0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
37 tayangan7 halaman

Tahapan Musrenbang di Semitau

Dokumen tersebut membahas tentang perencanaan pembangunan di Kecamatan Semitau Kabupaten Kapuas Hulu. Ia menjelaskan proses musrenbang kecamatan yang diawali dari pengumpulan usulan pembangunan dari desa-desa, dilanjutkan dengan verifikasi dan penetapan keputusan hasil musrenbang untuk disampaikan ke pemerintah kabupaten."
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
37 tayangan7 halaman

Tahapan Musrenbang di Semitau

Dokumen tersebut membahas tentang perencanaan pembangunan di Kecamatan Semitau Kabupaten Kapuas Hulu. Ia menjelaskan proses musrenbang kecamatan yang diawali dari pengumpulan usulan pembangunan dari desa-desa, dilanjutkan dengan verifikasi dan penetapan keputusan hasil musrenbang untuk disampaikan ke pemerintah kabupaten."
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERENCANAAN PEMBANGUNAN

Jauhariah, Martinus Syamsudin

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kapuas


Jln. Oevank Oeray Nomor 92 Baning Kota Sintang
Email: martinussyamsudin 1974@[Link]

Abstrak: Pokok permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui,
mendeskripsikan dan menganalisis Perencana Pembangunan di Kecamatan Semitau Kabupaten Kapuas
Hulu. Metode penelitian ini menggunakan penelitian Deskriptif dengan Teknik pengumpulan data adalah
observasi, wawancara dan studi dokumentasi dengan analisis data menggunakan metode analisis
[Link] penelitian ini menunjukan bahwa mekanisme musrenbang kecamatan di mulai dari
pembentukan Panitia tingkat Kecamatan dan pihak kecamatan meminta rekapitulasi usul pembangunan
prioritas pada tingkat Desa. Proses musrenbang dilakukan dengan mengundang seluruh pihak terkait
baik sebagai pserta maupun sebagai narasumber dan Penetapan hasil musrenbang kecamatan di tetapkan
dengan berita acara untuk selanjutnya hasil di kirim ke Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu.

Kata Kunci: Perencanaan, Pembangunan, Kecamatan

PENDAHULUAN Dengan adanya musrenbang tingkat


Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 kecamatan ini diharapkan dapat menjaring aspirasi
Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan masyarakat tentang kebutuhan pembangunan pada
Pembangunan Nasional (SPPN), didalam pasal tahun perencanaan. Sehingga dalam pelaksanaan
1 ayat (21) dinyatakan bahwa Musrenbang adalah pembangunan daerah akan tepat sasaran dan
forum antar pelaku dalam menyusun rencana sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dalam
pembangunan nasional dan rencana pembangunan
musrenbang kecamatan ini, usulan kegiatan dari
daerah. Musrenbang tingkat kecamatan adalah
suatu forum musyawarah antar pemangku tingkat desa akan dilakukan verifikasi terkait
kepentingan untuk membahas dan menyepakati dengan kelayakan usulan, baik secara teknis
langkah-langkah penanganan program kegiatan maupun jenis kewenangan dengan mengundang
prioritas yang tercantum dalam Daftar Usulan Perangkat Daerah terkait dan Bappeda. Dari
Rencana Kegiatan Pembangunan Desa/Kelurahan proses verifikasi tersebut, akan dihasilkan daftar
yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan usulan kegiatan yang selanjutnya akan dibawa ke
daerah kabupaten/kota. proses selanjutnya yaitu Forum Perangkat Daerah
guna dilakukan sinkronisasi dan verifikasi
Musrenbang (musyawarah perencanaan kelayakan secara lebih lanjut.
pembangunan) merupakan salah satu tahapan
dalam proses perencanaan pembangunan yang Kecamatan Semitau secara astronomis
bertujuan untuk mengakomodir usulan kegiatan berada pada 0,45 Garis Lintang dan 111,70
dengan pendekatan dari bawah ke atas, atau
sampai 111,98 Bujur Timur. Secara geografis,
bottom-up. Musrenbang tingkat kecamatan
merupakan tahapan musrenbang kedua setelah batas-batas Kecamatan Semitau adalah sebagai
sebelumnya dilaksanakan musrenbang pada berikut; 1. Sebelah Utara berbatasan dengan
tingkat desa dan kelurahan. Musrenbang Kecamatan Empanang; 2. Sebelah Selatan
kecamatan dihadiri oleh para kepala desa, tokoh berbatasan dengan Kecamatan Seberuang; 3.
masyarakat, tokoh agama dan berbagai Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan
stakeholder yang terkait dengan pelaksanaan Silat Hilir; 4. Sebelah Timur berbatasan dengan
pembangunan di tingkat kecamatan Kecamatan Suhaid.

