Analisis Jalan Perkotaan Ambon Maluku
Analisis Jalan Perkotaan Ambon Maluku
Rencana situasi
Penampang melintang
4%
ELV. +7.8 ELV. +8 2%
C
LELV. +12 cm 2%
4%
ELV. +8 ELV. +7.8
0.20 6 6 0.20
3.5
Sisi A Sisi B Total
Lebar jalur lalu lintas rata-rata 3.5 3.5 7
Kereb (K) atau Bahu (B) K K
Jarak kereb - penghalang (m) 0 0 0.0
Lebar efektif bahu (dalam + luar) (m) 0.20 0.20
Total:
(8)
1
entukan frekwensi berbobot kejadian, dan 2
ya tabel kedua. 3
Kecepatan kendaraan
Tipe kejadian hambatan faktor Frekwensi frekwensi
simbol
samping bobot kejadian berbobot Soal/
(11) (12) (13) (14) (15) Arah
PED 0.5 18 /jam, 20 9
(15)
1
9 2
3
Kecepatan arus Faktor penyesuaian FV0 + FVW Faktor penyesuaian Kecepatan arus bebas
bebas dasar untuk lebar jalur (2) + (3) Hamabatan samping ukuran kota FV
FV0 FVW FFVSF FFVCS (4) x (5) x (6)
(km/jam) (km/jam) (km/jam) (km/jam)
(2) (3) (4) (5) (6) (7)
55 3.5 58.5 1.00 0.90 52.7
Rencana situasi
Penampang melintang
4%
ELV. +7.8 ELV. +8 2%
C
L
ELV. +12 cm 2%
4
ELV. +8
Sisi A
Lebar jalur lalu lintas rata-rata 3.5
Kereb (K) atau Bahu (B) K
Jarak kereb - penghalang (m) 0
Lebar efektif bahu (dalam + luar) (m) 0.20
Baris
1.1
1.2
2
3
4%
2% ELV. +8 ELV. +7.8
5
6
7
3.5 6 0.20
Bila data rinci tersedia, gunakan tabel pertama untuk menentukan frekwensi berbobot kejadian, dan
selanjutnya gunakan tabel kedua. Bila tidak, gunakan hanya tabel kedua.
Total:
(smp/jam)
(8) (9)
1 1650
jadian, dan 2
3
raan ringan
Rencana situasi
Penampang melintang
4%
ELV. +7.8 ELV. +8 2%
C
L
ELV. +12 cm 2%
Sisi A
Lebar jalur lalu lintas rata-rata 3.5
Kereb (K) atau Bahu (B) K
Jarak kereb - penghalang (m) 0
Lebar efektif bahu (dalam + luar) (m) 0.20
Baris
1.1
1.2
2
3
4%
2% ELV. +8 ELV. +7.8
5
6
7
3.5 6 0.20
Bila data rinci tersedia, gunakan tabel pertama untuk menentukan frekwensi berbobot kejadian, dan
selanjutnya gunakan tabel kedua. Bila tidak, gunakan hanya tabel kedua.
Total:
(smp/jam)
(8) (9)
1 1650
jadian, dan 2
3
raan ringan
Rencana situasi
Penampang melintang
4%
ELV. +7.8 ELV. +8 2%
CL
ELV. +12 cm 2%
4%
ELV. +8 ELV. +7.8
Sisi A
Lebar jalur lalu lintas rata-rata 3.5
Kereb (K) atau Bahu (B) K
Jarak kereb - penghalang (m) 0
Lebar efektif bahu (dalam + luar) (m) 0.20
Baris
1.1
1.2
2
3
4%
2% ELV. +8 ELV. +7.8
5
6
7
6 3.5 0.20
Bila data rinci tersedia, gunakan tabel pertama untuk menentukan frekwensi berbobot kejadian, dan
selanjutnya gunakan tabel kedua. Bila tidak, gunakan hanya tabel kedua.
Total:
(smp/jam)
(8) (9)
1 1650
jadian, dan 2
3
raan ringan
Rencana situasi
Penampang melintang
4%
ELV. +7.8 ELV. +8 2%
C
LELV. +12 cm 2% EL
Sisi A
Lebar jalur lalu lintas rata-rata 3.5
Kereb (K) atau Bahu (B) K
Jarak kereb - penghalang (m) 0
Lebar efektif bahu (dalam + luar) (m) 0.20
Baris
1.1
1.2
2
3
4%
2% ELV. +8 ELV. +7.8
5
6
7
3.5 6 0.20
Bila data rinci tersedia, gunakan tabel pertama untuk menentukan frekwensi berbobot kejadian, dan
selanjutnya gunakan tabel kedua. Bila tidak, gunakan hanya tabel kedua.
