0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan112 halaman

Analisis Jalan Perkotaan Ambon Maluku

Diunggah oleh

Robbin Kumbangsila
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan112 halaman

Analisis Jalan Perkotaan Ambon Maluku

Diunggah oleh

Robbin Kumbangsila
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

JALAN PERKOTAAN Tanggal: Senin,28 Maret - 2022 Ditangani oleh:

FORMULIR UR-1: DATA MASUKAN Provinsi: Maluku Diperiksa oleh:


- DATA UMUM Kota: Ambon Ukuran kota:
- GEOMETRIK JALAN [Link]/Nama jalan:
Kode segmen: 1 Tipe daerah:
Panjang: 30 m Tipe Jalan:
Periode waktu: 06.00 - 07.00 Nomor soal:

Rencana situasi

Penampang melintang
4%
ELV. +7.8 ELV. +8 2%
C
LELV. +12 cm 2%
4%
ELV. +8 ELV. +7.8

0.20 6 6 0.20
3.5
Sisi A Sisi B Total
Lebar jalur lalu lintas rata-rata 3.5 3.5 7
Kereb (K) atau Bahu (B) K K
Jarak kereb - penghalang (m) 0 0 0.0
Lebar efektif bahu (dalam + luar) (m) 0.20 0.20

Bukaan median (tidak ada, sedikit, banyak) Tidak ada

Kondisi pengaturan lalu lintas

Batas kecepatan (km/jam)


Pembatasan akses untuk tipe kendaraan teretentu
Pembatasan Parkir (periode waktu)
Pembatasan berhenti (periode waktu)
Lain-lain
Ditangani oleh: JALAN PERKOTAAN Tanggal:
Diperiksa oleh: FORMULIR UR-2: DATA MASUKAN [Link]/Nama jalan:
Ukuran kota: < 0.1 jt - ARUS LALU LINTAS Kode segmen:
- HAMBATAN SAMPING Periode waktu:
Tipe daerah: Kom.
Tipe Jalan: 2/1 TT Lalu lintas harian rata-rata tahunan
Nomor soal: LHRT (kend./hari) 18052 Faktor-k:
Komposisi % LV % 60%

Data arus kendaraan/jam

Baris Tipe kend. Kend. Ringan


1,1 emp arah-1 LV: 1.0
1,2 emp arah-2 LV:
2 Arah kend./jam smp/jam
(1) (2) (3)
3 35 235 235
4%
ELV. +8 ELV. +7.8
4
5
6
7
0.20

Rata-rata Kelas hambatan samping


3.5
Bila data rinci tersedia, gunakan tabel pertama untuk menentukan frekwensi berbobot kejadian
0.0 selanjutnya gunakan tabel kedua. Bila tidak, gunakan hanya tabel kedua.

1. Penentuan frekwensi kejadian

perhitungan frekwensi berbobot Tipe kejadian hambatan


kejadian per jam per 30 m dari samping
segmen jalan yang diamati, pada (11)
kedua sisi jalan Pejalan kaki

Total:

2. Penentuan kelas hambatan samping

Frekwensi berbobot kejadian


(16)
< 100 Pemukiman, hampir tidak ada kegiatan
100 - 299 Pemukiman, beberapa angkutan umum, dll.
300 - 499 Daerah industri dengan toko-toko di sisi jalan
500 - 899 Daerah komersial dengan aktivitas sisi jalan yang tinggi
>900 Daerah komersial dan aktivitas pasar sisi jalan yang sangat
Ditangani oleh: JALAN PERKOTAAN
[Link]/Nama jalan: 0 FORMULIR UR-3: ANALISA
1 Diperiksa oleh: KECEPATAN, KAPASITAS
eriode waktu: 06.00 - 07.00 Nomor soal:

Kecepatan arus bebas kend


0.09 Pemisahan arah 1/arah 2: 50/50
MC % 32% Soal/
Arah

Sepeda motor (1)


MC: 0.35 Arus Total Q 1
MC: 0.35 2
kend./jam smp/jam Arah % Kend./jam Smp/jam 3
(6) (7) (8) (9) (10)
614 215 0.5 849 450
Kapasitas

Pemisahan arah, SP=Q1/(Q1+2) 50% Soal/


Faktor-smp FSMP = 0.53 Arah

(8)
1
entukan frekwensi berbobot kejadian, dan 2
ya tabel kedua. 3

Kecepatan kendaraan
Tipe kejadian hambatan faktor Frekwensi frekwensi
simbol
samping bobot kejadian berbobot Soal/
(11) (12) (13) (14) (15) Arah
PED 0.5 18 /jam, 20 9

(15)
1
9 2
3

Kondisi khusus Kelas hambatan samping


(17) (18) (19)
tidak ada kegiatan Sangat rendah bgvhtftc \
pa angkutan umum, dll. Kelas hambatanL
gan toko-toko di sisi jalan Sedang M
engan aktivitas sisi jalan yang tinggi Tinggi H
an aktivitas pasar sisi jalan yang sangat tinggi Sangat tinggi VH
N PERKOTAAN Tanggal: Ditangani oleh:
MULIR UR-3: ANALISA [Link]/Nama jalan:
EPATAN, KAPASITAS Kode segmen: 1 Diperiksa oleh:
Periode waktu: 06.00 - 07.00 Nomor soal:

Kecepatan arus bebas kendaraan ringan FV = (FV0 + FVW) x FFVSF x FFVCS

Kecepatan arus Faktor penyesuaian FV0 + FVW Faktor penyesuaian Kecepatan arus bebas
bebas dasar untuk lebar jalur (2) + (3) Hamabatan samping ukuran kota FV
FV0 FVW FFVSF FFVCS (4) x (5) x (6)
(km/jam) (km/jam) (km/jam) (km/jam)
(2) (3) (4) (5) (6) (7)
55 3.5 58.5 1.00 0.90 52.7

Kapasitas C = C0 x FCW x FCSF x FCCS

Kapasitas dasar Faktor penyesuaian untuk kapasitas Kecepatan arus bebas


C0 Lebar jalur Pemisahan arah Hambatan samping ukuran kota C
FCW FCSP FCSF FCCS (9)x(10)x(11)x(12)x(13)
(smp/jam) (km/jam) (smp/jam)
(9) (10) (11) (12) (13) (14)
1650 3.5 1.0 0.94 0.90 4886

Kecepatan kendaraan ringan

Arus lalu lintas Derajat Kecepatan Panjang segmen Waktu tempuh


(Q) kejenuhan FVLV jalan (TT)
formulir UR-2 (DS) Gmbr D-2:1 atau 2 (L) (19)/(18)
(smp/jam) (16/14) (km/jam) (km) (jam)
(16) (17) (18) (19) (13)
450 0.09 56.4 0.29 0.0051
11)x(12)x(13)
JALAN PERKOTAAN Tanggal:
FORMULIR UR-1: DATA MASUKANProvinsi: Maluku
- DATA UMUM Kota: Ambon
- GEOMETRIK JALAN [Link]/Nama jalan:
Kode segmen: 1
Panjang: 30 m
Periode waktu: 07.00-08.00

Rencana situasi

Penampang melintang
4%
ELV. +7.8 ELV. +8 2%
C
L
ELV. +12 cm 2%
4
ELV. +8

0.20 3.56 3.5 6 0.

Sisi A
Lebar jalur lalu lintas rata-rata 3.5
Kereb (K) atau Bahu (B) K
Jarak kereb - penghalang (m) 0
Lebar efektif bahu (dalam + luar) (m) 0.20

Bukaan median (tidak ada, sedikit, banyak)

Kondisi pengaturan lalu lintas

Batas kecepatan (km/jam)


Pembatasan akses untuk tipe kendaraan teretentu
Pembatasan Parkir (periode waktu)
Pembatasan berhenti (periode waktu)
Lain-lain
Ditangani oleh: JALAN PERKOTAAN
Diperiksa oleh: FORMULIR UR-2: DATA MASU
Ukuran kota: < 0.1 jt - ARUS LALU LINTAS
- HAMBATAN SAMPING
Tipe daerah: Kom.
Tipe Jalan: 2/1 TT Lalu lintas harian rata-rata ta
Nomor soal: LHRT (kend./hari)
Komposisi %

Data arus kendaraan/jam

Baris
1.1
1.2
2

3
4%
2% ELV. +8 ELV. +7.8
5
6
7

3.5 6 0.20

Sisi B Total Rata-rata Kelas hambatan samping


3.5 7 3.5
K Bila data rinci tersedia, gunak
0 0.0 0.0 selanjutnya gunakan tabel ked
0.20
1. Penentuan frekwensi kejadi
Tidak ada
perhitungan frekwensi berbobot
kejadian per jam per 30 m dari
segmen jalan yang diamati, pada
kedua sisi jalan

2. Penentuan kelas hambatan

Frekwensi berbobot kejadian


JALAN PERKOTAAN Tanggal: 30-Dec-99
FORMULIR UR-2: DATA MASUKAN [Link]/Nama jalan:
- ARUS LALU LINTAS Kode segmen: 1
- HAMBATAN SAMPING Periode waktu: 07.00 - 08.00

Lalu lintas harian rata-rata tahunan


LHRT (kend./hari) 18052 Faktor-k: 0.09 Pemisahan arah 1/arah 2:
Komposisi % LV % 60% HV % 8% MC % 32%

Data arus kendaraan/jam

Tipe kend. Kend. Ringan Sepeda motor


emp arah-1 LV: 1.0 MC: 0.4
emp arah-2 LV: MC:
Arah kend./jam smp/jam kend./jam smp/jam
(1) (2) (3) (4) (5)
1 399 399 1125 450

Pemisahan arah, SP=Q1/(Q1+2)


Faktor-smp FSMP =

Kelas hambatan samping

Bila data rinci tersedia, gunakan tabel pertama untuk menentukan frekwensi berbobot kejadian, dan
selanjutnya gunakan tabel kedua. Bila tidak, gunakan hanya tabel kedua.