213
Jauhariah, Martinus Syamsudin, Perencanaan Pembangunan 214

Kecamatan Semintau dalam proses Akan tetapi usulan dari desa tersebut
penyelenggara pembangunan di wilayah tersebut tidalah semua dapat menjadi usulan pembanguan
tidaklah langsung melakukan pembangunan, yang menjadi keputusan musrenbang kecamatan.
Dalam pembuatan usulan musrenbang kecamatan
namum melalui proses dan tahapan perencanaan
prosesnya haruslah memperhatikan, proses
yang cukup koprehensip sebagai melaksanakan musrenbang, meksnisme musrenbang serta
mandat dari undang-undang penyelenggaraan penetapan hasil musrenbang kecamatan. Oleh
perencanaan pembangunan salah satunya adalah karena hal tersebut maka peneliti tertarik untuk
dengan melalukan musyawarah rencana meneliti yang berkenaan dengan Pelaksanaan
pembangunan (Musrenbang) kecamatan. Musyawarah Rencana Pembangunan
(Musrenbang) di Kecamatan Semitau Kabupaten
Berdasarkan data pra penelitian di Kapuas Hulu.
Kecamatan Semitau di bentuk Panitia Pelaksana
Kabupaten Kapuas Hulu dibentuk
Musrenbang kecamatan dalam bentuk Keputusan berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun
Camat Semitau yakni Keputusan Camat Semitau 1953 dengan luas wilayah 29.842,00 km2 atau
Nomor: 02 Tahun 2021 Tentang Panitia 2.984.200 Ha, dengan letak geografis antara
Pelaksanaan Musyawarah perencanan 111,40o – 111,10o Bujur Timur dan antara 0,50o
pembangunan (Musrenbang) Kecamatan semitau Lintang Utara – 1,40o Lintang Selatan. Batas
Kabupaten Kapuas Hulu Priode 2021. Hal ini wilayah Kabupaten Kapuas Hulu adalah sebagai
merujuk pada surat dari Sekretariat Daerah berikut; Sebelah utara dengan Sarawak (Malaysia
Timur), Sebelah Barat dengan Kabupaten Sintang,
Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu Nomor:
Sebelah Selatan dengan Kabupaten Sintang serta
050/37/BAPPPEDA/P3-B perihal Pelaksanaan Sebelah Timur dengan Kalimantan Timur dan
murenbang RKPD tahun Anggaran 2022 Tingkat Kalimantan Tengah. Dengan batas wilayah seperti
Kecamatan. tercantum di atas, luas wilayah Kabupaten Kapuas
Hulu setara dengan 20,33% dari luas Propinsi
Musrenbang Kecamatan adalah kegiatan Kalimantan Barat secara keseluruhan yang
rutin yang dilakukan untuk menentukan arah mencapai 146.807 km2.
prioritas pembangunan di kecamatan, musrenbang
Kecamatan Semitau adalah salah satu
kecamatan merupakan proses lanjutan
kecamatan yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu
musrenbang desa yang berada di wilayah yang memiliki luas kurang lebih 58.300 Ha.
kecamatan semitau. Usulan pembangunan ini Kacamatan Semitaumempunyai 12 desa, dengan
menjadi usulan dari masing-masing desa di jumlah Kepala Keluarga 2.569dengan 8.392 jiwa.
plenokan di kecamatan untuk dapat di tetapkan Untuk Lebih jelas jumlah penduduk Kecamatan
menjadi usulan pembangunan pada tingkat SemitauTahun 2021 dapat dilihat pada tabel
kecamatan kepada pemerintah kabupaten. berikut:

Tabel .[Link] Penduduk Kecamatan Semitau Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2021

No Nama Desa KK Jiwa


1 Semitau Hulu 488 1801
2 Kenerak 193 775
3 Sekedau 98 385
4 Entipan 221 745
5 Kenepai Komplek 258 429
6 Semitau Hilir 223 775
7 Nanga Kenepai 205 841
8 Tua Abang 281 952
9 Nanga Lemedak 93 306
10 Marsedan Raya 186 633
11 Padung Kumang 205 305
12 Nanga Seberuang 128 445
Jumlah 2.569 8.392
Sumber: Dok. Kec. Semitau, Maret 2022
215. Fokus, Volume 21, Nomor 1, Maret 2023, hlm. 213-219

Perencanaan pembangunan nasional dan pertimbangan yang seksama atas potensi, faktor-
daerah akan terlaksana dengan baik, sinergis dan faktor eksternal dan pihak-pihak yang
terarah apabila diawali dengan perencanaan yang berkepentingan dalam rangka mencapai suatu
matang dan memperhatikan aspek kontinuitasnya. tujuan tertentu. Dalam pengertian ini, termuat hal-
Perencanaan yang lebih menyeluruh, terarah dan hal yang merupakan prinsip perencanaan, yakni :
terpadu diperlukan untuk menjamin laju (1) apa yang akan dilakukan, yang merupakan
perkembangan di Indonesia, dalam mencapai jabaran dari visi dan misi; (2) bagaimana
suatu masyarakat yang adil, sejahtera dan mencapai hal tersebut; (3) siapa yang akan
makmur. Seiring dengan makin mantapnya melakukan; (4) lokasi aktivitas; (5) kapan akan
pelaksanaan pembangunan nasional dan daerah, dilakukan, berapa lama; dan (6) sumber daya yang
maka sebagai konsekuensi logisnya adalah bahwa dibutuhkan.
Pemerintah Pusat maupun Daerah dituntut untuk
lebih siap dan mandiri dalam menyusun strategi Bersesuaian dengan pendapat di atas,
pembangunan dalam rangka mengembangkan Tjokroamidjojo (1992:12) mendefinisikan
daerahnya sehingga mampumenghadapi era perencanaan sebagai suatu cara bagaimana
globalisasi dan persaingan yang semakin mencapai tujuan sebaik-baiknya (maximum
[Link] Pembangunan yang baik output) dengan sumber-sumber yang ada supaya
akan mampu menjamin terlaksananya lebih efisien dan efektif. Selanjutnya dikatakan
pembangunan yang menyeluruh terarah dan bahwa perencanaan merupakan penentuan tujuan
terpadu. Perencanaan tersebut harus disesuaikan yang akan dicapai atau yang akan dilakukan,
dengan tujuan yang ingin dicapai agar apa yang bagaimana, bilamana dan oleh siapa.
