0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
39 tayangan5 halaman

Mind Mapping Manajemen Perubahan

Dokumen tersebut membahas tentang manajemen organisasi dan peran manajer dalam organisasi. Secara ringkas, dokumen menjelaskan bahwa (1) organisasi terdiri atas orang-orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama, (2) manajer bertugas mengoordinasikan pekerjaan orang lain agar tujuan tercapai, dan (3) fungsi utama manajemen adalah perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pen

Diunggah oleh

Nadya Nastiti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
39 tayangan5 halaman

Mind Mapping Manajemen Perubahan

Dokumen tersebut membahas tentang manajemen organisasi dan peran manajer dalam organisasi. Secara ringkas, dokumen menjelaskan bahwa (1) organisasi terdiri atas orang-orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama, (2) manajer bertugas mengoordinasikan pekerjaan orang lain agar tujuan tercapai, dan (3) fungsi utama manajemen adalah perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pen

Diunggah oleh

Nadya Nastiti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Interpersonal roles

MINTZBERG’S ORGANISASI
MANAGERIAL
Informational roles ROLES
Distinct Purpose
Susunan orang-orang sengaja dibentuk (Mempunyai tujuan yang
untuk mencapai tujuan tertentu (Robbins jelas dan ingin dicapai )
Decisional roles & Coulter, 2018).

Deliberate Structure
(Mengembangkan struktur yang
Karakteristik sengaja dibentuk sebagai
Organisasi tempat bagi anggota melakukan
pekerjaan mereka.)

People (Terdiri dari orang-orang


yang melakukan pekerjaan yang
MIND MAP
Technical skills diperlukan untuk mencapai
tujuan organisas )

Manajer
MANAGEMENT
Human skills SKILL Manajer adalah Seseorang yang mengoordinasikan
dan mengawasi pekerjaan orang lain sehingga
tujuan organisasi dapat tercapai. (Robbins &

Dalam
Conceptual skills
Coulter, 2018)

Manajer Mula (First-line

Organisasi MANAJER Klasifikasi Managers)


Manajer
Manajer Menengah (Middle
Managers)
Manajer Pucak (Top
PERUBAHAN Managers)
YANG DIHADAPI
MANAGER

Alasan Manager Penting adalah Karena organisasi


KENAPA
membutuhkan keterampilan dan kemampuan
BELAJAR
Universalitas manajerial mereka untuk mengelola suatu
MANAJEMEN organisasi
Manajemen MANAJEMEN

Mendefinisikan tujuan, menetapkan


Apa itu Fungsi strategi untuk mencapai tujuan,
Planning
Manajemen? Manajemen mengembangkan rencana untuk
mengintegrasikan dan
Serangkaian kegiatan mengkoordinasikan
mengoordinasikan kegiatan
Hadiah dan dan mengawasi kegiatan kerja orang lain

Tantangan Realitas sehingga kegiatan dapat diselesaikan secara Organizing Mengatur dan menyusun pekerjaan
efisien dan efektif Controlling: Leading untuk mencapai tujuan organisasi.
Menjadi Manajer Kerja Memantau,
membandingkan, dan Bekerja dengan dan melalui
mengoreksi pekerjaan. orang-orang untuk
mencapai tujuan.
TAYLOR’S FOUR PRINCIPLES OF
MANAGEMENT
SCIENTIFIC
MANAGEMENT Mengembangkanpendekatanilmiahuntuk
setiapelemenpekerjaanindividu.
Studi tentang tindakan orang- ORGANIZATIONAL Memilih, melatih, dan
orang di tempat kerja; orang BEHAVIOR mengembangkanpegawaisecarailmiah.
BEHAVIOR (OB) Manajerbekerjasamadengansungguh-
adalah aset terpenting dari APPROACH
sebuah organisasi sungguhdengan para
CLASSICAL pekerjauntukmemastikanbahwasemuap
APPROACH ekerjaandilakukansesuaidenganprinsip-
prinsipilmiah yang telahdikembangkan.
Membagipekerjaan dan
tanggungjawabhampirsamaantaraman
EARLY OB ajemen dan pekerja.
ADVOCATES
FAYOL’S 14 PRINCIPLES OF MANAGEMENT

GENERAL
ADMINISTRATIVE
THEORY

EVOLUSI WEBER’S IDEAL BUREAUCRACY

Closed
systems PENDEKATAN
THE SYSTEM
Open
APPROACH DALAM ILMU
systems CLASSICAL
APPROACH MANAJEMEN
TOTAL QUALITY
THE MANAGEMENT
CONTINGENCY
APPROACH
QUANTITATIVE
APPROACH Intense focus on the customer.
Concern for continual improvement
Process-focused.
VARIABEL
KONTINGENSI Improvement in the quality of
everything.
Accurate measurement.
Routineness of
Ukuran
task Ketidakpastian Perbedaan Empowerment of employees.
organisasi lingkungan individu
technology
General
BUDAYA ORGANISASI LINGKUNGAN
environment
EKSTERNAL

