BAB 46 : MEMBUAT ULAR LUMPUR
"Cepat, kejar disana", teriak Myro ke Frize yang berdiri didepan. Frize tidak banyak
bicara dan segera maju ke depan dan menebas lumpur yang ada dibawah kakinya.
"Brak!".
Segera banyak lumpur yang terlempar keatas akibat tebasan pedang Frize yang
menebas dari bawah keatas sehingga banyak lumpur yang terlempar ke atas.
Seekor ular dengan kulit berwarna coklat segera terlihat dari tumpukan lumpur yang
ditebas dan terlempar oleh Frize tersebut.
Walaupun serangan Frize cukup kuat tapi Frize hanyalah level 7 saat ini dan ular
lumpur itu merupakan monster level 10 sehingga Frize tidak langsung
membunuhnya. Ular itu masih hidup dan segera bergegas menuju Frize saat ia
masih berada di langit.
Sebuah belati yang tajam segera lewat dengan cepat dari samping Frize dan
menusuk mulut ular tersebut yang saat ini terbuka untuk menggigit Frize. Pada
awalnya ular lumpur itu masih mencoba untuk bergerak dan bertahan hidup, tapi
Tina yang berada di samping Frize segera menebas badan ular tersebut dengan
belatinya yang lain.
Seekor ular lumpur lagi segera muncul secara tiba-tiba dari depan Tina dan
berusaha menggigitnya juga. Tina sangat terkejut dengan serangan ular lumpur
yang sangat tiba-tiba, lagipula ia sama sekali tidak pernah berpikir bahwa ular
lumpur ini akan memiliki rekan yang lain.
Ular lumpur adalah monster yang bergerak secara sendirian sehingga tidak perlu
takut akan dikepung saat memburu ular lumpur. Tapi saat membunuh seekor ular
lumpur disini, ular lumpur yang lain segera muncul dan menyerangnya yang
menunjukkan bahwa kemungkinan besar mereka saat ini menyerang markas ular
lumpur ini. Markas ular lumpur sering terdapat paling sedikit 2 ular lumpur yaitu ular
lumpur pasangan. Jika mereka memiliki beberapa anak yang sudah besar maka ular
lumpur di markas tersebut akan menjadi semakin banyak.
Sebuah anak panah segera melesat dengan cepat dan menusuk kepala ular lumpur
tersebut. Panah itu tepat mengenai kepala ular lumpur yang akan menggigit Tina
sehingga ular lumpur itu langsung mati.
Tina segera menghela nafas dan menyadari bahwa ia belum mati. Walaupun Tina
berlevel 20 tapi diserang oleh ular lumpur bisa berakibat buruk juga, oleh karena itu
para petualang akan selalu berhati-hati saat berada di labirin dan tidak pernah
meremehkan musuhnya.
Tina segera berbalik dan melihat Myro lalu membungkuk dan berkata "Terima kasih,
jika anda tidak menembakan panah itu maka aku mungkin sudah digigit oleh ular
lumpur itu".
Myro segera tersenyum dan berkata "Kita adalah teman sekelompok jadi tidak ada
salahnya untuk saling melindungi. Apalagi kau sudah banyak membantu dan
melindungi Frize selama 3 hari ini".
Tina saat ini sudah bergabung dengan kelompok Myro dan Frize ke labirin selama 3
hari. Level Myro saat ini juga sudah meningkat menjadi level 9 dan sangat dekat
untuk menaikan rank miliknya. Selama waktu ini juga, mereka sudah membunuh
banyak sekali ular lumpur setiap hari dan Myro juga selalu mengawasi tindakan yang
dilakukan Tina secara diam-diam.
[Tuan Myro, analisis anda terhadap ular lumpur level 10 saat ini sudah mencapai
100%]
Myro segera mengangguk dan berkata dipikirannya "Luna, buka status ular lumpur".
Ular Lumpur
Level: 10
Kekuatan : 65
Ketahanan : 30
kecepatan : 72
Kecerdasan : 20
HP (Health Point) : 500
MP (Mana Point) : 300
Kemampuan menembakan racun, berenang di lumpur, gigitan besi.
Biaya pembuatan : 3 koin emas untuk seekor ular.
Myro melihat status ular lumpur tersebut dan segera berencana untuk membuat ular
lumpur dan memberitahu mereka untuk memburu seluruh ular lumpur di lantai 2 ini
untuk Myro sama seperti kelinci salju. Lalu, alasan untuk Myro melakukan hal
tersebut? Tentunya untuk keuntungan. Myro berencana untuk menjual tas dan
sepatu kulit ular. Lagipula di bumi, tas yang dibuat dari kulit ular cukup mahal. Jadi
Myro hanya perlu menemukan orang yang bisa membuat tas kulit dan
memberikannya bentuk-bentuk tas di bumi.