hendak dilaksanakan benar-benar dapat terwujud
dengan baik. Lalu apa sih sebenarnya pengertian Dengan demikian, menurut
dari perencanaan pembangunan, apa saja Tjokroamidjojo (1992:14) terdapat 5 (lima) hal
tujuannya dan jenis-jenis perencanaan pokok yang perlu diketahui dalam perencanaan
pembangunan, serta tahapan-tahapan yang harus ataupun perencanaan pembangunan, yakni : 1)
dilalui dalam perancanaan pembangunan nasional Permasalahan-permasalahan pembangunan suatu
dan daerah. negara/masyarakat yang dikaitkan dengan
sumber-sumber pembangunan yang dapat
Menurut Arthur [Link] (dalam Riyadi, diusahakan, dalam hal ini sumber-sumber daya
2002:8) mendefenisikan perencanaan ekonomi dan sumber-sumber daya lainnya. 2)
pembangunan sebagai suatu kumpulan Tujuan serta sasaran yang ingin dicapai. 3)
kebijaksanaan dan program pembangunan untuk Kebijaksanaan dan cara untuk mencapai tujuan
merangsang masyarakat dan swasta untuk dan sasaran rencana dengan melihat penggunaan
menggunakan sumberdaya yang tersedia lebih sumber-sumbernya dan pemilihan alternatif-
produktif. Sedangkan Jenseen (dalam Riyadi, alternatifnya yang terbaik. 4) Penterjemahan dalam
2002:8) merekomendasikan perencanaan program-program atau kegiatan-kegiatan usaha
pembangunan daerah harus memperhatikan hal- yang konkrit. 5) Jangka waktu pencapaian tujuan.
hal yang bersifat kompleks, sehingga prosesnya Perencanaan adalah merumuskan tujuan usaha ,
harus memperhitungkan kemampuan sumber daya produsen , metode dan jawdal pelaksanaannya
yang ada, baik sumber daya manusia, sumber di dalamnya termasuk ramalan tentang kondisi di
daya alam, sumber daya fisik, dan sumber daya masa yang akan datang dan perkiraan akibat dari
lainnya. rencana terhadap kondisi tersebut. Dengan
demikian maka perencanaan adalah penentuan
Sedangkan Perencanaan menurut Siagian tujuan yang akan dicapai atau yang akan dilakukan
(2001:43) tidak lain dari susunan (rumusan) , bagaimana , bilamana dan oleh siapa.
sistematik mengenai langkah (tindakan-
tindakan) yang akan dilakukan di masa depan, Selanjutnya Perencanaan menurut Piran
dengan didasarkan pada pertimbangan- Wiroatmodjo dkk (2001:38) memiliki kedudukan
Jauhariah, Martinus Syamsudin, Perencanaan Pembangunan 216

