0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan17 halaman

Energi, Respirasi, dan Fotosintesis

Dokumen tersebut membahas tentang energi dalam kehidupan, termasuk pengertian energi, berbagai jenis sumber energi seperti energi matahari dan air, serta proses biologis seperti respirasi dan fotosintesis yang melibatkan transformasi energi.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan17 halaman

Energi, Respirasi, dan Fotosintesis

Dokumen tersebut membahas tentang energi dalam kehidupan, termasuk pengertian energi, berbagai jenis sumber energi seperti energi matahari dan air, serta proses biologis seperti respirasi dan fotosintesis yang melibatkan transformasi energi.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ENERGI DALAM KEHIDUPAN

KOMPETENSI DASAR :

3.5 Memahamikonsepenergi,

berbagaisumberenergi,

danperubahanbentukenergid

alamkehidupansehari-

haritermasukfotosintesis.

KITA AKAN BELAJAR :


1. PengertianEnergi
Kata kunci :
2. Berbagai Sumber Energi
 Energi 3. Berbagai Jenis Energi
 Respirasi 4. Respirasi
 Fotosintesis 5. Fotosintesis

1
Gambar 1. Anak Bersepeda
[Link]

Apa yang kamu butuhkan agar dapat melakukan kerja?

Perhatikan, bagaimana motor dan mobil dapat beroperasi! Jika

motor atau mobil tersebut kehabisan bahan bakar, apakah

motor atau mobil tersebut dapat berfungsi? Pernahkah kamu

bersekolah dengan naik sepeda? Perhatikan gerak roda sepeda

yang sedang berputar! Pada saat berjalan, roda sepeda

mengalami gerakan, yaitu menggelinding. Sepeda tentu tidak

akan berjalan jika pedalnya tidak dikayuh. Kamu dapat

bergerak sesuai dengan keinginanmu. Kamu juga dapat

melompat, berdiri, dan duduk. Hal itu dapat dilakukan karena

tubuh memiliki energi.

2
PENGERTIAN
ENERGI

A. Apakah Energi Itu?

Manusia membutuhkan energi untuk bekerja, bergerak,

bernapas, dan mengerjakan banyak hal lainnya. Energi menyebabkan

mobil, motor, pesawat, dan kereta api dapat berjalan. Energi

menyalakan peralatan listrik di rumah. Energi ada di mana-mana. Bahkan,

tumbuhan dan hewan membutuhkan energi untuk tumbuh dan

berkembang. Dengan demikian, untuk melakukan usaha, diperlukan

energi. Energi terdapat dalam berbagai bentuk. Kerja kehidupan

bergantung pada kemampuan organisme mengubah energi dari suatu

bentuk ke bentuk lainnya. ‘’Energi hanya dapat berubah ke bentuk lain,

tidak dapat ciptakan maupun dimusnah’’ ini disebut sebagai hukum

kekekalan energi.

ENERGI ADALAH KEMAMPUAN BENDA


UNTUK MELAKUKAN USAHA ATAU MELAKUKAN PERUBAHAN

B. Berbagai Jenis Energi

Setelah sumber energi, energi juga terdiri dari berbagai jenis

Energi. Dibawah ini akan kita pelajari berbagai jenis energi, antara lain :

1. Energi Mekanik

Energi mekanik adalah jumlah energi potensial yang dimiliki

oleh suatu benda dengan energi kinetik. Dimana penjelasan masing –

masing energi akan kita bahas dibawah ini.

3
a. Energi Potensial,

Energi yang diperoleh karena lokasi atau kedudukannya

tersebut dinamakan energi potensial. Contoh lain, air dalam

bendungan menyimpan energi potensial karena ketinggiannya.

Energi potensial adalah energi yang dimiliki oleh suatu materi karena lokasi
atau strukturnya.

Benda yang diletakkan di atas meja memiliki energi potensial

gravitasi. Karena energi potensial gravitasi inilah, benda dapat

bergerak dari meja ke tanah. Batu di katapel mendapat energi saat

karet katapel diregangkan. Energi potensial itulah yang mendorong

batu terlempar dari katapel.

