0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
82 tayangan20 halaman

Program 7K di SMA Negeri 2 Jorong

Program 7K SMA Negeri 2 Jorong tahun pelajaran 2023/2024 membahas tentang tujuh aspek penting yang perlu dikembangkan di sekolah, yaitu keimanan, keamanan, kebersihan, ketertiban, kekeluargaan, kerindangan, dan keindahan. Pelaksanaan 7K ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif bagi proses pembelajaran.

Diunggah oleh

apriliaputeri1
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
82 tayangan20 halaman

Program 7K di SMA Negeri 2 Jorong

Program 7K SMA Negeri 2 Jorong tahun pelajaran 2023/2024 membahas tentang tujuh aspek penting yang perlu dikembangkan di sekolah, yaitu keimanan, keamanan, kebersihan, ketertiban, kekeluargaan, kerindangan, dan keindahan. Pelaksanaan 7K ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif bagi proses pembelajaran.

Diunggah oleh

apriliaputeri1
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM 7 K

SMA NEGERI 2 JORONG

TAHUN PELAJARAN 2023/2024


KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat dan

karunia_Nya serta kesempatan sehingga penulis dapat menyelesaikan Program 7K (KEIMANAN,

KEBERSIHAN, KEAMANAN, KEKELUARGA AN, KERINDANGAN, KERAPIHAN,

KEINDAHAN) ini tepat pada waktunya. Program ini merupakan salah satu tugas Kepala Sekolah.

Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut membantu dalam pembuatan program

ini, sehingga akhirnya program ini dapat terselesaikan. Penulis menyadari “tidak ada gading yang tak

retak’’ penulis mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam pembuatan program ini. Semoga program

ini dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan kita semua. Penulis juga mohon kritik dan saran

dari pembaca demi kesempurnaan program ditahun mendatang. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa

meridhoi upaya-upaya kita dalam meningkatkan mutu pendidikan. Aamiin

Jorong, September 2023

Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN

Untuk mengembangkan sekolah yang bermutu (berkualitas) dibutuhkan adanya lingkungan dan

budaya sekolah yang kondusif, dinamis dan demokratis. Dalam rangka ke arah itu, beberapa hal yang

dapat dikembangkan terkait dengan lingkungan dan budaya di sekolah, sebagai berikut.

1. Disiplin

Disiplin adalah sikap mental yang mengandung kerelaan memenuhi semua ketentuan,

peratiuran dan norma yang berlaku dalam menunaikan tugas dan tanggung jawab. Untuk itu

sangat penting diperhatikan agar tugas dan tanggung jawab dapat dilakukan dengan

sebaikbaiknya. Ada dua jenis dorongan yang mempengaruhi disiplin, yaitu : Dorongan yang

datang dari dalam diri manusia, yaitu pengetahuan, kesadaran dan kemauan untuk berbuat

disiplin. Dorongan yang datangnya dari luar yaitu perintah, larangan, pengawasan, pujian,

ancaman, hukuman dan ganjaran. Peningkatan disiplin atas dasar dorongan dari dalam diri

manusia dapat terlaksana, kalau menyadari dan menerima disiplin itu sebagai hal yang wajar

dalam kehidupan di manapun kita berada. Begitu pula rasa tanggung jawab dapat ditingkatkan

kalau orang dilibatkan sejak dari merencanakan kegiatan, sehingga merasa bahwa kegiatan itu

adalah miliknya. Dorongan yang datangnya dari luar, dalam batas-batas tertentu dapat menunjang

disiplin, tetapi dalam batas-batas tertentu pula dapat menjadi penghambat tegaknya disiplin. Oleh

karena itu, pemanfaatan dorongan dari luar tersebut hendaknya dipertimbangkan lebih dahulu

secara matang. Terwujudnya disiplin di sekolah secara nyata terlihat apabila :

1) Seluruh warga sekolah dari kepala sekolah, guru, pegawai, dan siswa hadir dan pulang

pada waktunya.

2) Mengikuti keseluruhan program sekolah yang diperuntukkan baginya.

3) Meningkatkan disiplin dirinya di dalam dan di luar sekolah.

4) Memakai seragam sekolah menurut ketentuan yang berlaku.

5) Mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk menerima pelajaran bagi siswa, mengajar

bagi guru, melaksanakan tugas-tugas bagi kepala sekolah dan pegawai.

6) Mematuhi dan melaksanakan semua peraturan yang berlaku baginya.


2. Upacara Bendera

Upacara bendera merupakan kegiatan sekolah yang wajib dilaksanakan untuk

menanamkan, membina dan meningkatkan penghayatan serta pengamalan nilai luhur dan cita-

cita bangsa Indonesia. Disamping itu pelaksanaan upacara bendera ini juga sangat penting dalam

hal mewujudkan disiplin, ketertiban, rasa cinta tanah air serta sebagai sarana untuk

menyampaikan informasi yang sifatnya menyeluruh kepada aparat sekolah atau warga sekolah.