1. Penentuan frekwensi kejadian

perhitungan frekwensi berbobot Tipe kejadian hambatan


simbol
kejadian per jam per 30 m dari samping
segmen jalan yang diamati, pada (11) (12)
kedua sisi jalan Pejalan kaki PED

Total:

2. Penentuan kelas hambatan samping

Frekwensi berbobot kejadian Kondisi khusus


(16) (17)
< 100 Pemukiman, hampir tidak ada kegiatan
100 - 299 Pemukiman, beberapa angkutan umum, dll.
300 - 499 Daerah industri dengan toko-toko di sisi jalan
500 - 899 Daerah komersial dengan aktivitas sisi jalan yang tinggi
>900 Daerah komersial dan aktivitas pasar sisi jalan yang sangat tinggi
Ditangani oleh: JALAN PERKOTAAN
FORMULIR UR-3: ANALISA
Diperiksa oleh: KECEPATAN, KAPASITAS
Nomor soal:

Kecepatan arus bebas kendaraan ringan


han arah 1/arah 2: 0
Soal/ Kecepatan arus
Arah bebas dasar
FV0
(km/jam)
(1) (2)
Arus Total Q 1 55
2
Arah % Kend./jam Smp/jam 3
(6) (7) (8)
0.5 1524 849
Kapasitas

P=Q1/(Q1+2) 50% Soal/ Kapasitas dasar


0.56 Arah C0

(smp/jam)
(8) (9)
1 1650
jadian, dan 2
3

Kecepatan kendaraan ringan


faktor Frekwensi frekwensi
bobot kejadian berbobot Soal/ Arus lalu lintas
(13) (14) (15) Arah (Q)
0.5 69 /jam, 200m 34.5 formulir UR-2
(smp/jam)
(15) (16)
1 849
34.5 2
3

Kelas hambatan samping


(18) (19)
Sangat rendah VL
Rendah L
Sedang M
Tinggi H
Sangat tinggi VH
Tanggal: Ditangani oleh:
[Link]/Nama jalan:
Kode segmen: 1 Diperiksa oleh:
Periode waktu: 07.00-08.00 Nomor soal:

kendaraan ringan FV = (FV0 + FVW) x FFVSF x FFVCS

Faktor penyesuaian FV0 + FVW Faktor penyesuaian


untuk lebar jalur (2) + (3) Hamabatan samping ukuran kota
FVW FFVSF FFVCS
(km/jam) (km/jam)
(3) (4) (5) (6)
3.5 58.5 0.96 0.90

C = C0 x FCW x FCSF x FCCS

Faktor penyesuaian untuk kapasitas


Lebar jalur Pemisahan arah Hambatan samping ukuran kota
FCW FCSP FCSF FCCS
(km/jam)
(10) (11) (12) (13)
3.5 1.0 0.92 0.90

raan ringan

Derajat Kecepatan Panjang segmen Waktu tempuh


kejenuhan FVLV jalan (TT)
(DS) Gmbr D-2:1 atau 2 (L) (19)/(18)
(16/14) (km/jam) (km) (jam)
(17) (18) (19) (13)
0.18 52.40 0.29 0.0055
0

Kecepatan arus bebas


FV
(4) x (5) x (6)
(km/jam)
(7)
50.5

Kecepatan arus bebas


C
(9)x(10)x(11)x(12)x(13)
(smp/jam)
(14)
4782
JALAN PERKOTAAN Tanggal:
FORMULIR UR-1: DATA MASUKANProvinsi: Maluku
- DATA UMUM Kota: Ambon
- GEOMETRIK JALAN [Link]/Nama jalan:
Kode segmen: 1
Panjang: 30 m
Periode waktu: 08.00 - 09.00

Rencana situasi

Penampang melintang
4%
ELV. +7.8 ELV. +8 2%
C
L
ELV. +12 cm 2%

0.20 3.56 3.5 6

Sisi A
Lebar jalur lalu lintas rata-rata 3.5
Kereb (K) atau Bahu (B) K
Jarak kereb - penghalang (m) 0
Lebar efektif bahu (dalam + luar) (m) 0.20

Bukaan median (tidak ada, sedikit, banyak)

Kondisi pengaturan lalu lintas

Batas kecepatan (km/jam)


Pembatasan akses untuk tipe kendaraan teretentu
Pembatasan Parkir (periode waktu)
Pembatasan berhenti (periode waktu)
Lain-lain
Ditangani oleh: JALAN PERKOTAAN
Diperiksa oleh: FORMULIR UR-2: DATA MASU
Ukuran kota: < 0.1jt - ARUS LALU LINTAS
- HAMBATAN SAMPING
Tipe daerah: Kom.
Tipe Jalan: 2/1 TT Lalu lintas harian rata-rata ta
Nomor soal: LHRT (kend./hari)
Komposisi %

Data arus kendaraan/jam

Baris
1.1
1.2
2

3
4%
2% ELV. +8 ELV. +7.8
5
6
7

3.5 6 0.20

Sisi B Total Rata-rata Kelas hambatan samping


3.5 7 3.5
K Bila data rinci tersedia, gunak
0 0.0 0.0 selanjutnya gunakan tabel ked
0.20
1. Penentuan frekwensi kejadi
Tidak ada
perhitungan frekwensi berbobot
kejadian per jam per 30 m dari
segmen jalan yang diamati, pada
kedua sisi jalan

2. Penentuan kelas hambatan

Frekwensi berbobot kejadian


JALAN PERKOTAAN Tanggal:
FORMULIR UR-2: DATA MASUKAN [Link]/Nama jalan:
- ARUS LALU LINTAS Kode segmen: 1
- HAMBATAN SAMPING Periode waktu: 08.00 - 09.00

Lalu lintas harian rata-rata tahunan


LHRT (kend./hari) 18052 Faktor-k: 0.09 Pemisahan arah 1/arah 2:
Komposisi % LV % 60% HV % 8% MC % 32%

Data arus kendaraan/jam

Tipe kend. Kend. Ringan Sepeda motor


emp arah-1 LV: 1.0 MC: 0.4
emp arah-2 LV: MC:
Arah kend./jam smp/jam kend./jam smp/jam
(1) (2) (3) (4) (5)
1 1459 1459 2831 1132

Pemisahan arah, SP=Q1/(Q1+2)


Faktor-smp FSMP =

Kelas hambatan samping

Bila data rinci tersedia, gunakan tabel pertama untuk menentukan frekwensi berbobot kejadian, dan
selanjutnya gunakan tabel kedua. Bila tidak, gunakan hanya tabel kedua.

1. Penentuan frekwensi kejadian

perhitungan frekwensi berbobot Tipe kejadian hambatan


simbol
kejadian per jam per 30 m dari samping
segmen jalan yang diamati, pada (11) (12)
kedua sisi jalan Pejalan kaki PED

Total:

2. Penentuan kelas hambatan samping

Frekwensi berbobot kejadian Kondisi khusus


(16) (17)
< 100 Pemukiman, hampir tidak ada kegiatan
100 - 299 Pemukiman, beberapa angkutan umum, dll.
300 - 499 Daerah industri dengan toko-toko di sisi jalan
500 - 899 Daerah komersial dengan aktivitas sisi jalan yang tinggi
>900 Daerah komersial dan aktivitas pasar sisi jalan yang sangat tinggi
Ditangani oleh: JALAN PERKOTAAN
FORMULIR UR-3: ANALISA
Diperiksa oleh: KECEPATAN, KAPASITAS
Nomor soal:

Kecepatan arus bebas kendaraan ringan


han arah 1/arah 2: 0
Soal/ Kecepatan arus
Arah bebas dasar
FV0
(km/jam)
(1) (2)
Arus Total Q 1 55
2
Arah % Kend./jam Smp/jam 3
(6) (7) (8)
0.5 4290 2591
Kapasitas

P=Q1/(Q1+2) 50% Soal/ Kapasitas dasar


0.60 Arah C0

(smp/jam)
(8) (9)
1 1650
jadian, dan 2
3

Kecepatan kendaraan ringan


faktor Frekwensi frekwensi
bobot kejadian berbobot Soal/ Arus lalu lintas
(13) (14) (15) Arah (Q)
0.5 193 /jam, 200m 96.5 formulir UR-2
(smp/jam)
(15) (16)
1 2591
96.5 2
3

Kelas hambatan samping


(18) (19)
Sangat rendah VL
Rendah L
Sedang M
Tinggi H
Sangat tinggi VH
Tanggal: 30-Dec-99 Ditangani oleh:
[Link]/Nama jalan:
Kode segmen: 1 Diperiksa oleh:
Periode waktu: 08.00 - 09.00 Nomor soal:

kendaraan ringan FV = (FV0 + FVW) x FFVSF x FFVCS

Faktor penyesuaian FV0 + FVW Faktor penyesuaian


untuk lebar jalur (2) + (3) Hamabatan samping ukuran kota
FVW FFVSF FFVCS
(km/jam) (km/jam)
(3) (4) (5) (6)
3.5 58.5 0.90 0.90

C = C0 x FCW x FCSF x FCCS

Faktor penyesuaian untuk kapasitas


Lebar jalur Pemisahan arah Hambatan samping ukuran kota
FCW FCSP FCSF FCCS
(km/jam)
(10) (11) (12) (13)
3.5 1.0 0.89 0.90

raan ringan

Derajat Kecepatan Panjang segmen Waktu tempuh


kejenuhan FVLV jalan (TT)
(DS) Gmbr D-2:1 atau 2 (L) (19)/(18)
(16/14) (km/jam) (km) (jam)
(17) (18) (19) (13)
0.56 42.70 0.29 0.0068
0