Macam-Macam Energi Potensial

Energi potensial

gravitasi, yaitu energi yang

dimiliki suatu benda karena

terletak di atas permukaan

bumi. Makin tinggi letak suatu

benda di atas permukaan bumi,

Gambar 8 . Apel jatuh


[Link]

makin besar energi potensial

gravitasinya.

Energi potensial elastisitas, ialah


energi yang tersimpan pada benda yang sedang diregangkan (misalnya,

pada karet katapel dan busur panah) atau ditekan (misalnya, pada

4
Gambar 9. Orang Memanah
[Link]
pegas). Makin jauh peregangan dan penekanannya, makin besar

energinya.

b. Energi Kinetik,

Setiap materi yang berpindah atau bergerak memiliki bentuk

energi yangdisebut energi kinetik atau energi pergerakan. Objek

bergerak melakukan kerja dengancara menggerakkkan benda lain.

Pemain biliar menggerakkan tongkat biliar untukmendorong bola.

Selanjutnya, bola yang bergerak akan menggerakkan bola-bolalain.

Air yang mengalir melalui suatu bendungan akan menggerakkan

turbin. Ketikakamu naik sepeda, kontraksi otot kaki akan mendorong

pedal sepeda.

c.
Energi kinetik adalah bentuk energi ketika suatu materi berpindah atau
d.
e. bergerak

2. Energi listrik

Ialah energi yang dimiliki muatan listrik dan arus listrik. Energi ini

paling banyak digunakan karena mudah diubah menjadi energi lainnya.

3. Energi kimia

Ialah energi yang terkandung

dalam suatu zat. Misalnya,

makanan, memiliki energi kimia

sehingga orang yang makan akan

memilik energi untuk beraktivitas.

Contoh energi kimia lainnya

didalam proses respirasi dan


Gambar 10. Anak makan
fotosintesis. [Link]

5
C. Berbagai Sumber Energi

Panas matahari yang digunakan untuk memanaskan air adalah

sumber energi. Begitu juga gas elpiji yang digunakan sebagai bahan

bakar adalah sumber energi. Listrik yang kita gunakan sehari-hari untuk

berbagai peralatan di rumah merupakan sumber energi juga. Energi

memegang peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Semua

aktivitas kehidupan manusia dapat dilakukan karena melibatkan

penggunaan energi. Jadi sumber energi adalah segala sesuatu yang

menghasilkan energi. Selanjutnya sumber energi terbagi menjadi 2 yaitu

abiotik dan biotik. Sumber energi abiotik adalah sumber energi yang

berasal dari benda tak hidup. Sedangkan sumber energi biotik adalah

sumber energi yang berasal dari mahluk hidup.

1. Sumber Energi Abiotik

Berdasarkan sifatnya sumber energi abiotik ini dibagi menjadi

2 yaitu sumber energi yang tak terbarukan dan sumber energi

terbarukan

a. Sumber Energi Tak Terbarukan

Energi tak terbarukan yang paling banyak dimanfaatkan

adalah minyak bumi, batu bara, dan gas alam. Ketiganya dipakai

baik dalam kehidupan sehari-hari, pada industri, rumah tangga,

maupun transportasi.

1) Energi Hasil Tambang Bumi

Minyak bumi, gas, dan batu bara merupakan bahan bakar

fosil berasal dari tumbuhan dan hewan-hewan yang terkubur

6
jutaan tahun di dalam bumi. Untuk mendapatkan minyak bumi,

dilakukan penambangan ke dalam perut bumi.

