0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan5 halaman

Myro: Kebangkitan Sang Pahlawan

Dua prajurit dikirim untuk membuang seorang penganalisis bernama Myro ke Labirin Abyss. Mereka diserang oleh tiga Raja Singa. Salah satu prajurit senior melarikan diri namun dibunuh oleh Raja Singa atas permintaan Myro. Myro naik level menjadi level 2 setelah mendapat pengalaman dari pembunuhan tersebut.

Diunggah oleh

Rahmat
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan5 halaman

Myro: Kebangkitan Sang Pahlawan

Dua prajurit dikirim untuk membuang seorang penganalisis bernama Myro ke Labirin Abyss. Mereka diserang oleh tiga Raja Singa. Salah satu prajurit senior melarikan diri namun dibunuh oleh Raja Singa atas permintaan Myro. Myro naik level menjadi level 2 setelah mendapat pengalaman dari pembunuhan tersebut.

Diunggah oleh

Rahmat
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB 7: MEMBUNUH

Saat ini, 2 orang prajurit menaiki sebuah kereta kuda. Mereka berada di depan
kereta kuda dan mengendalikan kuda yang ada di kereta tersebut. Saat ini mereka
terlihat sangat malas mengendalikan kuda tersebut dan melihat jalan didepan.

"Kenapa harus kita yang membuang anak ini ke labirin Abyss?", kata seorang
prajurit yang saat ini memegang tali yang menahan kuda di depan kereta kuda.

"Karena kita adalah penjaga istana yang paling lemah. Kita hanya level 5 dan di
istana tidak terlalu berguna. Karena itu kita yang dikirim untuk melakukan pekerjaan
ini. Lagipula pekerjaan ini sama sekali tidak sulit dan mudah diselesaikan", kata
prajurit lain yang duduk dengan malas berbeda dengan prajurit sebelumya yang
sibuk mengendalikan kuda. Prajurit ini tidak perlu sibuk karena ia jauh lebih senior
sebagai prajurit istana daripada orang disampingnya. Jadi ia tidak perlu
mengendalikan kuda.

"Terlemah ya?", kata prajurit yang mengendalikan kuda tersebut lalu berkata lagi
"Tapi apakah tidak masalah bagi kita yang melakukan tugas ini? Bagaimanapun
orang yang kita bawa ini adalah bagian dari pahlawan. Bagaimana jika ia memiliki
kemampuan yang hebat?".

"Kemampuan hebat?", kata prajurit yang malas tersebut dengan senyum mengejek
lalu berkata lagi dengan sombong "Seorang penganalisis bagaimana bisa menjadi
hebat? Bahkan mereka tidak memiliki kemampuan bertarung sama sekali,
penganalisis sama sekali tidak berguna sekarang! Jika itu 200 tahun yang lalu saat
perpustakaan kerajaan kita belum memiliki informasi yang lengkap tentang monster
dan benda-benda unik maka penganalisis bisa berguna. Tapi sekarang? Mereka
sama sekali tidak berguna lagi. Di kerajaan kita tidak ada lagi hal yang tidak
diketahui di dunia ini!".

Prajurit yang mengendalikan kuda tersebut berpikir sebentar dan mengangguk lalu
merasa bahwa itu semua benar. Saat ini, semua pengetahuan di dunia ini pasti ada
di kerajaan ini. Lagipula kerajaan mereka terkenal dan bernama nama Kerajaan
Pengetahuan karena hampir pengetahuan di seluruh dunia ada di kerajaan ini. Jadi,
penganalisis memang tidak terlalu berguna untuk kerajaan. Tapi ia masih berbicara
dengan kepedulian "Tapi, aku rasa tidak perlu membuangnya ke labirin Abyss. Itu
terlalu berlebihan lagipula ia masih seorang manusia juga dan tidak bersalah. Ia
hanya tidak memiliki kemampuan yang baik".
Tiba-tiba, kuda di kereta kuda berhenti dan tidak bisa bergerak maju seakan-akan
ada yang menahan kuda-kuda ini. Prajurit yang berada di depan kereta kuda segera
terlempar jatuh ke tanah karena kuda yang berhenti secara tiba-tiba sehingga
mereka sama sekali tidak siap dan terlempar dari kereta kuda.