Kecepatan arus bebas


FV
(4) x (5) x (6)
(km/jam)
(7)
47.4

Kecepatan arus bebas


C
(9)x(10)x(11)x(12)x(13)
(smp/jam)
(14)
4626
JALAN PERKOTAAN Tanggal:
FORMULIR UR-1: DATA MASUKANProvinsi: Maluku
- DATA UMUM Kota: Ambon
- GEOMETRIK JALAN [Link]/Nama jalan:
Kode segmen: 1
Panjang: 30 m
Periode waktu: 09.00 - 10.00

Rencana situasi

Penampang melintang
4%
ELV. +7.8 ELV. +8 2%
CL
ELV. +12 cm 2%
4%
ELV. +8 ELV. +7.8

0.20 63.5 6 3.5 0.20

Sisi A
Lebar jalur lalu lintas rata-rata 3.5
Kereb (K) atau Bahu (B) K
Jarak kereb - penghalang (m) 0
Lebar efektif bahu (dalam + luar) (m) 0.20

Bukaan median (tidak ada, sedikit, banyak)

Kondisi pengaturan lalu lintas

Batas kecepatan (km/jam)


Pembatasan akses untuk tipe kendaraan teretentu
Pembatasan Parkir (periode waktu)
Pembatasan berhenti (periode waktu)
Lain-lain
Ditangani oleh: JALAN PERKOTAAN
Diperiksa oleh: FORMULIR UR-2: DATA MASU
Ukuran kota: < 0.1 jt - ARUS LALU LINTAS
- HAMBATAN SAMPING
Tipe daerah: Kom.
Tipe Jalan: 2/1 TT Lalu lintas harian rata-rata ta
Nomor soal: LHRT (kend./hari)
Komposisi %

Data arus kendaraan/jam

Baris
1.1
1.2
2

3
4%
2% ELV. +8 ELV. +7.8
5
6
7

6 3.5 0.20

Sisi B Total Rata-rata Kelas hambatan samping


3.5 7 3.5
K Bila data rinci tersedia, gunak
0 0.0 0.0 selanjutnya gunakan tabel ked
0.20
1. Penentuan frekwensi kejadi
Tidak ada
perhitungan frekwensi berbobot
kejadian per jam per 30 m dari
segmen jalan yang diamati, pada
kedua sisi jalan

2. Penentuan kelas hambatan

Frekwensi berbobot kejadian


JALAN PERKOTAAN Tanggal:
FORMULIR UR-2: DATA MASUKAN [Link]/Nama jalan: 0
- ARUS LALU LINTAS Kode segmen: 1
- HAMBATAN SAMPING Periode waktu: 09.00 - 10.00

Lalu lintas harian rata-rata tahunan


LHRT (kend./hari) 18052 Pemisahan arah 1/arah 2:
Komposisi % LV % 60% MC % 32%

Data arus kendaraan/jam

Tipe kend. Kend. Ringan Sepeda motor


emp arah-1 LV: 1.0 MC: 0.4
emp arah-2 LV: MC:
Arah kend./jam smp/jam kend./jam smp/jam
(1) (2) (3) (4) (5)
1 1476 1476 3642 1457

Pemisahan arah, SP=Q1/(Q1+2)


Faktor-smp FSMP =

Kelas hambatan samping

Bila data rinci tersedia, gunakan tabel pertama untuk menentukan frekwensi berbobot kejadian, dan
selanjutnya gunakan tabel kedua. Bila tidak, gunakan hanya tabel kedua.

1. Penentuan frekwensi kejadian

perhitungan frekwensi berbobot Tipe kejadian hambatan


simbol
kejadian per jam per 30 m dari samping
segmen jalan yang diamati, pada (11) (12)
kedua sisi jalan Pejalan kaki PED

Total:

2. Penentuan kelas hambatan samping

Frekwensi berbobot kejadian Kondisi khusus


(16) (17)
< 100 Pemukiman, hampir tidak ada kegiatan
100 - 299 Pemukiman, beberapa angkutan umum, dll.
300 - 499 Daerah industri dengan toko-toko di sisi jalan
500 - 899 Daerah komersial dengan aktivitas sisi jalan yang tinggi
>900 Daerah komersial dan aktivitas pasar sisi jalan yang sangat tinggi
Ditangani oleh: JALAN PERKOTAAN
FORMULIR UR-3: ANALISA
Diperiksa oleh: KECEPATAN, KAPASITAS
Nomor soal:

Kecepatan arus bebas kendaraan ringan


han arah 1/arah 2: 0
Soal/ Kecepatan arus
Arah bebas dasar
FV0
(km/jam)
(1) (2)
Arus Total Q 1 55
2
Arah % Kend./jam Smp/jam 3
(6) (7) (8)
0.5 5118 2933
Kapasitas

P=Q1/(Q1+2) 50% Soal/ Kapasitas dasar


0.57 Arah C0

(smp/jam)
(8) (9)
1 1650
jadian, dan 2
3

Kecepatan kendaraan ringan


faktor Frekwensi frekwensi
bobot kejadian berbobot Soal/ Arus lalu lintas
(13) (14) (15) Arah (Q)
0.5 168 /jam, 200m 84 formulir UR-2
(smp/jam)
(15) (16)
1 2933
84 2
3

Kelas hambatan samping


(18) (19)
Sangat rendah VL
Rendah L
Sedang M
Tinggi H
Sangat tinggi VH
Tanggal: 30-Dec-99 Ditangani oleh:
[Link]/Nama jalan: 0
Kode segmen: 1 Diperiksa oleh:
Periode waktu: 09.00 - 10.00 Nomor soal:

kendaraan ringan FV = (FV0 + FVW) x FFVSF x FFVCS

Faktor penyesuaian FV0 + FVW Faktor penyesuaian


untuk lebar jalur (2) + (3) Hamabatan samping ukuran kota
FVW FFVSF FFVCS
(km/jam) (km/jam)
(3) (4) (5) (6)
3.5 58.5 0.90 0.90

C = C0 x FCW x FCSF x FCCS

Faktor penyesuaian untuk kapasitas


Lebar jalur Pemisahan arah Hambatan samping ukuran kota
FCW FCSP FCSF FCCS
(km/jam)
(10) (11) (12) (13)
3.5 1.0 0.89 0.90

raan ringan

Derajat Kecepatan Panjang segmen Waktu tempuh


kejenuhan FVLV jalan (TT)
(DS) Gmbr D-2:1 atau 2 (L) (19)/(18)
(16/14) (km/jam) (km) (jam)
(17) (18) (19) (13)
0.63 40.40 0.29 0.0072
0

Kecepatan arus bebas


FV
(4) x (5) x (6)
(km/jam)
(7)
47.4

Kecepatan arus bebas


C
(9)x(10)x(11)x(12)x(13)
(smp/jam)
(14)
4626
JALAN PERKOTAAN Tanggal:
FORMULIR UR-1: DATA MASUKANProvinsi: Maluku
- DATA UMUM Kota: Ambon
- GEOMETRIK JALAN [Link]/Nama jalan:
Kode segmen: 1
Panjang: 30 m
Periode waktu: 10.00 - 11.00

Rencana situasi

Penampang melintang
4%
ELV. +7.8 ELV. +8 2%
C
LELV. +12 cm 2% EL

0.20 3.5 6 3.5 6

Sisi A
Lebar jalur lalu lintas rata-rata 3.5
Kereb (K) atau Bahu (B) K
Jarak kereb - penghalang (m) 0
Lebar efektif bahu (dalam + luar) (m) 0.20

Bukaan median (tidak ada, sedikit, banyak)

Kondisi pengaturan lalu lintas

Batas kecepatan (km/jam)


Pembatasan akses untuk tipe kendaraan teretentu
Pembatasan Parkir (periode waktu)
Pembatasan berhenti (periode waktu)
Lain-lain
Ditangani oleh: JALAN PERKOTAAN
Diperiksa oleh: FORMULIR UR-2: DATA MASU
Ukuran kota: < 0.1 jt - ARUS LALU LINTAS
- HAMBATAN SAMPING
Tipe daerah: Kom.
Tipe Jalan: 2/1 TT Lalu lintas harian rata-rata ta
Nomor soal: LHRT (kend./hari)
Komposisi %

Data arus kendaraan/jam

Baris
1.1
1.2
2

3
4%
2% ELV. +8 ELV. +7.8
5
6
7

3.5 6 0.20

Sisi B Total Rata-rata Kelas hambatan samping


3.5 7 3.5
K Bila data rinci tersedia, gunak
0 0.0 0.0 selanjutnya gunakan tabel ked
0.20
1. Penentuan frekwensi kejadi
Tidak ada
perhitungan frekwensi berbobot
kejadian per jam per 30 m dari
segmen jalan yang diamati, pada
kedua sisi jalan

2. Penentuan kelas hambatan

Frekwensi berbobot kejadian


JALAN PERKOTAAN Tanggal: 30-Dec-99
FORMULIR UR-2: DATA MASUKAN [Link]/Nama jalan: 0
- ARUS LALU LINTAS Kode segmen: 1
- HAMBATAN SAMPING Periode waktu: 10.00 - 11.00

Lalu lintas harian rata-rata tahunan


LHRT (kend./hari) 18052 Pemisahan arah 1/arah 2:
Komposisi % LV % 60% MC % 32%

Data arus kendaraan/jam

Tipe kend. Kend. Ringan Sepeda motor


emp arah-1 LV: 1.0 MC: 0.4
emp arah-2 LV: MC:
Arah kend./jam smp/jam kend./jam smp/jam
(1) (2) (3) (6) (7)
1 1130 1130 3096 1238

Pemisahan arah, SP=Q1/(Q1+2)


Faktor-smp FSMP =

Kelas hambatan samping

Bila data rinci tersedia, gunakan tabel pertama untuk menentukan frekwensi berbobot kejadian, dan
selanjutnya gunakan tabel kedua. Bila tidak, gunakan hanya tabel kedua.

