terhadap program sekolah 7K
ini diharapkan akam mampu membantu dalam pembentukan pribadi-pribadi yang unggul dan memiliki
karakter yang kuat dari sekolah. Mari kita dukung program 7K dengan saling mengingatkan dan
BAB III
7 K meliputi :
1. KEIMANAN
2. KEBERSIHAN
3. KEAMANAN
4. KEKELUARGAAN
5. KERINDANGAN
6. KERAPIHAN
7. KEINDAHAN.
Bagimana Penerapannya ?
1. Keimanan.
d) Pelaksanannya adalah : merayakan hari keagamaan bersama di sekolah misalnya korban, hari
raya idul fitri, mendirikan pengajian rutin, mejelis taklim untuk kajian agama di sekolah.
2. Kebersihan.
a) Bersih, adalah tempat atau lingkungan , bebas dari sampah, debu, sehingga nampak sedap
dipandang.
b) Kebersihan merupakan modal utama kesehatan, kebersihan merupakan sebagian dari iman
seseorang.
c) Kebersihan meliputi : bersih tempat tinggal, tempat belajar/ kelas, sekolah/ lingkungan sekolah,
d) Pelaksannannya meliputi : mulai dari dari diri kita, menciptakan kebersihan dalam kelas,
lingkungan kelas, halaman sekolah/ lingkungan sekolah,membuang sampah pada tempatnya jika
habis jajan, tidak mencoret-coret bangku/ meja, dinding kelas/ sekolah dengan tip-ex, spidol.
3. Keamanan.
c) Aman, meliputi : aman dalam lingkungan belajar, bekerja, maupun mengeluarkan pendapat.
d) Dalam pelaksanaannya meliputi : kita mulai pada diri kita sendiri, saling menjaga,menghindari
konflik antar teman, berani membela hak dan kebenaran, menciptakan susasana aman di sekolah./
lingkungan sekolah.
4. Kekeluargaan.
a) Kekeluargaan, adalah hubungan yang erat antar orang-orang dalam rumah, kelas, sekolah/ OSIS,
b) Kekeluargaan merupakan dasar dasar persatuan, modal utama dalam masyarakat/ lingkungan
untuk ketentaraman, bahkan modal majunya [Link] bisa tercapai manakala tidak
ada rasa curiga, saling percaya, saling menghargai,kerja sama dan rukun.
c) Pelaksanaannya adalah : kita harus saling menghargai, mengayomi, tidak mencari selamat diri
5. Kerindangan.
a) Rindang atau sejuk, adalah lingkungan yang mempunyai sisrkulasi udara yang baik, dengan
bermanfaat, taman depan kelas dengan berbagai tamanan bunga, rajin menyiangi dan menyirami
6. Kerapihan.
a) Rapi, adalah suasana harmonis dalam dalam diri kita,keluarga , sekolah, kantor, atau lingkungan
sekitar.
b) Pelaksaannya, adalah : rapih dari cara kita berpakaian, memakai seragam sekolah sesuai dengan
aturan yang ditetapkan, menata ruang kelas dengan baik misalnya jadwal piket, gambar pahawan,
7. Keindahan.
a) Indah adalah suasana asri enak di pandang mata yang menyangkut lingkungan sekolah kita.
c) Pelaksaannya adalah : dengan menciptakan rasa aman, suasana bersih, iman, kebersamaan,
d) Dengan terciptanya 7 K, kita akan merasa betah dan nyaman disekolah tempat kita belajar dan
bekerja.
BERKARAKTER BANGSA
a. Membudayakan : Senyum, salam, sapa, sopan, dan santun dilingkungansekolah, rumah, dan
masyarakat
b. Budaya berdoa sebelum dan sesudah belajar
c. Budaya tadarusan selama 15 menit sebelum belajar dimulai
d. Budaya sholat berjamaah zuhur
LINGKUNGAN SEHAT
a. Mengembangkan budaya operasi semut pengambilan sampah mulai masuk lingkungan sekolah
b. Melaksanakan budaya membuang sampah pada tempat yang telah ditentukan sesuai jenis sampah
(plastik, kertas, daun)
c. Membudayakan cuci tangan sebelum dan sesudah belajar yang sudah disiapkan pada
ruang belajar
d. Membudayakan penggunaan kamar kecil dalam keadaan bersih sebelum dan sesudah digunakan
LINGKUNGAN ADIWIYATA
a. Melaksanakan penghijauan di lingkungan sekolah (berkebun dan bertaman)
b. Melaksanakan pembuatan apotik hidup
c. Melaksanakan pembuatan pupuk kompos sendiri untuk penghijauan disekolah
RAMAH SOSIAL
a. Melaksanakan pelayanan prima
b. Memperhatikan dan memberikan beasiswa bagi anak kurang mampu
c. Melaksanakan kunjungan rumah bagi warga sekolah (peserta didik, guru, dan pegawai) yang
melaksanakan hajatan, atau mendapat musibah
2 KEBERSIHAN
3 KEKELUARGAAN
4 KEINDAHAN
Setiap tahun ajaran baru (Siswa
Siswa diwajibkan membuat baru) disuruh membawa tanaman,
taman kelas sapu lidi, dan tanah hitam
Siswa diwajibkan Setiap tahun diwajibkan menata
melengkapi alat-alat yang tanaman di depan kelas
dibutuhkan kelas Setiap tahun diwajibkan menata
Siswa diwajibkan menata ruangan, memasang hordeng,
ruang kelas gambar presiden, dan wapres,
pancasila, dsb.