Upacara bendera ini wajib diikuti oleh seluruh komponen manusiawi sekolah, dan diusahakan

untuk dapat dilaksanakan setiap hari Senin jam 07.00 di lapangan sekolah. Pembina dan petugas

upacara diatur sedemikian rupa, sehingga setiap guru serta siswa dapat ikut ambil bagian dalam

kegiatan ini. Sarana upacara serta pengaturan jalannya upacara agar betul-betul dapat mencapai

tujuan seperti yang disebutkan di atas diatur oleh urusan kesiswaan, guru piket dan pengurus

OSIS.

2. Jalur Informasi dan Komunikasi

Untuk kepentingan koordinasi dan fungsionalisasi organisasi, sekolah harus memiliki

jalur informasi dan komunikasi, diatur dan disiapkan waktunya secara terjadwal. Jalur informasi

dan komunikasi yang paling umum dikenal adalah rapat kerja/dinas (rapat rutin, rapat berkala,

rapat koordinasi dan lain-lainnya), baik yang berhubungan dengan tenaga pendidik dan tenaga

kependidikan maupun yang berkaitan dengan masyarakat (hubungan masyarakat). Untuk dapat

memberikan gambaran transparansi dan kuntabilitas yang dilakukan oleh sekolah melalui

program-program kerjanya, hendaknya sekolah memiliki sistem informasi manajemen (SIM),

dan membiasakan membuat pengumuman-pengumuman yang penting untuk diketahui oleh

warga sekolah dan masyarakat. Semua kegiatan di atas, hendaknya dikemas dengan cara sebaik-

baiknya dalam pelaksanaannya dengan memperhatikan keefektifan dan keefesienannya.

Disamping itu juga mempedomani ketentuan/peraturan yang berlaku, dan memperhatikan

kelengkapan administrasi penyelenggaraan kegiatan, sehingga kegiatan terarsip dengan baik dan

tidak menimbulkan persoalan-persoalan yang tidak diinginkan.

3. Senam Pagi dan Club Olahraga

Senam pagi dan club olah raga merupakan kegiatan sekolah untuk meningkatkan

kesegaran jasmani dan rohani yang dibutuhkan manusia sepanjang hidupnya. Selain itu dengan

senam pagi dan kegiatan olah raga lainnya dapat dikembangkan rasa syukur kepada Allah, rasa

etetika melalui gerakan senam dan kegemaran berolahraga. Pembudayaan senam pagi/olahraga di
sekolah sangat besar pengaruhnya bagi usaha mengolah ragakan masyarakat dan

memasyarakatkan olah raga. Dengan berolah raga/senam pagi diharapkan seluruh warga sekolah

sehat jasmani dan rohani, sehingga pelaksanaan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab

masing-masing dapat diselesaikan sebagaimana mestinya.

4. Pelaksanaan 7 K

Pelaksanaan 7 K di setiap sekolah penting untuk dilaksanakan, dan dapat diupayakan

melalui langkah-langkah sebagai berikut :

a. Keimanan, yaitu wujud dari rasa syukur kepada Allah dengan menjalankan perintah dan

larangan-Nya serta merupakan prasyarat bagi penciptaan keharmonisan dalam kehidupan.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan membimbing dan memberikan kesempatan

kepada warga sekolah untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan ajaran agama yang

dianutnya (Islam).

b. Keamanan yaitu rasa aman dan tenteram, bebas dari rasa takut, baik lahir maupun bathin

diusahakan dengan jalan : Usaha penanggulangan gangguan keamanan dari luar dengan

membuat pagar keliling, pembentukan dan peningkatan kerja guru piket, pengadaan

petugas satpam dan jaga malam serta peraturan tamu yang tegas. Usaha penanggulangan

gangguan keamanan dari dalam dengan jalan mencegah sedini mungkin gejala perkelahian

di antara siswa melalui bimbingan fisik oleh guru, anjuran untuk ikut menjaga keamanan

sekolah dengan pembagian tugas dan tanggung jawab kepada regu piket yang dilakukan

oleh siswa. Disamping itu juga dengan menugaskan guru piket dan satpam untuk

mengawasi tamu atau orang-orang yang masuk lingkungan sekolah tanpa kepentingan

yang jelas dengan peraturan tamu yang tegas.

c. Kebersihan adalah wujud dari bersih jasmani dan rohani serta merupakan syarat untuk

kesehatan fisik dan mental spiritual. Pelaksanaan kebersihan di sekolah adalah dengan

anjuran agar semua pihak baik guru, pegawai maupun siswa untuk selalu mengadakan

gerakan kebersihan baik kebersihan WC/kamar mandi, kantin/koperasi sekolah, ruang

kelas, ruang perpustakaan, ruang laboratorium, ruang guru dan TU, ruang kepala sekolah

serta halaman kelas, kantor dan halaman sekolah secara umum. Pelaksanaan kebersihan

juga bisa dilakukan melalui gerakan massal kebersihan pada tiap hari Jum’at atau Sabtu