1. Penentuan frekwensi kejadian

perhitungan frekwensi berbobot Tipe kejadian hambatan


simbol
kejadian per jam per 30 m dari samping
segmen jalan yang diamati, pada (11) (12)
kedua sisi jalan Pejalan kaki PED

Total:

2. Penentuan kelas hambatan samping

Frekwensi berbobot kejadian Kondisi khusus


(16) (17)
< 100 Pemukiman, hampir tidak ada kegiatan
100 - 299 Pemukiman, beberapa angkutan umum, dll.
300 - 499 Daerah industri dengan toko-toko di sisi jalan
500 - 899 Daerah komersial dengan aktivitas sisi jalan yang tinggi
>900 Daerah komersial dan aktivitas pasar sisi jalan yang sangat tinggi
Ditangani oleh: JALAN PERKOTAAN
FORMULIR UR-3: ANALISA
Diperiksa oleh: KECEPATAN, KAPASITAS
Nomor soal:

Kecepatan arus bebas kendaraan ringan


han arah 1/arah 2: 0
Soal/ Kecepatan arus
Arah bebas dasar
FV0
(km/jam)
(1) (2)
Arus Total Q 1 55
2
Arah % Kend./jam Smp/jam 3
(8) (9) (10)
0.5 4226 2368
Kapasitas

P=Q1/(Q1+2) 50% Soal/ Kapasitas dasar


0.56 Arah C0

(smp/jam)
(8) (9)
1 1650
jadian, dan 2
3

Kecepatan kendaraan ringan


faktor Frekwensi frekwensi
bobot kejadian berbobot Soal/ Arus lalu lintas
(13) (14) (15) Arah (Q)
0.5 162 /jam, 200m 81 formulir UR-2
(smp/jam)
(15) (16)
1 2368
81 2
3

Kelas hambatan samping


(18) (19)
Sangat rendah VL
Rendah L
Sedang M
Tinggi H
Sangat tinggi VH
Tanggal: 30-Dec-99 Ditangani oleh:
[Link]/Nama jalan: 0
Kode segmen: 1 Diperiksa oleh:
Periode waktu: 10.00 - 11.00 Nomor soal:

kendaraan ringan FV = (FV0 + FVW) x FFVSF x FFVCS

Faktor penyesuaian FV0 + FVW Faktor penyesuaian


untuk lebar jalur (2) + (3) Hamabatan samping ukuran kota
FVW FFVSF FFVCS
(km/jam) (km/jam)
(3) (4) (5) (6)
3.5 58.5 0.90 0.90

C = C0 x FCW x FCSF x FCCS

Faktor penyesuaian untuk kapasitas


Lebar jalur Pemisahan arah Hambatan samping ukuran kota
FCW FCSP FCSF FCCS
(km/jam)
(10) (11) (12) (13)
3.5 1.0 0.89 0.90

raan ringan

Derajat Kecepatan Panjang segmen Waktu tempuh


kejenuhan FVLV jalan (TT)
(DS) Gmbr D-2:1 atau 2 (L) (19)/(18)
(16/14) (km/jam) (km) (jam)
(17) (18) (19) (13)
0.51 44.20 0.29 0.0066
0

Kecepatan arus bebas


FV
(4) x (5) x (6)
(km/jam)
(7)
47.4

Kecepatan arus bebas


C
(9)x(10)x(11)x(12)x(13)
(smp/jam)
(14)
4626
JALAN PERKOTAAN Tanggal:
FORMULIR UR-1: DATA MASUKANProvinsi: Maluku
- DATA UMUM Kota: Ambon
- GEOMETRIK JALAN [Link]/Nama jalan:
Kode segmen: 1
Panjang: 30 m
Periode waktu: 11.00 - 12.00

Rencana situasi

Penampang melintang
4%
ELV. +7.8 ELV. +8 2%
C
L
ELV. +12 cm 2%

0.20 3.5 6 3.5 6

Sisi A
Lebar jalur lalu lintas rata-rata 3.5
Kereb (K) atau Bahu (B) K
Jarak kereb - penghalang (m) 0
Lebar efektif bahu (dalam + luar) (m) 0.20

Bukaan median (tidak ada, sedikit, banyak)

Kondisi pengaturan lalu lintas

Batas kecepatan (km/jam)


Pembatasan akses untuk tipe kendaraan teretentu
Pembatasan Parkir (periode waktu)
Pembatasan berhenti (periode waktu)
Lain-lain
Ditangani oleh: JALAN PERKOTAAN
Diperiksa oleh: FORMULIR UR-2: DATA MASU
Ukuran kota: < 0.1 jt - ARUS LALU LINTAS
- HAMBATAN SAMPING
Tipe daerah: Kom.
Tipe Jalan: 2/1 TT Lalu lintas harian rata-rata ta
Nomor soal: LHRT (kend./hari)
Komposisi %

Data arus kendaraan/jam

Baris
1.1
1.2
2

C
L 2%
4%
3

12 cm ELV. +8 ELV. +7.8


5
6
7

3.5 6 0.20

Sisi B Total Rata-rata Kelas hambatan samping


3.5 7 3.5
K Bila data rinci tersedia, gunak
0 0.0 0.0 selanjutnya gunakan tabel ked
0.20
1. Penentuan frekwensi kejadi
Tidak ada
perhitungan frekwensi berbobot
kejadian per jam per 30 m dari
segmen jalan yang diamati, pada
kedua sisi jalan

2. Penentuan kelas hambatan

Frekwensi berbobot kejadian


JALAN PERKOTAAN Tanggal: 30-Dec-99
FORMULIR UR-2: DATA MASUKAN [Link]/Nama jalan:
- ARUS LALU LINTAS Kode segmen: 1
- HAMBATAN SAMPING Periode waktu: 30 m

Lalu lintas harian rata-rata tahunan


LHRT (kend./hari) 18052 Pemisahan arah 1/arah 2:
Komposisi % LV % 60% MC % 32%

Data arus kendaraan/jam

Tipe kend. Kend. Ringan Sepeda motor


emp arah-1 LV: 1.0 MC: 0.4
emp arah-2 LV: MC:
Arah kend./jam smp/jam kend./jam smp/jam
(1) (2) (3) (6) (7)
1 1105 1105 2871 1148

Pemisahan arah, SP=Q1/(Q1+2)


Faktor-smp FSMP =

Kelas hambatan samping

Bila data rinci tersedia, gunakan tabel pertama untuk menentukan frekwensi berbobot kejadian, dan
selanjutnya gunakan tabel kedua. Bila tidak, gunakan hanya tabel kedua.

1. Penentuan frekwensi kejadian

perhitungan frekwensi berbobot Tipe kejadian hambatan


simbol
kejadian per jam per 30 m dari samping
segmen jalan yang diamati, pada (11) (12)
kedua sisi jalan Pejalan kaki PED

Total:

2. Penentuan kelas hambatan samping

Frekwensi berbobot kejadian Kondisi khusus


(16) (17)
< 100 Pemukiman, hampir tidak ada kegiatan
100 - 299 Pemukiman, beberapa angkutan umum, dll.
300 - 499 Daerah industri dengan toko-toko di sisi jalan
500 - 899 Daerah komersial dengan aktivitas sisi jalan yang tinggi
>900 Daerah komersial dan aktivitas pasar sisi jalan yang sangat tinggi
Ditangani oleh: JALAN PERKOTAAN
FORMULIR UR-3: ANALISA
Diperiksa oleh: KECEPATAN, KAPASITAS
Nomor soal:

Kecepatan arus bebas kendaraan ringan


han arah 1/arah 2: 0
Soal/ Kecepatan arus
Arah bebas dasar
FV0
(km/jam)
(1) (2)
Arus Total Q 1 55
2
Arah % Kend./jam Smp/jam 3
(8) (9) (10)
0.5 3976 2253
Kapasitas

P=Q1/(Q1+2) 50% Soal/ Kapasitas dasar


0.57 Arah C0

(smp/jam)
(8) (9)
1 1650
jadian, dan 2
3

Kecepatan kendaraan ringan


faktor Frekwensi frekwensi
bobot kejadian berbobot Soal/ Arus lalu lintas
(13) (14) (15) Arah (Q)
0.5 156 /jam, 200m 78 formulir UR-2
(smp/jam)
(15) (16)
1 2253
78 2
3

Kelas hambatan samping


(18) (19)
Sangat rendah VL
Rendah L
Sedang M
Tinggi H
Sangat tinggi VH
Tanggal: 30-Dec-99 Ditangani oleh:
[Link]/Nama jalan:
Kode segmen: 1 Diperiksa oleh:
Periode waktu: 11.00 - 12.00 Nomor soal:

kendaraan ringan FV = (FV0 + FVW) x FFVSF x FFVCS

Faktor penyesuaian FV0 + FVW Faktor penyesuaian


untuk lebar jalur (2) + (3) Hamabatan samping ukuran kota
FVW FFVSF FFVCS
(km/jam) (km/jam)
(3) (4) (5) (6)
3.5 58.5 0.90 0.90

C = C0 x FCW x FCSF x FCCS

Faktor penyesuaian untuk kapasitas


Lebar jalur Pemisahan arah Hambatan samping ukuran kota
FCW FCSP FCSF FCCS
(km/jam)
(10) (11) (12) (13)
3.5 1.0 0.89 0.90

raan ringan

Derajat Kecepatan Panjang segmen Waktu tempuh


kejenuhan FVLV jalan (TT)
(DS) Gmbr D-2:1 atau 2 (L) (19)/(18)
(16/14) (km/jam) (km) (jam)
(17) (18) (19) (13)
0.49 42.70 0.29 0.0068
0

Kecepatan arus bebas


FV
(4) x (5) x (6)
(km/jam)
(7)
47.4

Kecepatan arus bebas


C
(9)x(10)x(11)x(12)x(13)
(smp/jam)
(14)
4626
JALAN PERKOTAAN Tanggal:
FORMULIR UR-1: DATA MASUKANProvinsi: Maluku
- DATA UMUM Kota: Ambon
- GEOMETRIK JALAN [Link]/Nama jalan:
Kode segmen: 1
Panjang: 30 m
Periode waktu: 12.00 - 13.00

Rencana situasi

Penampang melintang
4%
ELV. +7.8 ELV. +8 2%
CL
ELV. +12 cm 2%
4%
ELV. +8 ELV. +7.