Prajurit yang sebelumnya hanya bermalasan-malasan segera menjadi marah dan


memukul kepala prajurit yang mengendalikan kuda lalu berkata "Kau bodoh! Apakah
kau tidak dilatih mengendarai kereta kuda? Kenapa kau bodoh sekali!".

Prajurit yang dipukul tersebut segera berkata dengan aneh sambil menunjuk kearah
kuda "Itu bukan salahku! Kuda-kuda itu yang berhenti tiba-tiba".

Prajurit yang memukul tersebut menjadi semakin marah dan berkata "Kau pikir kuda
akan berhenti sendiri? Itu karena kau yang terlalu bodoh dan tidak bisa mengendarai
kuda!".

Sebelum prajurit yang dipukul itu bisa berkata lagi untuk memberikan pembelaan
terhadap dirinya sendiri. Sebuah suara yang sangat besar segera terdengar dari
kereta kuda.

"Graaaaa!"

Teriakan singa segera terdengar dari kereta kuda. saat ini, Kepala para prajurit yang
mendengar teriakan itu segera merasa bahwa kepala dan pikiran mereka berputar
putar hampir membuat mereka kehilangan kesadaran mereka.

Sebelum mereka sadar, beberapa singa segera melompat dari kereta kuda tersebut
dan menatap para prajurit dengan ganas. Singa tersebut memiliki surai berwarna
emas dan di kepala mereka terlihat seperti adanya mahkota yang bersinar.

Saat melihat para singa ini, para prajurit segera merasa ketakutan. Prajurit yang
lebih senior segera berkata dengan ketakutan sambil menunjuk singa-singa tersebut
"Bagaimana mungkin? Kenapa ada 3 raja singa disini? Seharusnya di wilayah ini
bukan wilayah monster raja singa!".
"Raja singa!", prajurit yang lain segera menjadi putih saat ini. Ia sudah pernah
mendengar bahwa raja singa adalah sebuah monster level 7. Walaupun mereka
hanya level 7 tapi raja singa memiliki kemampuan untuk memanggil singa. Apalagi
mereka saat ini hanya level 5. Mereka kalah dari level dan jumlah singa juga jauh
lebih banyak dari mereka. Tidak ada kemungkinan untuk menang.

Prajurit yang lebih senior segera berteriak dengan panik Tidak! Aku tidak bisa mati
disini!".

Lalu ia melihat prajurit di sampingnya dan segera memegang baju prajurit tersebut.
Prajurit itu segera menjadi bingung saat melihat seniornya memegang bajunya
secara tiba-tiba. Tanpa ragu-ragu, prajurit senior itu segera mengangkat juniornya
dan melemparnya kearah para raja singa tersebut.

"Apa?", kata prajurit junior tersebut dengan terkejut saat ia menyadari bahwa ia
sudah dilempar oleh senior prajuritnya yang selama ini selalu menjaganya dan
melatihnya dengan baik di istana..

Di tengah mata ketidakpercayaan juniornya, prajurit senior itu segera berbalik dan
berlari sambil berteriak "Aku sudah menjagamu di istana selama setahun ini. Ini
waktunya bagimu untuk mengorbankan dirimu dan membalas kebaikan ku selama
ini!".

Saat ini prajurit junior itu benar-benar merasa kecewa dan marah dengan seniornya.
la saat ini merasa tidak masalah dibunuh oleh para raja singa ini, tapi paling tidak
seniornya harus mengalami hal yang sama.

Tapi, yang tidak disadari para prajurit itu saat ini adalah Myro yang baru turun dari
kereta segera menatap prajurit senior itu dengan dingin. Myro sangat tidak senang
dengan pengkhianatan karena saat ini Myro juga dikhianati kerajaan yang
berencana untuk membuangnya. Oleh karena itu, Myro segera memberitahu raja
singa untuk membunuh prajurit senior itu. Jangan sampai ia melarikan diri.