(Jum’at atau Sabtu Bersih)selesai kegiatan senam pagi, dan diupayakan melalui lomba
kebersihan antar kelas yang dilakukan pada musim hujan dan tiap akhir semester (pada

minggu sebelum/menjelang pembagian raport).

d. Ketertiban adalah keteraturan yang menimbulkan keserasian, keselarasan dan

keseimbangan dalam tata letak, tata hidup dan tata pergaulan. Ketertiban ini dapat

terlaksana dengan baik dengan memperhatikan kehadiran guru, pegawai dan siswa

sekolah. Disamping itu juga terlihat dari ketepatan melakukan kewajiban seperti

membayar iuran/sumbangan (jika ada) dan pelaksanaan pembelajaran (PBM) oleh guru

pada setiap hari kerja. Untuk mengupayakan ketertiban, maka akan ditempuh dengan

cara monitoring dan evaluasi, serta dengan melakukan operasi ketertiban siswa. Operasi

ketertiban siswa dimaksudkan untuk mencegah tindakan, perilaku dan perbuatan siswa

yang mengarah kepada hal-hal yang negatif.

e. Keindahan, adalah perpaduan unsur alami ciptaan Allah yang menimbulkan rasa estetika

dalam kehidupan. Pelaksanaannya di sekolah adalah dengan menata halaman sekolah

dengan tanamantanaman yang tidak mahal, namun serasi baik bentuk maupun jenisnya.

Penataan dan pemeliharannya dikoordinasikan oleh urusan kesiswaan dan

perlengkapan, dengan dibantu setiap dua kali dalam tahun pelajaran oleh seluruh warga

sekolah dalam kegiatan “Kemah Terpadu” dan “Kemah Bakti Pramuka”, yang

pelaksanaannya pada akhir setiap semester.

f. Kekeluargaan adalah wujud kehidupan yang dijiwai oleh tenggang rasa dan gotong

royong dalam mewujudkan saling asih, saling asah dan saling asuh dalam masyarakat

sekolah. Hal ini dilaksanakan dengan tetap membina hubungan yang baik antara

sekolah dan komite [Link], guru – murid, guru dengan pegawai TU dan

instansi lain. Disamping itu akan diupayakan melalui “Temu Keakraban Warga

Sekolah” yang dilaksanakan satu kali dalam tahun pelajaran, yaitu pada akhir tahun

pelajaran, dan dilaksanakan (berlokasi) di objek-objek wisata atau tempat-tempat yang

menarik di luarwilayah kabupaten Kuningan (missal: Pangandaran). Dilakukan pula

melalui pertemuan yang dilaksanakan oleh Unit Kersejahteraan dan Darma Wanita

sekolah.

g. Kerindangan, adalah suasana teduh yang diakibatkan oleh adanya tumbuhan baik berupa

pohon, perdu, semak maupun tanaman memanjat/merambat yang ditata sebagai

pelindung yang serasi di sekolah. Pelaksanaannya di sekolah hendaknya diupayakan


dengan memilih pohon-pohon dan tanaman lain yang ditanam di lingkungan sekolah

dengan sifat-sifat tidak mudah sempal, tidak banyak daun yang gugur serta

perakarannya tidak mengganggu pondasi bangunan sekolah. Bertitik tolak kepada

pengertian dari masing-masing K tersebut di atas, maka pelaksanaannya sangat penting

bahkan mutelak dalam mewujudkan sekolah sebagai pusat kebudayaan dan kehidupan

masyarakat bernuansa pendidikan. Pengelolaan 7 K di sekolah harus melibatkan seluruh

warga sekolah yaitu, pesuruh dan karyawan (pegawai), guru dan siswa secara terpadu di

bawah koordinasi urusan kesiswaan dan sarana prasarana (perlengkapan) sebagai mana

tercantum dalam struktur organisasi sekolah.


BAB II
IDENTIFIKASI DAN ANALISIS HASIL

Menciptakan kondisi belajar yang nyaman bagi siswa menjadikan tujuan dari setiap sekolah pada

umumnya, karena dengan kondisi yang nyaman tersebut memudahkan siswa menerima ilmu pengetahuan

dengan baik dan mendorong siswa untuk berkompetisi dan berprestasi. Atas dasar inilah maka SMAN 2

Jorong mulai awal tahun ajaran 2023-2024 telah Membentuk Pokja K7 diantaranya

Pembina : Sukaji, [Link], M.S

NIP. 19700106 200012 1 003

Ketua : Agus Riyadi, [Link].