0.20 63.5 6 3.5 0.20

Sisi A
Lebar jalur lalu lintas rata-rata 3.5
Kereb (K) atau Bahu (B) K
Jarak kereb - penghalang (m) 0
Lebar efektif bahu (dalam + luar) (m) 0.20

Bukaan median (tidak ada, sedikit, banyak)

Kondisi pengaturan lalu lintas

Batas kecepatan (km/jam)


Pembatasan akses untuk tipe kendaraan teretentu
Pembatasan Parkir (periode waktu)
Pembatasan berhenti (periode waktu)
Lain-lain
Ditangani oleh: JALAN PERKOTAAN
Diperiksa oleh: FORMULIR UR-2: DATA MASU
Ukuran kota: < 0..1 jt - ARUS LALU LINTAS
- HAMBATAN SAMPING
Tipe daerah: Kom.
Tipe Jalan: 2/1 TT Lalu lintas harian rata-rata ta
Nomor soal: LHRT (kend./hari)
Komposisi %

Data arus kendaraan/jam

Baris
1.1
1.2
2

3
4%
2% ELV. +8 ELV. +7.8
5
6
7

6 3.5 0.20

Sisi B Total Rata-rata Kelas hambatan samping


3.5 7 3.5
K Bila data rinci tersedia, gunak
0 0.0 0.0 selanjutnya gunakan tabel ked
0.20
1. Penentuan frekwensi kejadi
Tidak ada
perhitungan frekwensi berbobot
kejadian per jam per 30 m dari
segmen jalan yang diamati, pada
kedua sisi jalan

2. Penentuan kelas hambatan

Frekwensi berbobot kejadian


JALAN PERKOTAAN Tanggal: 30-Dec-99
FORMULIR UR-2: DATA MASUKAN [Link]/Nama jalan:
- ARUS LALU LINTAS Kode segmen: 1
- HAMBATAN SAMPING Periode waktu: 12.00 - 13.00

Lalu lintas harian rata-rata tahunan


LHRT (kend./hari) 18052 Pemisahan arah 1/arah 2:
Komposisi % LV % 60% MC % 32%

Data arus kendaraan/jam

Tipe kend. Kend. Ringan Sepeda motor


emp arah-1 LV: 1.0 MC: 0.4
emp arah-2 LV: MC:
Arah kend./jam smp/jam kend./jam smp/jam
(1) (2) (3) (4) (5)
1 1707 1707 2885 1154

Pemisahan arah, SP=Q1/(Q1+2)


Faktor-smp FSMP =

Kelas hambatan samping

Bila data rinci tersedia, gunakan tabel pertama untuk menentukan frekwensi berbobot kejadian, dan
selanjutnya gunakan tabel kedua. Bila tidak, gunakan hanya tabel kedua.

1. Penentuan frekwensi kejadian

perhitungan frekwensi berbobot Tipe kejadian hambatan


simbol
kejadian per jam per 30 m dari samping
segmen jalan yang diamati, pada (11) (12)
kedua sisi jalan Pejalan kaki PED

Total:

2. Penentuan kelas hambatan samping

Frekwensi berbobot kejadian Kondisi khusus


(16) (17)
< 100 Pemukiman, hampir tidak ada kegiatan
100 - 299 Pemukiman, beberapa angkutan umum, dll.
300 - 499 Daerah industri dengan toko-toko di sisi jalan
500 - 899 Daerah komersial dengan aktivitas sisi jalan yang tinggi
>900 Daerah komersial dan aktivitas pasar sisi jalan yang sangat tinggi
Ditangani oleh: JALAN PERKOTAAN
FORMULIR UR-3: ANALISA
Diperiksa oleh: KECEPATAN, KAPASITAS
Nomor soal:

Kecepatan arus bebas kendaraan ringan


han arah 1/arah 2: 0
Soal/ Kecepatan arus
Arah bebas dasar
FV0
(km/jam)
(1) (2)
Arus Total Q 1 55
2
Arah % Kend./jam Smp/jam 3
(6) (7) (8)
0.5 4592 2861
Kapasitas

P=Q1/(Q1+2) 50% Soal/ Kapasitas dasar


0.62 Arah C0

(smp/jam)
(8) (9)
1 1650
jadian, dan 2
3

Kecepatan kendaraan ringan


faktor Frekwensi frekwensi
bobot kejadian berbobot Soal/ Arus lalu lintas
(13) (14) (15) Arah (Q)
0.5 156 /jam, 200m 78 formulir UR-2
(smp/jam)
(15) (16)
1 2861
78 2
3

Kelas hambatan samping


(18) (19)
Sangat rendah VL
Rendah L
Sedang M
Tinggi H
Sangat tinggi VH
Tanggal: 30-Dec-99 Ditangani oleh:
[Link]/Nama jalan:
Kode segmen: 1 Diperiksa oleh:
Periode waktu: 12.00 - 13.00 Nomor soal:

kendaraan ringan FV = (FV0 + FVW) x FFVSF x FFVCS

Faktor penyesuaian FV0 + FVW Faktor penyesuaian


untuk lebar jalur (2) + (3) Hamabatan samping ukuran kota
FVW FFVSF FFVCS
(km/jam) (km/jam)
(3) (4) (5) (6)
3.5 58.5 0.90 0.90

C = C0 x FCW x FCSF x FCCS

Faktor penyesuaian untuk kapasitas


Lebar jalur Pemisahan arah Hambatan samping ukuran kota
FCW FCSP FCSF FCCS
(km/jam)
(10) (11) (12) (13)
3.5 1.0 0.89 0.90

raan ringan

Derajat Kecepatan Panjang segmen Waktu tempuh


kejenuhan FVLV jalan (TT)
(DS) Gmbr D-2:1 atau 2 (L) (19)/(18)
(16/14) (km/jam) (km) (jam)
(17) (18) (19) (13)
0.62 40.09 0.29 0.0072
0

Kecepatan arus bebas


FV
(4) x (5) x (6)
(km/jam)
(7)
47.4

Kecepatan arus bebas


C
(9)x(10)x(11)x(12)x(13)
(smp/jam)
(14)
4626
JALAN PERKOTAAN Tanggal:
FORMULIR UR-1: DATA MASUKANProvinsi: Maluku
- DATA UMUM Kota: Ambon
- GEOMETRIK JALAN [Link]/Nama jalan:
Kode segmen: 1
Panjang: 50 m
Periode waktu: 13.00 - 14.00

Rencana situasi

Penampang melintang
4%
ELV. +7.8 ELV. +8 2%
CL
ELV. +12 cm 2%
4%
ELV. +8 ELV. +7.8

0.20 63.5 6
3.5 0.20

Sisi A
Lebar jalur lalu lintas rata-rata 3.5
Kereb (K) atau Bahu (B) K
Jarak kereb - penghalang (m) 0
Lebar efektif bahu (dalam + luar) (m) 0.20

Bukaan median (tidak ada, sedikit, banyak)

Kondisi pengaturan lalu lintas

Batas kecepatan (km/jam)


Pembatasan akses untuk tipe kendaraan teretentu
Pembatasan Parkir (periode waktu)
Pembatasan berhenti (periode waktu)
Lain-lain
Ditangani oleh: JALAN PERKOTAAN
Diperiksa oleh: FORMULIR UR-2: DATA MASU
Ukuran kota: < 0.1 jt - ARUS LALU LINTAS
- HAMBATAN SAMPING
Tipe daerah: Kom.
Tipe Jalan: 2/1 TT Lalu lintas harian rata-rata ta
Nomor soal: LHRT (kend./hari)
Komposisi %

Data arus kendaraan/jam

Baris
1.1
1.2
2

3
4%
2% ELV. +8 ELV. +7.8
5
6
7

6
3.5 0.20

Sisi B Total Rata-rata Kelas hambatan samping


3.5 7 3.5
K Bila data rinci tersedia, gunak
0 0.0 0.0 selanjutnya gunakan tabel ked
0.20
1. Penentuan frekwensi kejadi
Tidak ada
perhitungan frekwensi berbobot
kejadian per jam per 30 m dari
segmen jalan yang diamati, pada
kedua sisi jalan

2. Penentuan kelas hambatan

Frekwensi berbobot kejadian


JALAN PERKOTAAN Tanggal: 30-Dec-99
FORMULIR UR-2: DATA MASUKAN [Link]/Nama jalan: 0
- ARUS LALU LINTAS Kode segmen: 1
- HAMBATAN SAMPING Periode waktu: 13.00 - 14.00

Lalu lintas harian rata-rata tahunan


LHRT (kend./hari) 18052 Pemisahan arah 1/arah 2:
Komposisi % LV % 60% MC % 32%

Data arus kendaraan/jam

Tipe kend. Kend. Ringan Sepeda motor


emp arah-1 LV: 1.0 MC: 0.4
emp arah-2 LV: MC:
Arah kend./jam smp/jam kend./jam smp/jam
(1) (2) (3) (6) (7)
1 661 661 2289 916

Pemisahan arah, SP=Q1/(Q1+2)


Faktor-smp FSMP =

Kelas hambatan samping

Bila data rinci tersedia, gunakan tabel pertama untuk menentukan frekwensi berbobot kejadian, dan
selanjutnya gunakan tabel kedua. Bila tidak, gunakan hanya tabel kedua.