2) Energi Nuklir

Energi nuklir adalah energi potensial yang terdapat pada


partikel di dalam nukleus atom. Partikel nuklir, seperti proton dan

neutron, tidak terpecah di dalam proses reaksi fisi dan fusi. Akan

tetapi, kumpulan tersebut memiliki massa lebih rendah daripada

ketika berada dalam posisi terpisah. Adanya perbedaan massa ini

dibebaskan dalam bentuk energi panas melalui radiasi nuklir.

b. Sumber Energi Terbarukan

Ancaman bahwa sumber energi suatu saat akan habis

menyebabkan banyak ilmuwan berusaha menemukan energi

alternatif yang terbarukan atau tidak akan habis dipakai. Sumber

energi terbarukan yang saat ini mulai dikembangkan adalah biogas

dari kotoran ternak, air mengalir, angin, dan panas matahari.

Salah satu sumber energi terbarukan yang saat ini mulai

dipelajari agar dapat dikembangkan di Indonesia adalah sampah

biologis.

1) Energi Matahari

Energi matahari adalah energi

yang didapat dengan mengubah

energi panas surya (matahari)

melalui peralatan tertentu

menjadi energi dalam bentuk lain.

Matahari merupakan sumber


Gambar 2. Sel Tenaga
Surya
7
[Link]
utama energi. Energi matahari dapat digunakan secara langsung

maupun diubah ke bentuk energi lain.

2) Pembangkit Listrik Tenaga Air

Pembangkit Listrik Tenaga Air

(PLTA) adalah pembangkit yang

mengandalkan energi potensial

dan kinetik dari air untuk

menghasilkan energi listrik.

Energi listrik yang dibangkitkan

ini disebut sebagai hidroelektrik. Gambar 3. PLTA


Komponen pembangkit listrik jenis [Link]

ini adalah generator yang dihubungkan ke turbin yang digerakkan

oleh energi kinetik dari air. Namun, secara luas, pembangkit

listrik tenaga air tidak hanya terbatas pada air dari sebuah

waduk atau air terjun, melainkan juga meliputi pembangkit listrik

yang menggunakan tenaga air dalam bentuk lain seperti tenaga

ombak.

3) Energi Angin

Energi angin memanfaatkan tenaga angin dengan menggunakan

kincir angin untuk diubah menjadi energi listrik atau bentuk

energi lainnya. Umumnya, digunakan dalam ladang angin skala

besar untuk menyediakan listrik di lokasi yang terisolir.

4) Energi Tidal

8
Energi tidal merupakan

energi yang memanfaatkan

pasang surut air yang sering

disebut juga sebagai energi

pasang surut. Jika

dibandingkan dengan energi

angin dan energi matahari, energi Gambar 4. Energi Tidal


[Link]
tidal memiliki sejumlah

keunggulan, antara lain memiliki aliran energi yang lebih

pasti/mudah diprediksi, lebih hemat ruang, dan tidak

membutuhkan teknologi konversi yang rumit. Kelemahan energi ini

adalah membutuhkan alat konversi yang andal yang mampu

bertahan dengan kondisi lingkungan laut yang keras karena

tingginya tingkat korosi dan kuatnya arus laut.

2. Sumber energi Biotik

Sumber energi yang berasal dari mahluk hidup ini bisa didapatkan

dari makanan yang kita konsumsi sehari – hari. Makanan merupakan

sumber energi bagi tubuh manusia. Untuk berolahraga, belajar, dan

aktivitas lain. Berikut beberapa kandungan bahan kimia yang

terdapat dalam makanan yang dapat digunakan sebagai sumber

energi bagi tubuh manusia. Makanan diperlukan oleh tubuh sebagai

sumber energi. Dengan asupan makanan yang baik dan cukup, kamu

dapat melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. Beberapa zat

makanan yang berperan sebagai sumber energi diantaranya

a. Karbohidrat

Karbohidrat merupakan

senyawa kimia yang tersusun

Gambar 5. Contoh Makanan


9
mengandung Karbohidrat
[Link]
oleh unsur-unsur karbon. Bahan makanan yang banyak mengandung

karbohidrat, misalnya beras, jagung, kentang, gandum, umbi-

umbian, dan buah-buahan yang rasanya manis. Karbohidrat

berperan sebagai sumber energi (1 gram karbohidrat sama

dengan 4 kilo kalori).