Total:
(smp/jam)
(8) (9)
1 1650
jadian, dan 2
3
raan ringan
Rencana situasi
Penampang melintang
4%
ELV. +7.8 ELV. +8 2%
C
L
ELV. +12 cm 2%
Sisi A
Lebar jalur lalu lintas rata-rata 3.5
Kereb (K) atau Bahu (B) K
Jarak kereb - penghalang (m) 0
Lebar efektif bahu (dalam + luar) (m) 0.20
Baris
1.1
1.2
2
C
L 2%
4%
3
3.5 6 0.20
Bila data rinci tersedia, gunakan tabel pertama untuk menentukan frekwensi berbobot kejadian, dan
selanjutnya gunakan tabel kedua. Bila tidak, gunakan hanya tabel kedua.
Total:
(smp/jam)
(8) (9)
1 1650
jadian, dan 2
3
raan ringan
Rencana situasi
Penampang melintang
4%
ELV. +7.8 ELV. +8 2%
CL
ELV. +12 cm 2%
4%
ELV. +8 ELV. +7.
Sisi A
Lebar jalur lalu lintas rata-rata 3.5
Kereb (K) atau Bahu (B) K
Jarak kereb - penghalang (m) 0
Lebar efektif bahu (dalam + luar) (m) 0.20
Baris
1.1
1.2
2
3
4%
2% ELV. +8 ELV. +7.8
5
6
7
6 3.5 0.20
Bila data rinci tersedia, gunakan tabel pertama untuk menentukan frekwensi berbobot kejadian, dan
selanjutnya gunakan tabel kedua. Bila tidak, gunakan hanya tabel kedua.
Total:
(smp/jam)
(8) (9)
1 1650
jadian, dan 2
3
raan ringan
Rencana situasi
Penampang melintang
4%
ELV. +7.8 ELV. +8 2%
CL
ELV. +12 cm 2%
4%
ELV. +8 ELV. +7.8
0.20 63.5 6
3.5 0.20
Sisi A
Lebar jalur lalu lintas rata-rata 3.5
Kereb (K) atau Bahu (B) K
Jarak kereb - penghalang (m) 0
Lebar efektif bahu (dalam + luar) (m) 0.20
Baris
1.1
1.2
2
3
4%
2% ELV. +8 ELV. +7.8
5
6
7
6
3.5 0.20
Bila data rinci tersedia, gunakan tabel pertama untuk menentukan frekwensi berbobot kejadian, dan
selanjutnya gunakan tabel kedua. Bila tidak, gunakan hanya tabel kedua.
Total:
(smp/jam)
(8) (9)
1 1650
jadian, dan 2
3
raan ringan
Rencana situasi
Penampang melintang
4%
ELV. +7.8 ELV. +8 2%
CL
ELV. +12 cm 2%
4%
ELV. +8 ELV. +7.8
Sisi A
Lebar jalur lalu lintas rata-rata 3.5
Kereb (K) atau Bahu (B) K
Jarak kereb - penghalang (m) 0
Lebar efektif bahu (dalam + luar) (m) 0.20
Baris
1.1
1.2
2
3
4%
2% ELV. +8 ELV. +7.8
5
6
7
63.5 0.20
Bila data rinci tersedia, gunakan tabel pertama untuk menentukan frekwensi berbobot kejadian, dan
selanjutnya gunakan tabel kedua. Bila tidak, gunakan hanya tabel kedua.
Total:
(smp/jam)
(8) (9)
1 1650
jadian, dan 2
3
raan ringan
Rencana situasi
Penampang melintang
4%
ELV. +7.8 ELV. +8 2%
C
L
ELV. +12 cm 2% ELV.
Sisi A
Lebar jalur lalu lintas rata-rata 3.5
Kereb (K) atau Bahu (B) K
Jarak kereb - penghalang (m) 0
Lebar efektif bahu (dalam + luar) (m) 0.20
Baris
1.1
1.2
2
3
4%
2% ELV. +8 ELV. +7.8
5
6
7
3.5 6 0.20
Bila data rinci tersedia, gunakan tabel pertama untuk menentukan frekwensi berbobot kejadian, dan
selanjutnya gunakan tabel kedua. Bila tidak, gunakan hanya tabel kedua.
