0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
34 tayangan12 halaman

Analisis Laporan Keuangan Perusahaan

Dokumen tersebut berisi latihan soal analisis laporan keuangan yang mencakup beberapa perusahaan. Terdapat data-data keuangan perusahaan beserta soal-soal yang harus dijawab berkaitan dengan neraca, rasio-rasio keuangan, dan laporan laba rugi.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
34 tayangan12 halaman

Analisis Laporan Keuangan Perusahaan

Dokumen tersebut berisi latihan soal analisis laporan keuangan yang mencakup beberapa perusahaan. Terdapat data-data keuangan perusahaan beserta soal-soal yang harus dijawab berkaitan dengan neraca, rasio-rasio keuangan, dan laporan laba rugi.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Farinilla Ramandhani

NIM : 2021210087

Kelas : Analisa Laporan Keuangan (A)

LATIHAN SOAL

1. Berikut ini data-data Perusahaan PT Adi Jaya selama tahun 2002


a. Debt / Net worth 50%
b. Quick ratio 150%
c. Asstes turnover 2 kali
d. Average Collection period 36 hari (1 th = 360 hari)
e. Gross profit margin 40%
f. Inventory Turnover (at cost) 8 kali
g. Modal saham Rp 10.000.000
h. Retained Earnings/Laba ditahan Rp 2.000.000
Catatan semua hutang adalah hutang lancar, semua penjualan adalah penjualan
kredit. Dengan mendasarkan pada data-data di atas lengkapi neraca dan rugi laba di
bawah ini.
Jawab :
𝑑𝑒𝑏𝑡
a. Debt/net worth =
𝑒𝑞𝑢𝑖𝑡𝑦 = 50%

𝑑𝑒𝑏𝑡
= 𝑅𝑝.10.000.000 + 𝑅𝑝.2.000.000 = 50%
= 50% x Rp. 2.000.000
= Rp. 6.000.000
b. Quick Ratio
Total Aktiva = Hutang + Modal Sendiri
= Rp. 6.000.000 + Rp. 12.000.000
= Rp. 18.000.000
c. Assets Turnover

𝑝𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛
𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑎𝑘𝑡𝑖𝑣𝑎 = 2
𝑝𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛
𝑅𝑝.18.000.000 =2
Penjualan = 2 x Rp. 18.000.000
= Rp. 36.000.000
d. Average Collection Period
𝑝𝑖𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔 𝑥 360
𝑝𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛 = 36
𝑝𝑖𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔 𝑥 360
𝑅𝑝.36.000.000 = 36
36 𝑥 𝑅𝑝.36.000.000
Piutang = 360
= Rp. 3.600.000
e. Gross Profit Margin
Quick Ratio = 1.5
𝑘𝑎𝑠 + 𝑝𝑖𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔
= 1.5
ℎ𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔 𝑙𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟
𝑘𝑎𝑠 + 𝑅𝑝.3.600.000
𝑅𝑝.6.000.000 = 1.5
Kas + Rp. 3.600.000 = 1.5 x Rp. 6.000.000
Kas + Rp. 3.600.000 = Rp. 9.000.000
Kas = Rp. 9.000.000 – Rp. 6.000.000
= Rp. 5.400.000
f. Harga Pokok Penjualan
𝑙𝑎𝑏𝑎 𝑘𝑜𝑡𝑜𝑟
𝑝𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛 = 0.4
𝑙𝑎𝑏𝑎 𝑘𝑜𝑡𝑜𝑟
𝑅𝑝.36.000.000 = 0.4
Laba Kotor = 0.4 x Rp. 36.000.000
= Rp. 14.400.000
Harga Pokok Penjualan = penjualan – laba kotor
= Rp. 36.000.000 – Rp. 14.400.000
= Rp. 21.600.000
g. Inventory Turnover
𝐻𝑎𝑟𝑔𝑎 𝑃𝑜𝑘𝑜𝑘 𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛
𝑝𝑒𝑟𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛 =8

𝑅𝑝.21.600.000
𝑝𝑒𝑟𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛 =8

𝑅𝑝.21.600.000
Persediaan = 8 = Rp. 2.700.000
PT Adi Jaya
NERACA PER 31 DESEMBER 2002

URAIN JUMLAH URAIN JUMLAH


Kas Rp. 5.400.000 Hutang Rp. 6.000.000
Piutang Rp. 3.600.000
Inventory Rp. 2.700.000 Modal Saham Rp. 10.000.000
Aktiva tetap Rp. 6.300.000 Laba ditahan Rp. 2.000.000
Jumlah Aktiva Rp. 18.000.000 Jumlah Pasiva Rp. 18.000.000