Karbohidratsetelahdicerna di

ususakandiserapolehdindingusushalusdalambentukmonosakarida.

Monosakaridadibawaolehalirandarahsebagianbesarmenujuhatidan

sebagianlainnyadibawakeseljaringantertentudanmengalami proses

metabolismelebihlanjut. Di dalamhati, monosakaridamengalami

proses sintesismenghasilkanglikogen, dioksidasimenjadi CO2 dan

H2O, ataudilepaskanuntukdibawaolehalirandarahkebagiantubuh

yang memerlukan.

Hatidapatmengaturkadarglukosadalamdarahatasbantuanhormon

insulin yang dikeluarkanolehkelenjarpankreas. Kenaikan proses

pencernaandanpenyerapankarbohidratmenyebabkanglukosadalamd

arahmeningkatsehinggasintesisglikogendariglukosaolehhatiakannai

k. Sebaliknya, jikabanyakkegiatan, banyakenergi yang

digunakanuntukkontraksiototsehinggakadarglukosadalamdarahme

nurun.

b. Protein

Protein merupakan senyawa kimia

yang mengandung unsur C, H, O,

N (kadang juga mengandung unsur

P dan S). Bahan makanan yang

mengandung banyak protein,

antara lain:
Gambar 6. Contoh Makanan
mengandung Protein
[Link]
10
1). Protein hewani, misalnya daging, ikan, telur, susu, dan keju.

2). Protein nabati, misalnya kacang-kacangan, tahu, tempe, dan

gandum.

Di dalamtubuh, protein diubahmenjadiasam amino

olehbeberapareaksihidrolisissertaenzim-enzim yang

bersangkutan. Enzim-enzim yang bekerjapada proses hidrolisis

protein, antara lain pepsin, tripsin, kemotripsin, karboksi

peptidase, dan amino peptidase. Protein yang

telahdipecahmenjadiasam amino,

kemudiandiabsorpsimelaluidindingusushalusdansampaikepembuluh

darah. Setelahdiabsorpsidanmasukkedalampembuluhdarah, asam

amino tersebutsebagianbesarlangsungdigunakanolehjaringan.

Sebagianlain, mengalami proses pelepasangugusamin (gugus yang

mengandung N) di hati. Proses

pelepasangugusamininidikenaldengandeaminasiprotein..

Protein tidakdapatdisimpan di dalamtubuhsehinggakelebihan

protein akansegeradibuangataudiubahmenjadizat lain.

Zatsisahasilpenguraian protein yang mengandung nitrogen

akandibuangbersama air senidanzatsisa yang

yangtidakmengandung nitrogen

akandiubahmenjadikarbohidratdanlemak.

c. Lemak

Lemak merupakan

senyawa kimia

yang mengandung

unsur C, H, dan O.

Peran lemak
Gambar 7. Contoh Makanan mengandung
Lemak 11
[Link]
adalah menyediakan energi sebesar 9 kalori/gram, melarutkan

vitamin A, D, E, dan K, serta menyediakan asam lemak esensial

bagi tubuh manusia.

Bahan makanan yang mengandung banyak lemak, antara lain:

1. Lemak hewani: keju, susu, daging, kuning telur, daging sapi,

daging kambing, daging ayam, dan daging bebek.

2. Lemak nabati: kelapa, kemiri, kacang-kacangan, dan buah

avokad.

Di dalamtubuh, lemakmengalamimetabolisme.

Lemakakandihidrolisismenjadiasamlemakdangliseroldenganbant

uanenzim lipase. Proses iniberlangsungdalamsaluranpencernaan.

Sebelumdiserapusus,

asamlemakakanbereaksidengangaramempedumembentuksenyaw

a, sepertisabun. Selanjutnya,

senyawaakandiserapjonjotususdanakanteruraimenjadiasamlema

kdangaramempedu.