1. Penentuan frekwensi kejadian

perhitungan frekwensi berbobot Tipe kejadian hambatan


simbol
kejadian per jam per 30 m dari samping
segmen jalan yang diamati, pada (11) (12)
kedua sisi jalan Pejalan kaki PED

Total:

2. Penentuan kelas hambatan samping

Frekwensi berbobot kejadian Kondisi khusus


(16) (17)
< 100 Pemukiman, hampir tidak ada kegiatan
100 - 299 Pemukiman, beberapa angkutan umum, dll.
300 - 499 Daerah industri dengan toko-toko di sisi jalan
500 - 899 Daerah komersial dengan aktivitas sisi jalan yang tinggi
>900 Daerah komersial dan aktivitas pasar sisi jalan yang sangat tinggi
Ditangani oleh: JALAN PERKOTAAN
FORMULIR UR-3: ANALISA
Diperiksa oleh: KECEPATAN, KAPASITAS
Nomor soal:

Kecepatan arus bebas kendaraan ringan


han arah 1/arah 2: 0
Soal/ Kecepatan arus
Arah bebas dasar
FV0
(km/jam)
(1) (2)
Arus Total Q 1 55
2
Arah % Kend./jam Smp/jam 3
(8) (9) (10)
0.5 2950 1577
Kapasitas

P=Q1/(Q1+2) 50% Soal/ Kapasitas dasar


0.53 Arah C0

(smp/jam)
(8) (9)
1 1650
jadian, dan 2
3

Kecepatan kendaraan ringan


faktor Frekwensi frekwensi
bobot kejadian berbobot Soal/ Arus lalu lintas
(13) (14) (15) Arah (Q)
0.5 70 /jam, 200m 35 formulir UR-2
(smp/jam)
(15) (16)
1 1577
35 2
3

Kelas hambatan samping


(18) (19)
Sangat rendah VL
Rendah L
Sedang M
Tinggi H
Sangat tinggi VH
Tanggal: 30-Dec-99 Ditangani oleh:
[Link]/Nama jalan: 0
Kode segmen: 1 Diperiksa oleh:
Periode waktu: 13.00 - 14.00 Nomor soal:

kendaraan ringan FV = (FV0 + FVW) x FFVSF x FFVCS

Faktor penyesuaian FV0 + FVW Faktor penyesuaian


untuk lebar jalur (2) + (3) Hamabatan samping ukuran kota
FVW FFVSF FFVCS
(km/jam) (km/jam)
(3) (4) (5) (6)
3.5 58.5 0.90 0.90

C = C0 x FCW x FCSF x FCCS

Faktor penyesuaian untuk kapasitas


Lebar jalur Pemisahan arah Hambatan samping ukuran kota
FCW FCSP FCSF FCCS
(km/jam)
(10) (11) (12) (13)
3.5 1.0 0.89 0.90

raan ringan

Derajat Kecepatan Panjang segmen Waktu tempuh


kejenuhan FVLV jalan (TT)
(DS) Gmbr D-2:1 atau 2 (L) (19)/(18)
(16/14) (km/jam) (km) (jam)
(17) (18) (19) (13)
0.34 46.10 0.29 0.0063
0

Kecepatan arus bebas


FV
(4) x (5) x (6)
(km/jam)
(7)
47.4

Kecepatan arus bebas


C
(9)x(10)x(11)x(12)x(13)
(smp/jam)
(14)
4626
JALAN PERKOTAAN Tanggal:
FORMULIR UR-1: DATA MASUKANProvinsi: Maluku
- DATA UMUM Kota: Ambon
- GEOMETRIK JALAN [Link]/Nama jalan:
Kode segmen: 1
Panjang: 30 m
Periode waktu: 14.00 - 15.00

Rencana situasi

Penampang melintang
4%
ELV. +7.8 ELV. +8 2%
CL
ELV. +12 cm 2%
4%
ELV. +8 ELV. +7.8

0.20 63.5 63.5 0.20

Sisi A
Lebar jalur lalu lintas rata-rata 3.5
Kereb (K) atau Bahu (B) K
Jarak kereb - penghalang (m) 0
Lebar efektif bahu (dalam + luar) (m) 0.20

Bukaan median (tidak ada, sedikit, banyak)

Kondisi pengaturan lalu lintas

Batas kecepatan (km/jam)


Pembatasan akses untuk tipe kendaraan teretentu
Pembatasan Parkir (periode waktu)
Pembatasan berhenti (periode waktu)
Lain-lain
Ditangani oleh: JALAN PERKOTAAN
Diperiksa oleh: FORMULIR UR-2: DATA MASU
Ukuran kota: < 0.1 jt - ARUS LALU LINTAS
- HAMBATAN SAMPING
Tipe daerah: Kom.
Tipe Jalan: 2/1 TT Lalu lintas harian rata-rata ta
Nomor soal: LHRT (kend./hari)
Komposisi %

Data arus kendaraan/jam

Baris
1.1
1.2
2

3
4%
2% ELV. +8 ELV. +7.8
5
6
7

63.5 0.20

Sisi B Total Rata-rata Kelas hambatan samping


3.5 7 3.5
K Bila data rinci tersedia, gunak
0 0.0 0.0 selanjutnya gunakan tabel ked
0.20
1. Penentuan frekwensi kejadi
Tidak ada
perhitungan frekwensi berbobot
kejadian per jam per 30 m dari
segmen jalan yang diamati, pada
kedua sisi jalan

2. Penentuan kelas hambatan

Frekwensi berbobot kejadian


JALAN PERKOTAAN Tanggal: 30-Dec-99
FORMULIR UR-2: DATA MASUKAN [Link]/Nama jalan: 0
- ARUS LALU LINTAS Kode segmen: 1
- HAMBATAN SAMPING Periode waktu: 14.00 - 15.00

Lalu lintas harian rata-rata tahunan


LHRT (kend./hari) 18052 Pemisahan arah 1/arah 2:
Komposisi % LV % 60% MC % 32%

Data arus kendaraan/jam

Tipe kend. Kend. Ringan Sepeda motor


emp arah-1 LV: 1.0 MC: 0.4
emp arah-2 LV: MC:
Arah kend./jam smp/jam kend./jam smp/jam
(1) (2) (3) (6) (7)
1 689 689 2047 819

Pemisahan arah, SP=Q1/(Q1+2)


Faktor-smp FSMP =

Kelas hambatan samping

Bila data rinci tersedia, gunakan tabel pertama untuk menentukan frekwensi berbobot kejadian, dan
selanjutnya gunakan tabel kedua. Bila tidak, gunakan hanya tabel kedua.

1. Penentuan frekwensi kejadian

perhitungan frekwensi berbobot Tipe kejadian hambatan


simbol
kejadian per jam per 30 m dari samping
segmen jalan yang diamati, pada (11) (12)
kedua sisi jalan Pejalan kaki PED

Total:

2. Penentuan kelas hambatan samping

Frekwensi berbobot kejadian Kondisi khusus


(16) (17)
< 100 Pemukiman, hampir tidak ada kegiatan
100 - 299 Pemukiman, beberapa angkutan umum, dll.
300 - 499 Daerah industri dengan toko-toko di sisi jalan
500 - 899 Daerah komersial dengan aktivitas sisi jalan yang tinggi
>900 Daerah komersial dan aktivitas pasar sisi jalan yang sangat tinggi
Ditangani oleh: JALAN PERKOTAAN
FORMULIR UR-3: ANALISA
Diperiksa oleh: KECEPATAN, KAPASITAS
Nomor soal:

Kecepatan arus bebas kendaraan ringan


han arah 1/arah 2: 0
Soal/ Kecepatan arus
Arah bebas dasar
FV0
(km/jam)
(1) (2)
Arus Total Q 1 55
2
Arah % Kend./jam Smp/jam 3
(8) (9) (10)
0.5 2736 1508
Kapasitas

P=Q1/(Q1+2) 50% Soal/ Kapasitas dasar


0.55 Arah C0

(smp/jam)
(8) (9)
1 1650
jadian, dan 2
3

Kecepatan kendaraan ringan


faktor Frekwensi frekwensi
bobot kejadian berbobot Soal/ Arus lalu lintas
(13) (14) (15) Arah (Q)
0.5 51 /jam, 200m 25.5 formulir UR-2
(smp/jam)
(15) (16)
1 1508
25.5 2
3

Kelas hambatan samping


(18) (19)
Sangat rendah VL
Rendah L
Sedang M
Tinggi H
Sangat tinggi VH
Tanggal: 30-Dec-99 Ditangani oleh:
[Link]/Nama jalan: 0
Kode segmen: 1 Diperiksa oleh:
Periode waktu: 14.00 - 15.00 Nomor soal:

kendaraan ringan FV = (FV0 + FVW) x FFVSF x FFVCS

Faktor penyesuaian FV0 + FVW Faktor penyesuaian


untuk lebar jalur (2) + (3) Hamabatan samping ukuran kota
FVW FFVSF FFVCS
(km/jam) (km/jam)
(3) (4) (5) (6)
3.5 58.5 0.96 0.90

C = C0 x FCW x FCSF x FCCS

Faktor penyesuaian untuk kapasitas


Lebar jalur Pemisahan arah Hambatan samping ukuran kota
FCW FCSP FCSF FCCS
(km/jam)
(10) (11) (12) (13)
3.5 1.0 0.92 0.90

raan ringan

Derajat Kecepatan Panjang segmen Waktu tempuh


kejenuhan FVLV jalan (TT)
(DS) Gmbr D-2:1 atau 2 (L) (19)/(18)
(16/14) (km/jam) (km) (jam)
(17) (18) (19) (13)
0.32 50.40 0.29 0.0058
0

Kecepatan arus bebas


FV
(4) x (5) x (6)
(km/jam)
(7)
50.5

Kecepatan arus bebas


C
(9)x(10)x(11)x(12)x(13)
(smp/jam)
(14)
4782
JALAN PERKOTAAN Tanggal:
FORMULIR UR-1: DATA MASUKANProvinsi: Maluku
- DATA UMUM Kota: Ambon
- GEOMETRIK JALAN [Link]/Nama jalan:
Kode segmen: 1
Panjang: 30 m
Periode waktu: 15.00 - 16.00

Rencana situasi

Penampang melintang
4%
ELV. +7.8 ELV. +8 2%
C
L
ELV. +12 cm 2% ELV.