NIP3K. 19810608 20222 1 003

Anggota : Kisminor Ramadhani, [Link]

Ami Aulia, [Link]

Citra, [Link]

Rezeki Apriliana Puteri, [Link]

Program 7 K ini sebagai salah satu cara membentuk karakter dan kepribadian siswa apabila dapat

diterapkan dengan baik, karena telah mencakup beberapa aspek yang mampu manciptakan siswa-siswa

unggul dalam budi pekerti dan prestasi akademik. Dimulai dengan Keimanan ( rasa percaya kepada tuhan

yang maha esa akan menciptakan perilaku yang sesuai dengan kaidah agama baik dan buruk, taat aturan

dll ). Keamanan ( Rasa aman merupakan landasan utama dalam menjalankan semua aktivitas terutama

belajar, dengan adanya jaminan keamanan ini akan memperlancar proses kegiatan belajar mengajar dan

bisa meminimalkan gangguan ). Kebersihan ( Menjaga kebersihan baik kebersihan diri sendiri, ruang

kelas, lingkungan di sekitar sekolah sangatlah perlu dilakukan, dengan kebersihan ini diharapkan dapat

menciptakan keindahan dan mengurangi ketidaknyamanan dalam belajar mengajar). Kerapian

( menciptakan pola pikir dan perspektif siswa tentang kerapian agar tercipta keselarasan dalam

lingkungan sekolah ). Keindahan ( Menciptakan lingkungan belajar yang indah dan menarik akan mampu

meningkatkan rasa kecintaan kepada seni dan nyaman berada di sekolah seperti bagaimana kita menghias
kelas, lingkungan sekolah serta tidak melakukan pencorat-coretan dinding, bangku dll). Kekeluargaan

( kekeluargaan yang dijalin selama kegiatan belajar mengajar diharapkan mampu meningkatkan rasa

simpati dan empaty bagi semua pihak sehingga akan terbentuk rasa memiliki dan kecintaan kepada

almamater). Kerindangan ( Penghijauan di lingkungan sekolah menjadi syarat utama mengurangi

pemanasan global yang tengah mengancam bumi kita ini, sehingga sekecil kontribusi kita untuk

mempertahankan bumi ini sangat diperlukan ). Dengan adanya sosialisasi terhadap program sekolah 7K

ini diharapkan akam mampu membantu dalam pembentukan pribadi-pribadi yang unggul dan memiliki

karakter yang kuat dari sekolah. Mari kita dukung program 7K dengan saling mengingatkan dan

memberikan contoh kepada siswa semua aga

BAB III

PROGRAM 7K SMAN 2 JORONG

TAHUN PELAJARAN 2023/2024

A. 7 K DALAM PELAKSANAAN SEHARI-HARI.


Apa itu 7 K ?

7 K meliputi :

1. KEIMANAN

2. KEBERSIHAN

3. KEAMANAN

4. KEKELUARGAAN

5. KERINDANGAN

6. KERAPIHAN

7. KEINDAHAN.

Bagimana Penerapannya ?

1. Keimanan.

a) Iman, adalah kita percaya Allah SWT ada.

b) Biasanya Iman dimanifestasikan dalam ibadah.

c) Iman merupakan landasan penting dalam belajar, dan bekerja.

d) Pelaksanannya adalah : merayakan hari keagamaan bersama di sekolah misalnya korban, hari

raya idul fitri, mendirikan pengajian rutin, mejelis taklim untuk kajian agama di sekolah.
2. Kebersihan.

a) Bersih, adalah tempat atau lingkungan , bebas dari sampah, debu, sehingga nampak sedap

dipandang.

b) Kebersihan merupakan modal utama kesehatan, kebersihan merupakan sebagian dari iman

seseorang.

c) Kebersihan meliputi : bersih tempat tinggal, tempat belajar/ kelas, sekolah/ lingkungan sekolah,

tempat ibadah, tempat bekerja.

d) Pelaksannannya meliputi : mulai dari dari diri kita, menciptakan kebersihan dalam kelas,

lingkungan kelas, halaman sekolah/ lingkungan sekolah,membuang sampah pada tempatnya jika

habis jajan, tidak mencoret-coret bangku/ meja, dinding kelas/ sekolah dengan tip-ex, spidol.

3. Keamanan.

a) Aman , adalah bebas dari gangguan seseorang/ sekelompok orang/lingkungan.

b) Aman, adalah hak mendasar yang harus dimiliki manusia.

c) Aman, meliputi : aman dalam lingkungan belajar, bekerja, maupun mengeluarkan pendapat.

d) Dalam pelaksanaannya meliputi : kita mulai pada diri kita sendiri, saling menjaga,menghindari

konflik antar teman, berani membela hak dan kebenaran, menciptakan susasana aman di sekolah./

lingkungan sekolah.