Olehlemaktersebutakanbereaksidengangliserolmembentuklema

k. Kemudian,

diangkutolehpembuluhgetahbeningususmenujupembuluhgetahbe

ning dada kiri. Selanjutnya, kepembuluhbalikbawahselangkakiri.

D. Respirasi

Semua makhluk hidup termasuk hewan membutuhkan energi yang

bersumber dari makanan yang dikonsumsi. Dimana salah satu kegiatan

yang dapat memperoleh energi adalah bernapas. Bernapas merupakan

proses pengambilan oksigen dari udara dan mengeluarkan karbon

dioksida dan uap air. Oksigen yang diperoleh dari proses bernapas

12
digunakan dalam proses respirasi, sedangkan karbondioksida yang

dihasilkan dari proses respirasi dikeluarkan melalui proses bernapas.

Respirasi adalah proses memecah nutrisi dari makanan untuk

menghasilkan energi. Dimana sel yang untuk menghasilkan energi pada

proses respirasi adalah sitoplasma dan mitokondria. Selain dihasilkan

energi dihasilkan juga karbon dioksida yang harus dikeluarkan dari

tubuh. Dari respirasi dihasilkan energi kimia untuk kegiatan kehidupan,

seperti gerak dan pertumbuhan.

Contoh:

Respirasi pada Glukosa, reaksi sederhananya:

C6H12O6 + 6O2 ——————> 6CO2 + 6H2O + energi.

(glukosa)

Dari reaksi respirasi diatas dapat menunjukkan bahwa proses

respirasi mengalami metabolisme pada reaksi katabolisme dimana

proses kimia senyawa kompleks yaitu C6H12O6 + O2 diubah menjadi

senyawa sederhana yaitu 6CO2 + 6H2O + energi dalam tubuh mahluk

hidup.

Pada serangga sistem trakea merupakan alat untuk mengambil

oksigen dari luar, mendistribusikannya ke seluruh tubuh dan

mengeluarkan karbondioksida. Udara masuk ke trakea dengan cara

difusi melalui spirakel atau dibantu oleh ventilasi udara. Sistem trakea

pada jangkrik cukup khas seperti yang terdapat pada serangga-

serangga pada umumnya. Trakea bermula pada lubang-lubang kecil pada

eksoskeleton (kerangka luar) yang disebut spirakel. Pada serangga yang

lebih kecil atau kurang aktif masuknya oksigen melalui sistem trakea

dengan fungsi yang sederhana. Sebaiknya serangga yang berukuran

13
besar dan aktif dengan giat melakukan pertukaran udara dengan

trakeanya.

Gambar 11. jangkrik


[Link]

E. Fotosintesis

Tumbuhan terutama tumbuhan tingkat tinggi, untuk

memperoleh makanan sebagai kebutuhan pokoknya agar tetap bertahan

hidup, harus melakukan suatu proses yang dinamakan proses sintesis

karbohidrat. Proses tersebut terjadi di bagian daun satu tumbuhan

yang memiliki klorofil, dengan menggunakan cahaya matahari.

Cahaya matahari merupakan sumber energi yang diperlukan

tumbuhan untuk melakukan proses fotosintesis. Tanpa adanya cahaya

matahari tumbuhan tidak akan mampu melakukan proses fotosintesis.

Hal ini disebabkan klorofil yang berada di dalam daun tidak dapat

menggunakan cahaya matahari karena klorofil hanya akan berfungsi bila

ada cahaya matahari (Dwidjoseputro,1986).

Fotosintesis berasal dari kata foto yang berarti cahaya dan

sintesis yang berarti penyusunan. Jadi fotosintesis adalah proses

penyusunan dari zat organik H2O dan CO2 menjadi senyawa organik

yang kompleks yang memerlukan cahaya. Fotosintesis hanya dapat

terjadi pada tumbuhan yang mempunyai klorofil, yaitu pigmen yang

berfungsi sebagai penangkap energi cahaya matahari (Kimball, 2002).