0.20 3.56 3.5 6 0

Sisi A
Lebar jalur lalu lintas rata-rata 3.5
Kereb (K) atau Bahu (B) K
Jarak kereb - penghalang (m) 0
Lebar efektif bahu (dalam + luar) (m) 0.20

Bukaan median (tidak ada, sedikit, banyak)

Kondisi pengaturan lalu lintas

Batas kecepatan (km/jam)


Pembatasan akses untuk tipe kendaraan teretentu
Pembatasan Parkir (periode waktu)
Pembatasan berhenti (periode waktu)
Lain-lain
Ditangani oleh: JALAN PERKOTAAN
Diperiksa oleh: FORMULIR UR-2: DATA MASU
Ukuran kota: < 0.1 jt - ARUS LALU LINTAS
- HAMBATAN SAMPING
Tipe daerah: Kom.
Tipe Jalan: 2/1 TT Lalu lintas harian rata-rata ta
Nomor soal: LHRT (kend./hari)
Komposisi %

Data arus kendaraan/jam

Baris
1.1
1.2
2

3
4%
2% ELV. +8 ELV. +7.8
5
6
7

3.5 6 0.20

Sisi B Total Rata-rata Kelas hambatan samping


3.5 7 3.5
K Bila data rinci tersedia, gunak
0 0.0 0.0 selanjutnya gunakan tabel ked
0.20
1. Penentuan frekwensi kejadi
Tidak ada
perhitungan frekwensi berbobot
kejadian per jam per 30 m dari
segmen jalan yang diamati, pada
kedua sisi jalan

2. Penentuan kelas hambatan

Frekwensi berbobot kejadian


JALAN PERKOTAAN Tanggal: 30-Dec-99
FORMULIR UR-2: DATA MASUKAN [Link]/Nama jalan: 0
- ARUS LALU LINTAS Kode segmen: 1
- HAMBATAN SAMPING Periode waktu: 15.00 - 16.00

Lalu lintas harian rata-rata tahunan


LHRT (kend./hari) 18052 Pemisahan arah 1/arah 2:
Komposisi % LV % 60% MC % 32%

Data arus kendaraan/jam

Tipe kend. Kend. Ringan Sepeda motor


emp arah-1 LV: 1.0 MC: 0.4
emp arah-2 LV: MC:
Arah kend./jam smp/jam kend./jam smp/jam
(1) (2) (3) (6) (7)
1 764 764 2558 1023

Pemisahan arah, SP=Q1/(Q1+2)


Faktor-smp FSMP =

Kelas hambatan samping

Bila data rinci tersedia, gunakan tabel pertama untuk menentukan frekwensi berbobot kejadian, dan
selanjutnya gunakan tabel kedua. Bila tidak, gunakan hanya tabel kedua.

1. Penentuan frekwensi kejadian

perhitungan frekwensi berbobot Tipe kejadian hambatan


simbol
kejadian per jam per 30 m dari samping
segmen jalan yang diamati, pada (11) (12)
kedua sisi jalan Pejalan kaki PED

Total:

2. Penentuan kelas hambatan samping

Frekwensi berbobot kejadian Kondisi khusus


(16) (17)
< 100 Pemukiman, hampir tidak ada kegiatan
100 - 299 Pemukiman, beberapa angkutan umum, dll.
300 - 499 Daerah industri dengan toko-toko di sisi jalan
500 - 899 Daerah komersial dengan aktivitas sisi jalan yang tinggi
>900 Daerah komersial dan aktivitas pasar sisi jalan yang sangat tinggi
Ditangani oleh: JALAN PERKOTAAN
FORMULIR UR-3: ANALISA
Diperiksa oleh: KECEPATAN, KAPASITAS
Nomor soal:

Kecepatan arus bebas kendaraan ringan


han arah 1/arah 2: 0
Soal/ Kecepatan arus
Arah bebas dasar
FV0
(km/jam)
(1) (2)
Arus Total Q 1 55
2
Arah % Kend./jam Smp/jam 3
(8) (9) (10)
0.5 3322 1787
Kapasitas

P=Q1/(Q1+2) 50% Soal/ Kapasitas dasar


0.54 Arah C0

(smp/jam)
(8) (9)
1 1650
jadian, dan 2
3

Kecepatan kendaraan ringan


faktor Frekwensi frekwensi
bobot kejadian berbobot Soal/ Arus lalu lintas
(13) (14) (15) Arah (Q)
0.5 44 /jam, 200m 22 formulir UR-2
(smp/jam)
(15) (16)
1 1787
22 2
3

Kelas hambatan samping


(18) (19)
Sangat rendah VL
Rendah L
Sedang M
Tinggi H
Sangat tinggi VH
Tanggal: 30-Dec-99 Ditangani oleh:
[Link]/Nama jalan: 0
Kode segmen: 1 Diperiksa oleh:
Periode waktu: 15.00 - 16.00 Nomor soal:

kendaraan ringan FV = (FV0 + FVW) x FFVSF x FFVCS

Faktor penyesuaian FV0 + FVW Faktor penyesuaian


untuk lebar jalur (2) + (3) Hamabatan samping ukuran kota
FVW FFVSF FFVCS
(km/jam) (km/jam)
(3) (4) (5) (6)
3.5 58.5 0.96 0.90

C = C0 x FCW x FCSF x FCCS

Faktor penyesuaian untuk kapasitas


Lebar jalur Pemisahan arah Hambatan samping ukuran kota
FCW FCSP FCSF FCCS
(km/jam)
(10) (11) (12) (13)
3.5 1.0 0.92 0.90

raan ringan

Derajat Kecepatan Panjang segmen Waktu tempuh


kejenuhan FVLV jalan (TT)
(DS) Gmbr D-2:1 atau 2 (L) (19)/(18)
(16/14) (km/jam) (km) (jam)
(17) (18) (19) (13)
0.37 48.90 0.29 0.0059
0

Kecepatan arus bebas


FV
(4) x (5) x (6)
(km/jam)
(7)
50.5

Kecepatan arus bebas


C
(9)x(10)x(11)x(12)x(13)
(smp/jam)
(14)
4782
JALAN PERKOTAAN Tanggal:
FORMULIR UR-1: DATA MASUKANProvinsi: Maluku
- DATA UMUM Kota: Ambon
- GEOMETRIK JALAN [Link]/Nama jalan:
Kode segmen: 1
Panjang: 30 m
Periode waktu: 16.00 - 17.00

Rencana situasi

Penampang melintang
4%
ELV. +7.8 ELV. +8 2%
C
L
ELV. +12 cm 2% ELV. +

0.20 3.56 3.5 6 0

Sisi A
Lebar jalur lalu lintas rata-rata 3.5
Kereb (K) atau Bahu (B) K
Jarak kereb - penghalang (m) 0
Lebar efektif bahu (dalam + luar) (m) 0.20

Bukaan median (tidak ada, sedikit, banyak)

Kondisi pengaturan lalu lintas

Batas kecepatan (km/jam)


Pembatasan akses untuk tipe kendaraan teretentu
Pembatasan Parkir (periode waktu)
Pembatasan berhenti (periode waktu)
Lain-lain
Ditangani oleh: JALAN PERKOTAAN
Diperiksa oleh: FORMULIR UR-2: DATA MASU
Ukuran kota: < 0.1 jt - ARUS LALU LINTAS
- HAMBATAN SAMPING
Tipe daerah: Kom.
Tipe Jalan: 2/1 TT Lalu lintas harian rata-rata ta
Nomor soal: LHRT (kend./hari)
Komposisi %

Data arus kendaraan/jam

Baris
1.1
1.2
2

3
4%
2% ELV. +8 ELV. +7.8
5
6
7

3.5 6 0.20

Sisi B Total Rata-rata Kelas hambatan samping


3.5 7 3.5
K Bila data rinci tersedia, gunak
0 0.0 0.0 selanjutnya gunakan tabel ked
0.20
1. Penentuan frekwensi kejadi
Tidak ada
perhitungan frekwensi berbobot
kejadian per jam per 30 m dari
segmen jalan yang diamati, pada
kedua sisi jalan

2. Penentuan kelas hambatan

Frekwensi berbobot kejadian


JALAN PERKOTAAN Tanggal: 30-Dec-99
FORMULIR UR-2: DATA MASUKAN [Link]/Nama jalan: 0
- ARUS LALU LINTAS Kode segmen: 1
- HAMBATAN SAMPING Periode waktu: 16.00 - 17.00

Lalu lintas harian rata-rata tahunan


LHRT (kend./hari) 18052 Pemisahan arah 1/arah 2:
Komposisi % LV % 60% MC % 32%

Data arus kendaraan/jam

Tipe kend. Kend. Ringan Sepeda motor


emp arah-1 LV: 1.0 MC: 0.4
emp arah-2 LV: MC:
Arah kend./jam smp/jam kend./jam smp/jam
(1) (2) (3) (6) (7)
1 718 718 2152 861

Pemisahan arah, SP=Q1/(Q1+2)


Faktor-smp FSMP =

Kelas hambatan samping

Bila data rinci tersedia, gunakan tabel pertama untuk menentukan frekwensi berbobot kejadian, dan
selanjutnya gunakan tabel kedua. Bila tidak, gunakan hanya tabel kedua.