4. Kekeluargaan.

a) Kekeluargaan, adalah hubungan yang erat antar orang-orang dalam rumah, kelas, sekolah/ OSIS,

kantor/ tempat bekerja, dan masyarakat.

b) Kekeluargaan merupakan dasar dasar persatuan, modal utama dalam masyarakat/ lingkungan

untuk ketentaraman, bahkan modal majunya [Link] bisa tercapai manakala tidak

ada rasa curiga, saling percaya, saling menghargai,kerja sama dan rukun.

c) Pelaksanaannya adalah : kita harus saling menghargai, mengayomi, tidak mencari selamat diri

sendiri, menyenguk jika teman jika sakit, menolong sesama siswa.

5. Kerindangan.

a) Rindang atau sejuk, adalah lingkungan yang mempunyai sisrkulasi udara yang baik, dengan

adanya tanaman yang menyejukan, serta bebas dari polusi udara.

b) Pelaksanaanya adalah : menanami halaman / lingkungan sekolah dengan pepohonan yang

bermanfaat, taman depan kelas dengan berbagai tamanan bunga, rajin menyiangi dan menyirami

6. Kerapihan.
a) Rapi, adalah suasana harmonis dalam dalam diri kita,keluarga , sekolah, kantor, atau lingkungan

sekitar.

b) Pelaksaannya, adalah : rapih dari cara kita berpakaian, memakai seragam sekolah sesuai dengan

aturan yang ditetapkan, menata ruang kelas dengan baik misalnya jadwal piket, gambar pahawan,

presiden dan wkill presiden dan lambing negara.

7. Keindahan.

a) Indah adalah suasana asri enak di pandang mata yang menyangkut lingkungan sekolah kita.

b) Keindahan bisa tercapai manakala keamanan, kebersihan, keimanan, kekeluargaan, kerindangan

dan kerapihan tercapai.

c) Pelaksaannya adalah : dengan menciptakan rasa aman, suasana bersih, iman, kebersamaan,

kerindangan, dan penataan yang apik.

d) Dengan terciptanya 7 K, kita akan merasa betah dan nyaman disekolah tempat kita belajar dan

bekerja.

B. PROGRAM 7K SMAN 2 JORONG TAHUN PELAJARAN 2023/2024

PENGEMBANGAN KULTUR SEKOLAH SMAN 2 JORONG

BERKARAKTER BANGSA
a. Membudayakan : Senyum, salam, sapa, sopan, dan santun dilingkungansekolah, rumah, dan
masyarakat
b. Budaya berdoa sebelum dan sesudah belajar
c. Budaya tadarusan selama 15 menit sebelum belajar dimulai
d. Budaya sholat berjamaah zuhur

LINGKUNGAN SEHAT
a. Mengembangkan budaya operasi semut pengambilan sampah mulai masuk lingkungan sekolah
b. Melaksanakan budaya membuang sampah pada tempat yang telah ditentukan sesuai jenis sampah
(plastik, kertas, daun)
c. Membudayakan cuci tangan sebelum dan sesudah belajar yang sudah disiapkan pada
ruang belajar
d. Membudayakan penggunaan kamar kecil dalam keadaan bersih sebelum dan sesudah digunakan

LINGKUNGAN ADIWIYATA
a. Melaksanakan penghijauan di lingkungan sekolah (berkebun dan bertaman)
b. Melaksanakan pembuatan apotik hidup
c. Melaksanakan pembuatan pupuk kompos sendiri untuk penghijauan disekolah

RAMAH SOSIAL
a. Melaksanakan pelayanan prima
b. Memperhatikan dan memberikan beasiswa bagi anak kurang mampu
c. Melaksanakan kunjungan rumah bagi warga sekolah (peserta didik, guru, dan pegawai) yang
melaksanakan hajatan, atau mendapat musibah

NO PROGRAM 7K TINDAK LANJUT TINDAKAN


PEMBINAAN
1 KEAMANAN 

 Siswa di larang membawa


 Jika ketahuan di beri nasehat
senjata tajam 1 bulan sekali Razia
 Jika ketahuan diberi masukan bulanan
 Siswa di larang membawa
uang berlebihan
 Siswa di larang minggat
(lompat pagar)

 Siswa di larang membawa


 Jika ketahuan di panggil
kaset, buku (novel) porno orangtuanya
 Jika dilanggar 3 kali
 Siswa di larang berkelahi diberhentikan

2 KEBERSIHAN

 Siswa di larang membuang


 Setiap hari kelas di nilai oleh  Setiap bulan
sampah sembaranga
Pembina diumumkan kelas
 Siswa dianjurkan menyapu terbersih dan terkotor
 Setiap 1 bulan diadakan
kelas setiap selesai KBM
kebersihan menyeluruh  Pemberian tropi juara
 Siswa diwajibkan operasi
semut sebelum masuk kelas