ASPEK BUDAYA
DIMENSI BUDAYA
ORGANISASI LINGKUNGAN ORGANISASI\ Task environment
Himpunan nilai, keyakinan, ORGANISASI
perilaku, kebiasaan, dan sikap LINGKUNGAN
yang membantu anggota INTERNAL
Persepsi
organisasi memahami apa Deskriptif
yang diperjuangkan, Shared aspect
bagaimana melakukan of culture
sesuatu, dan apa yang
dianggap penting

PENTINGNYA BUDAYA ORGANISASI Mind map

Lingkungan PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP ORGANISASI


BUDAYA KUAT BUDAYA LEMAH
Organisasi dan
Budaya
PENENTU BUDAYA ORGANISASI
Organisasi
Budaya berkembang dalam jangka waktu yang lama. Titik awalnya sering kali adalah pendiri organisasi. Sumber 1a. Perubahan dan
budaya biasanya mencerminkan visi para pendiri organisasi. kompleksitas lingkungan 2. Competitive Forces 3. Turbelensi Lingkungan
Ketika organisasi tumbuh, budayanya dimodifikasi, dibentuk, dan disempurnakan oleh simbol, cerita, pahlawan,
slogan, dan seremoni. 1b. Ketidakpastian
Kesuksesan dan pengalaman suatu organisasi juga membentuk budaya.
Begitu budaya itu ada, praktik tertentu dalam organisasi membantu mempertahankan budaya, misalnya seleksi
pegawai.
Tindakan manajer puncak juga memiliki dampak besar pada budaya organisasi.

CARA ORGANISASI BERADAPTASI


Sosialisasi membantu karyawan baru mempelajari cara organisasi melakukan sesuatu dan merupakan proses
yang membantu pegawai beradaptasi dengan budaya organisasi

MENGELOLA BUDAYA ORGANISASI


Manajer harus memahami budaya saat Budaya juga dapat dipertahankan dengan memberi penghargaan dan
ini dan kemudian memutuskan apakah mempromosikan orang-orang yang perilakunya konsisten dengan
budaya itu harus dipertahankan atau budaya yang ada dan dengan mengartikulasikan budaya melalui
slogan, upacara, dan sebagainya. MERGER, DESAIN TANGGUNG
diubah.
MANAJEMEN REAKSI PENGARUH
Dengan memahami budaya organisasi Manajer harus memiliki antara mempertahankan budaya yang masih
bekerja secara efektif dan mengubah budaya yang telah menjadi
AKUISISI, ORGANISASI DAN JAWAB
saat ini, manajer dapat mengambil
INFORMASI STRATEGIS LANGSUNG
tindakan yang tepat. disfungsional.
Untuk mengubah budaya, manajer harus memiliki gagasan yang jelas
ALIANSI FLEKSIBILITAS SOSIAL
tentang apa yangingin mereka ciptakan
1 2 3 4 5 6 7 10
Identifikasi Memberikan Mengembangkan Evaluasi
Mind Identifikasi
Permasalahan
Kriteria
Keputusan
Bobot pada
Kriteria
Alternatif
Analisis
Alternatif
Memilih
Alternatif
Menerapkan
Keputusan
Efektifitas
Keputusan
Map
MANAGEMENT
DECISIONS IN
TAHAPAN FUNCTIONS
PENGAMBILAN 1. Planning
RATIONALITY
KEPUTUSAN 2. Leading
3. Organizing
4. COntrolling
BOUNDED RATIONALITY PENDEKATAN
DALAM STRUCTURED
PENGAMBILAN PROBLEMS AND
INTUITION KEPUTUSAN PROGRAMMED DECISION

A MBI TIPE-TIPE
EVIDANCE-BASED G KEPUTUSAN

PEN

LA
Structured Programme
MANAGEMENT
Problems d Decision

N
UNSTRUCTURED

KE

AN
PROBLEMS AND
P DECISION-MAKING MATRIX NONPROGRAMMED
UTUS DECISION
MENGAPA ORANG
MENOLAK PERUBAHAN?
FAKTOR EKSTERNAL MENGOLA alasan utaang: ketidakpastian,
kebiasaan, kekhawatiran akan
Berubahnya Peraturan Baru yang KASUS PERUBAHAN kehilangan kondisi nyaman secara
Kebutuhan dan DIkeluarkan oleh personal.
Keinginan Konsumen Pemerintah PERUBAHAN
Perubahan Teknologi Perubahan Ekonomi
Agent of Change adalah TEKNIK UNTUK
perubahan organisasi
MENGURANGI RESISTENSI
membutuhkan seseorang yang
bertindak sebagai katalis dan TERHDAP PERUBAHAN
FAKTOR INTERNAL
memikul tanggung jawab manajer perlu untuk memiih
untuk mengelola proses danmenerapkan pendekatan yang
Strategi Baru dari Berubahnya terbaik tergantung pada jenis dan
perubahan
Sebuah Organisasi Komposisi Pekerja sumber resistensi