1. Penentuan frekwensi kejadian

perhitungan frekwensi berbobot Tipe kejadian hambatan


simbol
kejadian per jam per 30 m dari samping
segmen jalan yang diamati, pada (11) (12)
kedua sisi jalan Pejalan kaki PED

Total:

2. Penentuan kelas hambatan samping

Frekwensi berbobot kejadian Kondisi khusus


(16) (17)
< 100 Pemukiman, hampir tidak ada kegiatan
100 - 299 Pemukiman, beberapa angkutan umum, dll.
300 - 499 Daerah industri dengan toko-toko di sisi jalan
500 - 899 Daerah komersial dengan aktivitas sisi jalan yang tinggi
>900 Daerah komersial dan aktivitas pasar sisi jalan yang sangat tinggi
Ditangani oleh: JALAN PERKOTAAN
FORMULIR UR-3: ANALISA
Diperiksa oleh: KECEPATAN, KAPASITAS
Nomor soal:

Kecepatan arus bebas kendaraan ringan


han arah 1/arah 2: 0
Soal/ Kecepatan arus
Arah bebas dasar
FV0
(km/jam)
(1) (2)
Arus Total Q 1 55
2
Arah % Kend./jam Smp/jam 3
(8) (9) (10)
0.5 2870 1579
Kapasitas

P=Q1/(Q1+2) 50% Soal/ Kapasitas dasar


0.55 Arah C0

(smp/jam)
(8) (9)
1 1650
jadian, dan 2
3

Kecepatan kendaraan ringan


faktor Frekwensi frekwensi
bobot kejadian berbobot Soal/ Arus lalu lintas
(13) (14) (15) Arah (Q)
0.5 18 /jam, 200m 9 formulir UR-2
(smp/jam)
(15) (16)
1 1579
9 2
3

Kelas hambatan samping


(18) (19)
Sangat rendah VL
Rendah L
Sedang M
Tinggi H
Sangat tinggi VH
Tanggal: 30-Dec-99 Ditangani oleh:
[Link]/Nama jalan: 0
Kode segmen: 1 Diperiksa oleh:
Periode waktu: 16.00 - 17.00 Nomor soal:

kendaraan ringan FV = (FV0 + FVW) x FFVSF x FFVCS

Faktor penyesuaian FV0 + FVW Faktor penyesuaian


untuk lebar jalur (2) + (3) Hamabatan samping ukuran kota
FVW FFVSF FFVCS
(km/jam) (km/jam)
(3) (4) (5) (6)
3.5 58.5 0.96 0.90

C = C0 x FCW x FCSF x FCCS

Faktor penyesuaian untuk kapasitas


Lebar jalur Pemisahan arah Hambatan samping ukuran kota
FCW FCSP FCSF FCCS
(km/jam)
(10) (11) (12) (13)
3.5 1.0 0.92 0.90

raan ringan

Derajat Kecepatan Panjang segmen Waktu tempuh


kejenuhan FVLV jalan (TT)
(DS) Gmbr D-2:1 atau 2 (L) (19)/(18)
(16/14) (km/jam) (km) (jam)
(17) (18) (19) (13)
0.33 50.40 0.29 0.0058
0

Kecepatan arus bebas


FV
(4) x (5) x (6)
(km/jam)
(7)
50.5

Kecepatan arus bebas


C
(9)x(10)x(11)x(12)x(13)
(smp/jam)
(14)
4782
80

FV LV (km/Jam)
70
Kecepatan Rata -Rata Kendaraan Ringan LV

60 70

56.4 60
50

50
(Km/Jam

40

40
30
30

20

10

0,09
0

0 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8 0.9 0

WAKTU: 06.00 - 07.00


80

FV LV (km/Jam)
Kecepatan Rata -Rata Kendaraan Ringan LV

70

60 70

60
50

50
(Km/Jam

40

40
30
30

20

10

0,17
0

0 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8 0.9 0

WAKTU: 07.00 - 08.00


0.0
0.1
0.2
0.3
0.4
0.5
60 0.6
70 0.7
0.8
0.9
80

FV LV (km/Jam)
70

Kecepatan Rata -Rata Kendaraan Ringan LV


60 70

60
50

42.7 50
40
(Km/Jam

40
30
30

20

10

0,53
0

0 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8 0

0.9 0
WAKTU: 08.00 - 09.00

80

FV LV (km/Jam)
Kecepatan Rata -Rata Kendaraan Ringan LV

70

60 70

60
50

50
(Km/Jam

40

40
30
30

20

10

0,59
0.9 0 0

0 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8

WAKTU: 09.00 - 10.00


80

FV LV (km/Jam)
70

Kecepatan Rata -Rata Kendaraan Ringan LV


60 70

60
50

44.2 50

(Km/Jam
40

40
30
30

20

10

0.7 0.8 0.9 0 0,48


0

0 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5

WAKTU: 10.00 - 11.00


80

FV LV (km/Jam)
Kecepatan Rata -Rata Kendaraan Ringan LV

70

60 70

60
50

50
(Km/Jam

40

40
30
30

20

10

0,46
0

0 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5


6 0.7 0.8 0.9 0

WAKTU: 11.00 - 12.00


70
60

50

40

30
80

FV LV (km/Jam)
70

Kecepatan Rata -Rata Kendaraan Ringan LV


70 60

60
50

50

(Km/Jam
40.09
40

40
30
30

20

10

0,60
0

0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8 0.9 0 0 0.1 0.2

WAKTU: 10.00 - 11.00


80

FV LV (km/Jam)

Kecepatan Rata -Rata Kendaraan Ringan LV


70

70 60

60
50

50
(Km/Jam

40

40
30
30

20

10

0.32
0

3 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8 0.9 0 0 0.1 0.2

WAKTU: 11.00 - 12.00


80

FV LV (km/Jam)
70

60 70

60
50

50
40

40
30
30

20

10

0,60
0

0 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8 0.9 0

WAKTU: 12.00 - 13.00


0

FV LV (km/Jam)

Kecepatan Rata -Rata Kendaraan Ringan LV


0

0 70

60
0

50

(Km/Jam
0

40
0
30

0.32
0

0 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8 0.9 0

WAKTU: 13.00 -14 .00


80

FV LV (km/Jam)
70
Kecepatan Rata -Rata Kendaraan Ringan LV

60 70

50.4 60
50

50
(Km/Jam

40

40
30
30

20

10

0,29
0

0 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8 0.9 0

WAKTU: 14.00 - 15.00


80

FV LV (km/Jam)
Kecepatan Rata -Rata Kendaraan Ringan LV

70

60 70

60
50

50
(Km/Jam

40

40
30
30

20

10

0 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8 0.9 0

WAKTU: 15.00 - 16.00


80

FV LV (km/Jam)
70
Kecepatan Rata -Rata Kendaraan Ringan LV

60 70

50.4 60
50

50
(Km/Jam

40

40
30
30

20

10

0,31
0
0.9 0 0 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8 0.9 0

WAKTU: 16.00 - 17.00


80

FV LV (km/Jam)
Kecepatan Rata -Rata Kendaraan Ringan LV

70

60 70

60
50

50
(Km/Jam

40

40
30
30

20

10

0.30
0
0.9 0 0 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8 0.9 0

WAKTU: 17.00 - 18.00


0.8 0.9 0

0.8 0.9 0
JALAN PERKOTAAN Tanggal: Ditangani oleh:
FORMULIR UR-1: DATA MASUKANProvinsi: Maluku Diperiksa oleh:
- DATA UMUM Kota: Ambon Ukuran kota: < O.1 jt
- GEOMETRIK JALAN [Link]/Nama jalan:
Kode segmen: 1 Tipe daerah: Kom.
Panjang: 30 m Tipe Jalan: 2/1 TT
Periode waktu: 17.00 - 18.00 Nomor soal:

Rencana situasi

Penampang melintang
4%
ELV. +7.8 ELV. +8 2%
CL
ELV. +12 cm 2%
4%
ELV. +8 ELV. +7.8

0.20 63.5 3.5


6 0.20

Sisi A Sisi B Total Rata-rata


Lebar jalur lalu lintas rata-rata 3.5 3.5 7 3.5
Kereb (K) atau Bahu (B) K K
Jarak kereb - penghalang (m) 0 0 0.0 0.0
Lebar efektif bahu (dalam + luar) (m) 0.20 0.20

Bukaan median (tidak ada, sedikit, banyak) Tidak ada

Kondisi pengaturan lalu lintas

Batas kecepatan (km/jam)


Pembatasan akses untuk tipe kendaraan teretentu
Pembatasan Parkir (periode waktu)
Pembatasan berhenti (periode waktu)
Lain-lain
Sepeda motor
MC: 0.35 Arus Total Q
MC: 0.35
kend./jam smp/jam Arah % Kend./jam Smp/jam
(6) (7) (8) (9) (10)
Err:509 Err:509 0.5 #REF! #REF!

Pemisahan arah, SP=Q1/(Q1+2) 50%


Faktor-smp FSMP = #REF!

Anda mungkin juga menyukai