yang sangat penting di dalam pembangunan Kecamatan Semitau berserta Kepala Desa.
daerah. Perencanaan yang baik menjadikan Dengan menggunakan teknik pengumpulan data;
kegiatan pembangunan daerah : 1) Dilaksanakan Pengamatan/Observasi;wawancara atau
secara sistematis, terarah sesuai dengan tujuan interviewdan Studi Dokumentasi, dengan
pembangunan dan berkelanjutan. 2) Lebih efisien dokumen berupa buku-buku, laporan teknis yang
di dalam penggunaan dana, tenaga dan sumber berkaitan dengan penelitian.
daya yang lain pada setiap kegiatan. 3) Lebih tepat
guna bagi peningkatan kesejahteraan daerah dan HASIL PENELITIAN
pemeliharaan lingkungan serta sumber daya yang Musrenbang Kecamatan merupakan
lain untuk tetap mendukung kesejahteraan. 4) forum musyawarah antar para pemangku
Memiliki dasar-dasar untuk pelaksanaan, kepentingan untuk membahas dan menyepakati
pengendalian dan pengawasan. 5) Memiliki sarana langkah-langkah penanganan program kegiatan
untuk mencatat dan menilai pelaksanaan dan prioritas yang tercantum dalam Daftar Usulan
manfaat kegiatan pembangunan daerah. Rencana Kegiatan Pembangunan Kelurahan yang
di integrasikan dengan prioritas pembangunan
Perencanaan tidak berarti hanya daerah kota di wilayah kecamatan, yang
pembuatan proyek-proyek atau pengesahan dikoordinasikan oleh Bappeda kota dan
usulan proyek atau kegiatan, dan juga bukan hanya dilaksanakan oleh Camat.
untuk membagi-bagi dana dan sarana yang
disediakan untuk pembangunan [Link] Musrenbang kecamatan merupakan
teknis, perencanaan pembangunan daerah forum musyawarah tahunan para pemangku
menurut Wiroatmodjo dkk (2001:42), terdiri atas kepentingan di tingkatkecamatan untuk
kegiatan-kegiatan yang dapat dikelompok mendapatkan masukan mengenai kegiatan
kan menjadi unsur-unsur perencanaan sebagai prioritas pembangunan di wilayah kecamatan.
berikut : 1)Persiapan Perencanaan, 2) Pengumpul Masukan tersebut berdasarkan hasil Musrenbang
an dan analisis data. 3) Penentuan hasil yang tingkat [Link] tahun 2021 berbeda
diharapkan dari pembangunan daerah secara dengan tahun-tahun sebelumnya dikarenakan
keseluruhan (visi pembangunan total). 4) pandemi covid-19 sehingga dalam pelaksanaan-
Penentuan Strategi pembangunan daerah. 5) nya.
Penentuan sasaran-sasaran pada setiap sector
Berdasarkan Dokumen yang ada bahwa
pembangunan. 6) Penentuan strategi pelaksanaan
tujuan penyelenggaraan musrenbang RKPD
untuk mencapai hasil yang diharapkan pada setiap
Kabupaten Kapuas Hulu diKecamatan antara lain:
sasaran pada setiap sector. 7) Penentuan tahapan-
1) Membahas dan menyepakati usulan rencana
tahapan pembangunan dan hasil yang ingin dicapai
kegiatan pembangunandesa/kelurahan yang
pada setiap tahapan pelaksanaan (visi temporal)
menjadi kegiatan prioritas pembangunan di
baik secara keseluruhan maupun pada setiap
wilayahkecamatan yang bersangkutan; 2)
sektor. 8) Penentuan kegiatan-kegiatan yang akan
Membahas dan menyepakati kegiatan prioritas
dilaksanakan disertai urutan prioritas pelaksanaan pembangunan di wilayahkecamatan yang belum
pada setiap sector. 9) Penyusunan rencana tercakup dalam prioritas kegiatan
pembangunan daerah. 10) Penetapan rencana pembangunandesa; 3) Menyepakati peng-
pembangunan daerah dalam peraturan daerah elompokan kegiatan prioritas pembangunan di
(PERDA) menjadi Program Pembangunan daerah wilayahkecamatan berdasarkan tugas dan fungsi
(PROPEDA) dan penjabaran untuk Perangkat Daerah Kabupaten.
pelaksanaannya.
Efektifnya pelaksanaan Musyawarah
Masyarakat dan lain-lain) pada saat Rencana Pembangunan Tingkat kecamatan maka
sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak perlu memperhatian, mekanisme musrenbang,
atau sebagaimana adanya”. Yang menjadi subjek proses musrenbang serta memperhatikan hal yang
dalam penelitian ini adalah Camat Semitau, Kasi berhubungan dengan penetapan hasil musrenbang
Pembangunan, Anggota Tim Panitia Musrenbang tersebut.
217. Fokus, Volume 21, Nomor 1, Maret 2023, hlm. 213-219