3 KEKELUARGAAN

 Siswa diwajibkan mengenal


 Jika ada musibah
guru bahkan hafal namanya
(meninggal) diwajibkan melayat
 Siswa diwajibkan
 Setiap ada keluarga guru menikah
menghormati guru
atau melahirkan dianjurkan
 Siswa diwajibkan menjaga anjangsana
keharmonisan dengan guru
 Setiap 1 bulan sekali diadakan
 Siswa diwajibkan arisan
meghormati kakak kelas dan
menyayangi adik kelas
 Bagi bapak dan ibu guru
harus mengenal keluarga
besar SMAN 2 Jorong

4 KEINDAHAN
 Setiap tahun ajaran baru (Siswa
 Siswa diwajibkan membuat baru) disuruh membawa tanaman,
taman kelas sapu lidi, dan tanah hitam
 Siswa diwajibkan  Setiap tahun diwajibkan menata
melengkapi alat-alat yang tanaman di depan kelas
dibutuhkan kelas  Setiap tahun diwajibkan menata
 Siswa diwajibkan menata ruangan, memasang hordeng,
ruang kelas gambar presiden, dan wapres,
pancasila, dsb.

5 KETERTIBAN

 Siswa di larang berambut


 Setiap masuk pintu gerbang setiap  Jika siswa melanggar
panjang (laki-laki)
siswa diperiksa atribut dan diberikan sanksi atau
 Siswa di larang mengecer kerapihan pakaian disita barang yang
rambut melanggar
 Sebelum jam KBM dimulai guru
 Siswa di larang memeriksa kembali kelengkapan  Dilakukan secara
memanjangkan kuku siswa. berulang-ulang maka
 Siswa di larang memakai siswa diskor.
baju, rok sempit, dan ketat
 Siswa di larang memakai
celana cutbarai dam “pensil”
 Siswa di laranga memakai
aksesoris seperti gelang dsb
 Siswa diwajibkan
menggunakan sepatu
berwarna hitam

6 KERAPIHAN 

 Siswa diwajibkan
 Jika siswa melanggar
memasukkan baju ke dalam
diberikan sanksi atau
celana atau rok yang dipakai Setiap masuk siswa diperiksa oleh
disita barang yang
 Siswa diwajibkan memakai guru
melanggar
ikat pinggang berwarna
 Dilakukan secara
hitam dan tidak
berulang-ulang maka
menggunakan kepala yang
siswa akan diskor dan
terbuat dari besi
dipanggil orangtuanya.
 Siswa diwajibkan memakai
kaor kaki putih
 Siswa di larang memakai
jaket di lingkungan sekolah

7 KERINDANGAN

 Setiap awal semester tahun Guru dan siswa menanam pohon


pelajaran pihak sekolah penghijauan di halaman, depan
membeli pohon yang kelas sesuai kebutuhan.
dipandang perlu untuk
kerindangan
C. TEKNIS LOMBA 7K ANTAR KELAS DI SMA NEGERI 2 JORONG
TAHUN PELAJARAN 2023/2024

1. Teknis Perlombaan
Teknis Perlombaannya adalah sebagai berikut:

a) Perlombaan dimulai pada bulan Agustus (bertepatan hari kemerdekaan)

b) Setiap siswa dalam satu kelas wajib menjaga kelas sesuai kriteria 7 K yaitu, keamanan,

kebersihan, ketertiban, keindahan, kerindangan, kenyamanan dan kekeluargaan.

c) Setiap hari guru yang masuk ke setiap kelas memberikan penilaian kriteria 7K dengan

format yang telah ditentukan sebelumnya.

2. Teknis Penilaian
a) Penilaian didasarkan atas rubrik-rubrik penilaian dengan range nilai antara 1 – 4.

b) Hasil penilaian akan diakumulasikan diakhir bulan (Minggu ke empat akhir bulan)

c) Hasil akumulasi penilaian akan diumumkan pada dialog senin pagi awal bulan berikutnya

untuk ditentukan pemenang Lomba 7K antar Kelas antar kelas tersbut

d) Kelas yang menang akan diberikan penghargaan berupa sertifikan Lomba 7K antar kelas

setiap edisinya.

e) Dengan adanya Lomba 7K antar kelas ini diharapkan dapat memndisiplinkan siswa dalam

menerapkan keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kerindangan, kenyamanan dan

kekeluargaan serta menciptakan lingkungan berbasis 7K.