Total:
(smp/jam)
(8) (9)
1 1650
jadian, dan 2
3
raan ringan
Rencana situasi
Penampang melintang
4%
ELV. +7.8 ELV. +8 2%
C
L
ELV. +12 cm 2% ELV. +
Sisi A
Lebar jalur lalu lintas rata-rata 3.5
Kereb (K) atau Bahu (B) K
Jarak kereb - penghalang (m) 0
Lebar efektif bahu (dalam + luar) (m) 0.20
Baris
1.1
1.2
2
3
4%
2% ELV. +8 ELV. +7.8
5
6
7
3.5 6 0.20
Bila data rinci tersedia, gunakan tabel pertama untuk menentukan frekwensi berbobot kejadian, dan
selanjutnya gunakan tabel kedua. Bila tidak, gunakan hanya tabel kedua.
Total:
(smp/jam)
(8) (9)
1 1650
jadian, dan 2
3
raan ringan
FV LV (km/Jam)
70
Kecepatan Rata -Rata Kendaraan Ringan LV
60 70
56.4 60
50
50
(Km/Jam
40
40
30
30
20
10
0,09
0
FV LV (km/Jam)
Kecepatan Rata -Rata Kendaraan Ringan LV
70
60 70
60
50
50
(Km/Jam
40
40
30
30
20
10
0,17
0
FV LV (km/Jam)
70
60
50
42.7 50
40
(Km/Jam
40
30
30
20
10
0,53
0
0.9 0
WAKTU: 08.00 - 09.00
80
FV LV (km/Jam)
Kecepatan Rata -Rata Kendaraan Ringan LV
70
60 70
60
50
50
(Km/Jam
40
40
30
30
20
10
0,59
0.9 0 0
FV LV (km/Jam)
70
60
50
44.2 50
(Km/Jam
40
40
30
30
20
10
FV LV (km/Jam)
Kecepatan Rata -Rata Kendaraan Ringan LV
70
60 70
60
50
50
(Km/Jam
40
40
30
30
20
10
0,46
0
50
40
30
80
FV LV (km/Jam)
70
60
50
50
(Km/Jam
40.09
40
40
30
30
20
10
0,60
0
FV LV (km/Jam)
70 60
60
50
50
(Km/Jam
40
40
30
30
20
10
0.32
0
FV LV (km/Jam)
70
60 70
60
50
50
40
40
30
30
20
10
0,60
0
FV LV (km/Jam)
0 70
60
0
50
(Km/Jam
0
40
0
30
0.32
0
FV LV (km/Jam)
70
Kecepatan Rata -Rata Kendaraan Ringan LV
60 70
50.4 60
50
50
(Km/Jam
40
40
30
30
20
10
0,29
0
FV LV (km/Jam)
Kecepatan Rata -Rata Kendaraan Ringan LV
70
60 70
60
50
50
(Km/Jam
40
40
30
30
20
10
FV LV (km/Jam)
70
Kecepatan Rata -Rata Kendaraan Ringan LV
60 70
50.4 60
50
50
(Km/Jam
40
40
30
30
20
10
0,31
0
0.9 0 0 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8 0.9 0
FV LV (km/Jam)
Kecepatan Rata -Rata Kendaraan Ringan LV
70
60 70
60
50
50
(Km/Jam
40
40
30
30
20
10
0.30
0
0.9 0 0 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8 0.9 0
0.8 0.9 0
JALAN PERKOTAAN Tanggal: Ditangani oleh:
FORMULIR UR-1: DATA MASUKANProvinsi: Maluku Diperiksa oleh:
- DATA UMUM Kota: Ambon Ukuran kota: < O.1 jt
- GEOMETRIK JALAN [Link]/Nama jalan:
Kode segmen: 1 Tipe daerah: Kom.
Panjang: 30 m Tipe Jalan: 2/1 TT
Periode waktu: 17.00 - 18.00 Nomor soal:
Rencana situasi
Penampang melintang
4%
ELV. +7.8 ELV. +8 2%
CL
ELV. +12 cm 2%
4%
ELV. +8 ELV. +7.8