Penentuan arah pembangunan dalam untuk pelaksanaan MusrenbangKecamatan


pencapai tujuan pembangunan sangatlah menjadi yakni;Dokumen Pra Rancangan Awal RKPD
perhatian, pembangunan yang di jalankan secara Tingkat Kecamatan Tahun 2022, terdiri atas: (a).
efektif akan memberi dampak baik pula bagi Hasil Rembuk RW Tahun 2019 yang telah
masyarakat dan akan berdampak juga secara diverifikasi dan divalidasi pada Musrenbang
umum bagi sebuah bangsa. Perencanaan untuk Kelurahan; (b). Arah Kebijakan Pembangunan
menetukan arah pembangunan tidaklah bisa di Kecamatan; dan (c). Program dan Kegiatan
lakukan asal-asalan, pembangunan yang Prioritas Kecamatan sesuai dengan kewenangan.
dilakukan membutuhkan musyawarah bersama mekanisme dalam pelaksanaan Musrenbang
untuk dapat menemukan pembangunan yang Tahunan Kecamatan dilakukan dengan tahapan
sesuai dengan kebutuhan masyarakat. sebagai berikut :

Musrenbang Kecamatan dengan dasar 1. Tahap persiapan, dengan kegiatan sebagai


Keputusan Pemerintah Kabupaten maka Camat berikut :
menetapkan Panitia Musrenbang kecamatan Camat menetapkan Tim Penyelenggara
dengan Surat Keputusan Camat Semintau Musrenbang Kecamatan dan tugas dari Tim
Nomor:02 tahun 2021 Tentang Panitia Penyelenggara adalah sebagai berikut :
Pelaksanaan Kegiatan Musyawarah Perencanaan 1) Mengkompilasi prioritas kegiatan
Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Semitau pembangunan yang menjadi tanggungjawab
Kabupaten Kapuas Hulu Priode Tahun 2021, SKPD dari masing-masing desa berdasarkan
tanggal 9 Februari 2022. masing-masing fungsi SKPD.
2) Menyusun jadwal dan agenda
Musyawarah dalam penentuan rencan musrenbang Kecamatan.
pembanguan telah dilakukan secara rutin di 3) Mengumumkan secara terbuka tentang
Kecamatan Semitau dan dalam prosesnya jadwal, agenda, dan tempat Musrenbang
mekanisme yag harus dilakukan secara standar Kecamatan minimal 7 hari sebelum kegiatan
dalam perumusan tujuan pembangunan di dilakukan, agar peserta bisa menyiapkan diri dan
Kecamatan Semitau. segera melakukan pendaftaran dan atau diundang.
4) Membuka pendaftaran dan atau
Musrenbang di Kecamatan dilakukan mengundang calon peserta Musrenbang
dengantahapan, yakni tahap Persiapan Kecamatan, baik wakil dari desa maupun dari
musrenbang RKPD Kabupaten Kapuas Hulu di kelompok-kelompok masyarakat.
Kecamatan; dan tahap Penyelenggaraan 5) Menyiapkan peralatan dan bahan/materi
musrenbang RKPD Kabupaten Kapuas Hulu di serta notulen untuk musrenbang kecamatan.
Kecamatan.
2. Tahap pelaksanaan dengan agenda sebagai
Kecamatan Semitau dalam berikut :
mempersiapkan Musrenbang Kecamatan di
dasarkan pada surat Pemerintah Kabupaten 1) Pendaftaran peserta Musrenbang
Kapuas Hulu Nomor: 050/37/BAPPPEDA/P3- Kecamatan.
B perihal Pelaksanaan murenbang RKPD tahun 2) Pemaparan camat mengenai prioritas
Anggaran 2022 Tingkat Kecamatan tertanggal 19 masalah kecamatan, seperti kemiskinan,
Februari 2021 yang di tujukan Kepada Organisasi pendidikan, kesehatan, prasarana dan
Perangkat Daerah dan Camat Sekabupaten pengangguran.
Kapuas Hulu. 3) Pemaparan mengenai Rancangan Kerja
SKPD di tingkat kecamatan yang bersangkutan
Musrenbang Kecamatan Semitau dalam beserta strategi, besaran plafon dana oleh kepala-
pelaksanaan ada bebarapa dokumen yang harus kepala cabang SKPD atau pejabat SKPD dari
di persiapkan. Dokumen yang perlu disiapkan Kabupaten.
Jauhariah, Martinus Syamsudin, Perencanaan Pembangunan 218