5 KETERTIBAN
6 KERAPIHAN
Siswa diwajibkan
Jika siswa melanggar
memasukkan baju ke dalam
diberikan sanksi atau
celana atau rok yang dipakai Setiap masuk siswa diperiksa oleh
disita barang yang
Siswa diwajibkan memakai guru
melanggar
ikat pinggang berwarna
Dilakukan secara
hitam dan tidak
berulang-ulang maka
menggunakan kepala yang
siswa akan diskor dan
terbuat dari besi
dipanggil orangtuanya.
Siswa diwajibkan memakai
kaor kaki putih
Siswa di larang memakai
jaket di lingkungan sekolah
7 KERINDANGAN
1. Teknis Perlombaan
Teknis Perlombaannya adalah sebagai berikut:
b) Setiap siswa dalam satu kelas wajib menjaga kelas sesuai kriteria 7 K yaitu, keamanan,
c) Setiap hari guru yang masuk ke setiap kelas memberikan penilaian kriteria 7K dengan
2. Teknis Penilaian
a) Penilaian didasarkan atas rubrik-rubrik penilaian dengan range nilai antara 1 – 4.
b) Hasil penilaian akan diakumulasikan diakhir bulan (Minggu ke empat akhir bulan)
c) Hasil akumulasi penilaian akan diumumkan pada dialog senin pagi awal bulan berikutnya
d) Kelas yang menang akan diberikan penghargaan berupa sertifikan Lomba 7K antar kelas
setiap edisinya.
e) Dengan adanya Lomba 7K antar kelas ini diharapkan dapat memndisiplinkan siswa dalam
1. Keamanan
2. Kebersihan ·
b) Sebelum memulai pelajaran papan masih kotor dan spidol belum terisi
c) Masih ditemukan sampah makanan atau sampah dalam bentuk apapun di kelas termasuk laci
bangku
3. Ketertiban
a. Setiap siswa di kelas menggunakan seragam yang benar dengan atribut yang lengkap
c. Siswa menitipkan kepada wali kelas di kantor segala jenis elektronik yang dibawa sebelum jam
ke-1
d. Kelas gaduh, terdapat siswa yang tidak patuh, dan terdapat siswa berkata kotor
e. Setiap siswa di kelas menggunakan seragam yang benar dengan atribut yang lengkap
4. Keindahan
b) Susunan aksesoris yang berada di kelas tidak teratur dan semrawut (tempelan nilai hasil
c) Tidak adanya penambahan vas bunga, atau bunga hidup baik di luar ataupun di dalam kelas.
d) Kelas kotor
e) Terdapat vas bunga, atau bunga hidup baik di luar ataupun di dalam kelas yang dirawat dengan
baik
5. Kerindangan
6. Kenyamanan
PENUTUP
Pelaksanaan 7 K di setiap sekolah penting untuk dilaksanakan, dan dapat diupayakan melalui
langkah-langkah sebagai berikut : 1) Keimanan dan Ketaqwaan, yaitu wujud dari rasa syukur kepada
Allah dengan menjalankan perintah dan larangan-Nya serta merupakan prasyarat bagi penciptaan
keharmonisan dalam kehidupan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan membimbing dan
memberikan kesempatan kepada warga sekolah untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan ajaran agama
yang dianutnya (Islam). 2) Keamanan dan Ketertiban, yaitu rasa aman dan tenteram, bebas dari rasa
takut, baik lahir maupun bathin diusahakan dengan jalan : Usaha penanggulangan gangguan keamanan
dari luar dengan membuat pagar keliling, pembentukan dan peningkatan kerja guru piket, pengadaan
petugas satpam dan jaga malam serta peraturan tamu yang tegas. Usaha penanggulangan gangguan
keamanan dari dalam dengan jalan mencegah sedini mungkin gejala perkelahian di antara siswa melalui
bimbingan fisik oleh guru, anjuran untuk ikut menjaga keamanan sekolah dengan pembagian tugas dan
tanggung jawab kepada regu piket yang dilakukan oleh siswa. Disamping itu juga dengan menugaskan
guru piket dan satpam untuk mengawasi tamu atau orang-orang yang masuk lingkungan sekolah tanpa
kepentingan yang jelas dengan peraturan tamu yang tegas. Ketertiban adalah keteraturan yang
menimbulkan keserasian, keselarasan dan keseimbangan dalam tata letak, tata hidup dan tata pergaulan.