Saat ini Myro segera tersenyum dan tertawa dengan aneh. Melihat Myro yang
seperti itu, Tina cukup ketakutan dan bertanya pada Frize "Apa yang terjadi pada
Myro?".
Frize yang sibuk mengumpulkan mayat ular lumpur segera melihat Myro yang
tertawa dengan aneh dan menakutkan, Frize sama sekali tidak terkejut dan berkata
dengan mudah "Kau tidak perlu khawatir, tuan akan selalu seperti ini jika ia
menemukan rencana yang baik untuk menemukan uang. Tuan juga melakukan hal
yang sama sebelum membuka toko pakaian".
Setelah itu, Frize tidak lagi memperdulikan Myro yang terus tertawa aneh dan mulai
mengambil mayat ular lumpur lagi. Tina masih tidak terlalu yakin dengan perkataan
Frize dan memutuskan untuk mundur dan menjauh sedikit dari Myro. Saat melihat
Myro yang tertawa dengan lebih keras, Tina segera ketakutan dan memutuskan
untuk menjauh dari Myro dan membantu Frize mengumpulkan mayat ular lumpur
dan membersihkannya.
Myro saat ini sama sekali tidak menyadari bahwa Tina menganggapnya sebagai
orang aneh. Myro saat ini masih berpikir tentang keberhasilan toko tas dan sepatu
miliknya sehingga Myro sama sekali tidak bisa berhenti tertawa. Bahkan Myro
tertawa dengan lebih keras, apalagi saat berpikir bahwa ia akan mendapatkan
banyak uang dan Myro memutuskan untuk berenang di tumpukan uang setiap pagi.
Jika Frize mengetahui pikiran Myro maka ia pasti akan memarahi Myro. Lagipula
Frize selalu memarahi Myro jika Myro melakukan sesuatu yang bodoh.
Myro segera menjauh sedikit dari Frize dan Tina. Setelah memastikan bahwa Tina
sangat jauh dari Myro dan sama sekali tidak memperhatikannya dan sibuk mengurus
mayat ular lumpur serta berbicara dengan Frize, Myro segera berkata dipikirannya
"Luna, buat 10 ular lumpur".
[Baiklah, Tuan Myro. Saya akan mengambil uang anda. Tapi karena anda tidak
membawa uang saat ini maka saya akan langsung mengambilnya dari tempat
penyimpanan dimensi milik Woark]
Myro segera menyadari bahwa ia sama sekali tidak memiliki uang saat ini karena
Myro menaruh semua uangnya di penyimpanan dimensi milik Woark. Untungnya
Luna bisa mengambil langsung uang di Woark sehingga Myro tidak perlu repot-repot
untuk turun dan menunggu besok sebelum mulai membuat ular lumpur.
Segera, 10 ular lumpur muncul didepan Myro dan saat ini mereka berada didasar
lumpur ini sehingga Myro sama sekali tidak bisa melihatnya. Tidak lama kemudian,
Myro bisa melihat bahwa 10 kepala ular lumpur yang muncul dari balik lumpur
didepan Myro.
Melihat kepala ular lumpur ini, Myro segera mengangguk dan berkata "Mulai hari ini,
kalian harus memburu semua ular lumpur di lantai ini. Kalian harus melakukannya
dengan bersembunyi dan jangan biarkan para petualang mengetahui keberadaan
kalian. Aku akan mengirim Dark Knight untuk mengambil hasil kerja kalian setiap
hari".
10 ular lumpur itu segera mengangguk yang menunjukkan bahwa mereka mengerti
dengan perkataan Myro. Melihat para ular lumpur yang sudah mengerti, Myro
segera mengangguk dan berkata "Kalian boleh pergi".
10 ular lumpur segera kembali ke lumpur dengan cepat dan menghilang tanpa bisa
dilihat oleh siapapun. Melihat ular lumpur itu segera pergi, Myro berbalik dan
berteriak pada Frize dan Tina yang masih sibuk berbicara "Apakah kalian sudah
selesai mengumpulkan mayat ular lumpurnya? Jika kalian sudah selesai maka kita
harus kembali sekarang. Jika kita terlambat maka hari akan terlalu malam".
Frize dan Tina saling mengangguk dan mereka segera turun dari labirin dan pergi
untuk menyelesaikan tugas tersebut ke guild. Setelah mendapatkan bayaran dan
membaginya, mereka semua kembali ke rumah masing-masing.