4) Pemaparan masalah dan prioritas Musrenbang Kecamatan telah dilakukan dengan


kegiatan dari masing-masing desa/kelurahan membentuk TIM Panitia Musrenbang tingkat
menurut fungsi/SKPD menurut tim penyelenggara kecamatan. Proses Musrenbang Kecamatan telah
Musrenbang Kecamatan. dilakukan dengan mengundang para narasumber
5) Verifikasi oleh delegasi desa/kelurahan dan kepala desa dan BPD serta Toko Masyarakat.
untuk memastikan semua prioritas kegiatan yang Peneliti menyarankan sebagai berikut Perencana
diusulkan oleh desa/kelurahannya sudah tercantum Pembangunan Mekanisme Musrenbang
menurut masing-masing SKPD. Kecamatan dengan membentuk TIM Panitia
6) Pembagian peserta musrenbang kedalam Musrenbang tingkat kecamatan agar dapat
kelompok pembahasan berdasarkan jumlah fungsi/ dilakukan secara maksimal. Serta Proses
SKPD atau Gabungan SKPD yang tercantum. Musrenbang Kecamatan dengan mengundang
7) Kesepakatan prioritas pembangunan para narasumber dan kepala desa dan BPD serta
kecamatan yang dianggap perlu oleh peserta Toko Masyarakat agar dapat di lakukan secara
musrenbang kecamatan namun belum diusulkan maksimal.
oleh desa/kelurahan (kegiatan lintas desa yang
belum diusulkan desa/kelurahan)
8) Kesepakatan kriteria untuk menentukan DAFTAR PUSTAKA
prioritas kegiatan pembangunan kecamatan untuk Akbar dan Usman. 2009. Metode Penelitian
masing-masing fungsi/SKPD atau Gabungan
Sosial. Jakarta: Bumi Aksara.
SKPD.
9) Kesepakatan prioritas kegiatan Tjokroamidjojo. 1992. Perencanaan
pembangunan kecamatan berdasarkan masing- Pembangunan, Jakarta: Bumi Aksara.
masing fungsi/SKPD. Faisal, S. 2001. Format-Format-Penelitian
10) Pemaparan prioritas pembangunan Sosial. Jakarta: PT. Raja Grafindo
kecamatan dari tiap-tiap kelompok fungsi/SKPD Persada.
atau Gabungan SKPD di hadapan seluruh peserta
Musrenbang Kecamatan. Nasir, M. 1988. Metode Penelitian, Jakarta:
11) Penetapan daftar nama delegasi Ghalia.
kecamatan 3-5 orang (masyaratkat) untuk Nawawi, H. 2003. Metodologi Penelitian,
mengikuti forum SKPD dan Musrenbang Yogjakarta: Gajah Mada University Press.
Kabupaten. Dalam komposisi delegasi tersebut
Sugiyono, 2011, Metode Penelitian
terdapat perwakilan perempuan.
Kuantitatif Kualitatif dan R & D,
Alfabeta. Bandung.
Dalam kondisi dokumen penunjang tidak
lengkap atau keterbatasan narasumber, Pedoman Skripsi, 2021. Fakultas Ilmu Sosial dan
Musrenbang Kecamatan tetap dilaksanakan Ilmu Politik, Edisi Revisi 2021.
minimal hingga langkah yang disebutkan ada butir Riyadi, 2005. Perencanaan Pembangunan
7, sehingga camatdapat menyusun gabungan Daerah (strategi menggali potensi
prioritas kegiatan tahunan dari desa/kelurahan dalam mewujudkan otonomi daerah).
menurut SKPD. Hasilnya kemudian disampaikan PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta
kepada Forum SKPD dan Forum Gabungan Rajawali, Jakarta.
SKPD ditingkat Kabupaten. Semua kondisi ini
dicatat oleh notulen dalam Berita Acara Bryant, C. dan L. G White (1989). Manajemen
Musrenbang Kecamatan. P e m b a n g u n a n
UntukNegaraBerkembang, Jakarta:
KESIMPULAN DAN SARAN LP3ES. Hal. 306
Perencana Pembangunan di Kecamatan Iskandar, J. (2001). Teori dan Isu
Semitau Kabupaten Kapuas Hulu bahwa Pembangunan, Garut: Uniga. Hal. 131
Perencana Pembangunan melalui Mekanisme
219. Fokus, Volume 21, Nomor 1, Maret 2023, hlm. 213-219

Ambarwati, I. D., & Erowati, D. (2019). Perundang-Undanganan dan Peraturan


Perencanaan Yang Tak Partisipatif : Pemerintah
ProsesMusyawarah Perencanaan 1. Undang-undang Nomor 25 Tahun
Pembangunan (Musrenbang) 2004 tentang Sistem Perencanaan
Kecamatan. Journal of Political Pembangunan Nasional.
andGovernment Studies, 8(04), 271–280.
Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008
Ariadi, A. 2019. Perencanaan Pembangunan tentang Pedoman Evaluasi
Desa. PT. Raja Grafindo Persada. PenyelenggaraanPemerintah Daerah

Anda mungkin juga menyukai