Ketertiban ini dapat terlaksana dengan baik dengan memperhatikan kehadiran guru, pegawai dan siswa
sekolah. Disamping itu juga terlihat dari ketepatan melakukan kewajiban seperti membayar
iuran/sumbangan (jika ada) dan pelaksanaan pembelajaran (PBM) oleh guru pada setiap hari kerja. Untuk
mengupayakan ketertiban, maka akan ditempuh dengan cara monitoring dan evaluasi, serta dengan
melakukan operasi ketertiban siswa. Operasi ketertiban siswa dimaksudkan untuk mencegah tindakan,
perilaku dan perbuatan siswa yang mengarah kepada hal-hal yang negatif 3) Kebersihan adalah wujud
dari bersih jasmani dan rohani serta merupakan syarat untuk kesehatan fisik dan mental spiritual.
Pelaksanaan kebersihan di sekolah adalah dengan anjuran agar semua pihak baik guru, pegawai maupun
siswa untuk selalu mengadakan gerakan kebersihan baik kebersihan WC/kamar mandi, kantin/koperasi
sekolah, ruang kelas, ruang perpustakaan, ruang laboratorium, ruang guru dan TU, ruang kepala sekolah
serta halaman kelas, kantor dan halaman sekolah secara umum. Pelaksanaan kebersihan juga bisa
dilakukan melalui gerakan massal kebersihan pada tiap hari Jum’at atau Sabtu (Jum’at atau Sabtu
Bersih)selesai kegiatan senam pagi, dan diupayakan melalui lomba kebersihan antar kelas yang dilakukan
pada musim hujan dan tiap akhir semester (pada minggu sebelum/menjelang pembagian raport). 4).
Kerapian, Adalah Apik penampilan fisik yang tampak dari siswa baik dari segi kesehatan, pakaian dan
peralatan yang di pakainya. Kerapian tata rambut, baju seragam, lingkungan kelas akan menimbulkan
efek positif pada siswa dan sekolah. 5) Keindahan, Adalah perpaduan unsur alami ciptaan Allah yang
menimbulkan rasa estetika dalam kehidupan. Pelaksanaannya di sekolah adalah dengan menata halaman
sekolah dengan tanaman-tanaman yang tidak mahal, namun serasi baik bentuk maupun jenisnya.
Penataan dan pemeliharannya dikoordinasikan oleh urusan kesiswaan dan perlengkapan, dengan dibantu
setiap dua kali dalam tahun pelajaran oleh seluruh warga sekolah dalam kegiatan “Kemah Terpadu” dan
“Kemah Bakti Pramuka”, yang pelaksanaannya pada akhir setiap semester. 6) Kekeluargaan adalah
wujud kehidupan yang dijiwai oleh tenggang rasa dan gotong royong dalam mewujudkan saling asih,
saling asah dan saling asuh dalam masyarakat sekolah. Hal ini dilaksanakan dengan tetap membina
hubungan yang baik antara sekolah dan komite [Link], guru – murid, guru dengan pegawai
TU dan instansi lain. Disamping itu akan diupayakan melalui “Temu Keakraban Warga Sekolah” yang
dilaksanakan satu kali dalam tahun pelajaran, yaitu pada akhir tahun pelajaran, dan dilaksanakan
(berlokasi) di objek-objek wisata atau tempat-tempat yang menarik di sekitar wilayah kecamatan
Jerowaru. Dilakukan pula melalui pertemuan yang dilaksanakan oleh Unit Kersejahteraan dan Darma
Wanita sekolah. 7) Kerindangan, adalah suasana teduh yang diakibatkan oleh adanya tumbuhan baik
berupa pohon, perdu, semak maupun tanaman memanjat/merambat yang ditata sebagai pelindung yang
serasi di sekolah. Pelaksanaannya di sekolah hendaknya diupayakan dengan memilih pohon-pohon dan
tanaman lain yang ditanam di lingkungan sekolah dengan sifat-sifat tidak mudah sempal, tidak banyak
daun yang gugur serta perakarannya tidak mengganggu pondasi bangunan sekolah. Bertitik tolak kepada
pengertian dari masing-masing K tersebut di atas, maka pelaksanaannya sangat penting bahkan mutelak
dalam mewujudkan sekolah sebagai pusat kebudayaan dan kehidupan masyarakat bernuansa pendidikan.
Pengelolaan 7 K di sekolah harus melibatkan seluruh warga sekolah yaitu, pesuruh dan karyawan
(pegawai), guru dan siswa secara terpadu di bawah koordinasi urusan kesiswaan dan sarana prasarana
(perlengkapan) sebagai mana tercantum dalam struktur organisasi sekolah.
Jorong, September
2023
PROGRAM 7 K
NO Barang Jumlah
1 Kompos 20 Karung
2 Pohon Tabebuya 10 Batang
3 Pohon Berbuah 20 Batang
4 Alat Habsyi 1 Paket
5 Sarung 5 Lembar
6 Bak Sampah Organik 6 Buah
7 Bak Sampah Non Organik 6 Buah