0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
30 tayangan86 halaman

Laporan Praktikum Geomatika 2022

Laporan ini membahas pengenalan dan penggunaan alat theodolite serta analisis perhitungan dan penggambaran kontur hasil pengukuran lapangan menggunakan theodolite. Pada bab pertama dijelaskan tujuan, alat-alat yang digunakan, sketsa dan penjelasan bagian-bagian theodolite beserta contoh format pengukuran. Bab kedua membahas analisis perhitungan poligon utama dan detail serta penggambaran kontur hasil pengukuran.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
30 tayangan86 halaman

Laporan Praktikum Geomatika 2022

Laporan ini membahas pengenalan dan penggunaan alat theodolite serta analisis perhitungan dan penggambaran kontur hasil pengukuran lapangan menggunakan theodolite. Pada bab pertama dijelaskan tujuan, alat-alat yang digunakan, sketsa dan penjelasan bagian-bagian theodolite beserta contoh format pengukuran. Bab kedua membahas analisis perhitungan poligon utama dan detail serta penggambaran kontur hasil pengukuran.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SYIFA SHAFA SALSABILA

20210110117
C5
WILSAMILIA NURIZKI G
LAPORAN
PRAKTIKUM GEOMATIKA

Disusun Oleh :
Syifa Shafa Salsabila
20210110117

PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
2022
LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN PRAKTIKUM
GEOMATIKA

Disusun Oleh :

Syifa Shafa Salsabila


20210110117

Telah diperiksa dan disetujui oleh:


Yogyakarta, Juni 2022 Yogyakarta, Mei 2022

Dosen Praktikum Asisten Praktikum

Burhan Barid, ST, MT Wilsamilia Nurizki G


NIDN. 0507097001 NIM. 20190110012

PRATIKUM GEOMATIKA | iii


LEMBAR ASISTENSI

Praktikum : Geomatika
Kelompok : C5
Nama : 1. Syifa Shafa Salsabila (20210110117)
2. Afriska Arumdani (20210110091)
3. Muhammad Zaini (20210110120)
4. Ariangga Reksa Bima (20210110134)
Asisten Praktikum : Wilsamilia Nurizki Galihajiningtresna
Dosen : Burhan Barid, ST,MT
Paraf Mahasiswa Paraf
Tanggal Catatan Asisten Asisten

1 2 3 4
28/02/2022 Asistensi BAB I
28/02/2022 ACC Sketsa Theodolite
ACC Penggambaran sketsa
16/03/2022 Lapangan
23/03/2022 Asistensi BAB II
23/03/2022 ACC Perhitungan Penembakan
02/04/2022 ACC Penggambaran Kontur
18/04/2022 Asistensi BAB III
18/04/2022 ACC Peta Tata Guna Lahan
ACC Peta Daerah Aliran Sungai
22/04/2022 (DAS)
25/04/2022 ACC Peta Thiessen
25/05/2022 ACC Finalisasi Laporan

25/05/2022 ACC Maju responsi


Yogyakarta, Juni 2022 Yogyakarta, Mei 2022
Dosen Praktikum Asisten Praktikum

Burhan Barid, ST, MT Wilsamilia Nurizki G


NIDN. 0507097001 NIM. 20190110012

PRAKTIKUM GEOMATIKA | iv
KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb.

Puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan
hidayat–Nya, sehingga Laporan Praktikum Geomatika dapat terselesaikan tepat pada
waktunya. Laporan ini disusun sebagai salah satu persyaratan dalam menempuh
Pendidikan Strata 1 (S1), di Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil Universitas
Muhammadiyah Yogyakarta. Atas segala bimbingan, petunjuk dan saran hingga
terselesainya Laporan Praktikum ini, penyusun ucapkan terima kasihkepada :
1. Burhan Barid, ST, MT selaku dosen teori mata kuliah Geomatika.
2. Burhan Barid, ST, MT selaku Dosen responsi Praktikum Geomatika
3. Wilsamilia Nurizki Galihajiningtresna selaku asisten Praktikum Geomatika.
Laporan ini dikerjakan berdasarkan teori yang kami dapatkan dibangku kuliah
Perancangan Keairan. Penyusun menyadari betul, bahwa laporan praktikumini masih
banyak kekurangan dan masih jauh dari sempurna. Namun, penyusun merasa puas
karena dapat memperoleh gambaran penerapan ilmu yang didapat dibangku kuliah
untuk kami terapkan di lapangan. Oleh karena itu, penyusun mengharapkan kritik dan
saran yang bersifat membangun agar di dalam laporan berikutnya penyusun dapat
berbuat lebih baik. Akhir kata, penyusun berharap semoga Laporan Praktikum ini
berguna bagi para pembaca dan bagi kami sendiri. Amin