PT Adi Jaya
LAPORAN RUGI LABA PER 31 DESEMBER 2002
Penjualan : Rp. 36.000.000
Harga Pokok Penjualan : Rp. 21.600.000 -
Laba Kotor : Rp. 14.400.000

2. Perusahaan Komodo pada tanggal 31 Desember 2004 menunjukkan saldo sebagai


berikut : Kas Rp 100.000.000
Persediaan Rp 400.000.000
Obligasi Rp 500.000.000
Piutang dagang Rp 625.000.000
Hutang wesel Rp 200.000.000
Hutang dagang Rp 400.000.000
Aktiva tetap (neto) Rp [Link]
Piutang sewa Rp 75.000.000
Hutang gaji Rp 50.000.000
Sewa diterima dimuka Rp 50.000.000
Modal sendiri Rp [Link]

Ditanyakan :
a. Likwiditas Perusahaan
𝐴𝑘𝑡𝑖𝑣𝑎 𝐿𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟
Current Ratio =
𝐻𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔 𝐿𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟 x 100%

𝑅𝑝. [Link]
= 𝑅𝑝. 700.000.000 x 100%

= 1.73%

𝐾𝑎𝑠 + 𝑃𝑖𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔
Quick Ratio = 𝐻𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔 𝐿𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟 x 100%

𝑅𝑝.800.000.000
= 𝑅𝑝.700.000.000 x 100%

= 1.14%
𝐾𝑎𝑠
Cash Ratio =
𝐻𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔 𝐿𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟 x 100%

𝑅𝑝.100.000.000
= 𝑅𝑝.700.000.000 x 100%

= 0.14%
b. Jika perusahaan menginginkan likwiditas 300% berapa hutang jangka
panjang harus dilakukan untuk menambah kas ?
𝐴𝑘𝑡𝑖𝑣𝑎 𝐿𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟
𝐻𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔 𝐿𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟 =3

𝑅𝑝.[Link]
𝑅𝑝.700.000.000+𝑋 =3

(3 x Rp. 700.000.000) + X = Rp. [Link]

Rp. [Link] + X = Rp. [Link]

X = Rp. 900.000.000

Perusahaan Komodo
NERACA PER 31 DESEMBER 2004

URAIN JUMLAH URAIN JUMLAH


Kas Rp. 100.000.000 Hutang Dagang Rp. 400.000.000
Persediaan Rp. 400.000.000 Hutang Gaji Rp. 50.000.000
Piutang Dagang Rp. 625.000.000 Hutang Wesel Rp. 200.000.000
Piutang Sewa Rp. 75.000.000 Sewa diterima dimuka Rp. 50.000.000
Aktiva Lancar Rp. [Link] Obligasi Rp. 500.000.000
Aktiva Tetap (netto) Rp. [Link] Modal Sendiri Rp. [Link]
Jumlah Aktiva Rp. [Link] Jumlah pasiva Rp. [Link]

3. Data-data perusahaan Arya pada tahun 2005 adalah sebagai berikut


a. Current ratio 2½ : 1
b. Net worth (modal saham) to debt ratio 2 : 1
c. Perputaran Piutang 10 kali
d. Kas Rp 30.000
e. Hutang wesel Rp 10.000
f. Hutang dagang Rp 30.000
g. Retained Earning (laba ditahan) Rp 30.000
h. Obligasi Rp 55.000
i. Peralatan Rp 140.000
j. Bangunan Rp 45.000
k. Net sales selama tahun 2005 Rp 400.000 dan 40% merupakan cash sales
Ditanyakan :
1. Berapa besarnya piutang akhir tahun 2005 ?
2. Berapa besarnya persediaan barang dagangan tahun 2005 ?
3. Berapa besarnya peralatan?
4. Susun neracanya atau laporan posisi keuangan.

Jawab
: 𝐴𝑘𝑡𝑖𝑣𝑎 𝐿𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟
 Current Ratio = = 2.5
𝐻𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔 𝐿𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟

𝐴𝑘𝑡𝑖𝑣𝑎 𝐿𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟
= 𝑅𝑝.40.000 = 2.5

Aktiva Lancar = 2.5 x Rp. 40.000


= Rp. 100.000
 Perputaran Piutang

𝑁𝑒𝑡 𝑆𝑎𝑙𝑒𝑠
= 𝑃𝑖𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔 x 60%

𝑅𝑝.400.000
= 𝑃𝑖𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔 x 60%

= Rp. 100.000

 Net worth to debt ratio = Jumlah Aktiva – Hutang lancar


= Rp. 285.000 – Rp. 95.000
= Rp. 190.000
Modal Saham = Rp. 190.000 – Rp. 30.000
= Rp. 160.000

a. Besarnya piutang akhir tahun 2005


Penjualan Kredit = Total Penjualan – Cash Sales
= Rp. 400.000 – (40% x Rp. 400.000)
= Rp. 240.000
𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛 𝐾𝑟𝑒𝑑𝑖𝑡
Piutang akhir tahun 2005 =
𝑃𝑒𝑟𝑝𝑢𝑡𝑎𝑟𝑎𝑛 𝑃𝑖𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔

𝑅𝑝.240.000
= 10 = Rp. 24.000

b. Persediaan barang dagangan tahun 2005


Persediaan = Aktiva Lancar – Kas – Piutang
= Rp. 100.000 – Rp. 30.000 – Rp. 24.000
= Rp. 46.000
Perusahaan Arya
NERACA PER 31 DESEMBER 2005

URAIN JUMLAH URAIN JUMLAH


Kas Rp. 30.000 Hutang Dagang Rp. 30.000
Piutang Rp. 24.000 Hutang Wesel Rp. 10.000
Persediaan Rp. 46.000 Obligasi Rp. 55.000
Aktiva Lancar Rp. 100.000
Peralatan Rp. 140.000 Modal Saham Rp. 160.000
Bangunan Rp. 45.000 Laba ditahan Rp. 30.000
Aktiva Tetap Rp. 185.000
Jumlah Aktiva Rp. 285.000 Jumlah Pasiva Rp. 285.000

4. Perusahaan Ojo Lali pada akhir tahun 2004 memiliki data-data sebagai berikut :
a. Current ratio 250%
b. Modal sendiri to debt ratio 2 : 1
c. Hutang wesel Rp 150.000
d. Kas Rp 150.000
e. Modal sendiri Rp 900.000
f. Hutang dagang Rp 50.000
g. Peralatan to long debts ratio 200%
h. Perputaran piutang 24 kali
i. Good will Rp 350.000
j. Penjualan selama 1 tahun Rp 2.000.000, 60% dengan kredit
Diminta : susun neraca tahun 2004

Jawab :
𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛 𝐾𝑟𝑒𝑑𝑖𝑡
 Perputaran Piutang =
𝑃𝑖𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔

𝑅𝑝.1.200.000
24 = 𝑃𝑖𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔

𝑅𝑝.1.200.000
Piutang = 24

= Rp. 50.000

 Persediaan

𝐾𝑎𝑠+𝑃𝑖𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔+𝑃𝑒𝑟𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛
𝐴𝑘𝑡𝑖𝑣𝑎 𝐿𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟 = Current Ratio

𝑅𝑝.150.000+𝑅𝑝. 50.000+𝑃𝑒𝑟𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛
𝑅𝑝. 200.000 = 2.5

Rp. 200.000 + Persediaan = Rp. 500.000


Persediaan = Rp. 500.000 – Rp. 200.000
Persediaan = Rp. 300.000

 𝑀𝑜𝑑𝑎𝑙 𝑆𝑒𝑛𝑑𝑖𝑟𝑖
Debt = 𝐷𝑒𝑏𝑡 =2

𝑅𝑝.900.000
𝐷𝑒𝑏𝑡 =2

Debt = Rp. 450.000

 Hutang Jangka Panjang = Rp. 450.000 – Rp. 200.000


= Rp. 250.000

 Peralatan = Hutang Jangka Panjang x 2


= Rp. 250.000 x 2
= Rp. 500.000

Perusahaan Ojo Lali


NERACA PER 31 DESEMBER 2004

URAIN JUMLAH URAIN JUMLAH


Kas Rp. 150.000 Hutang Wesel Rp. 150.000
Piutang Rp. 50.000 Hutang Dagang Rp. 50.000
Persediaan Rp. 300.000
Peralatan Rp. 500.000 Hutang Jangka Panjang Rp. 250.000
Good Will Rp. 350.000 Modal Sendiri Rp. 900.000
Jumlah Aktiva Rp. 1. 350.000 Jumlah Pasiva Rp. 1.350.000

5. Perusahaan “MADECER” dalam tahun 2011 memperoleh Net Operating Income Rp.
500.000.000. Pada tahun tersebut marginnya sebesar 5%. Untuk tahun 2012 pimpinan
menginginkan menaikkan penjualan, sehingga operating assets turnover 2012 menjadi
120% dari tahun 2011. Untuk menaikkan volume penjualan diperlukan tambahan
modal Rp. 500.000.000 sehingga modal (operating assets) tahun 2012 menjadi Rp.
[Link]. Naiknya volumen penjualan menyebabkan naiknya biaya operasional
sebesar Rp. [Link]. Net Worth to Debt Ratio tahun 2011 3:1, Tambahan
modal akan dibelanjai dengan modal asing dengan bunga 10%. Sedangkan pajak
40%. Dari data-data di atas saudara diminta :
a. Hitung profit margin th 2011
b. Operating assets turnover th 2012
c. Rentabilitas ekonomis th 2012
d. Mana yang lebih efisien tambahan modal th 2012 dibelanjai dg modal sendiri
atau modal asing?