Di bawah perkataan Myro, seekor raja singa segera berteriak lagi. Cahaya segera
bersinar dari tanah dan 2 singa muncul perlahan lahan dari cahaya tersebut.

Prajurit junior itu saat ini benar-benar terkejut. Karena para singa tidak
memperdulikan ia sama sekali. Seekor raja singa diikuti oleh singa-singa yang ia
panggil segera bergegas menuju prajurit senior yang mencoba melarikan diri
tersebut. Raja singa itu segera memakai kemampuan percepatan dan mengejar
prajurit senior itu dengan cepat.

"Menjauh! Kenapa kalian mengejar ku?", kata prajurit senior itu dengan ketakutan
melihat para singa yang sibuk mengejarnya dan tidak memperdulikan prajurit junior
yang sudah jatuh ke tanah.

Prajurit senior itu mengetahui bahwa ia sama sekali tidak bisa melarikan diri karena
raja singa menjadi semakin dekat dengan dirinya. Prajurit senior itu segera
memegang pedangnya dan berteriak dengan ketakutan sambil bersiap menebas
kearah raja singa yang sudah sangat dekat "Aaaaa! Mati kalian. monster-monster!".

Singa itu tidak mempedulikan pedang yang mendekatinya sama sekali. Singa
tersebut mengangkat cakarnya dan menabrak pedang prajurit tersebut.

"Krak!"

Suara benda pecah segera terdengar. Pedang prajurit senior itu segera hancur
menjadi pecahan-pecahan. Tanpa berhenti, cakar singa tersebut segera menebas
prajurit senior itu tanpa ragu dan darah segera berterbangan dari tubuh prajurit
senior tersebut.

"Aaaaa!", prajurit senior itu segera berteriak kesakitan lalu terjatuh dengan berlutut di
tanah dan menahan luka di tubuhnya yang sangat besar dan darah terus jatuh ke
tanah.

Raja singa tersebut tidak berhenti sama sekali dan segera memakan kepala prajurit
senior itu. Melihat hal berdarah tersebut, wajah Myro sedikit memutih tapi Myro tidak
menghentikan raja singa tersebut. Myro sebelumnya mendengar pembicaraan
prajurit senior itu dan prajurit itu sama sekali tidak peduli dengan Myro yang dibuang
ke Labirin Abyss maka Myro juga sama sekali tidak peduli dengan prajurit ini yang
mati di makan oleh singa. Suara Luna kembali terdengar saat ini.

[Raja singa sudah membunuh seorang prajurit level 5. Tuan Myro mendapatkan
sebagian dari poin pengalaman pembunuhan tersebut]
[Tuan Myro saat ini naik menjadi level 2)

Setelah suara itu terdengar, Myro merasa tubuhnya menjadi semakin kuat.
Pengelihatan yang dimiliki oleh Myro juga semakin tajam dan tubuh Myro juga
semakin kuat.

Merasakan hal tersebut, Myro sekarang mengerti peningkatan kekuatan dari naik
level yang dikatakan jendral Sein sebelumnya. Saat ini Myro merasa semakin
bersemangat, lagipula Myro tidak perlu bertarung sendiri dan membiarkan monster
yang ia buat untuk bertarung. Myro bisa membuat ratusan monster dan membiarkan
mereka bertarung. dan Myro hanya perlu duduk tapi levelnya pasti akan meningkat
dengan cepat.

Dengan kemampuan ini, Myro memiliki keyakinan untuk menjadi yang terkuat di
dunia ini. Myro melihat ke arah istana sebelumnya yang saat ini sudah terlihat
sangat jauh dan hanya terlihat tembok. ibukota. Myro berkata dengan dingin "Aku
pasti akan menjadi kuat dan membuat kalian menyesal!"

Anda mungkin juga menyukai