Peralatan Baru Berubahnya SIkap


Karyawan
MANAJEMEN
PERUBAHAN
METAFOR AIR TENANG manajer perlu

Tiga Langkah Proses


ISU TERKINI menyiapkan strategi
untuk mengelola
TERKAIT
Perubahan perubahan, prose
PROSES perubahan bisa berjalan

MANAJEMEN
secara cepat namun juga

PERUBAHAN
bisa lambat, dan perlu
dievaluasi untuk bisa
PERUBAHAN memberikan pendekatan
yang paling pas

METAFORA AIR JERAM


(WHITE-WATER RAPIDS
METAPHORE)

REACTIVE VS PROACTIVE
inovasi dalam produk, layanan, atau proses yang
INOVASI YANG secara radikal mengubah insdustri.

AREA MENDISRUPSI CONTOH-CONTOH DISRUPTIVE INNOVATION

PERUBAHAN
STRATEGI

STRUKTUR

TEKNOLOGI

ORANG-ORANG

Common questions

Didukung oleh AI

The organizational environment significantly influences management decisions and strategies, as it encompasses all external and internal factors that can affect the organization’s performance. Environmental uncertainty, competitive forces, and organizational culture are crucial drivers that managers must consider. Managers must analyze these elements to mitigate risks, exploit opportunities, and ensure strategic alignment with the changing conditions . They adapt strategies in response to these influences to remain competitive and achieve sustainable growth .

Managing technological changes involves challenges such as resistance from employees, integration with existing systems, and maintaining productivity during transitions. Strategies to overcome these challenges include continuous communication to explain benefits, structured training programs to enhance employee competencies, and iterative implementation to gradually introduce changes. Additionally, involving employees in decision-making and leveraging change champions can promote a smoother transition .

First-line managers are primarily responsible for overseeing day-to-day operations and directly managing non-managerial employees. They focus on implementing plans and ensuring that tasks are completed efficiently and effectively . Middle managers act as a bridge between first-line and top managers, focusing on translating organizational goals into departmental objectives and facilitating communication throughout the levels of management. They also motivate and develop first-line managers . Top managers are responsible for setting the overall direction of the organization, establishing long-term goals and strategies, and making decisions on resource allocation. They focus on the overall vision and direction of the organization .

Managers can implement a proactive approach to lead effectively in rapidly changing environments by fostering an adaptive organizational culture, encouraging innovation, and providing continuous learning opportunities. They should also engage stakeholders through clear communication to align all levels of the organization with the change. Building a resilient organizational structure that responds quickly to change and using decision-making frameworks that accommodate uncertainty are also key strategies .

Total Quality Management (TQM) contributes to organizational success by fostering an organization-wide commitment to quality and continuous improvement in all processes, leading to increased customer satisfaction and operational efficiency. Its core principles include intense focus on the customer, continual process improvement, and employee empowerment. Accurate measurement of quality and involving employees in the improvement process are also essential elements of TQM .

Understanding organizational culture supports change management by helping managers identify which aspects of the culture align with upcoming changes and which may resist them. A deep comprehension allows for the strategic reinforcement of strong cultural elements while modifying or eliminating dysfunctional ones. Emphasizing shared goals and incorporating cultural values into change initiatives can also facilitate acceptance and integration. Additionally, managers can use cultural elements like hero stories and rituals to support new initiatives and maintain alignment with the organization's vision .

A decision-making matrix improves the decision-making process by providing a structured framework that allows managers to compare different alternatives based on weighted criteria. This method enhances objectivity and ensures decisions are aligned with organizational priorities by systematically evaluating each option. It also facilitates transparency and consensus among stakeholders, as criteria and outcomes are clearly documented and can be reviewed collectively .

Human skills, essential to management success, enhance effectiveness across all management functions. In planning, they facilitate collaboration and consensus-building; in organizing, they aid in motivating and delegating effectively. During leading, human skills bolster team cohesion and morale, while in controlling, they enable conflict resolution and performance feedback. The ability to work well with others underpins all management activities and contributes to overall organizational effectiveness .

Managers utilize Mintzberg’s managerial roles—interpersonal, informational, and decisional—to improve organizational performance by serving as figureheads, leaders, and liaisons (interpersonal); monitoring information, disseminating and being spokespersons (informational); and engaging in entrepreneurship, disturbance handling, resource allocation, and negotiation (decisional). These roles allow managers to effectively coordinate resources, handle challenges, and drive the organization towards its goals .

The systems approach aids managers in understanding organizational complexities by viewing the organization as an interrelated set of components forming a unified whole. It emphasizes the interdependence between various subsystems and their environments, helping managers to comprehend how changes in one area may impact another. This perspective allows for better coordination, adaptability, and resource optimization, as it considers both internal and external environments in strategic planning .

Anda mungkin juga menyukai