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Yogyakarta, Mei 2022

Syifa Shafa Salsabila

PRAKTIKUM GEOMATIKA | v
DAFTAR ISI

COVER .................................................................................................................. i
HALAMAN JUDUL ............................................................................................. ii
LEMBAR PENGESAHAN .................................................................................iii
LEMBAR ASISTEN ............................................................................................iv
KATA PENGANTAR .........................................................................................v
DAFTAR ISI ........................................................................................................vi
I. PENGENALAN DAN PENGGUNAAN ALAT THEODOLITE ................1
A. TUJUAN .................................................................................................1
B. ALAT ......................................................................................................1
C. SKETSA ALAT THEODOLITE ............................................................2
D. PENJELASAN SKETSA ALAT ............................................................4
E. FORMULIR PENEMBAKAN THEODOLITE ......................................5
F. KESIMPULAN .......................................................................................15
G. REFERENSI ...........................................................................................15
II. ANALISIS PERHITUNGAN DAN PENGGAMBARAN KONTUR ..........16
A. MENGHITUNG POLIGON UTAMA.....................................................16
B. MENGHITUNG POLIGON DETAIL .....................................................26
C. HASIL ......................................................................................................41
D. REFERENSI ............................................................................................41
III. PENGOLAHAN DENGAN SOFTWARE ARCGIS .....................................42
A. PETA LANDUSE/TATA GUNA LAHAN .............................................42
B. PETA DAS ..............................................................................................43
C. PETA POLIGON THIESSEN .................................................................44
D. KESIMPULAN .......................................................................................45
E. REFERENSI ...........................................................................................45
LAMPIRAN
PENUTUP ............................................................................................................ vii
DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................... viii

PRAKTIKUM GEOMATIKA | vi
BAB I

I. PENGENALAN DAN
PENGGUNAAN ALAT THEODOLITE

A. TUJUAN
1. Mengetahui dan mengenal alat-alat utama dan bagiannya.
2. Mengetahui cara pengoperasian theodolite.
3. Mengetahui alat-alat pendukung saat praktikum.

B. ALAT
1. Theodolit
2. Statif
3. Kompas
4. Rambu ukur
5. Patok
6. Meteran
7. Payung
8. Unting-unting
9. GPS

Gambar 1.1 Theodolite

PRAKTIKUM GEOMATIKA | I. Pengenalan Alat | 1


PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Alat | 2
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Alat | 3
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Alat | 4
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Alat | 5
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Alat | 6
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Alat | 7
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Alat | 8
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Alat | 9
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Alat | 10
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Alat | 11
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Alat | 12
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Alat | 13
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Alat | 14
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Alat | 15
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 16
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 17
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 18
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 19
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 20
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 21
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 22
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 23
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 24
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 25
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 26
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 27
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 28
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 29
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 30
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 31
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 32
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 33
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 34
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 35
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 36
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 37
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 38
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 39
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 40
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Hitungan | 41
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Arcgis | 42
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Arcgis | 43
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Arcgis | 44
PRAKTIKUM GEOMATIKA | [Link] Arcgis | 45
LAMPIRAN
Pembuatan Peta Tata Guna Lahan dengan Software ArcGIS 10.2

1. Carilah daerah yang akan kita jadikan peta guna lahan dengan bantuan Google
Maps. Lalu masukkan daerah Kecamatan Tarub.

Gambar 4.1 Peta Kecamatan Tarub

2. Buka aplikasi Arcgis, setelah terbuka lalu pilih file lalu pilih new, akan muncul
kotak dialog new document, pilih blank map, lalu pilih ok.