14
Fotosintesis terjadi di dalam kloroplas. Kloroplas merupakan organel

plastid yang mengandung pigmen hijau daun (klorofil). Sel yang

mengandung kloroplas terdapat pada mesofil daun tanaman, yaitu sel-sel

jaringan tiang (palisade) dan sel-sel jaringan bunga karang (spons). Di

dalam kloroplas terdapat klorofil pada protein integral membran

tilakoid. Klorofil dapat dibedakan menjadi klorofil a dan klorofil b.

Klorofil a merupakan hijau rumput (green grass pigment) yang mampu

menyerap cahaya merah dan biru-keunguan.

Seperti organisme lainnya, tanaman tersusun atas sel-sel

sebagai unit dasar penyusun kehidupan tanaman. Sel-sel tanaman

mengandung struktur yang disebut kloroplas (Chloroplast) yang

merupakan tempat terjadinya fotosintesis. Kloroplas adalah organel

khusus yang dimiliki oleh tanaman, berbentuk oval dan mengandung

klorofil (chlorophyll) yang dikenal dengan zat hijau daun. Seluruh bagian

tumbuhan yang merupakan struktur berwarna hijau, termasuk batang

dan buah memiliki kloroplas dalam setiap sel penyusunnya. Namun

secara umum aktivitas fotosintesis terjadi di dalam daun.

Glukosa adalah molekul yang dibentuk sebagai hasil dari proses

fotosintesis yang didalamnya tersimpan hasil konversi energi cahaya

matahari dalam bentuk ikatan-ikatan kimia penyusun molekul tersebut.

Glukosa merupakan senyawa karbon yang nantinya digunakan bersama

elemen-elemen lain di dalam sel untuk membentuk senyawa kimia lain

yang sangat penting bagi organisme tersebut, seperti DNA, protein,

gula, dan lemak. Selain itu, organisme dapat memanfaatkan energi kimia

yang tersimpan dalam ikatan kimia di antara atom-atom penyusun

glukosa sebagai sumber energi dalam proses-proses di dalam tubuh.

Pada tahun 1962, Gustav Julius Von Sachs, membuktikan bahwa

pada fotosintesis terbentuk karbohidrat amilum. Adanya amilum dapat

15
dibuktikan dengan pengujian dengan yodium, amilum dengan yodium

memberikan warna hitam. Amilum hanya terdapat pada bagian daun yang

hijau dan terkena sinar.

Pada percobaaan Sachs, A daun yang sebagian tertutup x,

terkena sinar sepanjang hari. B daun tersebut setelah dipetik, direbus,

direndam dalam alkohol untuk melarutkan klorofilnya dan setelah itu

dicelup dalam larutan yodium. Bagian yang tertutup tampak putih

(berarti tanpa amilum), sedang daerah sekitarnya berwarna hitam yang

menunjukkan adanya amilum.

16
DAFTAR PUSTAKA

[Link]. Diaksespadatanggal 6 April 2016 jam 22:47

[Link]. Diaksespadatanggal 6 April 2016 jam 23:01

[Link]. Diaksespadatanggal 6 April 2016 jam 22:52

[Link]. Diaksespadatanggal 6 April 2016 jam 22:26

[Link] 2 April 2016 Jam 19.21

[Link]. Diaksespadatanggal 6 April 2016 jam 22:41

[Link]. Diaksespadatanggal 6 April 2016 jam 22:24

[Link] 7 April 2016 jam 14:00

[Link] 6 April 2016 jam 23:01

[Link]. Diaksespadatanggal 6 April 2016 jam 22:49

[Link]. Diaksespadatanggal 6 April 2016 jam 22:31

Wahono, dkk. 2016. IlmuPengetahuanAlam SMP/MTs Kelas VII Buku Guru .

KementrianPendidikandanKebudayaan. EdisiRevisi.

Wahono, dkk. 2016. IlmuPengetahuanAlam SMP/MTs Kelas VII BukuSiswa .

Jakarta: KementrianPendidikandanKebudayaan. EdisiRevisi.

17

Anda mungkin juga menyukai