D. RUBRIK PENILAIAN LOMBA 7K ANTAR KELAS 7K SMA NEGERI 2 JORONG


TAHUN PELAJARAN 2023/2024

No Uraian Rubrik 1 = (1 dari 4) 2 = (2 dari 4) 3 = (3 dari 4) 4 = (4 dari 4)

1. Keamanan

a) Aman dari pencurian di kelas.

b) Terjadi pertikaian dan tindakan asusila siswa

c) Kurangnya kedisiplinan kelas

d) Tidak ada kerjasama di kelas

2. Kebersihan ·

a) Melaksanakan piket kelas dengan baik

b) Sebelum memulai pelajaran papan masih kotor dan spidol belum terisi
c) Masih ditemukan sampah makanan atau sampah dalam bentuk apapun di kelas termasuk laci

bangku

d) Tidak membuang sampah di tempat sampah

3. Ketertiban

a. Setiap siswa di kelas menggunakan seragam yang benar dengan atribut yang lengkap

b. Terlambat Masuk ke dalam kelas saat pelajaran telah berlangsung

c. Siswa menitipkan kepada wali kelas di kantor segala jenis elektronik yang dibawa sebelum jam

ke-1

d. Kelas gaduh, terdapat siswa yang tidak patuh, dan terdapat siswa berkata kotor

e. Setiap siswa di kelas menggunakan seragam yang benar dengan atribut yang lengkap

f. Masuk ke dalam kelas tepat waktu saat pelajaran telah berlangsung

g. Menjaga kelas tetap kondusif

4. Keindahan

a) Meja, kursi, sepatu, dan sandal tertata rapi

b) Susunan aksesoris yang berada di kelas tidak teratur dan semrawut (tempelan nilai hasil

belajar, hasil praktikum, hasta karya, dll)

c) Tidak adanya penambahan vas bunga, atau bunga hidup baik di luar ataupun di dalam kelas.

d) Kelas kotor

e) Terdapat vas bunga, atau bunga hidup baik di luar ataupun di dalam kelas yang dirawat dengan

baik

f) Kelas bersih, rapi, dan harum

5. Kerindangan

a) Terdapat tanaman dalam pot yang terawat dengan baik

b) Hasil kerja siswa diletakkan sembarangan

c) Tidak tertib piket kelas

d) Ruangan yang sejuk (pengharum ruangan) dengan kelambu yang bersih

6. Kenyamanan

a) Menjaga ketenangan di kelas

b) Tidak menjaga ketertiban di kelas

c) Menempatkan perabot kelas pada tempatnya dengan baik (sapu,mukena, dll)