Gambar 4.2 Tampilan kotak dialog new document


3. Untuk memunculkan gambar peta yang telah diambil melalui Google Maps,
klik add data. Setelah itu cari peta di penyimpanan folder dengan cara klik
connect to folder, lalu cari folder yang berisi peta yang telah diambil. Lalu pilih
peta Kecamatan Tarub, klik add. Setelah terbuka hasilnya akan terlihat seperti
gambar dibawah ini.

Gambar 4.3 Tampilan peta kecamatan Tarub dalam ArcGIS

4. Ubah koordinat yang akan digunakan dengan klik view, lalu pilih data frame
properties. Selanjutnya pilih coordinat system, lalu pilih projected coordinat
system, pilih UTM, kemudian pilih WGS 1984,Lalu pilih WGS 1984 UTM Zone
49 S. Lalu klik ok.

Gambar 4.4 Tampilan kotak dialog data frame properties


5. Selanjutnya buka [Link] di chrome, untuk mengubah koordinat
geografis ke UTM.

Gambar 4.5 Tampilan aplikasi pengubah koordinat

6. Setelah koordinatnya diubah ke UTM, masukkan koordinat tadi dengan cara


kilik add control point, lalu klik sekalipada peta lali kanan dan pilih input X
and Y. Selanjutnya masukkan koordinat tadi kedalam dialog enter coordinate
Ulangi langkah tersebut pada titik lainnya.

Gambar 4.6 Memasukkan titik control


7. Buatlah batas-batas wilayah dari peta tersebut, dengan cara klik menu catalog,
klik kanan pada folder tempat kita menyimpan peta, lalu pilih new, pilih
shapefile. Setelah itu, isi batas wilayah kecamatan Tarub, untuk feature type
pilih [Link] description, klik edit lalu pilih coordinate system, pilih
projected coordinate system, pilih UTM, kemudian pilih WGS1984, lalu pilih
southern hemisphere, lalu pilih WGS 1984 UTM Zone 49 S, lalu klik ok. Buat
langkah tersebut pada saat membuat batas jalan tol, jalan arteri, jalan besar,
jalan kecil, dan sungai.

Gambar 4.7 Batas daerah

8. Setelah batas selesai dibuat, langkah selanjutnya adalah merubah gambar


menjadi polygon. Klik menu arctoolbox, pilih data management tools, pilih
features, lalu pilih feature to polygon. Dan akan muncul kotak dialog feature to
polygon.

Gambar 4.8 Tampilan menu arctoolbox


9. Pada kolom input features, masukkan batas-batas wilayah Kecamatan Tarub,
lalu pada kolom output features class, klik pada gambar folder, lalu masukkan
nama “Batas Wilayah Kecamatan Tarub” untuk dibuat layer baru. Setelah
selesai klik ok. Tunggu prosesnya hingga selesai, maka akan muncul tampilan
seperti ini. Dan ubah warna menjadi hollow.

Gambar 4.9 Tampilan gambar setelah diubah ke polygon

10. Untuk memberi nama wilayah pada peta yang telah dibagi tadi, klik kanan pada
layer “batas wilayah Kecamatan Tarub”, kemudian pilih open attribute table,
lalu klik table options, lalu pilih add field. Setelah itu , pada kotak dialog add
field, isi nama kolom dengan keterangan dan pilih type text. Lalu klik ok.
Masukkan nama sesuai dengan wilayah yang kita buat tadi dengan cara klik
editor, pilih start editing lalu isi di dalam kolom tersebut. Setelah selesai
hasilnya akan seperti pada gambar dibawah ini.

Gambar 4.10 Tampilan pada kolom keterangan


11. Langkah selanjutnya adalah membedakan warna wilayah berdasarkan guna
lahan wilayah tersebut. Caranya double klik pada layer “batas wilayah
Kecamatan Tarub”, lalu pada layer properties pilih symbology. Klik categories
pilih unique values. Lalu ganti keterangan pada value field, pilih add all values,
klik ok.

Gambar 4.11 kotak dialog layer properties

12. Selanjutnya, membuat titik-titik letak kantor kepala desa. Sebelumnya buka
aplikasi excel. Sama seperti pembuatan titik kontrol, letak kantor kepala desa
koordinatnya juga diubah menjadi UTM dengan aplikasi. Setelah didapat titik-
titik koordinatnya simpan dalam microsoft excel dengan format Excel 97-2003
workbook. Setelah itu, masukkan data dalam Microsoft Excel tadi ke dalam
ArcGIS. Dengan cara klik menu file, pilih add data, lalu pilih add xy data.
Setelah muncul kotak dialog add xy data, klik gambar folder lalu pilih file yang
berisi data koordinat tadi. Lalu klik ok.