Jawab
:

 𝑁𝑒𝑡 𝑂𝑝𝑒𝑟𝑎𝑡𝑖𝑛𝑔 𝐼𝑛𝑐𝑜𝑚𝑒


Profit Margin 2011 = 𝑁𝑒𝑡 𝑆𝑎𝑙𝑒𝑠

𝑅𝑝.500.000.000
0.05 = 𝑁𝑒𝑡 𝑆𝑎𝑙𝑒𝑠

Net Sales = Rp. [Link]


𝑁𝑒𝑡 𝑆𝑎𝑙𝑒𝑠
 Operating Assets Turnover 2011 =
𝑁𝑒𝑡 𝑂𝑝𝑒𝑟𝑎𝑡𝑖𝑛𝑔 𝐴𝑠𝑠𝑒𝑡𝑠

𝑅𝑝.[Link]
= 𝑅𝑝.[Link] = 5
 Operating Assets Turnover 2012 (5 x 120% = 6)
𝑁𝑒𝑡 𝑆𝑎𝑙𝑒𝑠
6 = 𝑁𝑒𝑡 𝑂𝑝𝑒𝑟𝑎𝑡𝑖𝑛𝑔 𝐴𝑠𝑠𝑒𝑡𝑠

𝑁𝑒𝑡 𝑆𝑎𝑙𝑒𝑠
6 = 𝑅𝑝.[Link]

NS = Rp. [Link] x 6

= Rp. [Link]

 Net Sales 2011 Rp. [Link]


Net Operating Income Rp. 500.000.000 -
HP & Biaya Operasi 2011 Rp. [Link]
Kenaikan Biaya 2012 Rp. [Link] +
HP & Biaya Operasi 2012 Rp. [Link]

 Net Sales 2012 Rp. [Link]


HP Biaya Operasi Rp. [Link] -
Net Operating Income 2012 Rp. 900.000.000
𝑅𝑝.900.000.000
 Profit Margin 2012 =
𝑅𝑝.[Link] = 0.06 = 6%
𝑅𝑝.900.000.000
 Rentabilitas Ekonomis 2012 =
𝑅𝑝.[Link] = 0.36 = 36%
 Net worth to debt 2011 = 3 : 1
Total aset 2011 = Rp. [Link]
Debt 2011 = Rp. [Link] x 0.25
= Rp. 500.000.000
 Net worh to debt 2012 apabila kebutuhan modal dibelanjakan dengan modal
sendiri Rp. [Link] : Rp. 500.000.000 = 4 : 1 = 40%
 Net worth to debt 2012 apabila kebutuhan modal dibelanjakan dengan modal
asing Rp. [Link] : Rp. [Link] = 1 : 5 = 150%

 Rentabilitas Ekonomis Modal Asing Modal Sendiri


Net Operating Income Rp. 900.000.000 Rp. 900.000.000
Bunga 10% Rp. 100.000.000 - Rp. 50.000.000 -
EBT Rp. 800.000.000 Rp. 850.000.000
Pajak 40% Rp. 320.000.000 - Rp. 340.000.000 -
EAT Rp. 480.000.000 Rp. 510.000.000
 Dari perhitungan diatas tambahan modal tahun 2012 lebih efisien dibelanjakan
menggunakan modal asing.

6. Perusahaan “Melati” selama tahun 2011 memperoleh net operating income 120 juta
dengan profit marjin 5% dan opearating assets turnover 6 kali. Tahun 2012 perusahaan
“Melati” ingin melakukan expansi dengan harapan earing power nya atau rentabilitas
ekonomisnya akan naik. Dengan expansi tersebut diperkirakan tahun 2012 penjualan
akan naik menjadi 300%, operating assets naik menjadi 2,5 kali biaya usaha naik
menjadi 6.700 juta.
a. Berapa modal usaha tahun 2011?
b. Berapa besarnya penjualan tahun 2011?
c. Berapa besarnya biaya usaha tahun 2011?
d. Berapa profit margin tahun 2012?
e. Berapa besarnya assets turnover tahun 2012?
f. Berapa besarnya rentabilitas ekonomis tahun 2011 dan 2012?
Jawab
:

 𝑁𝑒𝑡 𝑂𝑝𝑒𝑟𝑎𝑡𝑖𝑛𝑔 𝐼𝑛𝑐𝑜𝑚𝑒


Profit Margin 2011 = 𝑁𝑒𝑡 𝑆𝑎𝑙𝑒𝑠

𝑅𝑝.120.000.000
0.05 = 𝑁𝑒𝑡 𝑆𝑎𝑙𝑒𝑠

𝑅𝑝.120.000.000
Net Sales = 0.05
= Rp. [Link]

𝑁𝑒𝑡 𝑆𝑎𝑙𝑒𝑠
 Operating Assets Turnover =
𝑁𝑒𝑡 𝑂𝑝𝑒𝑟𝑎𝑡𝑖𝑛𝑔 𝐴𝑠𝑠𝑒𝑡𝑠

𝑅𝑝.[Link]
6 = 𝑁𝑒𝑡 𝑂𝑝𝑒𝑟𝑎𝑡𝑖𝑛𝑔 𝐴𝑠𝑠𝑒𝑡𝑠

Net Operating Assets = Rp. 400.000.000

 Biaya Usaha 2011 = Net Sales – Net Operatig Income


= Rp. [Link] – Rp. 120.000.000
= Rp. [Link]
 Net Sales 2011 x 3 = Net Sales 2012
Net Sales 2012 = Rp. 2.4000.000 x 3 = Rp. [Link]
Biaya Usaha 2012 = Rp. 6. 700.000.000
Net Operating Income = Net Sales - Biaya Usaha
= Rp. [Link] – Rp. [Link]
= Rp. 500.000.000
 Profit Margin 2012
𝑁𝑒𝑡 𝑂𝑝𝑒𝑟𝑎𝑡𝑖𝑛𝑔 𝐼𝑛𝑐𝑜𝑚𝑒
= 𝑁𝑒𝑡 𝑆𝑎𝑙𝑒𝑠

𝑅𝑝.500.000.000
= 𝑅𝑝.[Link] = 0.69 = 6.9%
 Net Operating Assets 2011 x 2.5 = Net Operating Assets 2012
Net Operating Assets 2012 = Rp. 400.000.000 x 2.5
= Rp. [Link]

𝑅𝑝.[Link]
Operating Assets Turnover =
𝑅𝑝.[Link] = 7.2

 Rentabilitas Ekonomis 2011


𝑁𝑒𝑡 𝑂𝑝𝑒𝑟𝑎𝑡𝑖𝑛𝑔 𝐼𝑛𝑐𝑜𝑚𝑒
= 𝑁𝑒𝑡 𝑂𝑝𝑒𝑟𝑎𝑡𝑖𝑛𝑔 𝐴𝑠𝑠𝑒𝑡𝑠

𝑅𝑝.120.000.000
= 𝑅𝑝.400.000.000 = 0.3 = 30%
 Rentabilitas Ekonomis 2012
𝑁𝑒𝑡 𝑂𝑝𝑒𝑟𝑎𝑡𝑖𝑛𝑔 𝐼𝑛𝑐𝑜𝑚𝑒
= 𝑁𝑒𝑡 𝑂𝑝𝑒𝑟𝑎𝑡𝑖𝑛𝑔 𝐴𝑠𝑠𝑒𝑡𝑠

𝑅𝑝.500.000.000
= 𝑅𝑝.[Link] = 0.5 = 50%

7. Perusahaan “MAPAN” mempunyai modal sendiri Rp [Link] dan utang sebesar


Rp [Link] dengan bunga 10% per tahun. Pajak perseroan 50%. Apabila
perusahaan menginginkan Rentabilitas Modal Sendiri sebesar 40%, berapa besarnya
keuntungan sebelum bunga dan pajak (EBIT) yang diperoleh ?

Jawab :

Laba setelah pajak = Rentabilitas Modal Sendiri x Modal Sendiri

= 40% x Rp. [Link]

= Rp. 400.000.000

𝐿𝑎𝑏𝑎 𝑠𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑝𝑎𝑗𝑎𝑘


EBT = (1−𝑝𝑎𝑗𝑎𝑘 𝑝𝑒𝑟𝑠𝑒𝑟𝑜𝑎𝑛)

𝑅𝑝.400.000.000
= (1−50%)

= Rp. 800.000.000
EBIT = EBT + Bunga

= Rp. 800.000.000 + (10% x Rp. [Link])

= Rp. 900.000.000

Jadi, besarnya keuntungan sebelum bunga dan pajak yang diperoleh sebesar Rp. 900.000.000

Anda mungkin juga menyukai