7. Kekeluargaan

a) Membuat susunan struktur kelas dan melaksanakannya dengan baik

b) Tidak tepat waktu dalam membayar dansos

c) Acuh tak acuh terhadap teman dalam kebaikan di kelas

d) Tidak ada teamwork/kelompok belajar yang baik


BAB IV

PENUTUP

Pelaksanaan 7 K di setiap sekolah penting untuk dilaksanakan, dan dapat diupayakan melalui
langkah-langkah sebagai berikut : 1) Keimanan dan Ketaqwaan, yaitu wujud dari rasa syukur kepada
Allah dengan menjalankan perintah dan larangan-Nya serta merupakan prasyarat bagi penciptaan
keharmonisan dalam kehidupan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan membimbing dan
memberikan kesempatan kepada warga sekolah untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan ajaran agama
yang dianutnya (Islam). 2) Keamanan dan Ketertiban, yaitu rasa aman dan tenteram, bebas dari rasa
takut, baik lahir maupun bathin diusahakan dengan jalan : Usaha penanggulangan gangguan keamanan
dari luar dengan membuat pagar keliling, pembentukan dan peningkatan kerja guru piket, pengadaan
petugas satpam dan jaga malam serta peraturan tamu yang tegas. Usaha penanggulangan gangguan
keamanan dari dalam dengan jalan mencegah sedini mungkin gejala perkelahian di antara siswa melalui
bimbingan fisik oleh guru, anjuran untuk ikut menjaga keamanan sekolah dengan pembagian tugas dan
tanggung jawab kepada regu piket yang dilakukan oleh siswa. Disamping itu juga dengan menugaskan
guru piket dan satpam untuk mengawasi tamu atau orang-orang yang masuk lingkungan sekolah tanpa
kepentingan yang jelas dengan peraturan tamu yang tegas. Ketertiban adalah keteraturan yang
menimbulkan keserasian, keselarasan dan keseimbangan dalam tata letak, tata hidup dan tata pergaulan.
Ketertiban ini dapat terlaksana dengan baik dengan memperhatikan kehadiran guru, pegawai dan siswa
sekolah. Disamping itu juga terlihat dari ketepatan melakukan kewajiban seperti membayar
iuran/sumbangan (jika ada) dan pelaksanaan pembelajaran (PBM) oleh guru pada setiap hari kerja. Untuk
mengupayakan ketertiban, maka akan ditempuh dengan cara monitoring dan evaluasi, serta dengan
melakukan operasi ketertiban siswa. Operasi ketertiban siswa dimaksudkan untuk mencegah tindakan,
perilaku dan perbuatan siswa yang mengarah kepada hal-hal yang negatif 3) Kebersihan adalah wujud
dari bersih jasmani dan rohani serta merupakan syarat untuk kesehatan fisik dan mental spiritual.
Pelaksanaan kebersihan di sekolah adalah dengan anjuran agar semua pihak baik guru, pegawai maupun
siswa untuk selalu mengadakan gerakan kebersihan baik kebersihan WC/kamar mandi, kantin/koperasi
sekolah, ruang kelas, ruang perpustakaan, ruang laboratorium, ruang guru dan TU, ruang kepala sekolah
serta halaman kelas, kantor dan halaman sekolah secara umum. Pelaksanaan kebersihan juga bisa
dilakukan melalui gerakan massal kebersihan pada tiap hari Jum’at atau Sabtu (Jum’at atau Sabtu
Bersih)selesai kegiatan senam pagi, dan diupayakan melalui lomba kebersihan antar kelas yang dilakukan
pada musim hujan dan tiap akhir semester (pada minggu sebelum/menjelang pembagian raport). 4).
Kerapian, Adalah Apik penampilan fisik yang tampak dari siswa baik dari segi kesehatan, pakaian dan
peralatan yang di pakainya. Kerapian tata rambut, baju seragam, lingkungan kelas akan menimbulkan
efek positif pada siswa dan sekolah. 5) Keindahan, Adalah perpaduan unsur alami ciptaan Allah yang
menimbulkan rasa estetika dalam kehidupan. Pelaksanaannya di sekolah adalah dengan menata halaman
sekolah dengan tanaman-tanaman yang tidak mahal, namun serasi baik bentuk maupun jenisnya.
Penataan dan pemeliharannya dikoordinasikan oleh urusan kesiswaan dan perlengkapan, dengan dibantu
setiap dua kali dalam tahun pelajaran oleh seluruh warga sekolah dalam kegiatan “Kemah Terpadu” dan
“Kemah Bakti Pramuka”, yang pelaksanaannya pada akhir setiap semester. 6) Kekeluargaan adalah
wujud kehidupan yang dijiwai oleh tenggang rasa dan gotong royong dalam mewujudkan saling asih,
saling asah dan saling asuh dalam masyarakat sekolah. Hal ini dilaksanakan dengan tetap membina
hubungan yang baik antara sekolah dan komite [Link], guru – murid, guru dengan pegawai
TU dan instansi lain. Disamping itu akan diupayakan melalui “Temu Keakraban Warga Sekolah” yang
dilaksanakan satu kali dalam tahun pelajaran, yaitu pada akhir tahun pelajaran, dan dilaksanakan
(berlokasi) di objek-objek wisata atau tempat-tempat yang menarik di sekitar wilayah kecamatan
Jerowaru. Dilakukan pula melalui pertemuan yang dilaksanakan oleh Unit Kersejahteraan dan Darma
Wanita sekolah. 7) Kerindangan, adalah suasana teduh yang diakibatkan oleh adanya tumbuhan baik
berupa pohon, perdu, semak maupun tanaman memanjat/merambat yang ditata sebagai pelindung yang
serasi di sekolah. Pelaksanaannya di sekolah hendaknya diupayakan dengan memilih pohon-pohon dan
tanaman lain yang ditanam di lingkungan sekolah dengan sifat-sifat tidak mudah sempal, tidak banyak
daun yang gugur serta perakarannya tidak mengganggu pondasi bangunan sekolah. Bertitik tolak kepada
pengertian dari masing-masing K tersebut di atas, maka pelaksanaannya sangat penting bahkan mutelak
dalam mewujudkan sekolah sebagai pusat kebudayaan dan kehidupan masyarakat bernuansa pendidikan.
Pengelolaan 7 K di sekolah harus melibatkan seluruh warga sekolah yaitu, pesuruh dan karyawan
(pegawai), guru dan siswa secara terpadu di bawah koordinasi urusan kesiswaan dan sarana prasarana
(perlengkapan) sebagai mana tercantum dalam struktur organisasi sekolah.

Jorong, September
2023

Mengetahui dan Menyetujui


Kepala SMA Negeri 2 Jorong, Ketua POKJA K7,

Sukaji, [Link], M.S Agus Riyadi, [Link]


NIP 19700106 200012 1 003 NIP3K. 19810608 20222 1 003
LEMBAR PENGESAHAN

PROGRAM 7 K

TAHUN 2023 - 2024

Program 7 K ini telah diketahui, disetujui dan disahkan oleh:

Kepala SMA Negeri 2 Jorong, Ketua POKJA K7,

Sukaji, [Link], M.S Agus Riyadi, [Link]


NIP 19700106 200012 1 003 NIP3K. 19810608 20222 1 003
USULAN PERALATAN DAN PERLENGKAPAN
PROGRAM 7K
TAHUN AJARAN 2023/2024

NO Barang Jumlah
1 Kompos 20 Karung
2 Pohon Tabebuya 10 Batang
3 Pohon Berbuah 20 Batang
4 Alat Habsyi 1 Paket
5 Sarung 5 Lembar
6 Bak Sampah Organik 6 Buah
7 Bak Sampah Non Organik 6 Buah

Anda mungkin juga menyukai