Gambar 4.12 Tampilan menu add xy data


13. Agar titik-titik dapat diubah bentuknya dan diberi keterangan nama desa,
caranya dengan klik kanan pada layer yang berisi data titik-titik koordinat tadi,
lalu pilih data, pilih export data, lalu klik ok pada kotak dialog export data.

Gambar 4.13 Tampilan kotak dialog export data

14. Setelah itu, untuk membuat nama pada titik-titik tersebut, klik kanan pada layer
baru tadi, pilih open attribute table. Setelah itu, klik table options lalu pilih add
field. Setelah itu, pada kotak dialog add field, lalu ubah type-nya menjadi text.
Cara untuk memasukkan nama kantor kepala desa sama seperti pemberian
nama peta guna lahan pada langkat diatas. Selanjutnya untuk memunculkan
nama kantor kepala desa, caranya dengan double klik pada layer, lalu pilih
labels. Ceklis pada kotak label futures in this layer. Ubah label field sesuai
dengan kebutuhan. Lalu klik [Link] itu hasilnya seperti ini.

Gambar 4.14 Tampilan layers properties


15. Munculkan luas dan keliling dari lahan yang telah kita bagi, caranya dengan
membuat tabel baru pada layer” Batas wilayah kecamatan Tarub”. Caranya
sama seperti dengan langkah sebelumnya, namun pada kolom type diubah ke
double. Setelah itu, klik kanan pada kolom yang telah dibuat lalu pilih calculate
geometry, pada kolom property pilih Area untuk menghitung luasan, perimeter
untuk menghitung keliling wilayah. Untuk units, luas memakai Square
Kilometers[Sq][Km] dan keliling memakai kilometers[Km]. Adalah itu klik
ok. Maka hasilnya seperti pada gambar dibawah ini.

Gambar 4.15 Tampilan luas dan keliling

16. Selanjutnya adalah menghitung panjang sungai dan jalan yang telah dibuat.
Caranya sama dengan menghitung luas dan keliling wilayah, tetapi pada kolom
property, diubah ke length dengan satuan meters. Setelah itu klik ok, hasilnya
akan muncul seperti gambar dibawah ini.
Gambar 4.16 Tampilan kotak dialog calculate geometry
17. Setelah itu ubah ukuran kerta menjadi A3. Caranya klik menu file pada toolbar,
pilih page and print setup. Pilih Microsoft print to pdf pada name, lalu pilih
ukuran kertas A3, lalu klik [Link] itu, atur kembali skala, lebar kotak
disebelahnya untuk isi informasi pendukung peta.

Gambar 4.17 Tampilan kotak dialog page and print setup


18. Setelah itu, buatlah data dan informasi peta antara lain kop peta, arah mata
angin, skala, dan legenda. Menu tersebut terdapat di menu insert pada toolbar.
Setelah semua elemen pada peta telah dibuat, hasilnya seperti pada gambar
dibawah ini.

Gambar 4.18 Tampilan peta tata guna lahan kecamatan Tarub

19. Setelah membuat keterangan pendukung pada peta, maka selanjutnya membuat
grid atau garis pada peta, caranya klik menu view, pilih data frame properties.
Pilih new grid lalu klik ok. Pada kotak dialog grids and graticules wizard, pilih
measure grid lalu klik next. Pada kotak dialog create a measures grid, pilih tick
marks and labels. Lalu ubah intervals X dan Y sesuai dengan kebutuhan, lalu
klik next sampai finish.

Gambar 4.19 Kotak dialog create a measured grid


20. Simpan peta ke dalam pdf dengan cara klik file lalu export map, setelah itu beri
nama file dan save as type pdf.

Gambar 4.20 Tampilan kotak dialog export map


Pembuatan Peta Daerah Aliran Sungai Kali Gung
Kabupaten Tegal dengan Software ArcGIS 10.2

1. Buka google chrome dan masuk ke website DEMNAS, kemudian carikota


yang akan dipakai untuk pembuatan DAS. Lalu klik kanan dan simpan
dalamfolder.

Gambar 1 Tampilan DEMNAS

2. Buka ArcGis kemudian pilih add data, masukkan file DEMNAS ke ArcGis.

Gambar 2 Tampilan Add Data

3. Masukkan add file kemudian pilih yes dan hasil DEMNAS akan keluar
Gambar 3 Tampilan DEMNAS

4. Setelah itu pilih customize pilih image analysis, block DEMNAS


kemudianpilih blend agar hasil DEMNAS menyatu.

Gambar 4 Tampilan Blend


5. Atur coordinate system dengan cara klik kanan pada layer pilih properties
kemudian pilih coordinate system sesuai daerah.

Gambar 5 Tampilan Coordinate System

6. Klik kanan pada layer DEMNAS yang sudah blend kemudian pilih data
kemudian export data kemudian ganti nama dan rubah menjadi format .tiff.
Atur coordinate system kembali, pilih arc toolbox pilih data management
tools pilih projections and transformations dan pilih define projection
kemudianmasukkan data tiff tadi dan atur coordinate system sesuai daerah.

Gambar 6 Tampilan Define Projection


7. Kemudian buka web Indonesia Geospatial Portal, kemudian cari dan
download peta daerah yang digunakan

Gambar 7 Tampilan Indonesia GeospasialPortal

8. Pilih add data kemudian masukan sungai ke dalam layer

Gambar 8 Tampilan Sungai Yang Telah


Dimasukkan
9. Pilih geoprocessing pilih merge dan masukkan layer agar menjadi sungai
gabungan. Pilih arc toolbox kemudian pilih spatial analysis tool pilih
hydrology dan pilih fill masukkan dem gabungan tadi kemudian klik ok.

Gambar 11 Tampilan Kotak Dialog Fiil

10. Kemudian masih di hydrology pilih flow direction masukkan fill kemudian klik
ok

Gambar 10 Tampilan Flow Direction


11. Pilih hydrology kemudian pilih flow accumulation klik ok

Gambar 11 Tampilan Flow Accumulation

12. Kemudian klik kanan pada layaers flow acc kemudian plih symbology klik
classified, pilih classify dan rubah pada break values menjadi 250

Gambar 12 Tampilan Classify Break Values


13. Buat titik outlet untuk menentukan sungai mana yang akan digunakan dengan
cara klik kanan catalog, pilih new shapefile, kemudian letakkan titik kesungai
yang telah dipilih. Buka arc toolbox kemudian spatial analysis tools pilih
hydrology kemudian watershed masukkan titik outlet yang telah dipilih
kemudian klik ok.

Gambar 16 Tampilan Kotak Dialog Watershed

14. Buka arc toolbox kemudian conversion tools pilih raster dan raster to polygon
masukkan hasil watershed agar menjadi das

Gambar 18 Tampilan Das


15. Kemudian buka arc toolbox pilih spatial analysis tools pilih reclass dan
reclassify

Gambar 19 Tampilan Reclassify

16. Buka arc toolbox pilih spatial analysis tool pilih hydrology, stream order

kemudian input layers dan klik ok

Gambar 20 Tampilan Stream Order


17. Masih di tempat yang sama pilih stream to feature kemudian di ok

Gambar 21 Tampilan Stream To Feature

18. Pilih geoprocessing pilih clip agar sungainya terpotong menjadi satu bagian

Gambar 22 Tampilan Sungai Clip


19. Setelah di atur page and print setup atur grid dengan klik kanan properties

kemudian pilih grid dan atur intervalnya

Gambar 24 Tampilan Pengaturan Grid

20. Kemudian pilih insert pilih legenda untuk membuat legenda yang untuk di
dalam peta

Gambar 25 Tampilan Legenda


21. Setelah menjadi legenda pilih north arrow dan masukkan scale bar untuk
menunjukkan arah mata angin. Kemudian masukkan klik insert danp pilih
data frame kemudian add data masukan batas wilayah provinsi dan add data
masukan das kemudian buat grid dengan cara klik kanan properties dan atur
intervals

Gambar 27 Tampilan Inset Batas Wilayah


Provinsi

22. Kemudian pilih text beri sumber, diolah dengan dan disusun oleh dan beri logo
UMY. Kemudian beri keterangan luas das dan panjang sungai utama

Gambar 28 Tampilan Sumber


23. Klik kanan pada peta utama kemudian pilih add data lalu masukkan batas
wilayah kabupaten dan kota kemudian atur hingga rapi dan buat tampilan
hingga simetris.

Gambar 23 Tampilan Batas Wilayah Kabupaten Dan Kota

24. Setelah selesai, export map. Hasil akhir akan terlihat seperti dibawah ini.

Gambar 24 Tampilan Akhir Peta Das


Pembuatan Peta Thiessendengan ArcGis 10.2

1. Buka peta kemudian pilih catalog klik kanan pada home pilih new lalu
shapefile, kemudian bikin stasiun hujan dan atur coordinate system kemudian
klik ok

Gambar 1 Tampilan New Shapefile

2. Klik editor kemudian pilih start editing kemudian ke create features pilih
stasiun hujan kemudian buat 3 titik di luar peta dan 1 titik di dalam peta

Gambar 2 Tampilan Titik Stasiun Hujan


3. Kemudian klik kanan pada layer stasiun hujan kemudian open attributes
table kemudian tambah table nama stasiun, klik editor pilih start editing lalu
beri nama sesuai nama stasiun

Gambar 3 Tampilan Nama Stasiun

4. Buka geoprocessing lalu pilih arctoolbox kemudian pilih analysis tools


pilih proximity dan klik thiessen polygon kemudian masukkan input dan atur
environments pada bagian processing extent kemudian same as layer
kemudian klik ok

Gambar 4 Tampilan Thiessen


5. Kemudian geoprocessing pilih clip agar thiessen terpisah dan dapat
dibedakan warna sesuai namanya

Gambar 5 Tampilan Clip

6. Klik kanan pada layer thiessen yang telah di clip buka open attribute table
kemudian add field untuk menghitung luas

Gambar 6 Tampilan Perhitungan Luas


7. Kemudian atur kop dan rubah bagian legenda dan keterangannya untuk
menjadi bagian thiessen

Gambar 7 Tampilan Akhir Thiessen


PENUTUP

Assalammu’alaikum warahmatullahi wabarakatu.


Alhamdulillahi Rabil’alamin penyusun panjatkan puji syukur kehadirat
Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan Hidayah-Nya, sehingga Laporan
Praktikum Statika dapat penyusun selesaikan. Shalawat dan salam tidak lupa
penyusun ucapkan kepada Nabi Muhammad SAW, beserta keluarganya, para
sahabatnya, serta para pengikutnya.
Penyusun berharap dengan adanya laporan ini dapat memberikan manfaat
dan pelajaran berharga bagi orang lain dan khususnya bagi penyusun sendiri.
Penyusun menyadari betul, bahwa laporan praktikum ini masih banyak kekurangan
dan masih jauh dari sempurna. Namun telah berupaya untuk mendekati kenaikan
menjadi suatu kesempurnaan. Oleh karena itu, penyusun mengharapkan kritik dan
saran yang bersifat membangun agar didalam laporan berikutnya penyusun dapat
berbuat lebih baik. Tidak lupa penyusun ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak
yang telah membantu dengan ikhlas dalam penyusunan laporan ini sehingga
laporan ini dapat membantu pembaca mendapatkan suatu informasi.
Aamiin Yaa Rabbal’alamin.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

PRAKTIKUM GEOMATIKA | vii


DAFTAR PUSTAKA

Frick, lr. Heinz.1979. llmu dan Alat Ukur Tanah. Yogyakarta:Kanisius.

Rifai, A. (2013). Sistem Informasi Pemantauan Posisi Kendaraan Dinas Unsri


Menggunakan Teknologi GPS. Jurnal Sistem Informasi, 603-610.

Saifudin, A. (2014). pengertian-dan-fungsi-theodolit. Retrieved from


[Link]: [Link]
fungsitheodolit/

Wongsotjitro, [Link] Ukur [Link]:Kanisius.

Tim Asisten. 2022. Modul Praktikum Geomatika 2022. Yogyakarta

PRAKTIKUM GEOMATIKA | viii

Anda mungkin juga menyukai